Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 8424

BPJS Kesehatan Cabang Kota Bogor Targetkan Peserta JKN 100 Persen

0

BOGOR DAILY – BPJS Kesehatan Cabang Kota Bogor menargetkan seluruh warga Kota Bogor bisa terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal itupun diungkapkan oleh, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Bogor, Fahrurozi saat ditemui di kantornya oleh Bogordaily.net, Kamis (27/2/2020).

Ia mengatakan, untuk dari BPJS Kesehatan Cabang Kota Bogor sendiri menargetkan semua warga Kota Hujan bisa terdaftar di JKN. Atau minimalnya sekitar 90 persen dari jumlah penduduk yang ada.

“Target kalau di BPJS kita selebihnya kan supaya universal coverage atau sistem perawatan kesehatan di mana semua penduduk dari wilayah Kota Bogor dijamin aksesnya ke perawatan kesehatannya, minimalnya 90 persen penduduk yang masuk. Itu target kami,” katanya.

Akan tetapi, Fahrurozi, menjelaskan, hal itu merupakan kewajiban Pemerintah Kota Bogor memiliki kuota berapa untuk peserta JKN ini. Pihaknyapun, sampai saat ini masih menunggu yang sudah terdaftar di Kota Bogor ada berapa. Karena, jika mengenai pendataan itu adalah kewenangan dari Pemkot Bogor.

“Tapi kan ada yang didaftarkan oleh pemerintah daerah, nah itu peran Pemkot punya kuwota berapa? Misalnya 200 ribu , kita menunggu sesuai dengan kuwota itu, dari kami BPJS hanya menyampaikan saja yang sudah terdaftar di Kota Bogor, karena kami tidak ada wewenang melakukan pendataan kepada orang,” tukasnya.

Sekedar informasi, data yang didapat Bogordaily.net, dari jumlah penduduk di Kota Bogor sebanyak 1.029.184 jiwa yang terdaftar BPJS Kesehatan baru mencapai 968.017 jiwa. Artinya, data itu masih jauh jika harus semua warga Kota Bogor mendapatkan JKN. (Andi).

ODGJ di Kota Bogor Mencapai 1.377 Orang

0

BOGOR DAILY – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nomo Retno, menyebutkan,  pada 2019 jumlah Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kota Bogor mencapai 1.377 orang.

“ODGJ di Kota Bogor yang ditemukam dan diobati sebanyak 1.377 orang,” katanya.

Menurut Retno, jumlah itu lebih sedikit dari tahun sebelumnya yang mencapai 1.540 orang atau sekitar 0,14 persen dari jumlah penduduk di Kota Bogor sebanyak 1.029.184 jiwa.

“Prevalensi ODGJ (riskesdas 2018) 0,14%. Jadi prediksi sekitar 1.540 orang. Jumlah tahun 2019 bukan berarti menurun, artinya bila dibandingkan dengan prevalensi, masih ada pasien ODGJ yang belum ditemukan atau belum periksa. Sehingga, belum terdata oleh kita,” ungkapnya.

Ia pun berharap agar masyarakat memiliki kesadaran untuk meningkatan pengetahuan tentang gangguan jiwa dan kesadaran dalam memeriksa kesehatan.

“Perlu ditingkatkan sosialisasi kepada masyarakat, agar peningkatkan pengetahuan tentang gangguan jiwa dan kesadaran memeriksakan kesehatannya ke fasilitas kesehatan,” tukasnya. (Andi).

Empat Ruko di Lawang Seketeng Pasar Bogor Ludes Terbakar

0

BOGOR DAILY-Empat ruko yang berada di Pasar Lawang Seketeng, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor hangus terbakar, Kamis (27/2/2020).

Informasi yang didapat Bogordaily.net dari salah satu warga Bogor yaitu, Didit Galung, mengungkapkan, peristiwa kebakaran terjadi pada pukul 04:00 WIB yang menyebabkan empat ruko terbakar.

