Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 8142

Pusat Perbelanjaan di Kabupaten Bogor Masih Ada Yang ‘Bandel’

BOGOR DAILY – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor menilai bahwa masih ada beberapa pusat perbelanjaan modern, seperti Mall masih belum taat terhadap anjuran dari pemerintah.

Demikian disampaikan Kadisdagin Kabupaten Bogor, Nuradi kepada wartawan ketika ditemui di Pendopo Bupati, Selasa (16/6/2020).

“Semuanya memang sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran dari Pemkab Bogor, dari mulai pengukur kesehatan, cuci tangan, dan physical distancing juga sudah diterapkan, tapi ada yang masih melanggar seperti di CCM dibukanya salon, itu kan tidak diperbolehkan, sama tempat cukur juga, sejauh ini sudah lengkap lah,” ujarnya.

Nuradi menjelaskan, pusat perbelanjaan modern lainnya yang sudah beroperasi yaitu Metropolitan Mall yang berlokasi di Cileungsi, dan IKEA di Babakan Madang juga sudah menerapkan protokol kesehatan.

“SOP nya sudah diterapkan oleh semuanya Mall, kami di sini sudah monitoring atas tugas dari bupati dan wakil bupati Bogor, mengenai perdagangan dan perindustrian atas kesiapan kembali dibukanya dimasa PSBB Proposional ini,” jelasnya.

Menurut Nuradi, pusat perbelanjaan modern yang sudah kembali buka di Kabupaten Bogor sebanyak 27 di antaranya Mall, Hepymart, Supermall dan Supermarket.

“Semuanya sudah buka, kita konsen ke Mall umumnya sudah buka, kita saat ini melakukan monitoring dan evaluasi. Kita juga tadi lihat ke Belanova, mereka akan buka besok, kita lihat sampai tanggal 2 Juli perkembangannya seperti apa,” tukasnya. (Andi)

New Normal, Penumpang AirAsia Hanya Boleh Membawa Satu Tas Jinjing ke Kabin

BOGORDAILY – Direktur Keselamatan Penerbangan AirAsia Indonesia Capt Achmad Sadikin mengatakan, Maskapai AirAsia Indonesia menerapkan protokol keselamatan dan kesehatan baru pada periode kenormalan baru. Salah satunya, dengan memperkenalkan kebijakan baru terkait barang bawaan penumpang untuk meminimalisasi sentuhan dengan penumpang lainnya.

“Sebagai salah satu moda transportasi dengan standar keamanan tertinggi, kami terus berupaya melindungi dan memastikan kesehatan para tamu dan staf AirAsia sesuai dengan kebijakan kesehatan publik dari pemerintah serta otoritas penerbangan sipil dan badan kesehatan setempat dan global, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),” kata Achmad dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Antara, Selasa (16/6).

Dia menjelaskan, penumpang hanya diperbolehkan membawa satu tas kecil ke dalam pesawat berupa tas laptop atau tas jinjing dengan ukuran 40 cm (tinggi) x 30 cm (panjang) x 10 cm (lebar) dengan berat tidak lebih dari tujuh kilogram. Barang bawaan yang di luar ketentuan tersebut akan dibagasikan. AirAsia menyediakan jatah bagasi gratis sebesar 15 kilogram untuk penerbangan domestik.

Selain itu, semua tamu wajib menjalankan pemeriksaan suhu tubuh, memperhatikan marka jaga jarak aman dan menggunakan masker sebelum, selama, dan sesudah penerbangan. Tamu juga disarankan membawa masker cadangan dan membersihkan tangan secara rutin.

Sesuai peraturan terbaru, AirAsia akan membatasi penjualan makanan dan cendera mata saat penerbangan. Penumpang diharapkan telah memesan makanan dan minuman melalui fitur “Pembelian Saya” di airasia.com atau aplikasi AirAsia setidaknya 24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

AirAsia akan menjalankan manajemen pergerakan tamu selama proses naik dan turun pesawat untuk kenyamanan semua tamu.

