Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 8141

Penerapan Denda Rp 100 Ribu Bagi Pesepeda Keluar Jalur Dinilai Membingungkan

BOGORDAILY – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menerapkan denda tilang Rp 100 ribu bagi pesepeda yang keluar dari jalurnya. Komunitas sepeda menyebut bingung dengan aturan denda yang diberikan.

“Aku rada-rada bingung sebernya soal aturan denda ini, bukan masalah denda atau besaran dendanya. Tapi implementasinya sebetulnya,” ujar Co Founder Bike To Work Abby Kahuna, saat dihubungi Kamis (18/6/2020).

Abby yang juga aktif menggunakan sepeda mempertanyakan makna ‘pesepeda keluar jalur’. Sebab menurut dia, banyak hal yang membuat para pesepeda bisa keluar dari jalur sepeda.

“Bagaimana seseorang bisa dikatakan keluar dari jalur kan bisa saja keluar dari jalur itu karena ada halangan pada saat di pop up nya tadi,” kata Abby.

“Apakah kalau kita lagi jalan terus ada orang nyebrang dan kita menghindar keluar jalur apakah kena denda, atau memang ketika naik sepeda iti keseimbangan kita pusing, kita keluar apakah itu kena denada. Bukan masalah dendanya tapi aturannya aja diperjelas, yang dibilang keluar itu devinisinya gimana,” sambungnya.

Terkait besaran denda, Abby menilai perlu diberikan sewajarnya. Menurutnya, aturan denda ini dapat tersampaikan dengan baik bila informasi dan prasarana pendukung yang jelas.

“Bukan nggak mau, mahal bukan gitu, kalau masalah besaran kan harusnya sewajarnya aja

Denda itu akan bisa tersalurkan dengan baik apa bila informasinya jelas prasarana pendukungnya jelas fix, dan ada markanya ada warningnya,” pungkasnya.

Hal yang senada juga disampaikan oleh anggota kurir sepeda jasa pengantar dalam kota Arief Wicaksono. Arief mengaku bingung dengan dengan penerapan tilang denda bagi pesepeda.

“Kalau dikenakan tilang Rp 100 ribu, dia memandang dari kesalahan gimana. Kalau misal mau ditilang, tilangan kaya apa harus ada suratnyakah atau apa. Saya rasa cukup aneh kalau ada penilaian sepeda,” kata Arief saat dihubungi.

Terkait besaran denda, Arief mengaku jumlah denda yang diberikan terbilang besar. Terlebih bagi pekerja yang berpenghasilan kurang dari 100 ribu.

“Kalau seratus ribu, kalau kaya saya ditilang 100 ribu ya, rejeki saya sehari pun nggak sampai 100 ribu. Saya rasa cukup aneh kalau ada penilangan sepeda,” ujar Arief.

Diketahui, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengingatkan pesepeda untuk berkendara di jalurnya. Pesepeda yang keluar dari jalurnya bisa dikenai denda tilang Rp 100 ribu.

“(Denda tilang berlaku) apabila pesepeda menggunakan jalur jalan kendaraan bermotor, padahal sudah ada jalur sepeda, maka termasuk pelanggaran lalu lintas,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (18/6/2020).

AKBP Teguh Purwanto Jadi Kepala BNNK Bogor Gantikan Almarhum Nugraha Setia Budi

BOGOR DAILY – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor kali ini dijabat oleh AKBP Teguh Purwanto, yang sebelumnya dijabat oleh Alm. Nugraha Setia Budi karena meninggal dunia pada Selasa (21/1/2020).

AKBP Teguh Purwanto ditunjuk langsung untuk menjabat BNNK Bogor oleh Kepala BNN Prov.Jabar, Brigjen Sufyan Syarif, pada 21 April 2020 lalu.

