Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 8553

659 Polisi Mengamankan Demo Massa Pro dan Kontra-Anies di Balai Kota

BOGORDAILY – Dua kelompok massa pro dan kontra-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan melakukan unjuk rasa siang ini. Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan untuk mengawal aksi tersebut guna mencegah bentrokan.

“Untuk personel pengamanan sudah kami siapkan 600 personel dari Polda dan Polres (Jakarta Pusat),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi detikcom, Selasa (14/1/2020).

Personel pengamanan saat ini sudah bersiaga di lokasi. Polisi juga telah melakukan apel pengamanan pada pukul 08.00 WIB.

“Kami akan kawal agar massa yang pro dan kontra ini tidak bentrok,” imbuhnya.

Polisi akan melakukan penyekatan terhadap kedua massa untuk mencegah terjadinya bentrokan. Massa yang pro dan kontra akan dipisahkan.

“Yang sebelah kanan itu yang kontra, yang sebelah kiri nanti yang pro,” ujarnya.

Polisi juga menyiapkan kendaraan taktis hingga peralatan, seperti barrier, untuk menyekat massa.

“Penyekatannya nanti di tengah-tengah, kemudian akan disekat dan ditaruh barrier di situ dan ada anggota yang berjaga di depannya,” katanya.

Seperti diketahui, dua kelompok massa akan berunjuk rasa di depan kantor Balai Kota DKI Jakarta siang ini. Satu kelompok massa merupakan massa kontra-Anies.

Aksi kelompok yang diikuti oleh sejumlah korban banjir ini akan menuntut Anies mundur. Politikus PDIP Dewi Tanjung dan aktivis Permadi Arya (Abu Janda) akan ikut dalam aksi tersebut.

Sementara itu, demo dari kelompok lainnya akan diikuti anggota DPD dari DKI Jakarta, Fahira Idris, bersama ormas Bang Japar. Mereka menyiapkan ‘Aksi Jaga dan Kawal Anies’.

Menteri BUMN bakal Bentuk Sub Holding Pengelola Pelabuhan

JAKARTA-Menteri BUMN Erick Tohir dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada awal Desember lalu menyampaikan rencana pembentukan superholding akan diubah konsepnya menjadi subholding dengan tujuan agar tidak ada overlapping dan kanibalisme antar perusahaan pelat merah.

“Bisnis model BUMN harus diperbaiki, oleh karena itu konsep superholding diubah menjadi subholding yang fokus kepada masing-masing kegiatan usaha,” ujarnya.

Untuk BUMN pelabuhan, ke depan akan disesuaikan berdasarkan fungsinya, seperti pelabuhan peti kemas, pelabuhan curah cair, dan sebagainya, dan bukan berdasarkan sub region seperti yang selama ini ada. Sebab jika BUMN pelabuhan dibagi berdasarkan sub regionnya, kelak akan terjadi kanibal di antara mereka. Oleh sebab itu rencana untuk memperbaiki model bisnis BUMN dengan mengembalikan ke bisnis inti.

Perlu diketahui, BUMN kepelabuhanan di Indonesia ada 4 perusahaan. Yaitu PT (Persero) Pelindo I-IV. Pelabuhan Indonesia I (Persero) adalah (BUMN) yang mengelola jasa kepelabuhanan di Indonesia bagian barat. Yang memiliki wilayah operasi di 4 provinsi yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau daratan dan Riau Kepulauan, serta mengelola 16 cabang pelabuhan, 11 kawasan pelabuhan/ perwakilan dan mengelola 1 (satu) unit usaha yaitu UGK (Unit Usaha Galangan Kapal) serta 6 (enam) Anak Perusahaan.

Sedangkan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) saat ini mengoperasikan 12 Pelabuhan yang terletak di 10 Provinsi Indonesia. Meliputi: Sumatera Barat, Lampung, Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat.

Sementara itu PT Pelindo III (Persero) yang berkantor pusat di Surabaya, mengelola 43 pelabuhan yang tersebar di 7 Provinsi yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, serta memiliki 6 anak perusahaan dan sejumlah cucu perusahaan.