Sementara itu, protokol kenormalan baru untuk staf yang bertugas, selama penerbangan awak kabin wajib menggunakan alat pelindung, seperti masker, sarung tangan, kacamata pelindung, dan rutin membersihkan tangan. Celemek berbahan plastik atau pakaian hazmat akan digunakan pada kondisi tertentu.

Saat melayani tamu, semua petugas darat wajib menggunakan alat pelindung, seperti masker, sarung tangan, pelindung wajah, dan cairan pembersih tangan. Semua staf akan menjalani program monitoring kesehatan mandiri, termasuk pemeriksaan suhu tubuh secara rutin serta melaporkan kondisi kesehatan secara digital.

Awak kabin akan menyapa tamu yang masuk ke dalam pesawat dengan salam khusus yaitu “ASEAN greeting” untuk meminimalkan kontak langsung. Awak kabin akan melakukan desinfeksi secara rutin pada saat penerbangan di beberapa area kabin pesawat, seperti lavatory (termasuk pintu, pegangan pintu, wastafel dan tempat sampah) dan galley atau dapur (termasuk meja, tempat penyimpanan, alas makan dan pegangannya).

Protokol Lainnya

Adapun, protokol kenormalan baru untuk perkantoran/ruang usaha, di antaranya selama berada di lingkungan kantor AirAsia, staf dan tamu wajib menggunakan masker atau alat pelindung lainnya seperti sarung tangan sesuai ketentuan perusahaan.

Pemeriksaan suhu badan akan dilakukan di pintu masuk. Seluruh pengunjung diharuskan mengisi formulir kesehatan sebelum memasuki lingkungan kerja AirAsia. Absen sidik jari untuk sementara ditiadakan bagi para staf AirAsia.

Perusahaan memberlakukan penjadwalan kerja khusus bagi staf yang bekerja di kantor (work from office) dengan ketentuan jumlah yang bekerja dari kantor maksimal 50 persen dari kapasitas masing-masing departemen. Seluruh area gedung akan selalu dibersihkan dengan melakukan penyemprotan desinfektan atau metode lainnya sesuai dengan protokol kesehatan.

Achmad menambahkan, selama masa hibernasi, AirAsia Indonesia telah menyesuaikan protokol keselamatan dan kesehatannya sesuai dengan peraturan terkini yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Seluruh staf kami termasuk pilot dan awak kabin AirAsia telah menjalani pelatihan intensif terkait prosedur keselamatan penerbangan yang senantiasa diperbarui sesuai dengan perkembangan kebijakan terbaru sebagai persiapan menjelang pengoperasian kembali penerbangan kami,” imbuhnya.

Selain itu, perusahaan telah membentuk satuan tugas khusus yang akan melakukan pemantauan rutin di setiap ruang kerja secara berkala untuk memastikan diterapkannya protokol kenormalan baru.

Informasi lebih lengkap mengenai prosedur keselamatan dan persyaratan perjalanan untuk tamu AirAsia dapat diakses melalui Panduan Terbang Bersama AirAsia Selama Masa Kewaspadaan COVID-19 yang diperbarui secara berkala.

Ini Tujuan Jerinx Mau Ditantang Salaman dengan Pasien Positif COVID-19 Tanpa APD

BOGORDAILY – Jerinx mengaku siap menerima tantangan seorang dokter untuk bertemu dan bersalaman dengan pasien positif COVID-19. Namun, hingga kini rencananya belum terwujud.

Jerinx menunggu kabar dokter yang menantangnya. Ia belum bisa melakukan hal itu lantaran terkendala hukum yang berlaku.

“Intinya, saya siap bertemu pasien CV19 tanpa APD dgn cara yg tidak melanggar hukum. Saya bisa saja mencoba diam-diam menerobos masuk RS, tapi ujung-ujungnya pasti akan dikriminalisasi. Kalau sudah dibui saya gak bisa berjuang lagi,” tulisnya di Instagram.

