Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8341

Update Covid-19 Kota Bogor 7 April: 1 Pasien Positif Korona Meninggal

BOGORDAILY.net – Satu pasien Positif terpapar Virus Korona atau Covid-19 di Kota Bogor dinyatakan meninggal dunia, pada hari Selasa (7/4/2020). Hal itupun disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, dalam pres rilis yang diterima.

“Dari 41 yang positif, satu pasien dinyatakan meninggal kembali. Jadi total yang meninggal di Kota Bogor ada delapan orang, dan masih menjalani perawatan di RS rujukan ada 33 orang,” katanya.

Ia mengungkapkan, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal di Kota Bogor sebanyak 18 orang. Akan tetapi menurut Retno sapaan akrabnya, ke 18 pasien meninggal ini masih menunggu hasil dari Litbankes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Ri.

“18 PDP ini yang meninggal ini nunggu hasil swab dari Kemenkes RI terlebih dulu. Apakah hasilnya positif atau tidak. Untuk total PDP ada 79 orang, selesai 23 orang dan masih dalam pengawasan 38 orang, meninggal 18,” jelasnya.

Sementara, untuk data Orang Dalam Pantauan di Kota Bogor ada 811 orang, selesai 416 orang dan yang masih di pantau 395 orang.

Retno sapaan akrabnya menyatakan, pasien positif Covid-19 di Kota Bogor yang dirawat di rumah sakit telah mendapat penaganan yang baik, dan pasien tetap bisa berkomunikasi menggunakan telepon seluler untuk menyampaikan kondisinya.

“Bisa komunikasi dengan WhatsApp. Rata-rata penaganannya cukup baik ya, dan mereka cukup optimis dengan penaganan dan perawatan RSUD Bogor,” tukasnya. (Andi).

Bayi Berusia 3 Bulan Asal Cibinong Positif Korona

BOGORDAILY.net – Jumlah Positif Virus Korona atau Covid-19 di Kabupaten Bogor bertambah. Kali ini bayi berusia tiga bulan asal Kecamatan Cibinong terinfeksi Positif Korona.

Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan, untuk hari ini Selasa (7/4/2020) ada dua terkonfirmasi positif terinfeksi Virus Korona, diantaranya bayi asal Cibinong berusia tiga bulan dan laki-laki berusia 55 tahun asal Citeureup positif juga.

“Ada dua yang terkonfirmasi saat ini positif bayi asal Cibinong dan Lelaki usia 55 asal Citeureup,” katanya dalam pres rilis yang diterima Bogordaily.net per pukul 19:30 WIB.

Ade Yasin, yang juga ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor ini menjelaska, kedua pasien sudah menjalani isolasi di Rumah Sakit (RS) rujukan pemerintah.

“Jadi total yang positif ini ada 23 orang terkonfirmasi, tiga orang meninggal dan tiga orang sembuh, dan masih menjalani isolasi saat ini ada 17 orang,” jelasnya.

Sementara untuk Orang Dalam Penanganan (PDP) ada 324 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan ada sebanyak 325 orang. Yang meninggal PDP ada sembilan orang masih menunggu hasil Swab dari Litbankes Kemenkes RI.

“Yang meninggal PDP ada sembilan masih menunggu apakah positif atau tidak. Saya meminta, agar masyarakat tetap waspada, jangan panik, jaga kebersihan, dan hindari keramaian,” tukasnya. (Andi)

Kaesang Pangarep Ungkap Alasan Selama Ini Sekolah di Singapura

BOGORDAILY – Kaesang Pangarep mengungkap alasan dia memilih untuk sekolah di Singapura dan bukan di Indonesia. Ternyata, keinginan itu muncul sejak sang ayah, Joko Widodo (Jokowi), terjun ke politik.

Kaesang merasakan sejumlah perubahan sejak sang ayah menjabat sebagai Wali Kota Solo. Sejak saat itu, karier politik Jokowi juga menanjak hingga menjadi presiden dua periode.

Hidup Kaesang jadi kerap dikomentari. Bukan hanya di media sosial, tapi juga di kehidupan sehari-hari.

“Awalnya pasti (perubahan hidup). Soalnya kayak gitu udah dikomen semenjak bapak jadi walikota, dari tahun 2005,” ujar Kaesang dalam tayangan YouTube Kevin Hendrawan, dilihat detikcom, Senin (6/4/2020).

“Makanya setelah di komen banyak orang. Komennya bukan cuma di IG doang, zaman dulu komennya real lifenya, ‘eh kok anak pak walikota kok kayak gini’,” lanjutnya.

Diakui Kaesang, hal ini menjadi salah satu alasan dirinya ingin sekolah di Singapura. Ia tak ingin orang lain banyak mengetahui dan mengomentari perihal dirinya.