“Saya ditunjuk langsung oleh BNN Provinsi Jabar pada 21 April lalu saya di lantik, kemudian saya ke sini (BNNK Bogor), baru pindah melaksanakan aplenya Minggu lalu,” kata, Kepala BNNK Bogor, AKBP Teguh Purwanto, kepada wartawan Jumat (19/6/2020).

Menurut Teguh sapaan akrab, sebelum ditunjuk menjadi Kepala BNNK Bogor, dirinya pernah bertugas di Polda Jabar dan Kasat Serse Polres Majalengka pada tahun 1999.

“Saya sendiri pertama tugas di BNP tahun 2017, lalu pindah ke sini, kemudian tugas di sini notabene nya pengabdian di BNNK Bogor. Mudah-mudahan kita bisa memberantas kasus narkoba di Kabupaten Bogor ini,” tuturnya.

Teguh mengaku dirinya belum mengetahui seluk beluk peredaran Narkoba di Kabupaten Bogor. Maka dari itu, mantan anggota BNN Prov. Jabar meminta agar masyarakat bisa juga melaporkan disekitaran lingkungannya jika ada kasus peredaran narkoba.

“Saya di Bogor boleh dibilang belum mengetahui kondisinya, saya juga minta informasi daerah yang rawan akan penyebaran narkoba. Di Bogor ini kan cukup dominan penyalah gunaan narkoba ini, bagaimana kita bisa menghambat dan mencegah peredaran, supaya kita terhindar, bandar juga kita bisa tangkap dan pabriknya juga,” targetnya.

Ia menambahkan, jika masyarakat mengetahui peredaran narkoba di Kabupaten Bogor, atau mau melakukan rehabilitasi bisa hubungu ke nomor ini. Media call 08111174595. (Andi).

Ketua PKB Kabupaten Bogor Dorong Pengembangan Sektor Pertanian

BOGORDAILY.net – Pandemi Covid 19 memberikan pelajaran berharga bagi bangsa Indonesia. Terutama soal ketahanan pangan berbasis sektor pertanian yang nyaris kurang mendapat perhatian.

Menyikapi hal tersebut Ketua DOC PKB Kabupaten Bogor, Edwin Sumarga mengungkapkan, perlu langkah besar gerakan kembali ke sektor pertanian.

Yang juga dibarengi kesadaran menanam palawija selain padi. Melalui anggaran covid-19 sebaiknya dinas terkait harus berani memulai langkah besar.

“Dimulai dengan anggaran yang ada untuk gencar sosialisasi kembali ke sektor Pertanian,” beber Kang Edwin Sumarga.

Selama ini dengan potensi lahan dan mayoritas masyarakat petani. Ada hal yang terlupakan dari Berbagai kebijakan.

“Inilah saatnya momentum revolusi mental menemukan muara dengan menggenjot sektor pertanian,” tukasnya kepada Bogordaily.net.

Menurutnya, masyarakat harus dingatkan kembali pentingnya sektor pertanian bagi keseimbangan alam.

Membangun kembali semangat masyarakat dalam mengairahkan sektor pertanian.

“Pemerintah Kabupaten Bogor juga harus memiliki komitmen yang terukur. Agar pasca pandemi ketahanan pangan bisa lepas landas,,” kata Kang Edwin.

Dia memperkirakan stok beras akan menipis di bulan September – Oktober maka penting mengajak masyarakat bercocok tanam.

“Dan pemda harus melakukan afirmasi langsung, kepada petani petani dengan mempermudah Ajuan Kredit Usaha Rakyat di bidang pertanian yang deptan hari ini ada pembiayaan Rp50 M,” ujarnya.

“Jangan sampai anggaran KUR pertanian ini hanya didapat oleh petani yang itu-itu aja, yang punya hubungan dekat dengan distan kabupaten,” pungkasnya (gib)

Terkait Ucapan Shin Tae-yong ini Sikap PSSI dan Indra Sjafri

BOGORDAILY – PSSI menyayangkan ucapan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong di media Korea Selatan. Banyak keluhan dan unek-unek yang disampaikan pria berusia 49 tahun itu.

