Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 8382

2 PDP dan 41 ODP Corona dalam Pengawasan Pemkot Bogor

BOGOR DAILY- Pemerintah Kota Bogor mengawasi dua pasien dalam pengawasan (PDP) dan 41 orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona (Covid-19).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno menyatakan dari jumlah itu, hanya satu pasien yang masih dirawat di rumah sakit. Sementara satu PDP lainnya, kata Sri, sudah dibolehkan pulang usai menjalani perawatan.

“Satu sudah selesai, hasilnya negatif, pasien sehat. PDP. Kemudian [satu] masih dalam pengawasan di rumah sakit. Menunggu hasil,” ujar Sri saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (18/3).

Sedangkan Sri memastikan hingga saat ini pihaknya belum menerima data terkait pasien positif Covid-19 di Kota Bogor.

Sri lebih menyatakan Pemkot Bogor saat ini menyiapkan tiga rumah sakit untuk merawat PDP corona dari total 21 rumah sakit di Kota Bogor. Tiga rumah sakit tersebut yaitu RSUD Cibinong, RS Senior Hospital, dan RS Siloam Kota Bogor.

Tiga rumah sakit itu, kata Sri, sudah difasilitasi di ruang isolasi untuk merawat pasien PDP. Sementara untuk pasien positif, pihaknya masih menggunakan tujuh rumah sakit yang ditunjuk oleh pemerintah pusat yang masing-masing tersebar di Jakarta dan Jawa Barat.

Sri menjelaskan Pemkot Bogor belum lama ini juga telah membahas kemungkinan menambah jumlah rumah sakit lain yang bisa merawat PDP Corona.

“Kebetulan Kota Bogor untuk yang ditunjuk Kemenkes, kita belum ada yang ditunjuk,” ujarnya.

Pemkot Bogor Awasi 2 PDP dan 41 ODP CoronaInsert Artikel – Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian)

Sri mengonfirmasi kabar terkait Rumah Sakit Mulia, Kota Bogor, yang merawat satu pasien positif corona. Katanya, pasien tersebut bukan terjangkit corona. Ia merupakan pasien yang mengalami gejala radang paru-paru dan kini masih dirawat RSUD CIbinong.

Pasien itu sebelumnya sempat dirawat di RS Mulia. Ia kemudian dipindahkan ke RS Cibinong karena membutuhkan perawatan di ruang isolasi, sebab RS Mulia satu ruangan isolasi di RS Mulia masih dipakai satu pasien lain.

“Dia pasien pneumonia biasa kalau menurut informasi dari direktur Mulia. Karana tidak ada riwayat kontak dengan pasien positif Covid-19. Tidak ada. Tidak ada riwayat dari negara terjangkit,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya telah mengeluarkan surat edaran terkait pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Bogor. Dalam surat edaran tertanggal 15 Maret itu, Bima di antaranya memutuskan agar kegiatan sekolah mulai tingkat SD hingga SMA dilaksanakan lewat medium lain dari rumah hingga 28 Maret mendatang.

Bima juga menutup tempat-tempat hiburan di Kota Bogor untuk meminimalisasi penyebaran corona. Ia juga meminta agar ada penyemprotan dengan cairan desinfektan di tempat-tempat umum.

“Dunia sedang detox. Kita nikmati kumpul dengan keluarga. Tidak bepergian, tidak jalan-jalan, hanya di rumah bersama keluarga. Untuk memutus rantai penularan, saatnya anak- anak bahagia bersama kita, di dalam keluarga. Sambil kita pastikan terakses dengan tugas-tugas dari sekolah via online,” jelas Bima lewat surat edaran tersebut seperti dikutip CNNIndonesia.com, Kamis (18/3).

“Para orang tua, yuk pastikan ini bukan liburan massal. Jaga anak-anak kita untuk tidak keluyuran dan kumpul-kumpul yang tak bermanfaat,” imbuhnya

sumber: CNN Indonesia.com

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Tes Kesehatan

BOGOR DAILY – Takut terkena virus korona (Covid-19), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, melalukan pengecekan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, Kabupaten Bogor.

Politisi Gerindra ini mengatakan, selain pengecekan kesehatan, dirinya juga melakukan pengecekan ruangan isolasi dan peralatan untuk menangani pasien baik Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Tadi saya tes, dan tadi juga saya sekaligus melihat kesiapan RSUD Cibinong dalam penanganan melawan virus korona di Kabupaten Bogor,” katanya kepada Bogordaily.net, Rabu (18/3/2020).