“Itu juga salah satu jadi kenapa pengen sekolah di Singapura,” ucap Kaesang.

“Karena nggak seneng sama hal-hal kayak gitu biar orang nggak tau aja,” tambahnya lagi.

Meski begitu, saat ini Kaesang telah dapat menyesuaikan dirinya dengan keadaan yang ada. Ia bahkan cukup menikmati apapun yang ia terima dari komentar warganet.

“Tapi semenjak itu jadi proses sih, jadi sekarang nikmatin juga. Ya pasti (terusik) tapi mau gimana lagi, dinikmatin aja,” tutup Kaesang.

Andika Babang Tamvan Bagi-bagi 5 Ton Beras dan Sembako

BOGORDAILY – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Babang Tamvan Andika eks Kangen Band. Ia berbagi beras dan sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.

Aksi Andika pun sempat viral di Instagram. Dirinya membagikan beras kepada para ojek online di jalan.

“Penyaluran 5 ton beras & sembako bersama kita bisa. Mulai berbagi dimulai dari usaha kita untuk rasa berbagi di lingkungan sekitar kita,” ungkap Andika seperti dilihat di Instagram miliknya, Selasa (7/4/2020).

Aksi Andika pun menuai pujian. Tak sedikit yang mengagumi aksi Andika di tengah situasi sulit seperti sekarang.

“Alhamdulillah…semoga abang sllu di beri kshatan n klancaran rezki dan selalu di mudahkan dalam setiap urusannya,” doa pemilik akun triapprywah***.

“Alhamdulilah semoga berkah , semoga makin byk artis yg mau berbagi seperti ini,” timpal pemilik akun vina****.

Juventus Siap Korbankan 3 Pemain Demi Pogba

BOGORDAILY – Juventus dikabarkan ingin membawa pulang Paul Pogba. Demi mendapatkan Pogba, Juventus bisa saja mengorbankan tiga pemain bintangnya.

Masa depan Pogba di Manchester United terus jadi spekulasi. Gelandang internasional Prancis itu disebut-sebut bakal segera meninggalkan Old Trafford.

La Gazzetta dello Sport mengklaim bahwa Juventus siap melakukan segalanya untuk membawa Pogba kembali ke Allianz Stadium. Untuk mewujudkannya, Juventus kemungkinan harus mengorbankan tiga pemain dari skuatnya saat ini.

Pandemi virus corona mungkin memang akan membuat harga Pogba jadi lebih murah. Namun Juventus disebut masih perlu dana untuk merealisasikan transfer Pogba.

Salah satu pemain yang diklaim bakal dilepas Juventus adalah Miralem Pjanic. Bianconeri sudah punya Rodrigo Bentancur sebagai pengganti Pjanic.

Nama lain yang disebut mungkin masuk daftar jual adalah Federico Bernardeschi. Dia tak selalu jadi pilihan Maurizio Sarri dan Juventus juga sudah mendatangkan Dejan Kulusevski untuk musim depan.

Satu lagi pemain yang mungkin dilepas Juventus adalah Douglas Costa. Gelandang asal Brasil itu juga bukan pilihan utama Sarri di lini tengah Juventus.

Meski demikian, Juventus mendapat saingan dari Real Madrid. Los Blancos dilaporkan berada baris terdepan untuk mendapatkan Pogba.

Ingin Damai Secara Kekeluargaan, Jefri Nichol Digugat Rp 4,5 Miliar

BOGORDAILY – Sidang perdata Jefri Nichol vs Falcon Pictures masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun Aktor 21 tahun itu berharap hal ini tak panjang berkasus secara hukum.

Jefri ingin bisa segera damai dengan pihak Falcon Pictures.

“Kami masih ingin mediasi ya. Cuman karena covid-19 ini jadi agak susah mediasi,” kata kuasa hukum Jefri Nichol, Aris Marassabessy, saat dihubungi, Senin (6/4/2020).

Jefri Nichol ingin permasalahan yang menimpanya diselesaikan secara kekeluargaan. Ia berharap hal itu bisa terlaksana.

“Pastilah kami ingin menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Kalau tidak bisa mediasi di luar ya mediasi di dalam persidangan,” sambung Aris Marassabessy.

Seperti diketahui, rumah produksi Falcon Pictures menggugat Jefri Nichol, ibunya dan sang menejer sebesar Rp 4,5 miliar. Mereka diduga melakukan wanprestasi karena melanggar kontrak empat film.

Lapas Sukamiskin Melarang Napi Korupsi Dibesuk

BOGORDAILY – Pengelola Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin memperketat kunjungan hingga menyediakan layanan video call untuk komunikasi para keluarga terpidana berkaitan dengan pandemi Virus Corona (Covid-19). Sejauh ini, para penghuni lapas mayoritas narapidana kasus korupsi tersebut dalam keadaan baik.