“Api awalnya dari kebakaran toko yang memang berisi barang mudah terbakar, serta bangunan dak di lantai dua dari kayu, maka diduga yang menjadikan objek kebakaran. Jam 04:00 WIB kang kebakarannya menjadi 4 toko terbakar habis,” katanya kepada Bogordaily.net.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Satuan Polisi Pamong Praja, Marse Hendra Saputra, membenarkan peristiwa kebakaran yang mengebabkan empat ruko hangus dilahap api.”Dugaan konsleting listrik,” singkatnya.

Menurut Marse, peristiwa kebakaran tersebut sudah dalam penanganan. Selain itu, untuk menangani kebakaran tersebut, lanjut Marse mengungkapkan pihaknya menerjunkan 6 unit Pemadam Kebakaran.

“Untuk kerugiannya masih dihitung,” singkatnya. (Andi).

No Deposit Bonus Deutsch – Eine gute Möglichkeit, Casino-Glücksspiele zu spielen

0

No Deposit Bonus German ist eine Seite mit den neuesten No Deposit-Spielen. Es ist eine sehr aufregende Seite, auf der ihre Mitglieder aus einer erstaunlichen Auswahl an Online-Casino-Seiten auswählen können.

spielautomaten museum bruchsal

Die meisten Online-Glücksspielseiten bieten zusätzliche Boni an, die auf Ihrem anfänglichen Einzahlungsbetrag basieren. Es gibt eine Reihe von Willkommensboni, die oft nur Veteranen angeboten werden.

Jadwal Pekerjaan Cathy Sharon Terganggu Gara-gara Banjir

0

BOGORDAILY – Banjir yang menggenangi Jakarta kemarin juga berdampak pada Cathy Sharon. Jadwal pekerjaannya terganggu gara-gara banjir.

“Sebenarnya ada tadi pagi (kemarin). Saya dari arah Kapuk untuk foto, tapi ternyata makeup artist-nya nggak bisa keluar dari arah Kemang. Kebetulan dia tinggal di daerah Kemang,” kata Cathy Sharon saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020).

“Akhirnya sesi fotonya harus kita reschedule. Jadi pastinya pekerjaan saya tadi pagi direschedule,” tambahnya.

Cathy mengaku prihatin dengan banjir yang makin sering terjadi. Dia berharap banjir cepat surut.

“Kalau saya prihatin sih. Maksudnya kota Jakarta seperti ini banjirnya. Saya hanya bisa mendoakan yang terbaik buat teman-teman yang kebanjiran. Semoga cepat surut dan juga problema kebanjiran ini bisa cepat teratasi,” ucap Cathy.

Hingga Rabu (26/2) pukul 06.00 WIB, terdapat 142 RW yang masih terendam. Titik tertinggi banjir berada di Cawang, Jakarta Timur.

Gelar Seminar B right Day, Wardah Sasar Kaum Milenial

BOGORDAILY – Siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Cigombong, Jl. Mayjen HR. Edi Sukma No27, mengikuti Seminar B right Day bersama Wardah kosmetik, Rabu (26/2/20). Pada kesempatan itu, para siswi mendapatkan pemahaman tentang publik speaking serta tips perawatan kesehatan kulit.

Seminar berlangsung mulai pukul 10:30 WIB di aula sekolah, diikuti seluruh siswi kelas X, XI dan XII dari berbagai jurusan. Para siswi tampak antusias untuk mendapatkan pencerahan agar dapat meningkatkan kemampuan personalitasnya, serta memenuhi rasa ingin tahunya tentang bagai mana merawat kecantikan kulit dan wajah. Pada kesempatan itu, para siswi mendapat pembekalan yang disampaikan Demand Creator Officer Wardah, Umu Rohmah.

Umu Rohmah menjelaskan kegiatan tersebut dilakukan secara nasional di sejumlah kota di tanah air. Bersama team, lanjut Umu Rahma, pihaknya akan menghelat kegiatan yang sama di 8 sekolah di Kota maupun Kabupaten Bogor.

“Selanjutnya kita akan menghelat kegiatan di Kota Depok,” ucap Umu Rahma.

Disampaikan Umu Rahma, melalui penyampaian materi Publik Speaking, diharapkan para siswi bisa lebih percaya diri untuk menyampaikan pendapaynya di muka umum. Selain itu, lanjut Umu, diharapkan para siswi juga mau terus menimba ilmu untuk menambah wawasan mereka.

