Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 8234

Bintang Emon Kangen ke Mall, Jenuh Jalani Karantina Diri

BOGORDAILY – Komika Bintang Emon mengunggah video tentang keluhannya di tengah masa isolasi mandiri saat ini. Sejak seminggu yang lalu, Bintang merasa telah mencapai di titik terjenuhnya.

“Halo temen-temen, sebenarnya dalam seminggu terakhir kemarin adalah titik terjenuh saya dalam masa karantina ini,” ujar Bintang saat dilihat melalui Instagramstoriesnya, Minggu (10/5/2020).

Rasa jenuhnya saat ini membuat Bintang merasa serba salah. Ia menjadi mudah marah dan merasa stress.

“Bener-bener ngapa-ngapain jadi salah, cranky, gampang sebel sama orang, stress deh,” lanjut Bintang.

“Untung ini aku ada minuman… hehe nggak deh, kalem. Nggak iklan ini kalem hehe. Gitu deh pusing banget,” tuturnya.

Atas rasa jenuhnya, kemudian Bintang merasa ingin sekali pergi berjalan-jalan ke mal. Tentunya ia turut membalut ungkapannya itu dengan candaannya.

“Kayak gua nggak sabar banget pengen ke mal. Dulu benci banget sama mbak-mbak Jenius, cuma sekarang itu kayak ada rasa kangen gitu, pengen gua ke mal,” tutur Bintang.

Diketahui, Bintang memang sering terlihat disibukkan dengan konten di Instagramnya akhir-akhir ini. Mulai dari konten DPO miliknya hingga mempromosikan banyak produk.

Namun hal itu saat ini hanya bisa ia lakukan di kediamannya. Panggung stand up comedy pun kini belum kembali aktif lantaran pandemi Corona yang tengah merebak.

Hasil Forensik, Ada Luka Benturan di kepala Perempuan Yang Dikubur Tersangka

BOGOR DAILY – Hasil forensik menunjukan bahwa, korban perempuan yang dikubur dibelakang rumah AA pelaku penganiayaan terhadap Istri mudanya di Parung Panjang, terdapat luka pendarahan di otaknya akibat benda tumpul.

Kapolsek Parungpanjang, Kompol Nundun Radiaman, mengatakan, dari hasil forensik menunjukan bahwa, jenzah korban berjenis kelamin perempuan itu hanya bersisakan tulang belulang yang sudah membusuk.

“Sedangkan hasil autopsi ditemukan resapan darah pada tulang pelipis kiri, dan pendarahan pada otak bagian kiri,” katanya kepada wartawan, Senin (11/5/2020).

Kompol Nundun mengungkapkan, bahwa dalam hasil pendalaman saat ini pelaku pernah menginjakan kakinya kepada korban.

“Jadi pelaku dengan sengaja menginjakan kakinya ke kepala korban, sehingga ada benturan yang cukup keras mengakibatkan almarhum tidak sadarkan diri, untuk sementara segitu dulu,” tukasnya.

Sebelumnya, Polisi bongkar kuburan di area rumah pelaku penganiayaan dan penyekapan Istri muda siri, yang berlokasi di salah satu perumahan Desa Kabasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jumat (8/5/2020) kemarin.

Kapolesek Parung Panjang, Kompol Nundun Radiaman, mengatakan, pembongkaran yang dilakukan pada pukul 08:00 WIB pagi itu merupakan tindak lanjut penyidikan terhadap pelaku berinisial AA.

Menurut keterangan pelaku kata Kompol Nundun sapaan akrabnya, korban berjenis kelamin perempuan yang dikubur di belakang rumahnya itu pada pertengahan Februari 2020. (Andi).

BIN Lakukan Rapid Test 500 Pedagang di Pasar Bogor

BOGOR DAILY – Sebanyak 500 pedagang dan pengguna Pasar Bogor menjalani Rapid Test massal, yang dilaksanakan di Jalan Suryakencana, Kota Bogor.

Rapid Test massal itupun digelar oleh Badan Intelijen Negara (BIN), bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor, dan BNPB.

Staf Khusus Kepala BIN, Mayor Jendera (Purn) Neno Hermiano, mengatakan, Rapid Test ini dilakukan untuk menjangkau pusat-pusat keramaian, demi memutus rantai penularan Virus Corona (Covid-19).

