Wednesday, 22 April 2026
Home Blog Page 8729

Pohon Pisang Ditaro di Tengah Jalan Rumpin

BOGOR DAILY- Puluhan warga di desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin Kabupten Bogor menanam pohon pisang di tengah jalan utama yang menghubungkan wilayah Kecamatan Rumpin denegan Kecamatan Tenjo Laya.  Aksi tersebut sebagai protes kepada Pemerintah Kabupten Bogor yang dituding tak peduli dengan kerusakan jalan di desa mereka.

Salah satu warga Jumhari (56), mengatakan, kerusakan jalan tersebut sudah cukup lama. Namun sayangnya hingga sekarang belum mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupten Bogor.

“Kami selaku warga hanya berharap siapapun Bupti dan Wakil Bupati Bogor terpilih dapat mewujudkan harapan warga di sini agar jalan di desa kami ini segera diperbaiki,” ujarnya, Kamis (05/07).

Akibat  jalan rusak tersebut aktivitas warga menjadi sangat terganggu. Bahkan tidak sedikit warga yang telah menjadi korban kecelakaan di jalan tersebut.

“Pengendara motor banyak yang jatuh akibat menghindari lobang atau terperosok ke dalam kubangan di jalan ini,” kata mereka.

Apa yang menjadi keluhan warga di wilayah Rumpin tersebut bukan tak pernah disampaikan kepada aparat terkait. Bahkan kata meraka hal itu sudah sering disampaikan  dalam berbagai kesempatan, namun sayangnya belum mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupten Bogor.

“Kita selaku warga di sini sudah berulangkali sampaikan hal ini. Tapi yaa beginilah kondisinya sampai sekarang,” sesal mereka.

Kerusakan jalan di Desa Mekarsari tersebut diakibatkan karena tingginya curah hujan yang terjadi beberapa waktu lalu. Selain itu, akses jalan utama tersebut juga kerap dilintasi kendaraan berat seperti truk dan lainnya yang membawa tanah,pasir dan batu menuju ke wilayah Bogor atau Tanggerang.

“Kita akan blokir jalan ini dengan cara menanami pohon pisang seperti ini dengan harapan akan ada perhatian serius dari pihak terkait,” ancam mereka.

Menanggapi aksi warga tersebut, pihak desa setempat mengaku telah  menyampaikannya kepada pihak terkait, dalam hal ini dinas PU maupun dalam setiap acara Musrembang di tingkat kecamatan dengan harapan agar perbaikan akses jalan utama di Desa Mekarsari tersebut menjadi salah satu program prioritas untuk segara dilakukan perbaikan.

sumber: Bisnisjakarta.com

Kebiasaan Memasak Ini Bikin Kamu Makin Gemuk, Yuk Baca Dulu!

BOGOR DAILY- Banyak orang kini mulai sadar pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan gaya hidup sehat, salah satunya adalah dengan berusaha masak makanan sendiri agar sehat. Tapi ada kalanya masak sendiri, dengan cara tak benar, justru bisa membuatmu gemuk lho ladies.
Seperti dilansir dari Health, Selasa (26/6/2018), kebiasaan buruk saat masak sendiri berikut ini justru membuatmu bertambah berat badan.

1. Masak sambil ngemil
Seringkali orang tak sadar bahwa pemicu naiknya berat badan justru etika kamu dengan santainya ngemil saat sedang masak. Mencicipi banyak makanan dan banyak makan ini itu selama masak, paling tidak sudah menyumbang 300-400 kalori ke dalam tubuh.

2. Makanan tinggi karbohidrat
Masak sendiri memang sehat, namun bahan makanan juga perlu diperhatikan. Pilih makanan rendah karbohidrat atau pilih karbohidrat kompleks saja. Hindari makan pasta, mie, kentang dan berbagai olahan tepung terlalu banyak. Lebih baik perbanyak sayuran.

3. Menambahkan bahan makanan berlebihan
Jangan suka menambahkan banyak bahan makanan yang sebenarnya tidak perlu ditambahkan berlebihan seperti keju, susu, gula, garam dan penyedap rasa. Bisa jadi bahan makanan yang kamu tambahkan justru memperbanyak kalori pada makanan yang kamu masak.

