Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 8415

Ini Amalan Doa Minta Hujan Lebat Berhenti

BOGORDAILY- Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti diriwayatkan dalam sejumlah hadits memberikan tuntutan tentang doa-doa ketika turun hujan. Ada sejarahnya sehingga umat Islam dianjurkan membaca doa saat hujan turun, hujan disertai petir juga ketika hujan sedang berhenti.

Suatu hari, ketika terjadi hujan lebat, wajah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang biasanya cerah bersinar mendadak berubah. Wajah sang penghulu rasul yang lemah lembut itu mendadak pucat. Wajah putra Abdullah bin Abdul Muthalib itu akan kembali cerah bersinar setelah hujan reda.

Aisyah radhiyallahu anha sang istri pun bertanya kepada Rasulullah,””Ya Rasulullah, apabila terlihat awan mendung semua orang merasa gembira karena menandakan hujan akan turun, tetapi mengapa engkau justru terlihat ketakutan?”

Kepada Aisyah binti Abu Bakar, Rasulullah SAW pun menjawab, “Wahai Aisyah, bagaimana saya dapat meyakini bahwa angin kencang dan awan mendung itu bukan mendatangkan adzab dari Allah? Kaum `Ad telah dibinasakan oleh angin topan. Ketika mereka melihat awan mendung, mereka gembira karena mengira akan segera turun hujan. Padahal bukan hujan, melainkan adzab Allah untuk membinasakan mereka.”

Doa ketika turun hujan

Diriwayatkan dalam hadits Bukhari nomor 1032, dari Ummul Mukminin, Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan:

‘Allahumma shoyyiban nafi’an’.”

Artinya : Ya Allah, turunkan lah pada kami hujan yang bermanfaat

 

Doa Ketika Turun Hujan Lebat

Kisah di atas diriwayatkan dalam Hadits Al-Bukhari di Kitab Awal Penciptaan. Berdasarkan Hadist Riwayat Bukhari, berikut ini doa ketika turun hujan lebat yang pernah dibaca Rasulullah SAW:

 

Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

Artinya : Ya Allah, turunkan lah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.

 

Doa Ketika Hujan Disertai Angin Kencang

Imam Muslim dalam salah satu hadits meriwayatkan bahwa saat hujan disertai angin kencang Rasulullah SAW membaca sebuah doa angin kencang berikut ini:

Alloohumma innii as-aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih. Wa-a’uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih

Artinya: “Ya Allah, saya memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirim bersamanya. Dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya.”

Doa Ketika Hujan Disertai Petir

Diriwayatkan dalam hadits Imam Malik, Nabi Muhammad SAW membaca doa ketika hujan diawali atau disertai petir berikut ini:

Subhaanalladzii yusabbihur ro’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatih.

Artinya: Mahasuci Allah yang dengan memuji-Nya bertasbih lah halilintar dan juga para malaikat karena takut kepadaNya.

Doa Meminta Hujan Berhenti

Hujan deras yang turun selama beberapa hari telah merendam sebagian wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Di zaman Rasulullah SAW juga pernah terjadi hujan deras selama beberapa hari. Akibatnya banyak akses jalan terputus, stok makanan membusuk dan aktivitas umat terhambat.

Nabi kemudian memanjatkan doa pada Allah SWT untuk menolong umatnya:

Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari

Artinya: “Ya Allah, turunkan lah hujan di sekitar kami, bukan yang untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, sebagian anak bukit, perut lembah, dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.” (HR Bukhari). (bdn)

Lagi! Dua Makam di Mulyaharja Terbawa Longsor

BOGOR DAILY- Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor kembali menyebabkan terjadinya peristiwa makam tergerus longsor. .Kali ini kejadian tersebut terjadi di Kampung Cibeureum, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.  Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Priyatnasyamsah mengatakan, longsor menerjang tebing tanah wakaf permakaman.

“Longsoran dengan lebar 12 meter tinggi 7 meter, 2 makam terbawa longsor hingga jatuh ke Kali Cibereum dan terbawa hanyut,” ujar Priyatna dihubungi Ayobogor.com, Minggu (1/2/2020) malam.

Dia mengatakan, peristiwa tersebut disebabkan oleh arus kali yang deras sejak Jumat (28/2/2020) malam. Menurut Priyatna, petugas telah melakukan koordinasi dengan kelurga jenazah makam tergerus longsor untuk dilakukan evakuasi.