Shin Tae-yong juga menyatakan kekecewaannya atas mundurnya Ratu Tisha Destria dari jabatannya sebagai Sekjen PSSI. Ia bahkan mengungkapkan polemik perselisihannya dengan Indra Sjafri.

PSSI mengatakan bahwa selama ini komunikasi dengan Shin Tae-yong berjalan dengan baik. Belum pernah ada keluhan yang disampaikannya secara langsung.

“Kami tidak akan bicara selama belum ada ucapan langsung dari Shin Tae-yong. Setelah ini kami akan serahkan kepada tim, sudah ada timnya yang menanyakan kepada Shin mengenai berita-berita itu,” kata Pelaksana Tugas (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, kepada wartawan, Kamis (18/6/2020).

“Berita-berita di Korea itu kemudian dilansir media di sini, jadi kami tidak akan tanggapi selama itu masih katanya dan belum ucapan dari Shin Tae-yong langsung,” ujarnya menambahkan.

Eks pemain Seongnam Ilhwa Chunma juga mengutarakan keengganannya terhadap permintaan PSSI yang memanggilnya untuk segera tiba dan memimpin latihan Timnas Indonesia. Ia justru menyarankan menggelar latihan di Korea dengan alasan kondisi pandemi di Negeri Ginseng lebih baik dari Indonesia.

Terkait hal ini, PSSI tak akan mewujudkan keinginan Shin Tae-yong. Menurutnya berlatih di Indonesia adalah pilihan paling realistis dengan melihat banyaknya agenda Timnas Indonesia yang sudah menunggu dari berbagai kelompok usia.

“PSSI itu ukurannya jelas dan bisa dilihat pemenuhan kewajibannya apa, misalnya bayaran nilai kontrak hingga biaya transportasi itu kami penuhi,” ucap Ketua Satuan Tugas Timnas Indonesia, Syarif Bastaman.

“Sedangkan pelatih kualitatif kan, best effort istilahnya upaya terbaik. Kalau upaya terbaik jangan dinegosiasi. Alasannya karena takut corona jadi maunya (latihan) di Korea, memangnya di Korea tidak ada Corona?,” tuturnya.

“Seluruh dunia ada cCrona, kita juga manusia waras tidak lebih rendah patokannya dari orang Korea? Sikap itu kalau benar sangat disayangkan,” katanya lagi.

Sementara Indra Sjafri memilih tak mengomentari ucapan Shin Tae-yong seputar dirinya. Eks pelatih Timnas Indonesia U-22 itu menilai bahwa kabar tersebut dilebih-lebihkan.

“Saya nggak percaya lah, nggak mungkin lah. Masa hal-hal kayak gitu jadi konsumsi media, terus saya harus respons, enggak lah saya enggak mau,” ucap Indra Sjafri.

Waspada Banjir Rob, Gelombang Tinggi Sampai 6 Meter ‘Ancam’ Perairan Jawa

BOGORDAILY – Mendekati musim kemarau, gelombang tinggi justru makin sering saja terjadi di perairan Jawa. Sejumlah tempat di Jawa sudah merasakan dampaknya seperti bencana banjir rob yang melanda sejumlah tempat di pesisir utara Jawa (Pantura).

Namun, bencana itu tampaknya masih akan terjadi lagi. Imbauan dari BMKG baru-baru ini mengatakan gelombang tinggi dan banjir rob berpotensi akan melanda pesisir selatan Jawa khususnya Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Potensi rob atau banjir air pasang tersebut disebabkan adanya pasang maksimum yang cukup tinggi pada tanggal 19-21 Juni 2020,” kata analis cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Rendi Krisnawan dikutip dari ANTARA, Jumat (19/6).

Perkiraan Waktu Terjadinya Gelombang Pasang

pantai parangtritis

Berdasarkan keterangan Rendi, pasang yang terjadi di perairan selatan Jawa pada tanggal 19 Juni diperkirakan terjadi pada pukul 07.00 WIB dengan ketinggian gelombang mencapai 1,8 meter.

