Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 8564

BMKG Mengingatkan Ancaman Bencana Hidrometeorologi di Yogyakarta

BOGORDAILY – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mengingatkan masyarakat Yogyakarta untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan terjadi di daerah itu selama sepekan ke depan.

“Kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan bagi masyarakat akan potensi bencana hidrometeorologis,” kata Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Mlati Yogyakarta Reni Kraningtyas melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Minggu (5/1).

Bencana hidrometeorologi yang dipicu curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, antara lain angin kencang, tanah longsor, banjir, dan banjir bandang.

Reni menjelaskan, analisis kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan masih adanya potensi hujan lebat di beberapa wilayah Indonesia, termasuk DIY untuk sepekan ke depan.

Menurutnya, berkurangnya pola tekanan rendah di belahan bumi utara (BBU) dan meningkatnya pola tekanan rendah di wilayah belahan bumi selatan (BBS) mengindikasikan terjadinya peningkatan aktifitas Monsun Asia yang dapat menyebabkan penambahan massa udara basah di wilayah Indonesia.

Meningkatnya pola tekanan rendah di BBS (sekitar Australia), kata dia, dapat membentuk pola konvergensi (pertemuan massa udara) dan belokan angin menjadi signifikan meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia terutama di bagian selatan ekuator.

Sementara itu berdasarkan model prediksi, aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) fase basah diprediksikan mulai aktif di sekitar wilayah Indonesia selama periode sepekan kedepan.

“Kondisi ini tentunya dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan cukup signifikan di wilayah Indonesia,” kata Reni seperti dilansir dari Antara.

Ia menyebutkan, daerah-daerah yang berpotensi menerima curah hujan dengan intensitas sedang-lebat pada periode 05-08 Januari 2020 mencakup Kecamatan Girimulyo, Nanggulan, Samigaluh, Kalibawang, Galur, Lendah, Panjatan, Kokap.

Kemudian, Wates, Temon (Kulon Progo), Pakem, Cangkringan, Tempel, Sleman, Ngaglik, Ngemplak, Minggir, Seyegan, Godean, Mlati, Gamping, Depok, Kalasan, Berbah, Prambanan (Sleman), Sedayu, Kasihan, Sewon, Pajangan, Bantul.

Selanjutnya, Pleret, Piyungan, Jetis, Imogiri, Dlingo, Srandakan, Sanden, Kretek (Bantul), Purwosari, Ngawen, Nglipar, Playen, Patuk, Paliyan, Wonosari, Karangmojo, Tanjungsari, Tepus, Grisubo (Gunungkidul), dan Kota Yogyakarta.

Danrem : Saat Ini Fokus ke Barat Dulu, Karena Sangat Urgent

BOGORDAILY – Komando Resort Militer 061/Suryakencana, Brigadir Jendral (Brigjen) Novi Helmy Prasetya mengatakan, pembentukan Tim Tanggap Darurat bentuk langkah cepat dalam menanggulangi bencana di Kabupaten Bogor.

“TTD dikomandoi langsung Bupati Bogor Ade Yasin, yang didampingi Dandim 0621 Letkol Inf Harry Eko Sutrisno sebagai Incident Commanders (Komandan Tanggap Darurat,red),” katanya kepada Bogordaily.net, ketika ditemui di Pendopo Bupati Bogor, Senin (6/1/2020).

Jenderal Bintang Satu ini menjelaskan, tugas perdana TTD yakni mendirikan posko pusat taktis, di wilayah terdampak bencana. Baik di wilayah Bogor Timur maupun Bogor Barat.

“Penanganannya dibagi dua wilayah Barat dan Timur, ini semua berdasarkan skala bencana yang terjadi,” jelasnya.

Meski wilayah Timur Bogor masuk dalam skala prioritas bencana, namun dirinya juga meminta kepada TTD agar sesegera mungkin mendirikan posku utama taktis di wilayah Barat Bogor.

“Timur sudah selesai dan berangsur membaik, saat ini fokus ke Barat dulu, karna disana sangat urgent,” ucapnya.

Dirinya menegaskan, agar tepat di hari ini posko utama taktis bisa berdiri di wilayah Barat Bogor. “Posko utama akan ada di Kecamatan Sukajaya. Kita sudah minta kepada Dandim, agar posko utama taktis harus berdiri hari ini,” tukasnya. (Andi).

Masih Jomblo, Rachel Amanda Justru Bicarakan Lanjut S2

0

BOGORDAILY – Tahun 2019 berlalu, Rachel Amanda bersyukur kariernya terus bersinar sebagai bintang film. Saat ini yang ada di pikiran Amanda adalah menghabiskan waktu bersama keluarga selama ada kesempatan.

