BOGORDAILY – Pandemi virus Corona menghambat persiapan Indonesia untuk menggelar Piala Dunia U-20 2021. Pemerintah dan PSSI pun dibuat pusing.
Padahal Pemerintah melalui Kemenpora dan PSSI sudah intens membahas persiapan Piala Dunia U-20. Kepanitiaan pun dibentuk dengan lahirnya Indonesia FIFA U-20 World Cup Organizing Committee (INAFOC).
“Kami sudah berkomunikasi dengan Ketum PSSI (Mochamad Iriawan) tentang kondisi pandemi COVID-19 yang menghentikan seluruh kegiatan sepak bola di Tanah Air. Termasuk pelatnas Timnas yang kami persiapkan,” kata Menpora, Zainudin Amali, kepada wartawan.
“Kami juga mendiskusikan persiapan infrastruktur. Lalu tentang kapan seharusnya pelatnas ini dimulai lagi serta berbagai hal yang terkait dengan persiapan penyelenggaraan Piala Dunia,” ujarnya menambahkan.
“Memang belum bisa kami putuskan kapan akan dimulai, kami akan menyesuaikan dengan keputusan gugus tugas COVID-19 dan memastikan kapan sudah kegiatan ini diizinkan kembali,” katanya lagi.
Pandemi virus Corona membuat semua persiapan mandek. Kini semua pihak hanya bisa menunggu situasi membaik. FIFA pun belum menunjuk enam stadion yang akan resmi menjadi venue Piala Dunia U-20. Itu karena mereka belum bisa melakukan inspeksi ke Indonesia untuk melihat kesiapan 11 stadion kandidat.
Pemerintah dan PSSI hanya bisa pasrah dengan keadaan saat ini. Mereka enggan memaksakan dan memilih menghormati anjuran pemerintah.
“Pemain butuh recovery karena sudah lama istirahat dari Pelatnas, sementara kompetisi yang dibutuhkan pemain untuk mengasah keterampilannya pun juga terhenti,” tutur Politikus Partai Golongan Karya itu.
“Akhirnya saya dan Ketum PSSI berkesimpulan bahwa kami akan tetap mengikuti keputusan Pemerintah tentang penanganan COVID-19 ini. Kami sepakat untuk tidak akan melanggar itu,” ucapnya menegaskan.
BOGORDAILY – Sinar Mas Land dan Homecare24 menyelenggarakan rapid test kit gratis kepada seluruh masyarakat dalam program Gerakan Kemanusiaan Indonesia Melawan Covid-19. Dalam kerja sama ini, Sinar Mas Land menyediakan tempat pemeriksaan di BSD Extreme Park dan konsumsi, baik bagi petugas medis yang berpuasa untuk berbuka maupun yang tidak berpuasa, selama kegiatan berlangsung. Homecare24 menyiapkan rapid test kit dan petugas medis untuk memeriksa pengunjung yang datang setiap hari. Pemeriksaan cepat tersebut ditargetkan dilakukan terhadap 500 orang per hari, mulai dari 7 hingga 10 Mei mendatang. Pemeriksaan dilakukan dengan konsep drive-thru untuk menghindari kerumunan dan demi menjaga physical distance.
Presiden Joko Widodo meminta pemerintah dan berbagai pihak agar melakukan rapid test atau uji pemeriksaan secara cepat, terutama pada sejumlah daerah yang sudah memiliki kasus positif Covid-19. Hal tersebut bermanfaat sebagai tindakan pencegahan agar jumlah kasus positif Covid-19 tidak semakin bertambah. Dengan mengetahui orang yang berpotensi positif Covid-19 lebih cepat, maka penanganan medis secara dini dapat segera dilakukan.
