Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 8147

Pemkot Bogor Terima Bantuan 30 Bus dari Pemprov DKI Jakarta Untuk Angkut Penumpang KRL

BOGOR DAILY – Pemerintah Kota Bogor menerima bantuan bus transportasi sebanyak 30 dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hal tersebut merupakan upaya dalam mengantisipasi membludaknya antrean penumpang KRL di Stasiun Bogor.

“Nanti 30 bus ini akan brangkat ke lima titik di Jakarta, untuk satu bus ini berkapasitas penumpang 30 orang, saya berterimakasih kepada pak Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan yang sudah mengabulkan permohonan dari Pemkot Bogor,” ujarnya, Minggu (14/6/2020).

Sebanyak 30 bus itu akan terparkir di Jalan Mayor Oking, atau berseberangan dengan pintu masuk stasiun. Mulai dari pemberangkatan pertama pukul 15.15 dan terakhir pukul 7.30 WIB. Sedangkan lima titik di stasiun pemberhentian yakni, Stasiun Tebet, Manggarai, Sudirman, Djunda, dan Stasiun Tanah Abang.

Adapun secara teknis nanti, lanjut Bima akan diberangkatkan dengan jeda 15 menit. Ia pun berharap agar warga Kota Bogor yang naik bus antre secara tertib. Selain itu ada juga petugas yang akan mengatur pemberangkatan dan pengawasan.

“Kapasitasnya 50 persen. menampung 15 penumpang. Kalau 30 bus baru sekitar 500. Tetap ada pengaruhnya, tapi tidak banyak. Kuncinya tetap pengaturan keberangkatan,” tukasnya.

Informasi yang didapat Bogordaily.net, Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan berencana akan melakukan pemantauan penumpang KRL bersama Wali Kota Bogor, Bima Arya di Stasiun Bogor besok Senin (15/6/2020). (Andi).

Hari ke 10 PSBB Proposional, Kasus Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Terus Melonjak

BOGOR DAILY – Kabupaten Bogor telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proposional dari mulai Tanggal 5 sampai 14 Juni 2020. Lonjakan kasus positif di Bumi Tegar Beriman saat ini menjadi 294 kasus.

Demikian disampaikan Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu (14/6/2020) per pukul 20:00 WIB.

Syarifah sering disapa menjelaskan, terdapat 12 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, hal itu membuat catatan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor menjadi 294 kasus.

12 tambahan kasus positif baru itu diantaranya, perempuan 23 tahun asal Cigombong, perempuan 35, 7, 18 tahun asal Cileungsi, laki-laki 17, 32, 48 tahun asal Cileungsi, perempuan 41 tahun asal Ciomas, laki-laki 49, 20, 19, 17 tahun asal Parung Panjang.

“Hari ini bertambah 12 kasus positif baru di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Tidak hanya kasus positif saja kata Syarifah, terdapat dua pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi di RS rujukan.

“Dua pasien sembuh itu diantaranya laki-laki 22 dan 17 tahun asal Kecamatan Cileungsi,” katanya.

Masih kata Syarifah, kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia juga ada dua orang.

“Yang meninggal status PDP ada dua yaitu perempuan 20 tahun asal Pamijahan, dan laki-laki 48 tahun asal Ciomas,” ungkapnya.

Data yang dihimpun Bogordaily.net, terdapat 260 Orang Dalam Pantauan (ODP), 348 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 122 orang meninggal berstatus PDP, total positif Covid-19 sebanyak 294, sembuh 61, meninggal 16, positif aktif 215.

“Saya menghimbau, dengan masih banyaknya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor masyarakat selalu kenakan masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan hindari keramaian,” tutupnya. (Andi).

Kasus Positif Covid-19 Klaster Pasar Cileungsi Kembali Bertambah, Total : 32 Orang

BOGOR DAILY – Kasus positif Covid-19 dari klaster Pasar Cileungsi kembali bertambah menjadi 32 orang per hari Minggu (14/6/2020) pukul 20:00 WIB.

Demikian disampaikan Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah dalam keterangan tertulisnya.

“Iya hari ini jumlah positif klaster Pasar Cileungsi bertambah menjadi 32 orang,” katanya.

Ia menjelaskan dari total 32 kasus itu diantaranya, 14 merupakan pedagang di Pasar Cileungsi, 16 non pedagang (Keluarga yang terpapar) dan dua orang merupakan pengunjung pasar.

“Untuk kasus yang meninggal klaster Pasar Cileungsi merupakan pedagang dua orang, dan sebanyak empat orang pasien klaster Pasar Cileungsi dinyatakan sembuh,” jelasnya.

