Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 8385

Ini Potret Bahagia Pasien 01, 02 dan 03 Setelah Sembuh dari Corona

BOGORDAILY – Virus corona kini tengah mewabah di beberapa negara termasuk Indonesia. Hingga kini, terjadi peningkatan jumlah pasien corona di Indonesia.

Meski demikian, ternyata corona dapat disembuhkan. 3 pasien corona yang sempat diisolasi di RSPI Sulianti Saroso kini telah dinyatakan sembuh.

Mereka pun tampil di hadapan awak media. Berikut potretnya.

Potret Bahagia Pasien Sembuh dari Corona

pasien sembuh corona

Dilansir dari Liputan6.com, terlihat pasien 01, 02 dan 03 yang telah sembuh tampil di hadapan awak media. Mereka terlihat tersenyum bahagia.

Saat tampil di hadapan awak media, mereka kompak mengenakan kebaya. Satu keluarga yang berdomisili di Depok tersebut telah diperbolehkan pulang. Mereka telah dinyatakan sembuh dengan pemeriksaan laboratorium 2 kali dan hasilnya negatif.

Dapat Oleh-oleh dari Presiden Jokowi

Pada kesempatan tersebut, Menkes Terawan Agus Putranto juga menyerahkan oleh-oleh dari presiden Joko Widodo. Oleh-oleh tersebut
berupa jamu.

Para pasien yang telah dinyatakan sembuh tampak tersenyum bahagia. Mereka pun berterima kasih kepada tim medis RSPI Sulianti Suroso.

Ingin Pemerintah Beri Penghargaan pada RSPI Sulianti Saroso

Salah satu pasien yang dinyatakan sembuh tersebut mengungkapkan
kebahagiaannya. Ia sangat bersyukur menjalani isolasi di RSPI Sulianti
Saroso.

Ia ingin pemerintah mengapresiasi kinerja tim medis RSPI Sulianti
Saroso.

”Kami ingin sekali pemerintah memberikan penghargaan, apresiasi untuk
mereka yang 24 jam di garda depan dan mereka masih akan kerja terus. Dan, mereka punya keluarga,” ucap salah satu pasien yang dinyatakan
sembuh.

“Saya mohon, karena mereka sangat luar biasa kerjanya. Terima kasih,”
lanjutnya.

Jumlah Pasien Positif Corona di Indonesia

Jumlah pasien positif corona di Indonesia mengalami peningkatan. Hal ini
disampaikan oleh Juru Bicara pemerintah terkait penanganan virus corona
Covid-19, Ahmad Yurianto.

“Ada tambahan kasus sebanyak 17 kasus confirm positif baru. Provinsi
Jawa Barat 1, Provinsi Banten 1, Provinsi Jawa Tengah 1, dan Provinsi
DKI 14,” kata Achmad saat konferensi pers di Rumah Sakit Penyakit
Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Senin (16/3).

Bertambahnya 17 kasus positif corona di Indonesia membuat kasus
covid-19 bertambah dari yang sebelumnya 117 menjadi 134.

Berikut data yang Merdeka.com himpun hingga Senin (16/3) sore.

Total kasus positif: 134 kasus
Total kasus pasien sembuh: 8 kasus
Total Kasus meninggal dunia: 5 Kasus

Kondisi Menhub Budi Karya Makin Membaik

Kondisi Menhub Budi Karya yang dinyatakan positif corona kini semakin membaik. Hal ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo.

“Kabar Menhub semakin membaik,” ucap Jokowi di Istana Kepresidenan
Bogor Jawa Barat, Senin (16/3).

Presiden Jokowi Telah Melakukan Tes

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana pun telah menjalani tes kesehatan terkait
virus corona. Tetapi, hasilnya masih dirahasiakan

“Sudah, saya sudah tes, Ibu (Iriana) sudah tes. Hasilnya tanyakan ke
(dokter) yang ngetes,” lanjutnya.

Gol Terbaik Shopee Liga 1 Pekan Ketiga: Thiago Amaral atau Evan Dimas?

0

BOGORDAILY – Pekan ketiga Shopee Liga 1 2020 menyajikan beberapa gol berkelas. Thiago Amaral dan Evan Dimas Darmono dua di antaranya. Menurut kalian gol siapa lebih top?