Untuk mendukung upaya pemerintah itu, Sinar Mas Land menjalin kerja sama dengan Homecare24 dalam program Gerakan Kemanusiaan Indonesia Melawan Covid-19 untuk menyediakan rapid test secara gratis kepada seluruh masyarakat. Group Division Head Digital Ventures & Emerging Business Sinar Mas Land, Herry Santoso, menjelaskan bahwa program tersebut berlangsung mulai dari 7 Mei hingga 10 Mei 2020 di BSD Xtreme Park.
Proses pengambilan sampel darah dengan rapid test kit oleh para tenaga medis dalam aksi Gerakan Kemanusiaan oleh Sinar Mas Land dan Homecare24
Pemberian pemeriksaan kesehatan secara cepat itu dilakukan secara drive-thru dengan dua jalur untuk mobil dan sepeda motor di area parkir BSD Xtreme Park. “Sinar Mas Land terus bergiat untuk membantu pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19. Kali ini dukungan kami berikan dengan penyediaan jasa rapid test drive-thru dalam kerja sama dengan Homecare24. Sinar Mas Land menyediakan sarana berupa tempat yang mumpuni di BSD Extreme Park serta prasarana penunjang seperti konsumsi bagi petugas medis, baik yang menjalankan ibadah puasa untuk berbuka maupun yang tidak berpuasa, selama kegiatan berlangsung. Dalam program yang kami sebut Gerakan Kemanusiaan ini, test kami berikan secara gratis dan terbuka bagi segala lapisan masyarakat, khususnya untuk masyarakat yang saat ini masih tetap bekerja (tidak bisa #dirumahsaja), seperti tim medis, pekerja harian, dan lain sebagainya. Semoga program ini dapat memberi keringanan dan kesehatan bagi masyarakat luas,” ujar Herry. Konsumsi yang disediakan Sinar Mas Land didatangkan dari Sevara Kitchen yang merupakan sebuah catering premium dari BSD City.
Menurut Theresia Lumban Gaol selaku CEO Homecare24, pihaknya menyediakan 100,000 rapid test kit (serology) yang akan dilaksanakan di beberapa lokasi. Sementara, di BSD Extreme Park akan diselenggarakan sebanyak 2.000 rapid test secara gratis kepada seluruh masyarakat. Selanjutnya, kami juga mendatangkan 100 perawat lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang akan bertugas selama pemeriksaan berlangsung. Bagi warga yang ingin mengikuti layanan tersebut, mereka harus mendaftar terlebih dahulu di aplikasi Homecare24 untuk mengetahui jadwal tes. Pasalnya, sebanyak 500 orang yang dapat menerima layanan rapid test drive thru setiap harinya akan dibatasi bergiliran maksimal 55 orang setiap jamnya.
Proses pengambilan sampel darah dengan rapid test kit oleh para tenaga medis dalam aksi Gerakan Kemanusiaan oleh Sinar Mas Land dan Homecare24
Mekanisme pemeriksaan yaitu pengunjung tetap berada dalam kendaraan saat rapid test dilakukan. Para petugas akan mendatangi pengunjung untuk mengambil sampel darah dari ujung jari. Setelah selesai, pengunjung melakukan perjalanan kembali sehingga tidak ada yang turun dari kendaraan mereka. “Hasil akan tampak biasanya sekitar 10-15 menit setelah tes dilakukan. Bila hasilnya negatif, rapid test perlu diulang lagi setelah 7-10 hari,” tutur Theresia.
Bila terdapat hasil tes yang positif, pengunjung akan memperoleh edukasi langsung dari dokter. Dokter akan mengunjungi rumah pasien sehingga tidak ada konsultasi di lapangan. Pasien diminta melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari meskipun tidak mengalami gejala sama sekali dan merasa sehat.
