Tuesday, 7 April 2026
Home Blog Page 8570

Sambut Ahmad Dhani, Ratusan Orang Penuhi Halaman Rutan Cipinang

0

BOGORDAILY – Kebebasan Ahmad Dhani disambut tak hanya oleh keluarga dan kerabatnya. Ada ratusan orang yang juga datang menyambut pentolan grup band Dewa 19 itu.

Dari pantauan detikcom, ratusan orang itu memenuhi halaman lapas Cipinang, Senin (30/12/2019) pagi ini.

Kebanyakan mereka mengenakan baju serba hitam. Di antara mereka ada yang juga membawa spanduk bergambar wajah Dhani.

Diketahui ratusan orang tersebut datang dari beberapa ormas ibukota. Dhani sendiri sudah dijemput Mulan, istrinya yang datang ke Cipinang sejak pagi.

Mulan pun mengabadikan pertemuannya dengan Dhani dan dipostingnya di Instagram.

Ahmad Dhani akhirnya bebas setelah menjalani masa tahanan selama satu tahun. Ia diputus bersalah atas kasus ujaran kebencian terkait UU ITE Januari 2019.

Sebelumnya pengadilan menetapkan vonis 1,5 tahun penjara untuk Dhani. Dhani kemudian mengajukan banding dan permohonannya dikabulkan Pengadilan Tinggi Jakarta sehingga mengurangi masa hukumannya menjadi 1 tahun penjara.

Begini Kisah Asmara Isyana Sarasvati dan Rayhan Maditra

0

BOGORDAILY – Penyanyi cantik Isyana Sarasvatikini tengah berbahagia. Ia resmi dilamar oleh sang kekasih, Rayhan Maditra. Seperti apa kisah asmaranya?

Jarang terlihat bersama, Isyana Sarasvati kini telah resmi mengumumkan kabar bahagia pertunangannya. Calon suami Isyana Sarasvati ini ternyata lulusan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gajah Mada.

Berikut ini beberapa fakta tentang pertunangan Isyana Sarasvati dengan Rayhan Maditra:

1. Dilamar Lulusan Kedokteran UGM

Rayhan Maditra Indrayanto kini sudah berstatus lulusan Fakultas Kedokteran UGM. Rayhan pernah magang di RSCM, Jakarta Pusat. Baik Rayhan danIsyana Sarasvati sempat juga menjalani hubungan jarak jauh atau LDR. Kala itu, Rayhan berkuliah di UGM Yogyakarta sementara Isyana di Singapura.

Tapi belum dipastikan apakah Rayhan sudah membuka praktik atau praktik di salah satu RS. Sebab banyak selebriti yang punya gelar ini tapi belum berkecimpung di dunia kesehatan seperti selebgram Tasya Farasya.

2. Diunggah @thebridestory

Kabar bahagia pertama kali diunggah oleh akun Instagram @thebridestory pada Minggu (29/12).

“Selamat kepada Isyana & Rayhan, semoga lancar sampai hari H. Stay tuned with us as we are going to share more beautiful pictures from their engagement!,” tulis akun tersebut.

3. Mengisyaratkan Lewat Instagram

Meski tak menyebutkan secara gamblang di Instagram. Isyana mengunggah caption yang menggambarkan tanggal kabar tunangannya seolah membenarkan melalui Instagram @isyanasarasvati.

“29.12.19,” tulisnya singkat dalam Instagramnya dengan diakhiri emoticon bunga.

4. Sama-sama Suka Musik

Beberapa kali Rayhan menemani pelantun lagu ‘Tetap dalam Jiwa’ saat sedang promo albumnya. Dan keduanya sempat mengunggah video bersama. Isyana bernyanyi dan Rayhan bermain gitar. Keduanya sama-sama memiliki kemampuan bermusik yang mumpuni.

Setelah Mendatangkan Hariono dan Gavin, Giliran Nadeo Direkrut Bali United

0

BOGORDAILY – Bali United belum mau berhenti mendatangkan pemain. Kali in giliran kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, yang direkrut oleh Serdadu Tridatu untuk Liga 1 2020.

Usai menjuarai liga musim lalu, Bali United memang langsung memperkuat skuatnya. Selain mempertahankan para pemain kuncinya musim lalu, Bali United juga melakukan perekrutan untuk mengarungi musim 2020.

