Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 8459

Sehari Disdukcapil Kabupaten Bogor Cetak 10 Ribu e-KTP

BOGOR DAILY – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, Oetje Subagdja, menyebutkan, bahwa pihaknya terus melakukan percepatan dalam pencetakan e-KTP untuk warga Bumi Tegar Beriman yang masih menggunakan Suket.

“Kita kebut semuanya, untuk pencetakan e-KTP ini, kita sehari hanya bisa mencetak itu 10 sampai 15 ribu,” katanya kepada Bogordaily.net, Selasa (18/2/2020).

Ia mengatakan, Disdukcapil Kabupaten Bogor menargetkan, pencetakan e-KTP untuk warga bisa selesai sampai akhir Februari ini.

“Kita targetkan akhir Februari ini selesai, dan pada bulan Maret bisa blanko yang baru lagi,” akunya.

Ketika ditanya mengenai data kependudukan korban bencana pada awal tahun 2020. Oetje sapaan akrabnya mengaku, sudah melakukan jemput bola ke lokasi bencana.

“Ada juga kita urus dan beberapa kali. Kami sudah turun ke lokasi bencana. Ini kebutuhannya adalah untuk penerima huntap. Jadi huntap itu administrasinya harus punya NIK sehingga bisa dihuntap,” jelasnya.

Ia menjelaskan, bahwa Kabupaten Bogor masih membutuhkan blanko sekitar 700 ribu lagi, bahkan bisa lebih. Karena masih banyak warga Kabupaten Bogor yang usianya baru meranjak 17 tahun belum terdata.

“Kebutuhan yang masuk sekarang 700 ribu orang, yang menyampaikan kebututuhannya, bisa bertambah karena banyak yang masuk. Kemungkinan di atas 1 juta,” tukasnya. (Andi)

Piala Dunia U-20, PSSI: Masalah Bali Terkait Lapangan Latihan

0

BOGORDAILY – PSSI mengungkapkan permasalahan Bali sebagai venue Piala Dunia U-20. Bali bermasalah dengan lapangan latihan.

Stadion I Wayan Dipta di Bali, masuk sebagai kandidat venue Piala Dunia U-20 pada 2021. Belakangan, dikabarkan Bali mundur sebagai kandidat.

Hal tersebut dibantah oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Dia menegaskan Bali masih masuk sebagai kandidat meski memang ada kekurangan.

“Semuanya belum pasti, tapi Bali kemarin dari penyelenggara menyampaikan cukup bermasalah dengan stadion latihan. Oleh sebab itu kami akan berangkat ke Bali untuk melihat,” kata Iriawan.

Isu mundurnya Bali beriringan dengan munculnya opsi Riau. Iriawan bahkan sudah melihat kondisi Stadion Utama Riau.

“Yang lain sudah ada stadion-stadion latihan meski harus direnovasi semuanya. Kami inginkan Bali karena daerah wisata. Sehingga salah satu kepentingan FIFA ada di sana,” Iriawan menegaskan.

BCL Belum Bisa Ditemui, Masih Berduka Suami Meninggal Dunia

0

BOGORDAILY – Bunga Citra Lestari masih berduka lantaran kehilangan suaminya, Ashraf Sinclair. Ia pun belum bisa ditemui oleh para pelayat yang datang.

“Belum turun dari lantai 2. Belum ketemu (saya),” kata H. Ahmad Habib, Pengurus Yayasan Yatim Piatu Daarul Rahman, usai melayat di rumah duka kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Selasa (18/2/2020).

Diwawancarai terpisah, manejer BCL, Doddy juga mengatakan demikian. Ia hanya minta didoakan yang terbaik agar artisnya itu kuat dan tabah menghadapi kenyataan.

“Pasti teman-teman tahu (kondisi BCL). Ya doain saja semuanya yang ditinggalkan diberi ketabahan,” Doddy mengatakan.

Ashraf Sinclair meninggal dunia karena serangan jantung. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.

Dibanderol Rp12 Juta-an, Begini Daleman Samsung S-20

BOGOR DAILY- Samsung hingga saat ini terus bertahan menjadi merek smartphone pilihan terbaik yang menjadi idaman setiap orang di dunia, termasuk Indonesia. Salah satu produk smartphone terlaris Samsung berasal dari Seri Galaxy yang saat ini sangat populer di masyarakat.

Malahan, produk Seri Galaxy terbaru yang diberi nama Samsung S20 telah menarik perhatian masyarakat walau belum resmi dirilis di Indonesia. Smartphone Samsung Galaxy S20 ini sebenarnya telah diluncurkan di “Galaxy Unpacked 2020” yang bertempat pada Palace of Fine Arts, San Fransisco, Amerika Serikat.

