Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 8295

Alhamdulillah, Spirit Ramadhan Property Syariah Peduli Covid 19 Bagi Sembako untuk Dhuafa dan Guru Ngaji

0

BOGORDAILY.net – Rasa syukur dengan datang bulan suci Ramadhan 1441 Hijriyah dilakukan dengan menyisihkan sebagian dari harta kita untuk mereka yang membutuhkan, salah satu nya dengan kegiatan pembagian sembako yang dilakukan oleh rekan-rekan yang mengatasnamakan Property Syariah Peduli Covid 19 pada hari Rabu (22/04/20) kemarin.

Inisiator kegiatan Edo Pranabuana Khudi Isworo mengatakan pembagian sembako ini adalah hasil dari donasi dan sedekah para pegiat bisnis Property Syariah yang berada di Indonesia.

“Alhamdulillah kita bagikan total ada sekitar 60 pax lebih, yang berisi berbagai macam bahan pokok diantaranya beras, minyak, kecap, susu, garam, mie instant ditambah masker dan handsanitizer.” ungkap Pria 28 tahun tersebut.

Sebelumnya rekan-rekan Property Syariah Peduli Covid 19 ini membuat kegiatan online class yang dilaksanakan sejak tanggal 13 April 2020 lalu.

Mereka dengan bergantian memberikan materi seputar konsep bisnis Property Syariah secara online kepada para donatur yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan donasi itu.

“Betul, kita berikan online class edukasi lengkap tentang konsep bisnis Property Syariah yang baik dan benar. Mereka yang ikut dan isi materi tersebut adalah para pegiat bisnis Property Syariah.” tambah Edo.

Ditempat lain dengan mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT, Ibu Acih yang merupakan guru ngaji seputaran kampung di bilangan Jalan KH. Sholeh Iskandar Kota Bogor sangat berterimakasih dan bahagia dikarenakan bantuan dari Property Syariah Peduli Covid 19 itu. Ibu Acih sendiri tercatat merupakan warga yang terdampak pandemi Covid 19. Kegiatan ngaji nya tidak berjalan dikarenakan pandemi tersebut.

“Iyah Alhamdulillah, dapat bantuan awal Ramadhan ini bahagia dan senang, semoga Allah SWT membalas berlipat ganda keberkahan dan kebaikan untuk rekan-rekan di Property Syariah Peduli Covid 19. Aamiin yaa Rabbal Aalaamiin.” tutup Ibu Acih dengan penuh haru.(Red-BDN).

Nih Jumlah Penerima Bansos di Kabupaten Bogor. Dijatah 30 Kg Beras Perbulan

0

BOGORDAILY.net – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, memastikan, pembagian bantuan sosial bagi masyarakat terdampak dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau Covid-19 di Kabupaten Bogor akan berjalan dengan baik.

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini memastikan, di Kabupaten Bogor terkait pembagian sembako dipastikan tidak seperti diwilayah Kota Depok yang diduga dipotong oleh ketua-ketua Rukun Tetangga (RT).

“Kabupaten Bogor ini pintu saluran bantuan, supaya tidak ada indikasi yang dicurangi, kita sepakat untuk bantuan sosial kabupaten dana dari APBD ini beras, supaya tidak terjadi kayak di Depok,” katanya, kepada wartawan, Kamis (23/4/2020).

Dirinya menjamin, dengan pembagian bansos berupa beras kepada masyarakat yang terdampak penerapan PSBB ini, bisa meminimalisir pemotongan oleh kalangan bawah.

“Semoga dengan beras ini pemotongan agak sulit, dan akan kelihatan, kita sudah mendatangi dengan Bulog, MoU pengadaan beras, kerjasama juga sudah dibuat oleh Dsperdagin, kita sudah meminta kordinasi dengan TNI Polri dalam penyaluran distribusi, mudah-mudahan beras tidak dipotong. Beras 30 kilo per bulan satu RTM untuk 200.000 warga Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiyah, mengatakan, sebanyak 200.000 Kartu Keluarga (KK) yang mendapatkan bansos dari dana APBD belum tersalurkan.

