Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 8552

Jelang Berputarnya Liga I Tira Persikabo Rekrut Tiga Pemain Asing

BOGORDAILY – Direktur Pengembangan Bisnis Tira Persikabo Rhendie Arindra, berhasil mendatangkan tiga pemain asingnya untuk memperkuat Kompetisi Liga I Indonesia tahun 2020.

Tiga pemain asing baru itu adalah Artyom Filiposyan berkewarganegaraan Uzbekistan, Petteri Penanen warga negara Finlandia dan Alex Dos Santos Gonzalves warga negara Brazil.

Ia mengungkapkan, bahwa Tira Persikabo salah satu tim sepakbola kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor ini, siap menggelar latihan perdana di Lapangan Sepakbola PMPP Hambalang, Babakan Madang.

“Rencananya akan mulai menggelar lathan perdananya hari Rabu (15/1/2020) di Lapangan PMPP Hambalang yang juga akan jadi Homebase Laskar Pajajaran musim ini,” katanya kepada Bogordailay.net, Selasa (14/1/2020).

Sedangkan lanjut pria yang disapa Rhendie, salah satu pemain asing yang dipertahankan Tira Persikabo adalah
Ciro Alves.

“Sementara untuk Silvio Esobar salah satu pemain asing asal Paraguay sudah masuk dalam slot pemain lokal naturalisasi,” ucapnya.

Selain merampungkan perburuan pemain asing, Tira Persikabo juga sudah menuntaskan pembelian para pemain lokal nasional seperti Artur Bonai, Kevin Wofi, Hendra Bayauw, Aditya Putra Dewa dan Ikhwan Ciptady.

“Semua pemain baru Tira Persikabo sudah siap berlatih hari rabu di lapangan PMPP Hambalang,” tukasnya. (Andi).

Menurut Jokowi Pemindahan Ibu Kota Inisiatif Paling Berani dalam Sejarah RI

BOGORDAILY – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung rencana Pemerintah Republik Indonesia memindahkan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Menurut Presiden, Jakarta mewakili kota yang dinamis dan bersejarah yang melambangkan pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur Indonesia.

Jakarta telah menjadi salah satu kota yang memiliki kontribusi signifikan dalam perekonomian Indonesia. Tetapi dalam membangun Indonesia sebuah negara yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau, presiden mengatakan, konsep pembangunan yang adil diperlukan agar pembangunan dapat adil bagi semua masyarakat Indonesia.

“Konsep pengembangan ini adalah apa yang kami sebut Indonesia-sentris. Itulah sebabnya kami melakukan salah satu inisiatif paling berani dalam sejarah negara kami, membangun ibu kota baru dari bawah ke atas,” kata Presiden Jokowi seperti dikutip dari Setkab saat berpidato pada forum Abu Dhabi Suistainabilitu Week (ADSW) 2020, di Abu Dhabi National Exhibition Centre (ADNEC), Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), kemarin.

Menurut Presiden Jokowi, ibu kota baru nantinya akan menjadi pameran teknologi dan cara hidup paling maju. “Ini akan menjadi karya terbaik dalam efisiensi energi dalam inovasi dan kreativitas ramah lingkungan dan dalam kebahagiaan penghuninya,” ujarnya.

Penduduk Ibu Kota Baru 10 Kali Lebih Banyak dari Washington DC

Presiden menegaskan, pemerintah tidak ingin membangun ibukota administratif kecil tetapi kota metropolitan yang cerdas. Dia mengingatkan, Indonesia memiliki 1,4 juta pegawai pemerintah pusat di Jakarta. Dengan keluarga mereka, total populasi sekitar 6 hingga 7 juta orang.

“Dengan 6 hingga 7 juta orang pindah ke ibu kota baru, populasi akan menjadi 3 kali populasi Paris, 10 kali populasi Washington DC, itu akan mulai mendekati 8 hingga 9 juta populasi seperti New York dan London,” terang Presiden Jokowi.

