Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8654

Bima Siapkan Orang Pengganti Deni

0

Bogor Daily – Usai ditetapkannya status tersangka kepada Dirum PD PPJ Deni Harumantaka, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku sudah menyiapkan beberapa nama untuk menjadi pelaksana tugas (plt) dirum pada perusahaan pelat merah tersebut. Bima sudah mengantongi nama-nama yang direkomendasikan Badan Pengawas (Banwas) PD PPJ untuk segera mengisi kursi yang ditinggalkan Deni Harumantaka.

Meski begitu, suami Yane Ardian itu enggan menjelaskan lebih lanjut soal siapa saja nama yang tengah disiapkan. Ada tiga sampai lima nama kandidat yang sedang dipersiapkan. “Tentu segera akan saya tunjuk plt, karena roda organisasi harus tetap berjalan. Sudah ada (nama-nama, red). Ada beberapa orang lah yang dimasukkan dari bahan masukan dari badan pengawas PD Pasar untuk merekomendasikan orang yang bisa menggantikan posisi dirum. Ya nanti lah saya akan putuskan,” ucapnya.

Bima mengaku secepatnya bakal melakukan koordinasi dengan bagian hukum untuk merumuskan langkah-langkah selanjutnya yang bisa ditempuh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terkait penahanan salah satu direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) besutan Andri Latif itu. “Jadi apakah kami akan mengajukan surat penangguhan penahanan, saya akan mengkaji dengan bagian hukum,” tutupnya.

Cawapres Sandi Dicegat Emak-emak

0

Bogor Daily – Dengan membawa spanduk bertuliskan ‘Pepes Emak-emak’, puluhan ibu-ibu berdiri di depan pintu keluar Mal Botani Square mencegat bakal calon wakil presiden Indonesia Sandiaga Uno, kemarin. Ternyata mereka relawan dari Partai Emak-emak pendukung Prabowo-Sandi. Selain menyapa dan memberi dukungan di pilpres 2019, emak-emak itu memanfaatkan momentum tersebut untuk foto bersama.

Koordinator Wilayah (Korwil) Bogor Partai Emak-emak, Rita, mengatakan bahwa komunitas emak-emak pendukung Prabowo-Sandi berasal dari berbagai kalangan yang memiliki semangat dan harapan yang sama kepada Sandiaga. Kemenangan  Prabowo-Sandi di pilpres diharapkan bisa mengubah kebijakan harga bahan pokok dan memperbaiki perekonomian. Tak hanya harga sembako, dirinya juga menginginkan Indonesia aman dan kondusif. “Sekarang harga sembako yang sangat mahal, sedangkan penghasilan di bawah UMR, gimana bisa memenuhi kebutuhan hidupnya,” keluhnya.

Permasalahan kaum ibu ini juga dibahas Sandi dalam Challenging The Global Market & Indonesian Economic Outlook yang diadakan Hipmi Kota Bogor di IPB International Convention Centre (IICC). Sandi menanyakan kondisi harga pasar kepada peserta ibu-ibu yang hadir. Termasuk membeberkan bahwa dirinya masuk Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) pada sekitar 1997-1998 dan kemudian dilantik pada tahun kepengurusan 1999-2000. “Keadaan ekonomi lagi kurang baik dan saya lihat di sini kita juga melihat kekhawatiran keadaan ekonomi, Tetapi Hipmi harus menanamkan optimisme,” katanya saat jadi pembicara seminar.

Sandi menambahkan, pada 2018 itu yang terpenting adalah memanfaatkan peluang usaha di berbagai sektor. Di antaranya ekspor-impor dan pariwisata. “Sektor yang paling bisa kita unggulkan yakni bertumpu pada peningkatan ekspor kita, kedua bagaimana kita membangkitkan ekonomi yang bisa meningkat,” jelasnya.

Setelah itu, Sandi juga meresmikan posko Relawan Muda Prabowo-Sandi (RM Padi) di Jalan Pajajaran No 75, Kota Bogor. Ia mengapresiasi atas dukungan para relawan terhadap pasangan calon Prabowo-Sandi karena para relawan ini merupakan mesin pemenangan di luar partai politik. Banyaknya dukungan yang mengalir kepada dirinya terutama dari emak-emak, dikarenakan selama dua tahun terjun di politik banyak mendengarkan aspirasi. Seperti mengenai harga-harga kebutuhan sehari-hari dan bagaimana harga sembako tidak melambung naik sehingga tidak membebani kaum ibu. “Keinginan kita menghadirkan pemerintahan yang kuat dalam kepemimpinan yang tegas dan fokus di perekonomian menjadi prioritas utama yaitu lapangan pekerjaan dan harga-harga sembako yang terjangkau. Termasuk percepatan pembangunan ke depannya,” pungkasnya.