***
Dukungan Sinar Mas Land Mencegah Penyebaran Covid-19
Semenjak resmi dinyatakan pandemi Covid-19 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Sinar Mas Land melakukan berbagai upaya untuk membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus tersebut. Upaya yang dilakukan perusahaan di beberapa bidang di antaranya bantuan alat kesehatan, bantuan bahan pangan, dan lain-lain. Bantuan berupa alat Kesehatan meliputi pengadaan 25.000 rapid test kit yang disumbangkan kepada Kementerian Kesehatan, beberapa pemerintah daerah, serta instansi kesehatan terkait lain. Penyelenggaraan 2.000 rapid test Covid-19 bagi warga sekitar BSD City dengan sistem drive-thru yang merupakan kerja sama Sinar Mas Land dan Homecare 24.
Penyaluran ribuan masker kain yang didistribusikan ke sejumlah puskesmas di Tangerang Selatan, RSCM, sejumlah sekolah yang tergabung dalam Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM), 100 masjid di kawasan BSD City, serta personel TNI-POLRI di wilayah Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan wilayah Karawang Jawa Barat seperti Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Karawang. Selain itu, Sinar Mas Land mendistribusikan lebih dari 210.000 liter hand sanitizer ke Batam, Kabupaten Karawang, sejumlah desa di sekitar kawasan Kota Deltamas Cikarang Jawa Barat, serta ke wilayah Tangerang Raya.
Proses pengambilan sampel darah dengan rapid test kit oleh para tenaga medis dalam aksi Gerakan Kemanusiaan oleh Sinar Mas Land dan Homecare24
Sebanyak 5.240 liter cairan disinfektan juga disalurkan ke permukiman warga di sekitar BSD City, Kota Deltamas Cikarang, hingga KIIC Karawang. Untuk melindungi tenaga medis dari terinfeksi virus covid-19 perusahaan juga menyerahkan (alat pelindung diri) APD sebanyak 1.750 yang kemudian disalurkan ke sejumlah rumah sakit rujukan pasien covid-19. Ada pula bantuan 350 face shield, tempat cuci tangan portable, dan alat pengukur suhu tubuh.
Perusahaan juga mendistribusikan bahan pangan yaitu 1,5 ton beras dan 250 kardus mi instan kepada warga sekitar BSD City, Cikarang, dan Karawang. Sebanyak 10.500 paket bahan pangan juga didistribusikan secara bertahap untuk warga terdampak covid-19 di wilayah Jabodetabek. Selain distribusi bahan pangan, Sinar Mas Land juga mendistribusikan 3.000 nasi kotak siap santap serta 30.000 kapsul vitamin C dan E. Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan, Sinar Mas Land memberikan paket bantuan bagi para pemakmur masjid (para takmir, muazin, imam, dan marbot) di 100 masjid sekitar BSD City berupa Al-Qur’an, masker, kapsul vitamin C dan E, beras, dan mi instan. (*/bdn)
BOGORDAILY – Sejumlah Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan di Jabodetabek mengeluhkan sanksi tak jelas penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Mereka meminta pemerintah pusat memperjelas ketentuan terkait sanksi bagi para pelanggar selama darurat virus corona.
Kadis Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan, selama ini ketidakjelasan tersebut membuat penindakan pelanggaran PSBB berbeda-beda di tiap daerah.
Akibatnya, penerapan PSBB di Jabodetabek mulai mengendur dan membuat tren penambahan kasus baru Covid-19 meningkat.
“PSBB kedua, ada kecenderungan [kasus positif] naik kembali, karena tadi, ada kelonggaran yang tidak hanya di Depok, di Bekasi, Jakarta dan lain-lain. Hal ini lah yang memang perlu ada keseragaman,” kata Dadang dalam diskusi daring yang digelar Institut Studi Transportasi (Instran), Rabu (6/5).
Demi efektivitas penerapan PSBB, Pemkot Depok pun merujuk Undang-Undang Nomor 30 tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Dengan mengacu aturan itu, pemerintah dapat melakukan tindakan apa saja dalam rangka menjaga dan melindungi keselamatan warga.
“Jadi saat ini sudah ada sanksi yang sifatnya administratif dari mulai teguran lisan, teguran tertulis, pembubaran sampai dengan penghentian sementara kegiatan pada saat masa PSBB,” tambahnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Dadang Ginanjar, menilai, ketidakjelasan ketentuan soal sanksi membuat kebijakan PSBB di berbagai daerah tak berjalan efektif.