Syarifah sapaan akrabnya mengungkapkan, bansos untuk masyarakat Kabupaten Bogor baru yang didistribusikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) saja, dan sistem pembagiannya melalui kantor POS dan Ojek Online (Ojol).

“Kalau dari pusat ini belum kan, yang PKH itu pastinya udah. Karena, mereka mempunyai rekeningnya khusus, dan yakin gak ada pembagian yang dipotong oleh RT, dan ini kalau kurang kita terus bahas lagi, 30 kilogram beras untuk 200.000 RTM,” tukasnya. (Andi).

Usai Piala Eropa Tahun Depan Mbappe Akan Pindah ke Real Madrid ?

0

BOGORDAILY – Karena pandemi virus corona diyakini tidak akan ada harga gila di bursa musim panas. Kylian Mbappe diprediksi baru akan pindah ke Real Madrid di 2021.

Bomber Paris St. Germain itu sedang gencar dihubungkan dengan kepindahan ke Madrid. Pelatih Zinedine Zidane menjadi faktor pendorong karena diidolakan penyerang internasional Prancis itu.

Menurut gosip yang belum lama ini beredar, kesepakatan memindahkan Mbappe ke Santiago Bernabeu nyaris terjalin tapi kandas karena krisis virus corona. Meski begitu, Los Blancos diyakini akan mencoba mendatangkan Mbappe lagi di bursa transfer berikutnya.

Mbappe, yang sudah mengemas 90 gol dan 40 assist dalam 120 pertandingan, sudah pasti tidak akan dilepas PSG dengan murah. Dalam kondisi normal, harga pemain internasional Prancis itu bahkan ditaksir mencapai 300 juta euro (sekitar Rp 5 triliun.

Yvan Le Mee, agen bek Madrid Ferland Mendy, yakin betul Mbappe pada akhirnya akan berkostum El Real. Namun, transfer itu tidak akan terwujud di bursa transfer terdekat melainkan setelah gelaran Piala Eropa pada tahun depan.

“Dia akan menjadi striker terbaik di dunia dan saya pikir dia akan ingin bermain di klub terbaik di dunia, yaitu Madrid, dan untuk idola yang akan melatih dia, yaitu Zidane,” ujar Mee kepada Marca.

“Lagi pula sekarang tidak ada kompetisi berarti di lini serang Madrid. Di situlah ada lebih banyak tuntutan. Mereka memang punya seorang striker hebat seperti Benzema, tapi dia sudah mendekati masa akhir kariernya. Justru sekarang ada kompetisi lebih besar di lini serang PSG ketimbang Madrid, dan mereka sudah pasti akan bisa mencarikan tempat untuk dia tanpa masalah.”

“Tahun ini tidak akan ada transfer besar karena mereka tidak akan melakukan banyak hal gila dan saya pikir hal itu akan datang setelah Piala Eropa,” analisis Mee.

PSBB ke 8, Tempat Penitipan Motor di Bojong Gede Rugi Besar

0

BOGORDAILY.net – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bogor berdampak sangat luar biasa bagi perekonomian masyarakat di Bumi Tegar Beriman, hal itupun seperti dirasakan oleh pemilik tempat penitipan motor di wilayah Kecamatan Bojong Gede.

Salah satunya yang memiliki tempat penitipan di dekat Stasiun Bojong Gede, Dodi (42), ia mengatakan, sejak diterapkannya PSBB di Kabupaten Bogor sangat berdampak besar terhadap usahanya tersebut.

“Biasanya dalam satu hari ini orang yang nitip motor ke saya bisa nyampe 300 morot dalam sehari. Akan tetapi, adanya PSBB ini jumlahnya menurun, sehari paling sekarang yang nitip itu 50 motor,” katanya kepada Bogordaily.net, Kamis (23/4/2020).