4. Makan dessert terlalu banyak
Terkadang orang suka menyiapkan dessert terlalu banyak dan pada akhirnya gemuk karena makan makanan penutup terlalu banyak. Lebih baik batasi porsinya atau tidak perlu menyiapkan dessert sekalian. Kalaupun ingin makan makanan penutup, pilih buah-buahan rendah kalori seperti semangka, pir atau melon.

Nah, kini kamu tahu kan apa saja kesalahan memasak yang ternyata justru bikin berat badan melonjak? Yuk hindari kesalahannya dari sekarang dan masak lebih sehat ladies.

Ini Dia Pemenang Indonesian Movie Actors Awards 2018

BOGOR DAILY-Ajang penghargaan Indonesian Movie Actors (IMA) Awards 2018 telah selesai diselenggarakan dengan meriah malam tadi. Sebanyak 17 penghargaan telah diberikan kepada para pelaku yang membantu perkembangan perfilman Indonesia.

Adapun 17 penghargaan itu terdiri dari 8 kategori terbaik berdasarkan pilihan juri dan 7 kategori terfavorit berdasarkan pilihan masyarakat melalui voting.

Acara yang ditayangkan RCTI secara live dari Studio 14 MNC Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa (4/7/2018) ini juga telah memberikan 2 penghargaan khusus, yaitu Lifetime Achievement yang diberikan kepada Adi Kurdi dan Special Awards untuk mendiang Amoroso Katamsi dan Deddy Sutomo.

Film Dilan 1990 menjadi film yang sukses membawa pulang piala terbanyak malam tadi. Film dari MAX Pictures ini total menggondol tiga piala yang semuanya berasal dari kategori favorit. Sementara Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak justru lebih bersinar dalam kategori terbaik pilihan para juri.

Berikut ini daftar lengkap pemenang Indonesian Movie Actors (IMA) Awards 2018;

Kategori Terbaik Pilihan Juri

Pemeran Utama Pria Terbaik: Teuku Rifnu Wikana — Night Bus

Pemeran Wanita Utama Terbaik: Marsha Timothy — Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak

Pemeran Pria Pendukung Terbaik: Slamet Rahardjo — Sweet 20

Pemeran Wanita Pendukung Terbaik: Christine Hakim — Kartini

Pendatang Baru Terbaik: Putri Marino — Posesif

Pemeran Pasangan Terbaik: Marsha Thimoty & Dea Panendra — Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak

Pemeran Anak-anak Terbaik: Ni Kadek Thaly Titi Kasih — Sekala Niskala

Ansambel Terbaik: Pengabdi Setan

Kategori Terfavorit Pilihan Pemirsa

Pemeran Pria Utama Terfavorit: Vino G Bastian — Chrisye

Pemeran Wanita Utama Terfavorit: Tatjana Saphira — Sweet 20

Pemeran Pria Pendukung Terbaik: Deddy Soetomo — Kartini

Pemeran Wanita Pendukung Terfavorit: Niniek L Karim — Sweet 20

Pemeran Pendatang Baru Terfavorit: Vanesha Prescilla — Dilan 1990

Pemeran Pasangan Terfavorit: Iqbal Ramadhan & Vanesha Prescilla — Dilan 1990

Film Terfavorit: Dilan 1990

Syahrini Ajak ART Keliling Eropa

BOGOR DAILY– Berkunjung ke berbagai negara nampaknya sudah menjadi hal yang lazim bagi penyanyi Syahrini. Akan tetapi, beberapa bulan yang lalu, penyanyi yang akrab disapa Princess ini mengajak asisten rumahnya untuk berkeliling ke empat negara di Eropa.

Syahrini memang mengaku tak pernah berlibur sendiri, ia seringkali mengajak orang terdekatnya untuk menikmati perjalanan bersama. Belum lama ini, Syahrini mengajak seorang asisten rumahnya untuk juga menikmati liburan.

