Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 8380

Pemkab Bogor Lacak Riwayat Kontak Tiga Pasien Covid-19

BOGOR DAILY-Usai tiga warga dinyatakan positif Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bogor mengambil sejumlah langkah untuk mencegah penyebaran virus.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan langkah pertama pihaknya telah mengisolasi pasien yang positif Covid-19 di Rumah Sakit di Cibinong dan Jakarta.

Langkah kita mengisolasikan yang positif ke rumah sakit, tentunya kita juga harus waspada, ujar Ade, Kamis (19/3/2020).

Langkah selanjutnya sambung Ade pihaknya sedang melakukan penelusuran riwayat kontak langsung tiga pasien positif Covid-19.

“Kemudian tetap sesuai standar protokol kesehatan kita akan jalankan termasuk semua sekolah dibersihkan, perkantoran dibersihkan dan syarat untuk menggunakan alat pelindung diri di rumah sakit sudah saya perintahkan juga supaya tidak terjadi penularan lagi, katanya.

Mengenai tracking Ade mengungkapkan bahwa selain menelusuri kontak pasien positif pihaknya juga akan menelusuri riwayat kontak salah satu anak pasien.

“Kita akan tracking anaknya yang sehat, kita harus periksa, saya perintahkan kepada dokter RSUD untuk memeriksa yang sehat juga. Anaknya yang gak positif ini berhubungan dengan siapa, bersentuhan atau berbicara, tetapi yang sudah ketahuan adalah pembantu. Pembantunya sedang dicari oleh petugas Babinsa, dan tukang ojek, karena pernah naik ojek juga dan beberapa orang yang diindikasikan ada kontak dengan yang positif, katanya.

Ini Kronologi Bima Arya Positif Corona

BOGOR DAILY-
MASUK DAFTAR
Home
Nasional
Politik Hukum & Kriminal Peristiwa
Internasional
Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika
Ekonomi
Keuangan Energi Bisnis Makro
Olahraga
Sepakbola Moto GP F1 Raket
Teknologi
Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Otomotif
Hiburan
Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom
Gaya Hidup
Kesehatan Kuliner Wisata Tren
Fokus
Kolom
Aku & Jakarta
Music at Newsroom
Terpopuler
Infografis
Foto
Video
TV
Indeks
Download Apps
Ikuti Kami

Home Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Hiburan Gaya Hidup Fokus Kolom Terpopuler Infografis Foto Video Indeks

Home Nasional Berita Peristiwa
Kronologi Wali Kota Bogor Bima Arya Positif Corona
CNN Indonesia
Jumat, 20/03/2020 07:33
Bagikan :
Kronologi Wali Kota Bogor Bima Arya Positif Corona
Wali Kota Bogor Bima Arya positif virus corona (Covid-19). (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia — Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan perjalanan ke dua negara, Azerbaijan dan Turki sebelum dinyatakan positif virus corona (Covid-19). Bima berada di dua negara itu selama satu pekan dan baru kembali ke Indonesia, Senin (16/3).

“Kan beliau baru pulang dari Turki dan Azerbaijan, terus kan harus lapor sebagai ODP kan, orang dalam pemantauan. Kemudian, kalau ada tanda-tanda flu, atau batuk, atau panas kan harus lakukan tes swab, dilakukan tes swab kemarin, kemudian hasilnya sudah keluar (positif corona),” kata Dedie, Jumat (20/3).

Dedie mengatakan tes swab terhadap Bima Arya itu baru keluar hasilnya kemarin, Kamis (19/3). Ia belum bisa memastikan apakah Bima Arya tertular virus corona saat berada di dua negara yang baru saja dikunjunginya itu atau dalam perjalanan.

“Ya bisa di pesawat, bisa di bandara, bisa di dua negara itu,” ujarnya.

Dedie menyebut kepergian Bima Arya ke Azerbaijan dan Turki dalam rangka kunjungan kerja. Bima Arya ke Azerbaijan untuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait pengembangan mal pelayanan publik. Menurutnya, Azerbaijan memiliki mal pelayanan publik terbaik di dunia.