Dalam peluncuran yang digelar di hari Selasa (11/2/2020), ada 2 varian smartphone lainnya yang diluncurkan oleh Samsung, yakni Samsung Galaxy S20 Plus dan Samsung Galaxy S20 Ultra. Jika ditarik ke belakang, seri Galaxy terakhir yang diluncurkan Samsung bernama Galaxy S10.

Dengan begitu, harusnya sudah pasti produk terbaru yang diluncurkan ini sepatutnya diberi nama Galaxy S11. Meski begitu, ada makna tersendiri kenapa Samsung mengusung seri Galaxy terbarunya dengan nama S20. Nama Galaxy S20 sendiri digunakan untuk menandai satu dekade (10) tahun tepatnya Samsung telah memasarkan seri Galaxy S.

Keberhasilan smartphone Samsung dengan menggunakan sistem Android dimulai dengan peluncuran Samsung Galaxy S. Smartphone ini diluncurkan oleh Samsung pada Bulan Maret 2010. Ketika itu, tingkat penjualan smartphone ini diketahui cukup tinggi dan meningkatkan popularitas merek Samsung.

Pada bulan Januari 2011, Samsung berhasil menjual smartphone ini sebanyak 10 juta unit. Keberhasilan tersebut pun terus berlanjut pada produk smartphone Samsung setelah Galaxy S. Beberapa produk smartphone Samsung yang sukses lainnya yaitu Samsung Galaxy S II dan Samsung Galaxy S III.

Tidak hanya itu, beberapa smartphone Galaxy lainnya juga memperoleh sambutan tinggi di pasaran. Produk-produk tersebut seperti Samsung Galaxy Mini, Samsung Galaxy Young, dan Samsung Galaxy Note.

Seusai kesuksesan produk-produknya tersebut, Samsung sebenarnya telah mengembangkan sebuah sistem operasi sendiri yang disebutnya sebagai OS Bada. Penamaan OS (Operating System) tersebut pun diambil oleh Samsung dari bahasa Korea yang memiliki arti lautan.

Pada bulan April 2010, Samsung meluncurkan smartphone berbasis sistem operasi Bada pertamanya, yakni Samsung Wave S8500. Smartphone ini dilengkapi prosesor single core 1 GHz dengan GPU PowerVR SGX 540.

Pada bagian layar, smartphone ini dilengkapi dengan layar Super AMOLED berukuran 3.3 inci serta kemampuan untuk merekam video berkualitas HD (High Definition) 720p. Smartphone ini juga mampu terjual sebanyak 1 juta unit dalam empat minggu pertamanya.

Seiring waktu, ternyata smartphone tersebut punya tingkat penjualan yang kurang baik. Samsung akhirnya memutuskan bahwa mereka tidak akan melanjutkan pengembangan OS Bada. Samsung pun beralih untuk mengembangkan smartphone dengan OS Tizen yang juga mereka kembangkan sendiri.

Selain itu, Samsung juga sempat merilis smartphone lainnya yang menggunakan OS Windows Phone 7. Adapun, smartphone dengan sistem operasi Windows Phone pertama yang diluncurkan oleh adalah Samsung Omnia 7. Namun, tingkat penjualan smartphone-smartphone ini masih belum bisa menyaingi tingkat penjualan Seri Samsung Galaxy.

Karena itu, Seri Galaxy yang menggunakan sistem operasi Android ini akhirnya turut membesarkan merek Samsung di ranah smartphone, termasuk di Indonesia sendiri. Populernya Seri Galaxy tersebut juga ditengarai karena Samsung terus menerus menelurkan produk smartphone Android untuk berbagai segmen.

Sebentar lagi seri Galaxy S terbaru dari Samsung sebagai penerus dari Samsung Galaxy S10 akan segera beredar di Indonesia. Smartphone yang diberi nama Samsung Galaxy S20 ini disebut-sebut mempunyai berbagai upgrade menakjubkan sehingga banyak penggemar menantikannya.

Lantas, seperti apa kira-kira spesifikasinya? Berikut ulasannya!
1. Desain
Dari segi desain, smartphone Samsung Galaxy S20 dirancang dengan Infinity-O-display. Desain Infinity-O-display ini membuat sehingga lubang kamera smartphone Samsung Galaxy S20 berada di tengah sisi atas. Hal ini tentunya berbeda dengan seri Galaxy sebelumnya, yaitu smartphone Samsung S10 yang letak kameranya berada di pojok kanan.

