Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 8166

Kemendikbud: Selama Pandemi Covid-19 Uang Kuliah Tunggal Mahasiswa Tidak Naik

BOGORDAILY – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan tak akan menaikkan uang kuliah tunggal (UKT) terhadap para mahasiswa dalam masa pandemi Corona.

“Kemendikbud memastikan tidak ada kenaikan UKT di masa pandemi Coronavirus disease (Covid-19). Sesuai laporan yang diterima Kemendikbud, jika terdapat PTN yang menaikkan UKT, keputusan tersebut diambil sebelum masa pandemi dan diberlakukan kepada mahasiswa baru sesuai kemampuan ekonomi orang tua. Selain itu, keputusan terkait UKT tidak boleh menyebabkan mahasiswa tidak dapat berkuliah,” kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nizam melalui keterangan tertulis pada Rabu (3/6/2020).

Menurut Nizam, berdasarkan keterangan tertulis pada 6 Mei 2020 lalu, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (MRPTN) menyepakati beberapa opsi bagi mahasiswa yang terdampak pandemi untuk mengatasi masalah UKT, yaitu:

a. Menunda pembayaran;

b. Menyicil pembayaran;

c. Mengajukan penurunan UKT; dan

d. Mengajukan bantuan finansial bagi yang berhak.

Seluruh mekanisme pengajuan dan keputusan tersebut diatur oleh masing-masing PTN. Nizam berharap kebijakan ini tidak mengganggu operasional penyelenggaraan atau pun pembelajaran di perguruan tinggi serta berbagai aktivitas pendukungnya.

“Untuk mendapatkan keringanan UKT, mahasiswa PTN dapat mengajukan permohonan kepada pimpinan PTN sesuai prosedur yang berlaku di masing-masing PTN,” beber Nizam.

Nizam juga menerangkan bahwa untuk meringankan beban mahasiswa terdampak pandemi, pemerintah memfasilitasi pemberian bantuan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. KIP Kuliah diperuntukkan bagi mahasiswa PTN maupun PTS.

Tahun ini, pemerintah telah mengalokasikan KIP Kuliah bagi 400 ribu mahasiswa (tiga kali lebih banyak dari tahun lalu). Pemerintah sangat mengapresiasi perguruan tinggi yang telah membantu mahasiswa yang tidak mampu dengan bantuan pulsa serta dukungan logistik dan kesehatan selama pembelajaran dari rumah. Dukungan dari
masyarakat dan alumni juga sangat luar biasa.

“Kemendikbud mengapresiasi dan mengajak seluruh pihak untuk saling membantu. Semoga dengan bergotong royong, pandemi segera dapat kita atasi bersama,” tandasnya.

Seruan BEM SI

Sebelumnya Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa se-Indonesia (BEM SI) meminta Kemendikbud untuk memperhatikan masalah biaya perkuliahan di tengah pandemi Covid-19. Koordinator Isu Dikti BEM SI, Lugas Ichtiar menyebut pembatasan sosial selama pandemi Covid-19 yang turut berdampak pada sektor ekonomi menyebabkan penghasilan masyarakat menurun, para pekerja banyak yang dirumahkan, bahkan angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tercatat per bulan April terdapat 2.084.593 orang sebagaimana data yang dirilis oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

Lugas mengatakan, hal ini tentunya membuat penghasilan orang tua mahasiswa mengalami penurunan. Sebagaimana hasil survei yang telah kami lakukan terhadap mahasiswa Indonesia ada sebanyak 83,4 persen mahasiswa yang mengalami perubahan atau penurunan penghasilan orang tua selama pandemi Covid-19, dan 76,9 persen mahasiswa tidak memiliki jaminan untuk membayar biaya kuliah semester depan.

“Kami meminta pemerintah dalam hal ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk memerhatikan permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa Indonesia berkaitan dengan pembiayaan kuliah dengan melakukan pembebasan atau relaksasi biaya kuliah untuk semester depan akibat dari dampak Covid-19,” tegas Lugas dalam keterangan resminya pada Selasa (2/6/2020).

Kekeyi Dihujat karena Dinilai Plagiat, Rinni Wulandari Prihatin

BOGORDAILY – Rahmawati Kekeyi Putri Cantikka atau Kekeyi mendapatkan banyak hujatan usai merilis lagu ‘Keke Bukan Boneka’. Lagu tersebut dituding mirip dengan lagu Rinni Wulandari.

Rupanya istri Jevin Julian itu ikut sedih lantaran Kekeyi dihujat. Rinni pun menduga pihak manajemen Kekeyi tak tahu soal hak cipta.

