Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8655

Ara Minta Erick Thohir Apresiasi Warga Jawa Barat dalam Asian Games 2018

0

Bogor Daily – Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Barat IX atau Subang, Majalengka dan Sumedang (SMS), Maruarar Sirait, menelepon Ketua Panitia atau Ketua Indonesia Asian Games Organizing Committee (Inasgoc), Erick Thohir, terkait dengan Asian Games 2018.

Maruarar menelfon Erick Tohir setelah berdiskusi dalam satu acara di Bandung dengan Gubernur Jawa Barat terpilih dalam Pilkada 2018, Ridwan Kamil. Dalam diskusi itu, keduanya juga menyinggung pelaksanaan Asian Games 2018 di Jawa Barat.

Sejatinya, selain Jakarta dan Palembang, Jawa Barat juga menjadi tempat pelaksanaan Asian Games 2018. Sejumlah cabang olahraga dilaksanakan di Jawa Barat. Seperti sepakbola di Bekasi, paralayang di Bogor, balap sepeda di Jalan Raya Purwakarta-Subang untuk road race jalan raya, MTB di Subang, dan kano di Bendung Rentang Majalengka.

“Saya telepon Pak Erick agar juga mengapresiasi warga dan masyarakat Jawa Barat yang sudah menyukseskan Asian Games 2018,” kata Maruarar Sirait yang kerap disapa Ara ini Sabtu, 1/9/2018).

Maruarar, yang sedang bersama Ridwan Kamil, kemudian menghubungkan saluran telepon antara Ridwan Kamil dengan Erick Thohir. Sehingga Ridwan Kamil juga bisa menyampaikan aspirasi warga Jawa Barat secara langsung.

Ridwan mengatakan bahwa masyarakat Jawa Barat ikut terlibat dalam menyukseskan pelaksanan Asian Games 2018, terutama daerah-daerah yang terdapat venue di dalamnya. Namun di saat yang sama, masyarakat Jawa Barat dikenal sangat baik dan santun, sehingga hanya bisa memendam saja ketika nama Jaba Barat tak disebut dalam publikasi.

“Jadi saya menyampaikan aspirasi warga Jawa Barat agar nama Jawa Barat disebut dalam publikasi juga,” kata Ridwan.

Bahkan, sambung Ridwan, Hanifa Yuda Kesuma, yang memenangkan medali emas cabang olahraga Pencak Silat dalam Asian Games, merupakan pesilat asal Soreng, Kabupaten Bandung.

Hanif menjadi populer bukan semata karena meraih medali emas tapi juga karena merangkul secara bersamaan Joko Widodo dan Prabowo Subianto. “Hanif kan dari Jawa Barat juga ya,” kata Emil.

Inilah Daftar Terkini Pengisi Acara #bogorpedulilombok

0
Ketua Ramugad Kiki, Walikota Bogor Bima Arya, Ketua Yayasan KPJ Rizal M Yunus, Ketua KPJ Mato serta perwakilan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor Uci Sanusi, usai audensi dengan Walikota Bogor pada Jumat (24/8).
List pengisi acara di Bogor Peduli Lombok
1. KPJ Merdeka
2. KALADHINE
3. ROKES (RUMAH KREATIF KEBUN SASTRA)
4. RIDWAN RAU RAU (JKT)
5. WORKSHOP KARINDING NUSANTARA WKN (BANTEN)
6. IBRAHIM BASALMAH
8. NICKO KUNDIKASANI
9. REPUBLIK WC UMUM
10. KATAPEL
11. KPJ JAGORAWI
12. KOMUNITAS TEATER GUNUNG
13. ENCUNG DAN IMAJI NAKAL
14. KOMUNITAS PENGHUNI TERMINAL BARANANGSIANG KPTB
15. CAPLIN SBJ
16. SANGGAR SENI SETIAWARGI
17. KTMB (KOMUNITAS TUKANG MASAK BOGOR)
18. INES PANGALILA
19. RIDWAN MANANTIK
20. EMAN25
21. CULANGUNG (Ikal CS)
22. ORKES KERONCONG MERDEKA
23. FARID MBAH SURIP
24. TEATER KALIYUGA
25. ADENAN TAUFIK
26. DAPUR PELUKIS BOGOR
27. KIBAR
28. DUKI NURMALA
29. NEXT PROJECT
30. GETAR PAKUAN
31. CITRA BUDAYA
32. MAYA AUGUSTINA
33. BIMA ARYA
34. DIANA DEE MOHY
35. HOLLIGANS BOGOR
36. ONCOM BOGOR
37. HIMPUNAN DISABILITAS INDONESIA (HDI)
38. BARAYA KUJANG PAJAJARAN (BKP)
39. UCI SANUSI
40. BOGOR BREWBAGI (KOMUNITAS BARISTA)
41. KOMUNITAS PENGHUNI SEMERU KPS
42. BOGOR SKETCHER
43. M. NUFAIL FUDHOIL
44. UDIN N FRIENDS
45. AL SUTRISNO
46. DONGENG KOTA HUJAN
47. TEATER LENTERA
48. BOBOTOH SURKEN
49. LIGAR MANDIRI
50. SETIA WARGI
51. KNL
52. SANGGAR AYUNDI
53. SANGGAR ANDIKA
54. PLBB PERSAUDARAAN LIONG BARONG BOGOR
55. KOPPAJA
56. YANA WS DIPOKERSEN
57. WITO DIPOKERSEN
58. ADE DIPOKERSEN
59. SANGGAR EDAS KAULINAN URANG LEMBUR
60. NINA GESSIT
61. SANGGAR DEWATA
62. KPJ PLEDANG
63. LITLE DAY
64. ZR DUO
Setiap harinya akan bertambah