Smartphone Samsung Galaxy S20 diketahui memiliki dimensi 151.7×69.1×7.9 mm (5.97×2.72×0.31 inci). Sedangkan, berat smartphone Samsung Galaxy S20 yaitu 163 gram. Adapun, smartphone Samsung Galaxy S20 hadir dalam 3 varian warna, yakni Cosmic Grey, Cloud Blue, dan Cloud Pink.

Perlu diketahui, smartphone Samsung Galaxy S20 dirancang dengan perlindungan Gorilla Glass 6 pada bagian Glass Front dan Glass Back serta menggunakan Aluminium Frame. Selain itu, smartphone Samsung Galaxy S20 juga telah mempunyai IP68 dust/water resistant (up to 1.5 meter untuk 30 menit).

2. SOC (System on Chip)
Smartphone Samsung Galaxy S20 menggunakan prosesor ataupun SOC (system on chip) buatan produsen asal Korea Selatan tersebut, yakni Exynos 990. Ini merupakan pertama kalinya chipset Exynos 990 digunakan pada smartphone seri Galaxy dari Samsung.

Sedangkan untuk CPU, smartphone Samsung Galaxy S20 dibekali dengan Octa-core (2×2.73 GHz Mongoose M5 & 2×2.60 GHz Cortex-A76 & 4×2.0 GHz Cortex-A55). Selain itu, smartphone Samsung Galaxy S20 menggunakan GPU Mali-G77 MP11. Dari sistem operasi, smartphone Samsung Galaxy S20 menggunakan Android 10.0 yang dibalut dengan One UI 2.

3. RAM dan Kapasitas Penyimpanan Internal
Samsung Galaxy S20 merupakan smartphone pertama yang memakai RAM LPDDR5 sebesar 8 GB. Dengan spesifikasi tersebut, tentulah bermain game menggunakan smartphone Samsung Galaxy S20 akan menjadi semakin menyenangkan. Kamu pun bisa menjalankan berbagai game yang punya grafis tinggi ataupun aktivitas multi-tasking lainnya tanpa hambatan.

Apalagi, dengan kapasitas penyimpanan internal sebesar 128 GB yang terdapat pada smartphone Samsung Galaxy S20 akan mempermudah kamu dalam menyimpan apa saja. Kapasitas penyimpanan internal yang sangat lega tersebut akan membuat kamu lebih praktis menyimpan berbagai file, musik, video, ataupun koleksi game favorit di smartphone Samsung Galaxy S20.

Jika membutuhkan kapasitas tambahan, smartphone Samsung Galaxy S20 juga dilengkapi card slot dengan format MicroSDXC. Selain itu, terdapat juga UFS 3.0 di smartphone Samsung Galaxy S20.

4. Kamera
Smartphone Samsung Galaxy S20 mempunyai triple camera di bagian belakangnya. Kamera pertama merupakan lensa wide dengan resolusi 12 MP. Kamera kedua merupakan lensa telephoto dengan resolusi 64 MP. Yang terakhir merupakan lensa ultra-wide beresolusi 12 MP.

Triple camera di bagian belakang smartphone Samsung Galaxy S20 mempunyai space zoom. Kamera sekelas profesional yang mampu memperbesar objek hingga 10 kali. Meski begitu, gambar yang dihasilkan tetap jernih dan tidak ada noise yang berarti.

Menariknya, triple camera di bagian belakang smartphone Samsung Galaxy S20 juga mampu melakukan hingga 30x zoom. Selain itu, smartphone Samsung Galaxy S20 juga didukung fitur Night Mode dengan sensor 3x lebih banyak. Fitur Night Mode ini akan mendukung kamu untuk mengabadikan gambar yang tetap jernih meski dilakukan di malam hari.

Untuk kamera selfie, smartphone Samsung Galaxy S20 mempunyai dual camera wide beresolusi 10 MP. Selain itu, smartphone Samsung Galaxy S20 juga dilengkapi fitur Single Take sehingga kamu tidak perlu mengambil foto/video berulang kali untuk mencari angle yang tepat. Dengan fitur Single Take, kamu bisa mendapat opsi foto/video dari beragam angle serta efek.

Cukup tekan tombol shutter sekali saat menggunakan fitur Single Take, dan AI akan menganalisisnya untuk menghasilkan 14 foto ataupun video yang berbeda. Perlu diketahui, fitur Single Take membutuhkan waktu minimal 3 detik untuk mengambil foto/video serta maksimal 10 detik.