Lewat posko ini, Sandi berharap relawannya bisa membantu pemenangannya di pilpres nanti. “Memang partai politik yang akan mengusung pasangan kami dan yang membantu pemenangan adalah relawan. Saya mendukung nanti di wilayah lain di Indonesia juga mendapat inspirasi dari Bogor yang secara cepat langsung melakukan terobosan, lahirlah rumah pemenangan ini,” ujar Sandi.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga menitipkan pesan dari Prabowo Subianto kepada relawan yang hadir. Prabowo, lanjut Sandi, mengucapkan terima kasih atas kinerja relawan yang bekerja cepat membangun posko pemenangan di Bogor. “Pak Prabowo titip pesan berterima kasih terhadap kinerja yang begitu cepat. Ini juga ada teman-teman, delapan bulan ke depan perjuangannya, jadi harus pintar jaga stamina karena milenial ini milihnya di ujung. Kalau ibu-ibu kelihatannya lebih militan, lebih cepat mengambil pilihan dan fokus. Jadi hadirkan kampanye yang positif, hadirkan juga konten yang mencerahkan, menggerakkan dan menggembirakan,” jelas Sandi.

Dikaitkan dengan Asian Games, Dapat ‘Emas’ dari Menpora

0

Bogor Daily – Pernahkah mendengar atau melihat tulisan ‘Masuk Pak Eko’ di dunia maya? Jika iya, inilah asal usul kalimat dari video seorang polisi yang menjadi viral sampai sekarang.

Sebenarnya kalimat itu sudah dikenal dalam penampilan komedian Cak Percil yang setiap kali manggung kerap kali meneriakkan nama Pak Eko. Namun belakangan, kalimat itu semakin terkenal dengan unggahan kocak seorang polisi. Polisi itu mengunggah sejumlah video lewat akun Instagram ‘masuk pak eko’ @papi_eko_pusdik_sabhara_porong.

Dalam beberapa unggahan, seorang perwira kepolisian berpangkat Ajun Komisaris Polisi bernama Eko Hari Cahyono memperlihatkan kepiawaiannya dalam melempar berbagai macam benda. Mulai dari benda tajam semisal pisau, gunting, sumpit, cangkul, garpu, hingga luar biasanya ia juga bisa menancapkan benda tumpul berupa pentungan yang kerap digunakan Sabhara.

Uniknya, ia melakukannya dengan sangat santai bahkan sambil merokok. Nah, setiap kali dirinya berhasil menancapkan benda yang dilemparnya, ada teriakan sebagai latar belakang berbunyi ‘Masuk Pak Eko’. Viralnya sosok polisi ini memicu berbagai kreativitas. Salah satunya saat ucapan ‘masuk Pak Eko’ di-remix. Remix itu dibuat Eka Gustiwana yang memang sudah dikenal kerap mengaransemen potongan-potongan video menjadi lagu. Hingga kemarin, video yang diunggah satu hari lalu itu sudah ditonton lebih dari 208 ribu kali.

Dalam video tersebut, terlihat aksi Pak Eko melempar pisau, arit, sendok hingga golok. Yang unik, ucapan Pak Eko dan anak-anak yang mengatakan ‘masuk Pak Eko’ diaransemen menjadi lagu ‘Meraih Bintang’. Lagu ‘Meraih Bintang’ yang dikenal dengan lirik ‘yo ayo’ itu adalah salah satu lagu tema Asian Games 2018. Lagu itu aslinya dibawakan Via Vallen. Video itu juga menampilkan berbagai gaya Pak Eko berjoget. Polisi yang berdinas di Sidoarjo, Jawa Timur, itu memang aktif di Instagram dan kerap mengunggah video.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi juga mengunggah sebuah meme lucu di akun Instagram-nya. Meme tersebut berisi gambar Pak Eko. Dalam Instagram resmi Menpora, Pak Eko menjadi peraih medali emas Asian Games 2018 cabang olahraga lempar barang putra kelas 60 sampai 70 kilogram. Dia berhasil memenangkan medali emas pada 30 Agustus 2018. “Tambahan medali emas lagi pagi ini.. Masssuuukkk Pakk Ekoooo,” tulis Menpora seperti yang kerap dilontarkan anak-anak di video viral tersebut. Sontak saja hal tersebut membuat para warganet berkomentar. “Hahahhaa kirain beneran,” tulis akun cutriyn_1.

