Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 8162

Tiket Liga Champions Lebih Penting, Oblak Tak Kejar Trofi Zamora

BOGORDAILY – Penjaga gawang Atletico Madrid, Jan Oblak, jadi salah satu kandidat peraih trofi Zamora musim ini. Namun Oblak tak terobsesi meraihnya.

Trofi Zamora diberikan kepada penjaga gawang terbaik atau yang paling sedikit kebobolan di LaLiga. Musim ini, Oblak bersaing dengan kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, untuk penghargaan itu.

Oblak kebobolan 21 gol dalam 27 pertandingan LaLiga. Sementara Courtois kemasukan 16 gol dari 24 kali tampil.

Rasio kebobolan Oblak (0.78) memang lebih buruk daripada Courtois (0,67). Namun, syarat penghargaan ini mengharuskan kiper main minimal 28 pertandingan, di mana di setiap laga tampil setidaknya 60 menit.

Meski jadi yang terdepan dalam perburuan trofi ini, Oblak tak terlalu ambil pusing. Yang lebih penting baginya adalah membawa Atletico lolos ke Liga Champions musim depan. Saat ini, Atletico ada di peringkat keenam klasemen Liga Spanyol dengan 45 poin, cuma tertinggal satu angka dari Real Sociedad yang ada di urutan keempat.

“Soal trofi Zamora, saya tidak pernah memikirkannya,” ujar Oblak seperti dilansir Marca.

“Tahun ini bukan cuma Thibaut Courtois, karena ada dua atau tiga kiper yang juga melewati musim yang luar biasa.”

“Tapi saya tidak peduli soal trofi Zamora, saya cuma ingin menembus Liga Champions,” katanya.

Oblak merupakan pemenang trofi Zamora dalam empat musim terakhir. Sementara Courtois pernah memenanginya pada 2012/2013 dan 2013/2014 saat masih di Atletico.

Masuki Masa Transisi, NasDem Meminta Pemprov DKI Fokus ke Transportasi Masal

BOGORDAILY – Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta menyerahkan kebijakan ganjil-genap untuk mobil pribadi ke Pemprov DKI. NasDem menyebut transportasi massal harus dioptimalkan serta penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Apa yang sudah diinisiasi oleh gubernur lewat PSBB transisi ini kita mengapresiasi dan menyambut baik, apakah itu adalah transisi tahapan menuju new normal,” kata Ketua Fraksi NasDem DKI, Wibi Andino kepada wartawan, Kamis (4/6/2020).

“Kalau menurut saya sekarang lebih kepada concern ke transportasi massal, protokol SOP kesehatannya memang harus dijalankan, jangan ada pembatasan mengenai terutama problem kita yang lalu itu adalah ketika jumlah transportasi pembatasan dilakukan sehingga terjadi penumpukan. Jadi kalau jam beroperasi, jumlah armada itu yang mesti jangan dipotong,” kata dia.

Wibi meminta agar penerapan PSBB transisi terutama dalam aturan ganjil-genap dilihat dievaluasi terlebih dahulu. Dia menyebut penerapan ganjil-genap guna mengurangi polisi udara.

“Kita coba liat dululah, ini masa transisi untuk bisa kita sempurnakan menuju new normal. Tapi kita juga harus memperhatikan tentang emisi dan polisi, kan tujuan utama ganjil genap seperti itu ya, untuk menekan angka polusi yang kemarin di Jakarta luar biasa. Jangan juga karena suatu hal kita melupakan aspek yang lain. Jadi biarkan ini berjalan dan dicoba. Dan kita jangan merasa ini adalah final. Maka ditransisi ini kita coba semua hal yang terbaik untuk menuju new normal,” katanya.

Wibi menyebut pihaknya akan memonitor penerapan PSBB transisi di Ibu Kota. Dia berharap agar kebijakan memulihkan sektor perekonomian dan tak gelombang kedua virus Corona.