Selain harus mempertahankan trofi juara liga, Bali United juga bertekad lolos ke fase grup Liga Champions Asia. Karena harus tampil di putaran pertama Playoff menghadapi Tampine Rovers 14 Januari mendatang, Bali United bergerak cepat.

Usai mendatangkan Hariono dan Gavin Kwan Adsit, Bali United merekrut kiper muda yang lagi naik daun, Nadeo Argawinata, dari Borneo FC. Kesepatakan transfer sudah dicapai dan Nadeo kini resmi jadi pemain Bali United.

Tidak disebutkan berapa dana transfer yang dikeluarkan Bali United. Tapi, Nadeo kemungkinan besar diproyeksikan jadi kiper utama Bali United menggeser Wawan Hendrawan.

“Untuk Nadeo, tim pelatih memang membutuhkan penjaga gawang baru untuk tahun 2020 mendatang. Nama Nadeo pun menjadi salah satu opsi karena dia penjaga gawang muda dan juga sudah berpengalaman di Liga 1 serta kancah internasional,” ujar CEO Bali United, Yabes Tanuri, di situs resmi klub.

“Selain itu kami juga bernegosiasi dengan manajemen Borneo FC yang merupakan klub Nadeo sebelumnya. Setelah melakukan negosiasi, akhirnya terjadi kesepakatan antara kami dan Borneo FC untuk transfer Nadeo ke Bali United,” sambungnya.

Nadeo kelahiran Kediri, 9 Maret 1997, dan bergabung dengan Borneo FC pada usia 19 tahun. Bersama tim Pesut Etam, karier Nadeo terus meningkat dan jadi bagian timnas Indonesia saat meraih medali perak di SEA Games 2019.

Netizen Dibikin Penasaran, Liat Marion Jola Manggung “Tanpa Celana”. Fotonya Bikin Gemes

0

BOGORDAILY – Aksi panggungnya selalu memukau, paha Marion Jola terekspos kayang nggak pakai celana seperti potret yang baru diunggah di instagramnya.

Selalu dinanti-nantikan oleh penggemarnya, aksi panggung Marion Jola kala pahanya terekspos kayak nggak pakai celana sangat mencuri perhatian warganet.

Diunggah di akun instagram @lalamarionmj, potret seksi ketika paha Marion Jola terekspos kayak nggak pakai celana terlihat saat dirinya manggung.

Nah, kira-kira seperti apa potret seksinya Marion Jola ketika manggung saat pahanya terekspos kayak nggak pakai celana?

Tampak pada potret di atas, Marion Jola terlihat seksi dengan padu padan busana minim yang membuat pahanya terekspos ketika manggung.

Biasa tampil busana seksi, kali ini Marion Jola memilih pakai kemeja berukuran 1 tingkat lebih besar dengan celana super pendek sehingga pahanya terekspos.

Pahanya yang terekspos pada potret di atas, memperlihatkan penampilan seksi Marion Jola tersebut seperti tidak mengenakan celana.

Aksi panggungnya yang selalu ditunggu penggemar, padu padan busana pun juga dipilih dengan baik oleh Marion Jola.

Pada potret di atas, Marion Jola memilih memadupadankan busananya yaitu berupa kemeja lengan panjang hijau denga high heels boots hitam setinggi lutut.

Padu padan gaya busana Marion Jola pada potret di atas memberikan kesan tampilan edgy sekaligus seksi.

Untuk detail kemeja, terdapat tulisan pada bagian depan dan belakang kemeja dengna warna kuning yang cerah.(*)

Prilly Kini Akui Hilang Kontak dengan Aliando

0

BOGORDAILY – Prilly Latuconsina pernah terlihat begitu dekat dengan Aliando. Hal itu karena mereka pernah terlibat di satu sinetron yang sama.

Kedekatan keduanya pun pernah diisukan sampai ke tahap menjalin asmara.

Lepas sinetron tersebut usai tayang, Prilly dan Ali perlahan tak terlihat lagi bersama. Bagaimana hubungan keduanya kini?

“Jujur, aku udah nggak kontakan lagi sama Ali, so sad,” kata Prilly saat menjawab pertanyaan dari penggemarnya di channel YouTube miliknya.

Ia mengatakan kini dirinya dan Ali sudah sama-sama sibuk. Kesibukan itu dinilai Prilly membuat dirinya dan Ali hilang kebersamaan.

“Mungkin dia lagi sibuk sama dunianya, aku juga sibuk sama duniaku jadi nggak ada waktu ketemu, nggak ada waktu untuk chatting-chattingan,” ungkap Prilly lagi.

