Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 8165

Silaturahmi Online, KPPI Siap Satukan Visi Misi Untuk Kemajuan Kabupaten Bogor

BOGOR DAILY – Keluarga besar Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Bogor menggelar silaturahmi dengan para anggota diwilayah menggunakan aplikasi zoom meeting. 

Para anggota dari berbagai warna partai politik di Bumi Tegar Beriman ini menyatakan sikap, untuk memberikan sumbangsih dalam hal memajukan Kabupaten Bogor menjadi nomor satu di Indonesia.

Ketua KPPI Kabupaten Bogor, Dian Wahyuni Siregar mengatakan, dengan adanya meeting zoom bersama para anggota diwilayah tentunya bertujuan untuk memelihara dan menjaga kebersamaan dalam menyatukan visi misi kedepan.

Lanjut Dian, KPPI juga turut ikut dalam acara halal bihalal tausiyah dan peringatan HJB ke 538 yang dilaksanakan Bupati Bogor, Ade Yasin dengan menghadirkan Ustad Yusuf Mansur di Pendopo Bupati melalui aplikasi Zoom.

“Tadi kita juga turut mengikuti acara bupati Bogor, dan mendengarkan ceramah ustad Yusuf Mansur dalam Zoom, banyak isi yang kami terima disitu,” katanya, Rabu (3/6/2020).

Dirinya berharap, di HJB tahun 2020 ini semua anggota KPPI Kabupaten Bogor bisa semakin kompak lagi walaupun berbeda warna partai.

“Mari kita memelihara dan menjaga kebersamaan, persatuan dan kesatuan didalam Bogor ngahiji, selamat hari jadi Bogor ke 538, semoga selalu menjadi kebanggaan untuk warga dsn selalu menjadi terdepan dari kabupaten lain,” harapnya.

Saat ini kata Dian, anggota KPPI yang menjadi wakil rakyat di Kabupaten Bogor sebanyak lima orang. Tentu hal itu sangat kurang dengan target yang dituju sebanyak 30 persen penguasaan kursi parlemen.

Tetapi, ada kebanggaan tersendiri dari KPPI yaitu Ade Yasin yang merupakan pembina bisa menduduki kursi orang nomor satu di Kabupaten Bogor.

“Kami dalam waktu dekat ini akan melakukan sosialisasi membangun jejaring di setiap kecamatan, target kita pada pemilihan nanti (tahun 2024) anggota KPPI yang masuk parlemen Kabupaten Bogor mencapai 30 persen untuk memajukan kabupaten menjadi no satu di Indonesia,” tukasnya. (Andi).

Relawan Prabowo Salurkan Ratusan APD Untuk Kabupaten Bogor

BOGOR DAILY – Gerakan Nasional Cinta Prabowo (GNCP) yang merupakan relawan Menteri Pertahanan RI, menyalurkan ratusan Alat Pelindung Diri (APD) untuk empat RSUD dan 101 Puskesmas yang ada di Kabupaten Bogor.

Ketua GNCP Aris Marsudiyanto mengatakan, sebanyak 800 APD, dengan 5.000 pis dari berbagai item ini diberikan untuk RSUD dan puskesmas-puskesmas di Kabupaten Bogor, agar bisa dimanfaatkan oleh dokter dan perawat hingga tenaga medis yang menangani kasus Covid-19.

“Kami mewakili pak Prabowo Subianto memberikan bantuan APD sebanyak satu truk, kurang lebih 800 yang terdiri dari pakaian overal, gugle, masker, pelindung sepatu, dan lainnya, untuk RSUD di Kabupaten Bogor beserta puskesmas,” ujarnya, Rabu (3/6/2020).

Menurutnya, sumbangan APD ini bukan yang pertama kali dilakukan, karena sudah terdistribusi bantuan yang sama di berbagai daerah baik kota/kabupaten di Indonesia.

“Pak Prabowo sudah banyak sekali salurkan bantuan di daerah, di semua daerah lah, saat ini baru bisa disalurkan untuk Pemkab Bogor,” ucapnya.

Ia berharap, bantuan ini bisa bermanfaat dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor, ditengah kebijakan akan dilakukannya New Normal (kenormalan baru).

“APD yang diberikan juga diakuinya sudah mendapatkan verifikasi dari Gugus Tugas Covid-19 beserta Kementrian Kesehatan, sehingga berkualitas serta bisa aman dan nyaman digunakan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto menuturkan, pihaknya akan menyalurkan distribusi APD tersebut untuk empat RSUD di Kabupaten Bogor.

“Kita prioritas untuk RSUD dulu. Setelah itu, baru ke puskesmas yang memang kekurangan. Kalau masih ada, kita berikan ke yang kekurangan dulu. Mudah-mudahan ini membatu kebutuhan APD yang memang angkanya belum dilaporkan ke kami,” tukasnya. (Andi).