Data yang dihimpun Bogordaily.net, terdapat 259 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 333 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 120 orang meninggal berstatus PDP, total positif Covid-19 sebanyak 282, sembuh 59, meninggal 16, positif aktif 205.

“Saya menghimbau, dengan masih banyaknya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor masyarakat selalu kenakan masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan hindari keramaian,” tutupnya. (Andi).

Sinar Mas Land Serahkan 1.000 Paket Personal Care untuk Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran

BOGORDAILY.net – Untuk mendukung program pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta, Sinar Mas Land mendistribusikan 1.000 paket bantuan berisi personal care kepada paramedis dan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Setiap paket personal care berisikan sandal, sabun, sampo, sikat gigi, alat cukur, cutton bud, dan sisir.

“Menjaga kebersihan diri, kini menjadi sangat penting untuk mencegah seseorang terinfeksi Covid-19. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi petugas medis dan pasien di Wisma Atlet Kemayoran,” tutur David, seusai menyerahkan bantuan tersebut.

Asisten Operasi Kepala Staf Daerah Militer Jayakarta (Asops Kasdam Jaya) yang juga menjadi Asops Satgas Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Inf Prabowo Setiaji, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sinar Mas Land atas kepeduliannya terhadap paramedis dan pasien.

Dukungan Sinar Mas Land Mencegah Penyebaran Covid-19

Sementara itu, Semenjak resmi dinyatakan pandemi covid-19 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Sinar Mas Land melakukan berbagai upaya untuk membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus tersebut.

Upaya yang dilakukan perusahaan di beberapa bidang di antaranya bantuan alat kesehatan, bantuan bahan pangan, dan lain-lain.

Bantuan berupa alat Kesehatan meliputi pengadaan 25.000 rapid test kit yang disumbangkan kepada Kementerian Kesehatan, beberapa pemerintah daerah, serta instansi kesehatan terkait lain.

Ada pula penyelenggaraan 2.000 rapid test covid-19 bagi warga sekitar BSD City dengan sistem drive-thru yang merupakan kerja sama Sinar Mas Land dan Homecare 24.

Penyaluran ribuan masker kain yang didistribusikan ke sejumlah puskesmas di Tangerang Selatan, RSCM, sejumlah sekolah yang tergabung dalam Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM), 100 masjid di kawasan BSD City, serta personel TNI-Polri di wilayah Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan wilayah Karawang Jawa Barat seperti Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Karawang.

Selain itu, Sinar Mas Land mendistribusikan lebih dari 210.000 liter hand sanitizer ke Batam, Kabupaten Karawang, sejumlah desa di sekitar kawasan Kota Deltamas Cikarang Jawa Barat, serta ke wilayah Tangerang Raya.

Sebanyak 5.240 liter cairan disinfektan juga disalurkan ke permukiman warga di sekitar BSD City, Kota Deltamas Cikarang, hingga KIIC Karawang. Untuk melindungi tenaga medis dari terinfeksi virus covid-19 perusahaan juga menyerahkan alat pelindung diri (APD) sebanyak 1.750 yang kemudian disalurkan ke sejumlah rumah sakit rujukan pasien covid-19. Ada pula bantuan 350 face shield, tempat cuci tangan portable, dan alat pengukur suhu tubuh.

Perusahaan juga mendistribusikan bahan pangan yaitu 1,5 ton beras dan 250 kardus mi instan kepada warga sekitar BSD City, Cikarang, dan Karawang. Sebanyak 10.500 paket bahan pangan juga didistribusikan secara bertahap untuk warga terdampak covid-19 di wilayah Jabodetabek. Selain distribusi bahan pangan, Sinar Mas Land juga mendistribusikan 3.000 nasi kotak siap santap serta 30.000 kapsul vitamin C dan E. Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Sinar Mas Land memberikan paket bantuan bagi para pemakmur masjid (para takmir, muazin, imam, dan marbot) di 100 masjid sekitar BSD City berupa Al-Qur’an, masker, kapsul vitamin C dan E, beras, dan mi instan.

Sinar Mas Land bersama dengan sejumlah tokoh nasional menyerahkan ribuan paket bantuan bahan pangan kepada warga yang terdampak Covid-19. Bantuan tersebut didistribusikan kepada 500 warga Cipondoh Kota Tangerang bersama Rano Karno, 250 warga Kampung Dadap Tangerang Selatan bersama Andy F Noya, 500 mahasiswa unggulan 3T (mahasiswa rantau yang berasal dari wilayah Indonesia Terluar, Terdepan, dan Tertinggal) serta Panti Asuhan Pelayanan Kasih Bhakti Mandiri yang dibina oleh Menkominfo, Johnny G Plate.(*)

Rasakan Sensasi Kopi Arang di Pondok Hijau

BOGOR DAILY – Minum kopi kini tengah menjadi gaya hidup masyarakat urban. Tidaklah heran bila banyak orang mengambil kesempatan membuka usaha untuk membuka kedai kopi. Seperti yang saat ini dijajaki anak dari Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor, Lutfi Syam dengan membuka tempat usaha Coffee di Jalan Sirojul Munir No 29, Cibinong.