Suami Nora Alexandra itu berharap para dokter bisa mewujudkan keinginannya. Ia menjelaskan tujuan menerima tantangan salah satu dokter.

Jerinx mengaku bukannya ingin merendahkan profesi dokter. Akan tetapi, ia mau memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk melawan virus Corona.

“Maka dari itu jika ada cara yg tidak melanggar hukum, kenapa Dokter, RS, dll tidak bisa memfasilitasi? Tujuan saya bukan utk merendahkan profesi Dokter, tapi utk menebarkan harapan dan keberanian agar masyarakat tidak mudah sakit. Apa salahnya mencoba membuat masyarakat berpikir sehat dan merdeka?” ujarnya.

Jerinx sebelumnya sempat ditantang seorang dokter bernama Dewa Nyoman Sutanaya. Dewa melakukan itu karena sempat murka ke Jerinx karena mempelesetkan organisasi pekerjaannya. Memang Jerinx sebelumnya mempelesetkan WHO yang seharusnya World Health Organization diganti dengan World Halu Organizatan dalam postingannya.

Penghuni Rusunawa Menteng Asri dapat Keringanan

BOGOR DAILY – Dimasa pandemi Virus Korona atau Covid-19 penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Menteng Asri, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor mendapatkan dispensasi atau pembayaran keringanan waktu.

Demikian diungkapkan Kepala UPT Rusunnawa, Ilham Gunawan saat ditemui diruangan kerjanya, Selasa (16/6/2020).

“Selama masa pandemi ini kita berikan keringanan atau dispensasi kepada para penghuni, karena kita juga merasakan banyak sekali dampak dari Covid-19 ini, ada yang bayar telat juga tapi kita berikan kewajaran,” ujarnya.

Ilham mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan pengajuan kepada DPRD dan Pemkot Bogor mengenai bantuan di Rusunawa ini dimasa Pandemi Covid-19. Akan tetapi sampai saat ini berlum terealisasi.

“Pembayaran selama pandemi ini menururun 50 persen ketaatan membayarnya ada 50 persen juga,” ungkapnya.

Ilham menjelaskan, saat ini ada sebanyak 1200 penghuni di Rusunawa Menteng, pihaknya juga sudah menerapkan protokol kesehatan dan melakukan penyemprotan disinfektan satu Minggu sekali.

“Mengenai pembayaran Blok A B Rp200 ribu, makin turun lanyai nambah 25 ribu, untuk Blok C dan D Rp275 ribu paling atas, ke bawah nambah Rp25 ribu juga,” jelasnya.

Menurutnya, penghuni di Rusunawa Menteng ini semuanya bekerja dan berbagai profesi dari mulai perawat, pedagang sampai dengan ASN juga ada.

“Karena kalau mau menghuni disini syaratnya yaitu harus kerja, kalau gak kerja gak bisa. Intinya dengan ada Rusunawa ini membuat motivasi masyarakat untuk bisa mendapatkan rumah,” tukasnya. (Andi)

Penjelasan PT LIB soal Masuknya 2 Staf Khusus Ketum PSSI

BOGORDAILY – Dua orang dari PSSI dipastikan gabung PT Liga Indonesia Baru (LIB) lewat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Sabtu (13/6/2020). PT LIB pun memberi penjelasan.

Mayjen (Purn) Leo Siegers dan Mayjen (Purn) Andogo Wiradi yang tercatat sebagai staf khusus PSSI Ketum PSSI Mochamad Iriawan, terpilih menjadi Komisaris PT LIB. Keduanya menggantikan posisi kosong yang ditinggal Hasani Abdulgani dan Hakim Putratama.

“Kalau soal itu, sudah berdasarkan seleksi internal di PSSI. Kami di PT LIB ini hanya diberikan mandat untuk menyelenggarakan RUPS,” kata Sudjarno kepada wartawan.

“Kemudian terkait seleksi calon-calon direksi PT LIB, PSSI secara internal sudah melakukan seleksi. Dan hasilnya diajukan dan dibawa ke RUPS PT LIB,” ujarnya menambahkan.