“Aku kan memang enggak pernah liburan sendiri ya. Kalau enggak sama sahabat atau temanku, pasti sama sekretaris atau asistenku. Baru-baru ini aku bawa mba rumahku yang sudah bekerja 12 tahun namanya Elin,” cerita Syahrini saat menjadi bintang tamu dalam program Hotman Paris Show yang ditayangkan INews TV, Rabu (4/7/2018)

Diakui Syahrini bahwa dirinya mengajak Elin liburan lantaran sudah berjanji sebelumnya. Namun, memang dari keinginan penyanyi asal Bogor itu juga ingin membahagiakan asisten yang sudah bekerja di rumahnya selama 12 tahun itu.

“Dia itu paling mengerti kebutuhan pakaian aku. Kalau dia lagi packingin barang-barangku, dia selalu tanya kapan dia di ajak keliling Amerika dan Eropa. Aku juga kaget ternyata Elin sudah bisa bilang kayak begitu,” ujar pelantun lagu Semua Karena Cinta itu.

“Yasudah aku janji sama dia, aku bilang nanti di bulan itu aku bawa Elin ke Eropa. Insya Allah doakan rezeki saya ya. Eh kejadian, kemarin aku bawa keliling Eropa. Aku bawa ke Jerman, aku bawa ke Budapest,” lanjutnya.

Dalam liburan tersebut, Syahrini mengajak Elin untuk mengunjungi empat negara di Eropa yakni Belanda, Jerman, Hungaria dan Belgia. Perjalanan tersebut nampaknya memberikan kesan tersendiri bagi Elin, meskipun mereka gagal mengunjungi kota Paris. Saking senangnya, di sebuah video yang diunggah mantan rekan duet Anang itu, Elin mengatakan jika tak ingin pulang.

Perjalanan selama kurang lebih dua minggu itu ternyata dikhususkan Syahrini untuk membahagiakan sang asisten. Diakui Syahrini dirinya memang begitu senang berbagi kebahagiaan kepada orang lain

Di Kota Bogor Partisipasi Pemilih Naik Lho

BOGOR DAILY-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor menyatakan tingkat partisipasi warga pada Pilkada Serentak 2018 mengalami peningkatan sekitar 12 persen dibandingkan tahun 2013 lalu.

“Tahun 2013 lalu tingkat partisipasi masyarakat sebesar 63 persen, tahun ini mencapai 75,37 persen, artinya ada kenaikan sekitar 12 persen dari pilkada sebelumnya,” kata Ketua KPU Kota Bogor Undang Suriatna, usai rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilgub Jabar dan Pilwakot Bogor 2018, Kamis (5/7).

Menurut Undang, peningkatan partisipasi pemilih pilkada tahun ini salah satunya karena ada kebijakan libur nasional pada saat hari pencoblosan 27 Juni 2018. Berbeda di tahun 2013, libur hanya berlaku di Kota Bogor, sehingga ada warga Bogor yang bekerja di luar Bogor tidak libur sehingga tidak bisa menyalurkan hak pilihnya.

“Perkiraan kami peningkatan karena hari pemungutan suara merupakan libur nasional,” kata Undang lagi.

Walaupun tingkat partisipasi pemilih kali ini meningkat, tetapi tidak sesuai target yang telah ditetapkan oleh KPU Kota Bogor yakni sebesar 76 persen.

Menurut Undang, ada banyak faktor yang menyebabkan hal itu terjadi, salah satunya sosialisasi kepada masyarakat terlihat dari jumlah golput sekitar 25 persen, atau seperempat warga Kota Bogor tidak memilih.

Selain itu, dilihat dari jumlah surat suara pemilih sebanyak 521.765, tercatat ada sebanyak 27.444 surat suara tidak sah, sisanya 494.321 adalah surat suara sah.

Terkait surat suara tidak sah, lanjut Undang, jumlah tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai golput karena mereka tidak mendatangi TPS.

Sedangkan surat suara tidak sah ada beberapa kemungkinan, seperti pemilih tidak tahu cara menggunakan hak pilih, atau ada juga yang sengaja membuat suara tidak sah. Bila dibandingkan tahun 2013 lalu, jumlah surat suara tidak sah relatif kecil yakni di bawah 15 persen.