Tempat yang diberi nama Kedai Pondok Hijau Coffee Shop itu mengandalkan berbagai varian jenis Coffee, diantaranya Coffee Lanang dengan khasiat untuk kesehatan tubuh.

“Andalan banyak mas, dari mulai Coffe Lanang, Vitality dengan khasiat untuk berbagai kesehatan tubuh,” kata Shely (20) yang merupakan anak ketiga dari Lutfi Syam.

Wanita yang kuliah di Universitas Budi Luhur Jakarta jurusan Kriminologi itu menjelaskan, tidak hanya Coffee saja yang disajikan di Kedai Pondok Hijau Coffee Shop itu, varian makanan dan snack juga turut disiapkan.

“Untuk makanan ada juga andalan kita yaitu Nasi Goreng Pondok Hijau, untuk snacknya yaitu Dimsum berbagai varian juga. Harga dari mulai Coffee Snack sama makanan lainnya dari Rp20 ribu ke bawah,” jelasnya.

Kedai Pondok Hijau Coffee yang baru buka di bulan Februari tahun 2020 ini sempat menguasai pasar dari mulai anak sekolah dan mahasiswa. Namun, setelah adanya pandemi Virus Korona atau Covid-19 meredup kembali.

“Sebelum ada pandemi Covid-19 pendapatan bersih per hari bisa mencapai Rp1 juta rupiah, namun saat ini kita hanya bisa mendapatkan keuntungan Rp300 ribu dengan mengandalkan Take A Way (Pesan antar). Setelah PSBB Proposional kita mulai melayani pelanggan yang langsung ke sini tentunya dengan perotokol kesehatan,” jelasnya lagi.

Hal senada diutarakan Rahardjo (28) yang merupakan menantu dari mantan Kadis Pendidikan Kabupaten Bogor ini. Menurutnya, dirinya diberi kepercayaan untuk mengelola Kedai Pondok Hijau Coffee bersama anak ketiga dari Lutfy Syam.

“Saya diberi kepercayaan oleh bapak mengelola usaha ini sama anaknya yang ke tiga, kita di sini juga turut menjual berbagai tanaman hias, bingmai foto dari mulai harga Rp19 ribu sampai Rp300 ribu dan tinta spidol, kita menyediakan wifi gratis dan menu baru yaitu charcole dari areng untuk makanan dan minuman,” singkatnya. (Andi).

DP 0 Rupiah..Salak View jadi Makin Populer, Ayo Stock Terbatas !!!

BOGOR DAILY – Memiliki hunian yang mudah, dengan aspek legalitas yang aman dan terjamin menjadi dambaan setiap orang, entah untuk dijadikan rumah tinggal ataupun investasi jangka panjang.

Terbukti bahwa investasi di ranah Property adalah langkah cerdas di masa krisis, investasi di dunia Property adalah hal aman untuk tetap menjadi keuangan dan tentunya nilai prestise anda.

“Alhamdulillah, saat ini kami dapat menawarkan kepemilikan rumah yang mudah dengan Promo DP 0 Rupiah. Dahsyat khan.” ungkap Firmasyah Kustiadi ST, Salah Satu Owner Perumahan Salak View.

Sampai saat ini, dari total 45 unit yang kami tawarkan, sudah laku terjual di kisaran 12 unit.

Mereka memakai skema pembayaran secara cash dan mencicil melalui partner kami di BNI Syariah. Salak View sendiri berada di Jalan Bojongsari, Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Pria yang akrab di sapa Kang Firman tersebut menambahkan bahwa, dirinya bersama tim di PT. Teguh Adika Karya selaku pengembang Perumahan Salak View terus mencoba melakukan langkah inovasi dan visioner.

“Pada intinya kehadiran Salak View di ruang hidup anda adalah langkah mewujudkan mimpi anda untuk mempunyai rumah sendiri dengan ringan, aman dan nyaman. In Syaa Allah.” papar Firman.