“Pasti aku sedih dengarnya, bacanya, maksudnya aku juga nggak tahu apakah ini Kekeyinya apakah dia memang benar-benar nggak ada manajemen atau dia memang urusin sendiri. Cuma kalau dipikir-pikir kalau ngurusin sendiri juga udah segini kayaknya agak ribet ya kalau urus sendiri,” kata Rinni Wulandari dihubungi baru-baru ini.

“Jadi aku juga nggak tahu sebenarnya apakah ada orang di belakang dia tapi ya lihat dia dihujat banyak orang ya pasti kasihan banget bacanya,” lanjutnya.

Dia juga menyebut banyak netizen yang tak memiliki hati nurani lantaran merundung Kekeyi. Rinni pun dalam hal itu tak mau ikut campur.

“Kalau aku balas entar dibilang pansos. Jadi mendingan aku diemin aja. Ibaratnya aku lihat netizen kayak nggak punya hati nurani kalau udah hujat abis-abisan tanpa mikirin orang yang dihujat perasaannya gimana sakit atau nggak,” bebernya.

Di akhir, Rinni berharap Kekeyi terus bersemangat dalam berkarya meski dihujat habis-habisan. Rinni juga berdoa semoga yang dilakukan Kekeyi agar mendapat berkah dari Tuhan.

“Dia udah banyak dihujat orang-orang, mentalnya juga kuat untuk ngejalanin ini. Semangat terus Kekeyi aku berdoa semoga apapun yang kamu lakukan bisa membawa berkah untuk kamu dan keluarga,” pungkasnya.

Ustad Yusuf Mansur Beri Wajengan Untuk Pemkab Bogor

BOGOR DAILY – Ustad Yusuf Mansur memberikan wejangan khusus kepada Pemkab Bogor di hari Jadi Bogor ke-538. Ustad kondang itu meminta agar pemerintah melakukan transparasi ilmu kepada masyarakat Kabupaten Bogor, agar tetap optimis dalam menjalani kehidupan sehari-hari dimasa pandemi Virus Korona atau Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ustad Yusuf Mansur saat menghadiri acara Hari Jadi Bogor (HJB) ke-538 dan syukuran serta doa bersama di Pendopo Bupati.

Bupati Bogor, Ade Yasin menyambut baik masukan dari seorang tokoh pendakwah, penulis buku dan pengusaha dari Betawi, sekaligus pimpinan dari pondok pesantren Daarul Quran Ketapang, Cipondoh, Cikarang Tangerang tersebut.

“Hari ini peringatan HJB dengan secara sederhana, hanya menghadirkan Forkompinda dan melaksanakan dengan masyarakat Kabupaten Bogor melalui zoom meeting. Tadi pak ustad memberikan masukan agar mengajak masyarakat mampu untuk membantu sodaranya yang kurang mampu dengan cara gotong royong,” ujarnya, Rabu (3/6/2020).

Dalam Zoom Meeting itu kata Ade turut diikuti oleh ASN se-Kabupaten Bogor, dari mulai dinas, kecamatan, desa/kelurahan serta organisasi yang ada.

“Alhamdulillah semuanya lihat banyak sekali mendengarkan ceramah dari ustad Yusuf Mansur tadi. Walaupun dalam kondisi pandemi ini kita bersyukur masih bisa dilaksanakan walaupun dengan sederhana,” tukasnya. (Andi).

Klok Sempat Tak Tahu Ada Sepakbola di Indonesia

BOGORDAILY – Marc Klok bicara tentang kisahnya pertama kali mendapat tawaran main di Liga Indonesia. Klok mengaku saat itu tak tahu ada sepakbola di Indonesia.

Klok pertama kali tiba di Indonesia pada 2017. Ketika itu, dia memperkuat klub PSM Makassar.

Kedatangan Klok atas permintaan Robert Rene Alberts, yang saat itu masih menjadi pelatih PSM. Robert menelepon Klok secara langsung.

Klok mengaku sempat kaget mendapat tawaran itu. Dia bertanya-tanya apakah Indonesia punya roda kompetisi sepakbola.

“Saya pernah liburan ke Indonesia dengan istri, tapi tidak tahu ada sepakbola di sana. Setelah ditelepon (Robert) saya cek semua lewat internet, telepon (Wiljan) Pluim yang sudah di sana waktu itu,” ungkap Klok dalam wawancaranya bersama Hamka Hamzah di akun Youtube Hamka Story 23.