Oleh karena itu, lanjut Presiden Jokowi, pemerintah harus memastikan bahwa gaya hidup perkotaan abad ke-21 rendah karbon dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Ibu kota baru akan mengatasi penyebab sosial pencemaran yaitu budaya gaya hidup boros, dengan menciptakan kota baru yang menarik, mudah, dan diharapkan untuk orang kaya dan miskin.

“Untuk mengadopsi gaya hidup rendah karbon yang efisien, berorientasi pada transportasi umum dan kehidupan kota yang ramah pejalan kaki, dan dekat dengan alam,” kata Presiden Jokowi.

Dalam mengembangkan ibu kota baru itu, Presiden Jokowi mengaku akan belajar dari perintis perencana kota, termasuk tuan rumah Abu Dhabi Suistainabilitu Week, yaitu Kota Masdar di Abu Dhabi dan lainnya. “Di ibu kota baru kami, kami mengundang dunia untuk menghadirkan teknologi terbaik dan inovasi terbaik serta kebijaksanaan terbaik,” kata Presiden Jokowi.

Bikin Heboh Sejagat, Pria Ini Jualan Tuyul Rp20 Jutaan

0

BOGORDAILY – Mengaku memiliki tuyul yang dapat melipat gandakan uang, seorang pria berinisial AG (27), warga Desa Tirtomoyo, Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, ditangkap polisi.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, tersangka meminta korban berinisial YT (48), seorang waria asal Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen untuk menyerahkan uang Rp 20 juta.

“Tersangka menjanjikan korban dapat menggandakan uang melalui stok tuyul yang dimiliki, dengan syarat menyerahkan uang Rp 20 juta sebagai mahar tanda jadi,” kata Rudy melalui keterangan tertulis, Sabtu (21/12/2019).

Namun, uang sebanyak Rp 20 juta yang sedianya untuk membeli tuyul, justru digunakan tersangka untuk membeli mobil.

Merasa ditipu, korban akhirnya melaporkan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib.

“Penipuan itu berawal saat korban mangkal di Stadion Candradimuka Kebumen November lalu. Korban bercerita kepada tersangka ingin berhenti bekerja jika ia sudah kaya,” ujar Rudy.

Berawal dari curhatan tersebut, muncul niat jahat dari tersangka.

Tersangka mengaku bisa membuatnya kaya mendadak melalui bantuan makhluk halus tuyul yang akan dihibahkan kepada korban.

“Korban percaya dan menyerahkan mahar Rp 20 juta kepada tersangka. Namun hingga dua hari setelah tanda jadi, tuyul yang dijanjikan akan diserahkan kepada korban tidak kunjung datang, tersangka juga menghilang,” kata Rudy.

Tersangka akhirnya berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Kebumen di daerah Kecamatan Gombong.

Tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara.

Setahun lampau, kabar perihal mahluk disebut tuyul sempat menggemparkan Nusa Tenggara Timur.

Maria Sae (45), warga RT 20 Desa Binilakat, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur mengaku berhasil menangkap makluk yang disebutnya tuyul di atas peti tempat menyimpan uang sekolah anaknya.

Makhluk itu sebelumnya sempat mencuri uang Rp 200 ribu.

Gara-gara hal ini, rumahnya ramai didatangi warga yang ingin melihat langsung ‘makhluk’ tersebut.

“Saya tangkap makhluk tuyul itu hari Kamis (4/1/) kemarin jam 16.30 Wita, di atas peti tempat simpan uang sekolah anak saya ini,” kata Maria, Jumat (5/1/2018) di rumahnya sambil menunjukan peti tersebut.

Dia mengaku bisa menangkap tuyul itu karena membuat jebakan atas usulan sejumlah warga dan kerabat ketika dia mengeluh kehilangan uang.

Jebakan yang dipakai adalah sepotong cermin yang ditempatkan di bagian atas kotak uang.

Kemudian di samping kanan kotak disimpan beberapa butir kelereng, di bagian kiri kotak disimpan karet gelang yang biasa dipakai anak-anak bermain.

Sementara, di bagian dalam kotak uang ditaburi lada.

Hasilnya, kata ibu yang bekerja serabutan itu, tuyul berhasil ditangkap.

