Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 8585

Mantap Bro! Anggota DPRD Bogor Dapat Tunjangan Perumahan Rp 13 Miliar

0

BOGORDAILY – Tak hanya anggaran jalan-jalan yang nilainya mencapai Rp42 miliar lebih, pada 2020, anggota DPRD Kota Bogor juga akan menerima sejumlah tunjangan dengan jumlah fantastis. Salahsatunya tunjangan perumahan.

Berdasarkan Peraturan Wali Kota Bogor terkait Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2020, selain gaji, ada beberapa tunjangan yang di terima anggota DPRD Kota Bogor. Salah satu yang paling fantastis adalah tunjangan perumahan yang mencapai Rp 13.256.000.000.

Berikut ini rincian anggaran gaji dan penghasilan anggota DPRD Kota Bogor dari APBD 2020.

  1. Gaji pokok atau uang representasi DPRD senilai Rp 1.114.260.000 untuk 50 anggota DRPD Kota Bogor dalam setahun.
  2. Tunjangan keluarga DPRD mencapai 282.738.640
  3. Tunjangan jabatan DPRD sebesar Rp 1.615.677.000
  4. Tunjangan PPH, Rp 3.232.908
  5. Uang paket DPRD sebesar Rp 195.508.000
  6. Tunjangan Panitia Musyawarah DPRD sebesar Rp 61. 387.200
  7. Tunjangan Komisi DRPD sebesar Rp Rp 61. 387.200.
  8. Tunjangan Panitia Anggaran DPRD sebesar Rp 61. 387.200.
  9. Tunjangan alat kelengkapan lainnya DPRD senilai Rp 44.664.500.
  10. Tunjangan perumahan yakni senilai Rp 13.256.000.000
  11. Tunjangan transportasi senilai Rp 8.400.000
  12. Uang jasa pengabdian DPRD senilai Rp 18.740.000
  13. Tunjangan reses senilai Rp. 3.618.867.270

 

https://www.facebook.com/bimaaryabogor/videos/1001072836934106/

Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto mengatakan, transparansi APBD 2020 merupakan langkah yang cukup baik untuk mewujudkan tata kelola pemerintah daerah yang transparan, partisipatif, akuntabel, dan responsif.

Dalam APBD 2020, sudah banyak memuat perubahan strategis dari Wali Kota Bogor dan Wakilnya.

DPRD menginginkan agar di tahun 2020 ada hal yang disempurnakan terkait kebutuhan mendasar masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur publik, dan ekonomi.

Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat menerangkan, proses penyusunan anggaran yang dilaksanakan cukup panjang dan dilakukan secara detail, mulai dari kelurahan hingga ke tingkat kota yang melibatkan dan menampung aspirasi warga Kota Bogor dengan dukungan banyak pihak, salah satunya DPRD Kota Bogor. (pr)

Lagi Ngehits, Enam Desa di Bogor Jadi Lokasi Kawin Kontrak

BOGORDAILY- Kawin kontrak bukan hanya ada di layar lebar. Di Bogor fenomena itu ada. Ada desanya, ada penghulunya, ada para Jandanya, dan ada tarifnya.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengaku sudah mendeteksi enam desa di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang kerap dijadikan lokasi berlangsungnya kawin kontrak.

“Di sekitar Desa Tugu Utara, Desa Tugu Selatan, Desa Batulayang, Desa Cibeureum, Desa Cisarua, dan Desa Cipayung,” ujarnya kepada Antara di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (20/12/2019).

https://www.facebook.com/gregorius.gebo/videos/1460372110784772/

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu memastikan bahwa masyarakat Puncak Bogor tidak terlibat dalam perkara kawin kontrak. Menurutnya, kawin kontrak mayoritas dilakukan oleh eks tenaga kerja wanita (TKW) asal Cianjur Selatan dengan turis dari Timur Tengah.

“Ini perlu perhatian dan peran khusus agamawan. Diperlukan juga operasi lintas operasi,” kata Ade Yasin.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Kardenal menyebutkan bahwa Pemkab Bogor, Jawa Barat akan menertibkan para penghulu bodong atau penghulu yang namanya tak tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA), untuk menangani perkara kawin kontrak yang dianggap mencoreng pariwisata Puncak, Kabupaten Bogor.

“Kita akan shock therapy amil [penghulu] bodong, calonya juga coba kita tertibkan. Kita tidak ingin Puncak terkenal dengan kawin kontraknya, itu bertentangan dengan Karsa Bogor Berkeadaban,” ujarnya.

Menurut Kardenal, langkah tersebut merupakan hasil kesepakatan antara Bupati Bogor, Ade Yasin dengan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor lainnya setelah menggelar rapat bersama khusus menanggapi perkara kawin kontrak di Puncak, Kabupaten Bogor.