Pada tanggal 20 Juni pada pukul 07.00-08.00 WIB dengan ketinggian mencapai 1,9 meter, dan pada tanggal 21 Juni pada pukul 08.00 WIB dan mencapai ketinggian 2 meter.

Banjir Rob di Pesisir Selatan

banjir rob di kompleks perumahan pantai mutiara

Sementara itu pada periode yang sama pula, gelombang tinggi akan terjadi di perairan selatan Jabar-DIY. Peristiwa itu terjadi seiring dengan datangnya musim angin timuran. Tak hanya itu, gelombang tinggi itu diwaspadai akan menyebabkan terjadinya rob.

“Bahkan, tinggi gelombang di perairan selatan Jabar-DIY maupun Samudra Hindia selatan Jabar-DIY diperkirakan mencapai 4-6 meter atau masuk kategori sangat tinggi. Oleh karena itu, kami imbau warga pesisir selatan Jateng untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya rob pada akhir pekan ini,” kata Rendi.

Hembusan Angin Timuran

Sementara dalam siaran persnya, Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG Herizal mengatakan potensi rob atau banjir pasang tersebut disebabkan oleh kondisi pasang air laut yang cukup tinggi di beberapa wilayah Indonesia akibat fase bulan baru (spring tide) yang terjadi pada tanggal 21 Juni 2020.

Tak hanya itu, terdapat faktor meteorologis berupa potensi gelombang tinggi yang diperkirakan terjadi mencapai 2,5-4 meter di laut jawa dan lebih dari 4 meter di Samudra Indonesia khususnya di selatan Pulau Jawa hingga Sumba.

Peristiwa itu terjadi karena adanya angin timuran atau angin musim kemarau yang kuat dan persisten. Angin itu mencapai kecepatan hingga 25 knot (46 km/jam) yang ikut berperan dalam peningkatan ketinggian muka air laut.

Potensi Hujan

hujan mengguyur wilayah jakarta

Rendi menambahkan potensi hujan juga diperkirakan terjadi pada beberapa lokasi di sekitar Jakarta, Cilacap, dan beberapa wilayah pesisir selatan lainnya. Dia menjelaskan hujan itu bisa menambah tinggi dan lamanya genangan rob.

“Saat ini, pemantauan satelit Altimetri untuk tinggi muka air laut di perairan Indonesia umumnya bernilai positif, yaitu berada di atas tinggi muka laut rata-rata (mean sea level, MSL),” kata Rendi.

Mengikuti Kecepatan Angin

Rendi mengatakan potensi rob dan gelombang tinggi tersebut diperkirakan akan berlangsung pada tanggal 19-21 Juni. Setelah tanggal tersebut, tinggi gelombang akan cenderung menurun seiring dengan penurunan kecepatan angin.

“Masyarakat terutama yang bermata pencaharian dan beraktivitas di pesisir atau pelabuhan diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan upaya mitigasi terhadap potensi bencana rob dan gelombang tinggi, terutama untuk daerah-daerah pantai berelevasi rendah seperti pesisir utara Jakarta, Pekalongan, Semarang, Demak, hingga pantura Jawa Timur,” kata Rendi, Kamis (18/6).

Real Madrid Vs Valencia: Los Blancos Berhasil Menang, Benzema Sumbang Dua Gol

BOGORDAILY – Real Madrid berhasil mengalahkan Valencia 3-0 dalam lanjutan LaLiga. Karim Benzema menyumbang dua gol di laga ini.

Menjamu Valencia di Stadion Alfredo di Stefano, Jumat (19/6/2020) dinihari WIB, Madrid tampil dominan. Los Blancos bertubi-tubi menggempur pertahanan lawan.

Percobaan pertama Madrid datang di menit keempat lewat Casemiro. Berlanjut dengan percobaan Toni Kroos di menit ke-12. Kedua usaha itu mampu dimentahkan oleh kiper Valencia, Jasper Cillessen.

