Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 8381

Ini Imbauan MUI Terkait Ibadah Puasa di Tengah Pandemi Corona

BOGORDAILY – Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh mengatakan ibadah puasa di tengah pandemi corona tetap berjalan sebagaimana mestinya. Namun, dengan catatan harus tetap memperhatikan langkah pencegahan guna meminimalisir penyebaran virus.

“Dalam konteks ini umat Islam yang akan melaksanakan ibadah puasa tentu kewajiban puasa tetap dijalankan sebagaimana biasa. Tetapi dengan catatan memberikan perhatian secara khusus terhadap potensi penyebaran. Seluruh potensi yang menyebabkan penyebaran virus covid secara meluas ke tengah masyarakat itu harus dicegah dan diminimalisir,” kata Niam di kantor BNPB dalam siaran langsung melalui akun YouTube, Kamis (19/3/2020).

Niam mengatakan masyarakat harus tetap memperhatikan situasi lingkungan. Jauhkan lingkungan yang berzona merah atau tempat di mana berpotensi adanya penyebaran virus secara meluas.

“Nah pada suatu kawasan yang berada dalam zona merah, maka kita bisa melaksanakan ibadah dibatasi di tempat yang bebas kerumunan fisik yang berpotensi penyebaran secara lebih meluas. Sementara kalau berada di daerah zona hijau, maka aktivitas jalan sebagaimana jalan biasa tetapi dengan mengurangi tensi konsentrasi masa,” ujarnya.

Niam juga mengingatkan masyarakat untuk mengoptimalkan upaya pencegahan dengan terus mengikuti menjaga kebersihan masing-masing. Dia menyebut hal itu bagian dari ikhtiar.

“Sekaligus juga mengoptimasi kesehatan dan juga kebersihan. Kita cuci tangan untuk meminimalisir potensi penyebaran, kita bersihkan tempat ibadah kemudian bawa sejadah secara sendiri dan meminimalisir kontak fisik” ucapnya.

“Ini bagian dari ikhtiar, ketika ikhtiar sudah kita laksanakan kita kuatkan dengan doa, dengan munajat, dengan doa daf’ul bala, kemudian qunut nazilah dalam aktivitas ibadah, ini bagian dari ikhtiar zahir dan juga batin yang perlu ditempuh sebagai umat beragama,” lanjut Niam.

Maia Estianty Galang Dana untuk Lawan Corona

0

BOGORDAILY – Virus Corona kini menjadi musuh bersama bagi publik Tanah Air. Hal ini memancing gagasan untuk Maia Estianty untuk mengurangi penyebaran corona.

Dilihat di Instagram miliknya, Kamis (19/3/2020), Maia menggalang dana untuk menyediakan perangkat pencegahan virus COVID-19.

“Guys, ada beberapa follower yg request gw menggalang dana, dan grup arisan gw TEMPEY juga lagi mau bergerak buat cari2 alat pencegahan corona, jadi jika kalian ingin menyumbangan dana nya, walopun sedikit, akan sangat bermanfaat buat umat.. Infonya di INSTA STORY gw ya,” tulis Maia.

Lewat situs galang dana kitabisa, ibu tiga anak ini berharap gerakannya ini akan bermanfaat.

“langsung SWIPE UP aja terkoneksi ama akun gw di @kitabisa .. 1 rupiah akan sangat berarti… Allah yang akan membalas… Bismillah doakan,” tuturnya.

Maia menambah deret artis yang peduli terhadap wabah corona yang tengah merebak dan menelan korban. Sebelumnya ada Melanie Subono yang juga sempat bagi-bagi masker dan Nikita Mirzani yang menyumbang Rp 100 juta.

Persita Perpanjang Libur Pemain, Khawatirkan Virus Corona

0

BOGORDAILY – Persita Tangerang kian khawatir dengan penyebaran virus corona. Pendekar Cisadane pun memperpanjang libur para pemainnya.