Prilly dan Aliando dekat saat keduanya terlibat di sinetron ‘Ganteng Ganteng Serigala’ yang tayang di sebuah stasiun televisi. Sinetron itu bisa dibilang melambungkan nama keduanya di industri hiburan Tanah Air.

Ini Perjalanan Kasus Ahmad Dhani hingga Akhirnya Bebas

BOGORDAILY – Setelah menjalani vonis hukuman 1,5 tahun penjara, akhirnya musikus Ahmad Dhani bisa menghirup udara bebas. Kebebasan pentolan Band Dewa 19 ini pun disambut keluarga dan para pendukungnya. Begini sekilas perjalanan Ahmad Dhani.

Sebagaimana diketahui, Ahmad Dhani divonis 1,5 tahun penjara. Dhani dinyatakan bersalah melakukan ujaran kebencian lewat cuitan di akun Twitter.

Vonis Dhani lebih rendah 6 bulan daripada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), yakni 2 tahun bui. “Menyatakan terdakwa Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana,” ujar hakim ketua Ratmoho ketika membacakan amar putusan dalam sidang vonis Ahmad Dhani di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jaksel, Senin (28/1/2019).

Berikut ini perjalanan kasus Ahmad Dhani sejak divonis 1,5 tahun penjara hingga bebas:

Senin, 23 November 2017

Ahmad Dhani resmi menjadi tersangka kasus ujaran kebencian dalam kasus cuitan sarkastis. Cuitannya di Twitter yang dilaporkan oleh Ketua BTP Network Jack Lapian diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45a ayat 2 Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dhani lalu dikenai Pasal 45 A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU No 11 Th 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Senin, 16 April 2018

Ahmad Dhani menjalani sidang perdana kasus ujaran kebencian di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Sidang Ahmad Dhani dipimpin oleh Ketua majelis hakim Ratmoho dengan hakim anggota Sudjarwanto, dan Totok Sapto Indrato.

Dhani, yang mengenakan kaus #2019GantiPresiden, didakwa melakukan ujaran kebencian lewat akun Twitter. Cuitan Dhani, menurut jaksa, bisa menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan.

“Terdakwa Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani bersama-sama dengan Suryopratomo Bimo alias Bimo pada Februari 2017 hingga Maret 2017, yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan dengan sengaja tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA,” kata jaksa membacakan surat dakwaan.

Ada tiga cuitan yang diunggah di akun Twitter Ahmad Dhani, @AHMADDHANIPRAST. Cuitan ini diunggah admin Twitter Ahmad Dhani, Bimo.

Senin, 26 November 2018

Ahmad Dhani dituntut hukuman 2 tahun penjara dalam kasus ujaran kebencian. Jaksa penuntut umum (JPU) menganggap perbuatan Ahmad Dhani bisa meresahkan masyarakat.

“Dalam perkara ini, menurut hakim memutuskan, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan menyebarkan informasi untuk menyebarkan rasa kebencian,” kata jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (26/11/2018).

Perjalanan Kasus Ahmad Dhani hingga Akhirnya Bebas

JPU menilai perbuatan Ahmad Dhani bertentangan dengan Pasal 45 huruf A ayat 2 juncto 28 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 juncto UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP. “Kedua menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ahmad Dhani Prasetyo dengan pidana penjara selama 2 tahun,” ujarnya.

Senin, 17 Desember 2018

Ahmad Dhani membacakan nota pembelaan (pleidoi). Dia mengatakan kasus ujaran kebencian yang melilitnya dipolitisasi.

Pleidoi tersebut diberi judul ‘Indonesia di Persimpangan Menuju Negara yang Para Penista Agama, dan Negara Para Persekutor Demokrasi’.

Menurut Dhani, kasusnya ini murni politik, bukan hukum murni. Dia mengaku ada beberapa oknum yang mengatakan secara langsung kepadanya terkait kasusnya yang dipolitisasi.

Senin, 28 Januari 2019

Ahmad Dhani dihukum 1,5 tahun penjara. Ahmad Dhani dinyatakan bersalah melakukan ujaran kebencian lewat cuitan di akun Twitter.

“Menyatakan terdakwa Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana,” ujar hakim ketua Ratmoho ketika membacakan amar putusan dalam sidang vonis Ahmad Dhani di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jaksel, Senin (28/1/2019).