Menurutnya, saat ditangkap tuyul tersebut sedang asyik bermain dengan cermin.

“Si tuyul melihat wajahnya di cermin dan menyangka temannya. Saya datang dia lagi asyik bermain dengan berdiri di atas peti uang yang masih tertutup,” kata Maria.

Setelah ditangkap, si tuyul tidak melawan, namun hanya menyusutkan dirinya menjadi sekecil bayi tikus.

Si tuyul lalu digenggam erat oleh Maria.

“Saya lalu memanggil suami saya dan memperlihatkan makluk itu dan karena suami saya bilang tuyul maka langsung dimasukkan dalam sebuah botol bekas sirup,” katanya.

Maria awalnya sadar uangnya hilang jelang Natal 2017.

Uang yang sebelumnya berjumlah Rp1 juta dengan pecahan 100 ribu tersisa Rp900 ribu.

Maria merasa aneh karena peti tempat penyimpan uang itu terkunci.

“Saya curigai suami saya yang telah menyolong uang itu. Saya pun membatalkan niat membeli ayam,” katanya.

Tanggal 28 Desember 2017, sejumlah kerabat menginisiasi akan membuat acara tutup tahun bersama.

Setiap kepala keluarga diminta sumbangan Rp100 ribu.

Saat hendak mengambil uang, ternyata uangnya kembali berkurang Rp100 ribu.

“Saya lalu berpikir tidak mungkin suami saya yang ambil. Yang pegang kunci kotak itu saya masa suami saya ambil,” katanya.

Akhirnya kecurigaan tertuju kepada tuyul.

“Makanya atas saran kerabat jebakan itu saya buat dan akhirnya bisa ditangkap,” katanya.

Rumah pasangan keluarga pekerja serabutan itu sejak Kamis kemarin hingga Jumat terus didatangi warga untuk melihat makluk itu.

Berbagai komentar bermunculan. “Ini bukan tuyul tapi ini sejenis kurcaci namun ‘kerja’ mereka sama yaitu menyolong duit orang atas perintah ‘tuan’ yang memeliharanya,” kata seorang warga Mesak Bia Lenggu.

Akhirnya kecurigaan tertuju kepada tuyul.

“Makanya atas saran kerabat jebakan itu saya buat dan akhirnya bisa ditangkap,” katanya.

Rumah pasangan keluarga pekerja serabutan itu sejak Kamis kemarin hingga Jumat terus didatangi warga untuk melihat makluk itu.

Berbagai komentar bermunculan.

“Ini bukan tuyul tapi ini sejenis kurcaci namun ‘kerja’ mereka sama yaitu menyolong duit orang atas perintah ‘tuan’ yang memeliharanya,” kata seorang warga Mesak Bia Lenggu.

Rumor tutul pernah pula beredar di satu daerah di Bali. Kala itu terjadi pencurian beruntun di 12 rumah di lingkungan Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Anehnya, pelaku hanya mengambil uang rupiah saja, meski ada uang dolar di situ.

Pencurian ini menimbulkan cerita klenik dan beredar di masyarakat.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kanit Buser Polres Gianyar, Ipda Gusti Ngurah Winangun.

“Masyarakat mengira uang mereka dicuri tuyul. Ini aneh karena hanya rupiah yang diambil, uang lainnya tidak,” kata Winangun kepada wartawan.

Ia menambahkan, pencurian terjadi beruntun dari satu rumah ke rumah lain. Lagi-lagi cerita yang sama muncul dan mereka menduga pelakunya adalah tuyul.

Cerita ini nyaris dipercaya sepenuhnya, sebelum personel buru sergap Polres Gianyar bertindak dan berhasil menangkap pelaku.

Kisah tuyul tersebut berakhir setelah seorang pelajar kelas tiga sekolah menengah pertama berinisial MD ditangkap.

Warga asal Blahbatu itu ditangkap di Jalan Raya Buruan saat mengendarai motor.

Ia pernah ditangkap dalam kasus yang sama.

Lantaran masih di bawah umur, polisi mengembalikan MD kepada keluarga agar dibina.

Namun MD kambuh dan kembali berulah, hingga kembali tertangkap.