Madrid nyaris kecolongan lewat serangan balik Valencia. Rodrigo Moreno, yang lepas dari jebakan offside menggiring bola hingga kotak penalti Madrid. Tembakan dilepaskan, namun laju bola masih membentur tiang.

Valencia mengejutkan Madrid di menit ke-21 saat Rodrigo membobol gawang Thibaut Courtois. Gol tersebut pada akhirnya dianulir wasit setelah ditinjau lewat VAR karena ada pemain Valencia yang lebih dulu dalam posisi offside.

Selepas itu, Madrid mendapat peluang emas. Eden Hazard dan Dani Carvajal melepaskan tembakan dari jarak dekat di berbagai momen yang berbeda. Bola tembakan kedua pemain itu mentah di kaki Cillessen. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Valencia tak diberi kesempatan untuk menyerang. Tim besutan Zinedine Zidane ini berulang kali menggempur pertahanan lawan.

Kebuntuan Madrid pecah di menit ke-61. Umpan Eden Hazard di bibir kotak penalti berhasil dituntaskan menjadi gol oleh Karim Benzema.

Valencia pelan-pelan mencoba menyerang. Usaha tim besutan Albert Celades kerap kandas sebelum masuk sepertiga akhir pertahanan Madrid.

Madrid memperbesar keunggulan menjadi 2-0 di menit ke-74. Marco Asensio, yang belum satu menit di dalam lapangan melesakkan gol usai menyambut umpan silang Ferland Mendy.

Benzema memperbesar keunggulan Madrid menjadi 3-0 di menit ke-87. Striker asal Prancis melesakkan gol lewat tembakan voli dari dalam kotak penalti.

Alih-alih memperkecil ketertinggalan, Valencia malah harus main dengan 10 orang. Kang-In Lee diganjar kartu merah langsung usai melanggar Sergio Ramos.

Tak ada gol tambahan hingga laga tuntas. Tambahan tiga poin membuat Madrid terus menempel Barcelona yang ada di puncak klasemen.

Barcelona saat ini memimpin dengan 64 poin. Los Blancos tepat di belakang dengan 62 angka.

Susunan Pemain

Real Madrid: Thibaut Courtois; Dani Carvajal, Sergio Ramos, Raphael Varane, Ferland Mendy; Toni Kroos, Luka Modric, Casemiro; Federico Valverde; Eden Hazard, Karim Benzema

Valencia: Jasper Cillessen; Daniel Wass, Hugo Guillamon, Eliaquim Mangala, Jose Gaya; Ferran Torres, Dani Parejo, Geoffrey Kondogbia, Carlos Soler; Rodrigo Moreno, Maxi Gomez

Untuk Pesantren-Pendidikan Keagamaan, Kemenag Terbitkan Protokol Kesehatan

BOGORDAILY – Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan panduan protokol kesehatan untuk pembelajaran di pesantren dan pendidikan keagamaan. Panduan itu berlaku untuk pesantren, pendidikan keagamaan tidak berasrama, dan pendidikan keagamaan berasrama.

Pendidikan keagamaan tidak berasrama mencakup Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ), SD Teologi Kristen (SDTK), SMP Teologi Kristen (SMPTK), Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK), dan Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen (PTKK), Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) dan Perguruan Tinggi Katolik (PTK), Pendidikan Keagamaan Hindu, Lembaga Sekolah Minggu Buddha, Lembaga Dhammaseka, Lembaga Pabajja, serta Sekolah Tinggi Agama Khonghucu dan Sekolah Minggu Konghucu di Klenteng.

“Pendidikan Keagamaan Islam yang berasrama adalah pesantren. Di dalamnya ada sejumlah satuan pendidikan, yaitu Pendidikan Diniyah Formal (PDF), Muadalah, Ma’had Aly, Pendidikan Kesetaraan pada Pesantren Salafiyah, Madrasah/Sekolah, Perguruan Tinggi, dan Kajian Kitab Kuning (nonformal). Selain pesantren, ada juga MDT dan LPQ yang diselenggarakan secara berasrama,” kata Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi dalam keterangannya, Kamis (18/6/2020).