“Apa ya? Kalau karier alhamdulillah iya 2019 aku dipercaya oleh banyak projek film, sesuatu yang aku suka. Keluarga alhamdulillah baik-baik aja, sekarang di masa-masa udah mulai gede dan kerja, aku bela-belain nyempatin waktu ketemu keluarga, ngobrol sama Mama,” ungkap Rachel Amanda bersyukur dengan semua yang didapatkan selama tahun 2019 kepada detikcom.

Kariernya memang lebih mulus ketimbang asmara. Untuk urusan asmara, Rachel Amanda termasuk sangat pemilih. Saat ini dirinya pun memang sedang senang bekerja.

“Asmara belum ya, masih dekat-dekat aja tapi belum. Masih sendiri, lagi senang kerja,” ucapnya.

“Jujur spesisifik belum ada. Persiapan buat pekerjaan aja, masih pengen main film, perannya berbeda dari lainnya,” sambung Rachel Amanda.

Dia justru memikirkan untuk keputusannya melanjutkan pendidikan. Lulus S1 jurusan psikologi, Amanda punya keinginan melanjutkan ke jenjang S2.

“S2 pengen tapi nggak tahu tahun depan atau kapan. Lagi mikir apa ya, apakah beneran lanjut profesi atau mungkin jurusan lain. Sangat bersyukur, alhamdulillah,” jelas Amanda.

Selain bekerja, Rachel Amanda juga punya ide untuk kembali menelurkan buku. Sebelumnya pada 2017, Amanda mengeluarkan buku kumpulan puisi ‘Andai Kita’.

“Ide mengenai buku ada, cuma will-nya kali ya, spare waktu untuk nulis lagi, nulis itu memang harus dipaksa, nggak bisa ikutin mood, aku cenderung ngikutin, ada idenya cuma belum tahu kapan dieksekusi. Aku lagi konsen di film. Aku yang sekarang ya udahlah surprise-lah nanti akan ada apa,” tutup Rachel Amanda.

Kenangan dan Air Mata Anak-anak untuk Lina

0

BOGORDAILY – Lina, mantan istri Sule, meninggal dunia pada Sabtu (4/1). Sang mendiang dimakamkan di Bandung, dan dihadiri oleh anak-anak serta Sule.

Prosesi pemakaman pun berlangsung haru. Sule juga tampak sibuk membantu proses penurunan hingga penguburan mantan istrinya itu.

Tak hanya itu, Rizky Febian juga ikut membantu proses pemakaman. Iki, sapaannya, bahkan sampai turun ke liang lahat ibundanya.

Mata Sule dan Iki pun terlihat sembab. Apalagi anak keduanya Putri Delina yang tampak amat terpukul atas kepergian sang ibu.

“Nggak ada firasat sih. Kemarin juga lagi ngobrol sama Iki (Rizki Febian) malem-malem. Begitu tidur, Iki ngabarin dibawa ke rumah sakit,” ucap Sule kepada detikcom saat ditemui di rumah duka.

Saat bicara soal kenangan yang ia habiskan bersama sang ibunda, Rizky Febian tak bisa menahan air matanya. Ia berterima kasih atas dukungan Lina dalam kariernya di dunia hiburan.

“Banyaklah (momen berkesan). Sampai detik ini tuh pelajaran ilmu didikan semuanya tidak lepas dari support mamah,” ucap Iki.

“Iki bisa ada di titik ini karena mamah lah, aku ada di dunia entertain, ada di dunia, karena mamah lah, karena doa paling dijabah adalah doa orang tua,” tuturnya.

Selain kesan selama hidup, Iki juga sering mendapatkan pesan-pesan dari ibunya. Menurut Iki, ibunya berpesan agar Iki yang sudah terkenal tetap rendah hati.

“Selalu bisa menghargai sesama, harus bisa menyatukan saudara, harus bisa rendah hati dengan apa yang Iki punya. Banyak saudara-saudara yang susah dan masih harus dibantu, dan alhamdulillah Iki dididik sama ayah dan mamah itu harus seperti itu,” kata dia.

Chelsea Menang, Lampard Tak Senang Sepenuhnya

0

BOGORDAILY – Chelsea melalui adangan pertama di Piala FA dengan mulus usai mengatasi Nottingham Forest. Tapi Frank Lampard tak sepenuhnya puas dengan penampilan Chelsea.