Lanjut Dodi, saat ini dirinya membuka penitipan motor menyesuaikan dengan beroperasinya Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bojong Gede dan begitupun tutupnya.

“Paling buka jam 5:00 WIB sekarang, dan tutup paling jam 8:00 WIB malam. Sebelumnya saya buka jam 4:00 WIB sampai tutupnya jam 2:00 WIB dini hari,” jelasnya.

Alasan masih tetap bukanya tempat parkirannya tersebut karena, kebutuhan ekonomi. Menurutnya, jika dirinya saat ini menuruti anjuran pemerintah tentu untuk memenuhi kebutuhan dalam keluarganya tidak ada.

“Mau gimana, mau nurut kita banyak kebutuhan, kalau memang mau nurut kita juga minta untuk kebutuhan sehari-hari dari pemerintah, dan itu gak bakalan mungkin pemerintah nyukupin hidup kita, toh pendataan PSBB ini juga sampai sekarang gak ada,” jelasnya.

Dirinya berharap, agar pandemi Virus Korona atau Covid-19 di Indonesia ini bisa cepat usai. “Semoga cepat usai, apalagi besok Jumat (24/4/2020) ini puasa, semoga cepat usai,” harapnya.

Ketika ditanya ada kehawatiran dengan adanya Virus Korona, dirinya menjawab ada. Akan tetapi, jika berhitung kepada kebutuhan semuanya hilang.

“Ada khawatirmah, tapi namanya butuh. Kita juga sediakan hand sanitizer untuk orang yang mau titip juga, protokol kesehatan juga alhamdulillah disini ada,” tukasnya. (Andi).

Tabungan Amanda Manopo Jadi Menipis Karena Wabah COVID-19

0

BOGORDAILY – Wabah COVID-19 ternyata juga berpengaruh terhadap pendapatan artis Amanda Manopo. Perempuan berusia 20 tahun itu mengaku tabungannya menipis.

Namun, Amanda Manopo tak lantas mengasihani dirinya sendiri. Ia tahu betul bahwa dirinya bukan satu-satunya orang yang mengalami kerugian akibat wabah ini.

“Pastilah, nggak cuma saya saja (yang merugi akibat COVID-19),” ujar Amanda Manopo saat ditemui di Trans TV, Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2020).

Amanda Manopo justru berniat membantu sesama di tengah pandemi seperti ini. Alih-alih mengambil untung untuk menyelamatkan tabungannya sendiri, mantan kekasih Christ Laurent itu justru menawarkan bantuan cuma-cuma.

“Aku malah free endorse untuk membantu olshop yang saat ini lagi mengalami kekurangan dan mereka harus bayar gaji karyawan. Jadi aku bantu,” sambungnya lagi.

Amanda Manopo pun dapat memetik hikmah berharga dari wabah COVID-19 yang mengurangi pendapatannya ini. Ia jadi mengerti bagaimana cara mengelola keuangan agar bisa bertahan di hari esok dan seterusnya.

“Aku belajar di tengah kondisi begini gimana caranya supaya ke depan akan terus survive dan mencari uang dengan baik,” tutup Amanda Manopo.

Ini 4 Dampak Baik dan Buruk Larangan Mudik Lebaran 2020 Akibat Corona Pada Ekonomi RI

BOGORDAILY – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melarang masyarakat melakukan mudik pada Lebaran 2020. Keputusan ini dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Menteri Perhubungan Ad Interim, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan larangan ini efektif Jumat, 24 April 2020 mendatang dan berlaku bagi warga di Jabodetabek dan wilayah yang sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Pemerintah memutuskan untuk pelarangan mudik saat Ramadan 1441 H maupun Idul Fitri untuk wilayah Jabodetabek maupun wilayah yang PSBB,” kata Luhut dalam video conference usai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, Selasa (21/4).