Di depan anggota Polres Gianyar, MD mengakui perbuatannya.

Ia mulai mencuri sejak kelas enam sekolah dasar. Hasil curiannnya ia gunakan untuk memodifikasi motor.

“(Saya) Sendiri saja. Lihat rumah kosong yang pintunya terkunci, artinya sepi. Saya masuk mengambil pisau blakas untuk membuka pintu,” aku MD sambil menunduk malu.(*)

Hadir di Latihan, Bambang Pamungkas Menjadi Manajer Persija?

0

BOGORDAILY – Bambang Pamungkas tampak hadir di latihan perdana Persija Jakarta. Eks striker Macan Kemayoran itu disebut-sebut akan menjadi manajer klub. Benarkah?

Persija menjalani latihan perdana di lapangan Sutasoma, Halim Perdanakusumah, Jakarta, Senin (13/1/2020). Bepe, sapaan akrab Bambang, turut hadir memantaunya.

Bepe, yang memutuskan gantung sepatu sebagai pemain pada akhir musim Liga 1 2019, berdiri di ruangan mess pemain. Pakaiannya rapi, dengan mengenakan kemeja berwarna biru muda.

Spekulasi pun muncul. Bepe disebut-sebut akan masuk dalam manajemen Persija sebagai manajer. Momennya memang pas, sebab Ardhi Tjahjoko, manajer Persija, memutuskan mundur dari jabatannya.

“Pada kesempatan yang baik ini izinkanlah saya secara pribadi mohon diri dari jabatan saya sebagai manajer Persija. Apabila ada tingkah laku, tutur kata yang salah dan tidak berkenan di hati, saya mohon maaf karena sejatinya itu semua karena tuntutan tugas yang dibebankan kepada saya,” tulis Ardhi di Instagramnya, @Ardhitj90.

Presiden Persija, Ferry Paulus, langsung dimintai konfirmasi soal kabar Bepe akan menjadi manajer selanjutnya. Ferry membantah kabar itu.

“Bambang Pamungkas itu teman-temannya semua di sini. Jadi mungkin ketemu mereka, lah. Banyak suka hoax nih. Kalau sehari-hari dia kan memang suka berpenampilan menarik seperti itu,” kata Ferry.

Bepe dianggap menjadi legenda Persija. Ia mempersembahkan dua gelar juara Liga untuk Persija dan sekali Piala Presiden.

Gara-gara Bencana Bupati Lupa Seleksi CPNS

BOGORDAILY – Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Bogor pada awal tahun 2020 membuat Bupati Bogor, Ade Yasin sempat lupa bahwa di Bumi Tegar Beriman ini akan menyelenggarakan tes seleksi kompetensi dasar penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Wanita nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini mengatakan, dirinya sampai lupa akan dilaksanakan CPNS di Kabupaten Bogor yang bertempat di Gedung Tegar Beriman, yang sudah diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Wah saya baru tahu nih. Saya belum tanyain lagi ke BKN atau BKPP soalnya. Kemarin-kemarin kan fokus sama bencana dulu ya, dan lupa,” katanya kepada Bogordaily.net, Selasa (14/1/2020).

Untuk diketahui Kabupaten Bogor mendapat jatah kuota CPNS 2019 sebanyak 839 formasi, terdiri dari 392 formasi tenaga pendidikan, 219 tenaga kesehatan dan 228 tenaga teknis strategis.

Sementara jumlah pelamar untuk 3 formasi tersebut di Kabupaten Bogor mencapai 21.543 orang. Tes sendiri rencananya digelar pada 27 Januari hingga 28 Februari 2020. (Andi).

Bayi Pengidap Penyakit Langka, Sempat Ditolak RSUD Cibinong

BOGORDAILY – Muhammad Arafi bayi berusia 11 bulan, warga Kampung Nanggela, RT 02/07, Desa Sukmajaya, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, menderita penyakit langka. Anak dari Nurhalimah (25) itu kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong.

Nurhalimah mengatakan, kondisi anaknya sebelumnya masih normal. Apalagi pas dilahirkan kondisinya baik dan sehat.

