Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8352

Ngeri!! Inilah Ramalan Bocah Sakti dari India tentang Virus Korona

BOGORDAILY.net – Bocah sakti dari India kini sedang jadi perhatian, karena ramalannya soal virus korona nyaris sama dengan prediksi para di Indonesia.

Ya, virus Corona berhasil membuat kekacauan di berbagai penjuru dunia. Khususnya India, negeri ‘Mahabarata’ ini sudah kewalahan untuk menangkal penyebaran virus Corona di wilayahnya sampai-sampai melakukan Lockdown.

Bocah peramal itu adalah Abighya Anand. Ntah karena saking jagonya ia melihat masa depan, Anand sudah meramal pandemi Covid-19 sejak 8 bulan yang lalu.

Ia mulai meramal Pada 22 Agustus 2019, Anand yang diketahui masih berusia 14 tahun meramalkan, dunia akan mengalami fase sulit mulai November 2019 sampai April 2020, ia menyampaikan melalui saluran YouTube.

Melalui kanal YouTube miliknya, Anand mengatakan bahwa ia membawa kabar buruk. Anand mengatakan bahwa dunia akan mengalami masa sulit dalam rentan waktu sekitar November 2019 hingga April 2020. Sebagai penguat ramalannya, Anand mendasarkan ramalannya pada keberpihakan planet yang kritis dan geometri bulan.

Menurutnya, akan ada wabah yang puncak penyebarannya terjadi lonjakan pada 29 Maret hingga 2 April 2020.

“Ini adalah refleksi karma global dan tidak boleh dianggap enteng,” kata Anand dikutip dari indiaglitz.com (30/3/2020).

Tak hanya itu, Anand dengan kemampuannya meramalkan wabah yang tengah menjadi momok dunia ini akan berakhir pada 29 Mei.

Peramal termuda yang kerap tampil di berbagai majalah ini menyebut wabah akan berlangsung sekitar enam bulan yang mana cukup membuat dunia kacau. Anand memprediksi wabah akan berakhir pada 29 Mei ketika orbit Bumi telah melewati periode sulit ini.(*)

Korona Sudah Sampai Ke Ciomas, Penderitanya Pria Berusia 60 Tahun

Bogordaily.net – Virus korona semakin meluas. Jumlah penderitanya terus bertambah. Terbaru, satu warga Ciomas dinyatakan positif korona.

Ya, Update Kasus positif Virus Korona atau covid-19 di Kabupaten Bogor, per hari Rabu (1/4/2020) pukul 20:00 WIB bertambah satu orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan, untuk total hari ini terkonfirmasi satu positif warga Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, merupakan berjenis kelamin laki-laki usia 60 tahun.

“Jadi total positif di Kabupaten Bogor ada 14 orang. Dari jumlah tersebut, dua orang positif dinyatakan sembuh. Sementara satu lainnya meninggal dunia,” katanya dalam pres rilis yang diterima Bogordaily.net.

Sementara untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga mengalami kenaikan menjadi 582 orang. 275 di antaranya telah selesai penanganan dan 307 lainnya dalam pemantauan.

Untuk katagori pasien Dalam Pengawasan (PDP), jumlahnya naik menjadi 212 orang. 61 di antaranya selesai penanganan dan 151 lainnya masih dalam pengawasan.

Sekedar diketahui, positif Korona di Kabupaten Bogor juga mengalami kenaikan pada Selasa (31/3/2920) keamrin. Ada penambahan dua kasus positif baru sehingga total menjadi 13 orang yang sudah dinyatakan positif.

Dari jumlah tersebut, dua di antaranya dinyatakan sembuh. Sementara satu lainnya meninggal dunia. Adapun kasus terkonfirmasi positif tambahan adalah perempuan 25 tahun Kecamatan Cileungsi dan perempuan 32 tahun Kecamatan Bojonggede. (Andi).

Update Korona Rabu (1/4/2020) pukul 20:00 WIB : Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Bertambah, Satu Orang Warga Ciomas, Totalnya Jadi 14

BOGOR DAILY – Update Kasus positif Virus Korona atau covid-19 di Kabupaten Bogor, per hari Rabu (1/4/2020) pukul 20:00 WIB bertambah satu orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan, untuk total hari ini terkonfirmasi satu positif warga Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, merupakan berjenis kelamin laki-laki usia 60 tahun.