“Koordinasi dilakukan pihak RT dan RW setempat dengan ahli waris serta Kelurahan Mulyaharja dan Kecamatan Bogor Selatan,” katanya. Seperti diketahui peristiwa makam tergerus longsor sebelumnya juga terjadi di Kampung Nanggerang, Kecamatan Bogor Selatan. Di wilayah itu tercatat ada 4 makam yang terbawa longsor.

Mau Tau? Lima Alasan untuk Hidup Mulia di Asna Mulia Dramaga

Bogor Daily – Mendapatkan lingkungan yang sesuai dengan kaidah syariah adalah cita-cita dan mimpi setiap muslim, dalam memilih lingkungan haruslah tepat karena lingkungan yang baik akan menjadi faktor utama penentu pola hidup dan tumbuh kembang generasi yang akan datang yaitu anak-anak kita semua.

Asna Mulia Dramaga menangkap peluang tersebut dan terus masif mengkampanyekan gerakan hidup bermasyarakat guna mewujudkan mimpi tersebut.

Ihsanul Muttaqien salah satu Owner Asna Mulia Dramaga yang juga menjabat Sekretaris Kantor Pusat Komunitas Developer Property Syariah atau DPS menjelaskan bahwa keberadaan Asna Mulia Dramaga adalah perwujudan cita-cita dan mimpi kita semua untuk hidup mulia dengan menciptakan kawasan Perumahan Syariah yang diberi nama Asna Mulia Dramaga.

“Tentu, ada lima alasan utama untuk memilih hidup mulia di Asna Mulia Dramaga, In Syaa Allah menjadi pilihan terbaik anda semua.” Ujar Ihsanul.

Lima alasan untuk hidup mulia di Asna Mulia Dramaga tersebut diantaranya adalah :

1. Harga paling murah dengan lokasi yang sangat strategis.
2. Bisa dicicil hingga 3 tahun dan skema 100% halal, tanpa bank, tanpa riba, tanpa denda dan tanpa akad yang bermasalah.
3. Lokasi di dalam cluster perumahan dan suasana sangat sejuk asri.
4. Legalitas aman, konsumen akan mendapatkan SHM.
5. Sangat cocok untuk investasi atau bisa dibangun rumah bahkan bisa dibangun villa.

Asna Mulia Dramaga sendiri berada di Jalan Raya Cibadak, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Jarak dari lokasi ke Kampus Utama IPB Dramaga hanya 5 Kilometer, dekat dan bergengsi.

“Ayo kita bersama-sama mendukung dan mewujudkan kawasan Mulia di Asna Mulia Dramaga, Aamiin yaa Rabbal Aalaamiin.” tutup Ihsanul Muttaqien.

(Red-ABK).

DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI KANKER SEDUNIA (HKS) TAHUN 2020

Bogor Daily – Apabila disebut kanker, sebagian dari kita merasa ngeri membayangkan. Betapa tidak, penyakit ini menjadi semacam hantu yang bisa dating tiba-tiba. Mengapa demikian, ternyata penyakit kanker menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Terdapat 9,6 juta kematian yang diakibatkan oleh kanker pada tahun 2018. Pada tahun 2018 juga bisa dianalogkan 1 dari 6 kematian terjadi akibat kanker.

Dari beberapa literature, misalnya menurut Globocan pada tahun 2018, di Indonesia tercatat kasus baru kanker sebanyak 348.809 kasus.  Dari jumlah tersebit 207.210 orang diantaranya berakir dengan kematian. Catatan lain menyebutkan bahwa diperkirakan 70% dari seluruh kematian yang diakibatkan oleh penyakit kanker, terjadi di Negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Di Indonesia, Badan pengelola jamian Sosial (BPJS) bidang kesehatan menyebut penyakit kanker merupakan salah satu penyakit katastropik, yaitu penyakit penyakit yang mengancam jiwa dan memerlukan pembiaya tinggi dalam penanganannya. Apabila diurutkan tingginya biaya penanganan, penyakit kanker menempati urutan ketiga setelah penyakit jantung dan gagal ginjal. 