“Hal sama berlaku juga di Kristen, ada SDTK, SMPTK, SMTK dan PTKK yang memberlakukan sistem asrama. Untuk Katolik, ada SMAK dan PTK Katolik yang berasrama. Sedang Buddha, menyelenggarakan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) secara berasrama,” imbuhnya.

Fachrul menyebut ada empat ketentuan utama yang berlaku dalam pembelajaran di pesantren dan pendidikan keagamaan di masa pandemi virus Corona. Ketentuan utama itu meliputi:

1. Membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVI-19

2. Memiliki fasilitas yang memenuhi protokol kesehatan

3. Aman COVID-19, dibuktikan dengan surat keterangan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 atau pemerintah daerah setempat

4. Pimpinan, pengelola, pendidik, dan peserta didik dalam kondisi sehat, dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari fasilitas pelayanan kesehatan setempat.

“Keempat ketentuan ini harus dijadikan panduan bersama bagi pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan yang akan menggelar pembelajaran di masa pandemi,” ujar Fachrul.

Fachrul mengatakan saat ini ada pesantren dan pendidikan keagamaan yang sudah dan akan melaksanakan pembelajaran tatap muka. Fachrul menekankan pentingnya koordinasi antara pimpinan pesantren dan pendidikan keagamaan dengan Gugus Tugas COVID-19 daerah atau Dinas Kesehatan setempat untuk memastikan asrama dan lingkungannya aman dari COVID-19 dan memenuhi standar protokol kesehatan.

Sementara itu, untuk pesantren dan pendidikan keagamaan yang belum melaksanakan pembelajaran tatap muka, Fachrul meminta pimpinan lembaga tetap mengupayakan pembelajaran daring seoptimal mungkin. Jika pimpinan pesantren dan pendidikan keagamaan akan memulai pelaksanaan pembelajaran tatap muka, maka harus memenuhi ketentuan yang terkait penerapan protokol kesehatan.

“Pimpinan pesantren dan pendidikan keagamaan juga berkoordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan untuk memeriksa peserta didik. Bila terdapat peserta didik yang terkonfirmasi Covid-19, agar segera mengambil langkah yang sesuai dengan petunjuk petugas Kesehatan,” ujarnya.

Berikut ini protokol kesehatan bagi pesantren dan pendidikan keagamaan di masa pandemi COVID-19 yang diatur Kemenag:

1. Ketentuan protokol kesehatan yang berlaku pada pendidikan keagamaan yang tidak berasrama berlaku juga untuk pesantren dan pendidikan keagamaan yang berasrama.

2. Membersihkan ruangan dan lingkungan secara berkala dengan disinfektan, khususnya handel pintu, saklar lampu, komputer dan papan tik, meja, lantai dan karpet masjid/rumah ibadah, lantai kamar/asrama, ruang belajar, dan fasilitas lain yang sering terpegang oleh tangan.

3. Menyediakan sarana CTPS (cuci tangan pakai sabun) dengan air mengalir di toilet, setiap kelas, ruang pengajar, pintu gerbang, setiap kamar/asrama, ruang makan dan tempat lain yang sering di akses. Bila tidak terdapat air, dapat menggunakan pembersih tangan (hand sanitizer).

4. Memasang pesan kesehatan cara CTPS yang benar, cara mencegah penularan COVID-19, etika batuk/bersin, dan cara menggunakan masker di tempat strategis seperti di pintu masuk kelas, pintu gerbang, ruang pengelola, dapur, kantin, papan informasi masjid/rumah ibadah, sarana olahraga, tangga, dan tempat lain yang mudah di akses.