Akan tetapi, ketika usia 10 bulan anaknya mendertia penyakit seperti campak. Dirinya pun langsung membawa anaknya itu ke salah satu klinik di Tajurhalang.

Pihak dokterpun memberikan obat campak, untuk diberikan kepada anaknya yang saat ini kondisinya semakin memburuk setelah mengkonsumsi obat yang diberikan dokter di kelinik tersebut.

“Pertama ini demam saya bawa ke kelinik kecil yah, terus pas habis itu dokternya bilang ini mau campak, dikasih obat buat keluar campak, terus pas abis keluar campak kok kayak yang lecet-lecet,” katanya kepada Bogordaily.net, ketika ditemui di RSUD Cibinong, Selasa (14/1/2020).

Setelah melihat kondisi bayinya semakin memburuk, ia pun langsung kembali ke kelinik yang memberikan obat kepada anaknya tersebut. Akan tetapi, pihak kelinik menyarankan agar menghabiskan obatnya.

“Terus saya tanya, dok kenapa ini lecet-lecet terusin aja obatnya, kalau belum habis, terus habisin aja katanya, terus kemudian tambah banyak kayak gini merah-merah, saya tanya lagi, gak apa-apa ini bagus udah keluar,” jelasnya, sambil meneteskan air mata.

Malah, lanjutnya pihak klinik menyarankan agar dibawa ke rumah sakit yang memang mempunyai fasilitas lengkap.

“Ketika saya balik lagi udah bu katanya dibawa ke mana yang lebih lengkap perawatannya ke medis mana, dia bilang gitu, namanya saya orang susah dan ibu RT juga belum tahu karena saya belum bilang ke bu RT. Kemarin itu juga saya belum bilang apa-apa, bu RT tahu dari orang dan langsung katanya udah bawa sekarang,” tuturnya.

Setelah dibawa ke RSUD Cibinong, pihak rumah sakit meminta untuk perlengkapan rujukan untuk dilengkapi, wanita yang disapa Nur inipun merasa putus asa ketika anaknya hampir saja di tolak akibat tidak mempunyai BPJS.

“Kata ketua RT gak usah pikir gimana gimana, dari sebelumnya kan bu RT juga gak tahu, kalau tahu mungkin langsung di bawa sama bu RT, untuk saat ini berkas diurus sama bu RT,” jelasnya lagi.

Ketika ditanya apakah sudah ada bantuan dari pihak desa, dirinya menjawab dari pihak Desa Sukmajaya dan Kecamatan Tajurhalang belum sama sekali ada bantuan ataupun datang melihat kondisi anaknya yang semakin memburuk tersebut.

“Belum ada, dibantu bu RT saja, yang benar bulak balik, dan kader apapun gak ada bantuan apa-apa,” akunya.

Bahkan, dirinya mengaku pihak rumah sakit juga belum memberi tahu penyakit yang diderita anaknya tersebut. Sampai-sampai untuk merawat ganti perlengkapan dan obat semua diurus oleh dirinya sendiri.

“Yah selama ini baik, cuman rawat ini itu saya yang ngerjain, dari pihak rumah sakit belum pernah, kasih obat saya juga. Cuma rumah sakit ngecek ngecek doang,” tukasnya. (Andi).

Prabowo Temui Menhan Prancis di Paris Untuk Perkuat Pertahanan RI

BOGORDAILY – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, bertolak ke Paris dalam agenda bilateral bersama Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly. Dalam pertemuan ini, Menhan Prabowo berbincang terkait upaya penguatan dan keinginannya memajukan industri pertahanan Indonesia.

“Saya mencatat bahwa sebagai dua mitra strategis, Indonesia-Prancis selama ini memiliki kerja sama pertahanan yang baik. Indonesia ingin terus tingkatkan kerja sama pertahanan, khususnya di bidang yang dapat perkuat alutsista TNI dan memajukan industri pertahanan Indonesia,” ujar Prabowo lewat siaran pers diterima, Selasa (14/1).

Selama di Prancis, Prabowo juga melakukan serangkaian pertemuan dengan perusahaan industri pertahanan di bidang pesawat tempur, kapal, radar dan sistem avionic, serta amunisi.