“Ini sudah diagendakan lama, mau nolak kan enggak enak. Selama belum ketauan ada apa, beliau berangkat merebak kan, lapor sebagai ODP, ternyata kena,” tuturnya.

Lebih lanjut, Dedie mengatakan ketika kembali dari dua negara itu, Bima Arya merasa demam dan flu. Kemudian melakukan isolasi diri di rumah selama 14 hari. Setelah dilakukan pemeriksaan kemarin, Bima Arya positif corona.

Menurutnya, Bima Arya kini sedang menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, Jawa Barat. Dedie mengaku tak melakukan tes virus corona karena belum sempat bertemu dengan Bima Arya.

“Kalau saya kebetulan belum ketemu sama beliau, dari semenjak berangkat sampai sekarang,” tuturnya.

Walikota Bogor Positif Corona

BOGOR DAILY – Plt. Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengumumkan, bahwa Walikota Bogor, Bima Arya, dinyatakan positif terjangkit virus korona atau Covid-19. Hal itupun diungkapkan melalui pres rilis yang diterima Bogordaily.net.

“Pada hari Kamis sore, kemarin tanggal 19 Maret 2020, Walikota Bogor Bima Arya, telah menerima hasil tes Covid-19 yang dilakukan dua hari sebelumnya. Adapun hasil dari tes tersebut
menunjukkan bahwa Walikota Bogor dinyatakan: Positif Corona. Walau mengalami gejala ringan,” katanya, Jumat (20/3/2020) dinihari.

Menurut Retno sapaan akrabnya, orang nomor satu di Kota Bogor tersebut telah mempercayakan sepenuhnya penanganan isolasi di RSUD Kota Bogor selama 14 hari.

“Berbagai protokol yang berlaku sudah dijalankan sejak kunjungan ke luar negeri dan menjalankan tugas,” ucapnya.

Wanita yang mengenakan kacamata itu menjelaskan, ada lima orang pejabat yang menjadi bagian dari rombongan kunjungan kerja yang telah dilakukan tes Covid-19.

“Lima pejabat yang menjadi bagian dari rombongan kunjungan kerja telah dites, yang dinyatakan positif dua orang, salah satunya Walikota Bogor,” jelasnya.

Dirinyapun menghimbau, kepada seluruh warga Bogor dan publik secara luas untuk terus waspada, betul-betul menjaga Kesehatan dan selalu berhati-hati dalam tawakal dan munajat kepada Yang Maha Kuasa,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pelaksanaan pemerintahan Kota Bogor sendiri akan berjalan seperti biasanya, di bawah koordinasi Wakil Walikota, Defoe A Rachim untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan, dengan tetap fokus pada penanganan dan pencegahan Pandemi Covid-19 lebih luas.

“Saat ini warga Kota Bogor dapat memperoleh informasi terkini tentang Covid-19 yang diakses di: www.covid19.kotabogor.go.id
Kami mohon doa bagi kesembuhan Walikota dan seluruh pasien yang sedang dirawat, agar dapat segera pulih dan beraktivitas kembali. Demikian pula Walikota juga selalu mendoakan
keselamatan dan kesehatan bagi seluruh warga Kota Bogor,” tukasnya. (Andi).

Tak Hanya Korban Corona, Nikita Mirzani Juga Bantu Korban Gempa Sukabumi

0

BOGORDAILY – Nikita Mirzani telah menyumbang Rp 100 juta di ulang tahunnya ke-34 untuk masyarakat yang terkena dampak corona. Selain itu ia juga akan memberikan bantuan ke korban gempa bumi di Sukabumi.

Tak sendiri, rencananya ia akan memboyong dua orang temannya. Yakni Billy Syahputra dan Vicky Nitinegoro untuk mengunjungi ke Sukabumi pada akhir pekan ini.

