Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 8596

Mendikbud Nadiem Diminta Fokus Mengatasi Kekurangan Guru

BOGORDAILY – Ketua Ikatan Guru Indonesia Muhammad Ramli Rahim mengatakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan hendaknya fokus mengatasi masalah kekurangan guru.

“Karena 52 persen guru saat ini berstatus non-PNS,” kata Ramli di Jakarta, Senin (16/12). Seperti dilansir Antara.

Ramli menekankan guru adalah prasyarat pendidikan, dan tanpa guru yang berkualitas program pendidikan tidak akan berjalan dengan baik sekalipun didukung berbagai sarana prasarana dan kurikulum yang baik.

“Program pendidikan tidak akan berjalan dengan baik kalau ruang-ruang kelas diisi oleh guru-guru tanpa kompetensi memadai yang direkrut melalui prosedur yang tidak jelas. Untuk itu, kami meminta Kemendikbud mengubah pola pikir tersebut dan lebih fokus pada upaya mencukupkan guru kita di seluruh Indonesia,” katanya.

“Tak layak kita berharap masa depan pendidikan kita digantungkan pada orang-orang yang dibayar dengan upah yang sangat murah lalu dituntut bekerja keras, memiliki dedikasi yang tinggi, memiliki loyalitas yang besar, dan memiliki jiwa pendidik yang kuat tetapi tidak disejahterakan oleh negara,” ia menambahkan.

Ikatan Guru Indonesia menyatakan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebaiknya fokus memenuhi kebutuhan guru berkualitas di seluruh Indonesia.

“Juga lebih baik mencukupkan guru-guru pada sekolah-sekolah yang saat ini sudah ada, dibanding berpikir membangun sekolah-sekolah baru,” kata Ramli.

Ia juga mengemukakan bahwa dalam hal ini pemerintah pusat harus berhenti menyalahkan pemerintah daerah karena kekurangan guru masih terjadi di banyak daerah.

Salah satu solusinya, menurut dia, pemerintah bisa mengangkat lebih banyak guru melalui perekrutan pegawai negeri sipil maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian Kerja (PPPK).

Ramli juga sangat menyayangkan pernyataan Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ade Erlangga menyebut anggaran Ujian Nasional bisa dialokasikan kepada kebutuhan yang sifatnya lebih penting.

“Jika mengacu kepada hal tersebut sangat tampak bahwa anggaran tersebut betul-betul hanya diarahkan pada kegiatan-kegiatan yang bersifat proyek dan sama sekali tidak ada pikiran untuk berupaya mengembalikan anggaran itu ke negara untuk dialokasikan untuk pengangkatan guru,” kata dia.

Real Madrid Ditahan Imbang Valencia 1-1

0

BOGORDAILY – Real Madrid menghadapi Valencia dalam lanjutan LaLiga. Gol Karim Benzema di menit akhir selamatkan Los Blancos dari kekalahan, di mana laga berakhir 1-1.

Pekan ke-17 Liga Spanyol mempertemukan Valencia dan Real Madrid. Pertandingan digelar di Stadion Mestalla, Senin (16/12/2019) dini hari WIB.

Kedua tim sama-sama bermain terbuka sejak wasit meniupkan pluit tanda pertandingan. Tetapi tidak ada gol tercipta hingga turun minum.

Pada babak kedua, Valencia mampu mencetak angka melalui sepakan Carlos Soler. Real Madrid membalas di menit-menit akhir laga lewat tendangan Karim Benzema. Pertandingan berakhir imbang 1-1.

Hasil ini membuat Los Blancos gagal mengkudeta posisi Barcelona di puncak klasemen Liga Spanyol, meski sama-sama memiliki poin sama yakni 35 poin. Sementara Valencia berada di urutan kedelapan dengan 27 poin.

Jalannya Pertandingan Valencia vs Real Madrid

Real Madrid mengancam gawang Valencia di menit ketujuh lewat sepakan Federico Valverde. Namun bola tendangannya masih bisa dihalau kiper Jaume Domenech.

Karim Benzema mendapat peluang membobol gawang Valencia via tandukannya di menit ke-14. Umpan silang Nacho berhasil ia sundul, tetapi bola masih melayang di atas gawang.