Dijelaskan Sudjarno lagi, keduanya adalah sosok yang disodorkan PSSI sesuai prosedur. PSSI selaku pemilik saham golden share PT LIB, disebut punya hak untuk memajukan kandidat.

PSSI sebenarnya hanya memiliki 1 persen saham di PT LIB namun dengan status golden share. Dengan begitu PSSI punya hak veto.

“PSSI selaku pemegang saham Kelas A, mereka berhak untuk mengajukan calon direksi dan calon komisaris. Sesuai dengan Pasal 5 Anggaran Dasar Perseroan Terbatas, PSSI berhak dengan hal tersebut sesuai mekanisme seleksi mereka,” tutur Sudjarno.

“PT LIB bukan kapasitas dalam mencari calon. Yang mencari calon itu PSSI dengan teknik mereka secara internal, seleksi internal, dan didapat hasil calon-calon yang ada di RUPS,” ujarnya menambahkan.

Ada juga Akmad Hadian Lukita yang terpilih menjadi Direktur Utama PT LIB. Pria asal Bandung 55 tahun lalu itu juga tak jauh-jauh dari Mochamad Iriawan.

Ia adalah alumnus Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXII tahun 2019 di Lemhannas RI. Masa studinya di Lemhannas juga berbarengan semasa Mochamad Iriawan masih menjabat sebagai Sekretaris Utama di sana.

“Coba tanya PSSI saja (soal Akhmad Hadian), sudah ada tuh, sudah pengalaman, beliau sudah ada track recordnya,” ucap Sudjarno.

Satu PNS BKPSDM Kota Bogor Positif Covid-19

BOGOR DAILY – Satu Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) positif corona.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim membenarkan, bahwa dari lima orang itu salah satunya merupakan PNS di BKPSDM.

“Iya betul PNS bertambah satu orang terkonfirmasi positif,” ujarnya, Selasa (16/6/2020).

Dedie menjelaskan, berdasarkan hasil tracing sementara kasus Covid-19 di klaster BKPSDM merupakan turunan dari klaster sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) yang melibatkan almarhum Drg. Budi Kabid dari Dinas Kesehatan Kota Bogor.

“Iya salah satu PNS di BKPSDM sempat kontak dengan staff setwan yang positif karena mengikuti kegiatan PBJ. Jadi ini adalah turunan dari klaster PBJ,” jelasnya.

Data yang dihimpun Bogordaily.net, orang tanpa gejala (OTG) dalam pantauan 135, bertambah 22 kasus, orang dalam pantauan (ODP) 156 berkurang dua kasus, pasien dalam pengawasan (PDP) 41, berkurang 13 kasus, pasien terkonfirmasi 158, sembuh 74, dalam pengawasan 67, meninggal 17. (Andi).

Pesawat Hawk TNI AU Jatuh, DPR Minta Kemenhan Memperhatikan Perawatan Alutsista

BOGORDAILY – Anggota Komisi I DPR Fraksi PPP Syaifullah Tamliha, menyoroti jatuhnya jatuhnya pesawat tempur Hawk 0209 milik TNI AU pada Senin (15/6) kemarin. Menurutnya, hal itu menunjukkan adanya masalah pada perawatan alutsista TNI yang harus menjadi perhatian serius Kementerian Pertahanan.

“Perawatan sangat penting mengingat alutsista kita saat ini banyak yang bermasalah di antaranya karena banyak alutsista yang sudah berumur dan minimnya suku cadang,” kata dia lewat keterangannya, Selasa (16/6).

Dia tidak ingin peristiwa jatuhnya pesawat atau helikopter kembali terjadi. Sebab, tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, namun juga meninggalnya para perwira TNI yang terlatih.

“Sehingga pesawat dan helikopter atau kendaraan militer lainnya yang digunakan harus dipastikan benar-benar mendapatkan perawatan sebagaimana mestinya,” ucapnya.

