Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8346

Pasar Pramuka Batasi Pembelian Masker, Maksimal 5 Box

BOGOR DAILY- Para pedagang farmasi di Pasar Pramuka, Jakarta Timur membatasi pembelian masker bagi setiap orang. Dari aturan yang berlaku, para pedagang hanya memperbolehkan satu orang membeli lima box masker isi 50 pcs saja.

Salah satu pedagang toko farmasi menyebutkan aturan tersebut sebagai antisipasi aksi penimbunan.

“Pembeliannya dibatasi, maksimal 5 box, nggak boleh 1 karton,” kata dia kepada detikcom, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Pembatasan pembelian masker maksimal 5 box per orang ini juga sesuai dengan surat edaran yang dilayangkan PD Pasar Jaya kepada seluruh pedagang. Surat edaran itu dilayangkan pada 3 Maret 2019.
Baca juga: Naik Lagi, Sekarang Harga Masker Rp 480.000

Namun demikian para pedagang juga tidak menjalankan beberapa poin imbauan yang berada dalam surat edaran dari PD Pasar Jaya. Salah satu yang tidak dilaksanakan adalah mengenai penerapan harga jual masker.

Berdasarkan hasil penelusuran detikcom di Pasar Pramuka, para toko farmasi ini rata-rata menjual masker dengan harga Rp 300.000-Rp 480.000 per box isi 50 pcs. Harga disesuaikan dengan mereknya, untuk merek Sensi rata-rata dijual seharga Rp 3750.000 per box isi 50 pcs.

“Masker Sensi Rp 375.000 1 box, nggak bisa kurang,” tambahnya.

Saat dikonfirmasi terpisah, Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Jaya Arief Nasrudin membenarkan surat edaran terkait pembatasan pembelian masker.

“(Edaran tersebut) hasil koordinasi dengan Polda Metro karena tadi sidak,” kata dia saat dihubungi melalui pesan singkat, Rabu (4/3/2020).

Hal itu menindaklanjuti telah dirilisnya berita mengenai warga Depok, Jawa Barat yang positif terinfeksi Virus Corona (COVID-19) dan berdampak pada peningkatan pengunjung Pasar Pramuka serta pembelian masker yang semakin tinggi.

Berikut isi surat edaran dari PD Pasar Jaya untuk pedagang di Pasar Pramuka:

Sehubungan dengan telah dirilisnya berita mengenai Warga Depok, Jawa Barat yang positif terinfeksi Virus Corona (COVID-19) dan berdampak pada peningkatan pengunjung Pasar Pramuka serta pembelian masker yang semakin tinggi, maka dengan ini Kepala Pasar Pramuka bersama Ketua Himpunan Pedagang Farmasi Pasar Pramuka menghimbau kepada seluruh Pedagang Pasar Pramuka untuk:

1. Menjual masker kepada pembeli perseorangan tidak lebih dari 5 (lima) box masker/orang demi menghindari spekulan atau pihak-pihak yang membeli dalam jumlah banyak guna ditimbun dan membuat produk yang beredar di pasaran semakin langka.

2. Agar para pedagang tidak menjual dengan harga yang terlalu tinggi atau melebihi harga pasaran saat ini dan tidak memanfaatkan kondisi ini untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya tanpa memikirkan dampak negatif yang bisa terjadi di masyarakat.

3.Tidak menjual masker ilegal atau tanpa kemasan yang tidak jelas siapa produsen dan distributornya serta tidak memiliki izin dari Kementerian Kesehatan atau instansi terkait lainnya.

Demikianlah pemberitahuan ini disampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Tarif Listrik bakal Tetap sampai Juni 2020

BOGOR DAILY- Kementerian ESDM telah menetapkan tarif listrik untuk periode April hingga Juni 2020. Kementerian memutuskan, tarif listrik periode tersebut tetap.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi menyampaikan, pada bulan November 2019 hingga Januari 2020 parameter ekonomi makro rata-rata per tiga bulan menujukkan perubahan. Nilai tukar dolar Amerika (US$) menjadi Rp13.939,47, nilai ICP menjadi US$ 65,27/barel, tingkat inflasi rata-rata 0,29%, dan harga patokan batubara Rp 783,13/kg.

