Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8664

Kemenhub Ancam Tarik Bus Bantuan di Bogor

0

Bogor Daily – Kementerian Perhubungan mengkritik Pemerintah Daerah Bogor yang tak mengoperasikan bus tambahan yang disalurkan Kementerian Perhubungan. Diketahui, Kemenhub menyalurkan bus atas pengajuan daerah yang membutuhkan tambahan moda transportasi umum. Direktur Multimoda Kemenhub Ahmad Yani mengatakan, jika tak juga digunakan maka pihaknya akan menarik bantuan tersebut. “Di Bogor dikasih bus tapi sampai sekarang tidak jalan. Kami tidak mau. Kami mau tarik lagi,” ujar Ahmad di Jakarta, Minggu (27/8/2018). Ahmad mengatakan, masih banyak daerah yang lebih membutuhkan bus. Selain di Bogor, ada beberapa daerah lain yang juga bermasalah. Ia memastikan Kemenhub akan menarik bus tersebut dan mengalihkannya ke daerah lain.

“Yang tidak digunakan bisa ditarik karena belum serah terima asetnya. Masih mungkin kami pindahkan,” kata Ahmad. Ahmad mengatakan, setiap daerah yang diberi bantuan harus siap mengoperasikan armada bus tambahan. Sebab sebelum dilakukan serah terima, pemerintah setempat mengajukan pernyataan bahwa mereka siap mengoperasikan. “Tapi kadang mintanya bisa, pernyataan kan cuma surat,” kata Ahmad.

Puasa demi Duet Bareng Anggun

0

Bogor Daily – Selain berduet dengan juara Indonesian Idol 2018, yakni Maria Simorangkir di HUT RCTI yang ke-29 pada Sabtu, 23 Agustus kemarin, Anggun C Sasmi juga berkolaborasi dengan Rossa dengan membawakan lagu The Good is Back.

Rupanya meski sudah menjadi penyanyi internasional, pelantun lagu Snow On The Sahara tersebut mengaku harus memiliki persiapan yang ekstra prima ketika harus berkolaborasi dengan Rossa. Bahkan, ia menyebutkan kalau Rossa merupakan salah satu penyanyi kesukaannya.

“Nyanyi dengan @itsrossa910 itu butuh satu persiapan tertentu. Dia tipe penyanyi yang walau baru bangun, tidur malam, nyanyi subuh, makan gorengan pedes, cekikikan, trus disuruh nyanyi nggak bakal ngaruh pita suaranya, pasti tetap prima!,” tulis Anggun C Sasmi.

“Nyanyi sama Rossa seperti nyanyi dengan “SuperHumanVocalist”! Setelah sekian tahun ngefans berat dengannya, akhirnya bisa duet di lagu “The Good is Back”. Jangan lupa download dan stream lagu ini di semua digital platforms ???????? Ma kasih neng geulis ??????,” tambahnya.

Melihat unggahan dan keterangan tulisan Anggun C Sasmi, mantan istri Yoyo Padi tersebut pun turut memberikan komentarnya. Sama halnya dengan Anggun, Rossa pun memiliki persiapan sebelum kolaborasi, yakni berpuasa.

Tak lupa, ia juga berterima kasih karena telah mewujudkan mimpinya untuk bernyanyi bersama.

“Mbaaaaaak aku puasa dulu buat nyanyi sm kamu ?????? .makasiii mbaak udah jadi inspirasi buat aku,” tulis komentar penyanyi asal Sumedang tersebut.

“Dan pastinya semua penyanyi yg pengen jadi penyanyi hebat, punya attitude bagus dan karir yg luarbiasa ??????.makasii udah bikin mimpi aku jadi kenyataan ???? sayaaaang bgttt sama mbak Angguuuuun ?????? @anggun_cipta,” tutup Ross

Diduga Bodong, Galian C Resahkan Warga Cibeber

0

Bogor Daily – Warga Kampung Ci­beber, Desa Cibeber 1, mengaku resah dengan adanya aktivitas penambangan galian C tanah merah dan teras di Gu­nung Sodong, Desa Leuwiliang, Keca­matan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Warga meminta Pemerintah Kecamatan Leuwiliang maupun Pemerintah Kabu­paten (Pemkab) Pemkab Bogor turun langsung untuk mengecek keberadaan galian C tersebut.