Perumahan Salak View memiliki akses jalan beton dan aspal sampai ke lokasi project, tentu dengan pemandangan khasnya yaitu view Gunung Salak sesuai dengan namanya. Cara melihat informasi secara detail bisa terus mengikuti artikel-artikel kami di Bogordaily.net atau kepo-kepo di Instagram kami @salak.view.

“Secara target, peruntukan rumah di Salak View ini sebenarnya untuk kaum milenial dan pasangan muda. Akan tetapi banyak juga pembeli kami yang berprofesi sebagai Professional. Oh ya nantikan juga Promo keren untuk para ASN dan Dokter, hanya di Perumahan Salak View,” pungkasnya.

(Red-BDN).

Semua Aktifitas Akan Kembali Di Rumah, Jika Jumlah Positif di Kabupaten Bogor Terus Melonjak

BOGOR DAILY – Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah mengungkapkan, jika pada penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proposional semakin banyak kasus masyarakat terpapar Virus Korona, kemungkinan Pemkab Bogor akan kembali menererapkan PSBB tahap awal.

Menurut Syarifah, pada penerapan PSBB Proposional ini merupakan masa transisi menuju New Normal (Kenormalan baru), tentunya jika Kabupaten Bogor lulus dalam hal ini maka aktifitas akan seperti biasa kembali.

“Ini kan istilahnya kita masih diuji nanti kita akan dilihat kita lulus atau tidak, kalau memang di adaptasi ini tidak lulus dan banyak korban, bisa saja kita balik lagi ke PSBB. Itu bisa terjadi,” kata Syarifah, Minggu (14/6/2020).

Maka dari itu kata Syarifah, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor dalam hal ini akan terus sosialisasi kepada masyarakat supaya disiplin dimasa PSBB Proposional ini, terutama kepada para pengusaha yang ada di Bumi Tegar Beriman.

“Terutama pers juga harus sosialisasikan disiplin, ini masa ujian. Supaya kita lulus ke arah New Normal, kalau tidak kita pasti kembali lagi, orang gak boleh kerja dan harus rumah. Intinya semuanya masyarakat umum dan pemilik usaha, seperti pemilik Mall juga harus bertanggung jawab terhadap yang terjadi di dalam proses usahanya,” tegas Syarifah.

Ia menambahkan, saat ini jumlah kasus positif terinfeksi Virus Korona di Kabupaten Bogor terus meningkat. Bahkan, totalnya saat ini sudah mencapai 282 orang tersebar di 23 kecamatan.

“Saya menghimbau, dengan masih banyaknya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor masyarakat selalu kenakan masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan hindari keramaian,” tutupnya. (Andi).

80 Persen Hotel di Kawasan Puncak Bogor Telah Buka Kembali

BOGOR DAILY – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor, Budi Sulistyo mengungkapkan, sebanyak 80 persen hotel di kawasan Puncak Bogor kembali dibuka dimasa Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) Proposional.

“Hotel yang sudah buka itu tentunya sudah memenuhi standar protokol kesehatan Covid-19, dan sudah 80 persen hotel dan resto yang terdaftar di PHRI,” ujarnya, Minggu (14/6/2020).

Kata Budi sapaan akrabnya, walaupun hotel dan resto di kawasan Puncak Bogor sudah kembali buka, namun kondisinya masih sepi.

“Masih sepi, walaupun banyak kendaraan yang masuk ke kawasan Puncak, tapi masih sepi kita lihat,” katanya.

Pihaknya ke depan akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai hotel dan resto di kawasan Puncak Bogor yang sudah buka.

“Kita akan sosialisasi lagi kedepannya, mengenai hotel dan resto yang sudah buka dengan protokol kesehatan,” tutupnya. (Andi).

Endang Setyawati Ingatkan Bahaya Limbah Covid-19

BOGOR DAILY – Di tengah pandemic Covid-19, persoalan limbah beracun serta dampak penanganan virus mematikan itu, jadi perhatian serius Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Gerindra daerah pemilihan Jawa Barat III yang meliputi Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur.

Menurut Anggota Komisi IV, DR. Ir. Hj. Endang Setyawati Thohari Dess, M.Sc, penanganan limbah baik dari Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) seperti, Fasyankes RS Rujukan dan RS Darurat penanganan COVID-19.

“Kendati, dapat juga bersumber dari masyarakat atau Rumah Tangga seperti limbah masker bekas dan Alat Pelindung Diri (APD) bekas,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Hj. Endang menyampaikan bahwa pentingnya penanganan secara khusus limbah sampah, limbah beracun dan berbahaya (B3) infeksius Covid 19 pada Fasyankes secara Daring Webinar bersama KLHK (Dirjen PSLB3 KLHK RI), DLH Kota Bogor, Dinkes, dan Fasyankes di kota Bogor yang bertajuk Sosialissasi Penanganan Pengelolaan Sampah, Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) Infeksius Covid 19 Pada Fasyankes di Kota Bogor.

