Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 8250

Ketua Pansus DPRD Kab. Bogor Sebut, Raperda Kepemudaan Tinggal Dua Tahapan Lagi

BOGORDAILY – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kepemudaan, yang dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bogor, tinggal dua tahapan lagi untuk finalisasi.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Pansus DPRD Kabupaten Bogor, Adi Suwardi kepada Bogordaily.net, Rabu (6/5/2020).

Menurut politisi Gerindra ini, pembahasan mengenai Raperda tentang kepemudaan sempat terhenti, akibat adanya Covid-19 di Bumi Tegat Beriman.

“Alhamdulillah, kali ini bisa dibahas lagi Raperda tentang Kepemudaan ini di tingkat Pansus,” katanya.

Kata Adi -sapaan akrabnya- yang merupakan politisi senior dari Gerindra ini, ditingkat Pansus DPRD Kabupaten Bogor Raperda itu sudah matang. Artinya, tinggal beberapa tahapan lagi menjadi Perda.

“Tahapan nanti yaitu, tinggal tahap berikutnya akan disampaikan di agenda kegiatan DPRD. Yaitu, dibahas di tingkat anggota Bamus (Badan Musyawarah.red) dan nanti kita akan bahas selanjutnya di Paripurna,” jelasnya.

Jika dilihat secara esensi, Raperda Kepemudaan ini untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Ia menjelaskan, dengan terbentuknya Perda Kepemudaan ini. Nantinya pemberdayaan pemuda bisa berimplikasi membangkitkan potensi dan peran aktif dalam pembangunan di Bumi Tegar Beriman.

“Dan kedepannya, organisasi kepemudaan menjadi wadah dalam pengembangan potensi di daerah. Sebab, mengembangkan potensi dan keterampilan akan memosisikan pemuda lebih mandiri lagi,” tukasnya. (Andi).

Dilema Ayu Dewi Saat Masih Harus Kerja Saat Pandemi Corona

BOGORDAILY – Ayu Dewi masih tetap kerja di masa pandemi Corona. Awalnya, Ayu Dewi juga sangat khawatir.

Menurut Ayu Dewi Corona memang berimbas pada semua lapisan. Tidak hanya pekerja, tapi juga pemilik bisnis.

“Kalau ngomongin bisnis sebenarnya yang punya banyak bisnis adalah suami aku. Aku cuma bantuin doang. Ada beberapa bisnis toko kue, restoran, semua aspek dalam bisnis ini kena sih,” kata Ayu Dewi saat ngobrol bareng dengan detikcom dalam live Instagram.

“Makanya kalau ngomongin bisnis jadinya diubah jadi home delivery. Apalagi yang tempatnya di mal kan tutup,” sambungnya.
Ayu Dewi bersyukur dirinya masih mendapat kesempatan bekerja. Akan tetapi, Ayu Dewi tetap diliputi rasa khawatir.

“Parno-parnonya, gila gue harus kerja sedangkan keadaan lagi kayak gini gimana ya? Itu waktu awal-awal aduh harusnya kan kita di rumah aja, takut keluar rumah, kita nggak tahu keadaan di sana, balik lagi di sini ada anak kecil tiga, orang tua satu,” akunya.

Istri Regi Datau itu berpikir rezeki ini memang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Kesempatan pekerjaan yang Ayu Dewi dapat saat ini, sepatutnya disyukuri sebagai berkah.

Di saat dirinya tetap harus kerja, Ayu Dewi sadar ada hikmah di balik semua itu.

“Mungkin dengan cara ini aku harus bekerja untuk THR orang-orang yang kerja sama aku, untuk bantu suami kalau misalnya bisnis harus gimana-gimana. Aku jaga-jaga aja sih. Tetap punya simpanan buat bantu dia,” ungkao Ayu Dewi.

Selama masih harus bekerja di luar, Ayu Dewi memilih untuk jalan sendiri. Biasanya ada asisten yang mendampingi, kini dirinya hanya sendirian.

“Gue akan maju sendiri, supaya rezeki yang gue dapet saat ini untuk bantu THR karyawan,” tukas Ayu Dewi.

Ini Kronologis Lengkap Tabrakan Dahsyat di Bogor

BOGORDAILY.net – Gara-gara terobos lampu merah, pengendara motor terlibat kecelakaan dengan mobil, di Jalan Raya Padjajaran dekat Kampus IPB Pasca Sarjana, Kota Bogor.

Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Desty Irianti mengatakan, peristiwa kecelakaan tragis antara motor dan mobil itu terjadi pada pagi tadi, Rabu (6/5/2020).

Menurutnya, kecelakaan itu terjadi saat pengendara sepeda Motor Honda CB, dengan nomor Polisi F 6315 EK datang dari arah Warung Jambu, dan hendak menuju Taman Kencana.

Akibat melanggar Lampu Merah, pengendara Motor Honda CB itupun tertabrak, oleh kendaraan Toyota Avanza Nomor Polisi B 1672 NOY yang datang dari arah Mc Donald Lodaya.

“Akibat dari kejadian tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian laka lantas tersebut,” singkatnya.

Tampak terlihat, dari rekaman CCTV milik Dinas Perhubungan Kota Bogor yang beredar di media sosial. Kendaraan roda dua itupun terpental jauh oleh mobil. Bahkan, pengendara motor itu sempat nyangkut di atas mobil. (Andi).

 

Ini video detik-detik tabrakan terjadi:

Ngeri, Tabrakan Dahsyat Motor Vs Mobil di Bogor. Ini Videonya!

BOGORDAILY.net – Kecelakaan dahsyat di Kota Bogor kembali terjadi. Sebuah motor ditabrak sebuah mobil hingga terpental.

Kecelakaan itu di Jalan Raya Pajajaran, di Simpang Hotel Pangrango, Rabu (6/5/2020) pagi sekitar pukul 06:30 WIB.

Tabrakan hebat itu, terekam kamera CCTV. Dalam rekaman itu, sebuah pengendara sepeda motor dari arah Jambu Dua menuju Tugu Kujang berbelok menuju arah Taman Kencana.

https://www.instagram.com/p/B_2Nv8fFfUa/?igshid=7aefrpg97xip

Disaat bersamaan, sebuah mini bus melaju dari arah Tugu Kujang menuju Jambu dua. Tabarakan pun tak terelakan, saat pengendara sepeda motor berada di tengah jalan.

Saking kerasnya tabrakan, pengendara sepeda motor sampai terpental dan terseret. Sedangkan kondisi motornya ringsek.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui kondisi pengendara sepeda motor tersebut. (*/bdn)

Tentang Kecintaan Didi Kempot pada Istri dan Keluarga

BOGORDAILY – Penyanyi campursari Didi Kempot dikenal sebagai pribadi yang baik dan ramah. Kecintaannya terhadap keluarga juga tak perlu diragukan lagi.

Seperti diketahui, sang Godfather Of Broken Heart itu memiliki dua orang istri. Saputri tinggal di Ngawi sementara Yan Vellia berdomisili di Solo.

“Baik (sama keluarganya), waktu ke Surabaya bawa istri yang tua kalau yang muda jarang dibawa kecuali show bareng,” kata salah satu anggota lawak Srimulat, Tarzan, saat ditemui di Trans TV, Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2020).

Tarsan cukup lama mengenal Didi Kempot dari tahun 80-an. “Dia tuh sosok yang rendah hati, banyak membantu temen-temen,” sambungnya.

Bersama Van Vellia, Didi Kempot sering kali tampil bersama saat bernyanyi. Mereka berduet dan sudah memiliki lagu bersama.

Dari Saputri, Didi Kempot dikaruniai tiga orang anak. Sedangkan dari Yan Vellia dua anak.

Didi Kempot meninggal dunia di Solo, Jawa Tengah. Ia berpulang karena henti jantung di usia 53 tahun.

Kata Jerinx yang Akun Twitternya Kena Suspend

BOGORDAILY – Jerinx diketahui membuat akun Twitter baru bulan ini dengan nama @Official_JRX. Dalam waktu singkat, akun itu sudah punya lebih dari 21 ribu followers.

Namun sayang, akun tersebut kena suspend. Hal itu dibenarkan Jerinx. Ia pun mengunggah hal itu dalam Instagram miliknya. Dikatakannya hal itu adalah sebuah rekor.

“Ini rekor sih. Baru sehari bikin akun langsung disikat,” katanya dalam unggahan di Instagram pribadinya.

twitter jerinx kena suspend
Sebelumnya, pembahasan soal akun Twitter Jerinx yang kena suspend ini pun mencuat di linimasa. Di Instagram, ada beberapa yang bertanya langsung ke Jerinx.

