Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 8279

Ustadz Rosyid Aziz, Guru Besar Property Syariah Indonesia

0

BOGORDAILY.net – Konsisten dan luar biasa, itulah kalimat yang pantas disematkan kepada sosok pria yang akrab di sapa dengan sapaan Ustadz Rosyid itu. Berpegang teguh untuk terus memberikan edukasi-edukasi perihal konsep bisnis Property Syariah yang Real tanpa Bank dan menggerus praktek-praktek ribawi dalam jual beli unit lahan kavling dan rumah mengukir namanya sebagai guru besar Property Syariah di Indonesia dan Pendiri dari komunitas Developer Property Syariah atau DPS.

Saat ini DPS memiliki 500 lebih project Property Syariah yang ada dari Sabang sampai Merauke dan lebih dari 2.000 member anggotanya di seluruh Indonesia. Dibawah arahan, ilmu dan edukasi dari Ustadz Rosyid, semua penerapan aspek ilmu management Property Syariah yang baik dan benar dapat terus berjalan serta membuat mulus perjalanan project sampai serah terima kepada para konsumen.

Berikut petikan wawancara Eksklusif Bogor Daily dengan Ustadz Rosyid Aziz, Guru Besar Property Syariah di Indonesia dan Pendiri Komunitas Developer Property Syariah atau DPS :

*1. Apa yang membuat Anda tidak lelah dalam berjuang di ranah bisnis Property Syariah ???…*
Jawaban :
√ Tujuan akhir kita sebagai seorang muslim adalah akhirat, konsep bisnis Property Syariah mengacu kepada konsep pahala yang akan terus mengalir. Visioner untuk gapai kesuksesan yang hakiki di dunia dan kesuksesan di akhirat. Apabila ada seseorang yang hijrah meninggalkan sesuatu karena Allah, maka peran serta kita yang mengajaknya kepada jalan kebaikan tersebutlah yang menimbulkan pahala yang terus menerus mengalir. Developer Property Syariah menciptakan kawasan yang didalamnya ada masjid, musholla, kajian kegiatan agama yang berjalan. Kegiatan ketakwaan itulah modal keberkahan kita dunia dan akhirat, In Syaa Allah.

*2. Masyarakat Indonesia sudah lama mengenal sistem pembelian rumah melalui fasilitas dari per-bank-kan yang ada, apa yang membedakan konsep Property Syariah ini sesungguhnya ???…*
Jawaban :
√ Hal pembeda yang utama adalah konsep kepemilikan yang ditawarkan konsep Property Syariah. Indonesia merupakan negara yang mayoritas 85 persen penduduknya beragama Islam, cuma masih sangat di sayangkan, banyak masyarakat muslim Indonesia yang masih membeli rumah dengan melanggar dan menabrak syariat agama dengan ada nya praktek ribawi dalam kepemilikannya. Dengan konsep yang diusung oleh Property Syariah akan memberikan sesuatu yang berbeda dan menjadi pembeda. Berkah kepada pembeli dengan proses tanpa praktek ribawi dan berkah selamat untuk pengusaha atau developernya itu sendiri dengan menikmati harta yang halal tanpa riba. Sesungguhnya Property Syariah itu menguatkan Fitroh Manusia, memuaskan akal dan menentramkan hati.

*3. Sejak kapan dan apa yang menjadikan anda terjun ke bisnis Property Syariah ???…*
Jawaban :
√ Sebenarnya dakwah kepada pengusaha-pengusaha muslim sudah dilakukan sejak periode tahun 2005 sampai 2011 lalu. Konsep bisnis Property Syariah disusun sejak tahun 2012, walau lebih umum sejak tahun 90an semasa pendidikan di pesantren, saya sudah mengenal konsep bisnis Syariah. Pada tahun 2012 itulah konsep bisnis Property Syariah pertama kali saya jalankan sendiri dan menghasilkan kesuksesan. Pada tahun 2013 baru saya coba berikan konsep bisnis Property Syariah ini kepada umum. Sampai dengan tahun 2020 ini sudah tujuh tahun saya bersama keluarga besar pejuang di DPS memberikan edukasi melalui camp Property Syariah, kelas-kelas mentoring dan kegiatan lainnya. Genap sudah tujuh tahun dengan capaian yang dahsyat.