Dia bilang, pemerintah mempertahankan tarif untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Mengikuti empat parameter makro tersebut seharusnya diberlakukan penyesuaian tarif tenaga listrik. Akan tetapi, Pemerintah mempertahankan agar tarif listrik tidak naik pada periode April – Juni demi menjaga daya beli dan daya saing,” kata Agung mengutip laman Kementerian ESDM, Rabu (4/3/2020).
Baca juga: Bukan Diskon Tiket, Ini Permintaan Agen Travel ke Pemerintah
Berikut tarif tenaga listrik untuk triwulan II tahun 2020:

-Rp1.467,28 /kWh untuk pelanggan tegangan rendah, yaitu R-1 rumah tangga kecil dengan daya 1300 VA, R-1 rumah tangga kecil dengan daya 2200 VA, R-1 rumah tangga menengah dengan daya 3.500-5.500 VA, R-1 rumah tangga besar dengan daya 6.600 VA ke atas. Kemudian, B-2 bisnis menengah dengan daya 6.600 VA sd 200 kVA, P-1 kantor pemerintah dengan daya 6.600 VA sd 200 kVA, dan penerangan jalan umum.

-Rp1.352/kWh untuk rumah tangga daya 900 VA (R-1/900 VA-RTM)

-Rp1.114,74/kWh untuk pelanggan tegangan menengah, yaitu B-3 bisnis besar dengan daya di atas 200 kVA dan P2 kantor pemeritah dengan daya di atas 200 kVA

-Rp996,74/kWh untuk pelanggan tegangan tinggi,yaitu I-4 industri besar dengan daya 30 MVA ke atas.

Mulai 7 April Jadwal KRL Berubah Lagi, Catat Waktunya

BOGOR DAILY- PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengumumkan operasional kereta rel listrik (KRL) mulai Selasa 7 April 2020 akan berubah menjadi pukul 04.00 hingga pukul 20.00 setiap hari. Penyesuaian seiring dengan penurunan jumlah penumpang hingga 70 persen lebih.

Terhitung sebelumnya jumlah penumpang mencapai 900.000 hingga 1,1 juta per hari. Saat ini hanya sekitar 220.000 pengguna tiap harinya.

Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (3/4), mengatakan waktu operasional KRL juga sejalan dengan penyesuaian jam operasional berbagai moda transportasi publik lainnya di Jakarta. Dari data selama dua pekan terakhir, jumlah pengguna KRL telah berkurang drastis pada waktu- waktu antara lain pukul 10:00 – 15:00 WIB dan setelah pukul 20:00 WIB.

“Atas dasar perubahan mobilitas pengguna tersebut, jam operasional disesuaikan menjadi 04:00 – 20:00 WIB, dengan pengurangan frekuensi kereta di luar jam sibuk. Penyesuaian jam operasional KRL ini mulai berlaku sejak Selasa 7 April 2020 untuk seluruh lintas operasional / rute KRL Commuter Line,” jelas Wiwik.

Dengan penyesuaian jam operasional menjadi 04:00 – 20:00 WIB, mulai Selasa 7 April 2020, KRL di tiap lintas akan beroperasi dengan rincian:

Lintas Bogor/Depok–Jakarta Kota PP
Headway (jarak waktu antar kereta) pada pagi hari: 5 hingga 10 menit.
Headway pada siang hari: 30-60 menit.

KA pertama dari Bogor tujuan Jakarta Kota: KA 1045, berangkat 04:02 WIB.
KA terakhir dari Jakarta Kota tujuan Bogor: KA 1208, berangkat 19:55 WIB.

Lintas Bogor/Depok/Nambo–Angke/Jatinegara PP.
Headway (jarak waktu antar kereta) pada pagi hari: 5-10 menit.
Headway pada siang hari 30-60 menit.