Klok akhirnya menerima tawaran Robert. Dia kemudian meminta izin orang tua untuk merantau di Asia Tenggara.

“Saya kemudian bicara dengan keluarga, mereka syok. Orang tua akhirnya izinkan dan saya telepon Robert bilang saya mau, tapi harus putus kontrak dulu di Skotlandia (Dundee F.C),” sambung Klok.

Klok saat ini sudah tak di PSM. Dia hijrah ke Persija Jakarta pada awal 2020.

KJRI LA Meminta WNI Tak Ikut Teken Petisi-Posting di Medsos soal Kasus Floyd

BOGORDAILY – Konsulat Jenderal Republik Indonesia Los Angeles (KJRI LA) meminta warga negara Indonesia (WNI) tak terlibat dalam aksi unjuk rasa terkait kasus kematian pria kulit hitam George Floyd di Amerika Serikat (AS) secara langsung maupun tidak langsung. WNI juga diminta tak mengunggah konten terkait aksi tersebut di media sosial.

“Diimbau pula agar masyarakat/diaspora dan mahasiswa WNI tidak ikut pada aksi unjuk rasa, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan menyampaikan dukungan/statemen/penandatanganan petisi,” kata Konjen RI di Los Angeles Saud Purwanto Krisnawan dalam keterangan yang diterima detikcom, Rabu (3/6/2020).

“Juga tidak mem-posting konten di platform media sosial yang bernada kritik/melecehkan kebijakan pemerintah kota/negara bagian atau federal (pusat) dalam penanganan anti-diskriminasi/rasialisme, maupun penanganan unjuk rasa di AS saat ini. Ayo, bersama-sama kita menjadi Komunitas Indonesia yang tertib dan taat peraturan,” imbuhnya.

Saud mengatakan aksi unjuk rasa dan penjarahan meluas hingga ke Kota Los Angeles sejak Jumat (29/5) lalu. Jam malam juga diberlakukan di seluruh wilayah Los Angeles County sejak 31 Mei 2020 hingga saat ini.

“Bagi masyarakat Indonesia yang menjalankan usaha, diimbau agar dapat melakukan penyesuaian jam operasional serta memindahkan barang berharga ke tempat aman. Penetapan jam malam oleh pemerintah setempat ditujukan untuk membantu meredakan eskalasi situasi keamanan,” ujar Saud.

KJRI LA juga telah menggelar tele town hall meeting secara virtual pada Senin (1/6) lalu yang diikuti diaspora dan mahasiswa Indonesia yang berada di California Selatan, Nevada Selatan, Arizona, Colorado, Utah, dan Hawaii. KJRI memastikan WNI di wilayah tersebut aman.

“Hingga pelaksanaan virtual meeting, masyarakat, diaspora, dan mahasiswa Indonesia di wilayah kerja KJRI LA relatif dalam kondisi aman,” ungkapnya.

Pihak KJRI juga meminta WNI di wilayah kerjanya untuk selalu mengikuti peraturan dari otoritas setempat di situasi keresahan sosial ini. Para WNI diminta tetap di rumah jika tak ada keperluan mendesak.

“Masyarakat, diaspora, dan mahasiswa Indonesia untuk tetap tenang dan menghindari serta tidak terlibat aksi keramaian tersebut. Sebisa mungkin untuk tetap di rumah, kecuali untuk keperluan mendesak,” tegas Saud.

Aksi unjuk rasa menuntut keadilan terhadap pria kulit hitam George Floyd meluas di Amerika Serikat. Tak hanya KJRI LA, pihak KJRI Chicago dan KJRI Housto juga mengimbau WNI di wilayah kerjanya masing-masing untuk tidak ikut-ikutan dalam aksi tersebut.

Bupati Bogor Kewalahan Banyak Kendaraan Plat B Masuk Puncak

BOGOR DAILY – Banyaknya kendaraan plat B masuk ke kawasan Puncak Cisarua Bogor ketika akhir pekan, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kewalahan untuk menanganinya.

Padahal, Pemkab Bogor masih memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menyesuaikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sampai tanggal 4 Juni 2020.

“Kita kan sudah bahas beberapa kali, mana saja yang dikecualikan, pergerakan orang saat ini masih banyak seperti kemarin Sabtu (30/5/2020) kendaraan plat B nyerbu Bogor, kita kewalahan. Kenapa mereka bisa lolos kan di sana (Jakarta) juga sedang PSBB juga,” kata Bupati Bogor, Ade Yasin, Rabu (3/6/2020).