Kepala Lapas Sukamiskin, Abdul Karim mengatakan, kunjungan keluarga kepada warga binaan sudah diperketat. Selain itu, warga binaan tersebut tidak bisa gampang mendapat rekomendasi untuk mendapat perawatan kesehatan ke luar.

Rujukan untuk mendapat penanganan medis di luar Lapas hanya berlaku bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit darurat dan atas rekomendasi dokter Lapas. Ini merupakan upaya menekan risiko penyebaran virus dari hilir mudik penghuni lapas. Dari ratusan penghuni Lapas, ada dua orang yang rutin harus menjalani cuci darah.

“Mengingat pergerakan keluar masuk orang dan barang kami monitor sangat rentan terhadap penyebaran,” kata dia, Senin (6/4).

Upaya lain dalam pembatasan pergerakan dilakukan dengan cara menutup jam kunjungan. Kebijakan ini akan tetap dilakukan sampai waktu yang belum ditentukan.

Untuk memenuhi haknya berhubungan dengan pihak keluarga, para narapidana diberikan fasilitas video call di tempat khusus dengan waktu yang ditentukan.

“(Layanan video call) di ruang pustaka dan ruang kunjungan,” jelasnya.

Disinggung mengenai kondisi kesehatan para napi, Abdul Karim menyebut, sebagian besar dari mereka dalam keadaan baik dan tidak memiliki gejala terpapar Virus Corona. Hal ini didapatkan dari data pemeriksaan rutin yang ditingkatkan sesuai dengan standar operasional yang berlaku.

“Kita selalu mengecek kesehatan terutama suhu tubuh sebagai salah satu indikator seseorang terjangkit Covid-19,” imbuhnya.

Sampai saat ini, ia belum menerima aturan resmi mengenai pembebasan bagi narapidana yang berkasus korupsi dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Diketahui, Menkumham, Yasonna Laoly sempat mengusulkan langkah pencegahan virus Corona di lapas yang over kapasitas dengan membebaskan sekira 35 ribu narapidana yang berusia di atas 60 tahun. Usulan itu didasarkan pada Permenkum HAM Nomor 10 Tahun 2020 dan Keputusan Menkum HAM Nomor 19.PK.01.04 Tahun 2020.

Kebijakan yang dibahas secara telekonferensi bersama komisi III DPR RI ini diklaim sudah mendapat persetujuan dari Presiden Joko Widodo. Namun wacana ini kemudian disanggah oleh Yasonna sendiri tak lama kemudian.

“Publik juga perlu mengetahui Pemerintah bila ingin mengurangi over kapasitas di Lapas memang dimungkinkan dengan revisi PP Nomor 99 Tahun 2012. Namun dengan kriteria syarat begitu ketat,” kata Yasonna.

Akhirnya! Ari Lasso Temukan ‘Kembarannya’, Ternyata Mirip Banget

BOGORDAILY – Media sosial sempat dihebohkan dengan video seorang pria yang mirip dengan penyanyi Ari Lasso. Bahkan, Ari Lasso sendiri sampai penasaran dan mencari sosoknya.

Akhirnya, sosok ‘kembaran’ Ari Lasso itu terungkap. Lewat video call, pelantun ‘Misteri Ilahi’ itu menyapa pria yang sangat mirip dengannya itu.

“Namaku Kevin. Biasanya dipanggil Kevin Keys,” ucap ‘kembaran’ Ari Lasso itu saat tampil di video Youtube Ari Lasso, Selasa (7/3/2020).

Ari Lasso mengatakan awalnya melihat video Kevin sekitar 2-3 minggu yang lalu. Dalam video itu, Kevin memakai kaus singlet putih dan menyanyikan ‘Hampa’.

Ari Lasso bertemu kembarannya (Screenshot Youtube)Ari Lasso bertemu kembarannya (Screenshot Youtube) Foto: Ari Lasso bertemu kembarannya (Screenshot Youtube)

Tapi, video itu ternyata baru viral 3 hari terakhir. Teman dan saudara Ari Lasso dari penjuru dunia pun mengirimkan video itu dan bertanya-tanya. Ari Lasso akhirnya mengunggah video kembarannya itu di Instagram sambil mencari tahu sosoknya. Tim Ari Lasso juga melakukan penelusuran.

“Akhirnya ketemulah ini, saudara yang menghilang. Saudara kembar,” ujar Ari Lasso.

Kevin lalu menjelaskan awal mula membuat video yang viral itu. Sebenarnya, dia hanya iseng bikin video TikTok.

“Kaget sih. nggak nyangka. Awalnya iseng bikin video TikTok, ternyata banyak yang ambil terus upload. Terus banyak yang bilang ‘coba lihat IG itu Mas Ari nyariin lo’. Tahu dari teman-teman,” ungkap Kevin.