Satu Keluarga di Bogor Keracunan Akibat Makan Jamur Tiram di Dekat Kandang Bebek

BOGORDAILY – Satu Keluarga warga Desa Gintung Cilejet, Kecamatan Parung Panjang keracunan akibat memakan jamur tiram, yang didapat saat memetik dari kebun berdekatan dengan kandang bebek.

Kanit Reskrim Polsek Parung Panjang, IPTU Irwan Alexander, mengatakan, kejadian keracunan tujuan orang warga Desa Cilejet, Kecamatan Parung Panjang tersebut pada Kamis (19/12/2019) kemarin.

“Kejadian kemarin pada pukul 19:00 WIB,” katanya kepada Bigordaily.net ketika dihubungi, Jumat (20/12/2019).

Irwan sapaan akrabnya menjelaskan, ada empat orang korban keracunan yang saat ini masih dirawat di Puskesmas Parung Panjang.

“Diantaranya Arnati, (55), Andri (18), Nasiti (22) dan Hari (14) mereka satu keluarga masih di rawat, mereka warga Leuwigoong, RT 012/013, Desa Gintung Cilejet,” jelasnya.

Adapun yang sudah dibawa pulang ke rumah diantaranya, Nasiah (20), dan Eka (2). Sedangkan, yang saat ini dirawat dirumah sakit (RS) Murni Asih Tangerang atas nama Rohani (45) diduga parah.

“Dua yang sudah pulang dan satu dilarikan ke rumah sakit,” tukasnya. (Andi).

Fantastis, Biaya Jalan-jalan Pejabat Bogor Rp100 Miliar Lebih

0

BOGORDAILY – Biaya perjalanan dinas para pejabat di Pemkot Bogor maupun anggota DPRD Kota Bogor sangat fantastis. Besarnya lebih dari Rp100 miliar.

Berdasarkan Peraturan Wali Kota Bogor terkait Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2020 yang dapat diakses secara umum oleh masyarakat melalui situs kotabogor.go.id, di kanal transparansi tercantum bahwa total biaya perjalanan dinas di Pemerintah Kota Bogor mencapai Rp 108. 958.075.665. Berikut ini rinciannya.

1. Belanja perjalanan dinas dalam daerah senilai Rp 8.895.905.432
2. Belanja perjalanan dinas luar daerah senilai Rp 59. 746.163.733
3. Belanja perjalanan dinas luar negeri sebesar Rp 17.793.681.000
4. Belanja penyelenggaraan rapat atau sosialisasi, atau pelatihan dan pertemuan dalam daerah sebesar Rp 16.763.713.500
5. Belanja penyelenggaraan rapat, sosialisasi, atau pelatihan dan pertemuan di luar daerah senilai Rp 5.758.612.000.

Sementara di lingkungan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, belanja perjalanan dinas yang tertera dalam Perwalikota Bogor terkait penjabaran APBD 2020 mencapai Rp 42.395.658.000.

https://www.facebook.com/bimaaryabogor/videos/1001072836934106/

Ngeri, 30 Liter Bensin Meledak dalam Mobil di Bogor. Sopirnya Melepuh

BOGORDAILY- Ledakan dahsyat terjadi di Bogor. Sebuah mobil berisi puluhan liter bensin meledak di tangah jalan.

Sebuah mobil minibus yang membawa bahan bakar minyak (BBM) meledak saat melintas di Jalan Raya Narogong, pada Jumat (20/12/2019). Akibat ledakan yang cukup keras, warga dan para pedagang yang berada di pinggir jalan pun panik.

Pengemudi minibus berplat nomor B 1643 JFZ diketahui bernama Agus (34). Saat terjadi ledakan, Agus sempat keluar dari mobilnya. Api dengan cepat membesar dan melahap seluruh badan mobil. Bau bensin masih terasa menyengat di sekitar lokasi kejadian.

Sekitar 30 menit kemudian api yang membakar mobil tersebut akhirnya dipadamkan dengan bantuan satu unit kendaraan pemadam kebakaran milik sebuah perusahaan di sekitar lokasi kejadian.

Akibat kejadian ini, Agus mengalami luka bakar di bagian tangan. Dia kemudian dilarikan ke Puskesmas Cileungsi untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Klapanunggal, Kompol Endang mengatakan, minibus tersebut bermuatan 30 liter bahan bakar minyak jenis pertalite. Bahan bakar itu rencananya akan dijual eceran.