Warga sekitar, Yuyun (43), mengung­kapkan warga khawatir dengan adanya galian C yang diduga tidak memiliki izin galian liar tersebut. Warga resah aktivi­tas pertambangan tanah merah dan teras itu bisa merusak ekosistem alam di sekitar galian. Tak hanya itu, tanah merah dan batu teras yang diangkut menggunakan kendaraan besar jelas sangat mengganggu warga.

”Warga sangat diresahkan oleh pulu­han armada truk besar yang setiap hari hilir-mudik di halaman depan rumah warga. Setiap hari warga disuguhi debu yang mengotori rumah warga,” ujarnya. Menurut dia, hampir 24 jam puluhan armada angkutan truk tronton itu hilir-mudik dan keluar masuk Kampung Cibeber melalui Jalan Desa Cibeber 1.

Jalan tanah yang dilalui armada peng­angkut hasil tambang liar itu meng­ganggu sekali. Tak hanya kotoran debu, sebagian warga juga mengeluhkan In­feksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Warga seringkali meminta pengelola tambang galian melakukan penyiraman sepanjang jalan. Namun, permintaan warga tak pernah digubris.

Sementara itu, Kepala Desa Cibeber 1, Ucu Sukma, mengaku tidak tahu ada­nya galian yang sudah berlangsung satu bulan terakhir tersebut. “Setahu saya, itu lokasi galiannya masuk ke wi­layah tiga desa, yaitu Desa Cibeber 1, Karehkel dan Desa Leuwiliang,” kilahnya.

Saat dikonfirmasi secara terpisah, Ca­mat Leuwiliang, Chairuka Judhyanto, mengaku tidak tahu-menahu terkait adanya galian tersebut. ”Galian C yang mana? Ada juga perusahaan galian C yang sekarang sudah tidak aktif lagi,” katanya singkat saat dikonfirmasi mel­alui pesan singkat.

Air Bersih Langsung Mengalir Ke Rumah Warga

0

Bogor Daily – Pemerintah Desa (Pem­des) Pasirbuncir, Kecamatan Caringin, memasang pipa sepanjang empat kilo­meter. Peletakan batu pertama dimu­lainya pembangunan dilakukan Ke­pala Desa (Kades) Pasirbuncir Komaru­din Jaelani di lokasi mata air Cibongkleng.

Menurut Komar, pemasangan ini un­tuk 1.800 sambungan yang akan men­galiri lima wilayah RW. Di antaranya RW 01, 02, 03, 04 dan RW 05. Pemasangan pipanya menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018 tahap kedua.

”Target kami satu minggu selesai, namun sementara ini akan mengaliri tiga RW terlebih dulu. Selanjutnya baru dua RW akan kami aliri lagi. Skala prioritas dana desa tahun ini kami fokuskan ke pipa­nisasi dengan 600 paralon ukuran 4 cm dari pusat titik mata air. Lalu untuk ke rumah warga kami gunakan pipa uku­ran lebih kecil agar airnya kencang mengalir,” ujarnya.

Kendala yang dihadapi dalam pema­sangan pipa adalah jarak dari titik kum­pul bahan material yang akan dibawa ke pusat pembangunan berjarak lebih dari empat kilometer. Namun itu buk­anlah halangan demi kesejahteraan masyarakat. “Jarak yang cukup jauh dan menanjak jadi tantangan sendiri bagi pemerintah desa dan warga. Tapi ka­rena kemauan kuat, Insya Allah pema­sangan pipanisasi berjalan lancar. Se­moga masyarakat Pasirbuncir tak lagi kekurangan air ketika kemarau panjang,” katanya.