Dia menuturkan, saat ini di semua matra TNI, masalah perawatan menjadi hal serius karena keterbatasan perawatan membuat banyaknya alutsista yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kemampuan tempurnya berkurang yang juga berimbas pada kerawanan atas keselamatan anggota TNI yang menggunakannya.

“Salah satu kendala klasik pada perawatan dan pengadaan alutsista adalah keterbatasan anggaran pertahanan yang masih yaitu sebesar Rp 131 T atau masih di bawah 1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Padahal idealnya anggaran pertahanan tidak kurang dari 1,5 persen dari PDB,” tuturnya.

Beli Barang Berkualitas

Syaifullah melihat bahwa Kemenhan sudah berusaha memaksimalkan anggaran yang sudah ada. Di antaranya dengan menekan adanya mafia perdagangan alutsista, sehingga harga beli bisa lebih murah dibanding sebelumnya.

“Saya juga meminta kepada Kemenhan untuk memastikan bahwa pembelian alutsista dan suku cadangnya benar-benar yang berkualitas, dan sesuai dengan medan tempur dan pertahanan di Indonesia,” pungkas dia.

Agar Bisa Kembali ke Liverpool Coutinho Siap Pangkas Gaji?

BOGORDAILY – Philippe Coutinho dikabarkan ingin kembali bermain untuk Liverpool. Untuk mewujudkan keinginannya tersebut, ia bahkan disebut rela untuk memangkas gajinya.

Coutinho tengah berada di persimpangan karier. Ini terjadi setelah Bayern Munich yang meminjam Coutinho dari Barcelona memutuskan tak mempermanenkannya.

Performa Coutinho bersama Die Rotten sebenarnya tak terlalu buruk dengan torehan sembilan gol dan delapan assist dari 32 laga. Namun, ia kini tengah dibekap cedera pergelangan kaki yang sepertinya jadi pertimbangan Bayern untuk tak menebusnya.

Sementara, Barcelona tampaknya sudah tak membutuhkan tenaga pemain asal Brasil ini. Blaugrana dilaporkan akan melepas Coutinho dengan nilai transfer 80 juta euro.

Chelsea sempat mencuat sebagai klub yang disebut bakal memboyong pemain 28 tahun ini. Namun, gosip tersebut kemudian menguap seiring dengan kabar bahwa The Blues lebih fokus memburu Timo Werner dari RB Leipzig.

Kabar terbaru kini menyebut Coutinho kini berhasrat kembali berseragam Liverpool. Coutinho sebelum merapat ke Barcelona musim panas 2018 lalu, memang adalah pujuan publik Anfield.

Ia membela Liverpool dari rentang 2013-2018. Coutinho mencatatkan 201 penampilan bersama Si Merah dengan torehan 54 gol.

Menurut Marca, Coutinho bahkan dikabarkan sudah berbicara dengan Juergen Klopp. Ia juga bersedia memangkas gajinya demi bisa bermain di klub asal Merseyside ini.

Gaji Coutinho saat ini berkisar 240 ribu paun per pekan (Rp 4,37 miliar) per pekan. Jumlah tersebut terbilang besar dan jelas bakal sulit dituruti oleh Liverpool.

Gugus Tugas Beri Penjelasan Soal Stasiun Masih Ramai Meski Ada SE 2 Shift Kerja

BOGORDAILY – Stasiun Bogor dan Bekasi masih dipadati penumpang di Senin kedua pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi meski pemerintah telah menerbitkan Surat Edaran (SE) untuk mengatur jam kerja menjadi 2 gelombang di wilayah Jabodetabek. Masih padatnya penumpang dinilai karena belum banyak yang tahu soal SE 2 shift kerja tersebut.

“SE-nya berlakunya mulai kapan? Kalau mulai hari ini apa mereka udah banyak yang tahu? SE itu mulai diberlakukan mulai ditanda tangan kan. Ditanda tangannya kapan? Tadi malam (Minggu) kan. Masih banyak yang belum tahu,” kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, dr. Achmad Yurianto, kepada wartawan, Senin (15/6/2020).