Hj. Endang juga memberikan secara simbolis APD, Dropbox, plastik pengumpul limbah B3 dan kendaraan pendukung penyemprotan desinfektan plus tanki serta pompanya kepada salah salah satu Fasyankes yaitu RS Milenia Kota Bogor pada Jum’at, (12/06/2020).

Nah, bicara menyoal limbah B3 Fasyankes Hj, Endang menegaskan, ini sesuai yang diatur dalam Permenlhk No. P-56/2015 di mana ada Langkah yang harus dipenuhi oleh setiap Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) seperti Puskesmas, rumah sakit ataupun labotarium klinis.

“Untuk Fasyankes, maka dalam melakukan pengemasan limbah, sebelumnya harus dilakukan pemilahan, penyemprotan disinfektan sebelum diikat hingga pengemasan menggunakan kantong berwarna kuning dan tertutup,”ungkap mantan Kepala Pusat Pembiayaan Pertanian, Kementerian Pertanian itu.

Selain itu, Hj. Endang bilang, penyimpanan limbah yang telah dipilah pun tak bisa sembarangan. Sebab, limbah tersebut harus disimpan di TPS Limbah B3 dengan masa simpan maksimal 2×24 jam dalam suhu normal.

“Sedangkan, untuk pengangkutannya harus dilakukan dengan menggunakan alat angkut tertutup serta seluruh kemasan dan alat angkutnya juga wajib disemprot dengan cairan desinfektan,”terang Hj Endang.

Sekedar informasi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, memiliki Standard Operasional Procedure (SOP) dalam pengelolaan limbah B3 Covid-19. Termasuk limbah B3 padat seperti masker bekas, sarung tangan bekas, perban bekas, tisu bekas, plastik bekas minuman dan makanan, kertas bekas makanan dan minuman, alat suntik bekas, set infus bekas, dan APD bekas.

“Adanya SOP tersebut, bertujuan untuk mendukung Fasyankes agar fokus meningkatkan pelayanan medis bagi masyarakat. Sistem monitoring kinerja fasilitas juga harus menjadi prioritas pemantauan KLHK,” ujar Hj. Endang sambil diselingi ungkapan terimakasih dan apresiasinya kepada KLHK. (*)

Weekend Survey di Adreena Village

BOGOR DAILY – Memiliki lokasi yang dekat dengan Cibubur membuat Adreena Village sangat diminati oleh para calon pembeli muslim seantero Jabodetabek.

Kontur lahan yang datar, udara yang masih cukup sejuk dan rindangnya pepohonan di wilayah Adreena Village membuat anda betah ketika survey eksklusif dengan langsung datang ke lokasi project member dari Komunitas Developer Property Syariah atau DPS tersebut.

Lokasi Adreena Village diapit oleh banyaknya perumahan-perumahan premium dari developer konvensional yang sudah memiliki nama besar, akan tetapi kepercayaan diri membuat tim Adreena Village tetap survive bersaing dengan competitor disekitarnya.

“Pede karena harga terjangkau, akses dekat, dan tentunya konsep penerapan yang murni syariah membuat kami jauh berbeda dengan pesaing disekitar kami.” ungkap Vinaya Pribadi, Owner Adreena Village.

Bila berbicara mengenai jalur angkutan umum pun, keluar dari Adreena Village kita akan menemui Jalan Raya dan persis didepan gerbang Taman Buah Mekarsari, tentunya akses angkutan umum 24 jam.

“Menjadi yang berbeda untuk kebaikan dan dakwah murni syariah itu sejuk dihati. Adreena Village mengembangkan hal tersebut dengan segala kelebihan yang ada mulai dari harga dan skema pembayaran yang menjauhkan anda dari Riba.” tutur Vinaya.

Kedepan harapan kami adalah project Adreena Village ini segera sold out total, sehingga kami sebagai pengembang dapat membuat project-project selanjutnya dengan tujuan utama dakwah menggerus laju ribawi yang dianggap biasa saat ini ditengah-tengah masyarakat, padahal ancaman dari dosa riba itu ngeri banget, jika bukan kita siapa lagi.

“Stok terbatas, ayo manfaatkan semangat ini untuk segera mengikuti proses survey online ataupun langsung datang ke kantor dan lokasi project kami di Adreena Village. Informasi click www.adreenavillage.net.” tutup Vinaya Pribadi.

(Red-BDN).