Di Bekasi, misalnya, larangan berkerumun yang dikeluarkan pemerintah kota hanya tampak seperti imbauan.
“Pedagang sudah diatur agar jaga jarak, tapi tetap warganya berkerumun, ramai. Kita berupaya terus memberikan edukasi pada masyarakat. Tappi, kan, memang tidak ada sanksi, tidak ada pidana,” tutur Ginanjar.
BOGOR DAILY – Berbagai kegiatan dalam penanganan Virus Korona atau Covid-19 terus dilakukan oleh Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
Lurah Tegallega, Ervin, mengatakan, dari awal bulan Maret 2020 pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, akan bahayanya Virus Korona ini.
“Kami sudah berjalan dari mulai bulan Maret, terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat melalui RT dan RW,” katanya kepada Bogordaily.net, Kamis (7/5/2020).
Ervin mengatakan, pihaknya juga sudah jauh-jauh hari membentuk Rukun Warga (RW) Siaga Covid-19 di sembilan RW yang ada di Kelurahan Tegallega.
“Kita juga sudah bentuk RW Siaga Covid-19, dengan melakukan himbauan terus kepada masyarakat. Untuk warga perumahan ada portal, kalau di gang buka tutup, hand sanitizer disiapkan di lokasi tersebut,” ungkapnya.
Tidak hanya itu saja kata Ervin, Kelurahan Tegallega berkerja sama dengan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Menggencarkan program Gerakan Nasi Bungkus (Gasibu) yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Targer per hari 50 nasi bungkus. Gerakan Gasibu ini dilakukan oleh PKK, dan ada juga banyak sumbangan dari warga dan hotel,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada hari Sabtu 9 Mei 2020. Kelurahan Tegallega akan menyalurkan bantuan yang bersumber dari Pemerintah Kota Bogor sebanyak 469 Kartu Keluarga (KK) yang mendapatkan.
“Uang tunai Rp500 ribu, Kelurahan Tegallega itu mendapatkan 469 KK penerimanya, yang akan di berikan tanggal 9 Mei nanti. Bantuan dari Gubernur ini belum ada, tapi datanya 88 orang. Dari Kemensos itu APBN juga kita belum juga datanya juga berupa jumlah KK yang dapat,” tukasnya. (Andi).
BOGOR DAILY – Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, memperketat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diwilayahnya, dengan membentuk Rukun Warga (RW) Siaga Covid-19.
Lurah Cibogor, Arief Rusdiman, mengatakan, tujuan pembentukan RW Siaga Covid-19 ini untuk, memantau aktifitas masyarakat di enam RW yang ada di Cibogor.
“Awal kita buat RW siaga korona, di Cibogor ada 6 RW dan 28 RT. Itu sudah terbentuk, mereka bertindak sesuai dengan SOP nya masin-masing,” kata Arief kepada Bogordaily.net.
Salah satu yang dilakukan oleh RW Siaga Covid-19 di Cibogor ini, membatasi akses masyarakat yang masuk dan keluar. Dalam arti, setiap warga akan dipantau dan harus melewati protokol kesehatan.
“Seperti warga yang datang dan pergi ketika keluar ingin membeli, atau dengan yang lainnya. itu sudah dilakukan, dengan melakukan pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan kendaraan yang masuk,” tuturnya.
Kelurahan Cibogor juga kata Arief, sudah melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh pelosok RT. Seperti, ditempat umum yaitu Masjid, Sekolah, dan rumah-rumah warga.
“Maklumat jangan mengadakan shalat berjamaah juga, mereka bisa menjalankan perintah itu. Jalan juga kita buat satu pintu untuk yang strategis. Ini tujuannya untuk kontrol, kita semua ini ingin cepat selesai Covid-19 ini, agar ekonomi normal, kegiatan bisa berjalan normal juga,” jelasnya.