“Iya gue nyumbang 100 juta, ini mau disalurkan sama apa gitu gue lupa kemarin sama kak Fitri. Ini juga hari Sabtu gue mau berangkat ke Sukabumi karena kan ada bencana alam, pada hancur kan rumah, itu juga gue mau donasi ke sana sama kak Fitri. Insyaallah Bang billy sama Vicky (Nitinegoro) ikut,” kata Nikita Mirzani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Rabu (18/3/2020).

“Ya karena memang bencananya di sana, kalau lagi ada bencana di mana juga gue pasti ke sana,” lanjutnya.

Memang uang sebanyak itu keluar dari kantong Nikita sendiri. Dia melihat selebriti dunia saja mampu sumbang miliaran untuk korban yang mendapat kemalangan, lantas kenapa dirinya tak bisa?

“Dana pribadi doang pure dana tabungan gue sendiri karena artis luar ajah bisa miliaran, gue 100 juta yaudah lah. Langsung dari tangan (sendiri) udah (dikasih). Pengennya kan kita ngebantuin, kan kita lagi lockdown, banyak banget pekerja pekerja harian kaya gitu kan kasian nggak ada uang, kalkukasi itu ajah sih,” pungkasnya.

Sudah Sebulan Ashraf Meninggal Dunia, BCL Terus Banjir Dukungan

0

BOGORDAILY – Bunga Citra Lestari masih saja menjadi sorotan para netizen usai sang suami, Ashraf Sinclair, wafat pada 18 Februari lalu. Meski tak memajang foto baru, halaman instagramnya masih saja ramai dikomentari oleh para netizen.

Foto lamanya bersama Ariel NOAH jadi salah satu contohnya. Pada foto unggahannya pada 14 Februari lalu itu, para netizen masih mengucapkan duka atas meninggalnya Ashraf yang sudah genap sebulan sudah.

“Genap sebulan alm @ashrafsinclair pergi,” tulis salah seorang netizen dengan menyertakan emoticon nangis.

Selain itu banyak pula yang tak sabar menantikan karya-karya baru dari pelantun ‘Wanita Terbahagia’ itu.

“Rindu lagu kamu BCL…. Jadi ibu yang kuat ya,” tulis lainnya.

“Ayo tingkatkan kreativitasnya Bunga…. Mantap,” tulis netizen.

Sebelumnya ramai sebuah foto yang memuat BCL dan Noah saat sedang berziarah ke makam Ashraf. Dalam foto tersebut mereka tampak keduanya melakukan virtual hug yang membuat netizen haru.

“Lihat slide terakhir kenapa mata aku berkaca,” komen salah satu netizen.

Soal Pandemi Corona, Iko Uwais: Dibawa Positif Saja

0

BOGORDAILY – Iko Uwais tak ambil pusing soal pandemi virus Corona Covid-19. Meskipun virus yang berasal dari Wuhan, Cina itu sudah menyebar luas di Indonesia.

Suami dari Paula Allodya Item alias Audy itu menyebut, ia dan keluarga tidak terbawa panik dengan wabah tersebut. Ia pun mengingatkan agar kita tetap berpikir positif dan tidak panik menghadapi wabah tersebut.

“Dibawa positif saja, pikiran positif, insyaallah nggak ada masalah,” ujar Iko Uwais saat dihubungi, Rabu (18/3/2020).

“Kalau dibawa negatif, dibawa panik, jangankan di luar rumah, di dalam rumah aja malah jadi sakit, sakit pikiran nanti,” sambungnya.
Tapi Iko Uwais tetap menjaga diri agar tak terinfeksi virus tersebut. Meski suka keluar rumah, ia tetap membatasi mana yang lebih penting dan tidak.

“Membatasi. Yang menurut gue penting masih gue kerjain, yang kurang penting ya nggak gue kerjain. Tetap di rumah sama keluarga, jarang ketemu sama anak kan gue haha,” pungkasnya.