*4. Bagaimana Anda membentuk dan membuat kokoh Komunitas Developer Property Syariah atau DPS ???…*
Jawaban :
√ Ada tiga dorongan yang diberikan, tiga dorongan ini sebenarnya adalah hal-hal yang kita perjuangkan dalam hidup kita,

Pertama
Dorongan Materi ( Al-Quwwah Al-Madiyyah), yaitu dorongan memotivasi manusia melalui harta, profit, materi, bonus, atau apapun yang membawa kebahagian. Dorongan ini sangat ampuh apabila capaian dari target dapat kita penuhi.

Kedua
Dorongan Emosi ( Al-Quwwah Al-Ma’nawiyah ), yaitu dorongan yang lebih efektif dari dorongan materi, dorongan emosi, mengangkat kebanggaan, bergengsi dan prestige. Alasan untuk terus berubah dan bertindak. Stigma yang tercipta bahwa bisnis Property itu Keren.

Ketiga
Dorongan Spiritual ( Al-Quwwah Ar-Ruhiyyah ), yaitu dorongan untuk mendapatkan pahala. Motivasi ini lebih kuat bertahan lama dan bersifat jangka panjang. Orang yang membeli Property Syariah akan mengalirkan pahala untuk developernya dengan aktifitas ketakwaan yang dilakukan di project-project yang kita ciptakan.

Tingkatan motivasi permanen untuk semua keluarga besar Developer Property Syariah atau DPS.

*5. Apa yang harus dilakukan ketika kita berniat untuk membuat project Property Syariah ???…*
Jawaban :
√ Ada tiga hal yang perlu sangat diperhatikan, diantaranya

Pertama
Lengkapi ilmu yang cukup, karena langsung nyemplung saja dengan berbekal hanya semangat saja sangatlah berbahaya.

Kedua
Belajar Teknis Management, termasuk cara-cara yang biasa dilakukan di berbagai Project Property Syariah mulai dari proses akuisisi lahan, pengurusan izin, teknis selling marketing sampai teknis serah terima atau hand over unit.

Ketiga
Pengendalian Diri Developer, sebagai Pengusaha atau Developer yang membuka dan membuat project Property Syariah haruslah kuat mengendalikan dirinya sendiri. Biasanya banyak yang tidak sadar akan hal ini, pada akhirnya project menjadi berantakan dan merugikan nama baik Property Syariah itu sendiri.

Pada intinya Syariah bukan hanya sekedar label dan penglaris dagangan saja, tapi secara aktual penerapan kadar-kadar Syariah lah yang perlu kita jaga bersama. Maka untuk itu Islam mengajarkan berkolaborasi, bersinergi dan berkelompok. Berjamaah akan lebih kuat, untuk itu DPS hadir menjadi solusi dan perahu besar kita semua dalam menjalankan konsep bisnis Property Syariah.

*6. Hal apa yang paling membuat Anda Bahagia ketika menjalankan konsep Bisnis Property Syariah ???…*
Jawaban :
√ Ada di momen-momen tertentu, yang paling bahagia adalah melihat dengan mata kepala sendiri, mereka yang akhirnya memutuskan untuk Hijrah ke bisnis Property Syariah yang Real ini. Rata-rata mereka sebelumnya berprofesi sebagai pegawai ataupun pengusaha yang diselimuti praktek ribawi. Sampai suatu saat mereka menangis bertobat dengan meninggalkan riba dan masuk dalam dunia bisnis Property Syariah. Mengantarkan orang berhijrah dengan peran serta kita, maka menurut Islam itu Lebih Baik Dari Dunia dan Isinya.