“Adik-adik ini bisa lebih percaya diri berbicara didepam publik,” kata Umu.

Sedangkan untuk perawatan kulit, ucap Umu, para siswi mendapat pengetahuan tentang perawatan minimal apa saja, yang harus dilakukan pada saat pagi dan malah hari, sehingga kulit mereka tetap terjaga kesehatannya.

“Pada kesempatan ini mereka bisa melakukan tes kondisi wajah. Dari hasil tes bisa diketahui kondisi kulit wajah mereka,” papar Umu.

Selain para siswi, belakangan para guru perempuan juga ikut menganti untuk menyaksikan sejumlah produk perawatan wajah dari Wardah. Tanpa sungkan, baik murid dan para guru mencoba bergantian beberapa produk yang sudah disiapkan panitia.

Selain memberikan materi, pada seminar itu seiswi mengikuti sejumlah permainan berhadiah. Terakhir mereka dihibur oleh penampilan Banyu and Friend sebagai penutup. (bdn)

Duka BCL Belum Sirna, Seminggu Ashraf Meninggal

0

BOGORDAILY – Tujuh hari lebih sudah suami Bunga Citra Lestari, Ashraf Sinclair pergi untuk selamanya. Hingga saat ini, sahabat pun masih terus setia menemani Bunga.

Terlebih saat tahlilan tujuh harian kepergian Ashraf. Salah satu yang selalu ada adalah Rossa.

Rossa mengatakan selama ini selalu menemani BCL. Ia mengatakan, satu jam setiap hari, selalu mengusahakan menemani BCL.

“Foto jam 4 pagi,” buka Rossa dalam Instagram miliknya.

“Habis idol tadi malam kita langsung ke rumah Unge. Hampir setiap hari aku nemenin Unge at least sejam…rasanya masih sama. Berat melihat sahabat sedih, mencoba ikhlas dan belajar menata hidup kembali,” sambungnya lagi.

“Bismillah semoga Allah memberikan kekuatan bagi Unge, Noah dan keluarga. Dan Allah memberikan tempat terindah untuk ashraf, amin ya rob. Minta doanya ya guys,” beber Rossa lagi.

Dalam foto yang diunggah Rossa memang ada Maia dan teman lainnya. Semuanya datang ke rumah BCL usai menjalankan tugasnya sebagai juri di salah satu ajang pencarian bakat.

Juventus Vs Inter Milan Dipastikan Tanpa Penonton, Waspada Virus Corona

0

BOGORDAILY – Derby d’Italia antara Juventus vs Inter Milan di Liga Italia akhir pekan ini dipastikan tanpa penonton. Langkah ini diambil untuk antisipasi virus corona.

Virus corona menyebar dengan cukup cepat di Italia. Sudah lebih dari 200 kasus terjadi dengan setidaknya tujuh orang meninggal dunia akibat virus yang muncul di China tersebut.

Ancaman virus ini turut berdampak pada gelaran Liga Italia. Laga besar antara Juventus vs Inter Milan di Allianz Stadium, Senin (2/3/2020) dini hari WIB dipastikan berlangsung tanpa penonton, demikian seperti dilaporkan BBC.

Selain itu, ada empat pertandingan lain yang juga digelar tertutup. Laga-laga tersebut adalah Udinese vs Fiorentina, AC Milan vs Genoa, Parma vs SPAL, dan Sassuolo vs Brescia.

Masih ada satu pertandingan yang berada dalam status tunggu, yakni Sampdoria vs Verona. Sementara empat pertandingan yakni Lazio vs Bologna, Napoli vs Torino, Lecce vs Atalanta, dan Cagliari Roma digelar secara normal.

Akhir pekan lalu, sejumlah pertandingan Serie A sudah mengalami penundaan akibat isu serupa. Sementara Inter juga harus bertanding tanpa penonton saat menjamu Ludogorets di leg kedua babak 32 besar Liga Europa, Jumat (28/2) dini hari.

Kemendag: Banyak Pelabuhan-Pelabuhan Tikus Lolos dari Pengawasan Kami

BOGORDAILY – Indonesia menjadi tempat menggiurkan bagi pasar kosmetik. Banyak produk masuk dan diminati masyarakat. Kondisi ini semakin diperkuat dengan dukungan melalui promosi dilakukan para pesohor media sosial.