Sementara itu, Eko merupakan anggota kepolisian yang berdinas di Pusdik Sabhara Lemdiklat Polri di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Dia dikenal memiliki keterampilan melempar pisau sangkur. “Memang dia punya keahlian pada kualifikasi itu. Walaupun itu di video kelihatannya sambil bercanda, tapi sebenarnya untuk ahli seperti itu butuh latihan yang keras,” ujar Kapusdik Sabhara Lemdiklat Polri Kombes Guritno Wibowo.

Bukan itu saja, perwira lulusan Bintara pada 1987 itu merupakan instruktur di bidang survival dan Search And Rescue (SAR). Eko telah mengabdikan dirinya di Korps Bhayangkara selama 31 tahun.

Saat ini dia bertugas di bagian Pendidikan Pengembangan Spesialis (Dikbangpes) tentang teknik dan taktik tugas-tugas kepolisian di bidang Sabhara. “Jadi memang untuk survival dibutuhkan latihan seperti itu, meski ya latihannya tidak sampai dengan gergaji. Kalau dia lempar gergaji itu kan modifikasi saja,” ucap Guritno

Pimpinan KPK: Tidak Menutup Kemungkinan Golkar Terjerat Pidana Korporasi

0

RMOL. Kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-1 semakin mengganas dan membikin was-was sejumlah pihak, termasuk Partai Golkar yang mulai terseret rasuah itu.

“Tidak menutup kemungkinan Golkar dikenakan pidana korporasi. Mengingat, Golkar sebuah organisasi atau wadah sekumpulan orang yang memiliki tujuan sama,” kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang melalui keterangan tertulisa lewat pesan elektronik, Senin (3/9).

Ia menjelaskan, korporasi bisa juga diartikan organisasi atau badan atau tempat sekumpulan orang dengan tujuan yang sama.

Kendati demikian, sambung Saut, perlu pembuktian lebih dahulu jika ingin menjerat Golkar dengan pidana korporasi terkait dugaan aliran dana korupsi Proyek PLTU Riau-1.

“Harus dibuktikan lebih dahulu apa seperti apa  kaitanya,” ungkapnya.

Tersangka suap proyek PLTU Riau-1 Eni Maulani Saragih sempat mengatakan bahwa sebagian uang korupsi yang ia terima diberikan untuk keperluan Munaslub Golkar pada Desember 2017 lalu.

Eni merupakan Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Golkar. Pada saat Munaslub, ia bendahara panitia.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka. Mereka yakni, Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih, Pemilik Saham Blackgold Natural Resources Johannes Budisutrisno Kotjo, dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Eni diduga menerima uang sebesar Rp 6,25 miliar dari Kotjo secara bertahap, dengan rincian Rp 4 miliar sekitar November-Desember 2017 dan Rp 2,25 miliar pada Maret-Juni 2018. Uang itu terkait dengan proyek PLTU Riau-1.

Adapun peran Idrus, diduga terlibat dalam suksesi kontrak jual beli tenaga listrik atau Power Purchase Agreement PLTU Riau-1 kepada pihak konsorsium.

Imbalannya, Idrus diduga menerima jatah sebesar 1,5 juta dolar AS dari Johannes Kotjo.

Baru Jadi Dirut Pertamina, Nicke Widyawati Berurusan Dengan Hukum

0

Bogor Daily – KPK memanggil Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati terkait kasus dugaan suap PLTU Riau-1. Dia dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Idrus Marham.

“Dipanggil sebagai saksi untuk IM (Idrus Marham),” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati kepada wartawan, Senin (3/9/2018).

Selain itu, KPK memanggil CEO Blackgold Natural Resources Ltd Rickard Philip Cecil, Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN Supangkat Iwan Santoso, dan Kepala Satuan IPP PT PLN M Ashin Sidqi. Mereka dipanggil sebagai saksi untuk Idrus.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka. Mereka adalah Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, pengusaha Johannes B Kotjo, dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Eni diduga menerima duit suap Rp 4,8 miliar dari Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd. Perusahaan tersebut merupakan salah satu bagian dari konsorsium proyek PLTU Riau-1.