Ngeri!!! Ini Isi Surat Terbuka Dokter Cantik untuk Jokowi tentang Corona

0

BOGORDAILY – Seiring virus Corona yang kian mewabah di Indonesia, tenaga medis mulai membuka suara.

Tak hanya tentang betapa beresikonya pekerjaan mereka namun juga tentang efek panjang terhadap masyarakat Indonesia.

Kali ini viral di media sosial surat terbuka dokter Tifauzia Tyassuma untuk Presiden Jokowi soal kasus COVID-19 dan minta untuk lockdown

Seorang dokter bernama Tifauzia Tyassuma menulis surat terbuka untuk Presiden Jokowi.

Tentang kondisi COVID-19 di Indonesia dan minta segera lockdown untuk bangsa ini.

Surat terbuka dokter Tifauzia Tyassuma ditulis pada hari Selasa (17/2/2020) di akun facebooknya dan sampai hari Kamis (19/3/2020) sudah dishare 658 netizen.

Tulisan ini juga disertakan sebuah video cerita pasien dalam pengawasn – PDP COVID-19 yang dibiarkan bebas berkeliaran.

Berikut isi surat dokter Tifauzia Tsyassuma :

YTH Presiden Indonesia
Dan 271 juta Rakyat Indonesia

NASIB DOKTER DAN PETUGAS KESEHATAN DI INDONESIA

Tahukah Bapak Presiden
Dan 271 juta Rakyat Indonesia

Ada pihak paling rentan terhadap COVID 19, dan mereka, saat ini, TERPAKSA mau merawat pasien COVID 19, dengan jumlah kasus, LEBIH DARI YANG DILAPORKAN

Tahukah Bapak Presiden
Dan 271 juta Rakyat Indonesia

Sudah PULUHAN (bahkan mungkin sudah RATUSAN) Dokter, Petugas Kesehatan, dan Staf Rumah Sakit yang SUDAH POSITIF dan atau menjadI SUSPECT COVID-19, di seluruh Rumah Sakit yang ditunjuk, DI JAKARTA, dan di berbagai DAERAH DI INDONESIA, ada Dokter dan Perawat yang sudah meninggal karena COVID 19.

Ada Profesor dan Dokter Spesialis Konsultan yang sudah koma di ICU karena COVID 19. Ada yang dirawat di berbagai ruang ISOLASI dengan pasien yang dirawatnya, ada yang diminta ISOLASI di rumah, karena Rumah Sakit sudah kehabisan tempat isolasi.

Tahukah Bapak Presiden
Dan 271 juta Rakyat Indonesia

Karena BPJS, Dokter Spesialis dibayar Rp 6.000 rupiah per pasien per hari, Dokter Umum dibayar Rp 2.000 rupiah per pasien perhari bahkan RESIDEN (CALON SPESIALIS) yang menjadi GARDA TERDEPAN Penanganan COVID 19 ini adalah MARTIR sesungguhnya, dan mereka atas nama Undang-Undang, SESEPERPUN TIDAK DIBAYAR.

Dengan bencana COVID 19 ini, bahkan tak ada sedikitpun insentif tambahan bagi mereka semua ini, yang bekerja 36 jam 48 jam bahkan 72 jam tanpa tidur bahkan melebihi kemampuan nadi dan nafasnya.

Karena itu,

Tahukah Bapak Presiden
Dan 271 juta Rakyat Indonesia

Saat ini sudah ada mulai ada tindakan PENOLAKAN PASIEN COVID 19, dengan berbagai alasan masuk akal, ketersediaan bed (karena harus isolasi maka pasien COVID 19 ini menghabiskan 1 ward sendiri, dan pasien lain jadi kehilangan hak untuk dirawat)

Dan pasien COVID 19 ini BIAYANYA TIDAK DITANGGUNG BPJS!!! Catat itu baik-baik!!!