“Korban jualan bensin eceran dan dia mengalami luka bakar di bagian tangan,” kata Endang, Jumat (20/12/2019).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, minibus warna silver itu meledak diduga karena mengalami korslet pada salah satu komponen panel listrik. Menurut saksi mata, kebakaran diawali dengan suara ledakan satu kali kemudian api membakar seluruh bagian mobil tersebut.

“Dugaan sementara korlset,” kata Endang. (bdn)

Heboh, Video Hot Model Semok “Mendesah” Bareng Babang Tamvan di Atas Kasur

0

BOGORDAILY – Babang tamvan bikin heboh dunia maya. Sebuah video hot di atas ranjang bersama model montok bikin heboh. Model Sisca Mellyana memamerkan video kontroversial. Ia bersama Andika Mahesa di atas ranjang membahas konten dewasa.

Sisca mengajak Andika Mahesa untuk kolaborasi di channel YouTube-nya. Terlihat Andika tak memakai baju di rekaman singkat tersebut. Penampilan keduany di atas ranjang memancing kehebohan di dunia maya. Netizen ramai-ramai mengomtari konten tersebut. Mereka menganggap keduanya membuat konten tersebut hanya untuk pasos saja.

“Chanel youtube baru mami udah ada yak .. klik ajah di bio ! bantu up 10 rb subscriber ntar mami baru posting video Mendesah bareng babang tamvan,” tulisnya di Instagram.

https://www.youtube.com/watch?v=hDKVLuBvH6w

Gara-gara postingan itu, Sisca Mellyana diserang netizen. Ia dinilai mau pansos lewat Andika Mahesa. Cibiran terlontar dari para netizen usai menyksikan video tersebut. Namun sepertinya hal itu tidak memuat Sisca Mellyana, mundur.

“Segitu nya cari followers,” komen akun @nk**plu.

“Jaman skr yg seksi dengan kevulgaran makin tenar aja, ga sungkan lagi skr ngumbar aurat.. yg penting laku jadi duit,” timpal @aefry**rmawan, mengomentari video berisi Babang Tamvan ngobrol di atas ranjang dengan dengan Sisca Mellyan, .

Tidak hanya Sisca Mellyan, yang ramai-ramai dicibir netizen. Babang Tamvan pun tak lepas dari sorotan netizen. Nitizen menilai video tersebut hanya menulatkan kebodohan di tengah masyarakat, Ia disebut cari sensasi karena mau terlibat dalam konten tersebut.

“Pembodohan ya,” tutur @andreaz**utauruk. ( bdn)

Angel Lelga Gugat Cerai Vicky Prasetyo Lagi

0

BOGORDAILY – Angel Lelgasudah melayangkan gugatan cerainya lagi kepada sang suami, Vicky Prasetyo. Gugatan tersebut dilayangkan Angel di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Dengan kembali mengajukan gugatan, Angel Lelga menegaskan ingin status yang jelas.

“Saya mau status yang jelas, kenapa begini sengaja menggantung status saya atau gimana,” kata Angel Lelga dikutip ‘Selebrita’.

Ia pun tidak mengetahui hingga saat ini mengapa Vicky melakukan hal tersebut padanya.

“Kenapa sih dia melakukan ini. Ketika sudah diputus kenapa tidak mengikrarkan itu,” bebernya.

Sebelumnya Vicky Prasetyo sempat berkomentar mengenai hal tersebut. Menurutnya hal tersebut adalah hak Angel Lelga.

“Nggak apa-apa itu hak semuanya. Dengan mendaftarkan berarti sebelumnya masih mengakui suami-istri. Jadi lebih fokus ke situnya. Kalau sekarang prosesnya berjalan berarti kejadian tahun lalu masih sah suami-istri,” kata Vicky Prasetyo usai Brownis Trans TV Mampang Jakarta Selatan.

Vidi Aldiano Keluar Rumah Sakit Hari Ini

0

BOGORDAILY – Kabar baik datang dari Vidi Aldiano. Jika tak ada aral-melintang, Vidi akan keluar dari rumah sakit hari ini. Hal tersebut disampaikan Vidi lewat Instagram miliknya.

Vidi memberitahukan ia akan keluar dari rumah sakit saat dijenguk sahabatnya, Yuki Kato dan Rangga.

“Sobat ambyar terakhir yang menjenguk sebelum gue keluar rumah sakit hari ini. Yes. I’m out! Alhamdulillah!!,” tulisnya.

“Sekali lagi terima kasih untuk semua doa dan support teman-teman semua. Semoga gue bisa pulih cepat dan kita nyanyi bareng-bareng lagi!,” sambungnya lagi.

“Gue juga baru post video about what actually happened these past months di Youtube. Cek link di bio untuk yang mau tau cerita gue.,” terangnya lagi.