Politisi PPP ini meminta kepada DKI Jakarta agar mengamankan wilayahnya masing-masih, agar PSBB ini berjalan dengan baik, dan memberikan sanksi tegas kepada pelanggarnya.

“Kemarin pas hari Minggu (31/5/2020) kita putar balik selain penghuni puncak, petugas kita juga terbatas bayangkan harus menghadang ribuan motor, dan yang lainnya. Saya mohon juga daerah itu (Jakarta) agar mengamankan untuk tidak nyerbu Bogor, kita di serbu jadi nyalahin kita. Masing-masing lah jaga nya,” pintanya.

Sebelumnya, Polres Bogor beserta TNI dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor sudah melakukan beberapa penyekatan kendaraan dari luar Bogor mulai arah Simpang Pos Polisi Gadog, Pasir Angin, Seseupan, Simpang Taman Safari, Gunung mas sampai Masjid Atta’awun. (Andi).

Klub Liga Inggris Bisa Main 3 Kali Sepekan, Jadwal Padat Menanti

BOGORDAILY – Klub-Klub Liga Inggris dipastikan bakal melalui jadwal padat saat kompetisi digulirkan kembali. Mereka berpeluang bermain tiga kali dalam satu pekan.

Liga Inggris bakal dihelat kembali mulai 17 Juni mendatang. Dua laga yang sebelumnya sempat ditunda yaitu Manchester City vs Arsenal dan Aston Villa vs Sheffield United jadi pembuka kembalinya Premier League.

Meski tanggal dimulainya kembali Liga Inggris sudah ditentukan, tapi jadwal lengkap sisa musim ini belum dirilis. Dikutip dari The Guardian, Operator Liga Inggris tengah berupaya menyusun rancangan jadwal yang ideal.

Tugas tersebut jelas tak mudah untuk dilakukan. Pasalnya, sembilan gameweek tersisa bakal dilangsungkan hanya dalam enam pekan. Ini karena Liga Inggris diharapkan berakhir 25/26 Juli dan Final Piala FA berlangsung pada 1 Agustus.

Dalam menyusun jadwal, operator Liga Inggris tetap harus memperhatikan aturan bahwa jeda antar pertandingan suatu tim wajib lebih dari 48 jam. Mereka juga dituntut bisa menyelaraskan kepentingan semua pihak mulai dari pemegang hak siar televisi hingga otoritas keamanan.

Situasi tersebut tampaknya membuat klub berpeluang besar bakal berlaga tiga kali dalam satu pekan. Laga yang berlangsung di tengah pekan bisa digelar pada 23-25 Juni, 7-9 Juli dan 14-16 Juli.

Ini menyesuaikan jadwal Piala FA yang akan dijadwalkan memainkan laga perempatfinal pada 27-28 Juni dan semifinal pada 18-19 Juli

Pihak Operator Liga Inggris sendiri dikabarkan akan mengadakan rapat dengan para klub membahas jadwal pasti sisa musim ini pada Kamis (4/6/2020) waktu Inggris.

KemenPPPA Meminta Kebijakan New Normal Perhatikan Perlindungan Anak

BOGORDAILY – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) ingin negara dalam tatanan normal baru menjamin perlindungan anak dari penularan Covid-19. Sebab data terakhir menunjukkan masih tingginya angka penambahan kasus baru pasien corona, di antaranya anak.

Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian PPPA, Nahar menuturkan, berdasarkan data dari Gugus Tugas Nasional per tanggal 2 Juni, persentase anak usia 6 hingga 17 tahun dari keseluruhan orang yang terindikasi positif Covid-19 sebanyak 5,6 persen.

“Ini menjadi bukti bahwa anak-anak juga terancam dalam situasi pandemi ini, sehingga perlu menjadi perhatian bersama,” ujar Nahar, Rabu (3/6).

Dia menambahkan, Kementerian PPPA berkewajiban melakukan penyelenggaraan koordinasi perlindungan anak dalam hal pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus. Termasuk dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini.

“Protokol-protokol teknis perlu disiapkan dan dikomunikasikan pada semua pihak agar bersama-sama dapat melakukan mitigasi risiko-risiko yang mungkin timbul” ucap Nahar.

Sejalan dengan hal ini, Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA Lenny N Rosalin menegaskan, strategi kebijakan new normal harus disertai berbagai protokol tatanan normal baru yang dapat dilaksanakan secara tepat dan konsisten dengan memperhatikan aspek kepentingan terbaik bagi anak.

