Wednesday, 8 April 2026
Home Blog Page 8148

Ansor Kab Bogor Minta Ridwan Kamil Tinjau Ulang Keputusan Protokol Kesehatan Untuk Ponpes

BOGOR DAILY – Ansor Kabupaten Bogor mendesak Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk meninjau ulang atas keputusan Gubernur nomor 443/kep.321-hukham/2020 tentang protokol kesehatan untuk Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes).

Bendahara Ansor Kabupaten Bogor, Amin Fajri menilai, keputusan Gubernur Jabar Ridwan Kamil sangat memberatkan atas poin ancaman sanksi pemerintah terhadap Ponpes yang ada di Bumi Tegar Beriman.

“Ansor meminta agar gubernur segera meninjau ulang kepgub itu, karena sudah mencederai lembaga pesantren. Gubernur atau pemprov terhadap pesantren itu kan mitra, bukan vertikal,” ujarnya, Minggu (14/6/2020).

Menurutnya kepgub itu mencerminkan lembaga pesantren berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat seperti halnya lembaga-lembaga sekolah menengah tingkat atas (SMA/SMK). Padahal, Ponpes tidak ada hubungan struktural dengan pemerintah.

Alih-alih turut membantu memenuhi kebutuhan pesantren terkait sarana protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19, Gubernur Ridwan Kamil malah meluncurkan keputusannya yang memberatkan seluruh pengelola pesantren di Jawa Barat tersebut.

“Seharusnya kepgub itu ketika diluncurkan juga mengkonfirmasi apa yang dibutuhkan pesantren, tidak seperti instruksi organisasi secara vertikal,” tegasnya.

Amin sapaan akrabnya menjelaskan, apa yang terjadi di hampir seluruh pondok pesantren saat ini adalah kekhawatiran para pengelola serta santri terpapar Covid-19. Sehingga, mayoritas mereka (Ponpes) menghentikan kegiatan belajarnya.

Munculnya keputusan gubernur ini kata Amir, justru semakin memperumit masalah yang menimpa setiap pondok pesantren, seperti banyak dikeluhkan para ustadz dan kiyai.

“Para kiyai menjadi khawatir, bahkan tidak sedikit yang jadi ketakutan dengan Pergub itu. Pesantren hari ini kosong santrinya, ketika mau masuk lagi tahun ajaran baru, ya sudah dengan masalah lah. Pesantren sudah banyak masalah, jangan sampai Kepgub ini menambah masalah,” tegasnya lagi.

Untuk diketahui, dalam keputusan Gubernur itu disebutkan, pesantren-pesantren di Jawa Barat harus membuat surat pernyataan kesanggupan yang berisi tiga poin diantaranya.

Brsedia untuk melaksanakan protokol kesehatan Penanganan Covid 19 dalam menjalankan aktivitas selama Pendemi Covid 19.

Bersedia untuk menyediakan sarana dan prasarana yang wajib diadakan berkaitan dengan prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan Pondok Pesantren.

Bersedia dikenakan sanksi sesuai ketentuan perundang-undangan, dalam hal terbukti melanggar Protokol Kesehatan Penanganan Covid-19. Surat pernyataan itu harus ditandatangani pihak pesantren di atas materai Rp.6.000. (Andi)

Update 14 Juni: Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kecamatan Cileungsi Tembus 63 Kasus

BOGOR DAILY – Jumlah kasus positif terinfeksi Virus Korona di Kabupaten Bogor terus meningkat. Bahkan, totalnya saat ini sudah mencapai 282 orang tersebar di 23 kecamatan.

Demikian diungkapkan Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah, Minggu (14/6/2020).

Syarifah menjelaskan, untuk peta penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor paling banyak berada di Kecamatan Cileungsi dengan jumlah 63 kasus, urutan ke dua di Kecamatan Gunung Putri sebanyak 37 kasus.

Sedangkan untuk di urutan ke tiga yaitu Kecamatan Cibinong 29 kasus, urutan ke empat di Kecamatan Bojonggede 25 kasus, urutan ke lima Kecamatan Tajurhalang sembilan kasus, urutan ke enam Kecamatan Ciampea delapan kasus.

Urutan ke sembilan Kecamatan Ciomas enam kasus, urutan ke 10 Kecamatan Sukaraja lima kasus, urutan ke 11 Kecamatan Babakan Madang, Tamansari sebanyak tiga kasus.