*7. Sukses itu tentunya Tidak Sendiri. Sejauh apa peran Keluarga dalam perjuangan Anda di bisnis Property Syariah ???…*
Jawaban :
√ Mereka adalah yang Utama. Dorongan Support, Ridho dan Doa dari keluarga adalah segalanya. Tanpa mereka saya tidak mungkin ada dan sampai di titik ini. Dengan situasi wabah corona virus saat ini, membuat saya jauh lebih banyak waktu untuk mereka. Biasanya dalam satu bulan, keluarga hanya mendapatkan waktu beberapa hari saja bersama saya, dikarenakan padatnya jadwal perjuangan untuk Ummat melalui bisnis Property Syariah.

*8. Harapan apa yang anda miliki untuk konsep bisnis Property Syariah kedepan ???…*
Jawaban :
√ Atas izin Allah Ta’ala, konsep bisnis Property Syariah kelak akan menjadi Pemenang. Mau tidak mau, konsep ini lah yang akan dipakai kita semua pada fase ke lima akhir jaman, itulah janji dari Allah yang Pasti Terjadi dan menjadi visi besar yang saat ini dijalankan oleh DPS. Sistem ekonomi kapitalisme yang saat ini sedang berjalan akan musnah. Property Syariah akan menjadi trend, spirit hijrah akan berkembang. Masuk dalam perjuangan Syariah.

“Bila kalian yakin, jalan yang dilalui ini adalah jalan kebenaran. Jika kalian yakin, jalan yang dilalui ini adalah jalan kebaikan. Maka berlarilah sekuat tenaga, jangan sesekali kalian berdiam apalagi berbalik arah.” pungkas Ustadz Rosyid Aziz, mengambil perkataan dari Imam Syafi’i.

=============================

BIODATA

Nama : Rosyid Aziz Muhammad

TTL : Rembang, 29 Nopember 1977

Tempat Tinggal : Vila Indah Pajajaran (VIP), Kota Bogor

Pendidikan :
1. Sarjana IPB Bogor
2. Ma’had Al Azhar, Bogor
3. Madrasah Sholatiyah, Lasem, Jateng
4. Dinar Coach International, Jakarta
5. Panangian School of Property, Jakarta

Keluarga :
1 istri, 6 anak

Pengalaman Organisasi :
1. Organisasi Santri Ma’had Al Azhar
2. Badan Kerohanian Islam Mahasiswa, LDK IPB Bogor
3. Senat Mahasiswa (SM) IPB Bogor
4. Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FPIK IPB Bogor
5. MT Al Marjan, FPIK IPB Bogor
6. Ketua Umum Pengurus Pusat Komunitas Pengusaha Rindu Syariah (PRS)
7. Wakil Ketua Saudagar Muslim Nusantara (SMN)
8. Founder Komunitas Developer Property Syariah (DPS)
9. Ketua Dewan Pembina Asosiasi Developer Properti Syariah (ADPS)

Pengalaman Bisnis :
1. Pernah menjalani 40 jenis bisnis yang berbeda
2. Direktur Penerbit Media Al Azhar Press Group
3. Direktur Lembaga Pengkajian Pengembangan Ummat (LPPU) Assalam
4. Pimred Majalah Remaja Permata, Majalah Sobat Muda dan Majalah Pengusaha Moslempreneur
5. Komisaris PT Cilap Darmajaya Propertindo, Jakarta
6. Komisaris PT Citra Mahakarya Propertindo, Tangerang
7. Komisaris Kampung Tahfidz Cicalengka, Bandung
8. CEO Developer Property Syariah
9. Mengembangkan ratusan projek Property Syariah Tanpa Bank di 100 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

Motto :
Lahir miskin itu takdir, mati miskin itu pilihan.

Misi Bisnis :
Membumikan Skema Syariah dalam Bisnis dan Meratakannya ke Seluruh Penjuru Nusantara.

(Red-BDN).

Menang di Pekan ke 2, accun mochammad.rachmat Sabet Voucher dari Cluster Terra Maharani

0

BOGORDAILY – Dua pekan sudah sejak Lomba Foto “Kita Dirumah Aja” digulirkan. Pada pekan de dua ini tim juri yang terdiri dari Agus Muharam serta Bayu Swandhani S, dari Komunitas Fotografi Bogor, memilih foto milik accun mochammad.rachmat dari 95 foto di pekan ke dua, sebagai pemenang mingguan. Pekan ini accun mochammad.rachmat berhak mendapatkan voucher Rp100 ribu dari Cluster Terra Maharani.