Prabowo berharap pelaku industri pertahanan di Prancis dapat bekerja sama dalam mengekselerasi kemajuan industri pertahanan di Indonesia. Serta penguatan sistem alutsista TNI melalui transfer teknologi, peningkatan penggunaan kandungan lokal dan juga peningkatan kapasitas SDM.

“Indonesia siap berkolaborasi dan bekerja sama dengan perusahaan industri Prancis agar dapat menjadikan industri pertahanan Indonesia menjadi bagian dari global production chain produk alutsista,” kata Prabowo.

Terus Menguat

Menurut catatan dirilis KBRI Paris, kerja sama pertahanan Indonesia dan Prancis terus menguat. Pada tahun 2017, kedua negara menyepakati Letter of Intent (LoI) atau Pernyataan Kehendak untuk peningkatan kerja sama pertahanan termasuk kerja sama kelautan dan keamanan maritim.

“Sejak tahun 2013, Indonesia dan Prancis telah memiliki forum Dialog Pertahanan Indonesia-Prancis (Indonesia-France Defense Dialogue/IFDD) yang diselenggarakan setiap tahun. Melalui Dialog tersebut, fokus area kerja sama dan pembahasan meliputi bidang seperti pelatihan dan pendidikan, saling kunjung, dan counter-terorism,” terang Dubes Indonesia untuk Prancis, Arrmanatha Nasir dalam keterangan tertulisnya.

Arrmanatha melanjutkan, kunjungan Menhan Prabowo ke Prancis dilakukan pada 11-13 Januari Januari 2020 dan didampingi oleh Asisten Khusus Menhan, Ketua KKIP, Asops Kasau dan Danseskoal TNI. Kunjungan ini merupakan pertemuan pertama tingkat tinggi yang mengawali rangkaian kegiatan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara khususnya di bidang pertahanan.

“Langkah ini akan mendukung upaya menjadikan industri pertahanan nasional sebagai bagian dari global production chain. Dalam konteks inilah Menhan RI memberi perhatian khusus pada pengembangan industri pertahanan,” Arrmanatha menandasi.

Penipuan Sepeda Motor Modus Perdukunan Tamat di Kantor Polisi

BOGORDAILY – Polisi menangkap S dan NA, pelaku penipuan dan penggelapan di Medansatria, Kota Bekasi. Modusnya, mereka membuka praktik perdukunan. Dengan modus itu, mereka berhasil menggasak satu unit sepeda motor Honda Beat milik M.

Kapolsek Medansatria, Kompol Agus Rohmat menuturkan, kasus itu bermula ketika pelaku S menemui M di kawasan Transera Water Park, Harapan Indah pada 8 Januari lalu. Kepada M, S berpura-pura meminta diantar ke dukun.

Keduanya lalu menemui AN, kawan S yang berpura-pura menjadi “orang pintar”. Mereka bertemu di Kampung Apit, belakang Harapan Indah. AN meminta S dan korban untuk memetik dua tangkai bunga mawar lalu diinjak di depan Depan Ruko Regency Harapan Indah.

Korban dan S mengiyakan. Korban lalu menginjak satu tangkai bunga mawar, dan meminta agar tidak diangkat sampai S selesai mengantar satu tangkai bunga mawar lagi ke AN. “S membawa sepeda motor korban,” kata Agus, Selasa (14/1/20)

S pun tak kunjung kembali dengan sepeda motor korban. Merasa ditipu, M lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Medansatria, Kota Bekasi. Hasil penyelidikan, dua pelaku ditangkap di Bintara, Bekasi Barat sehari setelah kejadian.

“Kami menyita batu buah baju koko, lima songkok, tiga lembar mata uang asing, sebuah tasbih, dan dua unit sepeda motor korban dan pelaku,” katanya.

Keduanya kini mendekam di sel tahanan Polsek Medansatria, dijerat dengan pasal 378 KUHP, ancamannya penjara di atas lima tahun. (Mulyadi)

Menurut Shin Tae-yong Lapangan Wibawa Mukti Bisa Bikin Pemain Cedera

0

BOGORDAILY – Timnas Indonesia U-19 telah menuntaskan pemusatan latihan di hari pertama. Shin Tae-yong menilai lapangannya bisa bikin pemain cedera.