Dan PT Pelindo IV (Persero) mengelola beberapa pelabuhan khususnya di wilayah Indonesia Timur yaitu Makassar, Pare-Pare, Kendari, Pantoloan, Tolitoli, Gorontalo, Bitung, Balikpapan, Samarinda, Bontang, Sengata, Tj Redeb, Tarakan, Nunukan, Ternate, Ambon, Sorong,Manokwari, Fak Fak, Biak, Jayapura, Merauke.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II/IPC Elvyn G Masassya menyatakan kesiapannya terhadap rencana pemerintah untuk mengintegrasikan atau menggabungkan perusahaan pelabuhan peti kemas dalam sebuah holding, dengan tujuan efektifitas, efisien dan meningkat produktifitas kerja.

“Saya total mendukung rencana integrasi itu,” ujar Elvyn.

Elvyn mengatakan pengelolaan pelabuhan itu sebenarnya cukup sederhana. Yaitu bagaimana menghasilkan layanan yang lebih cepat, mudah, dan efisien. Ketiganya hanya hisa diraih kalau standar sistem operasionalnya, standar peralatan dan infrastruktur pelabuhannya sama. “Dan Itu hanya bisa dilakukan secara efektif kalau strategi besarnya, pengelolaannya terintegrasi,” ujarnya

Selama ini masing masing pengelolaan kepelabuhanan pendekatannya sangat regional, ada pembatasan wilayah. Padahal yang ideal adalah dengan pendekatan fungsional. Artinya perlu satu saja perusahaan atau BUMN yang mengelola terminal petikemas untuk lingkup Indonesia. Juga perlu satu perusahaaan pelayaran yang mengelola pelayanan penumpang, atau satu perusahaan yang mengelola infrastruktur atau SDM kepelabuhanan.

“Pengelolaan pelabuhan itu sebenarnya kan sederhana. Menghasilkan layanan yang lebih cepat, layanan yang lebih mudah, layanan lebih efisien. Nah tiga ini hanya bisa diraih kalau system operasionalnya sama”, kata Elvyn.

Pengamat ekonomi Unika Atmajaya, Rosdiana Sijabat, PhD kepada wartawan mengatakan,
pembentukan sub holding banyak berhasilnya dalam menciptkan pertumbuhan ekonomi. Melalui efek multiplier ekonomi, pembentukan super holding kepelabuhan akan menciptakan penyerapan tenaga kerja, distribusi barang dan jasa antar wilayah dan lebih jauh kondisi ini bisa menciptakan investasi baru. Sehingga semua ini pada akhirnya akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.

Holding kepelabuhanan nantinya akan membuat Pelindo I, II, III dan IV di bawah ownership yang sama, dapat memperkuat posisi tawar Pelindo dalam setiap negosiasi bisnis dan investasi. Holding akan membuat skala ekonomi menjadi lebih besar. Juga akan terbentuk bisnis yang semakin terspesialisasi yang akhirnya meningkatkan daya saing. Dan yang penting dicatat, pembentukan holding ini akan mengurangi soft budget constraint problem yang sering dialami BUMN.

Sementara itu pengamat Maritim Son Diamar menyarankan Pemerintah agar segera menyiapkan seperangkat regulasi dan aturan main yang baku sebelum membentuk holding atau korporasi induk BUMN kepelabuhanan.

Dia mengatakan bahwa rencana pembentukan Pelindo Incorporated juga tidak boleh mematikan keunggulan dan kreativitas masing-masing entitas yakni Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III dan Pelindo IV.

Menurut Son Diamar, jika ingin membentuk holding untuk bisnis kepelabuhanan, Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan harus betul-betul memilih SDM yang kompeten di dalamnya. Jika dilihat dari sisi kinerja, baik operasional maupun keuangan, lanjut Son Diamar, Pelindo II (IPC) layak menjadi induk untuk Pelindo Incorporated. Selain dekat dengan pusat pemerintahan, Pelindo II menaungi Tanjung Priok yang merupakan pelabuhan terbesar dan tersibuk di Indonesia.