Larangan mudik juga berlaku bagi masyarakat yang tinggal di zona merah virus corona (Covid-19). “Wilayah yang masuk zona merah (juga dilarang mudik),” ucapnya.

Lalu apa dampak larangan mudik ini bagi ekonomi Indonesia. Berikut rangkumannya.

1. Jika Mudik Terus Terjadi, Skenario Buruk Ekonomi Terwujud

mudik terus terjadi skenario buruk ekonomi terwujud rev1

Pemerintah telah memaparkan skenario berat hingga terburuk yang bisa menimpa perekonomian nasional akibat wabah virus corona (Covid-19). Di antaranya pertumbuhan ekonomi yang mengalami kontraksi hingga 0,4 persen, serta nilai tukar rupiah yang mencapai Rp20.000 per USD.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengatakan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) merancang skenario buruk tersebut disebabkan adanya aksi mudik colongan yang dilakukan warga Jakarta ke berbagai daerah.

“Kita dengar minggu lalu terjadi pergerakan manusia dari Jakarta ke Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, bahkan juga ke beberapa daerah di luar Jakarta. Kalau (what if) ini terjadi maka wabah penyebaran Covid-19 akan meluas,” jelasnya.

Perry mengutarakan, pemerintah pusat dan daerah memang perlu berkoordinasi bersama-sama agar penyebaran virus corona tidak semakin melebar ke berbagai daerah, yang kemudian akan semakin melemahkan perekonomian nasional.

“Kalau penyebaran terus meluas, tidak dilakukan langkah bersama, dampaknya terhadap masyarakat akan lebih buruk. Kasus Covid-19 dan kematian akibat Covid-19 akan lebih banyak, aspek kemanusiaan akan lebih buruk kalau tidak melakukan langkah bersama,” ungkapnya.

2. Pengusaha Transportasi Khawatir Terjadi PHK Massal

transportasi khawatir terjadi phk massal rev1

Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi DKI Jakarta mendukung langkah Presiden Jokowi yang menerbitkan aturan larangan mudik Lebaran 2020 pada hari ini (21/4). Aturan ini diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 dapat, sehingga sektor usaha kembali menggeliat.

“Organda mendukung kebijakan tersebut karena melihat penyebaran virus corona yang masih tinggi,” kata Ketua Umum Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan kepada Merdeka.com, Selasa (21/4).

Kendati demikian, Shafruhan beserta jajarannya akan menindaklanjuti larangan perjalanan mudik yang baru diumumkan oleh Jokowi. Terutama dampaknya bagi pelaku usaha dan pekerja sektor transportasi umum darat yang terancam kehilangan mata pencaharian.

Sebab, sejak sejak pemerintah mengumumkan dua warganya terpapar virus berbahaya asal kota Wuhan pada Senin (2/3), perlahan tapi pasti kelangsungan usaha transportasi darat Tanah Air mulai goyah. Hal ini diperparah dengan pemberlakuan aturan PSBB oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di wilayah Jabodetabek membuat kelangsungan usaha transportasi darat terancam gulung tikar.

3. Larangan Mudik Demi Ekonomi Nasional Lebih Baik

mudik demi ekonomi nasional lebih baik rev1

Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati menyebut bahwa kebijakan pelarangan mudik berpotensi menurunkan ekonomi nasional. Sebab tradisi mudik menjadi ladang emas bagi pertumbuhan konsumsi masyarakat.

Namun, inilah cara yang harus ditempuh pemerintah demi memutus mata rantai penyebaran pandemi covid-19 yang membuat terpuruknya ekonomi domestik.

“Mudik ini biasanya jadi amunisi pertumbuhan ekonomi, mobilitas orang akan diikuti pertumbuhan konsumsi rumah tangga. Tapi kalau mudik tetap dilakukan, kita khawatir pandemi covid-19 tidak usai,” ujar Enny dalam diskusi larangan mudik secara virtual bersama sejumlah ahli, Rabu (22/4).