Rabu, 28 Agustus 2019

Ahmad Dhani sempat mengajukan kasasi. Namun Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan musikus ini. Alhasil, pentolan Dewa 19 itu dinyatakan terbukti menyebarkan kebencian suku, agama, ras dan antargolongan dan dihukum 1 tahun penjara.

“Mahkamah Agung (MA) dalam putusannya pada Rabu, 28 Agustus 2019 telah menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh Jaksa/Penuntut Umum dan Terdakwa Ahmad Dhani Prasetyo,” kata juru bicara MA, hakim agung Andi Samsan Nganro kepada detikcom, Kamis (29/8/2019).

Senin, 30 Desember 2019

Dhani akhirnya bebas dari rumah tahanan hari ini. Pria itu keluar dari lapas didampingi keluarga dan kuasa hukumnya saat keluar dari Rutan Cipinang, Jakarta Timur sekitar pukul 09.33 WIB.

Ahmad Dhani keluar ditemani istrinya, Mulan Jameela. Selain itu, tiga putranya, Al (Alghazali), El (El Jallaludin Rumi), dan Dul (Abdul Qodir Jaelani), turut menemani.

Ahmad Dhani juga telah selesai mengurus administrasi kebebasannya. Tim pengacara ikut mendampingi.

“Sudah, sudah semua,” kata Kepala Rutan Kelas I Cipinang Oga Darmawan saat dimintai konfirmasi.

Sejumlah awak media dan para pendukung tampak menyambut kebebasan Ahmad Dhani ini. Dhani kini bisa kembali menghirup udara bebas.

Dor.. Pemilik Dua Karung Ganja di Ciseeng Bogor Ditembak

0

BOGORDAILY – Jelang akhir tahun Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat dan BNNK Bogor, berhasil meringkus dua tersangka kasus pengedaran Ganja sebanyak 50 Kilogram.

Kepala BNNK Bogor, Nugraha Setia Budhi ketika dihubungi Bogordaily.net Senin (30/12/2019) membenarkan, terkait kasus pengedaran Ganja.

“Ia benar, dua pelaku sekarang ada di Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Menurutnya, dua tersangka yang berinisial J warga Bogor dan AP warga Bogor juga berhasil diamankan di Desa Putan Nutug, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Dirinya menjelaskan, hal itu berdasarkan laporan Masyarakat Ciseeng terkait adanya peredaran gelap narkoba jenis Ganja, yang berlokasi di Desa Putat Nutug, Kecamatan Ciseeng.

Tim BNNPJabar pun berhasil mengungkap dua tersangka pada hari Sabtu (28/12/2019) pukul 20:00 WIB, di wilayah Ciseeng.

Kedua pelaku tersebut diamankan pada saat transaksi barang haram tersebut, yang dibungkus karung warna putih.

Karung satu sebanyak 30 kilogram, dan karung dua sebanyak 20 kilogram ditemukan di dalam kendaraan Daihatsu Xenia Silver dibagian belakang.

Pada saat itu, sodara AP dan J akan melakukan transaksi, J berusaha kabur kemudian petugas langsung menembak bagian betis kaki kiri.

Hasil introgasi, ganja tersebut akan diedarkan di Cirebon 15 Kilogram, Sukabumi 20 Kilogram dan Cianjur 15 Kilogram.

Untuk lebih jelas tindakan selanjutnya, pelaku dilakukan pemeriksaan di kantor BNNP Jabar, dan segera melakukan pemeriksaan secara Laboratoies. (Andi)

Ini Penyebab Manchester United Gagal Dapatkan Erling Haaland

0

BOGORDAILY – Erling Haaland sebelumnya santer dikabarkan jadi incaran Manchester United. Tapi kemarin dia malah mengikat kontrak dengan Borussia Dortmund. MU gagal lagi?

Dortmund pada Minggu (29/12/2019) kemarin secara mengejutkan mengumumkan tercapainya kesepakatan untuk mengontrak Haaland. Pemain muda yang jadi sensasi di musim 2019/2020 itu diikat sampai Juni 2024.

Haaland, 19 tahun, jadi incaran banyak klub Eropa di musim ini. Selain Juventus, klub lain yang santer dikabarkan terpikat padanya adalah Manchester United. Beberapa media Inggris sempat memberitakan kalau Ole Gunnar Solskjaer sudah sempat bertemu dengan striker RB Salzburg itu.

Jika Solskjaer sudah bertemu Haaland, kenapa The Red Devils gagal mendapatkan wonderkid asal Norwegia tersebut?