Pada lomba foto “Kita Dirumah Aja” pekan ke dua ini, accun mochammad.rachmat menjadikan bumbu dapur sebagai objek jepretannya. Banwang Merah, Bawang Putih serta Telor menghelat pertunjukan musik dilengkapi dengan tata lampu yang apik. Mini concer di rumah aja, begitu torehan dalam kolom komentar di accun mochammad.rachmat.
“Tetap berkarya dikala #dirumahaja dengan bahan yang ada,” kata mochammad.rachmat, Selasa (28/4/20).

Menanggapi foto kiriman accun mochammad.rachmat, salah seorang juri Agus Muharam, menuturkan fotografi menjadi media untuk menciptakan visual baru bagi si Kreator. Menurut Agus, ide dan gagasan yang ditampilkan dalam foto tersebut cukup menarik. Efek “dirumah aja”, lanjut Agus, membuat Kreator mencoba melihat sesuatu dari sudut pandang lain. Pemikiran seperti ini muncul dari kebiasaan si Kreator, untuk mencoba melihat sesuatu dari sudut pandang lain. yang akhirnya menjadi sebuah karya foto yang menarik.

“Seperti memfungsikan bahan masakan sebagai tokoh layaknya pemain band. Sebuah karya yang tercipta dari kejenuhan “dirumah aja” yang akhirnya mendapat apresiasi dari kami,” papar Agus.

Lomba foto ini berlangsung hingga 14 Mei 2020, untuk memperebutkan hadiah total Rp 2,4 juta. Disetiap pekan, akan dipilih pemenang mingguan. Pemenang mendapatkan voucher senilai Rp 100 ribu. Kegiatan ini diselenggarakan berkat kerjasama Komunitas Fotografi Bogor, Cluster Terra Maharani, Edupro serta Bogordaily.net. (bdn)

Hasil Rapid Tes, 2 Petugas Lapas Pondok Rajeg Terindikasi Positif Korona

0

BOGORDAILY.net – Dari 120 petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Paledang, Cibinong, Kabupaten Bogor, yang dilakukan Rapid Tes, dua di antaranya dinyatakan masuk dalam indikasi positif Virus Korona atau Covid-19.

Kalapas Kelas IIA Cibinong, Ardian Nova Christiawan mengatakan, 118 petugas Lapas dinyatakan negatif setelah melakukan Rapid Test. Sedangkan, untuk dua orang yang hasilnya positif sudah diisolasi di Klinik khusus.

“Jadi gini, 120 di Rapid tes 118 negatif hasilnya, sedangkan dua orang hasilnya positif dan sudah di isolasi biar terpantau di Klinik,” katanya ketika dihubungi Bogordaily.net. Selasa (28/4/2020).

Ia menjelaskan, hasil Rapid Tes itu belum sepenuhnya bisa dinyatakan positif terinfeksi Virus Korona. Akan tetapi, pihaknya sudah melakukan juga Swab Tes dan satu petugas sudah keluar hasilnya negatif.

“Satu lagi yang belum keluar hasilnya, apakah positif atau tidak. Kita masih menunggu hasilnya dari tim medis,” jelasnya.

Menurutnya, ada sebanyak tiga warga binaan yang sebelumnya kontak langsung dengan petugas yang dinyatakan positif Rapid Tes.

“Tiga itu kita isolasi ada yang di Aula dan di Kelinik dan satu sudah keluar hasilnya negatif Swabnya. Tapi yang bersentuhan kita sudah Swab juga hasilnya negatif, yang dua lagi menunggu hasil Swab,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk saat ini petugas di Lapas Kelas IIA Cibinong ada sebanyak 140 orang, dan untuk saat ini warga binaan ada sebanyak 1.182 yang sebelumnya berjumlah 1.391 orang. Karena sebanyak 209 Napi mendapatkan Asimilasi dari Kemenkumham RI. (Andi)

Heboh, Artis Tiktok Filipina Diserang Netizen Indonesia. Siapakah Dia??