Kemudian urutan ke 12 Kecamatan Jonggol, Cigombong, Leuwisadeng, Leuwiliang, Citeureup dua kasus, urutan ke 14 Kecamatan Cariu, Sukamakmur, Klapanunggal, Caringin, Gunungsindur, Ciseeng, Rumpin dan Jasinga satu kasus.

“Dari 282 kasus positif ada sebanyak 59 sembuh, 16 meninggal, dan positif aktif masih menjalani isolasi di RS rujukan ada 205 orang, untuk Kecamatan Cileungsi paling banyak ada di klaster Pasar Cileungsi 26 kasus,” jelasnya.

Data yang dihimpun Bogordaily.net, terdapat 259 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 333 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 120 orang meninggal berstatus PDP.

“Saya menghimbau, dengan masih banyaknya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor masyarakat selalu kenakan masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan hindari keramaian,” tutupnya. (Andi).

Aktris Kristen Bell Syok, Video Pornonya Beredar di Internet

BOGORDAILY.net – Aktris Kristen Bell syok setengah mati saat melihat wajahnya digunakan dalam video-video porno yang ada di internet.

Aktris 39 tahun itu sampai tak bisa berkata-kata saat suaminya, Dax Shepard mengatakan kalau wajahnya digunakan untuk deepfakes.

Deepfakes sendiri adalah sebutan yang digunakan komunitas online untuk mendeskripsikan wajah seseorang yang disisipkan ke tubuh wanita lain untuk tujuan video porno.

“Aku syok karena ini wajahku dan milikku. Sulit untuk memikirkan hal tersebut, bahwa aku dieksploitasi. Kami bicara banyak hal soal izin dan aku tak mengizinkannya. Jadi ini enggak benar,” ucap Kristen Bell dari laman Aceshowbiz, Jumat, 12 Juni 2020.

Meski di sejumlah video terdapat disclaimer yang mengatakan bahwa orang yang ada di video porno bukanlah Bell, bintang Frozen itu tetap tak menerimanya.

“Walaupun kalau itu dilabeli dengan kalimat ‘Ini bukan orang yang sebenarnya’, tetap saja sulit. Aku harap internet bisa lebih bertanggung jawab dan lebih baik.” kata dia.

Kristen Bell juga mengatakan kalau ia merasa punya tanggung jawab untuk speak out mengenai isu ini. Walaupun ia curiga kalau banyak artis-artis wanita lainnya tak mau bicara banyak mengenai hal tersebut.(*)

Kalah di MA soal I’am Geprek Bensu, Ternyata Begini Kelakuan Ruben Unsu Tehadap Mantan Partnernya

BOGORDAILY.net – Nama Ruben Onsu kini tengah menjadi perbincangan publik setelah Mahkamah Agung (MA) menolak gugatan artis Ruben Onsu atas kepemilikan merek dagang dengan nama Geprek Bensu.

Pembatalan ini dilakukan MA dengan meminta langsung kepada Direktorat Merek dan Indikasi Geografi dan Direktorat Jenderal Hak dan Kekayaan Intelektual di Kementerian Hukum dan HAM agar turut membatalkan pendaftaran merek tersebut.

Sebelum polemik ini membesar nyatanya ada keterlibatan Ruben Onsu dan jordi Onsu dalam jalannya bisnis I Am Geprek Bensu.

Pihak I Am Geprek Bensu membeberkan awal mula keterlibatan Jordi Onsu dan Ruben Onsu dalam bisnis mereka. Bermula pada awal tahun 2017, I Am Geprek Bensu mulai membuka outlet pertamanya di Pademangan, Jakarta Utara.

Saat itu, adik dari Ruben Onsu yang merupakan sahabat dari Stefani Liviu selaku owner I Am Geprek Bensu mengajak kerja sama.

“Mulainya klien saya Stefani membuka I Am Geprek Bensu awal tahun 2017. Jordi, adiknya Ruben Onsu sahabat klien saya mengajak kerja sama. Dia bersedia menjadi manager operasional,” kata Eddie Kusuma kuasa hukum dari I Am Geprek Bensu ditemui di kawasan Pademangan Jakarta Utara, seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari KH Infotaiment pada 12 Juni 2020.

Setelah pemilik I Am Geprek Bensu bersedia untuk bekerjasama dengan Jordi Onsu, saat itu lah Jordi menyarankan agar sang kakak menjadi brand ambassador I Am Geprek Bensu.