Yuri juga menanggapi soal pro-kontra para pengguna KRL soal penerapan jam kerja 2 gelombang itu. Menurutnya, perlu dilakukan sosialisasi lebih luas akan semakin banyak yang mengetahui kebijakan ini.

“Kalau belum tahu terus mereka menolak kan nggak apa-apa to, wong belum tahu kok. Kalau mereka masih belum tahu kan nggak apa-apa to, nanti kan lama-lama tahu. Kalau dia belum tahu kan pasti kontra. Perlu disosialisasikan lebih gitu. Wong baru mulai kok,” ujar Yuri.

Yuri mengatakan pemerintah masih akan melihat penerapan di lapangan dari perusahaan dan kantor-kantor soal jam kerja 2 gelombang ini. Karena baru berlaku di hari pertama, menurut Yuri, pihaknya belum bisa melakukan evaluasi.

“Kan dicoba saja, wong perusahaan dan kantor-kantor juga belum tahu, belum membagi siapa yang harus masuk siang, siapa masuk pagi. Lha iya (lihat penerapannya dulu), wong baru jalan sehari masa kita evaluasi sih,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, kepadatan penumpang masih terjadi di Stasiun Bogor pagi hari di Senin kedua PSBB transisi. Antrean calon penumpang mengular hingga ke koridor.

Antrean juga terjadi di Stasiun Bekasi karena ada pembatasan calon penumpang yang akan masuk ke Stasiun Bekasi sebanyak 250 orang. Di luar 250 orang yang sudah berhasil masuk, ada banyak lagi penumpang di luar stasiun yang mengantre hingga sepanjang 250 meter.

Pro-kontra pun muncul dari pengguna KRL soal adanya SE pengaturan jam kerja 2 gelombang. Penumpang yang kontra khawatir jika kenyataan penerapan aturan itu di lapangan tidak sesuai harapan, sementara penumpang yang pro menilai aturan itu tidak masalah dan bisa mencegah penumpukan di jam-jam sibuk pagi dan sore hari.

Yang Datang BIN, Pedagang Pasar Cileungsi Luluh, Ikuti Rapid dan Swab Test

BOGOR DAILY – Datangnya tim medis dari Badan Intelijen Negara (BIN) membuat luluh para pedagang Pasar Cileungsi, untuk mengikuti Rapid dan Swab Test. Setelah beberapa hari ke belakang sempat ada penolakan.

Direktur Utama PD Pasar Tohaga, Hari Setiawan mengatakan, sebanyak 1.000 alat tes disiapkan oleh BIN untuk melakukan tes Covid-19 kepada para pedagang, dan pengunjung Pasar Cileungsi.

“Tes ini untuk dilakukan sebagai upaya untuk meyakinkan pengunjung bahwa Pasar Cileungsi aman, apabila terdapat pedagang menunjukkan hasil reaktif, maka akan langsung dilakukan tes swab,” katanya kepada wartawan, Selasa (16/6/2020).

Haris menjelaskan, banyak kios pedagang yang tutup pihaknyapun akan melakukan jemput bola ke para pedagang, untuk memastikan mereka terapapar Covid-19 atau tidak.

Haris juga menduga, pedagang menutup kiosnya karena mengetahui akan ada tes massal di Pasar Cileungsi, karena sebelum tes pihak PD Pasar melakukan sosialisasi terlebih dahulu, agar tidak ada penolakan dari pedagang.

“Sebenarnya sasaran utamanya itu pedagang, jangan sampai ada pedangan yang terpapar tapi tetap berdagang. Sekaligus memberi ketenangan kepada pengunjung. Tes ini kan murni untuk memutus mata rantai Covid-19,” tukasnya.

Untuk diketahui, Pasar Cileungsi menjadi klaster penularan Covid-19 usai seorang pedagang daging positif terpapar, hingga menulari keluarga dan para tetangga yang keseluruhan berjumlah 32 orang. (Andi).