Persipura Jayapura memetik kemenangan saat melakukan lawatan ke markas Persebaya Surabaya. Dalam pertandingan Shopee Liga 1 2020 di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (13/3/2020), Mutiara Hitam menang 4-3.

Gol pertama Persipura diciptakan oleh Thiago Amaral. Dia membukukannya pada menit ke-20. Dengan tendangan bebas kaki kiri dari muka kotak penalti Persebaya.

Arah bola tendangan Thiago menyasar pojok kanan gawang Persebaya. Gagal diantisipasi oleh kiper Bajul Ijo, Rivki Mokodompit.

Sehari setelahnya, Persija Jakarta menyajikan laga menghibur saat dijamu oleh Bhayangkara FC. Perang Bintang di Stadion PTIK, Sabtu (14/3) selesai tanpa pemenang, imbang 2-2.

Bhayangkara FC unggu lebih dulu di babak pertama via Renan Silva pada babak pertama. Persija berbalik unggul via sundulan Otavio Dutra dan sepakan Evan Dimas. Skor imbang setelah Ezechiel N’Douassel mencatatkan namanya di papan skor.

Gol Evan Dimas pada menit ke-64, dicetak dengan tendangan voli keras kaki kanan. Clearance pemain belakang Bhayangkara FC tak sempurna, langsung disambar dengan tendangan kaki kanan.

Jadi, gol siapa yang lebih baik?

40 Peserta Ikut Magang Kearsipan di DAPD Kabupaten Bogor

BOGOR DAILY – Sebanyak 40 peserta dari mulai Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), staf desa dan kecamatan, di Kabupaten Bogor mengikuti kegiatan magang kearsipan di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Bogor. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai 17 sampai 18 Maret 2020.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor, TB Lutfie Syam, mengatakan, 40 peserta yang ikut proses magang pada Selasa (17/3) hari ini merupakan gelombang pertama.

Adapun latar belakang digelarnya kegiatan magang ini lantaran DAPD sering memperoleh permohonan dari organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan yang meminta membereskan arsip di semua dinas.

“Sebetulnya arsip itu penanggung jawabnya di pembuat. Nah ini melalui magang ini diharapkan kesadaran ini muncul sambil pengetahuannya diberikan oleh kita,” katanya kepada Bogordaily.net.

Selain itu,   pihaknya juga akan melaksanakan audit kearsipan di semua OPD, desa dan kecamatan sesuai dengan peraturan Undang-Undang dari pemerintah pusat.

“Harusnya ini sudah berjalan dari dua tiga tahun yang lalu. Tapi belum bisa kami jalankan. Kan gak mungkin juga kami melakukan audit tapi teman-teman di OPD diberikan pemahaman di arsip ini dari mulai diciptakan sampai dipelihara,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, maksud dari tujuan magang sendiri yaitu supaya ke depannya arsip di Pemerintahan Kabupaten Bogor bisa dikelola dengan baik dan tidak mudah hilang.

“Sekarang juga kita mulai masuk, sebetulnya bukan era digitalisasi. Itu sudah lewat. Saat ini era mobile supaya semuanya bisa bergerak. Jadi kami kedepan akan banyak menggunakan aplikasi android di dalam soal pengelolaan kearsipan yang materinya diberikan selama dua hari, mulai hari ini sampai besok,” tukasnya.

Sekedar diketahui, dalam pembukaan magang kearsipan di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor turut dihadiri, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan. (Andi).

Perokok Diimbau Berhenti Merokok untuk Menurunkan Risiko Tertular COVID-19

BOGORDAILY – Beragam cara disarankan untuk menghentikan persebaran infeksi virus corona atau COVID-19. Salah satunya adalah dengan mengurangi kebiasaan merokok untuk mengurangi risiko tertular serta kondisi yang parah akibat COVID-19.

Dokter spesialis paru Feni Fitriani, Ketua Pokja Masalah Rokok Perhimpunan Dokter Paru Indonesia mengatakan bahwa merokok berisiko membuat seseorang terkena berbagai penyakit, bukan hanya COVID-19.

“Tanpa COVID-19 saja, orang yang merokok itu dia sudah mengalami kerentanan di saluran napas,” kata Feni dalam sebuah temu media di kantor Ikatan Dokter Indonesia.