0

BOGORDAILY.net – Siapakah Reemar Martin yang diserang habis-habisan oleh netizen Indonesia. Ya, Tagar Reemar mendadak trending di media sosial Twitter Indonesia, Selasa (28/4/2020).

Nama Reemar Martin memang sedang diperbincangkan di hampir semua platform media sosial.

Reemar Martin semakin menjadi perbincangan setelah banyak warganet Indonesia yang me-report akun media sosial miliknya.

Banyak yang beranggapan, jika sosok Reemar Martin menjadi sangat digandrungi pria Indonesia.

Hal tersebut membuat netizen yang kebanyakan perempuan cemburu. Hingga akun media sosial Instagram milik Reemar hilang karena banyak report.

Reemar memutuskan membuat akun Instagram baru, @reemar.official18.

Hingga akhirnya Reemar Martin meminta agar tidak mereport akun Instagram miliknya yang baru.

Nama Reemar semakin melambung saat dirinya live dan banyak para pria yang makin mendambakan artis TikTok asal Filipina tersebut.

Muncul banyak hatespeach di kolom komentar Instagram maupun TikTok. Hingga Reemar mencuitkan akan meninggalkan media sosial.

Namun pada cuitan tersebut, Reemar telah menjelaskan, jika keinginannya pergi dari sosial media bukan karena netizen Indonesia.

Setelah Reemar Martin mendapatkan banyak hujatan hingga report dari warganet Indonesia, Facebook justru ramai-ramai mereport akun BTS.

Beberapa akun Facebook menilai jika banyak perempuan Indonesia yang sangat mengidolakan BTS.

Meski mereka tak tahu benar ARMY (penggemar BTS) yang telah mengusik Reemar Martin.

Sosok Reemar justru kebingungan, karena dirinya tak merasa berbuat apa-apa. “Saya tidak melakukan apa-apa. berhenti mengganggu saya.” cuit akun @reema_martin.

Karena sudah mengarah ke akun besar BTS dan ARMY, Reemar akhirnya membuat klarifikasi.

Reemar meminta agar berhenti menyerang BTS. Reemar juga menuliskan jika langkahnya menutup akun media sosial bukan karena warganet Indonesia, melainkan masalah keluarga.

(Saya lakukan untuk semua penggemar saya berhenti menyerang bts. Saya tidak tahu bagaimana ini terjadi tetapi saya minta maaf dan saya akan menutup akun saya untuk beberapa alasan. Masalah keluarga. Ini tidak terhubung dengan ig dan facebook saya, jadi tolong hentikan)

Reemar pun mengucapkan maaf pada ARMY, pasalnya dirinya sendiri, tak terlalu paham dengan Bahasa Indonesia.

“Saya tidak tahu persis apa yang terjadi karena saya tidak mengerti bahasa Indonesia. Untuk semua penggemar bts, saya minta maaf atas apa yang dilakukan penggemar saya. Tuhan memberkati kalian semua,”

Reemar kembali menegaskan jika dirinya tidak pernah membenci BTS.

Reemar juga memohon maaf dan melupakan semua yang telah terjadi.

Dikutip dari akun TikTok Reemar, @reemarmartin, gadis ini memang dikenal dengan senyuman manisnya.

Reemar merupakan warga negara Filipina dan kini tinggal di Australia.

Menurut bio-nya, Reemar adalah gadis kelahiran 1999 atau saat ini berusia 21 tahun.(*/bdn)

Nicholas Saputra Nikmati Masa Sekarang, Sempat Ingin Nikah Tapi Batal

0

BOGORDAILY – Nicholas Saputra ternyata sempat ingin menikah beberapa tahun lalu. Namun sayang, pernikahan itu tak jadi digelar. Mengenai hal itu, Nicholas mengatakan sama sekali tidak menyesal.

“Gue bersyukur,” jawab Nicholas dalam live Instagram bareng Mira Lesmana.

Tak hanya itu, dikatakan pemeran Rangga dalam film ‘AADC?’ ini, ia juga menikmati apa yang ada saat ini.

“Menikmati sekarang,” sambungnya lagi.

