Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8345

Warga Kampung Citeureup Dapat Token Gratis Tiga Bulan

BOGOR DAILY – Program Pemberian Keringanan Tarif Tenaga Listrik Rumah Tangga 450 VA dan 900 VA Subsidi Kategori Prabayar, pembelian Token Listrik bulan April, Mei dan Juni 2020, sudah mulai diterima Masyarakat RT. 05/ 01 Kampung Citeureup, Desa Pamagersari, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

“Awalnya kami tidak menyangka. Belakangan program ini sudah banyak beredar di media social. Namun setelah mengikuti petunjuk Dirjen Ketenagalistrikan melalui PT PLN (Persero), Alhamdulilah berhasil mendapat tambahan nominal di Meteran KWH pada masing-masing warga,” ujar Yusniarti, salah seorang warga kepada wartawan, Minggu (5/4/2020).

Bagi kami, kata Yusniarti, apa yang dilakukan pemerintah saat ini, sangat membantu meringankan perekonomian rakyat. Kondisi saat ini sangat memprihatinkan dengan adanya Pandemi COVID-19, mengakibatkan rutinitas warga mencari nafkah terganggu.

Pada kesempatan ini Yusniarti menyampaikan kebijakan yang diambil pemerintah merupakan kebijakan yang pro rakyat.
“Terima kasih kepada Presiden, Joko Widodo, sehingga kami di pelosok bisa merasakannya dan senantiasa berharap agar bapak selalu diberikan kesehatan sampai akhir masa jabatannya”, harapnya. (rian/bdn)

Citeureup Disapu Puting Beliung, Pohon Bertumbangan Atap Rumah Berhamburan

BOGORDAILY.net – Hujan dan angin puting beliung yang mengguyur wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor sore tadi, Minggu (5/4/2020), menyebabkan pohon-pohon besar tumbang.

Tidak hanya pohon saja, tiang listrik dan atap rumah warga juga menjadi sasaran keganasan angin puting beliung yang terjadi di Jalan Mayor Oking, Kelurahan Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Hal itupun diungkapkan langsung oleh Camat Citureup, Asep Mulyana, melalui pesan WhatsAppnya.

“Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, lalu lintas di jalur dari dan menuju arah Gunungputri, sempat terhambat karena pohon tumbang menutupi badan jalan,” katanya.

Mantan Camat Klapanunggal ini mengatakan, beberapa pohon ini tumbang akibat intensitas hujan disusul angin yang terjadi cukup tinggi di sebagian besar wilayah Bogor pada Minggu sore.

“Jatuhnya tepat di sekitar bale milik warga Puspanegara. Hanya saja lalu lintas di sana jadi sedikit terhambat,” kata dia.

Selain itu, beberapa rumah warga di Kampung Pasir Ipis, RW08 dan Kampung Hutan Tua RT02/03 Kelurahan Karangasem Barat, Kecamatan Citeureup juga rusak.

“Kami langsung berkordinasi dengan anggota Katana kelurahan. Sejauh ini rumah yang terdampak masih menggunakan terpal untuk menutupi atap rumahnya yang rusak,” tukasnya. (Andi).

Siaga!! Virus Korona Mulai Menjalar ke Bogor Barat. Jasinga, Leuwisadeng dalam Pantauan

BOGORDAILY.net – Virus Korona mulai menjalar ke wilayah Barat Kabupaten Bogor. Sejumlah warga ditiga Kecamatan di Bogor Barat dinyatakan PDP Virus Korona.

“Ada lima orang meninggal dunia statusnya PDP, yaitu satu Warga Ciampea laki-laki usia 54 tahun, dua warga Jasinga laki-laki usia 64, tiga warga Leuwisadeng, laki-laki usia 62, empat warga Bojong Gede perempuan usia 71, ke lima warga Tamansari laki-laki usia 38,” katanya dalam pres rilis yang diterima Bogordaily.net, Minggu (5/4/2020) per pukul 19:30 WIB.

Ade sapaan akrabnya menyebutkan, ke lima orang status PDP yang meminggal itu, masih menunggu hasil dari Litbankes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, apakah positif atau tidak.

Politisi PPP ini menjelaskan, saat ini ada juga yang terkonfirmasi Positif Virus Korona atau Covid-19. Yaitu warga Kecamatan Ciampea laki-laki usia 42 tahun.

“Ada yang terkonfirmasi lagi positif satu di Kecamatan Ciampea usianya 42 tahun. Jadi total yang positif di Kabupaten Bogor sebanyak 21 orang, diantaranya tiga orang sudah sembuh, dan tiga orang meninggal, yang masih di isolasi di RS rujukan pemerintah 15 orang,” jelasnya.

Sementara untuk data per hari ini, data Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 255 orang. Sedangkan, data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 259 orang.