“Kinerja mereka juga cukup baik dalam beberapa tahun terakhir”, jelasnya.

Selain dekat dengan pusat pemerintahan, Pelindo II menaungi Tanjung Priok yang merupakan pelabuhan terbesar dan tersibuk di Indonesia. “Kinerja mereka juga cukup baik dalam beberapa tahun terakhir, jelasnya.

Pada 2018, pendapatan usaha IPC meningkat 4,94% menjadi sebesar Rp11,45 triliun (unaudited) dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp10,91 triliun. Pencapaian laba bersih meningkat 9,95% menjadi sebesar Rp2,43 triliun (unaudited) dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp2,21 triliun.

Selain itu pada tahun 2019, 12 cabang pelabuhan IPC telah memiliki sistem operasi berbasis digital yang setara tentunya dengan tingkat yang berbeda-beda sesuai kebutuhan masing-masing Cabang Pelabuhan. Sejumlah aplikasi penting telah diimplementasikan, antara lain Vessel Management System (VMS), Vessel Traffic System (VTS), Automatic Identification System (AIS), dan Terminal Operating System (TOS). Demikian juga Marine Operating System (MOS), untuk pelabuhan yang mempunyai trafik kapal yang tinggi dan disandari kapal-kapal besar. Terkini, pada awal Desember 2019 IPC telah memperkenalkan single Truck Identity Database (TID) yang merupakan basis data truk yang hilir mudik di pelabuhan-pelabuhan IPC. Dimulai dari Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pilot project, yang akan fully implemented pada tahun 2020.

Capaian penting lainnya, hingga tahun 2019 IPC telah berhasil membangun kerjasama sisterport setidaknya dengan 11 pelabuhan yaitu Port of Ningbo-China, Port of Shenzen-China, Port of Guangzhou-China, Port of Baku-Azerbaijan, Port of Townsville-Australia, Port of Lazaro Cardenas-Mexico, Port of Hamad-Qatar, Port of Djibouti-Afrika Timur, Port of Sabah-Malaysia serta Port of Los Angeles-Amerika.

Pada pertengahan tahun 2019, lembaga pemeringkat independen Standard & Poor’s meningkatkan peringkat IPC menjadi BBB dari peringkat sebelumnya BBB- dengan outlook stable (prospek stabil) yang menunjukkan bahwa tren kinerja positif perusahaan, baik operasional maupun keuangan, selama 4 tahun terakhir juga mendapatkan perhatian dari pemangku kepentingan termasuk para investor.

Hasil survey Lloydslist Maritime Intelligence, pada tahun 2019 menunjukkan Pelabuhan Tanjung Priok mendapatkan peringkat ke 22 dunia, naik 4 peringkat dari tahun sebelumnya berdasarkan throughput petikemas yang ditangani. Peran Pelabuhan Tanjung Priok sebagai transhipment port juga telah diperkuat, sehingga saat ini secara reguler telah melayani kapal-kapal besar dengan direct call services ke beberapa tujuan akhir baik di Eropa, Amerika, Australia maupun China, melalui kerjasama dengan shipping line besar seperti CMA-CGM, COSCO dan MSC. Terbaru, Tanjung Priok menambah layanan direct call dengan tujuan Rusia.

Dari sisi kinerja operasional IPC, trafik arus peti kemas tercapai sebanyak 6,95 juta TEUs, naik 1,6% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 6,84 juta TEUs. Sedangkan untuk arus penumpang terjadi kenaikan dari 588 ribu menjadi 1 juta penumpang, atau tumbuh sebesar 73,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (*/bdn)

Barcelona Resmi Pecat Ernesto Valverde

0

BOGORDAILY – Barcelona resmi memutus kontrak pelatih Ernesto Valverde dari jabatannya. Posisinya sebagai juru taktik Blaugrana digantikan oleh Quique Setien.