Empat menit berselang, Valencia gantian mengancam melalui Ferran Torres. Setelah melewati hadangan Raphael Varene, ia melakukan tusukan dan menembak gawang Real Madrid. Bola masih bisa diamankan Thibaut Courtois.

Hingga babak pertama berakhir, tidak ada gol yang diciptakan kedua tim. Skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Torres nyaris menjebol gawang Real Madrid. Melakukan umpan satu dua dengan Rodrigo, ia lalu melepaskan tembakan yang masih bisa diblok keluar oleh Courtois.

Valencia mampu membuka keunggulan di menit ke-78. Memanfaatkan umpan tarik Daniel Wass dari sisi kanan kotak penalti, Soler tanpa kesulitan menjebol gawang Real Madrid dengan tendangannya. Skor 1-0 untuk keunggulan El Che.

Tertinggal satu gol, Los Blancos berupaya menyamakan kedudukan. Luka Jovic mencetak angka lewat sundulannya di menit ke-92. Wasit kemudian membatalkan gol tersebut lantaran ia dalam posisi offside.

Real Madrid menyamakan kedudukan lewat Benzema menjelang pertandingan berakhir. Berawal dari tendangan sudut, Courtois yang keluar dari sarangnya menanduk bola, namun masih bisa ditepis kiper Domenech. Bola muntah lantas disambar Benzema menjadi gol.

Pertandingan tuntas dengan hasil seri 1-1 untuk kedua tim.

Susunan Pemain Valencia vs Real Madrid

Valencia: Jaume Domenech; Daniel Wass, Ezequiel Garay, Gabriel Paulista, Jaume Costa (Manu Vallejo 61′); Ferran Torres (Mouctar Diakhby 90′), Carlos Soler, Francis Coquelin (Geoffrey Kondogbia 83′), Dani Parejo, Jose Luis Gaya; Rodrigo Moreno

Real Madrid: Thibaut Courtois; Nacho, Raphael Varene, Sergio Ramos, Dani Carvajal; Toni Kroos, Federico Valverde, Luka Modric (Luka Jovic 82′); Isco (Gareth Bale 69′), Karim Benzema, Rodrygo (Vinicius Jr 69′).

Bupati Bogor Akan Lantik 273 Kades Terpilih. Ini Cara Pelantikannya!

BOGORDAILY – Bupati Bogor Ade Yasin akan segera melantik 273 calon kepala desa ( Kades) terpilih priode 2019 – 2025 hasil pemilihan 3 November 2019 lalu.

Pelantikan dan sumpah jabatan Kades terpilih yang tersebar di 40 kecamatan se Kabupaten Bogor ini, bertempat di gedung Tegar Beriman pada Rabu, 18 Desember 2019.

“Pada saat pelantikan Kades terpilih hanya didampingi oleh istrinya, ketua panitia pilkades dan ketua BPD, ” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( BPMD) Kabupaten Bogor, Ade Jaya Munadi.

Ade menjelaskan, di dalam gedung Tegar Beriman sudah ditentukan denah lokasi pelantikan. Posisi duduk Kades di bagian D. Sedangkan istri kades , ketua panitia Pilkades dan Ketua BPD, posisi duduknya dibagian E.

Setelah sampai di lokasi gedung Tegar Beriman. Kepala Desa mengisi daftar hadir untuk memperoleh nomor kursi.

Selanjutnya nomor kusri tersebut digunakan sebagai nomor urut panggilan pelantikan. Nomor urut itu juga menjadi nomor SK Kades serta penandatanganan berita acara.

Selain itu, Kades juga harus menyiapkan posisi tanda pangkat yg direkatkan atau nempel di pundaknya. ” Pakaian yang digunakan istri kades adalah kebaya nasional. Sedangkan ketua panitia pilkades dan ketua BPD mengenakan pakaian batik lengan panjang,” kata Ade Jaya.

Dia juga meminta Kades yang akan dilantik harus mengikutsertakan Babinsa dan Babinkamtibmas. Tugasnya untuk pengawalan dari titik pemberangkatan sampai di lokasi pelantikan.

Begitupun bagi desa yang ada calon kadesnya melakukan gugatan. Pihaknya meminta aparat keamana untuk memonitornya.