Salah satu warga, Didah (43), menga­takan, pemasangan pipanisasi ini sudah diajukan sejak lama. “Saya bersyukur pemasangan pipa untuk air bersih bagi warga akhirnya terealisasi, sehingga warga tak perlu khawatir lagi kesulitan air karena air langsung mengalir ke ru­mah warga,” tuntasnya.

LIMA ANAK JADI KORBAN ‘IMUNISASI HARAM’

0

Bogor Daily – Sungguh malang nasib Indriyani. Bocah perempuan kelas enam SDN Cipetir 1 Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, meninggal dunia setelah empat hari menerima suntik Difteri, Pertusi dan Tetanus (DPT). Kejadian ini menambah daftar kasus kematian anak usai diimunisasi.

Orang tua Indriyani, Omah (40) dan Sukinar (42), harus ikhlas menerima kepergian anaknya. Menjadi orang kecil dan miskin tentunya tidak ada ruang bagi mereka menghadapi kenyataan, selain menerima dengan pasrah. Ia pun tampak tegar saat menceritakan kronologis kematian Indriyani pada Kamis (23/8). Omah mengaku sebelumnya pihak sekolah memberi tahu kepada orang tua akan ada suntik difteri di sekolah.

Saat pelaksanaan, kondisi tubuh Indri demam tapi pihak sekolah tetap mengizinkan Indri disuntik. Pihak sekolah menyampaikan kepada Indri bahwa efek setelah diimunisasi akan mengalami demam. Namun itu tidak apa-apa karena reaksi obat. Setelah itu, Indri disuruh pulang ke rumah dan istirahat.

Setibanya di rumah, kondisi Indri semakin panas tinggi hingga dua hari. Melihat kondisi Indri yang panasnya tak juga turun, pihak keluarga membawanya ke dokter. Saat itu dokter tidak banyak bicara, hanya bilang bahwa Indri akan sembuh kembali. Namun, Indri akhirnya meninggal dunia. “Kalau malam Indri mengeluhkan badannya panas. Untuk meringankan sakitnya, ia sering istighfar. Dihitung-hitung hampir seminggu tidak masuk sekolah akibat sakit panas,” kata Omah.

Ia mengaku pasrah dan menganggap kejadian ini sebagai takdir. Indriyani pun sudah dimakamkan di makam keluarga yang tak jauh dari rumah tinggalnya. “Bapaknya tidak pernah pulang lagi sejak lama. Selama ini saya yang besarkan Indri. Saya ikhlas Indri pergi, saya tidak akan menuntut siapa pun,” ujar Omah.

Sepanjang 2018, kasus kematian setelah pemberian vaksin sudah menelan lima korban. Pada 9 Januari 2018, Tearysa (10) warga Kabupaten Karawang meninggal dunia setelah divaksin difteri di sekolahnya. Lalu pada 24 Februari 2018, siswi SD di Tangerang Selatan bernama Nazwa Fahira Andrean (10) mendadak kejang lalu meninggal setelah diimunisasi. Bulan berikutnya pada 3 Maret 2018, siswa SD di Ngawi, Jawa Timur, Alhaz Celsia Rua (7), juga meninggal dunia diduga akibat vaksin difteri. Hal yang sama juga terjadi pada siswa SD Agustina Logo di Papua yang meninggal dunia setelah disuntik vaksin campak dan rubella pada 14 Agustus 2018.

HARAM TAPI BOLEH

Meski dinyatakan haram oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), tetapi penggunaan vaksin diperbolehkan karena belum ada pengganti vaksin yang terbuat dari bahan yang halal.

Belum lama ini MUI mengeluarkan fatwa Nomor 33 Tahun 2018 terkait vaksinasi Measles Rubella (MR) yang terbukti mengandung babi. Vaksin MR ini merupakan produk dari Serum Institute of India (SII) untuk program imunisasi MR yang dilakukan saat ini di 28 provinsi di luar Pulau Jawa.