“Masuk jadi manajer operasional, dia usulkan supaya saudaranya Ruben Onsu bisa jadi duta promosi, akhirnya dikasih kesemptan,” tutur Eddie.

Bergabungnya Ruben Onsu dalam bisnis itu nyatanya membawa dampak positif, dalam kurun waktu singkat outlet I Am Geprek Bensu mulai menjamur diberbagai kota.

“Kemudian tiga bulan kemudian naik besar penjualannya bisa sampai 40 outlet,” tambah Eddie.

Melihat celah dari kesuksesan tersebut, Ruben Onsu memutuskan untuk berhenti menjadi Brand Ambassador dari perusahaan tersebut.

Tak berhenti disitu, Ruben dan adiknya Jordie Onsu mulai membuka usaha serupa dengan menuliskan nama Bensu sebagai merek dagangnya.

Tak tanggung-tanggung, kedua bersaudara itu pun mengklaim nama Bensu merupakan merek dagang milik Ruben Onsu dan meminta Stefani merubah merek dagangnya.

“Jadi awalnya dia minta untuk brand ambassador itu 30 persen mereka minta di meeting Rubennya meminta kita ngasih 50 persen. Ternyata dua hari kemudian mereka nggak mau gabung lagi sama kita dan mau buka sendiri, dua hari kemudian datang somasi, dia putuskan sepihak bahwa itu punya dia. Kan itu keterlaluan,” ujar Stefani menambahkan. (*)

Undang KD-Raul, Podcast Deddy Corbuzier Dibanjiri Dislike

BOGORDAILY.net – Podcast Deddy Corbuzier kali ini dibanjiri dislike, setelah dia mengundang pasangan KD dan Raul Lemos.

Deddy Corbuzier mengundang Krisdayanti bersama sang suami yang bernama Raul Lemos ke dalam podcast-nya. Dalam kesempatan tersebut, KD dan Raul memberi klarifikasi setelah menjadi bahan cibiran netizen.

Raul menjelaskan bahwa ia tak pernah menujukan sindiran yang ia tulis kepada putri kandung KD, Aurel Hermansyah. Pria asal Timor Leste tersebut juga mengaku hanya melindungi KD dari orang-orang yang menyakiti sang istri.

Selain itu, KD juga menceritakan bahwa ia selama ini berusaha menjaga komunikasi dengan Aurel dan Azriel Hermansyah. Mantan istri Anang Hermansyah tersebut juga menepis tudingan bahwa dirinya tak lagi menyayangi Aurel dan Azriel.

Video podcast Deddy bersama KD dan Raul tersebut langsung ramai ditonton hingga lebih dari 400 ribu viewers saat berita ini ditulis. Kendati berusaha menengahi konflik antara KD dengan kedua anaknya, Deddy justru mendapatkan respons negatif dari netizen.

Hal ini terlihat dari jumlah dislike atau yang tidak menyukai video podcast Deddy lebih tinggi daripada yang menyukainya. Banyak netizen menyayangkan Deddy mengundang KD dan Raul yang justru sibuk membela diri, daripada menyelesaikan masalah dengan Aurel dan Azriel.

Bahkan psikolog anak Kak Seto turut berkomentar di podcast Deddy sambil memberikan peringatan kepada KD dan Raul. Menurut Kak Seto, ia mengerti kondisi psikis Aurel setelah KD dan Anang bercerai.

“Saya kenal Dek Aurel. Pernah di titip kan ke saya pada saat Mas Anang dan Mbk KD bercerai. Saya rasa harusnya seorang ibu apalagi ibu kandung lebih mengerti kondisi anak. Disini saya sangat menayangkan sikap Mbak KD dan Raul Gonzales,” bunyi komentar Kak Seto. “Seharusnya lebih baik bertemu dengan pihak Mas Anang dan keluarga untuk membuat klarifikasi agar masalah cepat terselesaikan. Di sini hanya akan membuat suasana menjadi memanas. Masih saya pantau,” ujarnya. (*)

Ipar SBY, Meninggal Dunia

BOGORDAILY.net – Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Pramono Edhie Wibowo meninggal dunia pada Sabtu (13/6/2020) malam.

Pramono Edhie dikabarkan tutup usia di RSUD Cimacan, Cianjur, Jawa Barat.