“Saya meminta, agar masyarakat tetap waspada, jangan panik, jaga kebersihan, dan hindari keramaian,” tukasnya. (Andi).

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Ruhyat Nugraha Bangun Sinergitas dengan Kader PPP Kabupaten Bandung Barat

BOGOR DAILY – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Ruhyat Nugraha, hadiri silaturahmi dan pembinaan kepada kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kabupaten Bandung Barat.

Pantauan dilokasi, tampak terlihat H. Ruhyat Nugraha merupakan wakil rakyat yang berangkat dari PPP itu, memimpin langsung sebagai tamu undangan dalam acara tersebut.

H. Ruhyat sapaan akrabnya mengatakan, perlu sinergitas antara para wakil rakyat daerah dan Provinsi Jawa Barat, untuk mensinergikan pembangunan di semua wilayah Jawa Barat khususnya.

“Sebagai tamu undangan, silaturahmi dan bimbingan ini perlu terus dilakukan, demi menjalin sinergitas pembangunan di Jawa Barat,” katanya kepada Bogordaily.net, Minggu (5/4/2020).

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Bandung, Yudha Noor, berterimakasih, kepada H. Ruhyat Nugraha, yang telah hadir dalam silaturahmi ini, dan memberikan pembinaan kepada kader PPP.

“Semoga dengan acara silaturahmi kali ini bisa menjadikan agenda rutin, untuk pembinaan juga, kepada kader PPP,” singkatnya. (Andi).

Ini Identitas Warga Ciampea yang Positif Korona

BOGORDAILY.net – Siapa warga Ciampea yang dinyatakan positif terjangkit virus korona??

Dia adalah seorang laki-laki berusia 54 tahun. Pria ini dinyatakan positif terjangkit korona. Belum diketahui riwayat dan dengan siapa saja dia berhubungan dan berinteraksi. Masih akan ditelusuri.

“Ada lima orang meninggal dunia statusnya PDP, yaitu satu Warga Ciampea laki-laki usia 54 tahun, dua warga Jasinga laki-laki usia 64, tiga warga Leuwisadeng, laki-laki usia 62, empat warga Bojong Gede perempuan usia 71, ke lima warga Tamansari laki-laki usia 38,” katanya dalam pres rilis yang diterima Bogordaily.net, Minggu (5/4/2020) per pukul 19:30 WIB.

Ade sapaan akrabnya menyebutkan, ke lima orang status PDP yang meminggal itu, masih menunggu hasil dari Litbankes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, apakah positif atau tidak.

Politisi PPP ini menjelaskan, saat ini ada juga yang terkonfirmasi Positif Virus Korona atau Covid-19. Yaitu warga Kecamatan Ciampea laki-laki usia 42 tahun.

“Ada yang terkonfirmasi lagi positif satu di Kecamatan Ciampea usianya 42 tahun. Jadi total yang positif di Kabupaten Bogor sebanyak 21 orang, diantaranya tiga orang sudah sembuh, dan tiga orang meninggal, yang masih di isolasi di RS rujukan pemerintah 15 orang,” jelasnya.

Sementara untuk data per hari ini, data Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 255 orang. Sedangkan, data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 259 orang.

“Saya meminta, agar masyarakat tetap waspada, jangan panik, jaga kebersihan, dan hindari keramaian,” tukasnya. (Andi).

Update Covid-19 Kab. Bogor : 5 PDP Meninggal, Positif 21

BOGORDAILY.net – Sebanyak lima Orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Bogor meninggal dunia. Hal itupun diungkapkan oleh Bupati Bogor, Ade Yasin, yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor.

“Ada lima orang meninggal dunia statusnya PDP, yaitu satu Warga Ciampea laki-laki usia 54 tahun, dua warga Jasinga laki-laki usia 64, tiga warga Leuwisadeng, laki-laki usia 62, empat warga Bojong Gede perempuan usia 71, ke lima warga Tamansari laki-laki usia 38,” katanya dalam pres rilis yang diterima Bogordaily.net, Minggu (5/4/2020) per pukul 19:30 WIB.

Ade sapaan akrabnya menyebutkan, ke lima orang status PDP yang meminggal itu, masih menunggu hasil dari Litbankes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, apakah positif atau tidak.

Politisi PPP ini menjelaskan, saat ini ada juga yang terkonfirmasi Positif Virus Korona atau Covid-19. Yaitu warga Kecamatan Ciampea laki-laki usia 42 tahun.

“Ada yang terkonfirmasi lagi positif satu di Kecamatan Ciampea usianya 42 tahun. Jadi total yang positif di Kabupaten Bogor sebanyak 21 orang, diantaranya tiga orang sudah sembuh, dan tiga orang meninggal, yang masih di isolasi di RS rujukan pemerintah 15 orang,” jelasnya.