Ucapan sempat ingin menikah tapi batal dilakukan ini dilontarkan Mira Lesmana saat live bareng Nicholas.

“Rahasia yang mungkin nggak banyak orang tahu. Beberapa tahun yang lalu, gue lupa 15 tahun lalu, ini nggak banyak yang tahu, Riri aja nggak tahu. Waktu itu lo bilang ke gue, lo mau menikah, lo sudah siap nikah?” tanya Mirles kepada Nicholas.

Ungkapan ini pun membuat heboh netter. Banyak yang kaget atas ucapan Mira tersebut.

Bima Arya Lantik 10 Pejabat Kota Bogor

0

BOGORDAILY.net – Di masa pandemi Virus Korona atau Covid-19 Wali Kota Bogor, Bima Arya, melantik 10 pejabat struktural di Pemerintah Kota Bogor, Selasa (28/4/2020).

Orang nomor satu di Kota Hujan itu, melantik 10 pejabat struktural di antaranya, Kepala Badan Kesbangpol, Dadang Sugiarta, Kadis Pariwisata Kebudayaan, Atep Budiman, Kadis Kominfo Rahmat Hidayat.

Lalu, Kadis Lingkungan Hidup, Denni Wismanto, Kepala DPMPPA, Iceu Pujiati, Kepala Satpol PP, Agustiansyah, Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid, Camat Bogor Utara, Dudi Fitri Susandi, Camat Bogor Timur, Wawan Sanwani dan Sekretaris BKAD Evandy Dahni.

Usai melantik 10 pejabat itu, Bima Arya memberikan pesan agar bisa menjalankan tugas sesuai fungsinya, khususnya terkait dengan percepatan penanganan Covid-19.

“Pak Dadang Sugiarta (Kepala Kesbangpol), saya minta Pak Dadang berkoordinasi dengan aparatur lain, TNI dan Polri, untuk memastikan stabilitas Kota Bogor. Tindak tegas di lapangan, saya dukung rekan Polri menembak di tempat pelaku kriminal,” katanya, kepada wartawan.

Untuk Kadis Pariwisata Kebudayaan, Atep Budiman, Bima menyampaikan, untuk bisa menyetabilkan kembali usai pandemi Virus Korona ini. Karena, saat ini pendapatan daerah rontok

“Tidak ada pilihan selain berinovasi, buka kerjasama dengan semua agar kita bisa bangkit dalam masa recovery. PAD kita dari restoran dari jasa wisata rontok, tidak ada pilihan lain untuk berkreasi. Kita harus bangkit dengan cepat,” pesannya.

Sementara masih, kata Bima, untuk Kepala Satpol PP, Agustiansyah, agar lebih intens turun ke lapangan. Apalagi, Kota Bogor saat ini menerapka Pembatasan Sosial Brskala Besar (PSBB).

“Untuk Pak Agus kita sama-sama turun ke lapangan, ketegasan kita menentukan kelancaran PSBB. Tindak tegas yang melanggar, cabut izin usaha bagi perusahaan yang melanggar, yang tidak pakai masker berikan hukuman fisik. Pastikan Perda ditegakkan,” tukasnya. (Andi).

Atalia Ridwan Kamil Tinjau Dapur Umum di Gunung Putri

BOGORDAILY – Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat (Jabar) Atalia Ridwan Kamil,  meninjau operasional dapur umum di Kantor Kelurahan Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Selasa (21/4/20).

Dapur umum yang dikelola PKK Kecamatan Gunung Putri, bekerja sama dengan PKK Kab. Bogor dan PKK Provinsi Jabar ini menjadi program Gerakan Nasi Bungkus (Gasibu), dalam rangka bantuan sosial (bansos) kemasyarakatan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Setiap harinya, sekitar 500 nasi bungkus dibuat dan disebarkan kepada warga yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Gunung Putri.

Atalia yang akrab disapa Ibu Cinta ini menyebutkan, Gasibu merupakan arahan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, untuk menjangkau lapisan masyarakat yang tidak tersentuh bantuan pemerintah dan memastikan tidak ada warga yang kelaparan di tengah pandemi COVID-19.