KA pertama dari Bogor tujuan Angke: KA 1601, berangkat 04:07 WIB.
KA terakhir dari Angke tujuan Bogor: KA 1576, berangkat 20:02 WIB.
KA terakhir dari Jatinegara tujuan Bogor : KA 1809/1810, berangkat 19:01 WIB.
Lintas Cikarang/Bekasi–Jakarta Kota PP Headway (jarak waktu antar kereta) pada pagi hari: 15-30 menit. Headway pada siang hari: 30-60 menit.

Untuk pemberangkatan dan tujuan Cikarang mengikuti jadwal esksisting dengan jam operasional 04:00–20:00 WIB.

KA pertama dari Bekasi tujuan Jakarta Kota: KA 1315, berangkat 04:38 WIB.
KA pertama dari Cikarang tujuan Jakarta Kota: KA 1319, berangkat 04:40 WIB.
KA terakhir dari Jakarta Kota tujuan Bekasi: KA 1438, berangkat 19:49 WIB.
KA terakhir dari Jakarta Kota tujuan Cikarang (via Pasar Senen) : KA 1496, berangkat 19:05 WIB.
Lintas Rangkasbitung/Maja/Parungpanjang/Serpong–Tanah Abang PP Headway (jarak waktu antar kereta) pada pagi hari: 10-30 menit.
Headway pada siang hari: 30-60 menit.

Untuk pemberangkatan dan tujuan Rangkasbitung mengikuti jadwal esksisting dengan jam operasional 04:00–20:00 WIB.

KA pertama dari Rangkasbitung tujuan Tanah Abang: KA 1923, berangkat 04:00 WIB.
KA terakhir dari Tanah Abang tujuan Rangkasbitung : KA 2078, berangkat 19:15 WIB.
KA terakhir dari Tanah Abang tujuan Serpong : KA 2088, berangkat 20:05 WIB
Lintas Tangerang–Duri PP Headway (jarak waktu antar kereta) pada pagi hari: 15-30 menit
Headway pada siang hari: 30-60 menit
KA pertama dari Tangerang tujuan Duri: KA 2203, berangkat 04:30 WIB.

KA terakhir dari Duri tujuan Tangerang: KA 2298, berangkat 20:06 WIB.
Lintas Tanjung Priok – Jakarta Kota PP Headway (jarak waktu antar kereta) pada pagi hari: 15-30 menit. Headway pada siang hari: 30 – 60 menit.
KA pertama dari Tanjung Priok tujuan Jakarta Kota: KA 2351, berangkat 06:30 WIB.
KA pertama dari Jakarta Kota tujuan Tanjung Priok: KA 2350, berangkat 06:00 WIB.
KA terakhir dari Tanjung Priok tujuan Jakarta Kota: KA 2405, berangkat 20:00 WIB.
KA terakhir dari Jakarta Kota tujuan Tanjung Priok: KA 2404, berangkat 19:30 WIB

22 Orang Meninggal karena Corona di Kota Bogor

BOGOR DAILY- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyampaikan data terbaru mengenai COVID-19. Tercatat, 22 orang meninggal dunia akibat virus ini. “(Sebanyak) 15 orang yang meninggal dalam status PDP (pasien dalam pengawasan),” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangannya, Jumat (3/4/2020).

Selain 15 kasus ini, Retno menambahkan, ada 7 orang yang meninggal dunia karena positif terinfeksi virus Corona. Bila ditotal, sudah ada 22 orang yang meninggal akibat COVID-19 di Kota Bogor.

Mengenai 15 pasien PDP yang meninggal dunia ini, Retno mengatakan Pemkot Bogor masih menunggu hasil laboratoriumnya. Sedangkan jumlah pasien PDP yang masih dalam pengawasan di rumah sakit (RS), lanjutnya, ada 41 kasus.