Chelsea menang 2-0 saat menjamu Nottingham Forest di Stamford Bridge, Minggu (6/1/2020) malam WIB. Gol-gol didapatkan dari Callum Hudson-Odoi dan Ross Barkley.

Tuan rumah tampil dominan, menguasai bola hingga 75,5% dan lebih banyak menebar ancaman. Ada 17 tembakan dilepaskan Chelsea dengan lima mengarah ke gawang, sementara Forest cuma punya dua percobaan di mana satu on target.

Lampard tak puas timnya cuma menang 2-0. Ia menilai seharusnya para pemain bisa lebih baik memanfaatkan momentum usai bikin dua gol di babak pertama, meski di sisi lain ia mengakui laga juga tak mudah.

“Pertandingan-pertandingan semacam ini tidaklah mudah. Ketika mereka melakukan perubahan, itu tidak berarti pertandingannya menjadi lebih mudah,” ujar Lampard kepada BBC.

“Kami mendapatkan dua gol dan itu sangat nyaman. Tapi apakah kami memanfaatkan momentum itu dan menciptakan peluang-peluang lalu mencetak lebih banyak gol?”

“Tidak, kami tidak melakukannya dan saya akan senang kalau bisa mencetak lebih banyak gol lagi,” tandasnya.

Ini Kata Yusuf Mansur Saat Dituding Tertawakan Anies saat Inspeksi Banjir

0

BOGORDAILY – Ustaz Yusuf Mansur mendadak di-bully di Instagram. Hal itu dikarenakan dirinya diduga telah melakukan tindakan yang tak menyenangkan ke Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Dalam sebuah foto, Yusuf Mansur terlihat memberikan emoji tertawa saat melihat Instagram Live Anies Baswedan yang sedang inspeksi banjir di Cawang, Jakarta Timur. Memang ada tiga simbol tertawa dalam komentar Yusuf.

Namun, Yusuf Mansur merasa tak pernah menertawakan Anies Baswedan. Sambil menjelaskan kepada netizen di media sosial, ia mengaku ada yang sengaja ingin menjahatinya.

“Abis ngertawain anis gimana tadi rasanya dibulli,” komen akun @iam_ayu.12.

“Itu hoax bosku sayang. Ada yg ngedit2. Jd pict itu palsu. Tp gpp. Udah keliatan. Ada yg mau bentur2in. Dan seperti biasa, ga mau nerima penjelasan hehehe. Udah saya ig in jg berkali2. Its oke,” balas Yusuf.

Sang ulama mengaku awalnya mengira komentar menertawakan itu benar ditulisnya. Tapi setelah dicek lagi, ia menemukan kebenaran dan tak pernah menertawakan, tapi mengirim doa ke Anies Baswedan.

“Semula saya pikir saya kepeleset ngetik. Sbg bentuk baik sangka. Masa nuduh orang. Tp kemudian kerja. Saya jg minta bbrp kwn melototin dg seksama. Apa iya ada emot begitu dan binggo!! Yang ada justru 2x doa,” tuturnya.

Yusuf Mansur masih punya bukti soal tak pernah menertawakan Anies Baswedan. Kalau masih juga tak percaya, ia tak mempermasalahkannya.

“Kami msh simpen live lengkapnya pak @aniesbaswedan lengkap dg segala komennya. Dan sekali lagi, ga ada emot itu. Mksh ya. Gpp jg ga percaya hehe,” katanya.

Di Wilayah Ini 2 Bibit Siklon Tropis Terdeteksi, Berdampak Hujan-Angin Kencang

BOGORDAILY – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi keberadaan dua bibit siklon tropis yaitu “91S” di Samudera Hindia sebelah selatan Nusa Tenggara Timur dan “92S” di Laut Arafuru sebelah selatan Tual. Kemunculan dua bibit siklon ini disebut akan mempengaruhi kondisi cuaca ke depannya.

“Posisi kedua bibit siklon tropis ini berada dekat dengan wilayah Indonesia dan memberikan dampak terhadap kondisi cuaca maupun gelombang laut. Bibit siklon tropis “91S” di Samudera Hindia lebih berpotensi meningkat menjadi siklon tropis dibandingkan “92S” di Laut Arafura,” kata Deputi Bidang Meteorologi R. Mulyono Rahadi Prabowo melalui keterangan tertulis, Minggu (5/1/2020).

Adanya bibit ini, menurut Mulyono, akan memunculkan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Hal tersebut terjadi di berbagai wilayah, khususnya Bali dan Nusa Tenggara.