Dikutip dari One Football, MU batal mendapatkan Haaland karena menolak salah satu klausul yang disyaratkan oleh manajemen si pemain.

Disebutkan kalau MU harus membagi keuntungan pada Mino Raiola (agen Haaland) dan Alf-Inge (ayah Haaland) jika di masa depan ingin menjual sang striker. Selain itu, MU juga menolak memasukkan klausul buy out dalam kontrak untuk Halland. Dan pada akhirnya mereka memilih mundur.

Bersama Dortmund, Haaland dikabarkan dapat gaji 120.000 euro (Rp 1,8 miliar) sepekan. Dari transfernya ke Dortmund, Raiola mengantongi 15 juta euro (Rp 234 miliar), sementara Alf-Inge dapat 10 juta euro (Rp 156 miliar).

Murid Habib Bahar Penuhi Lapas Kelas II Cibinong

0

BOGORDAILY – Jelang akhir tahun 2019 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor didatangi puluhan murid Habib Bahar.

Pantauan Bogordaily.net, puluhan murid Habib Bahar itupun berdatangan dari berbagai daerah.

Salah satunya daerah Tangerang, Banten, Sukabumi, Bogor dan Depok.

Tampak terlihat, mereka (murid Habib Bahar.red) mengantri, di loket kunjungan di Lapas Pondok Rajeg tersebut.

Sampai ada yang rela datang dari pagi, pada pukul 06:00 WIB hanya untuk bertemu guru berdakwah yang dinilai tegas tersebut.

Salah satunya Adit (17) warga Tangerang, dirinya dari rumah berangkat setelah Shalat Subuh, dan sampai ke Lapas Pondok Rajeg pada pukul 07:00 WIB.

“Saya tadi subuh, dan baru bisa masuk jam 14:00 WIB ke Lapas Pondok Rajeg ini,” katanya kepada Bogordaily.net.

Tidak hanya itu saja, warga Citeuteup Aufa (12) juga datang ke Lapas Pondok Rajeg ini bertujuan untuk menjenguk Habib Bahar.

“Saya dari Ponpes Nurul Saadah Hambalang, tadi berangkat jam 12 siang, sekarang lagi antre,” singkatnya.

Puluhan para santri itupun terlihat berkumpul di lokasi tempat antre, bahkan ada juga yang menunggu di luar lokasi Lapas. (Andi)

Gerindra Tak Khawatir Oligarki, Kolega Jokowi-Ma’ruf Mau Maju Pilkada

BOGORDAILY – Selain putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka, menantu Presiden Jokowi Bobby Nasution dan putri Wakil Presiden Ma’ruf Amin bernama Siti Nur Azizah juga hendak maju Pilkada. Bobby dan Siti bahkan menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Gerindra tak khawatir oligarki.

“Saya pikir nggak boleh apriori juga. Justru kalau kita mau konsekuen dengan nilai-nilai demokrasi, kita nggak boleh larang siapapun yang memenuhi syarat untuk mendaftar,” kata anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Habiburokhman, dalam keterangannya, Senin (30/12/2019).

Oligarki adalah pemerintahan yang dijalankan oleh beberapa orang yang berkuasa dar golongan atau kelompok tertentu. Sebelumnya, bahkan sudah muncul kekhawatiran politik dinasti yang langsung ditepis. Habiburokhman yang merupakan Juru Bicara Gerindra ini mengimbau semua pihak untuk mengawal proses menuju pencalonan nama-nama kolega Jokowi-Ma’ruf itu.

“Kita kawal saja prosesnya jangan ada nilai-nilai demokrasi yang dilanggar,” kata Habiburokhman.

Kolega Jokowi-Ma'ruf Mau Maju Pilkada, Gerindra Tak Khawatir Oligarki

Bobby dan Siti telah menemui Prabowo pada Sabtu (28/12) kemarin. Bobby hendak maju menjadi calon wali kota Medan, Siti hendak maju menjadi calon wali kota Tangerang Selatan.

“Beliau berdua akan mengikuti tahapan seleksi sebagaimana para pendaftar lainnya. Mekanisme di Gerindra DPC dan DPD boleh mengusulkan calon ke DPP, setelah itu DPP melakukan seleksi, dan pada akhirnya yang membuat putusan final adalah Ketua Dewan Pembina/Ketum Prabowo Subianto,” kata Habiburokhman.