Untuk kualitas video, Samsung Galaxy S20 diklaim sebagai smartphone pertama yang mampu meningkatkan resolusi kameranya hingga kualitas 8K. Sebagai informasi, kualitas ini berarti kamu dapat membuat video yang punya resolusi 4x lebih tinggi dari UHD serta 16x lebih tinggi dari FHD.

Terdapat juga fitur Super Steady yang akan membuat kamu lebih stabil memegang smartphone Samsung Galaxy S20 saat membuat video.

5. Layar
Smartphone Samsung Galaxy S20 dibekali layar Dynamic Amoled 2X Capacitive Touchsreen. Layar Dynamic Amoled 2X ini disebut-sebut mampu membuat tampilan warna layar smartphone Samsung Galaxy S20 menjadi lebih tajam serta nyaman untuk scrolling maupun mengetik.

Teknologi eye strain reduction pada smartphone Samsung Galaxy S20 juga mampu mengurangi blue light pada layar hingga 18% lebih baik dari seri Galaxy sebelumnya, Galaxy S10 tanpa mengurangi kualitas layar.

Selain itu, layar smartphone Samsung Galaxy S20 juga dibekali dengan 120 Hz Display Support (up to FHD resolution). Yang lebih menarik, smartphone Samsung Galaxy S20 punya 240 Hz touch sensitivity. Dengan touch sensitivity sebesar itu, layar smartphone Samsung Galaxy S20 akan menjadi lebih responsif untuk bermain game.

Adapun, smartphone Samsung Galaxy S20 hadir dengan layar 6.2 inci dan beresolusi 1440×3200 pixels. Selain itu, layar smartphone Samsung Galaxy S20 mengusung 20:9 ratio (563 ppi density). Untuk perlindungan, layar smartphone Samsung Galaxy S20 dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 6.

6. Fitur Lainnya
Terdapat banyak fitur menarik yang ditawarkan oleh smartphone Samsung Galaxy S20. Beberapa fitur tersebut seperti fingerprint (under display, ultrasonic), accelerometer, gyro, proximity, compass, serta barometer. Ada juga fitur Samsung Pay (Visa, MasterCard certified) yang akan mempermudah kamu saat melakukan berbagai pembayaran lewat smartphone Samsung Galaxy S20.

Selain itu, fitur lainnya ada seperti ANT+, Bixby natural language commands and dictation, serta Samsung DeX (desktop experience support). Menariknya, Samsung juga telah melakukan kerja sama dengan Spotify agar dapat berkofigurasi dengan Bixby Routines.

Hasil kerja sama tersebut menjadikan pengguna smartphone Samsung Galaxy S20 bisa mendengarkan lagu yang sangat sesuai dengan kebiasaan sehari-hari. Kamu cukup mengatur rutinitasmu di Bixby, nantinya Spotify akan memilihkan soundtrack yang cocok dengan aktivitas tersebut.

Samsung juga berkolaborasi dengan Knox sehingga privasi smartphone Samsung Galaxy S20 akan semakin terjaga. Lewat platform mobile security tersebut, smartphone Samsung Galaxy S20 ini aman dari pencurian data, baik dari sistem software maupun hardware.

Apalagi, Samsung juga akan menghadirkan game ekslusif yang akan dirilis juga di smartphone Samsung Galaxy S20. Game bernama Forza Street ini merupakan game balapan dari Microsoft. Forza terkenal akan grafisnya sehingga akan lebih nyaman dimainkan di smartphone Samsung Galaxy S20 yang punya performa tangguh.

Tidak hanya itu, smartphone Samsung Galaxy S20 juga dibekali dengan non-removable Li-Po 4000 mAh battery serta fitur fast battery charging 25W. Dibanderol dengan harga Rp 12.999.000, smartphone Samsung Galaxy S20 sudah mulai dapat dipesan secara pre-order.

SUMBER: Jawapos.com

“Otoriter Hantu”

0

Pada awal tahun 1970-an, ketika saya masih seorang mahasiswa di kota Bandung, teman-teman sekelas saya dan saya menyadari bahwa kami perlu mengambil tindakan jika negara kami memiliki kesempatan untuk membebaskan diri dari cengkeraman aturan otoriter.

