Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 8163

Disebar Mantan Pacar, Foto Toples Mahasiswi Cantik Hasil Screenshot Beredar

BOGORDAILY.net – Sakit hati, seorang pemuda menyebar foto toples pacarnya sendiri.

Pria itu adalah IA (24) ditangkap oleh polisi setelah melakukan video call dengan pacar.

Pria tersebut merupakan warga Ajibarang, Banyumas.

Ia telah ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyumas, atas dugaan penyebaran foto-foto telanjang kekasihnya yang dirilis Jumat, (29/5/2020) lalu.

Tersangka yang merupakan masih seorang mahasiswa tersebut terancam dengan hukuman 12 tahun penjara.

Kapolresta Banyumas, Kombespol Whisnu Caraka bersama Kasatreskrim, AKP Berry menuturkan, jika kasus berawal dari panggilan video AA dengan kekasihnya pada 20 Desember 2019 sekira pukul 18.00 WIB.

Sebut saja si mawar ‘bukan nama sebenarnya’ (23) warga Wangon, Banyumas melakukan Videocall dengan tersangka.

Saat itu tersangka meminta korban membuka bajunya, dan dituruti oleh korban.

Namun pada saat telanjang, tersangka secara diam-diam melakukan tangkapan layar (screenshot) terhadap panggilan tersebut tanpa sepengetahuan korban.

Berkas perkara kasus penyebaran foto telanjang Mawar (23) warga Wangon yang dilakukan mantan pacarnya IA (24) warga Ajibarang sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Purwokerto.

“Berkas tahap pertama sudah dilimpahkan ke kejaksaan,” ujar Kasatreskrim Polresta Banyumas, AKP Berry seperti dikutif dari TribunBanyumas.com, Kamis (4/6/2020).

Tersangka akan dijerat Pasal 35 juncto Pasal 29 Undang-undang (UU) Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi atau Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE.

“Tersangka terancam 12 tahun penjara,” tandasnya.

Pihaknya menambahkan jika peristiwa tersebut bermula saat IA yang masih tercatat sebagai mahasiswa ini menjalin hubungan dengan AA (23).

Diketahui bahwa tersangka yang saat itu berpacaran dengan korban melakukan video calldan meminta korban untuk telanjang dan korban menuruti tersangka.

“Kejadiannya pada 20 Desember 2019.
Ternyata tanpa sepengetahuan korban, tersangka men-capture video call tersebut,” tambahnya.

Namun setelah itu, tersangka dan korban putus hubungan.

Karena sesuatu hal tersangka merasa kecewa dan sakit hati, sehingga mencetak foto screenshot video call korban yang dalam kondisi telanjang.

Foto yang sudah dicetak itu kemudian dimasukkan ke dalam amplop dan disebarkan kepada keluarga korban.

Bahkan tersangka juga sempat menyebarkan hasil tangkapan layar video call kepada teman korban melalui facebook. (*)

Dwi Sasono Dibekuk Polisi, Widi Mulia Disebut Dapat Cobaan Berat

BOGORDAILY – Aktor Dwi Sasono diamankan pihak Polres Metro Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Sang istri, Widi Mulia, pun belum terlihat menjenguknya.

Sebagai sahabat Widi, Cynthia Lamusu mengaku telah memberikan dukungan. Ia merasa hal yang dialami Widi saat ini sangat berat.

“Kalau aku pribadi ya sesama perempuan ya, makanya aku support Widi karena ini satu hal yang berat sekali,” ujar Cynthia saat ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2020).

Widi disebut harus tetap menjaga moodnya untuk tetap terlihat baik-baik saja di depan anak-anaknya. Cynthia pun berharap masalah yang menimpa Widi dan Dwi cepat terselesaikan.

“Dia harus tetap menjaga moodnya, ya anak-anak di rumah. Kita memang mikirin kondisi di rumahnya dia. Mudah-mudahan ya cepat selesai,” tutur Cynthia.

Diakui Cynthia, ia akan menjenguk Widi setelah semuanya mereda. Cynthia pun memberikan waktu untuk Widi menenangkan pikirannya dahulu.

“(Jenguk Widi) Iya. Tapi kan ya itu tadi, kita kasih spare waktu, ini kan musibah ya. Jadi kita berikan mereka waktu dulu biar tenang dulu,” tutupnya.