Namun demikian, implementasi aturan larangan mudik harus segera diterapkan untuk membatasi pergerakan manusia disaat wabah corona berlangsung. Hal ini agar tekanan pada dunia usaha tidak semakin berkepanjangan.

“Kalau tidak selesai (corona), tidak ada yang bisa bertahan hidup (bisnis). Sebab tanpa penghasilan untuk 2 sampai 3 bulan ke depannya,” pungkasnya.

4. Perputaran Uang Berkurang Rp3 Triliun

uang berkurang rp3 triliun rev1

Pengamat Ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira, memprediksi masa mudik Lebaran kali ini terjadi penurunan perputaran uang hingga Rp3,09 triliun. Selain akibat pelarangan mudik jika diberlakukan, penurunan terjadi karena adanya virus corona dan efisiensi dunia usaha.

Perputaran uang diramal akan merosot hingga 30 persen atau sekitar Rp3,09 triliun di musim mudik tahun ini. Perputaran uang tahun lalu di masa mudik mencapai Rp10,3 triliun.

“30 persen baru perkiraan awal,” kata Bhima kepada merdeka.com, Jakarta.

Ramai Unggahan Jerinx soal Corona Cuma Konspirasi

0

BOGORDAILY – Jerinx SID baru-baru ini berkicau soal pandemi Corona yang tengah merebak di banyak tempat. Ia menyebut virus COVID-19 itu tak sepenuhnya murni sebuah pandemi.

Dalam postingannya, ia mengatakan ada sesuatu di balik wabah ini.

“Yang tidak percaya jika covid ini hanya skema bisnis mungkin masih percaya jika Amerika pernah mendarat di bulan dan 911 kerjaan orang Islam,” ujarnya.

Jerinx pun menyelipkan kutipan Social Distortion. Entah pada siapa ia tujukan, ia menyebut ada banyak kebohongan.

“Your history books are full of lies, media-blitz gonna dry your eyes. Have you ever been afraid, and felt society try to keep you down? I begin to watch things change see them turn around” ~ Social Distortion.”

Unggahan ini menuai banyak komentar. Netter mempertanyakan ucapan Jerinx terkait hal ini dengan jumlah korban yang banyak di berbagai negara.

“Lalu bagaimana Iran bisa terkena dampak dengan angka yang begitu tinggi padahal mereka belum ada 5g,” ucap pemilik akun ‘dipanggiltonang’.

Arian vokalis Seringai pun buka suara. Ia setuju dengan pendapat Jerinx, namun di tengah pandemi seperti sekarang menyebarkan soal COVID-19 cuma konspirasi dirasa tak pada tempatnya.

“Sepakat, kalau teori konspirasi ini berhasil dibuktikan. tapi selama masih menjadi teori konspirasi yang belum bisa dibuktikan dengan data yang sahih, pada akhirnya teori konspirasi juga malah menciptakan ketakutan, rumor, dan prasangka yang malah membahayakan gerakan kolaborasi global dalam perang melawan virus ini. misinformasi bisa membuat orang-orang menjadi lengah,” tulis Arian.

Yunus Nusi Dinilai Exco PSSI Paling Tepat Jadi Plt Sekjen

0

BOGORDAILY – Penunjukkan Yunus Nusi menjadi Plt Sekjen PSSI dianggap sebagai keputusan tepat. Yunus Nusi ditetapkan sebagai Plt dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

Yunus Nusi untuk sementara menjadi sosok pengganti Ratu Tisha Destria yang mengundurkan diri dari posisi Sekjen PSSI pada, Senin (13/4/2020). Posisi sekjen sempat kosong sampai akhirnya Exco PSSI menunjuk Yunus Nusi, Senin (20/4/).

Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus, mendukung keputusan Exco PSSI menunjuk Yunus Nusi. Ferry Paulus menilai sosoknya sebagai yang paling tepat saat ini, setidaknya dari kalangan Exco PSSI lainnya.

Exco PSSI memang sudah mengumumkan niatan mereka untuk menunjuk Plt Sekjen dari internal. Dan Yunus Nusi jadi nama paling kuat dari Exco PSSI untuk mengisi posisi itu.

“Pengalaman dia sebagai sekretaris ada, dia juga sudah lama menggeluti dunia sepakbola, menurut saya dari sekian Exco yang ada, dia tepat dipilih,” kata Ferry Paulus kepada wartawan.

“Tentunya Ketum PSSI (Mochamad Iriawan) pasti banyak pertimbangan dalam menunjuk dia. Plt sekjen ini harus punya banyak waktu terus juga harus punya kemampuan,” ujarnya menambahkan.

Bicara sepak terjang Yunus Nusi sebagai sekretaris memang benar. Ia pernah menjadi sekretaris umum Taekwondo Indonesia Kalimantan Timur pada 2001-2009 dan sekretaris bidang pertandingan PB PON Kalimantan Timur 2008.

Sementara di sepakbola, ia pernah menjadi Direktur Bisnins Persisam Samarinda (sekarang menjadi Bali United). Dan yang terkini adalah Ketua Asprov PSSI Kalimantan Timur.

“Kalau melihat sepak terjangnya, dia sudah bolak-balik jadi sekretaris. Jadi menurut saya keputusan ini sudah tepat,” ucap Ferry Paulus mengakhiri.

Vietnam Beri Bukti Ketika Kebijakan Lockdown Dipertanyakan Jokowi

BOGORDAILY – Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ingin mengambil kebijakan lockdown untuk memutus rantai penularan virus corona (COVID-19) di Indonesia. Jokowi mempertanyakan negara mana yang berhasil menerapkan kebijakan tersebut.

Jokowi lebih memilih memakai kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga pelarangan mudik Lebaran ketimbang lockdown. Jokowi mengatakan, Indonesia belajar dari negara lain dan menilai tidak ada negara yang berhasil mengatasi wabah corona dengan kebijakan lockdown.

“Bukan karena masalah bujet, kita kan juga belajar dari negara-negara lain. Apakah lockdown itu berhasil menyelesaikan masalah, kan tidak,” kata Jokowi dalam wawancara eksklusif di acara Mata Najwa yang disiarkan Trans7, Rabu (22/4/2020) malam.

Jokowi sangat yakin akan data tersebut. “Coba tunjukkan negara mana yang berhasil melakukan lockdown dan bisa menghentikan masalah? Nggak ada menurut saya,” kata Jokowi.

Rupanya Vietnam yang masih sesama negara anggota ASEAN menerapkan kebijakan lockdown dan bisa mencegah penularan virus corona. Mengutip situs John Hopkins, Kamis (23/4/2020), belum ada kasus kematian akibat virus corona di Vietnam. Jumlah kasus positif hingga saat ini tercatat sebanyak 268.

Penanganan COVID-19 di negara itu memang patut diacungi jempol. Vietnam yang berbatasan dengan China yang sempat menjadi pusat penyebaran COVID-19 mampu dianggap mampu menekan laju penyebaran virus tersebut. Vietnam sudah memberlakukan lockdown sejak hari Rabu (1/4).

“Memerangi epidemi ini, berarti memerangi musuh,” kata PM Vietnam Nguyen Xuan Phuc dalam pertemuan Partai Komunis sebelum pandemi itu menyerang Vietnam, dilansir DW pada Minggu (12/4).

Karantina dan Pelacakan yang Ketat

Salah satu kebijakan yang dilakukan untuk melakukan perlawanan terhadap COVID-19 adalah kebijakan karantina yang ketat, dan melakukan penelusuran lengkap semua orang yang kontak dengan pasien COVID-19 tersebut. Langkah-langkah ini dilaksanakan jauh lebih awal dari China, di mana penguncian seluruh kota digunakan sebagai upaya terakhir untuk menjaga agar virus tidak menyebar lebih jauh.