Kapolsek Cileungsi Jadi Korban Kriminal Bocah 16 Tahun. Ini Modusnya!

BOGOR DAILY – Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin kalimat itu pantas ditunjukan kepada salah seorang pelaku pencurian uang dengan modus ganjal ATM, di wilayah SPBU Jalan Raya Narogong, Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi tepatnya di samping PT. Fairco.

Aksi yang dilakukan MP berusia 16 tahun itupun sudah menyasar beberapa korban di wilayah Cileungsi, dan baru-baru ini korbannya adalah anggota kepolisian di wilayah Polsek Cileungsi.

Kapolsek Cileungsi, Kompol Endang Kusnandar membenarkan, atas kejadian yang menimpanya pada pukul 07:00 WIB ketika akan mengirimkan uang melalui ATM kepada keluarganya.

“Benar, barang bukti yang kita amankan yaitu satu handphone, satu botol lem korea, satu buah double tape putih, satu gunting, satu obeng, satu ATM milik pelaku, 15 ATM berbagai bank, satu plastik mika,” katanya.

Menurutnya, pelaku yang masih berusia 16 tahun itu merupakan warga Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatra Selatan dan sudah diamankan di Polsek Cileungsi.

“Saat ini pelaku ada di Polsek Cileungsi dan harus menerima hukuman atas perbuatannya,” tukasnya. (Andi).

Daftar 23 Desa di Kabupaten Bogor dengan Resiko Tinggi Penyebaran Covid-19

BOGOR DAILY – Sebanyak 23 desa yang ada di Kabupaten Bogor memiliki resiko tinggi penularan Virus Korona atau Covid-19 serta menjadi pusat konsentrasi Badan Informasi Geospasial (BIG).

“Berdasar derajat kepadatan yang menunjukkan tingkat konsentrasi kejadian dapat dikatakan bahwa penduduk di desa tersebut mempunyai tingkat risiko yang lebih tinggi dari pada wilayah lain,” kata Kepala Bidang Pemetaan Kebencanaan dan Perubahan Iklim BIG, Ferrari Pinem dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/6/2020).

Menurutnya, dari 23 desa itu tersebar di enam kecamatan yaitu, Gunung Putri sebanyak lima desa, yakni Bojong Kulur, Ciangsana, Cikeas Udik, Nagrak, dan Wanaherang. Lalu Cileungsi sebanyak lima desa, yaitu Desa Cileungsi, Cileungsi Kidul, Limusnunggal, Pasir Angin, dan Cipenjo.

Untuk Kecamatan Cibinong sebanyak lima kelurahan, yaitu Pabuaran, Harapan Jaya, Pondok Rajeg, Ciriung, dan Ciri Mekar. Keempat, dan Bojonggede sebanyak enam desa yaitu Desa Bojong Gede, Bojong Baru, Rawa Panjang, Pabuaran, Susukan, dan Raga Jaya.

Serta Kecamatan Tajurhalang satu desa, yaitu Kali Suren. Dan terakhir Kecamatan Kemang, juga satu desa yakni Desa Tegal.

“Dengan kata lain potensi risiko masih tinggi karena epicenter berada pada wilayah dengan kecamatan yang padat penduduk,” ujarnya.

Dari peta yang ada juga menyimpulkan bahwa, wilayah yang menjadi konsentrasi kejadian positif Covid-19 adalah wilayah yang berasosiasi dengan akses transportasi utama wilayah Bogor dan DKI Jakarta.

“Akses utama tersebut meliputi jalur kereta rel listrik (KRL), jalan arteri (Jl. Raya Jakarta-Bogor), maupun jalan tol (Jagorawi),” tutupnya.

Untuk diketahui, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mencatat, kasus positif terinfeksi Virus Korona saat ini berjumlah 217, diantaranya 49 sembuh, 15 meninggal dan positif aktif 151 orang. (Andi).

Jelang New Normal, DAP Kabupaten Bogor Persiapkan Berbagai Konsep Untuk Layani Masyarakat

BOGOR DAILY – Jelang penerapan New Normal (kenormalan baru) Dinas Arsip dan Perpustakaan (DAP) Kabupaten Bogor, telah mempersiapkan berbagai konsep untuk memberi pelayanan kepada masyarakat.

“Menghadapi New Normal, kita telah melakukan kordinasi dengan semua yang ada di Dinas Arsip dan Perpustakaan untuk menyusun kegiatan-kegiatan, dan trobosan baru di situasi pandemi Covid-19 ini,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor, H. TB. Luthfi Syam, M.Si Rabu (3/6/2020).

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor ini juga sudah menyusun Setandar Operasional (SOP) ketika New Normal berlaku.