Kabar duka tersebut disampaikan oleh mantan Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik, Sabtu malam.

“Innalillahi wainailaihi rojiun, telah meninggal dunia malam ini Bapak Pramono Edhie Wibowo di RS Cimacan. Informasi selanjutnya akan disampaikan kemudian,” ujar Rachland sebagaimana dikutip dari pesan singkat seperti dikutif dari Kompas.com.

Almarhum yang merupakan ipar Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu dikabarkan meninggal pukul 19.45 WIB.

Pramono Edhie Wibowo merupakan adik dari Ani Yudhoyono. Keduanya merupakan anak dari tokoh militer Letjen TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo.

Diketahui, Pramono Edhie lahir di Magelang, Jawa Tengah, 5 Mei 1955.

Dia pernah menjabat sebagai Panglima Kostrad dan Pangdam III Siliwangi. (*)

Update Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh di Kabupaten Bogor 13 Juni

BOGOR DAILY – Jumlah pasien positif terinfeksi Virus Korona terus bertambah setiap harinya. Namun, harapan untuk menyembuhkan juga terus digelorakan oleh Pemerintah Pusat, Provinsi, maupun Daerah.

Kali ini Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mengumumkan terdapat tiga kasus positif sembuh per hari Sabtu (13/6/2020) malam.

“Alhamdulillah setelah kemarin-kemarin positif di Kabupaten Bogor terus bertambah, kali ini ada tiga kasus positif sembuh,” disampaikan Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah, Sabtu (13/6/2020) malam.

Ke tiga pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh diantaranya, perempuan 23, 1,5 tahun asa Cileungsi dan laki-laki 44 tahun asal Cileungsi.

“Ke tiga pasien yang sembuh itu merupakan warga Cileungsi yang sudah menjalani isolasi di RS rujukan Covid-19,” ujarnya.

Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor juga menyampaikan, terdapat satu kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia yaitu, laki-laki 71 tahun asal Leuwiliang.

“Saya menghimbau, dengan masih banyaknya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, masyarakat selalu kenakan masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan hindari keramaian,” ucap Jubir Covid-19 Kabupaten Bogor dalam pesan tertulisnya.

Data yang dihimpun Bogordaily.net, terdapat 259 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 333 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 120 orang meninggal berstatus PDP, total positif Covid-19 sebanyak 282, sembuh 59, meninggal 16, positif aktif 205. (Andi).

Top Banget..Mahoni Residence Depok Sajikan Akses dan Fasilitas Serba Dekat

Bogor Daily – Medina Residence Group dengan bangga mempersembahkan Cluster Mahoni Residence yang berada di Beji, Kota Depok. Cluster dengan penerapan skema murni syariah dalam proses jual beli dan pengelolaannya tersebut memiliki desain rumah splits level, dengan mezzanine terlihat megah dan mewah.

Dijelaskan langsung oleh Henny Trisnowati selaku Manager Marketing Mahoni Residence Depok kepada Bogor Daily, keutamaan project ini dekat dengan berbagai macam akses dan fasilitas di Kota Depok. Dirinya sangat percaya diri bahwa masyarakat muslim yang ingin tinggal di Depok pasti tidak akan ragu untuk memilih Mahoni Residence Depok sebagai hunian atau investasi amannya.

“Dengan mengusung konsep murni syariah, ini adalah solusi keberkahan dan solusi investasi yang tetap bertahan tegak dikala pandemi saat ini.” papar Henny.

Mahoni Residence Depok memiliki akses yang dekat dengan berbagai macam fasilitas seperti dekat dengan sekolah-sekolah Islam ternama, dekat dengan Universitas Indonesia (UI), dekat dengan Puskesmas, dekat dengan dua Masjid besar yaitu Masjid Assalam dan Masjid Al Muqorrobin Beji, 10 menit ke RS Graha Ibu Kukusan, 10 menit ke Stasiun Depok Baru, 10 menit ke pintu Tol Kukusan, 10 menit ke Pasar Baru Depok dan hanya berjarak 15 menit ke pusat Kota Depok yaitu Margonda.

“Mahoni Residence Depok menyediakan Rumah Tahfidz didalam lokasi, sebagai wadah dakwah dan pendidikan islam, sekaligus mencetak generasi qur’ani.” ungkap Henny

Dibantu sangat dari sisi keutamaan akses dan fasilitas, minat masyarakat membeli unit rumah di Mahoni Residence Depok pun terus meningkat, terbukti dengan hanya menyisakan sekitar 50 persen dari total unit rumah yang masih available.