Sebagai contoh, pada tanggal 12 Februari, Vietnam menempatkan seluruh kota di dekat Hanoi di bawah karantina selama tiga minggu. Kala itu, hanya ada 10 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di seluruh Vietnam. Pihak berwenang juga secara luas dan cermat mendokumentasikan siapa saja yang berpotensi melakukan kontak dengan virus.

Vietnam juga melacak kontak tingkat kedua, ketiga dan keempat dengan orang yang terinfeksi. Semua orang ini kemudian ditempatkan di bawah level pergerakan dan pembatasan kontak yang ketat secara berurutan.

Dan sejak awal, siapa pun yang tiba di Vietnam dari daerah berisiko tinggi akan dikarantina selama 14 hari. Semua sekolah dan universitas juga telah ditutup sejak awal Februari.

Warga juga dilarang berkumpul lebih dari dua orang. Setiap orang wajib menjaga jarak setidaknya 2 meter. Semua orang di Vietnam diharuskan memakai masker di tempat umum seperti supermarket, stasiun bus, bandara, dan kendaraan angkutan umum.

Ancaman Denda dan Pidana Bagi Pelanggar

Dilansir kantor berita pemerintah Vietnam News Agency (VNA), siapapun yang melanggar aturan pencegahan COVID-19 akan menghadapi denda berat atau bahkan pidana.

Misalnya saja, bagi warga yang tak mengenakan masker. Mereka didenda maksimal 300.000 Dong atau Rp 200.000.

Kemudian bagi mereka yang melanggar protokol karantina, akan didenda 10 juta Dong atau Rp 7 juta dan akan diadili secara pidana. Tempat makan yang tidak mengikuti perintah penutupan juga didenda maksimal 20 juta dong atau Rp 14 juta.

Klopp: Liverpool Tancap Gas Jika Liga Lanjut Lagi

0

BOGORDAILY – Asa Liverpool untuk menyegel gelar juara Liga Inggris tertunda akibat COVID-19. Juergen Klopp menegaskan timnya akan tancap gas jika kompetisi dimainkan lagi.

Liverpool kukuh di puncak klasemen sementara Premier League dengan 82 poin dari 29 pertandingan. The Reds terpaut cukup jauh dari saingan terdekatnya, Manchester City, dengan jarak 25 poin.

Klub asal Merseyside itu hanya membutuhkan dua kemenangan lagi agar bisa mengunci gelar juara liga. Namun, mimpi mereka untuk meraih titel lebih cepat harus ditunda lantaran wabah virus Corona.

Pandemi COVID-19 membuat kompetisi Liga Inggris dihentikan sementara sejak pertengahan Maret lalu hingga batas waktu yang belum ditentukan. Alhasil, Liverpool masih harus menunggu lebih lama agar bisa meraih enam poin lagi yang dibutuhkan untuk menyegel gelar liga pertama mereka dalam 30 tahun terakhir.

Di tengah ketidakpastian kelanjutan kompetisi tersebut, Klopp memastikan jika skuatnya masih terus mempertahankan mental kemenangan mereka. Manajer Liverpool itu yakin jika timnya bisa meraih kemenangan lagi dan menyegel gelar jika nantinya liga dimainkan kembali.

“Pada musim ini kami berada di akhir April dan kompetisi masih belum mulai lagi. Namun kapan pun kami akan bermain lagi, kami tidak akan menyerah,” ujar Klopp, dilansir dari Daily Star.

“Di momen ketika kami diperbolehkan kembali untuk fokus ke sepakbola, kami akan melakukannya lagi dan kami akan memulai kembali serta mencoba yang terbaik. Kita lihat saja kapan itu bakal terjadi,” tuturnya.