Pengumuman itu disampaikan langsung melalui situs resmi Barcelona, Selasa (14/1/2020). Kedua pihak sepakat memutuskan kontrak Valverde yang seharusnya berakhir di musim 2020/2021.

“FC Barcelona dan Ernesto Valverde telah mencapai kesepakatan mengakhiri kontrak yang menyatukan kedua belah pihak. Klub secara terbuka menyatakan terima kasih kepada Ernesto Valverde atas profesionalisme, komitmen, dedikasinya, dan perlakuan positif yang selalu diberikannya terhadap semua yang membentuk keluarga Barca,” begitu isi pernyataan yang dituliskan Barcelona, dilansir dari laman resmi klub.

“Kami berharap dia beruntung dan sukses di masa depan,” sambungnya.

Lihat gambar di Twitter

Barcelona total mendapatkan empat trofi domestik bersama Valverde, yakni dua titel Liga Spanyol, satu gelar Copa Del Rey, dan satu Piala Super Spanyol.

Namun selama hampir tiga tahun pengabdiannya, Valverde gagal mempersembahkan trofi Liga Champions. Tak hanya itu, Barcelona bahkan harus tersingkir secara memalukan oleh AS Roma pada 2018, serta Liverpool setahun berikutnya.

Tak lama setelah pemutusan kontrak Valverde, Barcelona mengumumkan pelatih anyarnya. Quique Setien yang ditunjuk sebagai juru taktik terbaru Lionel Messi dkk.

Setien merupakan pelatih 61 tahun yang cukup berpengalaman menangani beberapa klub di Spanyol. Sebelum melatih Barcelona, ia terahir membesut Real Betis pada 2017 hingga 2019.

Penertiban Tahap Satu Selasai, Kawasan Pasar Bogor Terasa Lengang

0

BOGORDAILY – Penertiban ratusan pedagang buah dan sayuran yang berjualan di Jalan Roda, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, sudah oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor sudah selesai dilakukan. Dirut PD Pasar Pakuan Jaya, Muzakir mengatakan, semua pedagang buah dan sayuran itu nantinya akan direlokasi ke tempat yang sudah disediakan PD Pasar Pakuan Jaya.

“Semua pedagang itu dipindahkan ke dalam pasar, hal itu tujuannya untuk membuat kenyamanan bagi masyarakat dan tertata rapih,” katanya kepada Bogordaily.net, ketika dihubungi, Senin (13/1/20).

Dijelaskan Muzakir, penertiban pedagang sayur dan buah-buahan dilakukan dalam tiga tahap. Penertiban kemarin yaitu merelokasi pedagang di Jalan Roda ke dalam pasar, merupakan tahap satu.

“Nanti berikutnya dua tahap lagi pedagang malam itu di tata mungkin Minggu depan lah, dan merelokasi itu sudah ke tempatnya masing-masing yang buah ke buah yang sayur ke sayur,” ucapnya.

Tahapan kedua yaitu penertiban pedagang di Jalan Roda, Kelenteng dan jalan Pasar akan dimasukan kedalam pasar ke lantai tiga. Terus nanti tahap ke tiga baru memindahkan pedagang yang di Jalan Pedati dan Lawang Seketeng akan masuk juga ke lantai tiga sebagian.

“Ada yang ke Sukasari, dan ada juga ke Pasar Jambu Dua, dan semua pedagang itu tujuannya dialihkan ke pasar agar jalan menjadi indah, dan jalan itu difungsikan sebagai jalan raya dan lokasinya pendestrian,” jelasnya.

Tujuannya sendiri lanjut pria yang disapa Muzakir ini, bagaimana Bogor ini bisa tertib dalam berdagang dan bisa tertata rapih serta parkir bisa tertata rapih dengan kantung parkirnya yang sudah disediakan oleh PD Pasar Kota Bogor.