Commuter Line Tambah Jam Operasional hingga Jam 8 Malam

BOGOR DAILY- PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menambah jam operasional KRL Jabodetabek menjadi pukul 04.00-20.00 mulai Jumat, 5 Juni 2020 besok. Hal ini sejalan dengan kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang mulai melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan sejumlah wilayah lain yang telah menyelesaikan masa PSBB.

VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba, mengatakan, mulai Jumat besok keberangkatan kereta-kereta pertama dari wilayah penyangga DKI Jakarta dijadwalkan pada pukul 04.00 WIB. Sementara keberangkatan kereta-kereta terakhir dari stasiun di wilayah DKI Jakarta pada pukul 20.00 WIB.

“Pintu stasiun-stasiun di wilayah DKI Jakarta yang sebelumnya ditutup pada pukul 18.00 mulai besok akan ditutup pukul 20.00 WIB,” ujar Anne dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/6/2020). (Baca juga: Hadapi New Normal, KCI Larang Balita Naik KRL)

Dalam operasional di masa PSBB transisi ini PT KCI akan mengoperasikan 892 perjalanan KRL. Jumlah ini bertambah dari masa PSBB sebelumnya yaitu 784 perjalanan KRL setiap harinya. Adapun untuk jumlah rangkaian yang beroperasi, Anne menyebut masih tetap sama, yaitu 88 rangkaian per hari.

Dengan jam operasional yang sudah diperpanjang, PT KCI mengajak para pengguna KRL untuk semakin disiplin mengikuti pengaturan physical distancing yang ada. Saat berada di stasiun para pengguna tidak perlu khawatir hingga memaksakan diri naik ke dalam KRL yang telah penuh, karena jam operasional yang diperpanjang dan frekuensi kereta yang terjaga.

“Bahkan dalam kondisi ada kepadatan pengguna melebihi biasanya, PT KCI siap menjalankan jadwal kereta tambahan agar tetap memungkinkan untuk menjaga jarak aman diantara pengguna,” katanya. (Baca juga: Mulai Sore Ini KCI Tambah 60 Jadwal KRL Jabodetabek)

Pada awal masa PSBB transisi ini jumlah pengguna di dalam KRL juga masih mengacu pada aturan sebelumnya yaitu 35% dari kapasitas pengguna. PT KCI selanjutnya akan mengikuti aturan terbaru dari pemerintah terkait kapasitas pengguna ini.

Jadwal perjalanan KRL masa PSBB transisi akan tidak jauh berbeda dengan yang berlaku selama ini, hanya jam operasional pada sore hari lebih panjang. Jadwal KRL masa PSBB transisi selengkapnya akan segera diunggah pada media sosial resmi PT KCI di @commuterline dan website www.krl.co.id.

“Kami terus ingatkan agar rekan Commuters semakin disiplin dalam menggunakan KRL, menggunakan masker, cek suhu tubuh, cuci tangan di wastafel stasiun yang sudah disiapkan dan tetap jaga jarak dengan mematuhi marka yang ada di stasiun dan krl. Disiplin dan gotong royong sangat diperlukan agar kita bisa melawan penyebaran virus ini,” tukasnya. (Baca juga: PSBB di Jakarta Diperpanjang, Juni Masa Transisi)

Sementara itu, kepadatan di KRL Commuter Line kembali sulit dielakkan. Salah satu pengguna KRL relasi Jakarta-Bogor, Ahmad, sempat membagikan moment saat gerbong yang ia naiki petang tadi penuh sesak.

Tampak dalam gerbong penumpang tidak lagi mempedulikan physical distancing. Menurut dia, mau tidak mau pengguna KRL harus rela berdesakan karena jam operasional hanya hingga pukul 18.00 WIB.

PT KCI mengakui dalam tiga hari terakhir terjadi peningkatan jumlah pengguna sekitar 10-13% dibanding pertengahan masa PSBB. “Bila sebelumnya PT KCI melayani 200 ribu-220 ribu pengguna, pada tiga hari terakhir jumlahnya mencapai 240 ribu hingga 160 ribu pengguna,” kata Anne Purba.

4 Juni 2020, Tak Ada Kasus Positif Covid-19

BOGOR DAILY – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menyebutkan pada Kamis (4/6/2020) ini, tidak ada kasus positif terinfeksi Virus Korona.

Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah mengatakan, jumlah positif warga Bumi Tegar Beriman yang terinfeksi Virus Korona sampai saat ini sebanyak 221 orang.

Akan tetapi dirinya menyebutkan, terdapat dua kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dikabarkan meninggal dunia berjenis kelamin perempuan hari ini.

“Hari ini zero positif (Tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19), hanya saja ada dua PDP meninggal yaitu, perempuan usia 64 tahun asal Cileungsi, dan perempuan usia 10 tahun asal Jasinga,” katanya.

Kemudian, saat ini ada 240 Orang Dalam Pantauan (ODP), 314 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan meninggal status PDP sebanyak 109 orang. Sementara, untuk jumlah kasus positif Covid-19 ada 221 orang, sembuh 49 orang, meninggal 15 orang, dan positif aktif saat ini ada 155 orang .

Sebab saat ini kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor masih meninggat walaupun pada hari ini tidak ada penambahan, oleh karena itu Syarifah menghimbau, agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan memakai masker. (Andi).

Dewan Soroti Empat Instansi Pemkab Bogor

BOGOR DAILY- DPRD Kabupaten Bogor saat ini sedang fokus pemantauan ke empat instansi pemerintahan Bumi Tegar Beriman, hal itu diungkapkan oleh pentolan DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, Kamis (4/6/2020).

“Kita saat ini fokus membahas empat dinas yaitu dinas kesehatan, dinas sosial, dinas pendidikan, hingga dinas perdagangan dan perindustrian. Nanti akan diminta ekspos oleh setiap komisi. Hasilnya akan dibawa ke dalam rapat pimpinan, baru kemudian dipastikan langkah selanjutnya,” katanya.

Menurut politisi Gerindra ini, DPRD menilai banyak kesimpangsiuran dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor oleh empat instansi tersebut.

“Dalam Rapat Banmus (Badan Musyawarah) belakangan ini diputuskan bahwa, seluruh unsur komisi akan menggelar rapat dengar pendapat dengan seluruh stakeholder atau SKPD yang menjadi leading sector dalam setiap divisi,” ucapnya.

Ia menjelaskan, DPRD ingin menjalankan fungsi kontrol. Pasalnya, anggaran yang dimiliki Pemkab Bogor untuk penanganan Covid-19 sangat besar dan sampai saat ini dewan belum sama sekali mendapatkan laporan kerja selama pemberlakuan PSBB.

“Kasihan masyarakat, jangan sampai dirugikan. Makanya, kita ingin ambil langkah sedikit tegas. Karena itu satu-satunya yang bisa kita lakukan,” tegasnya.

Rudy berharap, untuk distribusi bantuan sosial bagi masyarakat pada tahap kedua menjadi satu pintu, dan dalam bentuk uang tunai yang bisa dirasa akan lebih cepat dan mudah untuk pendistribusian.

“Datanya harus valid dulu. Supaya tepat sasaran dan diterima oleh yang benar-benar membutuhkan. Kan selama ini ada dari pemerintah pusat, presiden, pemerintah provinsi dan Pemkab Bogor. Kalau itu jadi satu pintu tentunya tidak akan seperti ini,” tutupnya. (Andi).

Pemkot Bogor Batalkan New Normal

BOGOR DAILY – Setelah melakukan pembahasan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengenai kelanjutan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), melalui konferensi pers online Pemkot Bogor secara tegas membatalkan penerapan New Normal (Kenormalan Baru), yang rencananya akan dilakukan pada 5 Juni 2020.

“Kita putuskan untuk Kota Bogor kembali diperpanjang PSBB Proporsional, nah saat ini tentunya berbeda dengan PSBB tahap pertama sampai ketiga, dan akan dilakukan penguatan-penguatan dari aspek pengawasan dan edukasi, dan ini merupakan keputusan Forkopimda,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya melalui konferensi pers online, Kamis (4/6/2020).

Politisi PAN ini menjelaskan, pada PSBB Proporsional ini juga tentunya akan dilakukan penguatan di tingat Rukun Warga (RW) setiap kelurahan yang ada di Kota Bogor.