Wartawan Senior: Idrus Marham Ditahan, Romi Menyusul & Koalisi Jokowi Pecah

0

Bogor Daily – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuzy (Romi) akan menyusul Idrus Marham di tahanan KPK. “Idrus Marham ditahan, Romi menyusul.

Koalisi pecah,” kata wartawan senior Edy A Effendi di akun Twitter-nya @eae18. Kata Edy, setelah Romi jadi tersangka dan masuk penjara menyusul Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dalam kasus kardus durian. Romi setelah diperiksa KPK mengatakan tidak mengetahui asal atau sumber uang yang disita KPK dari kediaman Puji Suhartono.

Uang senilai Rp 1,4 miliar tersebut disita dari rumah Wakil Bendahara Umum PPP, itu terkait perkara dugaan suap usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN-P 2018.

Menurut Romi, keterlibatan Puji Suhartono dalam kasus suap tersebut tidak ada kaitannya dengan PPP, apalagi dengan dirinya. “Ya, saya ditanya soal penyitaan uang di salah satu rumah fungsionaris PPP tersebut, namun saya memang tidak tahu, karena yang bersangkutan menjalankan bisnis-bisnis di luar urusan partai,” kata Romi.

Belanja Nyaman, Harga Teman

0

Bogor Daily – Giant secara resmi meluncurkan program ’Harga Teman’ se­bagai upaya menyediakan produk dengan harga terjangkau kepada para pelanggan. Lebih dari 600 produk favorit pelanggan ditawarkan dengan harga murah.

Direktur Operasional Giant, Stefanus Mu­lianto, mengatakan, pihaknya selalu men­dengarkan kebutuhan pelanggan yang menginginkan harga murah dan stabil untuk produk yang sering dibeli. “Merespons hal itu, kami meluncurkan program ’Har­ga Teman’, di mana kami menurunkan harga lebih dari 600 produk favorit pelang­gan,” ujarnya.

Stefanus menambahkan, pelanggan yang berbelanja produk dengan label ’Harga Teman’ tidak dibatasi jumlah pembelian­nya. ”Karena ini kebutuhan favorit pelang­gan, kita tidak membatasi jumlah pembe­lian. Kita fokusnya ke pelanggan. Kalau dibatasi nanti fokus kita justru bisa hilang,” terangnya.

Program ’Harga Teman’ yang berlaku mu­lai 30 Agustus 2018 itu menawarkan penu­runan harga yang signifikan untuk produk-produk favorit pelanggan

Rossi Sebut Masalah Motor Teratasi

0

Bogor Daily – Pebalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Ros­si, menilai masalah di motor tim­nya kini sedikit demi sedikit mulai terpecahkan. Hal ini diutarakan Rossi karena dirinya merasa bisa mengemudikan motor dengan lebih cepat saat melakoni balapan di ajang MotoGP.

Pada musim ini, para pebalap Yamaha, baik Rossi maupun re­kan setimnya, Maverick Vinales, memang terus-menerus mengelu­hkan kondisi motor yang kurang kompetitif. Hal tersebut diklaim terjadi lantaran adanya masalah pada sistem elektronik motor Yamaha.

Tentu saja, kondisi ini mem­buat para pebalap merasa geram. Sebab, akibat masalah tersebut, Rossi dan Vinales tidak bisa men­ghadapi persaingan yang dibe­rikan para rivalnya. Padahal, performa The Doctor, julukan Rossi, dan Vinales sendiri kini diketahui tengah dalam kondisi yang begitu apik.