Pemusatan latihan Timnas U-19 berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (13/1/2020) sore WIB. Lokasi ini dipilih karena Lapangan ABC di Senayan sedang renovasi.

Tae-yong menyebut bahwa lapangan Stadion Wibawa Mukti berbahaya untuk pemain. Tekstur yang bergelombang bisa bikin pemain cedera.

“Ground kurang bagus. Situasinya bisa bikin pemain cedera,” kata Tae-yong kepada pewarta.

“Saya lihat lapangan dari luar, itu bagus. Ketika saya masuk ke lapangan dan menginjaknya, ternyata kurang bagus. Pemain harus hati-hati,” sambungnya.

Latihan pada hari ini diikuti oleh 51 pemain. Tae-yong menilai para pemain tampak grogi.

“Pemain-pemain Indonesia tadi kelihatan grogi. Mungkin karena ini baru kumpul pertama kali,” pelatih asal Korea Selatan itu mengungkapkan.

Satu Desa Lagi Terisolasi, Pemkab Segera Bangun Huntara

BOGORDAILY– Tinggal satu desa lagi yang terisolasi akibat longsor yang terjadi pada awal tahun 2020, yaitu Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

Akan tetapi, proses tanggap darurat yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Bogor ini menyisakan satu hari lagi sampai tanggal 15 Januari 2020.

Menanggapi hal itu, Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan, bahwa proses tanggap darurat masih dalam pengecekan lapangan, apakah masih ada desa yang terisolasi atau tidak.

“Masih harus cek lapangan dulu dalam dua hari ini diputuskan tanggal 15. Akan tetapi , berapa hari lagi akan diperpanjang,” katanya kepada Bogordaily.net, Selasa (14/1/2020).

Dirinya menyebutkan, ada kemungkinan proses tanggap darurat akan diperpanjang, karena satu desa lagi belum terbuka akses jalannya yaitu Desa Cileuksa dan harus masuk alat berat.

“Jadi kemungkinan akan diminta perpanjangan agar supaya alat alat masih bisa dipergunakan. Karena kalau sudah habis masa tanggap darurat, ditarik alat tidak bisa digunakan lagi. Kita masih butuh untuk membuka yang terisolir,” jelasnya.

Tidak hanya itu saja, pemerintah Kabupaten Bogor juga saat ini sedang membuat mekanisme sebelum dilakukan relokasi akan dibuat Huniat Tetap Sementara (Huntara). Dan pihaknya juga masih melihat tempat-tempat yang sekiranya aman untuk pembangunan Huntara.

“Kalau huntara kita bisa di tengah, di dekat kecamatan ada lahan kosong. Kalau yang relokasi harus betul betul diidentifikasi dulu. Jangan sampai ketika kita tempatkan tapi tidak layak,” akunya.

Dirinyapun mencontohkan, ada salah satu tempat relokasi di Desa Pasir Madang yang saat ini rawan juga untuk ditinggali karena lokasinya berdekatan dengan tebingan. Jadi menurut orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini harus betul-betul dalam menentukan relokasi dengan cermat.

“Nanti diidentifikasi yang bisa masuk kembali ke rumahnya yang tidak berarti tinggal di Huntara, Kan ada yang kena dampak, ada yg terdampak. Kalau istilahnya air kecipratan,” contohnya.

Ketika ditanya kapan pengerjaanya, dirinya menjawab akan melakukan pendataan terlebih dahulu. Dan besok Rabu (15/1/2020) dirinya akan melakukan rapat di Cigudeg untuk melakukan pendataan mana saja rumah yang diisi kembali dan bahaya untuk di isi serta rusak parah.

“Pembangunan Huntara itu semacam rumah besar bukan permanen. Satu bangunan berapa KK dipisahkan laki laki perempuan. Tidak mungkin per kamar. Minimal pindah dari tenda,” tukasnya. (Andi).