5. Membudayakan penggunaan masker, jaga jarak, CTPS, dan menerapkan etika batuk/bersin yang benar.

6. Bagi yang tidak sehat atau memiliki riwayat berkunjung ke negara atau daerah terjangkit dalam 14 (empat belas) hari terakhir untuk segera melaporkan diri kepada pengelola pesantren dan pendidikan keagamaan.

7. Mengimbau agar menggunakan kitab suci dan buku/bahan ajar pribadi, serta menggunakan peralatan ibadah pribadi yang dicuci secara rutin.

8. Menghindari penggunaan peralatan mandi dan handuk secara bergantian bagi lembaga pesantren dan pendidikan keagamaan yang berasrama.

9. Melakukan aktivitas fisik, seperti senam setiap pagi, olahraga, dan kerja bakti secara berkala dengan tetap menjaga jarak, dan menganjurkan untuk mengonsumsi makanan yang sehat, aman, dan bergizi seimbang.

10. Melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan warga satuan pendidikan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) minggu dan mengamati kondisi umum secara berkala.

11. Apabila suhu ≥37,3°C, maka tidak diizinkan untuk memasuki ruang kelas dan/atau ruang asrama, dan segera menghubungi petugas kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan setempat

a. Apabila disertai dengan gejala batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan/atau sesak nafas disarankan untuk segera menghubungi petugas kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan setempat

b. Apabila ditemukan peningkatan jumlah dengan kondisi sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b segera melaporkan ke fasilitas pelayanan kesehatan atau dinas kesehatan setempat.

12. Menyediakan ruang isolasi yang berada terpisah dengan kegiatan pembelajaran atau kegiatan lainnya.

13. Menyediakan sarana dan prasarana untuk CTPS (cuci tangan dengan sabun) termasuk sabun dan pengering tangan (tisu) di berbagai lokasi strategis.

14. Menyediakan makanan gizi seimbang yang dimasak sampai matang dan disajikan oleh penjamah makanan (juru masak dan penyaji) dengan menggunakan sarung tangan dan masker.

Ruben Onsu Bisa Mengubah Bentuk Merek ‘Geprek Bensu’ Sesuai Sertifikat

BOGORDAILY – Setelah Mahkamah Agung menolak gugatan terkait masalah merek ayam geprek, pihak Ruben Onsu tak masalah, jika harus mengubah font atau form merek ‘Geprek Bensu’. Perubahan itu sesuai dengan dua sertifikat yang masih sah milik Ruben Onsu.

“Kemarin kan kita sudah bilang tuh, bahwa ada 35 sertifikat merek ‘Bensu’ berbagai macam merek, Bensu Bakso, Geprek Bensu di kasus yang lain tuh tak dibatalkan, yang dibatalkan itu cuma 6 di kelas 43. Tapi, masih ada 2 lagi di kelas 43 yang tidak dibatalkan. Nah, bukannya kita mengubah-mengubah, kita punya sertifikat,” jelas Minola Sebayang selaku pengacara pihak Ruben Onsu dari PT Onsu Pangan Perkasa kepada detikcom, Rabu (17/6/2020).

Ada dua dari delapan sertifikat yang tidak dibatalkan berkaitan merek Ayam Geprek Bensu. Dua sertifikat tersebut ditunjukkan oleh Minola.

Dua sertifikat tersebut, yaitu logo tulisan ‘GEPREK BENSU’ dengan nomor pendaftaran IDM000643602 di kelas 43, dengan tanggal penerimaan 3 April 2018 dan pendaftaran 24 Mei 2019 atas nama Ruben Samuel Onsu. Satu lagi logo ‘I AM GEPREK BENSU’ plus logo lukisan (ayam dan api), tanggal penerimaan 24 Agustus 2017, nomor pendaftaran IDM000654532.

“Jadi kami akan menggunakan merek itu sesuai dengan sertifikat yang kami miliki ‘Geprek Bensu’,” tegasnya.