Melihat kondisi ini, para kru Yamaha pun berusaha keras untuk mengatasi masalah tersebut. Usaha mereka pun diakui Rossi telah membuahkan hasil yang baik. Sebab, pe­balap asal Italia itu kini merasa bahwa mo­tornya dapat me­laju lebih halus dan mulus. De n g a n kondisi ini, ia p u n yakin b i s a berbicara lebih banyak di tujuh seri balapan yang tersisa pada musim ini.

”Kami terus bekerja agar mo­tor bisa beraksele­rasi lebih baik, terutama pada sistem elektronik. Sepertinya, kami telah membuat beberapa kemajuan ka­rena motor sekarang men­jadi lebih halus. Hal ini menjadi hal yang penting bagi kami,” ujar Rossi.

Billy-Hilda Putus

0

Bogor Daily – Billy Syahputra dan Hilda Vitria dikabarkan putus, setelah Hilda mengunggah kalimat galau di Instagram story-nya. Hal tersebut jadi topik pembahasan di acara ’Pagi-pagi Pasti Happy’ yang dipandu Billy Syahputra, Nikita Mirzani dan Uya Kuya.

NIKITA Mirzani dan Uya Kuya memperta­nyakan keadaan hubungan Billy dan Hilda. Namun adik almarhum Olga Syahputra itu hanya mengatakan dirinya sedang bermasalah dengan Hilda. Mendengar penjelasan itu, Uya Kuya menyayangkan, karena sebelum bermasalah, Billy Syahputra berencana membe­likan jam tangan mewah untuk Hilda Vitria. “Padahal Billy baru bilang dua minggu lalu, ’Papi gue pengin beliin jam rolex buat Hilda.’ Tapi sekarang ada apa?” ujar Uya.

Enggan bicara blak-blak­kan, Billy kukuh menga­takan dirinya hanya sedang menghadapi satu masalah dengan Hilda dan menurutnya sangat wajar. ”Ya semuanya salah gue, ada masalah problem, kan gue bilang semua hubungan pasti ada masalah nggak cuma gue, jangankan pacaran, suami istri saja punya masalah,” katanya.

Meski tak menjelas­kan, sepertinya masalah antara Billy dan Hilda terbilang besar. Pasalnya selain menuliskan kalimat ”I’m done” yang mewakili rasa menyerah, Hilda juga menghapus seluruh foto Billy Syah­putra dari akun Instagramnya.

KPU: Perang Tagar Bentuk Ekspresi Politik

0

Bogor Daily – Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan, penyelenggara pemilu selama ini melihat gerakan dengan tanda pagar (tager) #2019GantiPresiden maupun #Jokowiduaperiode sebagai bentuk partisipasi dan ekspresi politik masyarakat jelang Pilpres 2019. Karena itu, sulit untuk dilarang jelang memasuki masa kampanye yang baru akan digelar 23 September 2018 hingga 13 April 2019 mendatang.

”#Jokowiduaperiode dengan #2019GantiPresiden itu nilainya sama, dalam pengertian itu bentuk partisipasi politik warga. Kami melihatnya sebagai kebebasan menyampaikan pandangan politik,” ujar Wahyu.

Namun, aspirasi penting disampaikan sesuai aturan ketentuan yang berlaku. Jangan sampai menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Misalnya, memunculkan tagar yang sifatnya menghina atau melecehkan pihak tertentu. “Ekspresi politik, kebebasan berpolitik juga harus patuh kepada hukum. Jadi, hukum penting menjadi landasan dalam menyampaikan pandangan politik,” tegasnya.

Demikian juga jika ada pihak yang menggelar kegiatan berkaitan dengan tagar yang disosialisasikan, seperti gerakan #2019GantiPresiden di sejumlah tempat, beberapa waktu lalu. Wahyu mengingatkan harus mendapat izin terlebih dahulu dapat aparat kepolisian.

150 Bangunan Jadi Tumbal Pembangunan Rel

0

Bogor Daily – Rencana pembangu­nan rel kereta ganda (double track) di jalur Bogor-Sukabumi menyisakan kese­dihan tersendiri bagi warga yang ter­kena gusur. Meskipun lahan yang di­gunakan untuk membangun rumah adalah milik PT Kereta Api Indonesia (KAI), rata-rata mereka sudah lama me­netap di kawasan itu. Desa Watesjaya merupakan satu dari dua desa di Keca­matan Cigombong yang terkena pener­tiban untuk pembangunan double track. Desa lainnya, yakni Desa Cigombong, terdapat 150 bangunan yang terkena penertiban.