“Penerapan New Normal butuh waktu yang cukup panjang dan kami memutuskan untuk PSBB Proporsional dilaksanakan 14 hari kedepan,” jelasnya.

Menurut dia, jika New Normal diterapkan tentunya masih banyak catatan yang harus diperbaiki oleh Pemkot Bogor dalam menanganai pandemi Covid-19 ini. Akan tetapi, pada PSBB Proposional ini pihaknya memperbolehkan sektor ekonomi non pangan, tempat ibadah, hotel dan rumah makan untuk kembali buka.

“Tapi masih banyak pelaku usaha itu yang tidak mengindahkan anjuran dari kami (Pemkot Bogor), maka dari itu butuh waktu untuk melakukan pembenahan, saya minta agar terapkan protokol kesehatan seperti cuci tangan, jaga jarak, pakai masker dan menghindari kerumunan dan satu lagi batas orang hanya 50 persen dari kapasitasnya,” tuturnya.

Ia menambahkan, kedepan Forkopimda Kota Bogor bersepakat akan melakukan pengawasan lebih ketat lagi dan edukasi kepada publik.

“Kota Bogor harus belum menerapakan New Normal, tapi kita sepakat kedepan melakukan penguatan pengawasan usaha, dan waktu PSBB Propesional ini juga masa dimana menuju inkubasi kenormalan baru,” tukasnya. (Andi).

Pandji Pragiwaksono Berhaarap Pelaku Seni Berani di Masa New Normal

BOGORDAILY – Pandji Pragiwaksono punya keyakinan dunia entertainment bisa kembali menggeliat di tengah new normal. Sebab, menurutnya ada beberapa bukti.

“Gue agak susah untuk objektif, gue tadinya mau percaya di masa ini entertainmet jadi pilihan terakhir karena orang simpen duit untuk kebutuhan primer. Tapi sebaliknya, orang tuh rindu sama hiburan, ini agak nggak logis, tapi kerinduan untuk hiburan, baik virtual atau audio fisik jadi besar,” ungkap Pandji Pragiwaksono di program d’rooftalk detikcom.

Menurutnya, berbagai pertunjukan seni harus terus beradaptasi. Terlebih, ia juga percaya konsumsi untuk hiburan tak pernah surut.

“Mungkin saat ini asumsi umum entertainment akan ditinggal tapi keinginan orang untuk konsumsi hiburan berbayar itu nggak surut. Ini menarik, kalau teman di entertainment itu sebenarnya nggak bakal susah, kalau nunggu seperti kemarin, gue khawatir itu nggak bakal balik,” ujarnya.

Pandji Pragiwaksono berharap banyak rekan-rekan di dunia seni untuk bergerak.

“Gue ngerasa, kayaknya. Banyak temen untuk melihat kita untuk berani beradaptasi. Kalau nggak dimulai inisiatif temen-temen untuk menyesuaikkan diri, yang lain yang lebih konserpatif itu nggak bisa ukur untuk melihat. Butuh keberanian, mungkin ada yang dikorbanin waktu dan uang, mungkin kalau sudah dijalani ada yang ngikut kita,” ujarnya.

Deddy Corbuzier Bangga Jadi Warga Negara Indonesia

BOGORDAILY – Presenter Deddy Corbuzier mengunggah video beberapa orang yang menyanyikan lagu ‘Indonesia Pusaka’.

Video tersebut diunggahnya di Instagram miliknya. Dalam video tersebut, terdapat Joko Widodo hingga mendiang Abdurrahman Wahid.

Atas unggahannya itu, Deddy mengucapkan rasa bangganya menjadi warga negara Indonesia.

“Ini bukan video saya, saya menemukan ini dan saya tonton berulang ulang.. Sedih.. Bangga.. Jadi warga Indonesia.. Indahnya ketika semua elemen bangsa bersatu dari Hulu ke hilir..” tulis Deddy dalam keterangan video.

Deddy pun menjelaskan selama ini pemimpin Indonesia tak ada yang memiliki kesempurnaan. Namun, ia percaya semuanya telah berusaha membela bangsanya.

“Kita sadar… Tak ada satupun manusia, pemimpin mana pun di dunia yang sempurna.. Yang suci bersih tanpa titik dosa.. Gitu pula kita rakyat nya…” lanjut Deddy.

“Tapi saya yakin mereka semua membela bangsa nya…” sambungnya.