Berdasarkan riset kesehatan dasar yang dilakukan oleh kementrian kesehatan pada tahun 2018, besarnya penyakit kanker bisa digambarkan dengan angka prevalensi, yaitu sebesar 1,79 per 1000 penduduk. Yang dapat diartikan bahwa setiap 1000 penduduk hampir 2 orang terkena penyakit kanker ini. Angka ini ternyata telah meningkat jika dibandingkan dengan hasil penelitian serupa yang dilakukan ditahun 2013. Tahun 2013 prevalensi kanker sebesar 1,4 per 1000 penduduk.  Sebagian besar kasus kanker terjadi pada perempuan. Jumlah kasus kanker yang tertinggi pada perempuan adalah Kanker Payudara yaitu sebesar 42,1 per 100.000 penduduk. dengan rata-rata kematian 17 per 100.000. Disusul dengan Kanker Leher Rahim sebesar 23,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 13,9 per 100.000 penduduk.

Di Kota Bogor, jumlah penderita kanker thn 2019 tercatat sebanyak 423 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 226 orang adalah penderita kanker Payudara, sebanyak 35 orang adalah kanker Leher Rahim dan kanker ovarium. Ada juga penderita kanker darah sebanyak 23 orang dan kanker lainnya sebanyak 139 orang. Sebanyak 45 orang kondisinya  dinyatakan berada pada stadium lanjut. Stadium lanjut adalah suatu kondisi dimana penyakit ini sudah mencapai tingkat keparahan yang tertinggi. 

Apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah kota Bogor terhadap HAntu yang satu ini? Pada tahun 2016 Pemerintah Kota Bogor bersama pemangku kepentingan telah mencanangkan komitmen luhur yaitu menjadikan Kota Bogor sebagai Kota Peduli Kanker dan Paliatif. Paliatif adalah suatu kondisi dimana penyakit kanker secara teori sudah tidak dapat disembuhkan. Komitmen ini tidak hanya kesepakatan saja namun juga telah diwujudkan melalui berbagai  aksi nyata. Pada bulan Desember tahun 2018 Walikota Bogor telah menerbitkan Peraturan Walikota Nomer :440.45-284  perihal Tim Paliatif Kota Bogor. Disusul dengan  RSUD Kota Bogor menyusun kebijakan manajemen perihal Tim Paliatif Rumah Sakit disertai penyusunan norma, pedoman serta pengembangan kapasitas dokter dan tenaga medik RSUD Kota Bogor.

Dalam rangka Hari Kanker Sedunia (HKS) yang diperingati setiap tanggal 4 Februari setiap tahunnya, tahun 2020 ini mengambil Tema : I am and I will.  Secara awam dapat diterjemahkan “saya, dan saya mau” yang bermakna kepedulian terhadap kanker dimulai dari saya. Tema ini bertujuan untuk mengajak semua pihak agar menjalankan perannya masing-masing untuk mengurangi beban akibat penyakit kanker. 

Yayasan KAnker Indonesia (TKI) Kota Bogor bekerjasama dengan Dinas Kesehatan kota Bogor mengadakan peringatan hari kanker seduania dengan menggelar kegiatan Lomba Cerdas Cermat Kecamatan dan Komunitas se-Kota Bogor. Kegiatan  ini bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk peduli dan mendukung upaya pencegahan dan pengendalian Kanker. Karena pengendalian kanker hanya berhasil jika dilakukan secara terintegrasi dan menyeluruh, dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat antaralain instansi terkait, organisasi profesi, Institusi pendidikan, LSM, masyarakat dan swasta. 

Dengan kegiatan Lomba Cerdas Cermat ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat kota Bogor mengenai pentingnya perilaku hidup sehat maupun deteksi dini Kanker, guna memperoleh keberhasilan pengobatan Kanker ; diharapkan masyarakat akan lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran individu terhadap kanker dan mendorong individu untuk mengambil peran dalam pengendalian kanker. Adapun thema dari Lomba Cerdas Cermat ini adalah “ Edukasi kunci pencegahan kanker”.

Ini Yang Dikagumi Walikota Bogor dari Ormas NU

BOGORDAILY- Walikota Bogor Bima Arya turut hadir dalam acara Pembukaan Bahtsul Masail Pra Munas dan Konbes NU 2020 yang berlangsung di PP Al-Falakiyah, Pagentongan, Kota Bogor.