“Karena efek merokok itu jangka panjang setelah 20 tahun, 30 tahun, tidak secepat COVID-19, orang abai,” sambung Feni.

Sehingga, dia berharap dengan fenomena pandemi ini, seorang perokok bisa jadi lebih waspada dan memiliki motivasi untuk berhenti melakukan kebiasaan tersebut.

Penyakit yang Meningkatkan Risiko Kematian

Feni menambahkan, merokok juga bisa menyebabkan beberapa penyakit yang memperparah kondisi seseorang apabila terinfeksi virus corona SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

“Selain perokok yang berisiko terkena COVID-19 dan kemudian lebih rentan angka kematiannya tinggi kan orang yang lansia, orang dengan kardiovaskular, penyakit jantung, diabetes, gagal ginjal, nah itu kalau kita kaitkan juga ujung dari kebiasaan merokok,” kata Feni.

Meskipun begitu, tetap dibutuhkan penelitian lebih lanjut terkait tingkat fatalitas dari kebiasaan merokok dan penyakit yang diakibatkan oleh kebiasaan tersebut, terhadap infeksi virus corona atau COVID-19.

Sebelumnya, Mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila F. Moeloek juga mengatakan bahwa situasi merebaknya COVID-19 juga menjadi waktu yang tepat untuk menakut-nakuti para perokok agar berhenti dari kebiasaan tersebut.

“Sekarang waktunya kita menakut-nakuti orang yang merokok,” kata Nila, dalam sebuah diskusi di kampus Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Nila mengatakan, orang yang memiliki kebiasaan merokok berarti paru-parunya sudah tidak baik lagi.

“Paru-parunya sudah jelek kan. Nah, ada si virus, ya udah. Kalau orang sehat kan paru-parunya baik,” tandasnya.

Cek Sebaran Virus Corona di Jabar

0

BOGOR DAILY-Dari laman resmi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat (Jabar), pikobar.jabarprov.go.id, peta penyebaran virus corona bisa terpantau.

Berdasar data yang tercatat per 16 Maret 2020, pukul 17.00 WIB, kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) divisualisasikan sebanyak 315 dari 787 kasus, dan 10 dari 27 kabupaten/kota.

Lalu, Pasien dalam Pengawasan (PDP) ada 58 kasus yang ditampilkan dari 83 kasus dan 11 dari 27 kabupaten/kota.

Untuk kasus positif tercatat 8 kasus dan 6 berasal dari 6 kabupaten/kota.

Sementara itu, dari pengamatan Kompas.com di titik kasus ODP tampak dominan di wilayah Karawang, Kota Bandung, Cirebon dan Kabupaten Bandung Barat.

Sementara itu, sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, data per hari Minggu (15/3/2020), jumlah kasus ODP tercatat 706 orang.

Sebanyak 256 orang sudah menyelesaikan proses inkubasi dan 448 lainnya masih dipantau.

Lalu, untuk status Orang Dalam Pemantauan (ODP), wilayah yang terpantau tersebar di Bandung wilayah Barat, antara lain Bogor dan Bekasi.

Berdasar data terakhir, kasus ODP berjumlah 182 orang, 54 orang negatif dan 28 orang menunggu hasil, per hari Minggu.

Sementara itu, kasus Positif terpantau ada lima titik merah di peta. Namun, dari keterangan terakhir, jumlah pasien positif per hari Minggu tercatat 7 kasus.

Jumlah ODP di Kota Bogor Bertambah jadi 10 Orang

0

BOGOR-

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menjadi salah satu dari 10 orang dengan status Orang Dalam Pantauan (ODP) di Kota Bogor terkait virus Corona. Bima Arya masuk kategori ODP karena sempat melakukan perjalanan dinas ke Turki dan Azerbaizan.

“Di hitung mulai hari ini, Pak Wali (Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto) statusnya jadi ODP. Pak wali masuk ODP tanpa tanpa gejala, tanpa keluhan,” kata Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno, Selasa (17/3/2020).

Jumlah ODP di Kota Bogor, kata Sri, saat ini total menjadi 10 orang. 20 orang yang sebelumnya sempat berstatus ODP, kata Sri, sudah dinyatakan sehat.