Saat melakukan pengembangan, KPK menetapkan Idrus sebagai tersangka. Dia diduga menerima janji yang sama dengan Eni, yaitu senilai USD 1,5 juta dari Kotjo jika perusahaannya berhasil memenangkan proyek PLTU Riau-1.

Ungkap Ada Ancaman, Ustaz Somad Batal Ceramah di Jateng-Jatim

0

Bogor Daily – Ustaz Abdul Somad mengaku mendapat ancaman dan intimidasi terkait rencana ceramah di beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Alhasil Ustaz Somad membatalkan rencana ceramahnya.

Hal ini disampaikan Somad lewat akun Instagram miliknya. Dia mengatakan intimidasi tersebut membuat beban panitia semakin berat dan mempengaruhi kondisi psikologi dai asal Riau ini

“Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap taushiyah di beberapa daerah seperti di Grobogan, Kudus, Jepara, dan Semarang,” tulis Somad dalam gambar yang diunggahnya

Dalam postingan tersebut, Somad menyebutkan beberapa janji ceramah yang dibatalkan akibat tekanan yang diterimanya. Ceramah tersebut rencananya digelar di bulan September-Desember.

Pada September, Somad mengaku membatalkan rencana ceramahnya di Malang, Solo, Boyolali, Jombang, dan Kediri. Sementara di Oktober, Somad membatalkan ceramahnya di Yogyakarta. Sedangkan di Desember, janji dengan Ustaz Zulfikar di daerah Jawa Timur.

“Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi, dan mohon doakan selalu,” ujar Somad.

Postingan ini dibuat Somad pada Minggu (2/9) kemarin. Hingga hari ini, postingan tersebut telah mendapatkan 173.177 likes.

Jack Ma Beri Saran untuk Pemerintah Jokowi, Ini Isinya

0

Bogor Daily – Hari ini bos Alibaba, Jack Ma bertemu dengan pemerintah Indonesia. Dalam hal ini diwakilkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Kominfo Rudiantara dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam itu membahas tentang roadmap ecommerce dan industry 4.0. Selain itu Jack Ma juga memberikan saran kepada RI untuk mengembangkan bisnis.

“Jadi pak Jack Ma itu sangat yakin bahwa bisnis ke depan adalah small bisnis dengan internet dan e-commerce oleh karena itu kita disarankan mempersiapkan betul dan encourage usaha kecil untuk mulai masuk ke internet,” kata Darmin di Ritz Carlton Hotel Pacific Place, Jakarta, Minggu (2/9/2018). Dia mengungkapkan perusahaan besar di kawasan timur tidak terlalu banyak dan banyak perusahaan kecil yang harus dikembangkan.

Ketua kamar dagang dan industri (Kadin) Industri Rosan P Roeslani menjelaskan Jack Ma memberi nasihat agar perusahaan besar harus lebih fleksibel dari perusahaan kecil. Menurut Rosan ini agar tercipta kesinambungan.

Selain itu Rosan menambahkan Jack Ma juga memberikan pesan yang harus diperhatikan oleh Indonesia adalah industri blockchain dan cloud computing.

“Ini harus diperhatikan, karena perubahan teknologi seperti blockchain dan cloud computing ini sangat penting,” jelas dia.
Jack Ma menyampaikan usai pertemuan ia bersama menteri dan pengusaha Indonesia membicarakan banyak hal. Mulai dari pengembangan e-commerce, internet, technical progress dan mendorong small business entrepreneur.

“Anak muda bisa menangkap kesempatan bisnis dari e-commerce dan internet,” ujar Jack Ma.

Dia menambahkan, mereka juga berdiskusi tentang bagaimana memperbaiki dan meningkatkan kualitas e-commerce antara Indonesia dengan China dan negara lain,

“Kami juga bicara tentang isu penting seperti inklusi keuangan dan kaitannya dengan internet dan bagaimana anak muda bisa menjalankan bisnis,” ujarnya.

Material Baju Balap yang Bikin Rider Aman

0

Bogor Daily – Wearpack atau racing suit merupakan perlengkapan keselamatan diri pebalap saat memacu kuda besi dalam kecepatan tinggi. Terlebih dalam aksi salip-menyalip sangat rentan bagi pebalap mengalami kecelakaan.

“Wearpack itu berfungsi untuk melindungi bagian bagian penting dari tubuh pebalap, seperti dada, tulang leher, tulang belakang, lengan, sikut, dan tulang kering,” ucap Reza Hendra selaku Technical Apparel Racing Suit AHRS, saat berbincang dengan detikOto, di Kantor AHRS, Jalan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat.