“Saat ini masih menunggu hasil lab (laboratorium) swab dari Litbangkes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” ungkapnya.

Retno mengatakan data ini adalah update hari ini sampai pukul 14.00 WIB. Dia menambahkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Bogor sebanyak 416.

Sedangkan untuk jumlah positif Corona di Kota Bogor ada 25 pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Punggawa Wira United FC Kecewa Kompetisi U-14 Ditunda

BOGOR DAILY – SSB Wira United FC Jasinga, Kab. Bogor harus menunggu jadwal resmi dari Panitia Kompetisi Sepak Bola U-14 Wilayah Bogor Barat, sehubungan dengan kondisi merebaknya Pandemi COVID-19 akhir-akhir ini di wilayah Kab. Bogor.

Pihak panitia menginformasikan, Kompetisi Usia 14 tahun (U-14) rencananya berlangsung pada 12 April 2020, diikuti 16 TIM dari wilayah Bogor Barat.Punggawa SSB Wira United FC merasa kecewa karena telah mempersiapkan diri untuk berlaga pada Kompetisi tersebut. Pihak pengurus klub juga meliburkan anak asuhnya hingga kondisi kembali normal atau terbebas dari COVID-19.

“Kami sangat merasakan kekecewaan anak-anak, karena adanya penundaan pelaksanaan kompetisi oleh pihak Panitia, dan hanya bisa melaksanakan himbauan dari Pemerintah untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah, dan berdo’a agar Alloh SWT senantiasa melindungi kami dari virus ini,” ujar Ketua SSB Wira United FC, Triana, S.H kepada wartawan melalui sambungan telepon, Jum’at (3/4/20).

Para punggawa saat ini diminta untuk tidak melakukan kegiatan di luar rumahnya sesuai Peraturan Pemerintah agar tidak terpapar COVID-19, dan di sisi lain mereka sebagai pelajar juga bisa mengerjakan tugas dari sekolahnya masing-masing melalui Daring (on-line), kata Triana yang akrab dipanggil Agans.

“Sejak berdiri pada tahun 2017 SSB Wira United FC memiliki 89 punggawa yang aktif, kami pengurus dan pelatih hingga saat ini banyak memberikan kesempatan kepada anak-anak usia 11 hingga 17 tahun untuk menimba ilmu berlatih sepak bola, dan dalam metode latihan kami lebih mengutamakan pembentukan karakter pemain sepertiStamina, Strategi, Teknik dan Mental,” jelas Agans. (rian/bdn)

Ini Jawaban Lala Karmela Saat Ditanya Kapan Nikah

BOGORDAILY – Sudah memiliki kekasih, Lala Karmela ditanya kapan segera ke pelaminan. Apa katanya?

Lala Karmela mengatakan dalam menjalin sebuah hubungan, ia tidak suka diatur apalagi perihal pernikahan.

“Gue sebenernya nggak suka di plan dan diatur ya untuk menuju pernikahan, lebih suka kita yang ngatur,” kata Lala Karmela.

Untuk rencana pernikahan, Lala Karmela masih melihat kondisi yang ada. Ia dan kekasihnya juga tidak terlalu terburu-buru.

“Untuk plannya kapan kita akan lihat. Nggak kayak oke besok atau harus tahun ini,” tukas Lala.

“Karena intinya suatu pernikahan sih bukan itu ya. Jadi we take it easy, semua indah pada waktunya,” lanjutnya lagi.

Amanda Manopo Susah Cari Uang, Gara-gara Pandemi Corona

BOGORDAILY – Seperti halnya komika Bintang Emon, kali ini artis muda Amanda Manopo ikut mengkritik pandemi corona. Amanda mengaku susah mencari uang lantaran harus menerapkan social distancing.

Hal itu diakui Amanda melalui stories Instagramnya. Ia membuat video seakan tengah memarahi virus covid-19.

“Gue nggak pernah bikin kayak gini sebenarnya, tapi ini sudah kelewat batas banget,” ujar Amanda dalam video keluhannya, dilihat detikcom, Kamis (2/4/2020).