Kevin merupakan seorang penyanyi kafe di Manado. Dia memang sudah lama ngefans dengan Ari Lasso. Bukan sengaja menyamakan gaya, wajahnya memang mirip dengan penyanyi itu.

Ari Lasso bahkan berusaha membuktikan bahwa penampilan Kevin bukan dibuat-buat. Ternyata, jidat mereka memang sama-sama lebar dan hidungnya mirip banget. Bahkan, Ari Lasso minta Kevin membuktikan rambutnya bukan wig.

“Itu bukan wig?” tanya Ari Lasso.

“Asli,” jawab Kevin.

“Coba tarik,” tantang Ari Lasso.

“Asli,” ujar Kevin sambil menarik rambutnya.

Perangi Corona, Nurhidayat Bingung Memilih Jersey untuk Dilelang

BOGORDAILY – Nurhidayat Haji Haris berencana melelang jersey kesayangannya untuk membantu para tenaga medis melawan virus corona. Dia bingung memilih jerseynya.

Rencana itu disampaikan Hidayat karena prihatin dengan minimnya alat pelindung diri (APD) terutama untuk tenaga medis yang berada di garda terdepan.

Kondisi itu pun membuat pemain berusia 21 tahun itu tergerak untuk melakukan aksi sosial.

“Rencananya mau buat sendiri aksi sosialnya. Jadi lelang jersey. Cuma mau lihat dulu jersey mana yang mau dijual apakah Timnas atau Bhayangkara,” kata Nurhidayat dalam sambungan telepon dengan pewarta Senin (6/4/2020).

“Tapi sepertinya jersey Timnas saja. Tapi ini kan masih rencana jadi mau dimatangkan lagi di Makassar,” ujarnya.

Jika dananya sudah terkumpul akan dipergunakan untuk membeli peralatan medis. “Seperti masker atau apa gitu. Jadi nanti langsung dikirim ke rumah sakit,” tutur pemain milik Bhayangkara FC itu.

Sebelum Nurhidayat, beberapa atlet dan pelatih sudah melakukan kegiatan sosial. Salah satunya Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri yang melelang jaket Timnas kesayangannya.

Pemerintah Didesak Tegas Larang Mudik Lebaran 2020

BOGORDAILY – Pakar Transportasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Ahmad Munawar berharap pemerintah mengambil tindakan tegas melarang mudik pada Hari Raya Idul Fitri. Sebab berdasarkan analisisnya ,penyebaran Covid-19 tidak bisa dihindari selama prosesi mudik ini.

“Meski masyarakat menggunakan kendaraan pribadi juga penyebaran akan terjadi di rest area,” katanya seperti dilansir dari Antara, Selasa (7/4).

Menurutnya, jika memungkinkan pemerintah harus tegas melarang mudik dengan membatasi, bahkan menyetop angkutan umum bus antar kota, serta kereta api jarak jauh dan pesawat.

Selain itu, penutupan jalan arteri dan jalan tol yang menghubungkan antar provinsi juga bisa menjadi solusi pencegahan.

Mengenai penerapan isolasi selama 14 hari di kampung halaman pemudik, Munawar menilai, hal itu tidak akan berjalan lancar. Mengingat jumlah pemudik yang mencapai jutaan orang.

“Isolasi ini mengharapkan pemerintah daerah sasaran mudik untuk mempersiapkan ratusan bahkan ribuan peralatan serta fasilitas. Hal ini malah akan memberatkan pemerintah daerah. Jika tidak siap malah akan menyebabkan pandemi ini menyebar di daerah mereka,” terangnya.

Munawar berpesan kepada masyarakat Indonesia, terutama yang ingin mudik, bahwa kesehatan keluarga, terutama orang tua, jauh lebih penting dari bertemu langsung dengan mereka.

“Sudah ada contoh di RS Adam Malik, Medan, anak muda yang mudik, kelihatannya sehat, ternyata carrier pembawa virus. Akhirnya, berdampak pada orang tua yang dikunjungi,” ungkapnya.

Aspek ekonomi yang menjadi pertimbangan pemerintah tidak melarang mudik, menurut Munawar, memang tidak bisa dihindari. Ia menyatakan dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini perekonomian jelas akan terpuruk.

Namun, menurut Munawar, pemerintah perlu menentukan mana yang dianggap lebih penting, ekonomi atau nyawa rakyat.

“Presiden Ghana, Nana Akufo-Addo, ketika menerapkan ‘lockdown’ di negaranya, menyampaikan sebuah pidato. Ia menyatakan ekonomi bisa diperbaiki kembali, tetapi rakyat yang meninggal tidak bisa dihidupkan kembali,” tutup Guru Besar Teknik Sipil UGM ini.