Padahal dari sekian produk kosmetik tersebut masih banyak belum memiliki izin resmi. Sehingga belum diketahui apa saja efek samping bagi kulit. Itu dikarenakan produk kosmetik ilegal tidak diberi keterangan daftar zat dipakai.

Upaya pencegahan dan penindakan terus dilakukan berbagai sinergi lembaga pemerintah. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjadi pihak paling berwenang. Mereka memiliki peran penting untuk mengendalikan peredaran barang ilegal.

Kewenangan itu ternyata masih banyak mengalami kendala. Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PTKN) Kemendag, Very Anggriono Sutiarto, mengaku kekurangan sumber daya manusia untuk melakukan tindakan lebih maksimal.

Berikut wawancara Very Anggriono Sutiarto dengan jurnalis merdeka.com Rifa Yusya Adilah pada Jumat, 21 Februari 2020 lalu:

Mengapa masih banyak kosmetik ilegal yang terjual bebas aplikasi jual beli online?

Perdagangan di e-commerce juga kita lakukan pengawasan. Kami mengingatkan beberapa pelaku usaha seperti e-commerce itu harus berjualan produk yang sesuai ketentuan. Misalnya, kalau kosmetik harus ada izin dari BPOM-nya, harus ada tanggal kedaluwarsanya. kita mengumpulkan itu. Jadi harus mengikuti ketentuan dan aturan yang berlaku.

Bagaimana tindakan Kemendag terhadap aplikasi jual beli online yang masih mewadahi para penjual kosmetik ilegal?

Kami sudah ingatkan beberapa kali dan jika masih didapati seperti itu, kami bisa melakukan sanksi administratif yang lebih berat lagi, misalnya melakukan pembekuan atau dicabut izinnya.

Berapa jumlah industri kosmetik yang sudah dan belum memiliki izin?

Kalau jumlahnya kita tidak tahu karena tidak sampai sejauh itu tapi pelaksanaan pengawasannya karena walaupun itu domainnya BPOM. Kalau kita terkait perlindungan konsumennya.

Setiap kosmetik, obat itu kan harus ada kedaluwarsanya. Jadi kalau terkait perlindungan konsumen kan ada masalah kedaluwarsa. Kita tetap secara berkala melakukan pengawasan terhadap produk-produk kecantikan, misalnya.

Tapi kalau kita menemukan yang ilegal, kami berkoordinasi dengan BPOM untuk melimpahkan kasusnya ke BPOM.

Apa saja kesulitan Kemendag belum maksimal melakukan pengawasan kosmetik ilegal di pasaran?

Kita secara terpadu dari teman-teman Bea Cukai, BPOM selalu menemukan hal seperti ini. Tapi juga yang kita temukan ilegal karena mangsa pasarnya besar sekali, ini yang perlu kita sosialisasikan ke masyarakat.

Pemakaian kosmetik, harus punya tanggal kedaluwarsa. Kita tidak henti-hentinya kasih tahu ke masyarakat bahwa kosmetik ilegal ini memberikan dampak negatif bagi kesehatan. Tapi karena mungkin banyak celah-celah pelabuhan kecil, yang menjadi pintu masuk barang-barang ilegal ini.

Upaya seperti apa yang dilakukan Kemendag agar menutup masuknya kosmetik ilegal terutama dari banyak pelabuhan kecil?

Intinya kami sudah berusaha semaksimal mungkin menutup pintu-pintu atau masuknya barang-barang ilegal. Banyak pelabuhan-pelabuhan tikus yang lolos dari pengawasan kami. Nah, ini yang perlu kita maksimalkan di lokasi-lokasi seperti itu. Tapi kan kita harus tahu juga, kita kan terbatas dari jumlah sumber daya manusia kita.

Di pasar tradisional masih banyak dijual krim pemutih abal-abal tanpa izin BPOM. Seperti apa tindakan yang dilakukan Kemendag terkait kondisi ini?