Karena itu hidup saya dimulai sebagai seorang aktivis politik. Presiden Suharto, yang naik ke tampuk kekuasaan pada tahun 1967, menunjukkan warna yang benar dan jelek setelah apa yang disebut insiden Malari, yang merupakan serangkaian demonstrasi dan kerusuhan mahasiswa pada tahun 1974 setelah kunjungan perdana menteri Jepang.
Itu adalah awal dari akhir kebebasan apa pun yang telah dinikmati oleh orang Indonesia sebelumnya – pers diberangus, serikat buruh menjadi instrumen negara, partai-partai oposisi melemah, dan para kritikus Orde Baru Soeharto dijebloskan ke penjara. Termasuk saya.

Tidak seperti yang lain, saya beruntung. Pada 1979 saya dibebaskan dari penjara setelah satu tahun ditahan. Seorang pengacara HAM terkenal, Adnan Buyung Nasution, datang untuk menyelamatkan saya. Tapi impian saya tentang masa depan yang demokratis harus menunggu hampir dua dekade sebelum itu terpenuhi.

Memasuki 1998. Suharto telah berkuasa selama lebih dari tiga puluh tahun, begitu lama sehingga sulit membayangkan pemerintahannya akan berakhir.
Saya sudah kembali ke Indonesia setelah menempuh studi doktoral saya di Amerika Serikat, dan saya sibuk mengelola think tank ekonomi saya ketika krisis datang.
Baht Thailand runtuh, diikuti segera oleh depresiasi dramatis dari Rupiah Indonesia.

Rasa frustrasi dan amarah yang terpendam terhadap Soeharto, keluarganya dan para kroni korupnya dengan cepat muncul, dan dengan ekonomi yang berantakan, para mahasiswa mengalir ke jalan-jalan di seluruh negeri menuntut pengunduran diri presiden.

Lalu tiba-tiba, suatu hari di bulan Mei, dia akhirnya menyerah dan pergi.

Tidak ada keraguan. Para siswa adalah pahlawan kita. Mereka adalah orang-orang yang mempertaruhkan hidup mereka untuk membawa perubahan.
Indonesia tidak akan pernah bebas dari otoritarianisme tanpa perjuangan mereka.

Seiring berlalunya tahun, kami yakin akan demokrasi kami.

Ketika saya pertama kali memasuki kabinet Presiden Abdurrahman Wahid pada tahun 1999, saya perhatikan banyak rekan saya juga dipenjara selama masa Suharto.
Kami memiliki pengalaman buruk yang serupa, dan sekarang kami berbagi alasan yang sama untuk mengantar Indonesia ke era demokrasi.

Namun, kami lupa sesuatu. Meskipun Suharto adalah sejarah, hantu otoriternya masih ada di antara kita.
Banyak politisi yang pernah menjabat di bawah Soeharto tinggal di dalam pemerintahan.

Kami memiliki jebakan demokrasi – pemilihan terbuka, kebebasan berbicara dan media yang hidup – tetapi yang bersembunyi di balik permukaan adalah orang-orang yang otoriter.
Hanya masalah waktu sebelum mereka kembali.

Saya melihat hantu otoriter kembali jauh kemudian, dimulai pada tahun-tahun awal pemerintahan Joko Widodo yang berkuasa saat saya menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kelautan.

Presiden, yang bermaksud baik dan ingin menjadikan dirinya sebagai seorang reformis, dihormati oleh sebagian besar orang Indonesia. Tetapi Pak Widodo, yang tidak memiliki partai politik sendiri dan terikat pada keinginan dan kepentingan koalisi yang berkuasa, akhirnya menemukan dirinya terkurung.

Mulai tahun 2017, kami menemukan banyak dari institusi dan norma demokrasi kami secara sistematis dirusak. Saya meninggalkan kabinet, hanya untuk melihat pisau semakin lama.

Legislatif nasional sedang mempersiapkan revisi kejam dari kode kriminal yang membuat kritik presiden menjadi tindak pidana. Legislator juga merencanakan kudeta terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi, atau KPK, mengakhiri kemerdekaannya dan mengikat tangannya sehingga hampir mustahil untuk menyelidiki politisi yang korup.

Singkatnya, para politisi ingin memberi tahu konstituen mereka: tutup mulut dan bersikaplah saat kita mencuri, kalau tidak Anda akan masuk penjara.

Perilaku yang keterlaluan, memang, jadi aku tidak terkejut ketika para siswa akhirnya muncul kembali beberapa minggu yang lalu.

Puluhan ribu mahasiswa universitas di seluruh nusantara berduyun-duyun ke jalan-jalan untuk memprotes pengesahan undang-undang baru tentang KPK, menuntut Pak Widodo mengeluarkan keputusan presiden untuk membatalkan kerusakan.