“Bibit siklon tropis ini memberikan dampak yaitu munculnya hujan intensitas sedang hingga lebat dan angin kencang khususnya di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Kondisi perairan pun terdampak akibat bibit siklon tropis ini berupa gelombang laut dengan tinggi 2.5 – 4.0 meter di Perairan Selatan Jawa Tengah hingga Selatan NTB, Samudera Hindia Selatan Pulau Jawa hingga Selatan NTB, Perairan Selatan Pulau Sumba, Laut Sawu, Perairan Pulau Sabu dan Pulau Rote, Perairan Utara NTT, Laut Flores, Perairan Kepulauan Kai-Aru,” sambungnya.

Mulyono menyampaikan, kondisi bibit siklon tropis “91S” dapat saja berubah menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan. Dia mengatakan, keberadaan siklon tropis akan mampu memmpengaruhi tingkat curah hujan dan kecepatan angin.

“Bibit siklon tropis “91S” dalam satu hingga dua hari ke depan berpotensi tinggi menjadi siklon tropis namun bergerak selatan hingga barat daya semakin menjauhi wilayah Indonesia. “Musim siklon tropis” di wilayah sebelah selatan Indonesia biasanya terjadi pada bulan November-April. Bersamaan dengan periode musim hujan di Indonesia sehingga keberadaanya siklon tropis dapat meningkatkan intensitas curah hujan dan kecepatan angin,” ungkap Mulyono.

BMKG melalui website resminya juga telah mengeluarkan rilis yang menunjukkan adanya potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat per tanggal 5 hingga 12 Januari 2020. Hal tersebut terjadi diberbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

Gavin Kwan Kembali ke Bali United, Usia Tunggu 3 Tahun

0

BOGORDAILY – Gavin Kwan Adsit sudah bergabung dengan Bali United. Pemain 23 tahun itu mesti menunggu 3 tahun untuk bergabung dengan klub kelahirannya.

Perekrutan Gavin diumumkan oleh Bali United pada 28 Desember 2019. Sejauh ini, Bali United sudah mendatangkan lima pemain untuk menghadapi Liga 1 2020. empat rekrutan lainnya ada Hariono, Nadeo Argawinata, M. Rahmat, dan Lerby Eliandry.

Gavin mengungkap alasan-alasan menerima pinangan Bali United. Ada faktor Liga Champions Asia, juga keinginan membela tanah kelahiran. Selain Liga 1 dan Liga Champions Asia, Bali United juga akan berlaga di ASEAN Club Championship 2020 dan Piala Indonesia.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Pieter dan Yabes Tanuri. Sekarang saya bisa bergabung dengan Bali United dan bisa menambah ilmu. Saya juga bisa naik level untuk bermain di Liga Champions Asia,” kata Gavin di situs Liga 1.

“Walaupun Bali United sudah sejak tiga tahun ingin saya datang ke sini, tapi saya belum sempat untuk pulang ke sini. Sekarang saya senang bisa ke Bali United setelah berpikir lama untuk kembali pulang,” ucap pemilik nomor punggung 18 tersebut di Barito Putera musim lalu.

Gavin sudah menjalani latihan bersama Bali United, Minggu (5/1) kemarin. Pada latihan itu, tiga muka lama Laskar Serdadu Tridatu tak hadir. Ilija Spasojevic, Miftahul Hamdi, dan Paulo Sergio yang belum bergabung.

Bupati Bentuk Tim Tanggap Darurat. Ini Tugasnya!

BOGORDAILY – Pemerintah Kabupaten Bogor bentuk Tim Tanggap Daruruat, pasca bencana yang terjadi di Kabupaten Bogor pada awal tahun 2020.

Ketua Tim Tanggap Darurat, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, dalam rapat kordinasi ini hari ini, Senin (6/1/2020), pemerintah Kabupaten Bogor melakukan rapat kordinasi sekaligus membentuk Tim Tanggap Darurat.

“Hari ini mengevaluasi yang sudah terjadi, dan apa yang sudah dilakukan dan apa saja yang belum dilakukan,” katanya kepada Bogordaily.net, ketika ditemui di Pendopo Bupati Bogor.

Karena, memang bencana terutama di Kecamatan Sukajaya butuh waktu lama, untuk menyelesaikan semuanya, dan juga sangat dikhawatirkan dalam menangani bencana ini terjadi yang tidak diinginkan.

“Makanya kita ini ingin antisipasi, jangan sampai terjadi longsor lagi, apa yang harus dilakukan, makanya saya tadi rapat kordinasi dengan semua pihak yang terkait termasuk Forkompimda,” ungkapnya.