“Jadi kalau ditotal semua ODP ada 30 orang, itu terhitung sejak Februari. 20 sudah dinyatakan sehat, sisanya 10 yang sampai saat ini masih dalam pantauan, termasuk Pak Wali ini,” ujar Sri.

Sementara untuk orang yang berstatus Pasien dalam pantauan (PDP) di Kota Bogor berjumlah 1 orang dan sedang dalam perawatan di rumah sakit. “Yang statusnya PDP ada satu orang, sekarang dirawat di rumah sakit. Orang yang bersangkutan jadi PDP karena pernah melakukan kontak dengan orang yang positif Corona di Jakarta,” katanya.

“Untuk yang PDP ini kita masih menunggu hasil lab,” Sri menambahkan.

“Sementara saat ini di Kota Bogor tidak ada yang positif Corona,” ucap Sri menegaskanSekadar diketahui, istilah ODP diberikan untuk orang yang sempat melakukan kontak atau orang yang bepergian ke negara pandemik. Meski tanpa gejala, maka orang ini harus dipantau kesehatannya. Sementara PDP merupakan pasien yang memiliki gejala virus Corona. Sedangkan istilah suspect, diberikan kepada orang yang memiliki gejala Corona dan memiliki kontak dengan orang yang positif Corona.

Damkar Kabupaten Bogor Raih Juara Dua Tingkat Nasional

BOGOR DAILY – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor berhasil meraih juara ke dua dalam puncak acara HUT ke-101 Pemadam Kebakaran secara nasional, yang dilaksanakan di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogjakarta,  Februari lalu.

Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Ma’mur mengatakan, akan terus melakukan pelatihan kepada anggotanya, supaya ketika ada perlombaan tingkat nasional bisa memberikan hasil yang baik bagi Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Kemarin kita juara dua tingkat nasional, regu yang kita terjunkan ada enam personil,” katanya kepada Bogordaily.net, Selasa (17/3/2020).

Ma’mur sapaan akrabnya ini menjelaskan, dirinya menargetkan agar tahun depan,  Damkar Kabupaten Bogor bisa mengulang sejarah seperti  2017 silam.

“Seperti tahun 2017 kita juara dan bahkan bukan hanyalah satu cabang saja. Semuanya kita bisa raih, kita berharap tahun depan bisa juara lagi pertama,” harapnya.

Sebelumnya, sebanyak 294 petugas pemadam kebakaran dari 49 kabupaten/kota se-Indonesia beradu kemampuan dalam puncak acara acara HUT ke-101 Pemadam Kebakaran secara nasional di Bantul, pada 27-29 Februari 2020 kemarin.

Sementara itu Bupati Bogor, Ade Yasin, berharap, di HUT ke 101 Damkar Kabupaten Bogor bisa terus meningkatkan dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana alam maupun non alam.

“Semoga terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana di Kabupaten Bogor,” tukasnya. (Andi).

Penyambutan Juara All England 2020 Ditiadakan, Pandemi Virus Corona

0

BOGORDAILY – Tahun ini tidak akan ada penyambutan untuk juara All England. Keputusan ini diambil sebagai langkah pencegahan penularan virus corona.

Menyesuaikan kebiasaan ketika juara multievent maupun single event pulang ke tanah air, Kemenpora bersama federasi biasanya menyiapkan acara penyambutan sekaligus pemberian bonus di bandara Soekarno Hatta, Cengkareng.

Salah satu event yang tak terlewatkan penyambutannya adalah All England. Tapi, rutinitas itu terpaksa harus ditiadakan di tahun ini karena pandemi virus corona, meski Indonesia sukses meraih satu gelar dari BWF Wolrs Tour Super 1000 itu.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menjadi juara di nomor ganda campuran. Mereka naik podium tertinggi usai mengalahkan pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dengan skor 21-15, 17-21, 21-8 di partai final di Birmingham Arena, Minggu (16/3/2020).

Mengingat situasi pandemi virus corona saat ini, PP PBSI memutuskan untuk meniadakan penyambutan juara All England di bandara. Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali.

“Sepertinya belum diadakan (penyambutan juara All England),” kata Amali dalam pesan singkatnya kepada detikSport, Senin (16/3/2020).

Sementara itu, Deputi III bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta mengaku belum ada arahan untuk menggelar acara tersebut. Kalaupun digelar, ada kemungkinan di momentum Hari Olahraga Nasional 2020.