Dalam sambutannya, orang nomor satu di Kota Bogor ini menyampaikan kekagumannya pada tradisi-tradisi NU yang senantiasa dilestarikan. “Ada tiga tradisi dari NU yang begitu saya kagumi, yakni tradisi silaturahim, tradisi adat dan ilmu, serta tradisi nasionalisme,” ungkap Bima.

Menurut Bima, jika berbicara sejarah, Kota Bogor tidak bisa lepas dari peran ulama dalam menghadapi perkembangan zaman. “Saya berharap kegiatan ini menjadi sebab bertambahnya barokah bagi masyarakat Kota Bogor khususnya,” ungkap politisi PAN ini. Bima juga berharap acara ini berjalan dengan lancar dan sukses.

Sekadar diketahui, NU merupakan organisasi Islam yang mempertahankan kebaikan budaya leluhur untuk mensyiarkan syariat Islam. “Al mukhaafadzotu ‘alal qodiimis sholih, wal akhdzu bil jadiidil ashlah,” melestarikan kebiasaan lama yang baik dan mengambil hal baru yang lebih baik.

Kaidah inilah yang dipegang teguh oleh NU dalam menyikapi tradisi lama dan tradisi baru.  (*/bdn)

PBNU: Indonesia Tidak Cocok Disebut Negara Islam

BOGORDAILY- Nahdlatul Ulama (NU) merupakan pusaka warisan para wali dan kiyai Nusantara. Sebagai organisasi masyarakat Islam, NU berperan dalam keagamaan dan kebangsaan. Indonesia memiliki banyak simpul-simpul keumatan dan hal itu hanya ada di Indonesia .

“Hampir 90% umat Islam di Indonesia memiliki afiliasi madzhab dan kepercayaan masing-masing di dalam hatinya, dan itu hanya ada di negara ini tanpa mendirikan negara baru,” kata Rois Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)  KH. Masdar Farid Mas’udi  saat membuka acara Bahtsul Masail Pra Munas dan Konbes NU 2020 di Pondok Pesantren Al Falakiyah, Pagentongan, Bogor, Minggu (01/03/2020).

Indonesia memiliki kebhinekaan yang tinggi akan tetapi tetap bisa mejadi satu bangsa dan negara. “Ini bisa terjadi karena Indonesia tidak mendeklarasikan diri sebagai negara agama atau negara islam,” tambahnya.

Ketika sebuah negara sudah dijubahi agama, penguasa akan menjadi otoriter, karena merasa mewakili suatu agama. Padahal prinsip di dalam Al-Qur’an jika ditarik kesimpulan dalam bernegara adalah dapat menciptakan keadilan.

Masdar juga menegaskan bahwa bid’ah yang paling berbahaya adalah negara yang mendeklarasikan sebagai negara Islam, karena di dalam Al-Qur’an dan Hadist tidak ada.

“Negara islam itu hanya label saja, tidak ada dalam rukun islam. Dan budaya Islam di Indonesia itu yang dapat melindungi umat yang bermadzhab lain,” terang Masdar.

Meskipun Indonesia tidak disebut sebagai negara Islam, akan tetapi prinsip-prinsip yang dijadikan sebagai landasan bernegara khususnya Pancasila itu sudah sangat Islam.

“Itulah mengapa Indonesia tidak disebut negara Islam tetapi secara substansif sudah Islam. Dan semoga dengan deselenggarakannya Bahtsul Masail mampu menjadi salah satu jalan untuk menjadi solusi dalam keadilan bernegara,” tutup beliau. (*/bdn)

PBNU Gelar Bahtsul Masail di Ponpes Pagentongan Bogor

BOGORDAILY- Bahtsul Masail Pra Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Falakiyah, Pagentongan, Kota Bogor, Minggu (01/03/2020).

Dalam sambutannya, Ketua Panitia KH. Ahmad Ishomudin menyampaikan bahwa tugas ulama NU adalah membahasakan bahasa fiqh ke dalam bahasa undang-undang dan peraturan yang ada saat ini.

“Upaya untuk membahasakan ilmu fiqih ke dalam nilai sosial ini disebut bahtsul masail. Salah satu masalah terkini kaum muslimin adalah tak sedikit orang yang mengaku atau dianggap sebagai ustadz atau kyai hanya dari penampilannya. Misal seperti yang berjenggot dan yang berjubah. Akan tetapi ilmu dalam pemahaman agama tidak begitu dalam. Salah dalam membaca Alquran apalagi menafsirkannya,” ungkap Kiai Ishomudin.