“Untuk tahap ke dua saya nunggu penyelesaian di lantai tiga sampai hari ini sih sudah 85 persen prediksi di Senin depan sudah bisa Jalan,” tukasnya. (andi/bdn)

Via Vallen Bersyukur Bisa Merayakan Ultah Ayah di Tahun Ini

0

BOGORDAILY – Keluarga Via Vallen tengah berbahagia. Sang ayah, Mohammad Arifin baru saja berulang tahun.

Hal itu terlihat dalam unggahan Via di Instagramnya. Dalam kesempatan itu, Via mengunggah foto lengkap bersama keluarga besarnya.

Sang ayah juga terlihat memegang kue dan memakai topi ulang tahun.

“Happy birthday Papa, semoga panjang umur, sehat, dan selalu dalam lindungan Allah SWT 🤲🏻,” tulis Via.

Dalam kesempatan itu, Via juga menuliskan rasa syukurnya. Pasalnya di tahun-tahun sebelumnya Via sibuk terus saat ulang tahun ayahnya.

“Alhamdulillah tahun ini bisa kumpul-kumpul keluarga pas ultahnya Papa. Beberapa tahun ini pas ultah Papa kerja terus soale 😅,” tutupnya.

Dampak Bencana Longsor di Bogor, 1.520 Hektar Sawah Rusak, 50 Hektar Hilang

BOGORDAILY – Kadis Tanaman Pangan Hultikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor, Siti Nurianti menyebutkan, akibat longsor dan banjir yang terjadi di Kecamatan Sukajaya, Nanggung, dan Cigudeg menyebabkan 1.520 hektar sawah rusak.

“Lahan sawah 1.520 hektare di Cigudeg, Nanggung, dan Sukajaya rusak. paling banyak di Cigudeg sekitar 265 hektare, yang kena banjir,” katanya kepada Bogordaily.net, Senin (13/1/2020).

Pihaknya juga sudah melakukan penyebaran bantuan dengan metrokimia sembako, kepada korban bencana banjir dan longsor.

Tidak hanya itu saja, banyak lahan persawahan yang tertutup lumpur sehingga membuat lahan di tiga kecamatan tersebut rusak parah. Bahkan ada juga yang tidak bisa digunakan kembali.

“Tapi yang parah sawahnya ketutupan batu, hilang. Kita sudah laporkan ke pusat ya jadi kita minta nanti, tapi harus menunggu itu aman. Itu harus dibantu eskavator, cuman masalahanya nyeberangnya gak ada jembatan,” jelasnya.

Mengenai respon dari Kementerian Pertanian sendiri lanjutnya, akan dibantu baik dari bibit dan itu bagi yang mempunyai asuransi dan otomatis pasti akan mendapatkan.

“Ya memang agak susah ya, kan asuransi itu harus ada premi, kalau gak ada premi, enggak. Kalau bibit iya,” ucapnya.

Dirinya mengaku, terkait menormalkan lagi lahan sawah yang tertutup lumpur tersebut dinilai akan perlahan dibersihkan. Kalau mengenai benih Pemerintah Kabupaten Bogor pasti siap.

Banyak juga lanjutnya, para petani mengeluhkan cangkul, arit dan peralatan pertanian lainnya yang hilang. Dirinya menghimbau, agar perusahaan perkebunan untuk membantu para petani yang terdampak bencana alam tersebut.

“Untuk kerugian diatas Rp1 miliar karena ada irigasi, dan parit itu ada. Banyak yg sawahnya hilang tapi ini tanamnya baru 10 hari. Kalau dihitung dengan benihnya bisa sekitar Rp 6 miliaran. Cuma 50 hekatre yang hilang sawah di tiga kecamatan tersebut,” tukasnya. (Andi).

Keputusan Lina Memberikan Warisan ke Anak Jauh Sebelum Nikah dengan Teddy

0

BOGORDAILY – Setelah Lina Jubaedah meninggal dunia, tudingan miring tak henti-hentinya menghantam Teddy. Teddy dianggap ingin menguasai harta peninggalan Lina.

Teddy sudah mengatakan dirinya tak ingin menguasai harta peninggalan Lina. Dia pun sudah memastikan akan memberikan semua peninggalan Lina ke anak-anaknya, yakni Rizky Febian dan Putri Delina.