Hasil analisis dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika MUI (LPPOM MUI) menyimpulkan dalam proses produksi vaksin MR memang memanfaatkan unsur berasal dari babi.

Sesuai Fatwa MUI sebelumnya, jelas Niam, hukum kandungan vaksin MR produksi India itu haram. Hal itu karena proses produksi pembuatan vaksin yang memanfaatkan unsur babi.

“Tapi dalam kondisi faktual sekarang berdasarkan informasi kedaruratan jika terjadi bahaya dan efek dari kecacatan permanen yang merusak kesehatan masyarakat, maka vaksin MR dibolehkan,” jelas Niam.

Keputusan vaksin MR dibolehkan MUI didasarkan pada tiga hal. Pertama, kondisi darurat. Kedua, keterangan dari ahli yang kompeten bahwa ada bahaya yang bisa timbul bila tidak diimunisasi. “Ketiga soal belum ditemukan adanya vaksin MR yang halal hingga saat ini,” katanya.

PD PPJ Mulai Sibuk Cari Pengacara

0

Bogor Daily – Kasus dugaan penyelewengan dana revitalisasi pasar dan asuransi pensiun yang menjerat direksi dan pegawai Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) terus menjadi sorotan. Mendekati penetapan tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, sejumlah bos di perusahaan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor itu mulai sibuk mencari pengacara.

Sumber informasi Metropolitan menyebut sudah ada upaya ‘persiapan’ dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) besutan Andri Latif itu soal bantuan hukum kepada orang-orang yang nantinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. “Bisa saja, bisa dari dalam atau dari luar. Intinya perusahaan mah masih menunggu saja (keputusan dari kejari, red). Belum pasti, nanti jika memang ada surat kuasa,” katanya.

Meski begitu, Kepala Subbagian Humas PD PPJ Mohammad Riadul Muslim enggan membenarkan adanya persiapan mencari pembela hukum. Ia mengaku belum bisa memberi keterangan lebih lanjut usai penggeledahan yang dilakukan tim penyidik Kejari Kota Bogor pada Kamis (23/8). Pihaknya hanya bisa menunggu rampungnya proses hukum yang tengah dilakukan penyidik. “Belum dapat arahan ke depan seperti apa. Namun yang jelas PD PPJ masih menunggu proses dari kejari saja,” singkatnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menegaskan jika nantinya ada penetapan tersangka dari direksi atau pegawai PD PPJ soal kasus penyalahgunaan dana aset perusahaan itu, ia tidak akan segan-segan menonaktifkan mereka yang terlibat. “Ketika ada tersangka, pasti akan saya nonaktifkan langsung. Saat itu juga, ketika ada penetapan langsung, ada langkah cepat untuk menonaktifkan mereka yang ada di perusahaan yang terlibat kasus hukum itu,” kata Bima.

Suami Yane Ardian ini mengaku akan mendukung semua proses hukum yang sedang berjalan dan penyidikan yang tengah dilakukan tim penyidik Kejari Kota Bogor. Sepanjang hal itu sejalan dengan semangat menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari kasus hukum. “Saya mendukung 100 persen. Semua format, semua proses hukum, karena semangat kita semangat menciptakan pemerintahan yang bersih. Kalau memang harus, ya diproses. Pemkot mendukung sepenuhnya,” ucapnya.

Meski begitu, Bima mengaku belum menyiapkan pegawai pelaksana tugas sementara jika nanti ada direksi atau pegawai yang dinyatakan sebagai tersangka. Masih perlu mempelajari kasus dan struktur perusahaan sebelum ada keputusan itu. “Memang harus dari sekarang disiapkan antisipasi, begitu ada penetapan. Sebab, roda administrasi kan harus tetap berjalan. Ada antisipatif tapi saya masih pelajari dulu itu semua,” tuntasnya.