Peserta Bathsul Masail Pra Munas Alim Ulama di Ponpes Pagentongan, Bogor, Minggu (01/03/2020).

Kiai Ishom melanjutkan, memang benar kita harus memahami fitrah manusia memiliki kekurangan dan kelebihan. Namun pengertian tersebut tidak dapat diterima jika yang melakukan kesalahan adalah seorang ustadz atau kyai yang ditokohkan masyarakat. Hal inilah yang menjadi salah satu latar belakang dibutuhkannya bahtsul masail.

Kiai yang juga menjabat sebagai Rais Syuriah PBNU ini menerangkan, kegiatan bahtsul masail secara umum memiliki empat fungsi, di antaranya: fungsi llmiah, fungsi silaturahim, fungsi konsolidasi dan fungsi kaderisasi.

“Bahtsul Masail adalah wadah regenerasi ulama NU yang cerdas dan berbobot dalam bidang ilmu agama dari berbagai pesantren. Dengan demikian generasi muda NU diharapkan dapat menghidupkan eksistensi NU di masa mendatang,” tutup Gus Ishom—sapaan akrabnya.

Bahtsul Masail Pra Munas dan Konferensi Besar NU 2020 ini merupakan rangkaian dari acara Munas Alim Ulama dan Konbes NU yang diselenggarakan di PP Al-Anwar, Sarang, Rembang pada 18-19 Maret 2020 mendatang.

Dalam acara ini hadir sekitar 400 undangan yang terdiri atas Pengurus Besar NU, Pengurus Wilayah NU se-Jawa dan Lampung, Pengurus Lembaga Bahtsul Masail, Walikota Bogor, dan MWC NU Kabupaten serta MWC NU Kota Bogor. Selain itu, acara ini juga dihadiri sekitar 1.000 hadirin meliputi warga nahdliyin di sekitar Bogor serta para santri. Acara Bahtsul Masail resmi dibuka oleh KH. Masdar secara simbolis dengan pemukulan bedug dan ditutup doa oleh KH. Fuad Fitrie. (*/bdn)

Main di Sungai, Bocah 11 Tahun Hanyut Terbawa Arus Kali Ciapus Bogor

BOGORDAILY – Seorang bocah warga Kampung Ciapus, RT01/03, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, bernama Muhammad Alvin (11) hanyut terbawa arus Kali Ciapus pada Sabtu (29/2/2020) kemarin.

Ketika dikonfirmasi Bogordaily.net, Kepala Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciapus, Sri Widiarti, membenarkan, bahwa ada salah seorang warganya yang bernama Muhammad Alvin (11) terbawa arus Kali Ciapus pada pukul 14:00 WIB Sabtu (29/2/2020) kemarin.

“Ia benar mas, warga saya baru laporan hari ini Minggu (1/3/2020) kepada saya,” katanya.

Sri sapaan akrabnya mengungkapkan, ada sekitar 13 anak yang bermain di pinggir Kali Ciapus, salah satunya yaitu Muhammad Alvin (11). Pada saat itu, hujan yang mengguyur wilayah Ciomas dengan intensitas tinggi.

“Mungkin rencananya mereka mau mandi, salah satunya itu temannya atas nama Muhammad Alvin terpeleset di Kali Ciapus itu,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, adanya laporan ke pihak Polsek Ciomas dan Desa Sukamakmur pada tadi Pukul 14:00 WIB. Alasan teman-temannya Muhammad Alvin lanjut Sri, ketika ingin memberitahukan kepada pihak orang tua korban tidak berani.

“Mungkin takut, sehingga setelah dicari-cari dan anak-anak ini bercerita kepada orang tuanya bahwa Alvin ini hanyut kemarin siang, barulah ada laporan kepihak kami saat ini,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini pencarian terhadap korban yaitu Muhammad Alvin sedang dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor dan Tim SAR.

“Alhamdulillah, sekarang sudah ditangani oleh BPBD dan Tim SAR,” tukasnya. (Andi)

Bima Arya Akan ‘Hancurkan’ 635 Angkot di Kota Bogor

BOGORDAILY – Pemerintah Kota Bogor akan mengurangi kendaraan angkutan perkotaan (Angkot) sebanyak 635 dari 1270 angkot yang ada di pusat Kota Hujan tersebut.