Rencana awalnya Persita hanya libur tiga hari saja seusai bertandang ke markas Tira Persikabo di lanjutan Shopee Liga 1 2020, Minggu (15/3/2020). Dengan begitu Raphael Maitimo cs sudah berlatih lagi pada Kamis (19/3/2020).

Namun melihat perkembangan terkini, manajemen klub menunda program latihan. Mereka memperpanjang libur hingga pekan depan.

“Kami memutuskan untuk memperpanjang masa libur pemain sebagai antisipasi penyebaran COVID-19 saat ini. Ditambah memang ada imbauan juga dari manajemen dan presiden klub,” kata Manajer Persita, I Nyoman Suryanthara, dalam rilis resmi klub.

“Selain tim yang diliburkan, karyawan di kantor manajemen Persita juga sudah menerapkan sistem Working from Home (WFH) sejak awal pekan ini,” ujarnya menambahkan.

Rencana baru tim adalah mengumpulkan pemainnya lagi pada Senin (23/3/2020). Para pemain diharapkan tetap menjaga kondisi tubuh.

Program latihan sendiri juga sudah disebarkan tim pelatih. Mereka ingin pemain tetap bugar saat memulai latihan lagi.

“Tim pelatih sudah menyusun program latihan fisik yang bisa dijalankan oleh pemain selama mereka libur. Program latihan fisik disusun per-harinya,” kata Pelati Fisik Persita, Muchtar Hasibuan.

“Itu supaya memudahkan pemain mengikuti jadwal dan bisa tetap menjaga kondisi fisik mereka,” ujarnya menambahkan.

Warga Kabupaten Bogor Yang Positif Korona Tinggal di Bojonggede

BOGOR DAILY – Bupati Bogor, Ade Yasin, membenarkan, adanya salah seorang warga Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, yang meninggal dunia akibat virus korona (Covid-19), pada hari Rabu (19/3/2020) kemarin malam.

Politisi PPP itu mengatakan, warga Bojonggede yang meninggal itu berjenis kelamin usia 67 tahun, yang mempunyai riwayat kontak dengan pasien nomor satu yang positif di Depok.

Ia mengaku, sebelumnya Pemerintah Kabupaten Bogor belum mengetahui adanya warga yang tinggal di Kecamatan Bojonggede, yang dinyatakan meninggal akibat positif virus korona.

“Saya akan menyampaikan kabar simpang siur positif yang ada di Kabupaten Bogor. Pada awalnya, kami belum mendapatkan kabar yang terang memang yang posiif ini, mereka berurusan dan ber KTP di Jakarta. Sehingga, tidak terpantau di kami tapi tinggal di Kabupaten Bogor,” katanya kepada wartawan ketika ditemui di SMPN 2 Cibinong, Kamis (19/3/2020).

Politisi PPP ini menjelaskan, ada dua orang yang sudah diperiksa dari satu keluarga tersebut. Pertama merupakan laki-laki berusia 35 tahun dan memang sudah ada kontak dengan yang terinfeksi virus korona nomor satu di Depok.

“Jadi begini, pada tanggal 25 Februari kemarin, laki-laki ini berdansa tango dengan guru dansa usia 33 tahun. Tanggal 26 sampai 28 Februari 2020 itu, lelaki itu mulai demam, dari tanggal 26 Februari sampai 28. Tapi, mengeluh kembali pada 29 februari karena tidak bisa membau mencium dengan baik,” jelasnya.

Masih kata Ade sapaan akrabnya yang mengenakan kaca mata itu, walaupun sudah ada gejala karena memang tidak terpantau. Dia (yang merupakan positif korona.red) tetap masuk kerja dan menggunakan alat transportasi seperti Ojek Online (Ojol), KRL, MRT dan Trans Jakarta.

Dan masih kata AY, pada pada 7 Maret 2020 yang bersangkutan mulai merasakan napas berat lalu diperiksa darah oleh RS Persahabatan. Selanjutnya, pada 14 Maret 2020 dilakukan pemeriksaan kembali, lalu pada 16 Maret 2020 yang bersangkutan mengeluh sakit sendi.