“Ini gabungan dari BIN, BNPB dan Dinkes Kota Bogor. Kalau yang positif kita lakukan penindakan lebih lanjut,” katanya kepada wartawan, Senin (11/5/2020).

Tidak hanya itu saja, BIN juga menyiapkan alat pendeteksi suhu tubuh, berupa smart helm. Berhuna untuk setiap yang datang bisa diketahui lebih dini, jika memiliki suhu tubuh di atas normal.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya, mengungkapkan, pasar merupakan salah satu episentrum penularan Covid-19 di Kota Bogor selain Stasiun Bogor.

“Untuk stasiun Insya Allah kita sedang buat aturan untuk mengatur penumpang. Perlu pembatasan luar biasa ketat. Nah pasar ini yang agak repot. Masih banyak pelanggaran social distancing,” singkatnya. (Andi).

 

Polisi Amankan Pelaku dan Ratusan Obat Ilegal di Cibungbulang

BOGOR DAILY – Nekat jualan obat ilegal di Bulan Suci Ramadhan, pelaku yang merupakan warga Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, diamankan Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Bogor.

Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy, mengatakan, sebanyak 80 butir strip atau 800 butir jenis Triheksifenidil, 187 butir obat Heximer dan tujuh strip jenis Tramadol diamankan olehnya.

“Serta sejumlah uang tunai senilai Rp435.000, yang diduga hasil penjualan sediaan farmasi ilegal, berhasil diamankan dari kedua tersangka di wilayah Cibungbulang,” katanya kepada Bogordaily.net. Senin (11/5/2020).

Menurutnya, peredaran sediaan farmasi ilegal itupun diketahui atas laporan warga sekitar, yang meresahkan adanya kegiatan tersebut.

“Kami berhasil mengamankan dua orang tersangka inisial RA (20) dan S (20) di wilayah Cibungbulang Bogor, pada hari kamis (7/5/2020) kemarin. Hal ini tentunya sangat meresahkan apalagi dijumpai di tengah pandemik Covid-19 pada bulan Ramadhan yang penuh keberkahan,” jelasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan sanksi pidana pada pasal 197 dan 196 undang-undang RI no 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

“Kita ancam pidana penjara paling lama 15 tahun penjara,” tukasnya. (Andi).

Bentuk RW Siaga, Kelurahan Lawanggintung Perangi Covid-19

BOGOR DAILY – Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, utamakan pembentukan Rukun Warga (RW) siaga Covid-19. Hal itu bertujuan untuk mengontrol kegiatan masyarakat di situasi pandemi Virus Korona ini.

Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Lawanggintung, Sopian Hadi, mengatakan, semenjak adanya isu Virus Korona masuk ke Kota Bogor, pihaknya sudah melakukan pembentukan RW siaga di delapan RW yang ada.

“Kita utamakan dulu waktu itu RW siaga Covid-19. Karena dengan adanya RW siaga tentunya bisa memonitor semua kegiatan yang ada di sini. Sebanyak delapan RW siaga kita bentuk menaungi 37 RT,” katanya kepada Bogordaily.net.

Tidak hanya itu saja, pihaknya juga sudah melakukan beberapa program. Seperti pemyemprotan disinfektan di tempat umum, baik itu sekolah, masjid, mushalla, dan rumah-rumah warga.

“Pembagian masker, hand sanitizer, penyemprotan disinfektan kita sudah lakukan, saat ini kita fokus kepada pemberlakuan PSBB di Kota Bogor,” jelasnya.

Menurutnya, untuk gerakan nasi bungkus (Gasibu) juga terus digencarkan oleh kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) bersama pihak kelurahan.

“Gasibu kita lakukan dengan para kader PKK, mereka yang mengkordinir semuanya untuk pembagian nasi bungkus, bagi masyarakat miskin dan terkena dampak Covid-19,” ucapnya.

Ia menambahkan, Warga Kelurahan Lawanggintung yang mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebanyak 43 paket sembako.

Sedangkan, untuk bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang mendapatkan sebanyak 141 kartu keluarga (KK), dengan nominal Rp500 ribu.

“Jadi kita dapat bantuan dari Pemkot itu sebanyak 141 KK nominal Rp500 ribu. Sedangkan, dari Pemprov Jabar sebanyak 43 sembako, itu disalurkan kepada masyarakat miskin yang juga terdampak Covid-19,” tukasnya. (Andi).