Tahukah Bapak Presiden
Dan 271 juta Rakyat Indonesia

Apa yang terjadi kalau sampai Dokter dan Petugas Rumah Sakit MENOLAK MERAWAT PASIEN COVID 19?

Pasien COVID A19 akan berkeliaran di jalanan tanpa tahu harus kemana!

DAN ITU SUDAH TERJADI!

Kondisi ini yang justru MENGHARUSKAN #LOCKDOWN dilakukan sesegera mungkin.

Jangan Anda menunggu Jubir menyampaikan jumlah kasus melebihi 1000 baru Bapak umumkan #LOCKDOWN

Saat ini ANGKA RESMI kasus yang dilaporkan per hari Senin 16 Maret 2020 sejumlah 137 kasus. Itu artinya ANGKA RIIL di lapangan adalah sejumlah 3.699 kasus (berdasarkan angka agregat COVID 19 sebesar 27 kali antara kasus yang terperiksa secara aktif dan kasus riil yang tidak diperiksa).

Dengan angka resmi yang dilaporkan, saja, per hari ini Selasa, 17 Maret 2020, jumlah kasus resmi akan sekitar 268 kasus (dengan kasus riil berjumlah 7,836 di luar Rumah Sakit) saja saat ini, Rumah Sakit sudah pasti akan MENOLAK PASIEN!

Tahukah Bapak Presiden
Dan 271 juta Rakyat Indonesia

Saat ini ITALIA sebagai negara besar, maju, dan kaya, Dokter dan Praktisi Kesehatan, sebagian sudah mengibarkan bendera putih karena tak sanggup lagi merawat pasien dan mengetahui dirinya adalah individu yang paling rentan saat ini untuk terkena COVID 19, dan mereka telah MENYAKSIKAN DENGAN MATA KEPALA SENDIRI, teman-teman mereka para Dokter dan Perawat yang menderita di ruang ICU dan Isolasi.

Apa yang terjadi saat ini di ITALIA adalah, MEREKA SUDAH MEMILIH PASIEN MANA YANG HARUS MEREKA RAWAT, dan membiarkan PASIEN YANG PUNYA HARAPAN HIDUP KECIL untuk meninggal dengan begitu saja. Apakah itu artinya mereka tidak punya hati nurani! Tidak!

Itu adalah PROTOKOL PENANGANAN PASIEN DALAM KEADAAN BENCANA. Siapa yang punya harapan hidup lebih tinggi dia akan diprioritaskan, dan siapa yang punya harapan hidup kecil, akan dibiarkan menjemput ajal.

Tahukah Bapak Presiden
Dan 271 juta Rakyat Indonesia

Dokter di ITALIA dan Jerman dan Perancis dan Inggris mampu menolak pasien, SAMA DENGAN Dokter di Indonesia.

TIDAK SAMA dengan Dokter di Cina.

Kenapa?

Karena kalau sampai Dokter dan Petugas Kesehatan menolak pasien, mereka bisa ditembak! Padahal Pemerintah Cina sudah menggelontorkan dana 20.000 Triliun untuk penanganan COVID 19 ini.

Dokter dan Petugas Kesehatan Rumah Sakit Indonesia saat ini bisa serentak menolak merawat Pasien!

Kenapa?

Karena sejak 5 tahun terakhir dengan penerapan BPJS, mereka ini adalah BURUH KERJA RODI dengan bayaran menyedihkan dan kerja dengan fasilitas terbatas.

Lalu masih ditambah lagi mereka mau BAPAK wajibkan untuk merawat Pasien COVID 19 dengan taruhan nyawa sendiri dan keluarga? NO WAY!

Untuk Bapak ketahui,
Dan 271 juta rakyat Indonesia,
Saat ini, sebagian besar Rumah Sakit di Indonesia menderita bleeding akibat defisit miliaran hingga ratusan miliaran karena BPJS ngemplang bayar.