Camat Cigombong, Basrowi, menje­laskan, akan ada dana kompensasi bagi mereka yang terkena penertiban. Hanya saja mereka diminta terlebih dulu mengosongkan bangunan yang lahannya akan digunakan sebagai proy­ek double track. ”Memang harus pindah, karena kan tanah itu punya orang,” ka­tanya. Ia sangat mendukung proyek yang digarap Dirjen Kereta Api (KA) Kemen­terian Perhubungan. Langkah yang diambilnya yakni dengan sosialisasi kepada masyarakat Cigombong, khus­usnya Desa Watesjaya yang masyara­katnya paling banyak menduduki lahan KAI. “Di Kecamatan Cigombong sedi­kitnya ada 60-an keluarga yang masih menempati bangunan yang bakal dija­dikan double track,” ungkapnya.

Lalu, Sekretaris Desa (Sekdes) Watesjaya, Wawan, mengatakan, hampir setengah dari 127 bangunan yang akan ditertibkan masih ditempati masyarakat. Hal itu lantaran mereka masih menunggu ke­jelasan dana kompensasi. “Masih ada beberapa yang masih dihuni warga. Kurang dari setengahnya dari jumlah 127,” jelasnya.

Wawan menambahkan, kantornya kerap didatangi warga yang akan ter­kena penertiban. Mereka memperta­nyakan kapan uang kompensasi akan dibayarkan kepada warga. Sebab, ma­syarakat sukarela menutup tempat usa­hanya yang berdiri di atas lahan PT KAI sejak beberapa bulan lalu. “Belum ada tindak lanjutnya sampai saat ini,” pung­kasnya.

Perumahan Bodong Bertebaran di Bogor

0

Bogor Daily – Kabupaten Bogor yang terkenal dengan wilayah yang subur dengan ha­sil bumi melimpah, rupanya sedikit lagi akan menjadi kenangan belaka. Terlebih, pe­satnya pembangunan perumahan yang diduga melabrak aturan. Apalagi ada sekitar 800 pengembang dan baru 126 yang telah menyerahkan kewajiban terkait Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU).­

Direktur Centre for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, mengatakan, banya­knya perumahan yang diduga tidak memiliki izin di Kabupa­ten Bogor tentu akan berdam­pak buruk bagi lingkungan. Sebab, untuk penindakannya wewenang Satpol PP Kabupa­ten Bogor.

“Kalau ada perumahan yang diduga tidak berizin, seharus­nya Korps Penegak Perda se­gera menyegelnya. Sebab, ini tugas Satpol PP melalui data yang diberikan DPKPP,” kata Uchok saat dihubungi Metro­politan, kemarin. Menurut dia, dinas terkait di bawah pimpinan Lita Ismu harus memberikan data valid dan tidak terkesan disembunyikan.

“Kami menilai banyak pelang­garan yang disebabkan adanya kongkalikong antara aparat pemda dengan pengembang. Kalau seperti ini, ya siap-siap saja pembangunan perumahan akan terus marak sambil me­labrak aturan,” bebernya.

Terpisah, Kabid Penegakan Perundang-undangan pada Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho, mengaku akan berkoordinasi dengan DPKPP untuk meminta data jumlah perumahan. “Nanti kita akan koordinasi dengan DPKPP me­minta data perumahan yang tak berizin untuk diperiksa dan ditindaklanjuti,” katanya.

Sementara saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Perumahan Ka­wasan Pemukiman dan Per­tanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Lita Ismu, belum juga memberikan keterangan.

Pejabat Bogor Kunjungan Empat Negara Pakai Dana APBD,Bupati Datangi Eropa

0

Bogor Daily – Bupati Bogor, Nurhayanti, bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Bogor tengah mengun­jungi empat negara di Eropa. Bupati berangkat bersama Kepala Bappedalitbang Syarifah Sofiah dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Yani Hasan.

SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Adang Sup­tandar, mengatakan, kepergian petinggi Kabupaten Bogor ter­sebut didanai APBD. Meski demikian, ia belum bisa me­rinci berapa anggaran yang dikeluarkan untuk akomodasi ketiga orang tersebut. “Kan ada beberapa kabupaten lain yang ikut. Akomodasi dari APBD masing-masing daerah,” kata­nya.

Informasi yang dihimpun, empat negara yang akan dikun­jungi yaitu Belanda, Belgia, Jerman dan Prancis. Mereka sendiri telah mendarat di Ban­dara Internasional Schiphol, Belanda, Rabu (29/8). Di sana, Nurhayanti akan mengikuti kegiatan Executive Course on Urban Management and Local Economic Development Insti­tute for Housing and Urban Development Studies (IHS) dan Studi Tiru Internasional yang diikuti pula 32 bupati lainnya dari 28 Agustus-6 September 2018.

“IHS ini merupakan program studi dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Ibu Bupati juga ber­temu Duta Besar RI untuk Be­landa,” kata Syarifah Sofiah.