“Jadi total positif di Kabupaten Bogor ada 14 orang. Dari jumlah tersebut, dua orang positif dinyatakan sembuh. Sementara satu lainnya meninggal dunia,” katanya dalam pres rilis yang diterima Bogordaily.net.

Sementara untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga mengalami kenaikan menjadi 582 orang. 275 di antaranya telah selesai penanganan dan 307 lainnya dalam pemantauan.

Untuk katagori pasien Dalam Pengawasan (PDP), jumlahnya naik menjadi 212 orang. 61 di antaranya selesai penanganan dan 151 lainnya masih dalam pengawasan.

Sekedar diketahui, positif Korona di Kabupaten Bogor juga mengalami kenaikan pada Selasa (31/3/2920) kemarin. Ada penambahan dua kasus positif baru sehingga total menjadi 13 orang yang sudah dinyatakan positif.

Dari jumlah tersebut, dua di antaranya dinyatakan sembuh. Sementara satu lainnya meninggal dunia. Adapun kasus terkonfirmasi positif tambahan adalah perempuan 25 tahun Kecamatan Cileungsi dan perempuan 32 tahun Kecamatan Bojonggede. (Andi)

Dukung #Dirumahaja, Belanja ke Pasar di Kota Bogor, Bisa Online. Begini Caranya!!

BOGOR DAILY – Kepala Sub Bagian Humas Perusahaan Daerah (PD) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Riyadul Muslim, mengungkapkan, pihaknya telah menerapkan pembelanjaan dengan sistem online yang bekerjasama dengan Gojek.

Muslim sapaan akrabnya mengatakan, hal itupun merupakan langkah perusahaan Pasar Pakuan Jaya dalam antisipasi Lockdown atau Karantina Wilayah Parsial (KWP), yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Bogor.

“Masifnya penyebaran covid-19, keberadaan pasar tradisional menjadi sorotan. Apalagi, semua pasar di Kota Bogor saat ini jam operasional pasar sudah diatur,” katanya kepada Bogordaily.net, ketika dihubungi, Rabu (1/4/2020).

Ia menjelaskan, pertimbangan itu sangat jelas, masyarakat akan kehilangan arah jika tempat penyedia kebutuhan pangan mereka tidak ada atau dibatasi.

“Maka dari itu, kita menerapka belanja online ini bekerjasama dengan Gojek. Bagi masyarakat Kota Bogor yang mau belanja bisa buka aplikasi Goshop saja,” jelasnya.

Sekedar diketahui, jika masyarakat ingin melakukan belanja online melalui Goshop, untuk Pasar Tanah Baru dari pukul 15:00 WIB sampai 21:00 WIB, menyediakan Kebab, Nasi Goreng, Sembako, Pecel Ayam, Ayam Bakar, Martabak, Bakso, Es Kelapa dan Jahe Bandrek.

Untuk Pasar Sukasari dari dari 07:00 WIB sampai 15:00 WIB, menyediakan, Sayuran, Telur, Kue Pisang, Daging Sapi, Es Cebdol, Sembako dan Jahitan. Di pasar Jambu Dua mulai pukul 11:00-20:00 WIB menyediakan Tahu dan Tempe, Daging Ayam, Beras, Cabe, Sayuran, Buah-Buahan, Daging Sapi, Rempah-Rempah, Daun.

Untuk Pasar Gunung Batu jam operasional Pukul 07:00-16:00 WIB menyediakan, Daging Sapi, Daging Ayam, Sayuran, Bumbu Giling, Kelapa, Ikan Air, Sembako, Beras, dan Ikan Asin. Di Pasar Baru jam operasional Pukul 08:00-17:00 WIB menyediakan, Daging Sapi, Ayam, Kambing, Beras, Sayuran, Sembako, Cabe dan Bawang, Ikan Asin.