Untuk menyediakan masker yang layak pakai di Rumah Sakit saja tak ada dana dan kemampuan, bahkan saat ini Para Dokter dan petugas kesehatan terpaksa menggunakan Masker KAIN yang tentu saja sangat tidak aman mencegah COVID 19.

Sementara, sampai dengan hari ke 14 sejak terjadinya Pandemi COVID 19, belum ada satupun berita PEMERINTAH cq Kemkes siap menyediakan dana sejumlah sekian khusus untuk penanganan COVID 19.

Bisakah Bapak bayangkan
Dan 271 rakyat Indonesia bayangkan

Orang yang berstatus Positif COVID 19 akan berkeliaran di jalanan dan rumah.
Mayat-mayat bergelimpangan di Rumah Sakit, di rumah, bahkan di jalanan.

Dan itu SUDAH TERJADI di ITALIA! Negara besar dan kaya raya!

Cobalah sekali ini saja
271 Rakyat Indonesia

Pakailah nalar dan hati nurani Anda semua.

Kalau Anda terjangkit COVID 19, dan TIDAK ADA SATUPUN Rumah Sakit mau merawat anda,

Apa yang akan Anda lakukan?

Tifauzia Tyassuma
Dokter, Penulis
Presiden AHLINA Institute

Pasien berkeliaran?

Dokter Tifauzia Tyassumai juga membagikan sebuah video pasien dengan pengawasan (PDP) di sebuah rumah sakit.

Sang pasien berharap yang menonton video ini tidak ada yang sakit.

“Aku ini PDP, tapi rumah sakit tidak tahu harus bagaimana. Kita bisa dilepas begitu saja. Disarankan untuk ke rumah sakit besar tanpa pengawasan,” ujarnya.

“Artinya kalau aku malas ke rumah sakit besar yang ditunjuk itu lalu balik ke rumah dan bergaul dengan tetangga dan Im fine. Lalu bagaimana kalau aku positif? Gak kebayang dampaknya. Kalau di luar negeri kategori PDP tidak dibiarkan berkeliaran sendiri. Di sini kita dibiarkan tidak ada ambulans tak ada pengantaran, danger ngeri deh,” pungkasnya. (*)

Pasien Sembuh dari Corona di RS Persahabatan Jadi 9 Orang

BOGOR DAILY- – RSUP Persahabatan mengumumkan kasus pasien yang sembuh dari virus Corona. Hingga Rabu (18/3) total 9 pasien dinyatakan sembuh.
“Jumlah pasien yang sudah kami nyatakan sembuh sampai saat ini berjumlah 9 pasien,” ujar Direktur Utama RSUP Persahabatan Rita Rogayah dalam video yang diterima detikcom, Kamis (19/3/2020).

Rita mengatakan ada dua tambahan pasien yang sembuh dari COVID-19 pada Rabu (18/3). Mereka kemudian dipindah dari ruang isolasi.

“Hari ini (Rabu, 18/3) kami menyatakan ada 2 pasien covid yang hasil swabnya 2 kali negatif sehingga pasien ini sudah dapat kami pindahkan dari ruang isolasi,” jelasnya.

Sementara itu, Rita mengatakan orang dalam pemantauan (ODP) di RSUP Persahabatan meningkat hingga 137 orang. Sehingga tim medis harus dilakukan peningkatan untuk memberikan pelayanan kepada pasien.

“Untuk pasien-pasien yang masuk dalam kelompok orang dalam pengawasan semakin lama semakin meningkat. Saat ini kami mempunyai dalam kelompok itu berjumlah 137 pasien. Untuk peningkatan jumlah pasien ini maka kami menurunkan dokter lagi sehingga pelaksanaan pelayanan ini dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Kapan Liga Spanyol Mulai Lagi? Ini 3 Kemungkinan Tanggalnya

0

BOGORDAILY – Liga Spanyol tengah ditangguhkan karena pandemi virus corona. Otoritas LaLiga kini kabarnya sedang mempertimbangkan kapan kompetisi dimulai lagi.