“17 Maret 2020, berdasarkan advice dari RSHS, disarankan untuk isolasi mandiri. Tetapi walaupun laki-laki tersebut kelihatannya sehat, tetapi menular kepada ibunya yang berumur 67 tahun, yang merupakan karyawati swasta atau konsultan pajak,” tukasnya. (Andi)

Tiga Orang Warga Kabupaten Bogor Positif Virus Korona

0

BOGOR DAILY – Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor mengumumkan, bahwa ada tiga orang yang terjangkit virus korona (Covid-19) di Bumi Tegar Beriman. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Kusnadi, Kamis (19/3/2020) kepada wartawan.

Kusnadi sapaan akrabnya mengatakan, ada sebanyak 83 kasus dan yang sudah selesai dan aman sebanyak 39 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Karena, sebelumnya pernah ada kontak dengan negara yang memang terjangkit virus korona.

“ODP total kasus 83, dan yang sudah selesai udah aman ada 39 orang, yg masih pemantauan total 47 jadi ini berdasar tracking. Karena, soalnya nambah-nambah terus update. Karena, tracking dengan daerah lain. Jadi total keseluruhan dengan tambahan tadi jadi 86, selesai 39, pantau 47 saat ini,” katanya.

Ia menjelaskan, sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 22 kasus, yang sudah selesai atau dinyatakan aman sebanyak 17. Tetapi, yang masih dalam pengawasan ada lima untuk saat ini.

“Kita selalu update disiarkan di Diskominfo semenjak ada kasus virus korona yang masuk ke Indonesia,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk yang suspect virus korona di Kabupaten Bogor pada hari ini ada tiga orang hal itu sudah bisa dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan, mengenai riwayatnya yang meninggal akibat virus korona warga DKI Jakarta yang tinggal di Kabupaten Bogor meninggal pada Kamis (19/3/2020) dinihari.

Ia mengungkapkan, perempuan 67 tahun itu sebelumnya mengikuti sebuah seminar di Jakarta, kemudian 28 Februari 2020 sempat menjenguk mantan suaminya di RS Tarakan yang sedang dirawat karena menderita di pneumonia.

“Yang bersangkutan sakit diare, lalu tanggal 29 Februari, yang bersangkutan periksa ke dokter di Jakarta. Kemudian minum obat selama 4 hari tapi belum sembuh. Kontrol lagi minta dirawat ke rumah sakit, saat itu didiagnosa typhoid. Lalu pada 10 Maret 2020, yang bersangkutan dirawat di rumah sakit. Setelah diuji lab dan rontgen paru, ada infeksi baru dengan diagnosa pneumonia,” ungkapnya.

Politisi PPP ini menjelaska, setelah itu yang bersangkutan dirujuk ke RS Persahabatan pada 14 Maret 2020 karena sang anak, merasa khawatir ibunya terpapar Corona.

“Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium covid swap oleh rumah sakit perbatasan keluar hasil tanggal 16 maret 2020 via telpon oleh Sub Dinkes Jaktim dengan hasil positif,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada tadi malam, yang bersangkutan meninggal dunia di rumah sakit persahabatan dan langsung dikebumikan di Jakarta.

“Jadi tidak dibawa pulang, langsung dikembumikan di Jakarta. Dan tidak boleh anaknya, langsung yang laki-laki tadi walaupun disarankan isolaai mandiri, tetapi kami harus bergerak cepat untuk lindungi warga,” tukasnya. (Andi)

Jokowi: Untuk Mencegah Corona Yang Kerja di Kantor dan Lapangan Harus Jaga Jarak

BOGORDAILY – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong upaya bekerja serta beribadah dari rumah untuk mencegah penularan virus corona COVID-19. Bagi yang tetap bekerja di perkantoran atau lapangan, Jokowi mengharuskan antar-perorangan saling menjaga jarak.