Sementara untuk data per hari ini, data Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 255 orang. Sedangkan, data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 259 orang.

“Saya meminta, agar masyarakat tetap waspada, jangan panik, jaga kebersihan, dan hindari keramaian,” tukasnya. (Andi).

Setelah Ciomas, Satu Warga Ciampea Positif Korona

BOGORDAILY.net – Virus Korona semakin meluas di Kabupaten Bogor, setelah warga Ciomas, kini warga Ciampea, Kecamatan Ciampea dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Sebanyak lima Orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Bogor meninggal dunia. Hal itupun diungkapkan oleh Bupati Bogor, Ade Yasin, yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor.

“Ada lima orang meninggal dunia statusnya PDP, yaitu satu Warga Ciampea laki-laki usia 54 tahun, dua warga Jasinga laki-laki usia 64, tiga warga Leuwisadeng, laki-laki usia 62, empat warga Bojong Gede perempuan usia 71, ke lima warga Tamansari laki-laki usia 38,” katanya dalam pres rilis yang diterima Bogordaily.net, Minggu (5/4/2020) per pukul 19:30 WIB.

Ade sapaan akrabnya menyebutkan, ke lima orang status PDP yang meminggal itu, masih menunggu hasil dari Litbankes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, apakah positif atau tidak.

Politisi PPP ini menjelaskan, saat ini ada juga yang terkonfirmasi Positif Virus Korona atau Covid-19. Yaitu warga Kecamatan Ciampea laki-laki usia 42 tahun.

“Ada yang terkonfirmasi lagi positif satu di Kecamatan Ciampea usianya 42 tahun. Jadi total yang positif di Kabupaten Bogor sebanyak 21 orang, diantaranya tiga orang sudah sembuh, dan tiga orang meninggal, yang masih di isolasi di RS rujukan pemerintah 15 orang,” jelasnya.

Sementara untuk data per hari ini, data Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 255 orang. Sedangkan, data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 259 orang.

“Saya meminta, agar masyarakat tetap waspada, jangan panik, jaga kebersihan, dan hindari keramaian,” tukasnya. (Andi).

Uhh.. Pedas!! Kritik Rizal pada Jokowi Tangani Korona

BOGORDAILY.net – Jokowi dan timnya dikritik ekonom senior Rizal Ramli dalam mengantisipasi korona. Khususnya dalam kebijakan anggaran.

Mantan Menko Bidang Perekonomian Rizal Ramli mengkritik langkah yang dilakukan pemerintah Presiden Joko Widodo untuk memperlebar defisit anggaran menjadi 5,07 persen. Dia menilai ini adalah tindakan gegabah.

Mantan menko bidang perekonomian Rizal Ramli menilai pemerintah seharusnya melakukan realokasi anggaran secara radikal, dibandingkan melebarkan defisit.

“Yakni menghentikan sementara semua proyek-proyek infrastruktur, termasuk pemindahan ibu kota baru,” ujar Rizal Ramli, Selasa, 31 Maret 2020.

Rizal Ramli melihat pelebaran defisit ini hanya akan menambah utang sebagai pembiayaannya kemudian. “Cetak utang dengan bungkus recovery bond, nilai rupiah akan semakin jatuh,” ujarnya.

Hal ini mengingatkan dirinya akan skema pengembalian BLBI dalam bentuk aset. Saat itu, IMF memaksa menjual aset BLBI dengan recovery rate sekitar 25 persen.

“Tanpa governance dan transparansi yang benar, R-bonds (recovery bonds) kemungkinan hanya akan jadi skandal keuangan berikutnya,” kata Rizal Ramli.

Rencana penerbitan Recovery Bond ini disampaikan oleh Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono pada Kamis, 26 Maret 2020. Surat utang ini diterbitkan akan diterbitkan oleh pemerintahan Jokowi untuk mengurangi PHK dan menjaga cash flow atau arus kas dunia usaha di tengah penyebaran virus corona.

Bantuan ini disiapkan pemerintah untuk menahan gelombang PHK di sejumlah sektor industri akibat pandemi corona. Sekretaris Jenderal Asosiasi Travel Agent Indonesia Pauline Suharno misalnya, mengatakan bahwa gelombang PHK sudah terjadi di sektor bisnisnya. Untuk itu, kata dia, asosiasi mengharapkan pemerintah segera memberikan insentif susulan.

Susi menjelaskan, Recovery Bond ini bisa dibeli oleh swasta yang mampu, atau BI. Dana dari penjualan ini akan dipegang pemerintah dan disalurkan lewat kredit khusus dengan bunga seringan mungkin. “Untuk membangkitkan usaha perusahaan,” kata Susi.