Minola menuturkan, pihak PT Ayam Geprek Benny Sujono tidak bisa melarang Ruben Onsu menggunakan logo sesuai dengan dua sertifikat tersebut.

“Bagaimana cara dia mau menggugatnya? Kalau mau gugat pembatalan merek lagi silakan dari awal lagi,” imbuhnya.

“Tapi tetap kita gunakan itu bukan mau niru-niru dia, kita ikutin sertifikat. Siapa yang bisa larang kami? Kecuali mereka gugat lagi dan dibatalkan, kan kalau dia menang. Kalau dia gugat lagi dan menang sampai MA,” tutur Minola.

Berpatokan pada putusan Mahkamah Agung, Minola kembali menegaskan hanya enam sertifikat yang dibatalkan. Bentuk merek dalam enam sertifikat itu hanya beda tulisan dan warna.

Di Masa New Normal Chicco Jerikho Kembali Terima Job

BOGORDAILY – Aktor Chicco Jerikho memang jarang tampil di televisi selama masa pandemi. Kali ini Chicco pertama kali muncul di televisi dan juga kali perdana ia syuting di luar rumah.

“Iya ini untuk pertama kalinya nih gue akhirnya syuting di luar, tapi ya sesuai protokol yang ada, tetap jaga jarak,” ujar Chicco saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2020).

Diakui suami Putri Marino ini, dirinya memang sudah mulai menerima pekerjaan seperti biasa di masa new normal ini. Hal ini dianggap memang harus terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan.

“Ya dengan situasi begini ya memang harus berjalan juga kan. Tapi ya tetap dengan sesuai aturan yang ada,” sahutnya.

Lebih lanjut, Chicco masih belum melakukan syuting untuk film terbarunya. Ia mengaku masih butuh banyak persiapan, termasuk protokol kesehatan yang diterapkan dalam proses syuting yang ada.

“Kalau untuk syuting film ini masih persiapan. Nah kita juga masih bikin filmnya juga. Karena kan film juga pakai jangka waktu yang lumayan panjang gitu. Kita lagi bikin protokolnya. Proyeksinya akan mulai di bulan September. Itu juga kalau diizinkan,” papar Chicco.

Meski begitu, Chicco mengaku masih sering merasa khawatir, jika harus keluar rumah. Ia takut lantaran memiliki anak kecil dan orang tua di usia lanjut.

“(Keluar rumah) Jujur sih deg-degan. Apalagi saya juga punya anak masih ada orang tua saya juga masih suka ketemu, ya deg-degan gitu,” tutup Chicco.

Kembali Dapat Job, Amanda Manopo Tak Pilih-pilih Kerjaan

BOGORDAILY – Semasa isolasi mandiri di rumah, Amanda Manopo memang kerap menyita perhatian publik lantaran alami kesulitan ekonomi. Dia juga menjual beberapa baju-bajunya.

Memasuki era new normal, Amanda kini mulai syuting kembali. Ia juga mulai mengambil beberapa pekerjaannya lagi. Hal ini diungkapkan Amanda saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2020).

“Udah mulai balik syuting lagi kok,” ujar Amanda.

“(Pekerjaan) Iya udah mulai ambil lagi,” lanjutnya.

Diketahui, sebelumnya Amanda sempat menjual baju-baju hingga tas miliknya di media sosial. Hal itu diakuinya untuk menyambung hidup.

Namun saat ini, Amanda sudah tak lagi menjual barang-barangnya lantaran sudah mulai mendapatkan pekerjaan lagi. Ia juga tak memilih-milih tawaran kerjaan yang datang kepadanya.

“(Jual barang-barang) Sudah nggak lah. Lagi sibuk ini aja sih. Udah kejual semua kayaknya. Saya aja sampai kalau bisa baju endorse aja,” jawab Amanda sambil tertawa.

“(Pilih pekerjaan) Apa aja sih sekarang kalau misalkan ada tawaran, kalau ada waktu yang memungkinkan kenapa nggak,” tutupnya.