Menurutnya, ada beberapa peralatan yang harus dilengkapi oleh RSUD Cibinong dalam menangani pasien virus korona. Seperti, alat pelindung diri (APD). Karena, hanya digunakan sekali pakai saja.

Masih kata Rudy yang merupakan orang kepercayaan pentolan partai Gerindra yaitu Prabowo Subianto ini meminta, agar masyarakat jangan panik dan tidak usah takut, jika ragu dengan kesehatan langsung di cek saja ke RSUD yang sudah disiapkan oleh Pemkab Bogor.

“Yakinlah, dasar negara kita Pancasila, nomor satu Ketuhanan yang Maha Esa, ada Tuhan jangan takut. Masyarakat ini kan heterogen agamanya, walaupun agamanya bermacam macam. Mayoritas umat muslim. Kita menyampaikan rajin cuci tangan, khusus umat muslim selalu jaga wudhu insyallah bersih dan sehat,” pintanya.

Tidak hanya itu kata Rudy, di RSUD Cibinong juga ada salah satu pasien yang sedang dalam penanganan. Akan tetapi, masih dalam status PDP.

“Belum keluar hasilnya, apakah positif atau tidak. Dia pasien yang dirujuk dari Kota Bogor,” jelasnya.

Untuk hasil dirinya apakah positif atau tidak. Rudy menjawab, akan keluar hasilnya pada satu sampai tiga hari kedepan. Seharunya, dirinya juga dicek kesehatan bersama anggota DPRD lainnya di Gedung DPRD Kabupaten Bogor pada Kamis (19/3/2020) besok.

“Berhubung saya ada acara, maka saya duluan cek kesehatannya tadi, mulai dari tes urine, darah, tensi dan yang lainnya,” tukasnya. (Andi).

31 Tersangka Curanmor Diringkus Polres Bogor

0

BOGOR DAILY – Sebanyak 31 tersangka pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) diringkus Satreskrim Polres Bogor, pada giat operasi Lodaya yang dilaksanakan selama dua Minggu dari mulai 22 Februari sampai 2 Maret 2020.

Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy, mengatakan, sebanyak 31 tersangka curanmor beraksi di 80 tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut Roland sapaan akrabnya, tersangka sudah melakukan aksinya selama enam bulan di wilayah hukum Kabupaten Bogor, dari berbagai kelompok yang melakukan pencuriannya menggunakan kunci T.

“Satreskrim Polres Bogor pada saat operasi lodaya selama dua Minggu dari 22 Februari sampai 2 maret 2020. Dari hasil operasi kita amankan 31 tersangka curanmor, dari 80 tempat kejadian perkara (TKP) hasil pemeriksaan terdahap mereka telah melakukan kegiatan selama enam bulan,” katanya kepada Bogordaily.net, saat pres rilis di Mapolres Bogor, Rabu (18/3/2020).

Modus tersangka lanjut kapolres mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini, mereka (Pelaku.red) melakukan aksinya saat kondisi rumah sedang kosong atau terparkir di halaman rumah yang tidak terkunci.

“Setelah itu mereka melakukan aksinya, dengan cara mencongkel kendaraan yang sudah diincar dengan kunci T,” jelasnya.

Kendaraan hasil dari pencurian tersebut masih kata kapolres, untuk dijualkemananya dalam pengembangan Satreskrim Polres Bogor dan polsek-polsek yang ada di Bumi Tegar Beriman ini.

“Masih pengembangan iah, kita belum bisa sampaikan disini. Sementara ini karena kita tangkap masih dalam pengawasan yang sudah-sudah dalam pengembangan,” jelasnya lagi.

Ia menambahkan, dari aksi pelaku curanmor Polres Bogor mengamankan barang bukti 32 unit kendaraan roda dua, satu kendaraan roda empat dan 20 kunci T, serta 37 mata kunci.

“Atas aksinya, pelaku dikenakan pasal 363, 365 KUHP tentang pencurian kendaraan, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” tukasnya. (Andi)

Sekam Cup, Gibran/Rian Tantang Alkes/Uber

BOGORDAILY – Pasangan Gibran/Ryan bakal menentang Alkes/Uber pada partai final Kejuaraan Bulutangkis Sekam Cup di Gor PGRI Kecamatan Ciampea.

Dalam partai Semifinal Gibran/Ryan membungkam pasangan Davin/Ropi 30/16. Sementara Alkes Uber membantai Botek/Upe 30/6. Kejuaraan dikuti sebanyak 64 pasangan dengan katagori non atlet dan gabungan usia 80 tahun. Sekam merupakan singkatan dari (Selasa , Kamis, Minggu, yang punya jadwal latihan hari tersebut, red).