“Twitternya disuspend lagi yak? :)” tulis seorang netizen.

“Akun twitter yang baru dibuat kena suspended lagi bli ?” tanya netizen lainnya.

Seperti diketahui, akun Twitter Jerinx sebelumnya memang pernah kena suspend usai sempat menyinggung penusukan Wiranto. Akunnya juga kena suspend usai menyinggung soal K-Pop.

Polisi Belum Kantongi Identitas Perempuan Yang Sempat Tidur Dengan Pria Tewas di Bogor

BOGORDAILY.net – Polisi sampai saat ini belum kantongi, identitas perempuan sempat tidur dengan pria yang tewas di Hotel Marga, Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Indrat Riyani Setiyani, mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikan mendalam, terhadap kasus meninggalnya IS (55).

Walaupun, kata Kompol Indrat -sapaan akrabnya- keluarga korban sudah merelakan tewasnya IS di kamar hotel dengan kondisi tanpa busana. Dengan menganggap kejadian tersebut adalah musibah.

“Keluarga korban sudah mengikhlaskan kepergian korban, dengan menganggap sebuah musibah. Akan tetapi, kami terus melakukan lidik (penyidikan.red) terhadap kasus ini,” katanya kepada Bogordaily.net, Rabu (6/5/2020).

Sekedar diketahui, korban IS meninggal dengan kondisi tanpa busana pada Selasa (5/5/2020) kemarin, dengan kondisi tanpa busana usai melakukan hubungan intim dengan perempuan di Hotel Marga, Tajur, Kota Bogor.

Kanit Reskim Polsek Bogor Selatan, AKP Edi Santoso, mengatakan, menurut keterangan karyawan Hotel tersebut, seharusnya korban pada pukul 12:00 WIB siang tadi (5/5/2020) sudah check out.

Akan tetapi, saat karyawan itu mengetuk pintu hotel dimana korban tidur, tak ada satupun yang menjawab.

“Berfikir masih tertidur mungkin. Karyawan itu meninggalkan kamar dan kembali lagi menghampiri pada pukul 13:00 WIB. Akan tetapi saat diketuk, masih tidak ada jawaban juga,” katanya, Selasa (5/5/2020) malam.

Masih kata Kanit Reskrim Polsek Bogor Selatan, karyawan itu berinisiatif membuka pintu kamar. Namun, ketika pintu kamar dibuka, ia melihat pria tersebut sudah tak bernyawa di atas kasur tanpa busana.

AKP Edi menjelaskan, saat olah TKP, pihaknya tidak menemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban.

“Tidak ada tanda kekerasan. Namun, kami pada saat itu hanya menemukan obat-obatan, dan kami pun tadi amankan juga untuk barang bukti,” jelasnya. (Andi).

Keluarga Pria Tewas di Hotel Bogor Menolak Korban Diautopsi

BOGORDAILY.net – Keluarga IS (55) yang meninggal di kamar hotel Marga, Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, menolak untuk dilakukan autopsi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Indrat Riyani Setiyani, saat dihubungi Bogordaily.net, Rabu (6/5/2020).

Menurutnya, keluarga korban telah merelakan kepergian IS yang meninggal dengan kondisi tanpa busana, usai melakukan hubungan intim dengan perempuan. Dengan menganggap kejadian tersebut adalah sebuah musibah.

“Ketika kita akan melakukan autopsi di RSUD Ciawi, pihak keluarga korban mendatangi rumah sakit dan menolak untuk dilakulan autopsi,” katanya.

Kompol Indrat mengungkapkan, pihak keluargapun langsung membawa korban, ke kediamannya dan langsung disemayamkan.

“Langsung dibawa pas malam (5/5/2020), dan merelakan kejadian ini sebagai musibah. Jadi kita juga belum tahu hasilnya iya,” tukasnya.

Sekedar diketahui, korban IS meninggal dengan kondisi tanpa busana pada Selasa (5/5/2020) kemarin, dengan kondisi tanpa busana usai melakukan hubungan intim dengan perempuan di Hotel Marga, Tajur, Kota Bogor.

Kanit Reskim Polsek Bogor Selatan, AKP Edi Santoso, mengatakan, menurut keterangan karyawan Hotel tersebut, seharusnya korban pada pukul 12:00 WIB siang tadi (5/5/2020) sudah check out.