“Kebijakan belajar dari rumah, bekerja dari rumah, dan beribadah di rumah betul-betul harus kita sampaikan terus. Sehingga betul-betul bisa dijalankan secara efektif di lapangan. Tetapi kita harus tahu juga bahwa yang bekerja di lapangan dan di kantor tetap saling menjaga jarak,” kata Jokowi dalam rapat terbatas yang disiarkan di channel YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (19/3/2020).

Jokowi meminta untuk diperketatnya menjaga jarak di area publik untuk mencegah penularan virus corona. Tidak hanya di kantor, melainkan juga di transportasi publik, bandara, stasiun, hingga terminal.

“Saya minta diterapkan secara ketat menjaga jarak di area publik, termasuk dalam transportasi publik, di bandara, stasiun, pelabuhan, terminal bus, untuk cegah penularan,” katanya.

Sementara untuk kebijakan bekerja dari rumah, tentunya harus benar-benar dijalankan. Bukan berarti dijadikan kesempatan untuk berlibur. Misalnya dipakai untuk jalan-jalan ke pantai atau kawasan Puncak.

“Kebijakan belajar di rumah, bekerja di rumah, dan beribadah di rumah, jangan sampai kebijakan ini dilihat sebagai sebuah kesempatan untuk liburan,” tegas Jokowi.

“Saya lihat Sabtu-Minggu kemarin di Pantai Carita, di Puncak, lebih ramai dari biasanya, sehingga hal ini akan memunculkan sebuah keramaian yang berisiko memperluas penyebaran COVID-19,” ujar Jokowi.

Virus Corona Mewabah di Spanyol, Klub La Liga Ini Menolak Dites

0

BOGORDAILY – Spanyol menjadi negara yang dengan jumlah kasus virus corona terbanyak kedua di Eropa. Namun hal itu tak membuat Real Valladolid panik.

Diberitakan The Guardian, klub yang dimiliki legenda sepakbola Brasil, Ronaldo itu menolak tawaran La Liga untuk mengecek status kesehatan anggota timnya, apakah positif terinfeksi virus corona atau tidak.

Meski begitu, Valladolid menolak. Faktor kemanusiaan menjadi alasan utama.

“La Liga menawarkan kepada kami (untuk melakukan tes), namun memutuskan untuk tak mengambilnya karena alasan medis dan juga sosial,” ujar juru bicara klub, David Espinar, Rabu (18/3/2020) waktu setempat.

“Sejauh ini belum ada pemain yang menunjukkan gejala virus corona, dan kami yakin masih banyak di luar sana yang kurang sehat dan lebih memerlukan tes ketimbang kami saat ini.”

“Mereka itulah yang seharusnya menjadi prioritas,” kata Espinar menambahkan.

Sikap Valladolid ini sejalan dengan apa yang disampaikan presiden federasi sepakbola Spanyol, Luis Rubiales. Pada Selasa (17/3) lalu, ia mengkritik klub-klub yang melakukan tes virus corona kepada para pemainnya.

“Di luar sana masih banyak yang nyawanya terancam karena virus corona, dan rasanya tidak tepat untuk memberikan tes virus corona pada para pesepakbola ketika masih ada orang yang lebih membutuhkan,” kata Rubiales.

“Hasil para pemain itu sama saja. Kalau mereka positif terkena virus corona dan tak memiliki gejala berbahaya, mereka akan diisolasi di rumah. Mengetes para pemain terlihat tidak mendukung dan jelas-jelas tidak patriotik dalam situasi saat ini,” sambungnya.

Sejauh ini, sudah lebih dari 13.700 kasus virus corona terjadi di Spanyol, 598 di antaranya meninggal dunia.

Puskesmas Parungpanjang Telusuri Riwayat Kontak Pendeta yang Positif Corona dan Meninggal

BOGOR DAILY- Seorang penderita virus corona atau Covid-19 yang tinggal dan menetap bersama keluarganya di sebuah komplek perumahan di Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, dikabarkan meninggal dunia dan telah dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta.