“Jauh sebelum ada perkawinan dengan Teddy itu memang sudah diobrolin kan memang tak tahu kalau ada pernikahan. Selama proses perceraian itu sudah diobrolkan. Nanti setelah vonis itu akan dibaliknamakan atas nama Iky, karena kan itu uang Rizky Febian juga beli-beli itu ditambah sama uang almarhumah,” jelas pengacara Lina, Abdurrahman T Pratomo kepada detikcom.

Abdurrahman, pengacara yang mendampingi Lina saat cerai dengan Sule menegaskan, pembagian harta itu bukan wasiat. Akan tetapi, itu memang sudah jadi hak Rizky Febian dan Putri Delina.

“Saya tegaskan dalam hal ini itu bukan wasiat tapi hak mereka. Semua sudah dibicarakan dari awal, proses panjang, mau diurus tapi kan ada waktu. Ini sudah ada kesepakatan. Nggak perlu ribut-ribut harta gono-gini karena mau kemana sih kalau nggak ke anak,” tegas Abdurrahman T Pratomo.

Untuk Rizky dan Putri, Lina sudah mempersiapkan beberapa aset. Rizky Febian akan diberikan kost-kostan 32 pintu dan tanah. Sedangkan, Putri Delina rencananya akan mendapat rumah dan ruko yang menjadi tempat usaha salon almarhumah.

Filipina Menjadi Jalur Penyelundupan Senjata Api ke Papua

BOGORDAILY – Polda Papua melacak dugaan penyelundupan senjata api beserta amunisi dari luar negeri ke wilayah itu. Hal ini menyusul maraknya teror penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap prajurit TNI dan Polri di berbagai daerah di Papua akhir-akhir ini.

“Memang ada info-info bahwa bukan hanya dari dalam negeri, ada juga dari luar negeri. Ada indikasi dari perbatasan itu juga masuk. Lalu dari Filipina juga masuk melalui Maluku Utara, kemudian ke Sorong Papua Barat lalu masuk ke Papua. Banyak jalan yang mereka gunakan. Itu yang sedang kami lacak,” kata Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw di Timika, Senin (13/1). Dikutip dari Antara.

Kapolda meminta dukungan dan bantuan masyarakat setempat untuk memberitahukan kepada pihak berwajib jika mengetahui informasi adanya transaksi senjata api dan amunisi, agar aparat bisa mencegah hal itu sekaligus dapat mengetahui jaringan sindikasinya serta menyeret para pelaku yang terlibat ke dalam proses hukum.

Polda Papua juga mendapatkan informasi bahwa ada sejumlah senjata rakitan dari daerah Lumajang, Jawa Timur beberapa di antaranya sudah masuk ke wilayah Papua.

Kasus pembuatan senjata rakitan di wilayah Lumajang tersebut pernah diungkap oleh jajaran kepolisian di Polda Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Menurut Irjen Paulus, kasus penyelundupan senjata api dan amunisi kepada KKB di Papua menjadi pekerjaan besar dan berat yang harus ditangani serius dengan melibatkan semua pihak terkait.

Sebab dengan memiliki senjata api dan amunisi yang memadai, KKB tidak saja terus melakukan teror penembakan untuk melawan petugas, tapi juga menikmati segala fasilitas dan kemewahan.

“Dengan memegang senjata, mereka juga ingin makan enak, ingin perempuan, ingin hidup mewah dan memiliki uang banyak. Mereka juga menekan aparat pemerintah seperti kepala-kepala desa untuk menyetor dana. Makanya kita semua perlu duduk bersama untuk melakukan evaluasi sekaligus memikirkan cara terbaik dalam menyikapi kasus ini ke depan,” kata jenderal polisi bintang dua itu.

Menyinggung tentang kekuatan personel KKB Nduga pimpinan Egianus Kogoya yang selama ini terus melakukan teror penembakan terhadap petugas, Kapolda mengatakan jumlah mereka tidak seberapa besar.