Akan tetapi, saat karyawan itu mengetuk pintu hotel dimana korban tidur, tak ada satupun yang menjawab.

“Berfikir masih tertidur mungkin. Karyawan itu meninggalkan kamar dan kembali lagi menghampiri pada pukul 13:00 WIB. Akan tetapi saat diketuk, masih tidak ada jawaban juga,” katanya, Selasa (5/5/2020) malam.

Masih kata Kanit Reskrim Polsek Bogor Selatan, karyawan itu berinisiatif membuka pintu kamar. Namun, ketika pintu kamar dibuka, ia melihat pria tersebut sudah tak bernyawa di atas kasur tanpa busana.

AKP Edi menjelaskan, saat olah TKP, pihaknya tidak menemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban.

“Tidak ada tanda kekerasan. Namun, kami pada saat itu hanya menemukan obat-obatan, dan kami pun tadi amankan juga untuk barang bukti,” jelasnya. (Andi).

Alhamdulillah, Sudah Tiga Hari tak Ada yang Positif Korona di Kota Bogor

BOGORDAILY.net – Sudah tiga hari dari mulai tanggal 4 sampai 6 Mei 2020, kasus positif Virus Korona atau Covid-19 di Kota Bogor nihil.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengatakan, untuk kasus Covid-19 terbaru selama tiga hari ini, tidak ada yang terkonfirmasi positif.

Menurut Retno -sapaan akrabnya- untuk total positif aktif di Kota Hujan itu masih berjumlah 91 orang.

Di antaranya, sebanyak 14 orang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19.

“Jadi masih yang positif tetap 91 orang, 14 sembuh, 14 meninggal. Sedangkan, yang masih menjalani perawatan di RS rujukan sebanyak 63 orang,” katanya kepada Bogordaily.net, Rabu (6/5/2020).

Kemudian, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) Retno menyebutkan, ada sebanyak 199, dinyatakan sembuh atau selesai 116 dan masih dalam pantauan ada 83 orang.

Retno yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor ini memaparkan, data Orang Dalam Pantauan (ODP) ada 1146, selesai atau sembuh 1054, dan masih dalam pantauan 92 orang.

“Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada sebanyak 213, dinyatakan sembuh 79, dan masih dalam pengawasan RS sebanyak 94. Sedangkan, yang meninggal status PDP ada 40 orang,” tukasnya. (Andi).

Lazio Tak Akan Terima jika Serie A Disetop seperti Liga Prancis

BOGORDAILY – Lazio ingin Liga Italia 2019/2020 dituntaskan. Masih berpeluang juara, Lazio tak mau musim dipotong di tengah jalan.

Liga Italia tengah ditangguhkan karena pandemi virus corona. Namun, belum lama ini, klub-klub sudah mulai diizinkan untuk kembali berlatih meski dengan aturan ketat seperti social distancing.

Bek Lazio, Patric, menyambut positif kembalinya aktivitas klub kendati belum diketahui kapan kompetisi akan bergulir lagi.

“Kami tidak takut dan, dengan pencegahan yang tepat, kami harus kembali ke lapangan,” ujar Patric kepada El Chiringuito de Jugones seperti dilansir Football Italia.

“Sepakbola tak ada bedanya dengan bisnis lain, kami sudah di rumah saja selama dua bulan dan ingin kembali bekerja. Jika segalanya kembali normal, kenapa kami tidak?

Di antara liga-liga top Eropa, Liga Prancis sudah memutuskan untuk mengakhiri musim 2019/2020. Paris Saint-Germain, yang memuncaki klasemen saat kompetisi ditangguhkan, dinyatakan sebagai juara.

Patric tak ingin Liga Italia bernasib sama seperti Liga Prancis. Menurutnya, tidak akan adil menunjuk sebuah tim jadi juara jika persaingan masih ketat.

“Kami tidak akan menerimanya. Ini adalah momen bersejarah untuk Lazio, kami menjalani musim yang fantastis. Mereka tidak bisa menentukan juara ketika persaingan begitu ketat dan masih ada 12 pertandingan tersisa,” ucap Patric.

Saat kompetisi disetop, Lazio menempati peringkat kedua klasemen Liga Italia dengan 62 poin dari 26 pertandingan. Mereka tertinggal dua angka dari Juventus yang memuncaki klasemen.