Informasi yang dihimpun, pasien positif corona ini adalah seorang pendeta dan menjadi guru musik di kawasan Tangerang. Ia dikabarkan meninggal pada 17 Maret 2020.

Sebelum meninggal, korban sempat dirawat di salah satu rumah sakit di daerah Bintaro, Tangerang Selatan. Kepala Puskesmas Parungpanjang, dr Susi Juniar membenarkan informasi tersebut.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap informasi itu. Iya benar (positif corona, red). Sudah kami laporkan pula ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor,” ungkap Susi, Kamis (19/3).

Menurutnya, korban merupakan warga Tangerang namun menetap dan berkeluarga di Parungpanjang. Susi mengaku pihaknya akan terus melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang sempat menjalani kontak dengan korban.

Sebagai langkah pencegahan, saat ini enam orang anggota keluarga korban yang tinggal di rumah tersebut diisolasi selama 14 hari.

“Kami dan petugas dari Dinkes Kabupaten Bogor sudah ke sana memeriksa keluarganya. Saat ini mereka sudah diisolasi selama 14 hari ini,” ujarnya.

Susi menambahkan, pihak pemerintah desa setempat akan menjamin kebutuhan sehari-hari keluarga korban selama masa isolasi. “Puskesmas juga akan terus memantau dan memberikan mereka obat serta vitamin.” Pungkasnya.

Sementara seorang pengurus lingkungan, Imam menuturkan, korban memang warga perumahan dan beraktifitas di Tanggerang. “Saat ini rumahnya ditinggali oleh kakek dan keluarganya. Masyarakat tetap waspada dan terus memantau aktifitas keluarganya.”pungkas Imam.

Uji Coba Vaksin Corona ke Manusia Sudah Dimulai, dan Kapan Obatnya Siap?

BOGORDAILY – Sebuah langkah besar dalam perang global melawan virus corona sudah dimulai.

Amerika Serikat (AS) mulai melakukan uji coba vaksin virus corona pada manusia untuk pertama kalinya. Empat pasien disuntik di fasilitas penelitian Kaiser Permanente di Seattle, Washington, seperti dilaporkan kantor berita AP.

Vaksin ini tidak menyebabkan penyakit Covid-19 yang disebabkan infeksi virus corona baru tapi mengandung kode genetik tak berbahaya ditiru dari virus penyebab penyakit tersebut.

Para ahli mengatakan, dibutuhkan beberapa bulan untuk mengetahui apakah vaksin ini, atau lainnya dalam penelitian, bisa ampuh. Orang pertama yang disuntik pada Senin adalah seorang ibu berusia 43 tahun dari Seattle. Dia tidak terinfeksi virus corona.

“Ini kesempatan luar biasa bagi saya untuk melakukan sesuatu,” kata Jennifer Haller kepada AP, dikutip dari BBC, Selasa (17/3).

Ilmuwan di seluruh dunia kini tengah mempercepat penelitian.

Di seluruh dunia ada sekitar 35 perusahaan dan institusi yang sedang berpacu membuat vaksin corona.

Menurut laporan dari harian Partai Komunis China, People’s Daily pekan ini, peneliti di Akademi Militer Sains Medis mendapat izin untuk melakukan uji coba klinis tahap awal untuk sebuah vaksin corona yang punya potensi.

Dikutip dari laman ABC, Rabu (18/3), uji coba itu akan menentukan apakah percobaan akan aman bagi manusia.

China berencana merekrut 108 orang sehat untuk ikut serta dalam uji coba yang akan dilakukan dari 16 Maret hingga 31 Desember.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengejutkan dunia pekan ini dengan pernyataannya yang menyebut aturan untuk proses pembuatan vaksin corona bisa dipercepat dan obat untuk penyakit itu bisa beredar di pasaran dalam waktu enam bulan.