“Kita lihat, bagaimana besok, setiap hari ini akan dimonitor secara ketat. Jadi NasDem juga akan memperhatikan bagaimana grafik, protokol kesehatan dan kesiapan dan fasilitas tenaga medis, itu yang penting. Bagaimana ekonomi itu berjalan yang utama adalah kesiapan dari pada tenaga medis dan fasilitas kesehatan kita. Karena ketika ini dibuka ini tidak ada euforia dari masyarakat dan gelombang pandemik ini tidak akan menjadi second wave, itu yang utama,” tandasya.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi dan memutuskan apakah ganjil-genap akan diberlakukan kembali atau tidak. Keputusan itu akan diambil dalam satu minggu ke depan.

“Kebijakan ganjil-genap saat ini tidak diberlakukan, akan dilakukan pemantauan terhadap kondisi lalu lintas dalam satu minggu ke depan sebagai bahan evaluasi kebijakan ganjil-genap selanjutnya,” ucap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, saat dihubungi, Kamis (4/7).

Menurut Syafrin, bahan evaluasi bukan hanya soal kepadatan kendaraan yang ada di Jakarta. “Kami akan lakukan evaluasi secara komprehensif,” ucap Syafrin.

Jika Liga 1 Lanjut demi Piala Dunia U-20, Lebih Baik Menggelar Liga U-19

BOGORDAILY – PSSI berencana melanjutkan Shopee Liga 1 2020, salah satunya demi menyambut Piala Dunia U-20 2021. Direktur Madura United Haruna Soemitro punya usulan lain.

Sedari awal Madura United melalui Haruna Soemitro memang tegas menolak wacana melanjutkan kompetisi. Ia bahkan pernah mengutarakan niatnya untuk tak menyertakan Madura United andai kompetisi dilanjutkan.

Baginya kesehatan dan keselamatan harus jadi prioritas dalam kondisi pandemi virus corona. Ia juga tak ingin mendapat masalah terkait masalah gaji pemain dan ofisial.

Sementara PSSI punya alasan dalam rencananya melanjutkan kompetisi. Salah satunya agar persiapan Timnas Indonesia U-19 bisa maksimal sebelum tampil di Piala Dunia U-20 2021 yang akan digelar di Tanah Air tahun depan.

Nah, Haruna menilai alasan itu tak tepat. Ia mengusulkan lebih baik PSSI menggulirkan kompetisi U-19 saja ketimbang melanjutkan Liga 1 2020.

“Kalau ujungnya itu (demi Timnas Indonesia U-19) gelar saja turnamen khusus Elite Pro Academy usia 19. Datangkan juga pelatihnya untuk memantau. Itu lebih simpel,” kata Haruna kepada wartawan.

“Karena kompetisi itu jelas regulasi dan statutanya dan sekarang belum mengadopsi situasi pandemi, akan kompleks masalah manajemen resikonya. Pokoknya, Madura tidak kompeten menjawab itu,” ujarnya menambahkan.

Pria yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu juga enggan berandai-andai kemungkinan terburuk saat Madura pada akhirnya terpaksa ikut kompetisi. Misalnya menurunkan khusus pemain U-19 di Liga 1 mendatang.

Ia juga tak tergiur dengan janji kenaikan nilai subsidi. PSSI janjikan subsidi sebesar Rp 800 juta per termin atau naik Rp 280 juta dari kesepakatan awal.

“Menurunkan pemain muda lebih tidak masuk akal. Dimana atmosfer persaingannya dan apakah bisa menjual ke sponsor?” tutur Haruna.

“Soal kenaikan subsidi, Madura juga tidak kompeten menanggapi itu karena sudah pasti kami tak akan ikut,” ucapnya mengakhiri.

Ini Kata PT KCI Soal KRL Bogor-Jakarta Padat di Hari Pertama PSBB Transisi

BOGORDAILY – Kondisi kereta rel listrik (KRL) dari Stasiun Bogor menuju Jakarta Kota di pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi hari pertama tampak padat pagi ini. PT KCI mengimbau penumpang mematuhi marka atau penanda jaga jarak yang ada di kereta.