“Perlindungan anak harus dilakukan di mana pun anak-anak berada, termasuk pada saat di satuan pendidikan. Sangat penting bagi pemerintah terutama untuk membicarakan aspek pencegahannya, sehingga di era new normal nanti harapannya tidak ada satu pun anak kita yang mengalami masalah dengan diterapkannya new normal di satuan pendidikan,” tutur Lenny.

Sementara, Ketua Satuan Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Yogi Prawira berpandangan bahwa anak memiliki hak untuk hidup, hak sehat dan hak pendidikan. Namun yang harus menjadi fokus utama saat ini adalah hak anak untuk hidup.

“Berbicara tentang anak adalah bicara tentang manusia. Sebagai manusia mereka punya hak, yang pertama adalah hak untuk hidup, hak untuk mendapatkan kesehatan baru kemudian hak untuk memperoleh pendidikan. Jadi jangan terbalik, kita pastikan mereka bisa survive (bertahan), bisa sehat dulu baru kita memikirkan tentang pendidikannya,” tegasnya.

PSSI: Bukan Mulai Musim Baru, Liga 1 dan Liga 2 Dilanjutkan

BOGORDAILY – PSSI berencana melanjutkan Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020 mulai September dan Oktober mendatang. Kompetisi bukannya memulai musim baru, melainkan dilanjutkan.

Hal itu disampaikan PSSI dalam virtual meeting dengan klub Liga 1 dan Liga 2, Selasa (2/6/2020). PSSI juga menawarkan kompetisi terkonsentrasi di Pulau Jawa, kenaikan nilai subsidi, hingga penghapusan sistem degradasi di Liga 1.

Khusus Liga 2, kompetisi akan dilanjutkan namun formatnya diganti turnamen. Sebanyak 24 tim akan dibagi ke dalam empat grup dari yang awalnya hanya dua grup saja.

Satu hal yang berubah adalah jatah promosi menjadi hanya dua tim saja dari yang seharusnya tiga tim. Sama seperti Liga 1, Liga 2 juga bakal dimainkan di Pulau Jawa.

Liga 1 2020 baru berjalan tiga pekan sejak dimulai pada 29 Februari lalu. Sementara Liga 2 baru berjalan satu pekan, namun masih banyak juga klub yang belum memainkan laga pertamanya.

“Jadi opsi untuk status Liga 1 dan 2 adalah kompetisi lanjutan. Kompetisi akan dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi, dikutip dari laman resmi federasi.

“Tadi dokter Syarif Alwi juga telah memberikan paparan kepada seluruh klub. Namun semua keputusan tetap di rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI,” ujarnya menambahkan.

Setelah rapat dengan klub, PSSI juga menyempatkan rapat dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) dan Asosiasi Pelatih Sepak bola Seluruh Indonesia (APSSI).

Namun belum semua klub memahami konsep kelanjutan kompetisi yang diinginkan PSSI. Masih banyak pertanyaan dari klub seputar pelaksanaan kompetisi nantinya.

HJB KE-538, Rapat Paripurna Digelar Virtual

BOGOR DAILY- Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke 538 tahun 2020 tampak berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika biasanya digelar meriah dengan berbagai pertunjukan kesenian dan budaya, tidak dengan tahun ini.

Di situasi pandemi Virus Korona atau Covid-19 kali ini, Pemkab Bogor melaksanakan perayaan HJB ke 538 hanya dengan rapat Paripurna secara virtual di Gedung DPRD Kabupaten Bogor.

“Hari ini perayaan HJB sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, yang selalu dilaksanakan secara meriah. Berhubung Pandemi Covid-19 maka kita hanya melaksanakan rapat Paripurna secara virtual saja bersama anggota dewan,” kata Bupati Bogor, Ade Yasin, Rabu (3/6/2020).

Walaupun HJB tahun ini penuh dengan keprihatinan atas adanya musibah wabah Covid-19, politisi PPP ini meminta kepada seluruh masyarakat Bogor agar tetap semangat memperingatinya.

“Tingkatkan rasa solidaritas kita semua untuk memerangi wabah Covid-19 ini agar segera berakhir, saya minta semua masyarakat selalu terapkan PHBS, menggunakan masker ketika berpergian, hindari kerumunan dan selalu terapkan sosial distancing,” tukasnya.

Untuk diketahui, peringatan HJB ke 537 tahun 2019 lalu Pemkab Bogor melaksanakannya dengan berbagai rangkaian yang turut diikuti seluruh masyarakat, dari mulai mempertunjukan kesenian dan kebudayaan di Bogor. (Andi).