“Bantuan berupa uang tunai, sembako dan lainnya dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah kota dan kabupaten tentu tidak mampu secara menyeluruh menghilangkan permasalahan kelaparan ini,” ucap Atalia.

“Oleh karena itu bersama TP PKK Provinsi Jawa Barat, kota/kabupaten, kecamatan, kelurahan dan desa, kami bergerak untuk membuat nasi bungkus tersebut,” katanya.

Atalia menambahkan, meski program Gasibu ini masih difokuskan di wilayah PSBB, ada beberapa daerah selain wilayah PSBB yang turut merealisasikan program ini. Menurutnya, hal itu menjadi motivasi sekaligus bukti kepedulian sesama terhadap warga yang terdampak pandemi COVID-19.

“Sekarang ini (Gasibu) fokus di (wilayah) PSBB, tapi saya lihat beberapa daerah pun seperti (Kabupaten) Kuningan dan Sumedang sudah melakukannya. Yang paling penting adalah ini betul-betul menunjukkan bahwa kepedulian itu harus muncul dari masing-masing individu,” tutur Atalia.

Adapun menjelang Ramadan, Atalia menegaskan bahwa Gasibu terus berjalan dan pihaknya akan memantau pelaksanaan program tersebut. “Arahan dari Bapak Gubernur, ini harus tetap dijalankan, hanya mungkin waktunya saja menjadi sore hari,” ujarnya.

“Saya juga akan melihat sejauh mana (Gasibu) bisa dilakukan di seluruh wilayah di Jawa Barat, tetapi mudah-mudahan ini bisa tetap dilaksanakan (setelah Ramadan),” ucap Atalia. (andi/diskominfo kabupaten bogor/bdn)

 

Dicibir soal Perbedaan Agama, Istri Onadio: Sudah Biasa!

0

BOGORDAILY – Onadio Leonardo dan Beby Prissilia Gustiansyahsudah menikah. Setelah menikah, keduanya tetap pada keyakinan agama masing-masing.

Saat awal Ramadhan, Onadio dalam kolom komentar Instagramnya menggoda sang istri yang akan puasa. Onadio mengaku akan memasak untuk sang istri.

Akan tetapi, sikap terbuka Onadio dan Beby soal keyakinan justru mengundang cibiran netizen.

“Sudah biasa lah, malas ambil pusing, juga nggak ada habisnya. Ya lebih ke bodo amat sih berdua. Kita kan punya kepercayaan masing-masing terus kita juga saling menghargai, kita tidak pernah merempongan semua itu,” kata Beby melalui pesan singkat, Jumat (28/4/2020).

Beby dan Onadio memilih cuek dengan komentar netizen. Menurut Beby, cibiran netizen justru berbanding terbalik dengan kondisi rumah tangga dirinya dengan Onadio Leonardo.

“Justru semakin orang mencibir aku di Instagram malah justru aku pengin ketawa. Karena mereka yang repot-repot mencibir justru kami yang di rumah baik-baik aja,” tukasnya.

Beby dan Onadio menikah pada 29 Juni 2019. Dari pernikahan itu, mereka sudah dikaruniai seorang anak laki-laki.

Dana Bansos Ngaco, Kepala Desa se-Kabupaten Bogor Meradang

0

BOGORDAILY.net – Seluruh anggota Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bogor, menolak data Pemerintah Kabupaten Bogor, terkait bantuan sosial (Bansos), bagi warga miskin yang terkena dampak Covid-19.

Sekretaris Apdesi Kabupaten Bogor, Ismail mengatakan, penolakan terhadap data penerima bansos bagi warga miskin yang terdampak Covid-19 itu, karena dinilai tidak sinkron dengan kondisi di lapangan.

“Setelah kami teliti dilapangan, data itu tidak sesuai. Bahwa, ketika kami ditugaskan melakukan pendataan apa yang kami terima, tidak sesuai dengan data yang kami berikan kepada dinsos,” katanya kepada wartawan, usai mendengarkan penjelasan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor, Selasa (28/4/2020).