Makanya kami tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi agar masyarakat sedikit cerdas dalam mengonsumsi kosmetik yang tidak sesuai ketentuan. Bahwa masyarakat jangan liat yang murah, jangan cepat tergiur, info yang kurang jelas jadinya mengonsumsi produk yang membahayakan.

Bisa dijelaskan bagaimana sanksi dari Kemendag selain sekedar memberikan penyuluhan?

Selain penyuluhan-penyuluhan juga kita melakukan tindak-tindak represif. Kalau kita temukan ya kita amankan. Saya berharap teman-teman di BPOM karena saya pikir BPOM juga sudah melakukan tindakan seperti itu.

Tapi karena kami jumlahnya teratas dan jumlah peredaran itu besar sekali, serta mangsa pasar yang sangat besar itu yg membuat kita masih kalah. Kita tidak henti-hentinya memberikan sanksi bagi yang melanggar.

Jika ada korban jiwa dari pemakaian kosmetik ilegal, apakah dari pihak keluarga bisa menuntut produk tersebut? apakah kemendag ikut serta dalam menelusuri kasus ini?

Kalau misalnya ada korbannya maka kami harus menelusuri, pembelinya di mana. Kalau sampai ditemukan importirnya, ya kita tindaklanjuti, kita beri sanksi tapi masalahnya mereka beli dari toko-toko kecil yang tidak terdaftar, dari usaha kecil yang tidak terdaftar.

Kondisi ini yang membuat kita harus lebih intensif melakukan sosialisasi. Memang Kemendag harus bersinergi sama BPOM. Kalau kita mengandalkan BPOM kan terbatas. Jadi terkait di Kemendag, misalnya soal tanggal kedaluwarsanya tidak ada atau ternyata dia menjual produk yang sudah kedaluwarsa. Jika kita temukan maka kita limpahkan dan koordinasikan ke BPOM.

Curhat Bank Emok, Elly Yasin Minta Kemenkop-UKM Tambah Penyuluh Koperasi di Kabupaten Bogor

0

BOGORDAILY – Koperasi dan para penyuluhnya menjadi perhatian Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachman Yasin. Dia menilai kurangnya tenaga penyuluh koperasi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Elly menjelaskan dari total jumlah masyarakat Bogor sebanyak 5,7 juta jiwa serta Usaha, Kecil, dan Menengah (UKM) yang mencapai 23 ribu, hanya mendapatkan tiga tenaga penyuluh dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM).

Hal itu disampaikan politisi Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) ini saat Rapat Kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, serta Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Bambang Prasetya beserta seluruh jajarannya, di Ruang Rapat Komisi VI DPR RI, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Menurutnya, lemahnya pemahaman masyarakat tentang hak dan kewajiban peserta koperasi, dapat dimanfaatkan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Di Bogor, mereka dikenal sebagai bank emok.

Emok sendiri berasal dari kata Sunda yang artinya berarti cara duduk perempuan yang lesehan dengan bersimpuh menyilang kaki ke belakang. Mereka memberi dana pinjaman mengatasnamakan sebagai koperasi dengan bunga yang memberatkan peminjam uang yakni masyarakat awam.

“Masih lemahnya pemahaman masyarakat tentang hak dan kewajiban koperasi yang sesuai regulasi perkoperasian terutama pada prinsip dan fungsi rapat anggota koperasi, sehingga mengambil kesempatan beberapa oknum, kini berkembangnya dengan nama bank emok. Kalau di Bogor, emok itu duduk yang mengatasnamakan sebagai koperasi dengan memberikan bunga yang sangat menjerat. Jadi kurangnya pemahaman tentang koperasi membuat masyarakat banyak yang terjerat dengan bank emok,” kata Elly.

Oleh karena itu, ia meminta Kemenkop-UKM menambah tenaga penyuluh koperasi untuk masyarakat Indonesia, khususnya di Kabupaten Bogor, agar tidak terjebak dengan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Selain itu, Elly juga meminta dukungan kepada Kemenkop UKM untuk memberikan dukungan pada sarana dan prasarana UKM, salah satunya fasilitas media promosi. “Perlu juga dukungan sarana dan prasarana kerja koperasi serta media promosi produk secara digital,” tutup legislator dapil Jawa Barat V itu.(*)