Hal tersebut mendapatkan tanggapan positif dari sahabat dan netter yang melihatnya.

“Semangat ya kak, semoga cpt smbuh,” kata akun ime***.

“Gws y Kk,Semogh cept sembuh . Amin y allah,” beber akun cin***.

Lahan Kantor Kecamatan Babakanmadang Ternyata Masih Milik Sentul City

BOGORDAILY – Lahan Kantor Kecamatan Babakanmadang ternyata masih milik Sentul City. Hal itupun diungkapkan oleh Camat Babakanmadang saat anggota DPRD Kabupaten Bogor dapil mengunjungi tempat kerjanya tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, dirinya juga baru mengetahui bahwa lahan yang menjadi tempat pelayanan bagi masyarakat Babakanmadang tersebut, ternyata milik Sentul City.

“Tadi saya sudah dengar, bahwa lahan kantor kecamatan ini masih milik Sentul City,” katanya kepada Bogordaily.net, Jumat (20/12/2019).

Politisi Partai Gerindra ini pun akan segera melakukan tindakan dan mengecek langsung, ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor.

“Mengenai status kantor Kecamatan akan segera saya tindak lanjuti ke BPKAD, informasi kan tadi simpang siur juga,” akunya.

Menurutnya, kantor Kepemerintahan sepatutnya harus sudah milik sendiri (pemerintah.red) dan status tanah yang jelas, dirinyapun akan langsung menganggarkan pada tahun 2020 nanti ketika pembahasan.

“Ini kan kantor kepemerintahan harus mempunyai status tanah yang jelas, dan kalau sudah mempunyai status tanah yang jelas, kita akan anggarkan untuk membangun kantor yang representatif,” tukasnya.

Sementara itu, Head Of Corporate Communicator PT Sentul City, Alfian Mujani membenarkan, bahwa lahan yang saat ini menjadi kantor Kecamatan Babakanmadang masih milik Sentul City.

“Iah itu lahan Sentul City, dan belum diserahkan ke Pemda tanah itu fasos Fasum,” singkatnya. (Andi).

Syamsuddin Haris Peneliti LIPI yang Ditunjuk Jokowi Jadi Dewas KPK

BOGORDAILY – Prof. Dr. Syamsuddin Haris, M.Si menjadi salah satu Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diangkat Presiden Joko Widodo. Peneliti Pusat penelitian politik (P2P) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini pernah meminta Presiden Jokowi menolak revisi UU KPK dan mendukung diterbitkan Perppu KPK.

Syamsuddin tercatat lahir di Bima (NTB) pada 9 Oktober 1957. Syamsuddin menjabat sebagai Kepala P2P LIPI.

Lulusan FISP UI ini aktif mengajar pada Program Pasca-Sarjana Ilmu Politik pada FISIP Universitas Nasional (UI) dan Program Pasca-Sarjana Komunikasi pada FISIP UI, serta aktif dalam organisasi profesi kalangan sarjana/ahli politik. Syamsuddin juga dianugerahi penghargaan Satyalencana Pembangunan oleh pemerintah.

Sebagai peneliti LIPI, Syamsuddin memfokuskan perhatian, minat dan kajian dalam masalah pemilu, partai politik, parlemen, otonomi daerah, dan demokratisasi di Indonesia. Dia juga menulis buku.

Kini, Syamsuddin ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Jumat (20/12/2019). Syamsuddin tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pukul 12.55 WIB. Dia menegaskan ingin memperkuat KPK.

“Kita kan ingin menegakkan pemerintahan yang bersih dengan memperkuat KPK sebagaimana pun tanpa pemerintahan bersih kita tidak bisa meningkatkan daya saing. Kita tidak bisa mengundang investor, kita tidak bisa melanjutkan pembangunan untk Indonesia lebih baik,” ujar Haris.

Sebelumnya, Syamsuddin juga menyoroti tajam revisi UU KPK. Syamsudin menolak revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. LIPI menilai revisi UU KPK itu bertujuan untuk melumpuhkan tugas KPK. LIPI menilai revisi UU KPK berpotensi mengancam independensi KPK.

Tidak hanya itu, Syamsuddin menyarankan Presiden Jokowi agar menerbitkan Perppu KPK itu setelah pelantikan presiden terpilih dan sebelum menetapkan kabinet. Pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih akan dilakukan pada 20 Oktober 2019.

Menurutnya, bila penerbitan Perppu dilakukan Jokowi setelah pelantikan presiden dan sebelum penetapan kabinet, akan ada sejumlah keuntungan. Keuntungan tersebut dari legitimasi yang lebih kuat hingga tawar-menawar untuk parpol dalam penyusunan kabinet.