Tidak hanya itu saja, Kelurahan Cibogor juga bekerjasama dengan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dengan membentuk dapur umun. Untuk menyiapkan nasi bungkus yang nantinya diberikan kepada warga yang terdampak Covid-19.
“Gerakan nasi bungkus (Gasibu) juga kita galakkan, targer perhari 50 sampai 100. Nantinya, itu dibagikan kepada warga terdampak secara bergiliran,” akunya.
Untuk diketahui, warga Kelurahan Cibogor yang mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah Kota Bogor sebanyak 261. Akan tetapi, setelah diverivikasi terdapat ganda empat yang sudah menerima dari Program Keluarga Harapan (PKH), dan sebanyak 258 bansos itu akan disalurkan kepada warga pada Jumat 8 Mei 2020 secara bergilir. (Andi).
BOGORDAILY – Cesc Fabregas agaknya akan membuat sebagian fans Barcelona tidak senang. Fabregas menilai Kylian Mbappe akan lebih cocok untuk Real Madrid daripada Barca.
Bintang muda Paris St. Germain itu memang masih terikat kontrak sampai 2022. Namun, Mbappe terus dirumorkan akan hengkang pada bursa transfer musim panas.
Madrid, Barcelona, dan Liverpool menjadi tim-tim yang paling getol dikaitkan dengan pemenang Piala Dunia 2018 itu. Namun, Los Blancos-lah yang digadang-gadang sebagai klub Mbappe berikutnya, setelah megatransfernya nyaris terjadi sebelum akhirnya digagalkan pandemi virus corona.
Fabregas, yang kini bermain di AS Monaco, melontarkan puja-puji untuk Mbappe. Gelandang Spanyol berusia 32 tahun itu menilai Madrid akan jadi klub yang tepat untuk Mbappe.
“Aku, yang melihat dia [Mbappe] sebagai seorang gelandang, menganggap dia sebagai salah satu striker yang ingin aku bisa bermain dengan dia,” ungkap Fabregas kepada Estudio Stadio dikutip The Sun.
“Dia pandai memanfaatkan ruang, dia punya kemampuan pemilihan waktu yang luar biasa baik. Dia punya sebuah definisi, dia lapar. Dia adalah orang yang ingin menjadi yang terbaik.”
“Melihat dia bermain itu terasa menyenangkan dan dia akan cocok sekali di Real Madrid. Di Barcelona juga sih, tapi kupikir terutama di Madrid,” simpul mantan kapten Arsenal itu.
Performa spektakuler ditunjukkan Mbappe di musim ini usai membukukan 30 gol dan 17 assist dalam 33 pertandingan PSG. Pesepakbola berusia 21 tahun itu membantu timnya memenangi Ligue 1 dan lolos ke perempatfinal Liga Champions.
BOGORDAILY – Maskapai penerbangan Lion Air Group akan kembali melayani penerbangan domestik pada Minggu (10/5). Adapun tiga penerbangan Lion Air Group yakni Lion Air, Wing Air dan Batik Air. Meski demikian, Lion Air tetap menjalankan standar operasional prosedur (SOP), melakukan protokol kesehatan sesuai ketentuan yang diberlakukan serta tidak menyebabkan penyebaran Covid-19.
“Terkait dengan rencana pengoperasian kembali yang melayani jaringan domestik, bahwa akan dijadwalkan mulai Minggu, 10 Mei 2020,” kata Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro melalui keterangan resminya, Jakarta, Kamis, (7/5).
Danang menjelaskan, seluruh layanan Lion Air Group mengacu pada Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang mengatur kebijakan mengenai larangan aktivitas mudik. Juga Surat Edaran Nomor 31 Tahun 2020 Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan tentang Pengaturan Penyelenggaraan Transportasi Udara Selama Masa Dilarang Mudik Idul Fitri 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Dengan demikian, calon penumpang wajib melengkapi dan menunjukkan kelengkapan dokumen perjalanan yang dibutuhkan serta mengikuti protokol pengamanan kesehatan diri sebagaimana diberlakukan dalam aturan dimaksud.