Menyerang meriam air, gas air mata, peluru karet, dan terkadang polisi yang kejam, para siswa juga menuntut presiden untuk menemukan cara untuk membalikkan arah undang-undang hukum pidana.

Sejauh ini, presiden telah meminta legislatif untuk menunda pengesahan hukum pidana sampai DPR baru mengambil kursi mereka akhir bulan ini. Dia juga mengatakan dia akan mempertimbangkan mengeluarkan keputusan presiden untuk melawan hukum KPK.

Jika saya bisa memberi saran kepada Pak Widodo, itu akan memihak siswa. Dia seharusnya mendengarkan mereka, bukan politisi yang mementingkan diri sendiri yang berharap mendapat manfaat dari mengembalikan demokrasi Indonesia.

Rizal Ramli, 30 Oktober 2019.

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 5.536,07 Triliun

0

BOGOR DAILY- – Bank Indonesia (BI) mencatat hingga akhir 2019 utang luar negeri Indonesia mencapai 404,3 miliar dolar AS atau setara Rp 5.536,07 triliun (kurs Rp 13.693 per 1 dolar AS). Utang ini tumbuh 7,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, BI mengungkapkan bahwa utang itu terdiri dari utang sektor publik (pemerintah dan bank sentral) sebesar 202,9 miliar dolar AS dan utang sektor swasta (termasuk BUMN) sebesar 201,4 miliar dolar AS.

Dari sisi utang pemerintah, posisi pemerintah pada akhir 2019 tercatat sebesar 199,9 miliar dolar AS atau tumbuh 9,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan utang pemerintah ini ditopang oleh arus masuk investasi nonresiden pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik dan penerbitan dual currency global bonds dalam mata uang dolar AS dan Euro.

Sedangkan, tren perlambatan utang swasta berlanjut dari triwulan sebelumnya. Pertumbuhan utang swasta pada akhir triwulan IV 2019 tercatat sebesar 6,5 persen (yoy).

Sementara, struktur ULN Indonesia tetap sehat didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Kondisi tadi, tercermin antara lain dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan IV 2019 sebesar 36,1 persen, relatif stabil dibandingkan dengan rasio pada triwulan sebelumnya.

Selain itu, struktur ULN Indonesia tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang dengan pangsa 88,3 persen dari total ULN.

sumber: Suara.com

Kabupaten Bogor Kekurangan Lebih dari 500 Ribu Blanko

BOGOR DAILY – Pekerjaan rumah (PR)
untuk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor masih banyak. Salah satunya dalam memenuhi kebutuhan blanko E-KTP.

usai melakukan inspeksi mendadak ( sidak) ke Disdukcapil, Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan bahwa Kabupaten Bogor masih kekurangan lebih dari 500 blanko lagi.

“Jumlahnya yang belum dari data tadi ada 700 ribu lebih yang belum ber-KTP. Blanko masih kurang 500 ribu lebih lagi,” katanya kepada Bogordaily.net, Selasa (18/2/2020).

Adapun untuk proses pendistribusiannya nanti, pihaknya bekerjasama dengan kantor pos agar dikirim ke rumah warga.

“Kantor POS juga tidak mungkin bisa memenuhi semua. Sisanya kita bagikan kepda para camat dengan data. Jadi data per kecamatan itu kita sampaikan. Jadi sampaikan KTP berikut data. Dari kecamatan melalui kepala desa berikut data juga. Jadi data itu ditempel di masing-masing kecamatan dan desa. Masyatakat yang mau ngambil KTP lihat dulu datanya sudah ada apa belum. Sehingga tinggal menanyakan ke pak camat atau kades,” jelas Ade sapaan akrabnya itu.

Pemkab Bogor juga lanjut orang nomor satu itu akan mengajukan kembali kepada pemerintah pusat, untuk meminta kembali blangko.

“Bikin surat lagi, karena kemarin pun kita bersurat dan langsung audiensi dan kebetulan ada pencetakan besar di kemendagri, kemudian didistribusikan ke seluruh wilayah dan kita dapet kuota 200 ribu, dan kita minta lagi untuk dipenuhi kebutuhan Kabupaten Bogor,” tukasnya. (Andi).

Pesan Terakhir yang Dikenang BCL, sebelum Suaminya Meninggal

0

BOGORDAILY – Kalimat terakhir yang disampaikan Ashraf Sinclair kepada istrinya Bunga Citra Lestari (BCL) sungguh diluar dugaan.

Rencana Ashraf Sinclair hari ini bertemu sutradara Hanung Bramantyo harus batal.

Sebab, Ashraf Sinclair harus pergi untuk selamanya.