Diakuinya pandemi corona yang merebak ini telah melumpuhkan beberapa kegiatannya di luar rumah. Mulai dari tak bisa bekerja, mencari uang, hingga kesulitan mencari makanan.

“Karena gue nggak kenal sama lo ya corona, tapi lo kenapa ganggu-ganggu kehidupan gue? Sampai gue nggak bisa kerja, nggak bisa cari duit, makan susah, orang-orang di luar sana juga kena, nggak ngerti gue,” ujarnya lagi masih dengan keluhannya.

Selain itu, Amanda juga menjelaskan keberadaan kediamannya di Tangerang yang tak memiliki pemandangan alam layaknya di Bali.

“Gue tuh di Tangerang say bukan di Bali. Cuma berangan-angan doang ceunah,” tutup Amanda.

Hamil 6 Bulan, Rianti Cartwright Pilih Keliling Kompleks Rumah

BOGORDAILY – Artis Rianti Cartwright diketahui tengah mengandung anak pertamanya saat ini. Usia kandungannya pun cukup terbilang masih muda.

Dalam menjalankan aktivitas di tengah pandemi Corona, Rianti memilih untuk jalan-jalan keliling kompleks rumahnya dengan mobil. Hal ini dikutip dari siaran langsung Instagramnya bersama sang suami dan Daniel Mananta, Kamis (2/4/2020).

“Kita kalau sudah bosen banget paling kita naik mobil keliling komplek. Sudah itu aja,” ujar Rianti.

“Dan kita bahkan nggak keluar dari mobil. Paling jemur depan rumah jam 10 pagi setiap hari,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Rianti mengaku sempat melakukan tes USG untuk buah hatinya sebelum diterapkan physical social distancing. Kegiatan ini dilakukan pada 8 Maret 2020, dan diakui terakhir kali mereka pergi ke luar rumah.

“Kita terakhir keluar rumah tanggal 8 Maret ya untuk USG 4D (bayi). Itu terakhir kalinya kita keluar rumah. Terus kita di rumah, jadi sudah 24 hari di rumah. Nggak keluar sama sekali,” jelas Rianti.

Masalah Besar yang Buat Ronaldo Tinggalkan Man United

BOGORDAILY – Gary Neville mengungkapkan alasan-alasan Cristiano Ronaldo meninggalkan Manchester United untuk Real Madrid. Salah satunya disebut sebagai masalah besar. Apa?

Megabintang sepakbola Portugal itu berkostum MU selama enam tahun. Sebanyak 118 gol plus 69 assist menandai torehan Ronaldo dalam 292 penampilan yang membuahkan sembilan gelar juara termasuk tiga titel Liga Inggris, satu Liga Champions, dan Piala FA.

Berbagai penghargaan individu juga disabet Ronaldo seperti Pemain Terbaik PFA, Pemain Terbaik FIFA, dan Ballon d’Or pertamanya. Kemudian pada musim panas 2009, pemain yang kini berusia 35 tahun itu hengkang ke Madrid dan menghabiskan sembilan tahun yang sukses sebelum hijrah ke Juventus sejak 2018.

Neville tetap bertahan di Old Trafford sampai pensiun pada 2011. Menurut mantan pemain yang sekarang aktif sebagai komentator di televisi itu, Ronaldo pergi karena ingin tantangan baru dan juga disebabkan cuaca Manchester yang jadi masalah besar buat dia.

“Saya pikir karena dia melakukan wawancara setelah final 2008 di mana dia tampaknya mengarah pada dia akan pergi, rasanya seperti anda mendapatkan peringatan lanjutan,” ungkap Neville kepada Sky Sports. “Jadi anda hampir siap-siap untuk ditinggal dia, anda tahu dia pergi setahun berikutnya. Itu terjadi, itu sudah jelas pada suatuu hari dia akan ingin pergi dan mengalami bermain di Madrid dan LaLiga.”