Wapres Ma’ruaf Amin: Pemerintah Kini Refocusing Program untuk Penanganan Virus Corona

BOGORDAILY – Wakil presiden Ma’ruf Amin mengatakan pemerintah memiliki 5 program utama dalam menjalankan pemerintahan. Namun kini, pemerintah mengalihfokuskan program itu sementara untuk penanganan COVID-19.

Adapun lima prioritas yang yakni, pembangunan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, reformasi birokrasi, dan transformasi ekonomi.

“Dalam menghadapi masa pandemi ini, maka Indonesia sementara ini melakukan refocusing, fokusnya kita ubah dulu yaitu dalam rangka menanggulangi Corona ini, COVID-19 ini dari berbagai sektornya,” kata Ma’ruf saat mengisi acara Pesantren Ramadan Online Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia Tahun 2020 secara melalui teleconference, Minggu (10/05/2020).

Lebih lanjut, Wapres mengingatkan pemerintah memiliki tiga fokus utama dalam penanggulangan COVID-19, yaitu melakukan tes secara masif dan agresif, perawatan dan pengobatan yang intensif, serta penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Upaya ini dilakukan untuk mencegah bahaya yang timbul di masyarakat.

“Semua ini dalam rangka mengamalkan laa dharara wa laa dhirara, jangan sampai membahayakan diri sendiri dan jangan membahayakan orang lain,” ujar Ma’ruf.

Sedangkan untuk proses pemulihan, Wapres mengatakan, pemerintah telah memiliki program-program yang akan dilakukan untuk mengembalikan posisi Indonesia menjadi stabil kembali. Program tersebut di antaranya dengan penguatan sektor usaha serta upaya pemenuhan hajat hidup kelompok miskin dan pemberdayaan kembali untuk memperkecil jumlah kelompok miskin di Indonesia.

“Nanti ada tentu tekanan-tekanan terutama pada sektor-sektor yang terdampak sangat dalam, dalam suasana pandemi ini. Misalnya sektor ekonomi, termasuk kelompok usaha baik Usaha Menengah Besar (UMB), maupun Usaha Mikro Kecil (UMK). Dan ini juga harus mendapatkan perhatian-perhatian untuk memulihkan kembali suasana keekonomian kita pada masa yang akan datang,” terang Wapres.

Menutup sambutannya, Wapres menekankan bahwa upaya-upaya yang dilakukan pemerintah tersebut seluruhnya dilakukan dengan mengutamakan kemaslahatan untuk seluruh masyarakat Indonesia.

“Jadi, itulah beberapa upaya kita dalam rangka bagaimana berusaha mewujudkan maqashid syariah (tujuan syariah untuk kemaslahatan umat), membangun kemaslahatan-kemaslahatan, dengan tentu saja sesuai dengan hal-hal yang kita hadapi secara riil, dengan suasana yang nyata, dengan merespon berbagai masalah yang kita hadapi bagi kita sebagai bangsa,” tutur Ma’ruf.

Ini Alasan Roy Kiyoshi Beli Obat Secara Online

BOGORDAILY – Roy Kiyoshi ditahan karena kasus narkoba baru-baru ini. Namun sang pengacara, Henry Indraguna, bersikeras jika Roy tak bersalah.

Ia pun berdalih jika kliennya tersebut mengonsumsi obat-obatan tersebut untuk mengobati penyakit insomnianya. Roy disebut sudah mengonsumsi obat-obatan jenis tersebut sejak 2017, namun atas dasar resep dari dokter.

Tapi saat ditahan, Roy ternyata membeli obat tersebut melalui situs online.

“Kenapa nggak ke dokter? Dia takut keluar rumah, takut kena COVID-19. Kenapa nggak ke apotik? Sama, jadi dia tinggal di rumah saja, dia terlalu paranoid. saya beri tahu dengan gampanganya diazepam itu dibeli,” tutur Henry saat ditemui di Polres Jakarta Selatan pada Sabtu (9/5).

Roy Kiyoshi pun terpaksa membeli obat tersebut secara online karena keadaan fisiknya. Ia disebut tak dapat tidur selama tiga hari sehingga membutuhkan obat tersebut.

Namun Roy tak mengetahui kandungan dalam obat tersebut ternyata masuk dalam kategori psikotropika.

“Kalau dia tahu di dalam kandungan ada itu, dia enggak akan beli, kalau beli, dia makan, ketangkap, urusannya terjerat hukum,” pungkasnya.