“Patuhi marka di dalam KRL baik yang duduk ataupun berdiri. Kami sudah lakukan pembatasan-pembatasan masuk peron dan KRL, harapannya penumpang bisa patuh marka,” kata VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba saat dihubungi, Jumat (5/6/2020).

Lebih lanjut, Anne juga mengatakan sudah banyak kereta yang beroperasi. Dia mengimbau agar penumpang dapat menunggu kereta yang lebih kosong agar tidak ada penumpukan.

“Sekarang KRL sudah banyak dijalankan. Tunggu yang kosong,” tutur Anne.

Anne mengungkapkan petugas di lapangan juga telah dibantu oleh tim gabungan TNI, Polri, dan Brimob. PT KCI pun telah menambah jam operasional dan jadwal perjalanan KRL. Menurutnya, tanpa kedisiplinan dari penumpang akan sulit menerapkan aturan jaga jarak.

“Petugas di lapangan juga dibantu TNI, Polri, Brimob. Jam operasional sudah diubah. Perjalanan sudah ditambah. Tapi kalau kita tidak disiplin akan susah menerapkan (jaga jarak),” tegas Anne.

Sebelumnya, kondisi kereta rel listrik (KRL) dari Stasiun Bogor menuju Jakarta Kota di pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi tampak padat. Terlihat ada penumpukan di dalam kereta, khususnya untuk penumpang yang berdiri.

Jumat (5/6), KRL dari Stasiun Bogor berangkat menuju Jakarta Kota sekitar pukul 06.32 WIB. Kepadatan penumpang mulai terjadi ketika KRL berada di Stasiun Citayam.

Lanjut ke stasiun berikutnya, orang yang naik KRL makin banyak. Para penumpang yang berdiri di setiap gerbong juga semakin banyak sehingga memadati kereta. Garis penanda di lantai gerbong agar pengguna KRL bisa menjaga jarak pun sudah tak diindahkan.

Lama Dikaitkan dengan Liverpool, Werner Malah Merapat ke Chelsea

BOGORDAILY – Timo Werner tampaknya akan betul-betul melanjutkan kariernya di Premier League di musim depan. Tapi Werner bukannya ke Liverpool, melainkan bergabung Chelsea.

Selama ini striker RB Leipzig itu gencar dikaitkan dengan kepindahan ke Anfield. Apalagi belum lama ini manajer Liverpool Juergen Klopp dikabarkan turun tangan langsung untuk berbicara dengan Werner.

Akan tetapi, Chelsea diyakini menjadi klub yang akan mendapatkan tanda tangan Werner. Bild mengabarkan, The Blues setuju untuk mengaktifkan klausul rilis Werner yang besarnya sekitar 60 juta euro (Rp 961,9 miliar). Sedangkan Liverpool disebut keberatan dengan banderol Werner.

Dengan demikian, Leipzig mesti cepat-cepat menuntaskan kesepakatan dengan Chelsea karena klausul rilis Werner akan kedaluwarsa pada 15 Juni mendatang. Bersama Si Biru, Werner dikabarkan akan mendapatkan gaji lebih dari 10 juta euro per tahun (Rp 160,3 miliar).

Striker berusia 24 tahun itu sedang menikmati musim yang manis bersama Leipzig di 2019/2020. Sudah 25 gol diceploskan Werner dalam 29 penampilan di seluruh kompetisi.

Manajer Chelsea Frank Lampard mengagumi Werner dan akan memandang dia sebagai pemain kunci untuk rencananya. Lampard berhasrat mendatangkan pemain nomor 9 yang baru untuk bersaing dengan Tammy Abraham.

Belum lama ini Chelsea juga menambah kontrak striker veteran Olivier Giroud. Namun, pemenang Piala Dunia 2018 itu akan diplot sebagai pelapis saja.