Ketua panitia Hadi mengatakan, pertemuan kedua pasangan merupakan final ideal yang cukup mengundang antusias penonton.

“Kedua pasangan layak jumpa di final karena maaing2 belum pernah kalah sejak babak penyisihan grup,” ujar Hadi, kepada Bogordaily.net.

Sejak babak penyisihan kedua pasangan tampil sebagai juara grup. Dan terus mengalahkan beberapa pasangan unggulan serta juara bertahan tahun lalu.

Partai final akan berlangsung hari Jumat malam dengan diawali partai perebutan juara ketiga dan ke empat. Yang akan mempertemukan pasangan Davin/Topi versus Botek/Upe.

“Terima kasih kami ucapkan untuk sponsor
PT. Tom Chococha Indonesia, serta semua peserta yang telah berpartisipasi, sehingga silaturahmi penggemar bulutangkis tetap terjaga,” beber Hadi.

Manager Tirta Karya Ahmad Haerulloh yang mengirim 5 pasangan dalam kejuaraan ini mengungkapkan, Alhamdulillah akhirnya terjadi final All Tirta Karya.

Jadi siapa pun penantangnya tentu mereka pasangan terbaik. “Bakal seru karena akan saling ngotot untuk merebut juara,” pungkasnya.

Kedua pasangan mungkin baru pertama kali bertemu dalam ajang resmi. Namun mereka sudah saling tahu kelemahan dan kelebihan masing-masing.

Ryan masih unggul dalam kecepatan pukulan. Sementara Uber dikenal ulet dan memiliki pukulan apik. Pertarungan di depan net juga bakal menarik karena Gibran dan Alkes sama bagus main depan untuk memancing. (sol)

IPB Berlakukan Partially Closed Down

BOGOR DAILY – Salah seorang mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) terpapar virus korona. Hal itu membuat IPB meberlakukan Partially Closed Down dan untuk Efektivitas Sterilisasi, sementara pegawai bekerja dari rumah.

Wakil Rektor bidang Kerjasama dan Sistem Informasi selaku Ketua Tim Crisis Center IPB University, Prof Dr Dodik Ridho Nurrochmat, mengatakan, terhitung sejak 17 Maret hingga 5 April 2020 kampus akan ditutup aksesnya, bagi seluruh warga IPB serta pihak luar yang tidak berkepentingan.

“Akses masuk kampus akan diberikan secara terbatas untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya tidak bisa ditunda, seperti penelitian di laboratorium,” katanya dalam pres rilis yang diterima Bogordaily.net, Rabu (18/3/2020).

Dodik sapaan akrabnya menjelaskan, pembatasan akses masuk dibatasi ini adalah upaya menjamin efektivitas sterilisasi gedung dan ruangan secara bergilir di Lingkungan Kampus IPB University.

Ia mengaku, selama masa tersebut seluruh aktivitas di lingkungan IPB akan dilaksanakan secara online atau metode tanpa tatap muka yang lain, dengan beberapa pengecualian yang dilaksanakan dengan sistem piket atau bentuk penugasan lainnya.

“Antara lain bagi petugas Polikilinik, Keamanan, Kebersihan, Sekretariat kantor unit kerja, Umum, Sarana, dan Prasarana, Riset tugas akhir di Laboratorium atau sejenisnya yang menurut sifatnya dan prosedurnya tidak dapat dihentikan, ditunda, atau dilakukan jeda (interrupted), dan Kantin yang ditunjuk oleh IPB, serta sistem informasi dan manajemen data atau kegiatan lainnya yang atas pertimbangan pimpinan IPB atau unit kerja dianggap sangat penting dan tidak dapat ditunda,” jelasnya.

Ia menambahkan, langkah ini ditempuh IPB University sebagai langkah pencegahan menyebarnya COVID-19. Dirinya juga mengharapkan, agar mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan tetap dapat menjalankan aktivitas akademik maupun administrasi dengan tenang.

“Agar sivitas akademika IPB University terus mengikuti perkembangan informasi melalui saluran informasi resmi IPB University, baik melalui website maupun media sosial resmi milik IPB University,” tukasnya. (Andi).

Mahasiswa IPB Terjangkit Virus Korona, Dosen Hingga Tenaga Kependidikan Dicek Suhu Tubuh

0

BOGOR DAILY – Adanya salah seorang mahasiswa Institut Pertanian Bogor, yang positif dinyatakan terpapar virus korona membuat IPB mengambil langkah meningkatkan upaya pencegahan Covid-19, dengan melakukan pengecekan suhu tubuh dan sanitizer.