Yang pertama lanjut orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini adalah, mengantisipasi dan menangani penanganan pengungsi dan korban bencana longsor atau banjir. Dan apa yang mereka butuhkan juga harus terrealisasi.

“Berapa biayanya kita juga harus mulai menghitung, dan langkah apa yang harus dilakukan, karena kaitannya infrastruktur juga yang rusak, kemarin juga kita sudah lakukan pembukaan aksek, dan hari ini diupayakan bisa selesai dan dalam kurang waktu satu Minggu bisa terbuka akses utama,” jelas Ade.

Ketika setelah pembukaan akses lanjut politisi PPP ini, pemerintah daerah juga harus sudah melakukan inventarisir korban lingsor, apakah nantinya akan pindah lagi ke tempat lain atau ke tempat semula.

“Atau memang harus di relokasi, karena banyak rumahnya terkubur berarti kondisi tanahnya tidak bagus untuk di tinggalli, dan masih ada juga yang bisa baik ke rumah nya juga ketika di investigasi bahwa lokasinya aman ditinggali kembali,” tutur Ade.

Dalam pembahasan tadi juga Ade menambahkan, pemerintah Kabupaten Bogor juga harus menyediakan tempat untuk relokasi, karena memang banyak rumah warga yang tidak mungkin ditinggali kembali.

“Nah mulai cari lokasi dari sekarang, mulai dari mana kan tidak mudah juga merelokasi, karena banyak warga juga berat untuk meninggalkan tempatnya semula, tapi kalau terpaksa kita harus berikan tempat buat mereka nyaman, ada kemungkinan di kecamatan sama atau di kecamatan sebelah,” tukasnya. (Andi).

PMII Kota Bogor Bantu Korban Bencana di Cisarua Nanggung

BOGORDAILY – Disaat awan mendung diselimuti kabut yang tengah menutupi kawasan Taman Nasional Gunung Salak Halimun (TNGHS), tepatnya di Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, delapan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bogor, menerobos terjalnya jalan perbukitan yang licin.

Semua dilakukan para aktivis mahasiswa tersebut, demi memberikan bantuan kepada ratusan kepala keluarga (KK) yang mengungsi, lantaran telah kehilangan tempat tinggal.

Rumah yang telah mereka tempati secara turun temurun, habis disapu material longsoran tanah.

Pemandangan memilukan mulai dirasakan para mahasiswa Kota Hujan itu ketika memasuki kawasan Nanggung. Mulai dari sisa-sisa longsoran yang masih sangat nampak di sisi jalan, hingga harus menerobos jalan lintasan yang baru dibuka warga, lantaran jalan utama telah hilang terbawa longsor.

Ditemani gerimis hujan, para kader PMII yang terdiri dari Universitas Ibn Khaldun dan Universitas Nusa Bangsa (UNB) tersebut, terlihat kompak bahu-membahu bersama warga menurunkan bantuan berupa sembako, obat-obatan, susu, pampers hingga pembalut wanita, ketika tiba di Posko PAC Ansor Kecamatan Nanggung.

“Kami sengaja mengedrop bantuan di posko Ansor, karena lokasi rumah warga masih terisolir dan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki,” kata Ketua Cabang PMII Kota Bogor, Hamzah, saat ditemui disela-sela menurunkan bantuan untuk warga, Senin (6/1/2020).

Menurutnya, masyarakat di Kampung Nyungcung, Desa Cisarua, sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah. Terutama untuk membuka akses jalan agar para pengungsi bisa mudah mendapatkan bantuan.

“Bantuan ini kami galang dari para donatur di Kota Bogor, dengan cara mengecrek di pinggir Jalan KH Sholeh Iskandar,” bebernya.

Melihat bantuan yang diberikan para aktivis dari Kota Bogor, masyarakat sekitar pun terlihat bahagia. Salah satu warga sekitar, H. Mulih mengucapkan terimakasihnya kepada kader PMII Kota Bogor.

“Bantuan seperti ini memang sangat dibutuhkan warga. Karena, banyak warga yang sudah kehilangan harta benda, bahkan nyawa waktu musibah kemarin,” ucapnya.

Pengusaha rumah potong ayam itu berharap, agar pemerintah daerah hingga pusat bisa segera membuka kembali akses jalan ke Kampung Nyungcung dan memperbaiki rumah warga yang hancur karena longsor.

“Kami saat ini hanya punya semangat untuk terus hidup, dan saya ucapkan terimakasih kepada seluruh relawan maupun pemerintah yang telah mengirimkan bantuan bagi warga disini,” tutupnya. (Andi).