Mengingat keberadaannya sangat penting bagi pebalap, tentu desain dan bahan yang digunakan tidak boleh sembarangan. Untuk menjahitnya saja perlu dipadu dengan bahan kevlar.

“Kalau baju balap kan sekarang banyak macam juga, dari yang mulai harga murah sampai mahal bahan juga ada yang semi kulit dan full kulit, untuk bahan kita menggunakan kulit sapi dan sudah standar Eropa,” tutur Reza.

Reza mengatakan daya tahan gesekan semi kulit tidak sekuat dengan bahan full kulit asli. Sehingga untuk balapan road race disarankan untuk menggunakan full kulit. Tentu bicara kualitas, harga pun berbicara, dan model protektornya yang berbeda

“Semi kulit paling di kisaran Rp 3 sampai 3,5 juta, kalau yang full kulit asli dari Rp 6,5 juta rupiah sampai Rp 9,5 juta, produk baru ini sudah anti-bakar, ditambah sudah ada pelindung di dada (chest protector), dan yang back protector juga sudah standar Eropa,” kata Reza.

Setiap wearpack juga sudah dilengkapi pelindung sikut, bahu, dan lutut. Untuk pelindung tersebut, AHRS pada varian wearpack terbarunya mulai menggunakan material dari magnesium.

Bagian lain yang menyita perhatian wearpack ialah punuk. Ternyata punuk memiliki peran keselamatan ganda, yakni selain melindungi tulang leher, dan tulang belakang pebalap juga sebagai tempat air minum.

Reza mengatakan produk AHRS tidak kalah dengan produk impor. Sebab, wearpack dari kulit sapi besutan AHRS sudah dicicipi beberapa pebalap andalan Indonesia seperti Rafid Topan, Dimas Eky, dan Ali Adrian saat ngebut di berbagai ajang balap internasional

Ramai-ramai Warga Bantu Keluarga Dasirin Pindah dari Kandang Kerbau

0

Bogor Daily – Keluarga Dasirin yang terpaksa hidup di sebuah kandang kerbau yang berada jauh dari pemukiman, membuat warga setempat prihatin. Beberapa kali dibujuk untuk turun bukit dan menempati rumah kosong yang ada, saat itu tidak membuahkan hasil.

Namun, upaya warga tidak terhenti di situ saja. Setelah beberapa kali dibujuk rayu, akhirnya Dasirin Dasirin (46), Tarkonah (36) dan dua anaknya yakni Vivi Ratnasari (11) serta Wiwit Setiyaningsih (16), mau untuk turun bukit dan hutan menerima tawaran dari warga Desa Sengare.

Meskipun keluarga Dasirin merupakan pendatang dari Desa Krompeng (masih dalam satu wilayah Kecamatan Talun), keramahan warga desa setempat untuk menerima Dasirin begitu terlihat.

Begitu mendengar kabar keluarga Dasirin mau turun bukit dan hutan, warga berbondong-bondong membantu proses evakuasi keluarga Dasirin.

Sedangkan untuk warga perempuan bahu-membahu membersihkan rumah kosong yang akan ditempati keluarga Dasirin, termasuk juga menyiapkan keperluan makan-minumnya baik untuk keluarga Dasirin maupun warga yang bergotong royong.

“Kalau warga sini semangat gotong royongnya tinggi. Apalagi terkait dengan kegiatan kemanusiaan,” kata Kepala Desa Sengare, Hasanudin pada detikcom, Minggu (2/9/2018).

Jalan setapak menyusur bukit dengan ketinggian yang terjal, tidak menjadikan patah semangat para pemuda dan warga setempat untuk memindahkan keluarga Dasirin. Jarak menanjak dari jalan setapak desa ke puncak bukit jaraknya sekitar dari 400 meter dengan medan yang terjal.

Sesampainya di lokasi kandang, warga tanpa perintah langsung membenahi barang-barang milik keluarga Dasirin. Barang-barang yang kecil, dibungkus dengan karung yang sebelumnya memang telah disiapkan warga untuk membungkus barang-barang. Karung yang terbungkus tersebut dipanggul dengan menggunakan kayu untuk dipikul.

Tampak warga terus keluar masuk kandang kerbau untuk mengangkut barang-barang milik keluarga Dasirin.

“Alhamdulillah, kita merasa senang Pak Dasirin ini mau turun bukit. Kami merasa kasihan pada anak-anaknya yang harus tidur di kandang kerbau,” kata Hasanudin.