Langkah yang dilakukan itupun berlaku bagi semua dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa IPB. Hal itupun diungkapkan oleh Kepala Biro Komunikasi IPB University, Yatri Indah Kusumastuti, dalam pres rilisnya.

“Langkah ini diharapkan dapat juga diterapkan di fakultas atau sekolah dan unit-unit kerja lainnya,” katanya, Rabu (18/3/2020).

Pihaknyapun sampai saat ini terus melakukan peningkatan dan mendorong seluruh dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan untuk mempraktikkan dan membudidayakan pola hidup bersih dan sehat.

“Sesuai dengan pedoman yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Melalui kegiatan ini diharapkan muncul kesadaran agar kita dan orang-orang di sekitar kita tidak terpapar Covid-19 dengan mencegah penularannya dari diri kita sendiri,” tukasnya.

Sebelumnya, Warga Kota Bogor yang sedang melakukan pendidikan di Institut Pertanian Bogor (IPB) positif terjangkit wabah virus korona (Covid-19). Hal itupun dibenarkan oleh Walikota Bogor, Bima Arya, saat dikonfirmasi oleh Bogordaily.net.

“Betul, dinyatakan positif corona hasil tesnya, mahasiswa IPB dan melakukan kost di wilayah Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor,” katanya melalui pesan WhatsApp, Selasa (17/3/2020).

Menurut Bima, satu orang warga Kota Bogor itu sudah dievakuasi ke Jakarta. Akan tetapi dirinya enggan menyebutkan detailnya.

“Sudah di evakuasi ke Jakarta,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, salah seorang warga Kota Bogor yang merupakan mahasiswa IPB dan melakukan kost di wilayah Sempur terpapar dari ayahnya di Jakarta.

“Terpapar di Jakarta dari ayahnya yang positif korona, karena kontak dengan pasien positif,” jelasnya.

Masih kata orang nomor satu di Kota Bogor ini, saat ini Pemkot Bogor sedang melakukan kordinasi dengan semua pihak, untuk terus menelusuri riwayat interaksi dari yang bersangkutan.

“Kita lakukan pemantauan ketat,” tukasnya. (Andi).

Usai Nikah Siti Badriah Jadi Sering Nangis

0

BOGORDAILY – Setelah menikah 25 Juli 2019, Siti Badriah mengaku jadi sering menangis. Lo kenapa dengan rumah tangga Siti Badriah dengan sang suami, Krisjiana Baharudin?

Hal tersebut dikarenakan dirinya yang belum mengandung anak pertama.

“Karena tiap bulan cewek datang bulan, sedangkan aku kan baru menikah berharap punya anak. Kalau lagi datang bulan sedih terus minta maaf sama suami,” kata Siti Badriah di kawasan Jakarta Selatan.

Beruntung sang suami sangat mengerti akan keadaan yang ada. Dikatakan Siti Badriah, sang suami tidak pernah memaksakan mengenai apapun itu.

“Alhamdulillahnya suami maklumin, dia ngerti dan nggak minta punya anak cepat,” terangnya lagi.

Mengenai mau punya anak berapa, Siti mengatakan terserah dari Tuhan. Ia pun akan menerima dengan senang hati anugerah itu.

“Berapa aja sih, sedikasihnya aja berapa juga. Mau cewek mau pun cowok yang penting sehat,” jelas Siti lagi.

Akun IG Tetap Aktif, Vanessa Angel Sempat Diamankan soal Dugaan Narkoba

0

BOGORDAILY – Vanessa Angel sempat diamankan polisi saat pengungkapan kasus narkoba dan kini sudah dipulangkan. Dalam masa itu, akun Instagram Vanessa tetap aktif.

Vanessa dan sang suami, Bibi Ardiansyah, sempat ditangkap karena dugaan penyalahgunaan narkoba. Keduanya diamankan bersama seorang asistennya berinisial CL.

Melihat media sosial miliknya, Vanessa Angel tetap aktif. Bahkan saat dirinya masih diperiksa, Instagram Story-nya tetap aktif.

Dilihat detikcom, postingan-postingan itu hanya berupa endorse. Akan tetapi, di setiap postingannya dibubuhi ‘#postbyadmin’.

Itu menunjukkan bukan Vanessa Angel langsung yang posting. Ada tim yang juga memegang akun miliknya.

Vanessa sendiri sudah diperbolehkan pulang karena hasil tes urine-nya negatif. Justru hasil tes suami yang menunjukkan positif.

“Satu orang positif yang laki-laki inisial FA alias BB,” kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Audie Latuheru di kantornya, Jalan S Parman, Jakbar, kemarin.