EUR 1 = Rp 16.302

Sholat Jumat, Dalil yang Mewajibkan dan Tata Caranya

BOGORDAILY – Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta memberikan rekomendasi bagi masjid-masjid yang berada di luar zona merah COVID-19 untuk menggelar Sholat Jumat. Tentu saja dengan syarat menerapkan protokol kesehatan.

Profesor Wahbah Az Zuhaili dalam Kitab Fiqih Islam Wa Adillatuhu jilid 2 mengatakan, Sholat Jumat hukumnya adalah wajib tersendiri. Sholat Jumat bukan pengganti Sholat Dzuhur. Dalil yang mewajibkan sholat Jumat terdapat dalam Al Quran Surat Al-Jumuah ayat 9:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نُودِىَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوْمِ ٱلْجُمُعَةِ فَٱسْعَوْا۟ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ وَذَرُوا۟ ٱلْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Lafal Arab: Yā ayyuhallażīna āmanū iżā nụdiya liṣ-ṣalāti miy yaumil-jumu’ati fas’au ilā żikrillāhi wa żarul baī’, żālikum khairul lakum ing kuntum ta’lamụn

Yang Artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sholat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli.”

Menurut Prof Wahbah, dalam ayat tersebut orang beriman diperintahkan untuk bersegera, yang berarti menuntut keharusan. Ada juga kalimat tinggalkan jual beli. “Kalau perintah itu bukan wajib lantas mengapa dilarang jual beli? Maksud perintah bersegera di sini ialah pergi mendatangi sholat Jumat, bukan untuk tergesa-gesa,” tulis Prof Wabah dalam kitab yang aslinya berjudul: Fiqhul Islam Wa Adillatuhu itu.

Selain dalam Al Quran, dalil yang mewajibkan Sholat Jumat juga terdapat dalam sejumlah hadits. Seperti diriwayatkan dari Abu Hurairah dalam Hadits Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Demi Allah, berhentilah para lelaki yang sering meninggalkan sholat Jumat atau Allah akan mengunci hati mereka dan menjadikannya orang-orang yang lalai.”

Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Imam Nasaa’i dari hadits Ibnu Umar dan Ibnu Abbas.

Rasulullah SAW juga bersabda seperti disebutkan dalam hadits riwayat Imam Nasaa’i: “Pergi menunaikan sholat Jumat wajib bagi semua laki-laki yang sudah baligh.”

Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dari Thariq bin Syihab dengan redaksi:

“Sholat Jumat wajib hukumnya bagi setiap Muslim untuk melakukannya berjamaah, kecuali empat orang: budak yang belum merdeka, perempuan, bayi atau karena sakit.

Tata Cara Sholat Jumat

Di dalam Kitab Bidaayah al-Mujtahid jilid 1, disebutkan bahwa sholat Jumat terdiri dari dua rakaat dengan terlebih dulu diawali dua khutbah. Umar bin Khattab seperti disebutkan dalam hadits riwayat Ahmad, juga dalam hadits Ibnu Majah dan Nasaa’I mengatakan, “Sholat Jumat adalah dua rakaat. Dilakukan secara lengkap tidak di-qashar. Merugilah orang-orang yang melalaikannya.”

Ijma’ para ulama jumhur menyepakati bahwa ada dua rukun Sholat Jumat, yakni sholat dan khutbah. Sholatnya terdiri dua rakaat dan dibaca dengan suara keras. Sementara dua khutbah sebelum sholat hukumnya juga wajib. “Khutbah merupakan syarat sahnya Sholat Jumat,” kata Prof Wahbah.

Di masa pandemic COVID-19 seperti sekarang ini ada seruan agar Khutbah Jumat tidak lama-lama. Bagaimana sebenarnya ketentuan terkait Khutbah Jumat?

Menurut Prof Wahbah, di dalam khutbah Sholat Jumat minimal berisi tentang pujian kepada Allah SWT, sholawat untuk Rasulullah SAW, nasihat tentang persoalan agama dan dunia, serta membaca beberapa ayat Al Quran.