Untuk di Pasar Padasuka, jam operasional Pukul 05:00-11:00 WIB menyediakan, Beras, Makan Minum Kemasan, Sahuran, Sembako, Daging, Kue Basah. Di Pasar Merdeka jam operasional Pukul 07:00-10:00 dan pukul 22:00-06:00 WIB menyediakan, Daging Sapi, Ayam, Ikan, Tahu, Sahuran, Kelapa dan Bumbu Giling. (Andi).

Cerita Natasha Rizky Buka Kedai Kopi di Tengah Pandemi Corona

BOGORDAILY – Natasha Rizky baru saja membuka kedai kopi di kawasan Jakarta Selatan. Diakuinya kedai itu telah buka selama 3 minggu sebelum diterapkan social distancing.

Tentunya atas imbauan social distancing, Natasha pun cukup mendapat kesulitan dalam mengelola usahanya itu. Ia mengaku hanya dapat berikhtiar dalam menjalankannya.

“Aku juga baru kan, aku baru buka sekitar dua sampai tiga minggu, terus ya tiba-tiba ada wabah ini. Ya, kita maksudnya nggak bisa nyalahin siapa-siapa juga, nggak bisa prediksi apa-apa gitu,” ujar Natasha saat dihubungi detikcom, Selasa (31/3/2020).

“Cuma ya, aku sama partner aku masih berusaha untuk ikhtiar gitu,” lanjutnya.

Diakui istri dari Desta ini, usahanya tersebut hingga saat ini masih terus berjalan. Ia telah menerapkan kesadaran kebersihan di kedai kopinya mengingat pandemi corona.

“Terus paling aku sih sampai saat ini masih buka. Alhamdulillah gitu dengan temen-teman aku yang lain yang punya usaha gitu,” jelasnya.

“Karena gini, mungkin emang untuk sebagian orang bilang, ya maksudnya kita tetep menjaga social distancing, terus juga kita selalu rutin semprot disinfektan juga, terus kita selalu menjaga prioritas kesehatan karyawan pastinya dengan pakai masker terus ketat banget untuk pakai masker terus handsanitizer gitu,” papar Natasha.

Alasan ia masih tetap membuka kedainya lantaran mengingat karyawannya yang masih membutuhkan pekerjaan untuk finansial.

“Cuma gimana ya, kita nggak bisa menolak ketentuan Allah juga, jadi ya kalau aku sih saat ini berjuang untuk pegawai-pegawai aku sih. Aku dan partner aku, karena nggak semua orang bisa di rumah aja,” kata Natasha.

“Karena kita bertahan bukan untuk kita sendiri aja, tapi untuk karyawan-karyawan kita gitu. Karena mungkin di luar sana udah banyak banget yang di PHK. Udah banyak yang dirumahin,” jelasnya.

Dalam segi pengawasan, Natasha mengaku telah melakukan pengawasan secara online dari rumah.

“Kami tuh bener-bener ngontrolnya dari CCTV, telepon, terus pakai aplikasi Zoom juga. Ya habis gimana, kalau kita tutup, sementara kasihan mereka juga,” ujar Natasha.

Diakuinya memang hal itu cukup merepotkan. Terlebih kontrol penuh juga harus tetap dilakukannya.

“Ya sebenarnya sih ketika kalau memang repot bukan karena musibah ini juga udah repot. Namanya usaha makanan, apalagi masih baru ya, jadi banyak kesibukkan entah itu aku dateng atau lewat group dan harus video call atau segala macem,” jelasnya.

“Kita sih bukan mikirin repotnya tapi gimana caranya untuk bisa tetep kontrol. Karena mau gimana lagi kita harus cari jalan keluar yang terbaik lah,” lanjutnya.

Ziarah Rambut Nabi Muhammad Dibatasi Opick Terkait Pandemi Corona

BOGORDAILY – Pandemi virus Corona tidak menghalangi niat masyarakat untuk berziarah ke rambut Nabi Muhammad SAW. Beberapa di antara mereka, berdatangan meski pemerintah sudah mengimbau untuk di rumah saja.

Pembatasan orang juga dilakukan oleh Opick, orang yang diberi amanah untuk menjaga rambut tersebut. Bagi para peziarah, kini dilarang datang bergerombol ke kediamannya itu.