Dia mencontohkan, ada satu desa di Kecamatan Sukaraja yang mendapatkan Bantuan dari Presiden (Banpres), hanya untuk satu keluarga. Begitupun juga, bantuan dari Pemerintah Gubernur (Bangub) Jawa Barat.

“Contoh ada satu desa Banpres hanya satu, itu tidak realistis, begitu juga Bangub hanya dapat 23 sampai 20, itu juga beda tidak sesuai data. Bahkan ada yang tidak tepat sasaran, data yang kami berikan ada yang 400 sampai 700 KK,” katanya memberikan contoh kasus yang terjadi.

Hal senada diutarakan Kepala Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Lukman Hakim. Menurutnya, yang terus bersentuhan di masyarakat adalah kepala desa. Dia meminta para pejabat tinggi tidak memberikan angan-angan kepada masyarakat.

“Paling penting bagi pejabat tinggi, jangan sampai mengeluarkan statement yang kemudian membuat resah masyarakat. Karena dengan adanya janji-janji dari pemerintah. Mereka protes kepada kami,” tegasnya.

Sama halnya dengan Bantuan dari Pemkab Bogor. Karena, sampai saat ini bantuan tersebut belum sampai kepada desa. Sedangkan, masyarakat di bawah sudah beberapa kali menanyakan hal tersebut.

“Sampai saat ini belum terealisasi. Masyarakat terdampak ini hampir 90 persen. Sampai banyak lah. Kami awalnya tenang, tapi kenyataannya begini jadi tidak tenang,” tukasnya. (Andi)

Arsenal Sudah Kembali Berlatih, Tottenham Menyusul

0

BOGORDAILY – Arsenal sudah kembali menggelar latihan di markas mereka di London Colney. Tottenham Hotspur akan segera melakukan hal serupa.

Diberitakan media-media Inggris, Senin (27/4/2020), Arsenal memulai latihan sejak pagi hari. Ini merupakan latihan tim perdana sejak Liga Inggris disetop sementara akibat penyebaran virus Corona.

Meski begitu, aturan ketat diberlakukan The Gunners kepada para pemainnya untuk menghindari adanya kontak langsung. Hal ini juga meliputi jadwal kedatangan masing-masing pemain.

Mereka dibagi per kelompok yang terdiri dari 5 orang agar tak ada keramaian. Masing-masing pemain sudah diberikan tempat parkir khusus secara terpisah.

Setiap pemain hanya boleh menggunakan bola yang disiapkan untuk mereka. Jarak mereka di lapangan saat menjalani latihan pun diatur agar tak saling berdekatan.

Dua pemain Arsenal tampak menjalani latihan secara terpisah di markas mereka. Foto: BBC Sports

Dalam latihan ini, Mikel Arteta selaku manajer belum hadir. Ia tak memantau langsung jalannya latihan di markas klub.Namun para pemain Arsenal belum diperbolehkan berlatih di gym atau fasilitas latihan indoor lainnya. Kantin pun masih ditutup.

Arsenal merupakan tim pertama Premier League yang sudah mulai kembali berlatih di markas mereka. Sedangkan Tottenham dikabarkan akan memulai latihan pada Selasa (28/4).

Seperti halnya Arsenal, aturan ketat pun dibuat oleh The Lilywhites. Mereka membatasi jumlah pemain yang hadir di markas latihan mereka di Enfield setiap harinya.

“Mulai Selasa, klub akan menyediakan lapangan dalam jumlah terbatas di markas latihan kami untuk anggota tim utama agar bisa menjalani latihan individu dengan sistem rotasi yang ketat,” tulis pernyataan Tottenham, dikutip Sky Sports.

“Setiap lapangan hanya boleh diisi satu pemain dalam satu waktu untuk berlatih, dan jumlah pemain yang datang ke pusat latihan pun dibatasi.”

“Setiap pemain akan datang sendiri-sendiri dengan sudah memakai seragam latihan lengkap, dan segera pulang ke rumah begitu sesi latihan mereka selesai,” lanjut pernyataan tersebut.

Selain Arsenal dan Tottenham, klub-klub seperti Chelsea, Liverpool, dan West Ham United dikabarkan juga akan segera memulai latihan kembali di markas klub mereka.