Masjid Raya Bogor Kembali Gelar Sholat Jumat

BOGOR DAILY- Masjid Raya Bogor yang berada di Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, akan menggelar ibadah sholat Jumat untuk pertama kalinya pada masa pandemi virus corona (Covid-19). Salah satu masjid terbesar yang ada di Kota Bogor itu akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Hari ini dipastikan ada sholat Jumat dengan penyesuaian, ada tiga poin, pertama persiapan jamaah, kedua kaitan jamaah ketika di masjid, ketiga kewajiban kami sebagai DKM,” kata Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Ahmad Fathoni,Jumat (5/6/2020).

Dalam pelaksanaan nantinya, para jamaah yang datang harus melalui protokol kesehatan sebeluk memasuki masjid, contohnya melakukan pengecekan suhu tubuh, memasuki bilik desinfektan, dan mencuci tangan dengan hand sanitizer. Kemudian para jemaah juga diharapkan membawa sajadah masing-masing dari rumah.

“Pertama kami mengimbau memastikan kondisinya sehat jasamani, tidak ada gejala atau potensi misalnya pilek batuk dan sebagainya. Kedua, ketika di masjid mengikuti protokol screening dan strelisasi, menggunakan masker, dicek suhu. Ketiga memasuki ruang desinfektan bilik screening dan cuci tangan. Kami tidak menggelar karpet jadi diharapkan membawa sajadah masing-masing,” jelasnya.

Kemudian, di dalam masjid jamaah juakan diberi jarak sekitar satu meter. Setelah selesai sholat, juga tidak diperkenankan salam-salaman antar jemaah untuk menjaga jarak atau physical distancing.

“Kaitan dengan saf jamaah jaraknya 1 meter. Kami memastikan jamaah untuk menghindari kerumunan agar jamaah membawa kantong plastik untuk alas kaki, juga tidak ada salaman antar-jamaah, iman, dan khatib. Untuk anak-anak tidak boleh masuk masjid karena di bawah usia 15 tahun anak itu kita anjurkan tidak dibawa ke masjid,” ungkap Fathoni.

Sementara, tambah Fathoni, kapisitas yang akan menampung jemaah kali ini dibatasi sebenyak 40 persen dari semestinya. Semua protokol kesehatan ini berlaku tidak hanya untuk sholat Jumat tetapi juga pelaksaanan sholat lima waktu di Masjid Raya Bogor.

“Sejauh ini kami pastikan tidak terjadi kerumunan jamaah, tidak bisa mencapai 40 persen. Kapasitasnyakan 600 orang, saya pastikan ketika masuk tidak melebihi 200. Petugas sudah disiapkan, dari security untuk menertibkan ini. Kami juga semprotkan disinfektan sebelum dan sesudah sholat seperti tadi pagi. Ini berlaku juga shlat lima waktu,” tutupnya.

Mal dan Pantai di Jakarta Mulai Dibuka, Catat Nih Tanggalnya

BOGOR DAILY- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbolehkan rumah ibadah, kantor, hingga tempat usaha kembali dibuka pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Pemprov DKI juga akan kembali membuka taman, ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA), museum, hingga pantai pada masa transisi.

“Sekarang ditambahkan di masa transisi ini, ada beberapa (yang boleh beroperasi),” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam siaran langsung YouTube Pemprov DKI, Kamis (4/6/2020).

Meskipun demikian, Pemprov DKI Jakarta membatasi aktivitas di tempat-tempat yang diperbolehkan beroperasi. Karyawan yang bekerja di kantor dibatasi maksimal 50 persen. Pengunjung rumah makan, mal, hingga taman juga dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas.