“Sekarang kan anjurannya dari pemerintah jangan kalau ramai-ramai. Kalau malam Jumat kan banyak (biasanya) seribu orang, lima ratus orang atau tiga ratus orang itu disetop dulu deh,” ujar Opick kepada detikcom, Rabu (1/4/2020).

Namun, Opick tetap mengadakan doa untuk rambut Rasulullah SAW tersebut. Tidak seperti biasanya, ia hanya melakukan hal itu bersama beberapa orang saja.

“Tapi tetap kita ngadain sendiri sama anak-anak di sini baca Maulid atau apa. Tapi dibatasi, dan kita nggak tahu tamu yang datang dari jauh. Maksudnya tuh karena di sini banyak anak kecil, jadi sebagai bentuk kehati-hatian saja,” tutur Opick.

Rambut Nabi Muhammad SAW di rumah Opick ramai dikunjungi peziarah mulai dari artis hingga dari mancanegara. Di sisi lain rambut tersebut mendapatkan penjagaan istimewa.

Ada belasan pendekar bernama The Core Guardian yang menjaga rambut nabi tersebut. Opick mendapat kepercayaan untuk menjaga sehelai rambut Rasulullah SAW. Opick membawa rambut itu dari Turki.

Akibat Covid-19, Pelaksanaan KOSN 2020 Kab. Bogor Ditunda

BOGOR DAILY – Perhelatan Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) Tahun 2020 antar siswa Tingkat SMP Negeri/Swasta, MTs, SMP Terbuka atau sederajat di bidang olahraga Tingkat Kabupaten Bogor, mengalami perubahan jadwal pelaksanaan seiring dengan meningkatnya penyebaran COVID-19.

Hal ini sangat berpengaruh pada Mekanisme Pendaftaran Peserta, seperti Verifikasi Data Siswa yang berhasil meraih tiket untuk berlaga di KOSN Tingkat Kabupaten, hingga pelaksanaannya.

“Kami hari ini baru mendapat informasi dari Panitia KOSN 2020 Tingkat Kabupaten Bogor tentang perubahan jadwal pelaksanaan, menunggu hasil evaluasi terkait COVID-19 selama dua pekan ini, jika di bulan April kondisi sudah normal kembali, maka pelaksanaan tetap pada jadwal semula, tapi jika kondisi sebaliknya yang terjadi, kemungkinan pelaksanaanya pada bulan Juni memdatang,” ujar Ketua Panitia KOSN 2020 Kecamatan Jasinga, A. Triana kepadawartawan, Selasa (31/3/20)

Semula jadwalpelaksanaan pertandinganKOSN 2020 di Tingkat Kab. Bogorakan dilaksanakan pada tanggal 25 Maret sampai dengan 8 April 2020.

Lebih jauh Triana yang akrab di panggil Kang Agans menuturkan bahwaPanitia KOSN 2020 Tingkat  Kecamatan Jasinga, telah melaksanakanTahap SeleksiPeserta Tingkat Kecamatan pada11 -13 Maret 2020, Pendaftarandilakukan dengan Sistem Daring (online),dan anak-anak yang berhasil meraih Juara I, berhak mewakili Tim KOSN 2020 Kecamatan Jasinga untuk bertanding pada KOSN 2020 diTingkat Kabupaten.Namun, untuk cabang olahraga RENANG, kami Panitia sepakat tidak mengirimkan peserta, sehubungan dengan minimnya persiapan, jadi dari 5 cabang olahragayang akan dipertandingkan, kami hanya mengikuti 4 cabang olahraga saja (Atletik, Karate, Pencak Silat dan Bulu Tangkis).

Dan, terkait pembinaan anak-anak, kami berusaha semaksimal mungkin mempersiapkan mereka dengan tidak membebani target pada mereka. Kami hanya fokus meningkatkan skill individu (stamina, strategi, teknik dan mental) dan belajar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas.

“Selanjutnya, kami Panitia KOSN 2020 di Tingkat Kecamatan Jasingamenunggu pemberitahuan dari Panitia KOSN 2020 di Tingkat Kabupaten, sedangkan, untuk latihan anak-anak dilakukan secara mandiri atau mereka sendiri,” kata Kang Agans. (ryan/bdn)

 

 

 

 

 

Asyanti: Jangan Sampai Penyaluran Bansos Tidak Tepat Sasaran

BOGORDAILY.net – Mengenai data bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Bogor masih bermasalah.