Kabar meninggal dunia Ashraf Sinclair meninggal dunia itu sontak saja membuat Hanung Bramantyo terkejut.

Sebab pada malam harinya, Hanung Bramantyo masih mengirim naskah kepada Ashraf Sinclair.

Cerita itu diurai Hanung Bramantyo usai melayat ke kediaman Bunga Citra Lestari ( BCL) di Pejaten Barat, Jakarta Selatan.

Diberitakan sebelumnya suami Bunga Citra Lestari, meninggal dunia’>Ashraf Sinclair meninggal dunia pada hari ini, Selasa (18/2/2020).

Kabar meninggalnya Ashraf Sinclair itu telah dikonfirmasi oleh manajer BCL, Doddy.

“Iya (benar meninggal),” kata Doddy kepada wartawan, Selasa (11/2/2020).

Menurut Doddy, Ashraf Sinclair mengalami serangan jantung.

“Serangan jantung,” ucapnya lagi.

Kabar kematian Ashraf Sinclair yang mendadak memicu perhatian publik.

Pun dengan sutradara Hanung Bramantyo yang mengaku terkejut atas kabar meninggal dunia Ashraf Sinclair meninggal dunia.

Sebab, Ashraf Sinclair diakui Hanung Bramantyo adalah salah seorang pemain di filmnya yang akan tayang tahun depan yakni Gatot Kaca.

“Saya sangat kaget hari ini saya ada janji ketemu karena dia main di film saya gatot kaca. Dia salah satu pemain utamanya,” pungkas Hanung Bramantyo dilansir dari live streaming Kompas TV.

Lebih lanjut, Hanung Bramantyo pun mengaku masih sempat mengirimkan naskah untuk Ashraf Sinclair.

Pada pukul 02.00 WIB, Hanung Bramantyo masih menyelesaikan skenario dan mengirimkannya kepada suami BCL.

Harapannya ketika bertemu Ashraf Sinclair, Hanung Bramantyo bisa langsung berdiskusi.

“Saya sampai jam 2 malam nyelesain skenario Gatot Kaca hanya untuk saya kirim ke Ashraf biar dibaca, biar pagi ini rencananya ketemu, bisa sharing. Tapi ternyata Allah sudah memanggilnya duluan,” kata Hanung Bramantyo.

Mengenai pertemuannya dengan Ashraf Sinclair yang rencananya berlangsung tadi pagi, Hanung Bramantyo pun mengurai cerita dari BCL.

Hanung Bramantyo mengungkap perkataan Ashraf Sinclair di pagi hari kepada BCL.

Diakui BCL, Ashraf Sinclair mengaku senang karena akan bertemu Hanung Bramantyo di pagi hari.

Namun takdir berkata lain, Ashraf Sinclair dipanggil Yang Maha Kuasa terlebih dahulu sebelum bertemu dengan Hanung Bramantyo.

“Tadi Unge, BCL bilang ke saya bahwa tadi pagi Ashraf sudah siap mau ketemuan. Dia ( Ashraf) sangat exciting sama film ini. Terus sedih aja saya,” ungkap Hanung Bramantyo.

Informasi soal meninggalnya Ashraf Sinclair itu pun baru diketahui Hanung Bramantyo pada pukul 06.00 WIB.

“Saya infonya tahu dari Zaskia. Jam enam dibangunin, dia bilang Ashraf udah enggak ada. Saya langsung loncat, saya cek WhatsApp,” ucap Hanung Bramantyo. (*)

Komisi IV DPR RI Setujui Perubahan Anggaran di Kementerian Pertanian

0

BOGORDAILY – Anggota Komisi IV DPR RI mengelar rapat program kerja anggaran tahun 2020 dengan Menteri Pertanian RI. Dalam rapat tersebut, Komisi IV DPR RI menerima penjelasan dan menyetujui perubahan anggaran Eselon 1 Kementerian Pertanian Tahun 2020.

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra Dr., Ir., Hj., Endang Setyawati Thohari DESS., M.Sc., menuturkan Komisi IV DPR RI meminta kepada pemerintah untuk merealokasi anggaran dan kuota pupuk bersubsidi dengan menaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk bersubsidi dan meningkatkan alokasi Pupuk Bersubsidi tahun 2020, yang salah satunya diperuntukkan bagi petani tambak.

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra Dr., Ir., Hj., Endang Setyawati Thohari DESS., M.Sc., seraaya mengenakan busana batik Nusantara, mengemukakan keresahannya karena belum memanfaatkan hasil teknologi yang sudah dihasilkan oleh para peneliti dari Badan Litbang Pertanian , terutama Produk Rekayasa Genetika yg telah dihasilkan Balai Besar Biogen.