“Karena sekarang sedang fokus tentang pencegahan corona. Jadi penjemputan untuk sementara ditunda karena kebijakan pemerintah salah satunya menghindari interaksi di banyak orang atau kerumunan,” kata Isnanta terpisah.

Skuat bulutangkis Indonesia yang baru kembali dari Inggris kini menjalani karantina di asrama Pelatnas Cipayung. Kevin Sanjaya Sukamuljo dkk akan dikarantina selama 14 hari.

UN Ditunda Karena Imbas Corona, Dari DKI hingga Bali

BOGORDAILY – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama sejatinya digelar hari ini. Namun, ada daerah yang menunda ujian itu karena wabah virus Corona COVID-19.

Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Abdul Mu’ti mengatakan Kem1enterian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengatur penundaan Ujian Nasional (UN) untuk siswa-siswi SMA dan sederajat.

Penundaan UN hanya berlaku untuk daerah yang menetapkan kondisi darurat COVID-19. Pada hari ini, ada daerah yang tetap menggelar UNBK dan ada juga yang menundanya.

Seperti diketahui, Ujian Nasional tahun 2020 akan dimulai pertama kali di jenjang SMK pada tanggal 16-19 Maret 2020. Adapun jadwalnya sebagai berikut:

1. UN SMK/MAK pada tanggal 16-19 Maret 2020.

2. UN SMA/MA Sederajat pada tanggal 30 Maret-2 April.

3. UN Pendidikan Kesetaraan Program Paket C/Ulya pada tanggal 4-7 April 2020.

4. UN SMP/MTs pada tanggal 20-23 April 2020.

5. UN Pendidikan Kesetaraan Program Paket B/Wustha pada tanggal 2-4 Mei 2020.

Berikut daftar UNBK yang digelar dan ditunda di daerah gegara virus Corona:

Maluku

Gubernur Maluku Murad Ismail memutuskan tidak meliburkan SMA/SMK di Maluku karena belum ada indikasi virus Corona.

Bahkan, Murad juga meluncurkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Negeri 5 Ambon.

Murad menyampaikan itu dalam konferensi pers penanganan dan pencegahan virus Corona COVID-19 yang digelar di kantor Gubernur Maluku, Ambon, Senin (16/3/2020). Murad menjelaskan pengunduran UNBK akan membuat masyarakat Maluku menjadi cemas.

“Telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Pendidikan mengatakan sama kita, mau tunda atau melaksanakan ujian untuk SMK tadi pagi, tapi menurut pertimbangan kalau kita mengundurkan kecuali di Maluku sudah ada yang terindikasi virus Corona, kalau ujian tadi pagi kita mundurkan ini apakah ini tidak mencemaskan masyarakat Maluku?” kata Murad.

Murad menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kemendikbud terkait kondisi saat ini.

Murad akan meliburkan semua sekolah di Maluku. Namun hingga kini, katanya, belum ada yang terindikasi Corona di Maluku.

Lamongan

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMK di Jatim tetap berlangsung hari ini. Salah satunya UNBK di Lamongan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Lamongan Sri Yuliasih mengatakan, langkah-langkah pencegahan virus corona telah disosialiasasikan dan telah dimulai sebelum pelaksana UNBK.

Beberapa langkah tersebut di antaranya adalah sebelum memasuki ruang kelas, para siswa diwajibkan melakukan cuci tangan dan menjalani pemeriksaan suhu tubuh.

Sementara Bupati Lamongan Fadeli saat sidak meminta agar para guru dan pengawas ujian memberikan toleransi kepada siswa untuk menjalankan prosedur pencegahan Corona sebelum mengerjakan soal ujian.

“UNBK SMK di Lamongan tahun ini diikuti 6.055 siswa dari 76 lembaga, baik negeri maupun swasta dengan jumlah peserta lembaga yang mandiri ada 72, yang menggabung ada 4 lembaga Jadi total ada 76 lembaga,” terangnya.

Makassar

Ribuan siswa SMK di Sulawesi Selatan (Sulsel) tetap menjalani ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di tengah wabah virus Corona. Ujian ini tidak akan dihentikan hingga ada instruksi dari Pemprov Sulsel.