Ade juga berpesan kepada para pendukung Kades yang telah dilantik untuk tidak melakukan euforia kemenangan yang berlebihan.

“Karena khawatir ada calon kades yang belum puas atas hasil yang telah ditetapkan,” kata Ade.

Menurut Ade, setelah pelantikan, selanjutnya aka ada serah terima jabatan kepala desa. Saat serah terima jabatan mantan Kades harus membuat laporan pelaksanan tugas.

“Yang harus dilaporkan mantan Kades itu adalah asset desa bergerak dan tidak bergerak, buku C Desa dan Stempel,” pungkasnya. (Nanang Hidayat)

Kasus PT PPE Makin Panas, DPRD Siapkan Pansus, Bupati Mau Diinterpelasi

BOGORDAILY – Usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) BUMD PT PPE telah dilempar Fraksi Partai Golkar kepada 55 anggota DPRD Kabupaten Bogor.

Pembentukan Pansus untuk membedah persoalan PT PPE ini, langsung ditangkap Komisi II DPRD Kabupaten Bogor.

“Ya, pembentukan Pansus PT PPE sudah kami wacanakan, dan selanjutkan akan kami bahas,” kata anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Usep Saepulloh.

Usep Saepulloh menjelaskan, meski sudah menjadi pembahasan, saat ini Komisi II belum mempersiapkan agenda pembentukan Pansus. Hal itu, karena sudah masuk akhir 2019.

“Pada awal 2020, Insya Allah sudah kita proses,” kata Usep.

Usep Saepulloah menegaskan, di internal komisi II, tak hanya ramai membahas dibentuknya Pansus. Namun, di komisinya itu sudah berkembang ingin menggunakan hak interpelasi kepada Bupati Bogor.

“DPRD Kabupaten Bogor ingin meminta penjelasan secara menyeluruh persoalan BUMDE PT PPE,” ujarnya. (Nanang Hidayat)

Istri Mau ‘Digenjot’ Tetangga, Warga Bogor Ngamuk Bacok Pelaku saat Tidur

PARUNGPANJANG – Pria satu ini memang mesum, dibenaknya sudah ada niat untuk ‘menggenjot’ istri tetangganya. Alhasil, dia makin aktif menggoda.

Miris lebih dulu diketahui. Suaminya KN kalap (28) tidak menerima istrinya digoda oleh pria hidung belang. Sehingga nekat membacok pelaku saat tidur.

Kanit Reskrim Polsek Parungpanjang, IPTU Irwan Alexander mengatakan, pelaku melakukan Pembacokan kepada korban berinisial AS (33) yang tengah tidur lelap di kontrakan nya di Kampung Cikabon, Desa Cibunar, Kecamatan Parungpanjang pada Jumat 13/12/2019) pukul 06:00 WIB.

“Menurut keterangan pelaku, Tiba-tiba, pelaku pembacokan menyambangi kontrakan korban dengan menenteng senjata tajam di tangan. Tanpa basa-basi, pelaku langsung membacokan senjatanya secara membabi-buta ke tubuh korban,” katanya ketika dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu (14/12/2019).

Akibatnya, korban mengalami luka bacok di sekujur tubuh. Pelaku sendiri langsung kabur usai tragedi tersebuy.

Tak lama kemudian, korban yang terluka serius dilarikan ke Puskesmas Parungpanjang dan dirujuk ke RS Leuwiliang untuk mendapat penanganan medis.

“Mengenai beberapa bagian tubuh korban, di antara kepala bagian belakang, sikut sebelah kiri dan bagian pergelangan kaki sebelah kiri,” imbuhnya.

Menurutnya, penyerangan dilakukan lantaran pelaku diduga cemburu lantaran korban menggoda sang istri.

“Kami sedang melakukan pengejaran terhadap pelakur yang kabur setelah melakukan penganiayaan terhadap korban,” tukasnya.

Dihadapan Ibu-ibu, Bupati Curhat “Isi Tasnya” dalam Politik

CIBINONG – Untuk terjun dalam kontestasi politik, isi tas sangat menjamin menghasilkan kemenangan baik dalam pemilihan kepala daerah maupun legislatif.