Vanessa pergi meninggalkan Polres Jakarta Barat pada Selasa (17/3/2020) pukul 22.16 WIB. Vanessa masuk ke dalam mobil bersama asistennya. Ia tampak menutupi wajahnya.

Vanessa Angel, Bibi, dan asistennya diamankan polisi di kawasan Srengseng Kembangan, Jakarta Barat. Ada 20 butir psikotropika yang diamankan polisi malam itu dari rumah pribadi Vanessa dan Bibi.

Arie Untung Memperingatkan Ada yang Lebih Bahaya dari Corona!

0

BOGORDAILY – Bukan cuma Indonesia, banyak negara waspada dengan virus Corona. Di tengah hebohnya Corona, Arie Untung mengingatkan adanya hal yang lebih berbahaya.

Dilihat dalam postingannya, Arie Untung memperlihatkan potret tiga anak kecil yang wajahnya disamarkan. Itu memperlihatkan masih ada kelaparan yang jauh dari perhatian.

LEBIH BERBAHAYA DARI CORONA Ada virus yg kebih berbahaya dari Corona Namanya “kelaparan” sekitar 8000 anak meninggal di dunia perharinya. Padahal vaksinnya ada dimana2 namanya “makanan” Tapi ngga viral kan? Knp?” tulis Arie Untung mempertanyakan dilihat, Rabu (18/3/2020).

Suami Fenita Arie itu menuliskan pendapatnya yang menohok. Bagaimana bisa kelaparan yang bisa memakan korban ribuan jiwa per hari bisa tak diperhatikan.
Soalnya virus “kelaparan” Ngga bikin orang kaya meninggal #masyaallahtabarakallah,” ungkapnya.

Data: ada 350 an pasien dalam pengawasan Corona. Tapi Ada 22 juta org indonesia kelaparan kronis dari 25 juta rakyat miskin. Mana yg lebih ditakutin? Cm ngingetin itu aja sih. . #muhasabahdirijugaseringlupa,” beber Arie Untung.

Arie pun mengajak untuk beramal. Hal itu pun dia tuliskan guna mengingatkan satu sama lain.

Yuk yg punya peluang amal Ini misi sama2 Semoga kemandirian ekonomi diberikan kepada mereka yg gemar bersedekah Aamiin,” tutupnya.

Postingan Arie Untung itu pun mengundang banyak komentar. Ada yang setuju dan memohon maaf karena mengabaikan hal-hal yang sebenarnya sudah terjadi sejak lama.

UEFA Menargetkan Liga-liga Eropa akan Selesai 30 Juni

0

BOGORDAILY – UEFA dan klub-klub Eropa sepakat untuk menuntaskan musim pada 30 Juni mendatang. Tapi, lagi-lagi harus melihat situasi yang ada terkait pandemi virus corona.

UEFA akhirnya memutuskan untuk menunda Piala Eropa 2020 hingga 11 Juni-11 Juli 2021. Ini menyusul teror virus corona yang makin menggila di dunia saat ini, terutama Eropa.

Di Italia, sudah ada 31.506 kasus dengan korban meninggal mencapai 2.503 menyusul Spanyol dengan 11.826 kasus dengan 533 meninggal dunia, dan Jerman dengan 9.360 kasus dengan 26 meninggal dunia.

Keputusan UEFA menunda Piala Eropa ini juga berimbas kepada kompetisi-kompetisi lainnya, termasuk liga-liga top Eropa yang saat ini praktis berhenti sementara. Premier League, Serie A, LaLiga, Ligue, dan Bundesliga menargetkan setidaknya liga bisa berjalan lagi awal April.

Tapi, melihat kondisi terkini saat ini, hal itu akan sulit dilakukan. Oleh karenanya dalam rapat darurat dengan UEFA, Selasa (17/3/2020), Asosiasi klub Eropa memutuskan tanggal 30 Juni sebagai tenggat terakhir kompetisi bergulir.

Sebab, di hari itulah kontrak para pemain dengan klub biasanya akan berakhir dan mereka setelahnya bisa bergabung dengan klub barunya. Metode yang akan dipakai oleh UEFA adalah kompetisi domestik yang tertunda dihelat di tengah pekan dan kompetisi klub antar Eropa dihelat di akhir pekan.

Untuk jadwal kompetisi Liga Champions dan Liga Europa 2020/2021 akan menyesuaikan dengan sendirinya. Tapi, UEFA memberi catatan bahwa hal ini bisa dilakukan jika situasi yang ada sudah mereda dan dianggap aman untuk menggelar pertandingan.