Pernyataan itu cukup aneh karena para ahli di Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan vaksin yang sudah mendapat izin akan bisa tersedia di pasaran sebelum pertengahan 2021.

Namun von der Leyen mengatakan dia yakin waktu yang dicapai akan lebih cepat seyelah berbicara dengan CurVac, perusahaan bioteknologi Jerman yang sedang membuat vaksin corona.

Kandidat vaksin buatan China, mRNA, yang meniru kode genetik virus corona, merupakan hasil pengembangan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, Universitas Tongji, dan Stermina di Shanghai. Vaksin ini akan diuji coba ke hewan dan diharapkan bisa masuk ke tahap uji coba klinis pada pertengahan April.

Vaksin mRNA adalah salah satu dari sembilan vaksin corona buatan China yang sedang dikembangkan. Semuanya kini dalam tahap finalisasi untuk pra-uji coba dan akan memasuki uji coba klinis pada April nanti, kata Wang Junzhi, ahli kontrol kualitas produk bilogis dan akademisi di Akademi Sains China, seperti dikutip laman South China MOrning Post, Rabu (18/3).

“Penelitian dan pengembangan vaksin corona yang dilakukan China, terus terang saja, termasuk yang terdepan di dunia,” kata Wang dalam jumpa pers di Beijing dua hari lalu. “Kami tidak akan lebih lambat dari negara lain.”

“Vaksin adalah tindakan medis paling efektif untuk pencegahan dan pengendalian epidemi karena dia bisa menghentikan penyebaran virus,” kata Lei Chaozi, direktur Sains dan Teknologi di Kementerian Pendidikan China.

“Vaksin juga berperan penting dalam menstabilkan ekonomi dan mengembalikan negara ke keadaan normal seperti semula supaya kegiatan kerja dan produksi bisa dilanjutkan.”

Sekitar 1000 ilmuwan China kini tengah bekerja untuk mempercepat pembuatan vaksin corona dengan sembilan kandidat vaksin sedang dikembangkan.

Wang mengatakan vaksin-vaksin itu harus memenuhi standar ketat aturan teknis seperti yang ditetapkan WHO sebelum memasuki tahap uji coba klinis.

Persela Rekrut 2 Pemain Asing Baru, Coret Nakamura dan Mecinovic

0

BOGORDAILY – Persela Lamongan mencoret Shunsuke Nakamura dan Jasmin Mecinovic. Untuk menggantikan keduanya, Persela mendatangkan dua pemain asing lain.

Persela memutus kontrak Nakamura dan Mecinovic. Padahal keduanya baru direkrut jelang bergulirnya Shopee Liga 1 2020.

Untuk menggantikan kedua pemain tersebut, Persela mengontrak Brian Ferreira dan Marcus Vinícius Vidal Cunha atau Marquinhos. Dua pemain ini bahkan sudah didaftarkan secara daring ke PT Liga.

Meski demikian, baru Marquinhos yang sudah dalam perjalanan menuju Indonesia. Marquinhos terbang dari Rio de Janeiro dan terlebih dahulu transit di Amsterdam.

“Marquinhos saat dikonfirmasi sudah berangkat dan perjalanan menuju Indonesia, kalau tidak ada kendala besok Kamis sudah bisa mendarat di Indonesia,” kata Manajer Persela Edy Yunan Achmadi, (18/3/2020).

“Kalau sesuai jadwal penerbangan. Besok (kamis) dia sudah mendarat di Bandara Juanda Surabaya,” ujar Yunan.

Sementara itu, Brian Ferreira masih belum keluar dari negara asalnya, Argentina. Pemerintah Argentina mengeluarkan kebijakan agar warga yang baru kembali agar tidak meninggalkan Argentina selama minimal 14 hari.

“Kalau Brian sudah berada di bandara Argentina dan mau berangkat ke Indonesia. Tetapi ada kebijakan dari pemerintah di sana bahwa seorang warga yang baru balik pulang harus berada di sana minimal 14 hari, baru bisa keluar lagi,” kata Yunan.