Sebelumnya, Kejari Kota Bogor mengobok-obok kantor PD PPJ Kota Bogor, Kamis (23/8). Mereka mencari alat bukti untuk menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana deposito dan asuransi senilai Rp15 miliar. Sebelum resmi menetapkan tersangka, tim penyidik Kejari Bogor melakukan penggeledahan di tiga lokasi berbeda, yakni kantor pusat PD PPJ, kantor Unit Pasar Bogor dan rumah Direktur Umum (Dirum) PD PPJ Deni Harumantaka di Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara.

Menurut Pengamat Hukum Sugeng Teguh Santoso, tindakan penggeledahan termasuk upaya paksa, sebagai bagian kewenangan penyidik dalam penyidikan. Adanya penggeledahan tersebut, penyidik ingin mendapatkan dan mencari alat bukti atau barang bukti untuk memperkuat penyidikan. “Saya rasa alat bukti atau barang bukti tersebut sudah ada. Tindakan penggeledahan hanya upaya formal yang diperlihatkan kejari ke publik,” ucapnya.

Ia menambahkan, kasus ini bisa jadi bakal menyeret jajaran direksi PD PPJ. Sebab, dinaikkan status ke penyidikan, bermakna telah ada tindak pidana korupsi. Sangat mudah menemukan siapa tersangka karena tipikor merupakan tindak pidana yang terkait dengan sistem dan kewenangan suatu lembaga. “Pada PD PPJ sudah sangat jelas sistem keuangan dan kewenangannya. Saya menduga jajaran direksi akan terkena perkara ini sebagai tersangka,” ungkapnya.

Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi pun meminta Kejari Kota Bogor segera menetapkan tersangka dalam kasus penyelewengan dana aset perusahaan ini. Sebab, penyidikan dari tim kejari dinilai sudah sangat mendalam sekali. “Artinya kuat indikasi soal penyelewengan bunga dari deposito. Dokumen dan data-data yang dibawa saat penggeledahan menjadi pintu masuk untuk mencari data lain. Kejari sudah melakukan pendalaman dan analisis,” ucapnya.

Idealnya, dalam kurun waktu dua minggu sudah harus menetapkan tersangka. Saat ini kejari dinilai perlu mendalam dan memeriksa aliran dana yang di-deposito-kan ke bank. Sehingga dapat diketahui siapa yang bertanggung jawab. “Saya curiga ada penyelewengan pada bunga deposito itu. Di bank itu kan ada bunga, itu ke mana saja? Apa masih tetap di dokumen? Bisa saja bunga itu diambil, nilainya kan lumayan,” bebernya.

Nasi Bakar 73 Meter Tutup FMP

0

Bogor Daily – Gebrakan baru dihadirkan kembali Komunitas Tukang Masak Bogor (KTMB). Dalam penutupan Festival Merah Putih (FMP) 2018, kuliner khas Sunda, khususnya Bogor, dihadirkan. Di antaranya penyajian nasi bakar sepanjang 73 meter, perlombaan Battle Cooking dan perlombaan Menu Sunda Lengkap. Tak tanggung-tanggung, pemenang lomba Menu Sunda Lengkap mendapat hadiah utama Rp120 juta.

Besarnya hadiah pada perlombaan Menu Sunda Lengkap rupanya menyedot antusias peserta. Tercatat sebanyak 40 peserta mendaftarkan diri. Sebanyak 36 di antaranya merupakan kategori pelajar dan empat kategori umum. Masakan Sunda memang tak asing bagi sebagian masyarakat Bogor.

Namun dalam ajang lomba itu, dewan juri bukan hanya melihat penampilan yang tersaji, melainkan sajian lengkap Sunda yang autentik. “Kriteria pemenang bukan hanya tampilan, tetapi yang saya lihat susunan. Karena kita autentik ya, kita lihat susunannya. Termasuk nama makanannya,” kata koordinator kuliner dalam FMP 2018, Jack Singo Dimedjo, kemarin.