LaLiga Santander dan LaLiga Smartbank (divisi segunda) saat ini ditangguhkan dua pekan karena pandemi virus corona di Spanyol. Virus ini juga sudah menjangkiti sejumlah pemain di beberapa klub.

LaLiga Santander atau divisi teratas Liga Spanyol saat ini sudah memainkan 27 pertandingan dan menyisakan 11 laga. Barcelona saat ini memimpin klasemen Liga Spanyol dengan 58 poin, unggul dua angka atas Real Madrid.

Menurut laporan Sport, Presiden LaLiga, Javier Tebas, saat ini tengah mempertimbangkan skenario dimulainya lagi Liga Spanyol. Ada tiga kemungkinan tanggal yang akan dipilih.

Jika pandemi melambat, kompetisi akan dimulai lagi pada 23 April. Namun, jika belum juga mereda, liga mungkina akan dimulai lagi pada awal Mei.

Kemungkinan ketiga adalah liga kembali bergulir pada 14 Mei. Itu berarti hanya akan ada enam pekan untuk menuntaskan kompetisi sebelum akhir Juni.

Belum lama ini, Presiden Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales, menyebut kalau Liga Spanyol harus tuntas sebelum 30 Juni. Namun tanggal itu belum mutlak.

Rubiales ingin Liga Spanyol dituntaskan demi keadilan untuk semua pihak. Dia juga tak menutup kemungkinan untuk memperpanjang durasi liga kendati itu berarti mundurnya start liga musim depan.

Ini Komentar Ustaz Al Habsyi soal 49 TKA China ke Indonesia Saat Pandemi Corona

0

BOGORDAILY – Ustaz Al Habsyi mengomentari kabar soal 49 tenaga kerja asing (TKA) yang datang dari China ke Indonesia belum lama ini di tengah pandemi virus Corona. Apa katanya?

Di Instagram, Ahmad Al Habsyi mengunggah tangkapan layar berita dari media online terkait hal tersebut. Beritanya berjudul ’49 WN Tiongkok yang Masuk ke Sultra Ternyata Orang Baru, Bukan Pekerja Lama’.

Dari captionnya, sang ustaz memberikan pernyataan menohok. Ia begitu heran mengapa Indonesia tetap mendatangkan TKA dari China.

“Ada apa dengan INDONESIA?? ADA ADA AJA,” tulisnya.
Bukan cuma sekali, Al Habsyi juga mengunggah lagi soal 49 TKA China yang ke Indonesia. Beritanya berjudul ‘Kapolda Sultra Minta Maaf, Komisi III Minta Polisi Hati-hati Beri Informasi’.

Ia lalu menyelipkan sebuah ayat untuk menggambarkan masalah tersebut. Selain itu, ada juga hadist dari Rasulullah pada postingannya.

“HOAX ATAU FAKTA? Allah SWT berfirman: Dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa (QS. Al Maidah: 2),” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Kakanwil Menkum dan HAM Sultra, Sofyan, mengatakan 49 TKA China asal Henan itu masuk mulanya terbang dari China ke Thailand. Mereka dikarantina sebelum terbang ke Jakarta. Dari Jakarta, barulah 49 TKA China itu ke Kendari. Para TKA tersebut telah mendapat sertifikat sehat.

Sementara itu, Menko Kemaritiman dan Invetasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan 49 tenaga kerja asing (TKA) dari China yang berada di Kendari, Sulawesi Tenggara merupakan warga negara asing yang legal. Menurutnya, banyak informasi yang kurang benar soal 49 orang ini.

“Ya tadi baru rapat mengenai ini jangan besar besarkan dulu kita luruskan secara proporsional, jadi 49 TKA itu dapat visa 211-A pada tanggal 4 Januari. Jauh sebelum ada larangan Tiongkok datang ke Indonesia, jadi tidak ada yang dilanggar,” kata Luhut saat melakukan video conference dengan wartawan, Rabu (18/3/2020).