“Sekarang ini kan ujian SMK, saya masih menunggu arahan dan petunjuk Bapak Gubernur. Sebentar ini kan ada pertemuan kebetulan ini kan sementara berlangsung UNBK, sekarang ini ujian hari pertama SMK,” kata Plt Kepala DInas Pendidikan Sulsel Basri kepada detikcom, Senin (16/3/2020).

Basri mengaku baru saja berkeliling meninjau pelaksanaan UNBK di Makassar. Menurutnya, ujian berlangsung lancar.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Sulsel, jumlah siswa SMK yang melaksanakan UNBK sebanyak 4.067 orang. Pada 30 Maret ke depan, UNBK untuk SMA akan diikuti 19.306 orang di Sulsel.

Jakarta dan 4 Daerah Lain Ditunda

Kemendikbud menyebut ada sebanyak 5 daerah yang menunda pelaksanaan UN dalam rangka antisipasi pencegahan virus Corona COVID-19.

“Info dari beberapa daerah yang UN ditunda (adalah) DKI Jakarta, Jawa Tengah (Jateng), Jawa Barat (Jabar), Banten, Bali,” kata Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kemendikbud Muhammad Bakrun saat dihubungi detikcom, Senin (16/3/2020).

“Pastinya (jadwal UN susulan) menunggu dari BSNP dan Balitbang (Kemendikbud),” ujar Bakrun.

Bakrun mengatakan proses pelaksanaan UN susulan di lima daerah tersebut akan menunggu keputusan dari BSNP. Sementara itu, Bakrun mengatakan UN tetap dilaksanakan sesuai jadwal di luar 5 daerah tersebut.

Bakrun mengatakan selama masa pandemi corona, sekolah peserta UN diharapkan melakukan tindakan antisipasi penyebaran virus corona. Pelaksanaan UN harus merujuk pada Surat Edaran Kemendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19) pada Satuan Pendidikan serta surat edaran terkait pencegahan virus corona dari pemerintah daerah masing-masing.

“Sesuai dengan surat Mendikbud dan surat masing-masing kepala daerah,” ucap Bakrun.

HUT ke 101, Damkar Kabupaten Bogor Krisis Personil

BOGOR DAILY – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, masih kekurangan armada. Hal itupun diakui oleh Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Ma’mur, usai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Damkar ke 101 di Lapangan Bumi Tegar Beriman.

Ma’mur mengatakan, saat ini Damkar Kabupaten Bogor hanya mempunyai 29 armada. Jumlah itu masih kurang, jika dibandingkan dengan tata letak wilayah Kabupaten Bogor yang mempunyai 40 kecamatan dan 435 desa dan kelurahan.

“Kendaraan kita juga ada 29, dan ini masih kurang minimal ada 100 armada. Semoga kedepannya bisa terpenuhi,” katanya, kepada Bogordaily.net, Selasa (18/3/2020).

Tidak hanya armada saja yang saat ini dibutuhkan oleh Damkar Kabupaten Bogor, personil juga lanjut mantan Sekretaris Damkar tersebut, sangat dibutuhkan. Karena, saat ini personil Damkar di Bumi Tegar Beriman hanya berjumlah 300 personil.

“Personil kita masih butuh, karena memang merujuk ke permen PU. Kita sangat kurang, seharusnya ribuan, tapi sekarang baru kurang libih 300 personil,” akunya.

Pria yang mengenakan kaca mata in mengaku, saat ini Damkar Kabupaten Bogor baru mempunyai delapan sektor. Menurutnya, pada 2020 ini jika tidak ada kendala akan memiliki satu lektor lagi yaitu di Kota Wisata untuk menangani wilayah Timur Kabupaten Bogor.

“Di Ciampea juga kita butuh untuk wilayah Bogor Barat Kabupaten Bogor. Memang target menuju lokasi peristiwa 15 menit, tapi kita masih terhambat dengan kondisi jarak wilayah Kabupaten Bogor ini kan luas. Sqaat ini kita baru mencapai 20-25 menit menuju lokasi kejadian,” ucapnya.

Ia berharap, di HUT Damkar tahun depan bisa dilaksanakan tingkat Nasional di Kabupaten Bogor. “Kita berharap kedepannya ultahnya bukan tingkat Jabar, saja tapi tingkat nasional di Bogor,” tukasnya. (Andi).