Founder dari KTMB ini mengungkapkan, hadiah utama berupa beasiswa Rp120 juta merupakan kerja sama antara KTMB dengan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid. Pemenang bisa menggunakannya sebagai beasiswa diploma 4. “Pemenang Sunda Lengkap untuk tingkat pelajar dimenangkan juara satu oleh SMK PGRI 2 Cibinong, juara dua dari Universitas Pamulang dan juara tiga dari tempat kursus masak The Chef Bogor,” tuturnya.

Ia mengaku acara bagi pecinta masak tak akan berhenti di situ. Desember mendatang dalam acara Mother’s Day, para peserta dan pemenang yang ikut serta akan kembali diundang untuk ikut serta dalam perlombaan. Sehingga para siswa maupun peserta akan terus berkarya dan belajar lebih mendalam tentang kuliner dengan cara yang berkesinambungan itu.

Dirinya berharap pemerintah daerah semakin peduli dengan kegiatan seperti ini. Sebab, KTMB mendedikasikan diri agar membuat Bogor semakin dikenal melalui kulinernya. “Seharusnya pemerintah daerah bangga ada komunitas yang bisa mendedikasikan dirinya agar membuat Bogor semakin dikenal melalui kulinernya,” pungkasnya.

Usmar Bangga Terhadap Program DK3B

0

BDN – Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman merasa bangga. Sebab, beberapa program yang telah dirancang Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bogor (DK3B) telah sesuai harapan, meskipun dari beberapa aspeknya masih terdapat kekurangan seperti halnya tempat dalam seni teater ini.

Apresiasi itu disampaikan Usmar yang juga Ketua DK3B saat membuka jambore teater di Gedung Kemuning Gading, Komplek Balai Kota Bogor, Sabtu (25/08/2018), yang juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor Shahlan Rasyidi dan Ketua Harian DK3B Arifin Himawan.

“Meskipun dari target panitia ada 25 peserta, tapi yang ikut hanya 16 peserta. Tapi Alhamdulillah ini lebih dari 50 persen respon pecinta teater. Ini setidaknya menjadi langkah baik untuk teater berkembang pesat di kalangan generasi muda,” ungkap Usmar.

Salah satu wujud dalam berkesenian dan kebudayaan itu, dikatakannya, salah satunya adalah dalam bentuk teater. Seperti perspektif dirinya sebagai yang awam terhadap teater dan hanya dapat menikmatinya.

“Wujudnya itu tadi, bisa bermacam-macam. Dimana dengan seni teater ini orang akan diupayakan berekspresi menggambarkan tentang berbagai kehidupan. Baik itu kehidupan pribadi, kehidupan sosial maupun kehidupan secara makro atau keseluruhan,” paparnya.

Para pelaku teater ini, menurut Usmar, mampu mengekspresikan diri melalui gerak, langkah, dan tingkah melalui tempat yang disajikan baik secara terbuka maupun tertutup.

Jambore teater yang baru kali pertama diselenggarakan DK3B ini diikuti sanggar teater dari sekolah-sekolah dan kampus se-Kota Bogor. (Dn/Foto:Ismet-SZ)

Vinales Tercepat di Latihan Bebas

0

BDN – Maverick Vinales memimpin di sesi lati­han bebas pertama MotoGP Inggris, mengungguli Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso. Sementara Marc Marquez ter­jatuh. Sesi latihan bebas pertama di sirkuit Silverstone, kemarin, berlangsung kering dengan suhu udara rendah. Posisi teratas sem­pat diduduki Cal Crutchlow dan Dovizioso yang menggunakan ban belakang soft.

Vinales merespons dengan im­presif dengan ban belakang soft. Rider Movistar Yamaha ini men­catatkan waktu terbaik dua menit 2,073 detik. Rekan setimnya yakni Valentino Rossi menguntit di bela­kang dengan dua menit 2,262 detik atau berselisihkan 0,189 detik. Dovizioso berada di tempat ketiga dengan catatan dua menit 2,263 detik. Berturut-turut di belakangnya adalah Crutchlow, Jack Miller dan Jorge Lorenzo.