“Saya tidak berbicara dengan Cristiano tentang bertahan di klub lebih lama. Saya pikir saya mungkin seharusnya berbicara dengan dia sepanjang tahun ketika dia mungkin… cuacanya menjadi masalah besar untuk Cristiano.”

“Saya pikir dia juga sudah jelas menginginkan untuk tinggal di Spanyol dan bermain di LaLiga. Namun, cuaca menjadi masalah besar untuk dia dan saya rasa dia hampir seperti menyelesaikan jalannya, dia sudah menuntaskan petualangannya. Dan saya tidak merasa apapun yang saya katakan bisa mengubah pemikirannya.”

“Saya rasa secara umum dengan para pemain yang pergi ada beberapa pemain yang pergi untuk naik level. Sekarang Cristiano, anda bisa mendebatkan dia pergi ke Real Madrid dan memenangi empat atau lima trofi Eropa adalah sebuah langkah di mana dia ingin menantang dirinya sendiri,” lugas mantan bek kanan legendaris MU ini.

Bupati Bogor Siapkan Anggarkan Rp457 Miliar untuk Korona dan Bencana

BOGOR DAILY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, membuktikan keseriusan dalam penanganan Virus Korona atau Covid-19, dan penanganan rehabilitasi pasca bencana alam di Bumi Tegar Beriman yang terjadi pada tanggal 1 Januari 2020 lalu, dengan menganggarkan Rp457 Miliar.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, atas keseriusan dalam penanganan Covid-19 dan penanganan rehabilitasi pasca bencana di Bumi Tegar Beriman pada awal tahun 2020.

“Kami berterimakasih kepada Pemkab Bogor, dengan menganggarkan Rp457 Miliar. Di situ poinnya bukan hanya untuk Covid-19 saja, akan tetapi ada juga untuk pengungsi di wilayah Bogor Barat yang terkena dampak bencana,” katanya kepada wartawan ketika ditemui di kantor DPRD Kabupaten Bogor, Jumat (3/4/2020).

Menurut politisi Gerindra ini, anggaran Rp457 miliar itu tentunya bukan hanya untuk Covid-19 dan penanganan pasca bencana saja. Akan tetapi, ada juga untuk bantuan masyarakat miskin yang sesuai dengan Program Keluarga Harapan (PKH).

“Itu juga dianggarkan untuk masyarakat miskin sesuai PKH dan yang jatuh usahanya, itu semuanya ditangani oleh Dinas Kesehatan Sosial Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Menurutnya, anggaran sebesar Rp457 miliar itu tentunya harus bisa dicairkan pada Minggu depan. Karena, hal itu masuk dalam Bantuan Tidak Terduga (BTT).

“Itu mayoritas untuk Covid-19. Tapi, ada juga untuk bantuan langsung atau sosial, bantuan huntara. Cuma dimulainya kapan itu kembali lagi di pimpinan daerah. Tapi, intinya kita berterimakasih kepada pemerintah yang sudah serius,” tukasnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman. Menurutnya, hal tersebut merupakan anggaran parsial yang sudah disiapkan oleh Pemkab Bogor.

“Kita juga ini bukan hanya memikirkan Covid-19 saja. Tapi, kita juga harus memikirkan pasca bencana yang terjadi di wilayah Bogor Barat, kalau huntap belum selesai dirinya meminta agar direalisasikan huntara saja,” ucapnya.

Hal senada juga diutarakan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom. Dirinya meminta, agar Pemkab Bogor segera merealisasikan Hunian Sementara (Huntara) sebelum bulan Ramadhan.

“Kita apresiasi, secepatnya segera dialokasikan sebelum puasa bisa diterapkan Huntara. Prinsipnya semuanya bisa di buat Huntara atau Huntap. Memang bicara Sukajaya merupakan zona merah, tapi kan masih banyak juga lokasi yang aman, jangan sampai pas bulan Ramadhan masyarakat masih tinggal di pengungsian,” pintanya. (Andi).