Disampaikan Endang, Komisi IV DPR RI mendorong pemerintah menyediakan cadangan pupuk Nasional di luar alokasi pupuk bersubsidi, sebagai upaya mitigasi resiko terhadap perubahan kebutuhan setiap wilayah.

“Komisi IV DPR RI mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan kurang bayar subsidi pupuk,” kata Endang.

Selain itu kata Endang, Komisi IV DPR RI mendorong kementerian Pertanian untuk berkoordinasi dengan Kementerian PAN-RB, terkait dengan permasalahan status pengangkatan Tenaga Harian Lepas Bantu (THL-TB) lingkup pertanian menjadi Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN-P3K).

“Komisi IV DPR RI bersepakat dengan Kementerian Pertanian untuk bersama-sama melaksanakan sosialisasi Undang-undang dan workshop seluruh kegiatan Kementerian Pertanian sebagai bentuk fungsi pengawasan DPR RI,” papar Endang.

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dr., Ir., Hj., Endang Setyawati Thohari DESS., M.Sc., memberikan dua buku rangkuman dari para peneliti dan Perkumpulan Tani Nelayan Andalan dari Seluruh Indonesia.

Endang melanjutkan, pada rapat ke 11 masa persidangan II yang digelar Senin (17/2/20), Komisi IV DPR RI mendesak Pemerintah untuk mengatur tata kelola Kedelai dan Jagung dalam rangka perlindungan petani Kedelai dan Jagung di Indonesia. Komisi IV DPR RI, ujar Endang, mendorong Pemerintah agar pengadaan dan subsidi pupuk organik/hayati memiliki kualitas yang telah disetujui Kementerian Pertanian sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku, serta diberikan tepat waktu sesuai dengan besaran yang dibutuhkan.

“Komisi IV DPR RI mendorong Pemerintah untuk menertibkan peredaran Pupuk Organik yang tidak sesuai dengan standar mutu dari Kementerian Pertanian,” kata Endang.

Pada kesempatan rapat dengar pendapat dengan Kementan, Endang memberikan dua buku rangkuman dari para peneliti dan Perkumpulan Tani Nelayan Andalan dari seluruh Indonesia, tentang Pemanfaatan Bioteknologi Solusi Prospektif Bagi Ketahanan Pangan dan Pengentasan Kemiskinan di Indonesia. Karena kaki nya masih dalam perwatan dokter, terpaksa tidak bisa menyampaikan dokumennya langsung ke Mentri Pertanian, namun ada Eselon 1, Kepala Badan Karantina DR Ali yang menjemput dokumennya untuk diserahkan kepada Mentri Pertanian, karena posisi duduk Mentri Pertanian berada di tengah para eselon satu.

“Perkumpulan Tani Nelayan tengah menunggu hasil inovasi teknologi, supaya bisa dimanfaatkan oleh petani secepatnya. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani kita, yang kehidupannya makin terpuruk karena banyaknya import pangan,” ungkap Endang. (bdn)

Pemkot Bogor Tunggu ACC Kemenhub soal Trem

0

BOGOR DAILY- : Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor Jawa Barat, masih menunggu keputusan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), soal penerimaan hibah moda transportasi massal trem dari Belanda.

“Pihak Belanda masih menunggu keputusan Kemenhub terkait diambil tidaknya hibah trem dari Utrecht ini. Kota Bogor menyerahkan sepenuhnya kepada Kemenhub dan BPTJ sebagai executing agency untuk keputusan akhirnya,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim di Bogor, Jawa Barat, Selasa, 18 Februari 2020.

Dedie mengatakan rencana hibah trem dari Belanda memiliki batas waktu hingga Juni 2020. Jika pihak Kemenhub dan BPTJ belum memberikan keputusan hingga batas waktu yang telah ditentukan, maka rencana hibah trem tersebut akan dibatalkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?Happy Inspire Confuse Sad
Menurut Dedie Pemkot Bogor tidak terlalu khawatir jika hibah trem dari Belanda gagal terealisasi. Pihaknya sudah memiliki alternatif lain jika pihak Kemenhub dan BPTJ tidak memberikan keputusan.

“Kami sudah memiliki solusi lain bila tidak mendapat unit hibah trem dari Belanda. Solusinya dengan menggunakan produk trem buatan dalam negeri dari PT INKA,” jelas Dedie.

SUMBER: Medcom.id