Roy Kiyoshi ditangkap karena narkoba pada Rabu (6/5). Hasil tes urine membuktikan ia positif benzo. Roy Kiyoshi pun ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tersebut.

Egy Maulana Menjelaskan Perbedaan Sepakbola di Indonesia dan Polandia

BOGORDAILY – Egy Maulana Vikri masih berada di Polandia bersama Lechia Gdansk. Dia pun menceritakan perbedaan antara fasilitas sepakbola di Indonesia dan tempatnya berkarier saat ini.

Egy sudah bersama Lechia sejak 8 Juli 2018. Selama hampir dua tahun di sana, pemain binaan SKO Ragunan itu mendapatkan pengalaman berbeda.

Salah satu yang ia soroti yakni ketersediaan kompetisi hampir di semua kelompok umur dan fasilitas untuk sepakbola. Meski kalah favorit dibandingkan cabang ski, namun sepakbola di Polandia cukup maju dan lengkap.

“Menurut saya kompetisi karena di sini (Polandia) mulai liga 1, 2, 3 4, kayak benar-benar teratur. Mereka juga punya liga junior mulai dari U-20, U-19, U-18, U-16,” kata Egy dalam bincang-bincang dengan Menpora Zainudin Amali di live Instagram @Kemenpora, Minggu (10/5/2020) sore.

“Lalu di timnas mereka juga punya segala kelompok usia dan kompetisi itu yang membuat mereka lebih gampang mencari pemain-pemain yang tidak diketahui. Di Indonesia sendiri kan banyak pemain yang lebih bagus dari saya di pelosok-pelosok,” lanjutnya.

Pemain asal Medan itu juga menyebut perbedaan fasilitas latihan dan stadion di Polandia.

“Jadi kami kalau mau latihan sudah di campnya, sementara itu tempat untuk mainnya, stadionnya beda. Karena itu, rumput stadion tetap terjaga karena hanya dimainkan sekali dan fasilitasnya juga lengkap. Itu sih, karena kompetisi yang bagus bakal banyak pemain yang bagus muncul,” ujarnya.

Meski secara fasilitas dan kompetisi berbeda, Egy mengungkapkan ada kesamaan sepakbola Indonesia dengan Polandia.

“Menurut saya, pola latihan umumnya sama. Mereka ada jadwalnya, minggu ini berat, pekan depan karena sudah masuk masa kompetisi jadi ringan. Cuma ya kalau untuk itu (pola latihan) tergantung pemainnya,” dia menjelaskan.

“Banyak pemain di sini yang merasa latihannya kurang berat sehingga menambah sendiri. Tapi kalau sudah masuk masa masuk preseason, seperti sekarang saya masuk masa itu, jadi latihan lagi berat-beratnya. Bisa satu hari dua kali latihan pagi-sore. Jadi mental dan fisiknya harus kuat,” kata pemuda 19 tahun itu.

Mohamad Wildan Gagas Sekolah Sedekah Property

Bogor Daily – Mohamad Wildan, sosok pria 30 tahun ini sangatlah terkenal di dunia bisnis Property Syariah di Indonesia. Segudang prestasi dan dedikasi yang tinggi dicurahkan untuk pengembangan konsep bisnis Property Syariah terutama tujuan besarnya bersama Tasnim Group.

Bertepatan dengan momentum Ramadhan kali ini yang berbarengan pula dengan wabah corona virus serta kebijakan PSBB yang diterapkan oleh Pemerintah membuat CEO Tasnim Group tersebut menggagas sebuah Online Class yang dia beri nama Sekolah Sedekah Property. Kegiatan virtual yang dijalankan dalam Sekolah Sedekah Property ini ditujukan spesial untuk para marketing Property Syariah maupun masyarakat luas yang ingin mengenal konsep bisnis Property Syariah ataupun menambah ilmu cara dan teknik clossing penjualan bertubi-tubi walau dimasa pandemi, selanjutnya dalam kegiatan itu pula diberikan ruang dan waktu bagi peserta untuk turut sumbangsih menyisihkan rejeki guna membantu masyarakat yang memerlukan karena terdampak wabah corona virus.

“Ini adalah program saling tolong menolong, tujuan utama selain berbagi ilmu, kami juga mencoba membantu sesama yang terdampak corona.” ungkap Wildan.