Hal itupun diungkapkan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya, usai melakukan rapat dengan Dinas Perhubungan Kota Bogor mengenai pengurangan kendaraan angkutan umum yang dilaksanakan di Paseban Sri Bima, Minggu (1/3/2020).

Menurut orang nomor satu di Kota Bogor itu, pengurangan transportasi angkutan umum tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengurangi kemacetan dengan menerapkan sistem 2.1.

“Jadi ini tahapan transportasi di Kota Bogor. Mengurangi kemacetan dan mensejahterakan para pengusaha pengemudi angkot dengan program nya yaitu 21. Yang berarti dua angkot yang sudah 20 tahun akan dihancurkan dan tidak beroperasi kembali. Dan menjadi satu angkot lebih baik,” katanya kepada Bogordaily.net.

Menurutnya, ada sebanyak 1270 angkot di pusat kota yang usianya sudah diatas 20 tahun. Bima mengatakan, dari total tersebut setengahnya akan dilakukan penghancuran beberapa bulan kedepan.

“Setengah nya akan dihancurkan sekitar selama beberapa bulan kedepan akan dilaksanakan bertahap. Dengan membesituakan angkot ini. Sehingga angkot di pusat kota bisa berkurang setengah nya dan nanti angkot yang sudah satu itu, itupun akan ada opsi lain dan tahapan lain,” ungkapnya.

Bima menjelaskan, pengurangan angkot tujuannya untuk mempercepat kehadiran mode transportasi baru di Kota Bogor yaitu Trem dan transportasi penunjang yaitu bus.

“Nantinya di pusat kota tidak ada lagi kemacetan, di pusat kota ini nantinya akan menjadi bus dan Trem dan Angkot hanya menjadi feeder saja,” tukasnya. (Andi)

Curhatan Zikria Dzatil setelah Keluar dari Tahanan Polrestabes Surabaya

BOGORDAILY – Zikria Dzatil, yang dilaporkan karena penghina Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kapok bermain media sosial.

Ia tidak mau lagi berurusan dengan hukum gara-gara kealpaannya di media sosial (Medsos).

“Kapok saya. Tidak akan pernah saya main Medsos lagi. Banyak setannya di Medsos itu,” kata Zikria di kediamannya di Mutiara Bogor Raya, Kota Bogor kepada wartawan.

Ibu tiga anak ini mempunyai dua akun media sosial, yakni Facebook dan Instagram. Sang suami, Daru Asmara Jaya, pun sempat ngomel dan melarang dia bermain Medsos. Alasannya karena di media sosial banyak berita bohong atau bernada provokasi.

Zikria pun berencana mematikan semua akun media sosialnya. “Kecuali hanya untuk mencari konten yang bermanfaat. Tapi sekarang mah, saya tidak mau. Kalau bisa semua keluarga saya tanpa medsos,” ucapnya.

Zikria kini bisa bernafas lega sebab mendapatkan penangguhan penahanan dari Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya. Wali Kota Tri Rismaharini pun sudah memaafkan pernyataan Zikria di media sosial.

Akibat menuliskan status yang menyinggung Wali Kota Surabaya, Zikria sempat dijerat Pasal 45A ayat 2 Jo Pasal 28 ayat 2 dan Pasal 45 ayat 3 Jo Pasal 27 ayat 3 UU Nomor 19 tahun 2016, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE. Ia di ancam hukuman masing-masing 6 tahun dan 4 tahun penjara.

Selain itu Zikria juga dijerat Pasal 310 KUHP ayat 1 dan 2, tentang pencemaran nama baik, dengan ancaman hukuman penjara 1 tahun 4 bulan atau 9 bulan penjara. “Untuk itu saya sangat bersyukur sudah dikabulkan penangguhan penahanan saya. Harapan sih, semoga SP3 dan saya selamanya di sini bersama anak-anak,” ucap Zikria.

Ia menyatakan mendapat banyak pelajaran dari kasus tersebut. Zikria pun berpesan kepada masyarakat agar bijak dan hati-hati saat berselancar di media sosial. Menurut dia, Medsos mempunyai sisi positif dan negatif.

“Kalau kata ibarat mah, lidahmu harimaumu. Tapi kalau di Medsos, tanganmu harimaumu. Jadi bijak, kalau perlu gak usah medsos-medsosan deh,” kata Zikria Dzatil.(*)