Tito Rabat mengisi posisi tujuh, disusul Andrea Iannone dan Jo­hann Zarco. Sementara Marquez yang memimpin klasemen se­mentara harus puas berada di posisi sepuluh. Marquez terjatuh di awal-awal sesi, namun berha­sil kembali ke lintasan dan men­catatkan waktu terbaik dua me­nit 3,699 detik.

Kami Dirampok Wasit

0

BDN – Mendebarkan tapi berujung kecewa. Timnas Indonesia U-23 harus tersingkir dari sepak bola Asian Games 2018 setelah kalah dari Uni Emirat Arab (UEA) melalui drama adu penalti di 16 besar sepak bola Asian Games 2018 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, kemarin. Mayoritas suporter meninggalkan tribun dengan wajah kecewa. Mereka mengecam sikap wasit yang dianggap tak netral memimpin pertandingan tersebut. Bahkan usai pertandingan, tak sedikit warganet yang menyerang wasit di Twitter.

Adu penalti harus dilakukan karena sampai babak tambahan skor masih bertahan imbang 2-2. Gol Indonesia dicetak Alberto Goncalves pada menit 52 dan Stefano Lilipaly (90+4′). Sementara itu, gol UEA dicetak Zayed Alameri melalui eksekusi penalti pada menit 20 dan (65′). Pada babak pertama, UEA unggul terlebih dahulu melalui eksekusi penalti dari Zayed Alameri pada menit 20. Lalu pada babak kedua, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak Alberto Goncalves atau Beto pada menit 52.

UEA sempat kembali memimpin pada menit 65 melalui eksekusi penalti Zayed Alameri lagi. Akhirnya Indonesia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui gol yang dicetak Stefano Lilipaly pada menit 90+4. Hingga waktu normal, skor masih bertahan imbang 2-2 dan pertandingan berlanjut dengan babak tambahan. Pada babak tambahan, skor masih bertahan 2-2 dan berlanjut ke adu penalti. Pada adu penalti, dua eksekutor Indonesia, yaitu Septian David Maulana dan Saddil Ramdani, gagal melakukan tugasnya. Sementara itu, satu pemain UEA, Abdalla Ghanim Alalawi, gagal mengeksekusi penalti karena tendangannya membentur tiang. Adu penalti ini berakhir dengan skor 4-3 untuk keunggulan Uni Emirat Arab.

Sementara itu, Pelatih Timnas U-23 Luis Milla menyindir wasit asal Australia, Shaun Evans. Juru taktik Garuda Muda itu kesal dengan kepemimpinan Evans pada laga itu yang dinilainya buruk. Evans memberi UEA dua tendangan penalti saat melawan Timnas Indonesia U-23. “Kami kesulitan. UEA sudah bermain yang terbaik. Dan pemain UEA yang paling baik itu adalah wasit,” katanya. “Seharusnya UEA bermain dengan sepuluh pemain karena ada sebuah pelanggaran yang saya lihat sangat jelas,” terang Milla usai laga melawan Timnas Indonesia U-23.

Pelatih asal Spanyol tersebut bahkan menegaskan wasit seperti Evans tak pantas memimpin turnamen sepak bola sekelas Asian Games. “Buat saya, wasit hari ini tidak punya level untuk memimpin pertandingan hari ini. Mungkin punya level tapi tidak punya hati,” katanya.

Ia mengaku terbawa emosi jika melihat kerja keras para pemain yang luar biasa. “Saya pikir para pemain saya tidak pantas tereliminasi. Terima kasih untuk penonton yang sudah datang. Tim ini sudah berbuat yang terbaik. Kami kesulitan, UEA bermain dengan baik,” ucap Milla.