Namun sebelum meluncurkan Recovery Bond ini, Susi sudah menyebut akan ada perubahan regulasi dalam bentuk Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang atau Perppu. Sebab, aturan saat ini hanya mengizinkan BI membeli surat utang dari pasar sekunder. (*/bdn)

Video Detik-detik Tukang Cukur viral yang Beraksi Mengenakan APD

BOGORDAILY.net – Virus Corona yang mewabah di Bogor jadi perhatian para tukang cukur rambut. Salah satunya yang ini.

Foto aksi cukur rambutnya viral gara-gara aksinya itu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Tukanhbciri itu adalah aksinsalahbsatu stylis di chemot barbershop yang berada di Ciawai, Kabupaten Bogor.

Seorang tukang pangkas rambut menggunakan alat pelindung diri (APD) saat menjalankan pekerjaannya.

Aksi unik tersebut merupakan sosialisasi kepada pelanggan serta sebagai antisipasi agar lebih waspada terhadap penularan virus korona (covid-19).

Meski memakai APD, pemangkas rambut tersebut tetap gesit saat menjalankan pekerjaannya. Sementara pelanggan juga tidak merasa terganggu atas aksi tersebut.

Seperti diketahui, petugas medis sangat membutuhkan APD yang memadai. Penggunaan APD sangat penting demi mencegah dari terpapar covid-19.

Diakun media sosialnya mereka memperlihatkan aksi mereka yang sedang dia adukan para wartawan.

https://www.instagram.com/p/B-jle5Hh8ic/?igshid=nv8zqpuch22f

 

Kemenkop dan UKM Siapkan Delapan Langkah Tangkal Corona

BOGORDAILY.net – Virus Corona benar-benar sudah menggerakkan semua kalangan, termasuk kementerian-kementrian.

Kementerian Koperasi dan UKM salah satunya. Kementrian ini sudah menyiapkan 8 program khusus sebagai upaya untuk mengantisipasi dampak ekonomi wabah COVID-19 terhadap pelaku koperasi dan UMKM di tanah air.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam rapat virtual bersama Komisi VI DPR-RI di Jakarta, Kamis (2/4/2020), mengatakan ada 8 program yang sedang dipersiapkan khusus untuk meredam dampak COVID bagi sektor KUMKM.

“Yang pertama kami mengajukan stimulus daya beli produk UMKM dan koperasi. Ini sudah disampaikan dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi dan disetujui angkanya sekitar Rp2 triliun untuk sementara ini,” katanya.

Program kedua, pihaknya mendukung dan mengefektifkan “social distancing” tapi dalam waktu bersamaan juga warung-warung bisa berjalan dengan baik usahanya.

“Kami punya program belanja di warung tetangga bekerjasama dengan 9 BUMN Klaster Pangan dan kelompok masyarakat untuk mendorong gerakan sosial. Program ini sebenarnya bagaimana warung-warung di tingkat RT, di tingkat lingkungan kita mendapat supply barang dagangan sehingga mereka bisa jualan ke tetangga-tetangganya secara online juga. Onlinenya sederhana nanti warung bisa mengantarkan belanjaan tetangganya ke rumah masing-masing,” katanya.

Ketiga, program restrukturisasi dan subsidi suku bunga kredit usaha mikro yang sampai saat ini masih dibahas dengan Kementerian Keuangan.

Program keempat, restrukturisasi kredit yang khusus bagi koperasi melalui LPDB KUMKM.

Program kelima, pihaknya juga mendorong penyediaan masker untuk semua baik bagi tenaga medis maupun masyarakat umum. Antara lain dengan mendorong gerakan penggunaan masker kain buat siapa saja yang terpaksa harus beraktivitas keluar rumah dan mengajak UMKM di berbagai daerah untuk memproduksi.

Kemenkop dan UKM juga mempertemukan koperasi dan UMKM produksi dengan offtaker masker, hand sanitizer, dan APD (alat pelindung diri) yang dibutuhkan tenaga kesehatan saat ini.

Sementara program keenam, pihaknya berupaya memasukkan sektor mikro yang jumlahnya cukup banyak dan paling rentan terdampak COVID-19 dalam klaster penerima kartu pra kerja untuk pekerja harian.

”Ketujuh, ini yang juga penting, yaitu bantuan langsung tunai. Budgetnya sedang disusun oleh Kementerian Keuangan tapi kami bisa menjadi salah satu penyalur dari bantuan langsung ini yang sebenarnya semacam bantuan sosial yang diperluas,” katanya.

Kemudian program kedepan terkait dengan pajak dimana pihaknya mengusulkan Pph 21, pajak penghasilan impor, Pph 25, restitusi pertambahan nilai bisa direlaksasi untuk KUMKM.

”Kami berharap 8 langkah mitigasi ini membawa dampak ekonomi positif terhadap pelaku KUMKM,” kata Teten.(*/bdn)