Hal itupun diungkapkan oleh Bupati Bogor, Ade Yasin saat memberikan sambutan diacara Jambore Demokrasi dengan tema ‘Sekolah Demokrasi Perempuan Politisi’, yang dilaksanakan Komis Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor, Sabtu (14/12/2019).

“Isi tas menjadi hal yang penting, walaupun hal nomor sekian, tapi di berapa daerah hal ini bisa menjadi satu,” katanya dihadapan peserta sekolah Politik Perempuan, yang dilaksanakan di aula KPUD Kabupaten Bogor.

Akan tetapi menurut Politisi PPP itu, dirinya menerapkan hal itu di urutan terakhir yang terpenting kualitas, Integritas yang harus diutamakan ketika ingin terjun dalam pemilihan kepala daerah maupun legislatif.

“Kualitas, integritas, dan isi tas ini urutan menurut saya, tapi di beberapa daerah banyak yang dari urutan itu menjadi ke satu yang isi tas,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil survei yang dirinya lakukan yang terpenting adalah silaturahmi nomor satu yaitu kepada Kiyai, kedua kepala desa dan ketiga tokoh masyarakat serta ke empat adalah Ibu (perempuan,red).

“Ketika masyarakat ragu tidak tahu mengenai ketokohan seseorang, yang ditanyakan oleh masyarakat yang pertama kiyai kedua kepala desa, ketiga tokoh masyarakat, dan ke empat perempuan,” tukasnya.(bdn)

Dokter Cantik Habiskan Miliaran Duit BPJS untuk Shopping

0

BOGORDAILY – Pantesan saja BPJS nyaris bangkrut, supaya banyak praktek tak terpuji yang dilakukan par dokternya.
Salah satunya ini. Dokter cantik ini menghabiskan miliaran dana BPJS hanya untuk shopping barang-barang mewah, sekaligus memperkaya diri sendiri, setelah menggelapkan dana BPJS.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat mengungkap kasus korupsi dana klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebesar Rp7,7 miliar yang dilakukan oleh mantan Kepala RSUD Lembang dr Onnie Habie dan Bendaharanya yakni Meta Susanti

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan kedua tersangka tersebut sebagai pengelola RSUD Lembang pada periode 2017 hingga 2018 telah mengklaim dana BPJS sebesar Rp11,4 miliar. Sementara yang disetorkan ke Kas Daerah Kabupaten Bandung Barat hanya sebesar Rp3,7 miliar.

“Sejak 2018 sudah dilakukan proses penyelidikan oleh Ditreskrimsus, dan pada Maret tahun 2019 terbitlah laporan polis, kemudian dimulainya proses penyidikan,” kata Trunoyudo, di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa.

Dalam penanganan kasus korupsi tersebut, kata dia, pihak kepolisian menyita dua tanah dan bangunan di Provinsi Jambi dan beberapa barang mebel termasuk juga barang mewah milik tersangka. Keduanya telah dilakukan penahanan di Rutan Mapolda Jawa Barat untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Wakil Dirreskrimsus Polda Jabar AKBP Hari Brata mengatakan penggelapan dana yang juga termasuk ke dalam korupsi tersebut menyebabkan kerugian negara. Sesuai yang digelapkan oleh Onnie dan Meta, kerugian negara itu sebesar Rp7,7 miliar.

“Sesuai dengan audit itu ada Rp7,7 miliar untuk kerugian negaranya, uang BPJS yang harus disetorkan ke kas daerah namun tidak disetorkan, jadi malah digelapkan, itu modus yang dilakukan oleh dua pelaku atau pun tersangka yang sudah kami lakukan penyidikan,” kata Hari.

Hari mengatakan, kini kasus tersebut sudah siap disidangkan (P-21) dan akan segera dilakukan pelimpahan kedua tersangka tersebut ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Atas perbuatannya, kedua tersangka itu dijerat dengan pasal 2, pasal 3 dan pasal 8 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yaitu Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 dan 64 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara.

Sule: Nyari yang Setia Susah, Saat Ditanya soal Pengganti Lina

0

BOGORDAILY – Sule ditanya mengenai apakah dirinya akan kembali mencari pengganti mantan istrinya, Lina. Hal tersebut ditanyakan dalam Channel YouTube milik Angbeen Adli.

“Mau cari pengganti nggak sih kang?” tanya Adli.