Indocement Kontrol Imunitas 11.164 Balita di 12 Desa

BOGOR DAILY – Sebanyak 11.164 balita di 12 desa yang ada di Kecamatan Cileungsi dan Gunungputri mendapat perhatian dari PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk. Lewat program Corporate Social Responsibility (CSR), seluruh balita mendapat pengecekan dalam hal imunitas.

“Kondisi pandemi Covid-19 saat ini masih terus mewabah. Sehingga program tersebut dirasa sangat diperlukan untuk mengurangi risiko penularan virus pada balita yang menjadi salah satu golongan rentan tertular virus apapun,” kata Corporate Social Responsibility & Security Division Manager, Sahat Panggabean. Kamis (4/6/2020).

Menurutnya, ada beberapa hal yang dapat melemahkan sistem imun sebagai daya tahan tubuh seseorang yakni faktor gizi, penyakit, bahkan obat-obatan tertentu. Maka dari itu fungsi sistem imun, kata dia, sangat perlu dijaga agar anti body tetap stabil atau kuat.

“Program PMT merupakan program rutin dilaksanakan pihaknya setiap tahun. Pada periode Mei 2020 bantuan PMT fokus untuk 21 anak balita dengan kondisi khusus,” tuturnya.

Dia meminta agar semua unsur masyarakat baik perusahaan lain, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan pemerintah turut memberikan perhatian khusus kepada anak-anak di wilayahnya masing-masing.

“Mengingat jika anak dengan imunitas rendah menjadi sangat rentan tertular penyakit yang menyerang saluran pernapasan, maka dari itu dimulai sekarang kita perhatikan anak-anak, karena anak merupakan cerminan masa depan,” tutupnya. (Andi).

Perolehan Pajak di Gunungputri Anjlok

BOGOR DAILY – Akibat adanya pandemi Virus Korona atau Covid-19 di Kabupaten Bogor membuat beberapa sektor perekonomian di Bumi Tegar Beriman menciut. Walaupun, saat ini pemerintah Jokowi-Ma’ruf tengah fokus untuk mengatasi krisis di bidang kesehatan, sosial dan keuangan di Indonesia.

Seperti yang saat ini terjadi pada sarana pemerataan pendapatan warga negara dan sumber dana pembangunan bagi pemerintah yaitu pajak di Kabupaten Bogor, mengalami penurunan drastis sejak pandemi Covid-19 melanda dari bulan April sampai Mei 2020.

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pajak Gunungputri mencatat, sumber penurunan pendapatan dari sektor pajak terjadi penurunan sejak pemerintah mewajibkan sistem Work From Home (Kerja dirumah) dan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Kami mencatat penurunan pendapatan dari sektor pajak secara signifikan terjadi pada Restoran, Hiburan, Hotel, dan Parkir, setelah PSBB ini berlaku sejak dua bulan kebelakang (April-Mei),” kata Kepala UPT Pajak Gunungputri, Rani Siti Nur Aini, Kamis (4/6/2020).

Menurut wanita yang masih lajang ini, UPT Pajak Gunungputri yang juga menaungi wilayah Cileungsi ini, akan melakukan beberapa strategi agar kembali pulih. Akan tetapi tetap menunggu atensi dari Pemkab Bogor jelang New Normal (Kenormalan baru).

“Upaya terbaru yang dilakukan UPT Pajak Gunungputri yaitu kembali dilaksanakannya pelayanan pembayaran PBB melalui mobil keliling ke desa-desa atau perumahan. Petugas pajak juga saat bekerja dilengkapi dengan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah,” jelasnya.

Dia berharap, kondisi semasa pandemi ini dapat segera berakhir. Seluruh masyarakat di berbagai wilayah tetap diberikan kesehatan dan terhindar dari penularan covid – 19.

“Yang jelas semoga wabah ini cepat berlalu dan semua kembali normal, tapi tetap harus gunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak, serta hindari kerumunan,” tutupnya.

Untuk diketahui, Pemkab Bogor kembali memperpanjang PSBB Proposional selama 14 hari kedepan dan memperbolehkan penunjang ekonomi seperti Mall, Restoran, hiburan serta pariwisata untuk buka dengan catatan, mewajibkan penerapan protokol kesehatan. (Andi).