“Jumlah mereka tidak banyak, makanya kita menyebut mereka sebagai kelompok yang melakukan perbuatan kriminal dan mereka bersenjata,” katanya.

Meski jumlahnya tidak besar, KKB Nduga diketahui selalu memanfaatkan warga sipil terutama ibu-ibu, anak-anak dan kaum perempuan sebagai tameng ketika aparat melakukan pengejaran dan tindakan penegakan hukum terhadap kelompok tersebut.

“Itu kebiasaan mereka, mereka paksa ibu-ibu, anak-anak dan kaum perempuan untuk ikut dengan mereka untuk dijadikan tameng. Kondisi itulah yang kadang-kadang membuat kami sulit melakukan upaya hukum yang tegas kepada mereka,” jelas Kapolda.

Nabila Faisal Setia Menemani Marcell Darwin saat Mualaf

0

BOGORDAILY – Marcell Darwinmenjadi mualaf. Saat pembacaan dua kalimat syahadat, ia ditemani oleh Nabila Faisal, sang kekasih yang kini dipersuntingnya.

Hal itu diungkapkan Aa Reza, ustaz yang mengislamkan Marcel Darwin, saat ditemui menjadi tamu undangan di acara pernikahannya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Ditemani sama Nabila,” kata Aa Reza, Minggu (12/1/2020).

Aa Reza menyebut, menjadi seorang mualaf adalah keinginan Marcell Darwin. Ia sudah meminta izin pada sang bunda yang melahirkannya.

“Di rumah saya (mualafnya), disaksikan sama pengurus Masjid kami juga. Kemudian diberikan sertifikat untuk identitas beliau,” ujar Aa Reza.

“Ayah Marcell kan udah meninggal ayahnya. Tinggal ibunya saja. Ibunya sudah memberikan izin. Waktu ke rumah aa tuh, aa nanya juga ‘mama gimana?’ ‘Mama sudah memberikan izin,” ungkap Aa Reza.

Kata Aa Reza, kejadian itu terjadi sekitar dua atau tiga bulan yang lalu sebelum Marcell Darwin menikahi Nabila Faisal.

Valverde Meminta Maaf pada Morata: Tapi Pelanggaran Itu Memang Harus Dilakukan

0

BOGORDAILY – Gelandang Real Madrid Federico Valverde minta maaf pada striker Atletico Madrid Alvaro Morata karena tekelnya. Menurut dia, tekel itu memang harus dilakukan.

Valverde menyita sorotan besar ketika Madrid mengalahkan Atletico via adu penalti untuk memenangi Piala Super Spanyol, Senin (13/1/2020) dinihari WIB. Meski tampil solid, Valverde dikartu merah di babak perpanjangan waktu karena melakukan pelanggaran keras.

Pesepakbola berusia 21 tahun itu terpaksa melakukan tekel dari belakang kepada Morata. Pasalnya Valverde menjadi pemain terakhir di pertahanan Real Madrid sedangkan Morata akan dalam situasi one on one dengan kiper Thibaut Courtois.

Berkat pelanggaran itu, Atletico gagal mencetak gol sehingga pertandingan dilanjutkan ke adu penalti yang pada akhirnya sukses dimenangi Los Blancos 4-1.

Meski diusir dari permainan lebih awal, Valverde tetap diganjar sebagai man of the match. Pesepakbola Spanyol itu mengatakan, tak punya pilihan selain melakukan pelanggaran itu.

“Aku sudah minta maaf [kepada Morata],” Valverde mengatakan usai pertandingan dikutip Marca. “Apa yang kulakukan memang tidak bagus, tapi aku harus melakukannya.”

“Aku dipenuhi dengan amarah karena aku meninggalkan timku dengan kekurangan satu pemain, tapi mereka ada untuk membantuku. Ketika adu penaltinya selesai, aku menunggu dan lalu aku berlari [ke lapangan]. Mereka menyelamatiku, tapi ini untuk semuanya,” kata dia.