Mendengar pertanyaan itu, Sule pun tertawa. Ia mengatakan sebenarnya ia memiliki keinginan itu. Namun ada satu kendala. Apa sih?

“Nyari yang setia susah,” jawabnya seraya tersenyum.

Bukan tanpa alasan sang komedian mengatakan hal tersebut. Menurut Sule, seorang laki-laki tidak akan berpaling dari pasangannya jika semuanya sudah diperhatikan.

“Laki-laki nggak berpaling kalau pasangan sudah memperhatikan dari hal kecil sampai hal besar,” tegasnya lagi.

Usai bercerai dari Lina, Sule sempat dikabarkan dekat dengan beberapa perempuan. Namun hingga kini, Sule masih setia dengan status duda.

Sosok Richard Kevin Mata Keluarga Cut Tari

0

BOGORDAILY – Richard Kevin dikenal sebagai lelaki yang baik di mata keluarga Cut Tari. Hal itu disampaikan oleh kakak tertua perempuan berdarah Aceh tersebut, Teuku Muhammad Gadaffi.

“Kalau Kevin sendiri sih insyaallah sebagai laki-laki yang bertanggung jawab,” ujar Teuku Muhammad Gadaffi di lokasi pernikahan Cut Tari di kawasan Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2019).

“Komunikasi sama saya juga baik-baik saja, nggak kaku lah maksudnya, ya nyantai lah,” sambungnya lagi.

Sejak awal memutuskan pacaran, Cut Tari memang telah memperkenalkan Richard Kevin ke keluarganya. Itu merupakan pertanda bahwa hubungan mereka tak lagi persoalan main-main.

Setelah berpacaran selama dua tahun, Cut Tari dan Richard Kevin memutuskan untuk menikah. Sebelumnya, keduanya sama-sama pernah gagal berumah tangga.

Cut Tari diketahui sempat menikah dengan Johannes Yusuf Subrata dan dikaruniai satu orang anak bernama Sydney. Sementara itu, Richard Kevin pernah berumah tangga dengan Ida Helena alias Dee Dee dan memiliki dua anak.

Ini Kata Menag, Soal Ulama Aceh Larang Penggunaan Simbol Islam di Peci-Mobil

BOGORDAILY – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan fatwa yang salah satu poinnya berisi tentang larangan menggunakan simbol Islam pada peci hingga mobil. Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menilai alasan keluarnya fatwa itu masuk akal.

“Alasannya masuk akal. Tapi saya tidak dalam kapasitas untuk mendukung atau menolak fatwa itu,” kata Fachrul kepada detikcom, Kamis (12/12/2019) malam.

Seperti diketahui, ulama Aceh mengeluarkan fatwa tentang salam, doa, dan penggunaan simbol lintas agama dalam perspektif syariat Islam. Dalam fatwa itu, umat Islam dilarang menggunakan simbol Islam pada peci hingga mobil.

Wakil Ketua MPU Aceh Teungku Faisal Ali mengatakan fatwa tersebut dikeluarkan setelah dilakukan pengkajian dari berbagai sudut pandang oleh ulama Aceh. Rencananya, fatwa dikeluarkan pada awal 2019, namun ditunda.

“Pertama pembahasan fatwa ini sudah kita agendakan sejak lama. Tapi kalau kita fatwakan jelang Pemilu dianggap ada kaitan dengan politik makanya kita tunda. Ini baru kita sahkan kemarin,” kata Faisal kepada wartawan, Kamis (12/12).

Salah satu poin dalam fatwa tersebut adalah terkait penggunaan simbol agama. Umat Islam dilarang menggunakan simbol-simbol agama lain dengan sengaja, kecuali ada unsur kedaruratan. Faisal mencontohkan umat Islam yang tinggal di daerah minoritas.

“Dan bagi umat Islam menggunakan simbol-simbol agama Islam tersendiri misalnya kalimat ‘La ilaha illallah’ atau tulisan ayat Allah lainnya di mobil, di peci, itu juga dilarang penggunaannya,” kata Faisal.

Pelarangan itu, jelas Faisal, untuk mencegah simbol tersebut dibawa ke tempat tidak terhormat. Meski demikian, ulama Aceh tidak melarang penggunaan simbol Islam di dinding atau pintu rumah.