“Seperti contoh, kita membuka pelayanan kepada masyarakat tetapi tetap melakukan protokol kesehatan, artinya masyarakat tetap kita layani dan aman dari Covid-19,” ujar Luthfi.

Pihaknya juga akan segera mengumumkan kepada masyarakat bahwa akan kembali membuka pelayanan, jika memang New Normal sudah diberlakukan oleh Pemkab Bogor.

“Tentunya ketika kita sudah kembali ke normal lagi, kami akan tetap terapkan protokol kesehatan seperti, mewajibkan memakai masker, cuci tangan, jaga jarak, agar masyarakat bisa nyaman dan kita juga nyaman saat melayani,” jelasnya.

ASN yang sudah membuat berbagai trobosan dengan baik ini, akan segera mewajibkan pegawainya kembali masuk kerja seperti biasanya.

Ia menambahkan, Dinas Arsip dan Perpustakaan saat ini mempunyai aplikasi e-Library (Perpustakaan Elektronik) untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses kebutuhannya dibidang perpustakaan.

“Masyarakat juga tidak usah ribet untuk datang ke perpustakaan, karena kita sudah membentuk e-Library yang bisa diakses oleh masyarakat, tentunya membantu juga agar masyarakat ini gemar dalam membaca,” tukasnya. (Andi).

Reza Rahadian Jadi Bisa Masak Setelah 3 Bulan Jalani Karantina

BOGORDAILY – Reza Rahadian seperti banyak orang lain yang harus di rumah selama pandemi Corona. Selama di rumah saja, Reza mengaku menemukan kebisaan baru.

Ia mengatakan dirinya terjun ke dapur dan berhasil masak sejumlah menu.

“Kalau nggak salah udah 3 bulan ya di rumah. Saya kemarin bisa masak nasi liwet, terus berhasil juga masak udang saos padang,” ujar Reza saat hadir di bincang-bincang IG Live bersama detikcom.

Memasak jadi kesibukan lain yang dilakukan bintang aktor 33 tahun ini. Selain itu, Reza banyak menghabiskan waktu menonton film-film lama.

“Akhirnya nonton lagi ‘Godfather’ yang 1,2,3. Ada bonus behind the scene-nya juga gue tontonin,” tukasnya.

Kelamaan di Rumah, Ustaz Solmed Diminta Anak Tak Pulang

BOGORDAILY – Ustaz Soleh Mahmud atau akrab disapa Solmed merasakan kehangatan bersama anak-anaknya di masa pandemi Corona ini. Memang di hari normal diakui Solmed jarang bertemu anak.

Sehingga Solmed pun mengambil hikmah di balik bencana ini. Karena bisa bercengkrama bersama anak-anaknya di rumah.

“Kebetulan memang saya jarang banget ketemu sama anak-anak, karena kesibukan yang luar biasa. Hampir setiap hari meninggalkan rumah, di satu sisi memang ini musibah ya adanya bencana COVID-19. Tapi di sisi lain buat saya ini suatu karunia yang tadinya kita tidak bisa bercanda, bercengkrama, berkumpul dengan anak-anak,” kata Ustaz Solmed di ‘Brownis’ Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2020).

Namun lantaran waktu PSBB yang panjang, Solmed akui anak-anaknya sampai bosan di rumah. Bahkan anak kembarnya meminta agar dirinya tak pulang ke rumah lagi.

“Tapi sekarang Allah kasih waktu panjang banget sampai mungkin anak-anak bosan ngelihatin saya kali ya, sampai ini bapak ini tidak ada sekalinya ada terus-terusan setiap hari bosan mungkin anaknya,” imbuhnya.

“Sampai tadi anak aku yang kembar dia bilang sambil makan ‘ayah jangan pulang’, hah ini sudah kelamaan kali ya bapaknya di rumah, dikomen ayah jangan pulang,” pungkas April Jasmine dalam kesempatan yang sama.

Ini Cara Tyas Mirasih Sambut New Normal

BOGORDAILY – Tyas Mirasih masih takut dengan kondisi Indonesia yang diselimuti wabah COVID-19. Namun secara perlahan, ia mulai menghilangkan parnonya tersebut untuk menyambut New Normal yang akan diterapkan oleh pemerintah.

“Jadi apa ya, mulai terbiasa jaga jarak sih. Cuman ya kita tetap hati-hati jaga imun. Karena gue yakin sih kalau imun kuat kita kesehatannya tetap terjaga,” ujar Tyas Mirasih usai mengisi acara di ‘Rumpi: No Secret’ Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2020).

Kata Tyas, lingkungan rumahnya ada yang terpapar Corona. Untungnya ia masih terjaga karena menjaga kesehatan.

“Mungkin saja lingkungan gue ada yang kena COVID menghampiri gue. Karena gue punya imun yang kuat alhamdulillah,” sambungnya.