Selain itu, operasional Lion Air Group dipersiapkan secara menyeluruh dan berupaya maksimal dalam rangka memberikan pelayanan dengan melaksanakan berbagai langkah antisipasi, agar tujuan pelaksanaan penerbangan rute domestik tetap berjalan berdasarkan ketentuan berlaku yang memenuhi aspek keamanan, keselamatan perjalanan udara (safety first).
Demi upaya memastikan keseluruhan unsur-unsur tersebut, Lion Air Group menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama pandemi Covid-19, antara lain untuk kesehatan awak pesawat dan petugas layanan lainnya, Lion Air Group sudah mengikuti rekomendasi protokol kesehatan, seperti pengecekan suhu badan, menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan, membersihkan tangan dengan cairan (hand sanitizer), penggunaan sarung tangan dan wajib menggunakan masker.
Pemeriksaan kesehatan awak pesawat sebelum penerbangan (pre-flight health check) wajib dan sangat penting guna menentukan kondisi sehat serta laik terbang (airworthy for flight) serta tindakan preventif lainnya.
Pengaturan jarak aman antar tamu atau penumpang (physical distancing) dalam kabin pesawat pada setiap penerbangan. Tipe pesawat Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 320-200CEO dan Airbus 320-200NEO pada kelas ekonomi yang berkonfigurasi 3-3, maka khusus kursi di tengah (B dan E) tidak dipergunakan (tanda petunjuk “X”), tamu atau penumpang akan duduk di dekat jendela (window) dan lorong (aisle). Tipe pesawat ATR 72 dan pesawat yang mempunyai layanan kelas bisnis bertata letak kursi 2-2, mengimplementasikan metode saling silang atau zig-zag.
Prosedur pemeliharaan dan perawatan pada semua armada (Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 320-200CEO, Airbus 320-200NEO, Airbus 330-300CEO, Airbus 330-900NEO, ATR 72-500 dan ATR 72-600) dikerjakan secara berjadwal (schedule maintenance) dan tidak berjadwal (unschedule maintenance).
Sterilisasi dan kebersihan pesawat terus dilakukan secara rutin serta ditingkatkan, meliputi aircraft interior exterior cleaning (AIEC), terdiri aircraft interior cleaning (membersihkan detail setiap bagian dalam pesawat) dan aircraft exterior cleaning (membersihkan bagian luar pesawat).
Selain itu, Lion Air Group menginformasikan penyesuaian terminal keberangkatan dan kedatangan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta. Penerbangan domestik Lion Air dari Terminal 1A pindah ke Terminal 2E. Sementara itu, penerbangan internasional Lion Air, Batik Air, Malindo Air dan Thai Lion Air dari Terminal 2F pindah ke Terminal 3.
BOGORDAILY – Ada wacana untuk menghadirkan turnamen sebagai pengganti Shopee Liga 1 2020. Presiden Borneo FC, Nabil Husein, lebih memilih liga tetap jalan daripada turnamen.
Nasib Shopee Liga 1 2020 sampai saat ini masih belum jelas. Meski PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah meminta dibubarkan, PSSI masih belum mau ambil keputusan secepatnya.
PT LIB menyampaikan bahawa mayoritas klub ingin liga tak dilanjut lagi. Hal itu lantas memungkinkan untuk adanya turnamen untuk mengganti liga jika pandemi virus corona berakhir.
Nabil tak sepakat dengan itu. Dia lebih ingin tetap ada liga daripada menggelar turnamen, namun tetap bakal mengikuti keputusan PSSI.
“Borneo yang jelas ikut bagaimana PSSI. Semua harus jelas. Ini situasi di Indonesia belum bisa diketahui kapan berakhir,” ujar Nabil dilansir laman resmi klub.