Ayah dua anak tersebut juga menjelaskan bahwa Sekolah Sedekah Property ini dimulai sejak Sabtu (2/5/20) sampai dengan Jumat, 15 Mei 2020 mendatang. Jadwal materi secara live dimulai pukul delapan malam setiap harinya. Materi yang dibahas super lengkap, mulai dari digital marketing, agency, developer, sampai fliper.

Cara mengikuti kegiatan ini mudah sekali, anda cukup menyiapkan sedekah terbaik anda dan doa terbaik anda. Program Sekolah Sedekah Property ini 100 persen untuk Sedekah.

“Untuk pendaftaran bisa hubungi admin https://bit.ly/SekolahSedekahProperty. Ayo kita belajar dan sedekah secara bersama-sama.” pungkasnya.

(Red-BDN).

Bandara Soetta Sebut Ribuan WNI Pulang dari LN Tiap Harinya

BOGORDAILY – Ombudsman Republik Indonesia menyebut terdapat lebih dari seribu buruh migran atau tenaga kerja Indonesia (TKI) yang pulang dan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada pandemi Corona. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soetta mengatakan hal tersebut memang terjadi setiap hari.

“Setiap hari memang begitu, ada ratusan sampai ribuan orang kembali ke Indonesia setiap hari,” ujar Kepala KKP Bandara Soekarno-Hatta Anas Ma’ruf saat dihubungi detikcom, Minggu (10/5/2020).

Anas mengatakan, belum mengetahui jumlah pasti WNI yang pulang pada hari ini. Namun dia menuturkan setiap harinya jumlah WNI yang pulang bervariasi, mulai dari 1.000 hingga 800 orang.

“Hari ini saya belum tau jumlah tepatnya, tapi memang informasi dari lapangan cukup banyak. Tapi setiap hari itu bervariasi, kadang ada 1.300 kadang ada 1.075, kadang ada 800, kadang 900 jadi setiap hari berbeda-beda, tergantung jumlah yang datang,” tuturnya.

Anas mengatakan, para WNI yang pulang ke Indonesia ini terdiri dari berbagai kelompok. Dari mulai mahasiswa, migran Indonesia hingga masyarakat umum.

“Jadi setiap hari memang ratusan sampai ribuan warga negara indonesia itu kembali dari luar negeri. baik dia mahasiswa, kelompok TKI, migran Indonesia maupun masyarakat umum. Kalau TKI itukan macam macam ya, ada pekerja rumah tangga, ada pekerja industri, pekerja pabrik, anak buah kapal,” kata Anas.

Terkait dengan prosedur pemeriksaan kesehatan, Anas memastikan pihaknya telah melakukan pemeriksaan kesehatan tambahan. Pemeriksaan ini seperti wawancara sampai dengan rangkaian rapid test.

“Semua dilakukan pemerksiaan kesehatan tambahan, kalau sekarang itu semua yang datang dilakukan pemeriksaan kesehatan tambahan. Jadi dilakukan wawancara, kemudian dilakukan penyelidikan epidomologi, dilakukan tes suhu dan oksigen, sama tes rapid test semua dilakukan,” ujarnya.

Bila dalam hasil pemeriksaan WNI tidak menimbulkan tanda Corona, maka dipersilahkan untuk melakukan isolasi mandiri. Namun, bagi WNI yang reaktif maka akan dirujuk ke rumah sakit Wisma Atlet.

“Setelah tiba, kalau yang sehat tidak ada tanda-tanda itu dikasih anjuran karantina mandiri. Kalau yang ada tanda-tanda atau reaktif maka kita rujuk ke rumah sakit rujukan, dalam hal ini yang sudah bisa menerima rujukan adalah Rumah Sakit Wisma Atlet,” pungkasnya.

Sebelumnya, berdasarkan data yang diterima dari Ombudsman Republik Indonesia, Minggu (10/5/2020), ada 11 pesawat akan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, pada siang hari. Para TKI menaiki 11 pesawat itu.

Dari 12 pesawat yang terdapat pada daftar, ada satu pesawat yang dibatalkan penerbangannya. Ada pula pesawat yang belum diketahui jumlah penumpangnya. Bila semua penumpang yang diketahui tersebut dijumlahkan, akan ada 1.619 orang dari luar negeri yang akan mendarat di Soekarno-Hatta dari siang hingga malam hari.