Namun Tyas Mirasih berharap kondisi pandemi ini bisa segera berakhir. Sebab, mantan pacar Raffi Ahmad itu sangat rindu dengan keadaan normal seperti biasanya.

“Ya harus mulai terbiasa, mudah-mudahan vaksinnya bisa ditemukan,” tukas Tyas Mirasih.

Zidane Ingin Madrid Kembali Menikmati Sepakbola

BOGORDAILY – Real Madrid telah berlatih secara tim. Karim Benzema menyampaikan bahwa Zinedine Zidane ingin pemainnya bisa kembali menikmati bermain sepakbola.

Pandemi virus corona telah mengganggu aktivitas sepakbola di dunia. Selama sekitar dua bulan tak ada kegiatan sepakbola, yang membuat pemain harus berlatih individu di tempatnya masing-masing.

Situasi kini telah berangsur membaik dengan beberapa negara mengizinkan aktivitas sepakbola berputar. Salah satunya adalah Spanyol.

Pemerintah Spanyol telah mengizinkan tim sepakbola berlatih penuh secara tim. LaLiga juga telah membuat protokol kesehatan yang ketat untuk kegiatan sepakbola.

Madrid sudah menjalani sesi latihan secara tim, yang di antaranya melakukan latihan fisik, latihan dengan menggunakan bola, menembak ke gawang, dan memainkan simulasi pertandingan.

“Pesan Zidane adalah untuk menikmati dan bermain sepakbola. Hari ini kami sudah bermain lebih banyak dengan bola daripada (latihan) minggu lalu, yang lebih bersifat fisik,” kata Benzema seperti dikutip dari Marca.

“Lebih baik bersama-sama dan (melatih) dengan bola karena di rumah lebih sangat sulit untuk hanya menyentuh bola. (Di rumah) lebih banyak olahraga dan kebugaran,” sambungnya.

Ini Pengakuan Via Vallen soal Adik Positif Corona Berimbas ke Tetangga

BOGORDAILY – Ternyata buntut dari unggahan Via Vallen soal adiknya yang positif Corona berimbas panjang. Imbas tersebut sampai pada tetangga Via Vallen.

Dikatakan Via, tetangganya harus diistirahatkan dari tempat bekerja lantaran pengakuan Via Vallen. Via pun bingung akan keputusan hal itu. Menurut Via, hal itu sangatlah tidak masuk akal.

“Maaf aku mau sharing lagi soal adekku, kali ini imbasnya ke tetangga. Aku mau tanya, apakah kejadian ini juga terjadi di tempat kalian. Tapii sebelumnya maaf kalo ada pihak yg merasa dirugikan karena postingan ini. Jadi ada beberapa tetangga yg kerja di pabrik bilang di berhentikan dr pekerjaan selama 14 hari oleh personalia dll gara2 POSTINGANKU YG BILANG BAHWA ADEKKU POSITIF #CORONA,” buka Via Vallen dalam Instagram miliknya.

Ia mengungkapkan soal peraturan tersebut berasal dari tempatnya bekerja. Padahal sebelumnya, tidak ada pihak RT yang menghubungi ke tempat bekerja masing-masing dari warganya.

“Katanya sudah peraturan dr pabrik bahwa jika ada karyawan pabrik yang satu RT dengan orang terpapar #covid19 , maka RT harus laporan ke pabrik setempat. Agar pegawai tersebut di berhentikan dr pabrik / di isolasi biar tidak menularkan ke karyawan yg lain Aku kroscek ke Pak RT, katanya tidak pernah telfon ke pabrik2 warganya. Apa bener kebijakan dr pabrik seperti itu??? ( maaf, krn sy tidak tau aturannya seperti apa ) Lalu sumbernya dr mana jika RT tidak lapor ke pabrik? Apakah dr postingan di IGku?” terangnya lagi.

Via sangat menyayangkan keputusan pihak pabrik akan masalah ini. Bagi Via, seharusnya pihak pabrik memeriksa terlebih dulu bagaimana kondisi orang yang positif tersebut.

“Seharusnya kroscek dulu lahh, adekku positifnya sudah lebih dari 1 BULAN YANG LALU!! Kasian kan kalo cm gara2 postinganku mereka jd kehilangan pekerjaan yg jd mata pencahariannya sehari harii. Yg harusnya dpt tambahan dr lembur, akhirnya malah ga dapet apa apa. Mereka yg kalian berhentikan dr pekerjaannya loh gak satu rumah sama adekku, Kenapa jadi kaya gitu dampaknya??? Sampe segitunya kah??? Apakah kita harus diam kalo terpapar agar TIDAK MERUGIKAN ORANG LAIN??? Kondisi sekarang itu udh susahh, mbokya jangan malah bikin orang tambah susah,” tutup Via Vallen.