“Informasi detail bisa click di www.mahoniresidence.com atau bisa hubungi langsung tim Marketing kami di nomor 0857 1556 6716. Tunggu apalagi manfaatkan waktu anda untuk segera survey.” pungkasnya.

(Red-BDN).

Ngumpet di Puncak saat Pandemi Corona, 21 WNA Cina Digrebeg Petugas

BOGORDAILY.net – Di tengah Pandemi Corona, puluhan Warga Negara Asing dari Cina ngumpet di salah satu villa di puncak. Namun, mereka ketahuan dan digrebeg petugas imigrasi, selain membuat kegaduhan, mereka juga tidak memiliki dokumen keimigrasian alias ilegal.

Imigrasi Bogor bersama petugas kepolisian menggerebek Vila Rehan yang berada di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (12/6) malam. Sebanyak 21 orang WN China diamankan dalam penggerebekan tersebut.

“Semuanya 21 satu orang diamankan di Imigrasi. Mereka yang 20 laki dan 1 perempuan, berasal dari negara China,” ungkap Kepala Seksi Pengawas dan Penindakan Keimigrasian Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor, Alvian Bayu, Sabtu (13/6).

Alvian mengungkapkan penggerebekan ini dilakukan usai pihaknya mendapat laporan dari warga, terkait aktivitas mencurigakan dari para WN China. Selain itu, warga sekitar juga merasa terganggu karena kegaduhan yang ditimbulkan.

Saat penggerebekan, kata dia, para WN China tersebut tidak memiliki kelengkapan dokumen keimigrasian. Bahkan, mereka tak bisa menunjukkan paspor ke petugas Imigrasi.

“Karena tidak ditemukan dokumen keimigrasian, maka diamankan ke kantor Imigrasi untuk pendalaman lebih lanjut,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, dalam penggerebekan itu, petugas juga menemukan puluhan laptop dan ratusan handphone. Penemuan barang bukti ini kini masih diselidiki.

Alvian juga belum mengungkapkan berapa lama WNA itu tinggal di vila tersebut.

“Saat ini sedang dalam penyelidikan oleh polisi gabungan dengan Timpora (Tim Pengawasan Orang Asing). Bagi Imigrasi, yang fatal karena tidak ada dokumen keimigrasian yang ditemukan saat dilakukan pemeriksaan,” kata Alvian.

Sementara, terkait dengan protokol kesehatan, Alvian mengatakan para WN China tersebut sudah diminta menjalani rapid test COVID-19. Hasil rapid test para WN China tersebut dinyatakan negatif.

“Sudah dilaksanakan rapid test juga oleh pihak Dinas Kesehatan, hasilnya negatif,” tutur Alvian. (*)

Syarat Mal Dibuka, Pramuniaga Harus Sehat

BOGOR DAILY- Pusat perbelanjaan atau mal di Kota Bogor pada saat dibuka nanti harus siap menerapkan protokol kesehatan. Selain itu para pramuniaga harus ada jaminan dalam kondisi sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan, mal boleh dibuka setelah ada persetujuan dari Pemerintah Kota Bogor. Kemudian mal juga harus memenuhi syarat-syarat protokol kesehatan.

Syarat protokol kesehatan itu, kata dia, baik fasilitas di luar dan di dalam mal, fasilitas screen atau layar bening yang membatasi antara pengunjung dan pramuniaga, penggunaan masker dan face shield oleh pramuniaga, hingga jaminan sehat yang dibuktikan dengan hasil tes cepat (rapid test) atau tes usap (swab test) negatif.

“Ini untuk menjamin situasi di mal sehat,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, Pemkot Bogor mengizinkan pusat perbelanjaan atau mal dibuka jika pengelolanya telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan menyediakan fasilitas ruangan yang disesuaikan dengan standar protokol kesehatan.

“Ada beberapa mal yang sudah mengajukan izin untuk bisa beroperasi lagi,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, ketika meninjau Mal BTM, di Jalan Juanda, Kota Bogor, Selasa (9/6), yang mengajukan izin untuk beroperasi lagi.

Mal itu antara lain Mal BTM, Botani Square, Lippo Plaza Ekalokasari, Lippo Plaza Kebun Raya, Bogor Junction, dan Yogya Plaza.