Barang-barang Dasirin memang tidak banyak. Hanya beberapa pakaian, surat-surat kependudukan, dan alat memasak.

Seorang pekerja sosial tampak menggendong anak Dasirin, Vivi. Sedangkan Wiwit, anak pertama Dasirin digendong oleh ayahnya. Kedua anak ini memang sulit untuk berjalan karena cerebral palsy.

Jalan yang licin karena usai guyuran hujan membuat warga harus ekstra berhati-hati menuruni bukit yang sangat curam ini.

Di ujung jalan desa yang cukup lebar, sudah menunggu pikap untuk mengangkut barang-barang itu ke rumah sementara.

“Ini untuk mengangkut keluarga Dasirin dan barang-barangnya. Kasihan kalau jalan sampai balai desa jauh,” kata Yanto (35) yang sedang menunggu rombongan warga. Sepanjang jalan, rombongan warga dan relawan ini menjadi perhatian warga sekitar.

Sesampainya di rumah yang dituju yakni rumah dinas milik Puksesmas Pembantu (Pustu) Desa Sengare Talun, nampak para warga lain menyambut keluarga Dasirin. Bangunan kosong yang menahun sudah nampak bersih dan rapi lengkap dengan minuman dan cemilan.”Untuk sementara, Keluarga Pak Dasirin tinggal di sini, sambil menunggu pembangunan rumah di atas tanah desa, yang berada tidak jauh dari sini,” jelas Hasanudin.

Diakui Hasanudin, evakuasi keluarga yang hidup di kandang ternak di desa setempat bukan pertama kalinya.

“Sebelumanya juga ada yang begitu. Kita evakuasi dan kita bangunankan rumah di tanah desa dengan cara bergotong royong,” ungkapnya

Kini Keluarga Dasirin tinggal di rumah jauh lebih layak dan mempunyai tetangga. Walaupun untuk sementara, namun diharapkan keluarga ini akan memiliki rumah dalam waktu dua pekan lagi.

Ridwan Kamil Kontak Erick Thohir Sampaikan Aspirasi Warga Jabar

0

Bogor Daily – Meski publikasi secara umum Asian Games 2018 dilaksanakan di Jakarta-Palembang, namun pada pelaksanaannya, beberapa cabang olahraga dipertandingkan di kawasan Jawa Barat.

Di antara cabang olahraga dan venue di Jabar adalah balap sepeda di Jalan Raya Purwakarta-Subang untuk road race jalan raya, MTB di Subang, dan kano di Bendung Rentang Majalengka. Venue lain adalah Arthayasa Stable di ITB Jatinangor, UPI GOR Gymnasium, arena Paralayang, Gunung Mas, dan Khe Bun Hill Subang.

Karena itu, dengan realitas seperti ini, Gubernur Jabar terpilih dalam Pilkada 2018, Ridwan Kamil, memiliki satu permintaan. Permintaan tersebut sudah disampaikan kepada Ketua Panitia atau Ketua Indonesia Asian Games Organizing Committee (Inasgoc), Erick Thohir, untuk juga menyebut Jabar sebagai lokasi digelarnya Asian Games.

“Kita meminta kepada Pak Erick agar dalam publikasi nanti juga menyebut nama Jawa Barat,” kata Ridwan, yang didampingi anggota DPR dari daerah Pemilihan Subang, Majalengka dan Sumedang, Maruarar Sirait, beberapa saat lalu (Sabtu, 1/9).

Ridwan mengatakan bahwa masyarakat Jabar ikut terlibat dalam menyukseskan pelaksanan Asian Games, terutama daerah-daerah yang terdapat venue di dalamnya. Namun di saat yang sama, masyarakat Jabar dikenal sangat baik dan santun, sehingga hanya bisa memenda saja ketika nama Jabar tidak disebut dalam publikasi.

“Jadi saya menyampaikan aspirasi warga Jawa Barat agar nama Jawa Barat disebut dalam publikasi juga,” kata Ridwan.

Maruarar Sirait menilai permintaan Ridwan Kamil yang meneruskan aspirasi warga Jabar sangat wajar dan relevan. Ia pun sangat paham betul dengan karakter warga Jabar yang santun sebagaimana disebutkan Ridwan Kamil.

“Saya paham karena saya tiga kali menjadi anggota DPR dari Jawa Barat,” demikian Ara, demikian Maruarar disapa.