Hal itu ditanggapi oleh Anggota Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDIP, Asyanti Rozana Thalib, Jumat (1/5/2020).

Asyanti -sapaan akrabnya- ini mengatakan, masih banyak data di kabupaten/kota di Jawa Barat bermasalah dan harus diverifikasi ulang lagi. Hal itu terlihat ketika dirinya menggelar rapat di DPRD Jabar.

“Jadi kemarin ini saya juga rapat dengan para kepala dinas sosial di Jawa Barat, masalah bansos ini dari provinsi untuk kabupaten/kota masih terus di revisi,” katanya kepada Bogordaily.net.

Menurutnya, mengenai penyaluran memang ada tiga tahapan baik itu di Pemerintah Pusat, Provinsi Jabar, dan daerah.

“Memang tahapannya tidak bisa sekaligus diberikan, jadi ada tahapan selama tiga kali, periode pertama sudah jalan kali ini, tinggal selanjutnya. Ini harus di revisi terus mengenai data, kalau memang masyarakat setempat itu belum terdata, RT/RW juga bisa mengajukan asal bertanggungjawab terhadap apa yang dilakukannya tersebut,” jelasnya.

Politis cantik dari PDIP ini menegaskan, jangan sampai penyaluran bansos tidak tepat sasaran. Apalagi, sampai dipotong oleh oknum tertentu.

“Saya berharap, jangan juga di daerah diberikan oleh provinsi di potong, memang harus diawasi oleh kita sebagai anggota DPRD. Kira-kira bansos itu sesuai atau tidak dengan bantuan yang disalurkan, dengan sasarannya juga, saya akan turun terus mengawal ini,” tukasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan sebanyak 18.000 beras dan akan dikirim kepada masyarakat terdampak Covid-19 selama tiga bulan. Setiap bulannya sebanyak 6.000 ton dibagikan kepada 200.000 keluarga, dengan jatah masing-masing 30 kilogram beras. (Andi).

Jadi Fans BTS, Ini Cerita Vanesha Prescilla dan Sissy Priscillia

BOGORDAILY – Vanesha Prescilla dan Sissy Priscillia saat ini tengah tergila-gila pada boyband asal Korea Selatan, BTS.

Keduanya mengaku sangat menyukai dua orang personel dari BTS, yaitu Jimin dan Jeon Jung-Kook.

Rupanya kesukaan mereka pada BTS berawal dari lagu ‘Boy With Luv’ yang sering diputar di radio tempat Sissy bekerja.
“Radio gue muterin lagu yang ‘Boy With Luv’, lama-lama kok nempel akhirnya gue coba browsing, cari tahu, nonton reality show-nya,” ungkap Sissy.

Dari pencariannya terhadap siapa itu BTS, Sissy justru menemukan hal lain yang membuatnya kagum lebih dari sekadar lagu-lagu mereka.

“Dari situ gue baru tahu BTS itu kerja keras banget untuk karier mereka. Nggak cuma dari lagu-lagu dan dance saja,” ujarnya.

Vanesha pun mengaku sepaham dengan kakaknya. Dirinya juga mengatakan kagum pada sisi lain dari para member BTS di luar panggung.

“Personality mereka tuh bisa beda, di stage gimana, aslinya gimana,” ujar Vanesha.

Keseharian mereka, termasuk kisah kegemaran mereka terhadap BTS, didokumentasikan dalam reality show ‘Bukan Keluarga Biasa’ yang tayang di Go Play setiap Selasa.

Dalam 12 episode, reality show itu akan menayangkan kepribadian dan kegiatan keluarga Sissy Priscillia, Rifat Sungkar, Jevin Julian, Rinni Wulandari dan Vanesha Prescilla dari dekat.

“Kami ngerasanya nggak kayak kerja sih, kayak biasa saja karena sama keluarga,” ujar Vanesha.

“Kami sempat ngerasa nggak lagi di-shoot sama cameraman, jadi seperti tidak ada apa-apa, nggak ada yang di-set up,” tambah Sissy.