“Mengenai turnamen, yang jelas menurut saya lebih baik liga. Tapi, ya itu lagi, saya tidak tahu kapan, karena kita semua tidak bisa menebak kapan pandemi ini berakhir,” tegasnya.
BOGORDAILY – Penurunan pemudik di overpass tol menjadi modus baru agar pemudik bisa pulang ke kampung halamannya. Tetapi modus menurunkan warga di tengah jalan tol itu tak berhasil karena warga memergokinya.
Selama seminggu terakhir, 46 pemudik terjaring razia oleh warga saat diturunkan dari bus di overpass ruas tol Solo Ngawi. Warga memergoki para pemudik tersebut diturunkan oleh Bus Agam Tunggal Jaya, tepatnya di overpass masuk Desa Ngale Kecamatan Paron Ngawi.
“Memang benar saat ini sudah ada 46 orang pemudik yang diamankan warga saat memantau overpass tol di desa kami. Karena ditengarai jadi tempat penurunan pemudik oleh bus. Kan bahaya ada potensi membawa virus Corona,” terang Kepala Desa Ngale Teguh Wibowo saat dikonfirmasi detikcom Kamis (7/5/2020).
Teguh mengatakan penurunan pemudik di ruas jalan tol itu sudah berlangsung lebih dari sepekan terakhir. Modus itu dilakukan karena selama ini bus selalu dihalau di pintu keluar tol. Kebanyakan pemudik berasal dari Jakarta tujuan berbagai desa di Ngawi.
“Sudah seminggu terakhir ini kita memantau karena kecurigaan sering ada bus dan kendaraan yang lewat tol berhenti di overpass Ngale ini,” paparnya.
Teguh menambahkan semua perantau yang mudik ini telah didata dan diserahkan ke perangkat desa asal mereka untuk di karantina. Pengawas ketat para pemudik yang datang, lanjut Teguh, seiring upaya pemutusan mata rantai COVID-19.
“Kami serahkan ke masing-masing perangkat desa sesuai alamat di KTP mereka. Ini merupakan upaya kami untuk mencegah penyebaran Corona,” tandasnya.
Data yang dihimpun detikcom dari untuk untuk tim kesehatan yang dilibatkan yakni sesuai tujuan mudik para perantau, yakni Puskesmas Jogorogo, Ngrambe dan Paron.
BOGORDAILY – Bundesliga resmi bergulir lagi bulan ini. Pemerintah Jerman sudah memberikan lampu hijau untuk itu.
Dikutip AFP, Kanselir Jerman, Angela Merkel, memberikan izin tersebut setelah mengadakan pertemuan dengan Asosiasi Liga Jerman (DFL), Rabu (6/5/2020) malam WIB. Dalam pertemuan itu hadir juga seluruh klub Bundesliga dan Bundesliga 2.
Kemungkinan besar Liga Jerman 2019/2020 baru bisa bergulir lagi pada 22 Mei atau paling lambat 29 Mei dan tanpa penonton. Meski demikian, bakal ada protokol kesehatan ketat diberlakukan termasuk tes COVID-19 untuk seluruh pemain setiap pekannya.
Kepastian ini sekaligus membantah isu bahwa Bundesliga akan lebih lama ditangguhkan, setelah adanya 10 kasus baru virus corona setelah DFL mengadakan tes pekan lalu. Apalagi ada pemain Hertha Berlin Salomon Kalou sampai melanggar aturan lockdown.
Saat dihentikan Maret lalu, Bundesliga baru berjalan 25 pekan. Puncak klasemen dikuasai Bayern Munich dengan 55 poin, unggul empat poin atas Borussia Dortmund di posisi kedua dan lima poin atas RB Leipzig di posisi ketiga.
Bundesliga jadi kompetisi elite Eropa pertama yang menggulirkan lagi liganya di tengah pandemi virus corona. Sementara Liga Prancis, Liga Belanda, dan Liga Belgia sudah menghentikan total kompetisi musim ini.