“Prinsipnya ini adalah sektor-sektor yang mulai dibuka pada masa transisi, tapi lagi-lagi (dibatasi) 50 persen kapasitasnya dan jarak aman dijaga,” kata Anies. Baca juga: PSBB Transisi Jakarta, Mal Boleh Buka 15 Juni

Berikut waktu dibukanya tempat-tempat yang boleh beroperasi pada masa PSBB transisi:
Rumah ibadah: 5 Juni 2020
Perkantoran: 8 Juni 2020
Rumah makan mandiri: 8 Juni 2020
Perindustrian: 8 Juni 2020
Pergudangan: 8 Juni 2020
Pertokoan/ritel/showroom mandiri: 8 Juni 2020
Lokasi binaan UMKM Pemprov DKI: 13-14 Juni 2020
Mal dan pasar non-pangan: 15 Juni 2020
Bengkel, tempat fotokopi (layanan pendukung): 8 Juni 2020
Taman rekreasi indoor-outdoor: 20-21 Juni 2020
Kebun binatang: 20-21 Juni 2020
Fasilitas olahraga outdoor: 5 Juni 2020
Museum, galeri: 8 Juni 2020
Perpustakaan: 8 Juni 2020
Taman, RPTRA: 13-14 Juni 2020
Pantai: 13-14 Juni 2020
Ojek boleh angkut penumpang: 8 Juni 2020

SUMBER: Kompas.com

BMKG : Siang-Sore Kabupaten Bogor Berpotensi Hujan Ringan

BOGOR DAILY – Berdasarkan keterangan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Kabupaten Bogor bagian selatan diprediksi dari mulai Siang sampai Sore hari berawan dan berpotensi hujan ringan.

Dalam keterangan BMKG per hari Jumat (5/6/2020), untuk pagi hari secara umum cuaca cerah berawan.

Untuk siang hingga sore tersendiri diprediksi cerah berawan, akan tetapi bisa juga terjadi hujan ringan bagi wilayah Jawa Barat diantaranya, Kabupaten Bogor bagian selatan, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Garut selatan.

BMKG juga menyebutkan bahwa Malam hari secara umum cerah berawan hingga berawan. Berpotensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Kabupaten Kuningan, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran.

Untuk dini hari tersendiri secara umum berawan.

-Suhu udara wilayah Jabar bagian utara :23-34°C
-Kelembapan udara Jabar bagian utara : 55-95°C
-Suhu udara wilayah Jabar bagian selatan : 19-95°C
-Kelembapan udara Jabar bagian selatan : 60-95°C.

-Angin : Secara umum bertipup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 05-30 Km/jam.

“Waspada potensi hujan lokal yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dalam durasi singkat pada sore hari di wilayah Kabupaten Bogor bagian selatan, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut bagian selatan,” kata Kasie Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Dramaga Bogor, Hadi Saputra. (Andi).

BMKG : Siang-Sore Bogor Bagian Selatan Berpotensi Hujan Ringan

BOGOR DAILY – Berdasarkan keterangan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Kabupaten Bogor bagian selatan diprediksi dari mulai Siang sampai Sore hari berawan dan berpotensi hujan ringan.

Dalam keterangan BMKG per hari Jumat (5/6/2020), untuk pagi hari secara umum cuaca cerah berawan.

Untuk siang hingga sore tersendiri diprediksi cerah berawan, akan tetapi bisa juga terjadi hujan ringan bagi wilayah Jawa Barat diantaranya, Kabupaten Bogor bagian selatan, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Garut selatan.

BMKG juga menyebutkan bahwa Malam hari secara umum cerah berawan hingga berawan. Berpotensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Kabupaten Kuningan, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran.

Untuk dini hari tersendiri secara umum berawan.

-Suhu udara wilayah Jabar bagian utara :23-34°C
-Kelembapan udara Jabar bagian utara : 55-95°C
-Suhu udara wilayah Jabar bagian selatan : 19-95°C
-Kelembapan udara Jabar bagian selatan : 60-95°C.

-Angin : Secara umum bertipup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 05-30 Km/jam.

“Waspada potensi hujan lokal yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dalam durasi singkat pada sore hari di wilayah Kabupaten Bogor bagian selatan, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut bagian selatan,” kata Kasie Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Dramaga Bogor, Hadi Saputra. (Andi).