“Diharapkan sosialisasi memang harus intens, bagaimana penyaluran hak suara, bisa jadi warga bingung harus memilih siapa, atau tidak tahu siapa calonnya,” kata Undang lagi.

sumber; beritasatu.com

Kawal Kemenangan, Fadli Zon Imbau Awasi Perolehan Suara

Bogor Daily – Kabupaten Bogor sudah dapat dipastikan memiliki pemimpin baru, yaitu Hj. Ade Yasin dan H. Iwan Setiawan. Pasangan calon (Paslon) bupati-calon wakil bupati nomor urut dua yang diusung oleh PPP, Gerindra, dan PKB ini keluar sebagai pemenang dalam kontestasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 Juni lalu.

Pasangan calon yang terkenal dengan program Panca Karsa ini memperoleh 912.221 suara atau 41,10 persen. Unggul dari empat kandidat paslon. Kepastian ini tinggal menunggu pengumuman resmi dari KPUD Kabupaten Bogor.

Tak lama berselang setelah pengumuman hasil rapat pleno 40 kecamatan se Kabupaten Bogor yang dilakukan oleh Tim Pemenangan HADIST di kantor DPC PPP Cibinong Kabupaten Bogor, Minggu 1 Juli 2018, berbagai ucapan selamat datang silih bergantian.

Mulai dari tokoh-tokoh, para politisi dan berbagai elemen baik lokal maupun nasional. Belum lama ini, dua politikus senior sekaligus tokoh nasional, yaitu Fadli Zon dan Romahurmuziy mengucapkan selamat atas keberhasilan Hj Ade Yasin-H Iwan Setiawan menjadi pemimpin pilihan masyarakat Kabupaten Bogor.

Dua tokoh politikus nasional tersebut mengucapkan selamat melalui siaran video yang langsung disaksikan oleh Ade Yasin dan Iwan Setiawan. Menanggapi hal itu, Ade Yasin berterima kasih dan terus meminta dukungan selama memimpin lima tahun ke depan agar bisa membawa kesejahteraan untuk masyarakat Kabupaten Bogor.

Di saat yang sama, Wakil Ketua Umum Gerindra dan Ketua Umum PPP ini juga mengintruksikan kepada seluruh kader Gerindra dan PPP beserta sayap partainya untuk mengawal proses penghitungan suara yang dilakukan oleh KPUD Kabupaten Bogor dan menjaga kondusifitas agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan.

(maf)

TIDAK NETRAL, KETUA KPU PECAT ANAK BUAHNYA

CIBINONG – Kisruh Pemilihan Bupati Bogor 2018 juga diwarnai dengan pemecatan anggota KPU Kabupaten Bogor yang dianggap berpihak kepada salah satu calon.

“Sudah kami beri sanksi tegas berupa pemecatan,” kata Ketua KPU Kabupaten Bogor, Haryanto Surbakti.

Pemecatan tersebut dilandasi adanya laporan dan bukti yang didapatkan pihaknya. Namun Haryanto enggan menyebut nama maupun inisial anggotanya yang terbukti tidak netral itu.

“Yang jelas sudah ada yang kami pecat. Siapa orangnya kami yang tau,” kata Haryanto, lalu tersenyum.

Haryanto memastikan, jajarannya ada di  jalur tengah dan berkomitmen menjaga netralitas  demi mewujudkan Pilkada yang sukses. Ia juga tak sepakat jika pelaksanaan Pilkada Kabupaten Bogor yang berlangsung dikategorikan kisruh.

“Soal adanya tekanan dari pihak luar, persaingan antar kubu adalah dinamika politik. Asal jangan Keos saja, nanti urusannya dengan Gakumdu,” tandasnya.

 Belum Ada Bacaleg yang Daftar ke KPUD Kota Bogor

BOGOR DAILY –Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota dan Kabupaten Bogor mulai membuka pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) pada Pileg 2019 mulai hari ini, Rabu (4/7/2018). Namun, belum ada satupun Bacaleg di Bogor yang datang untuk mendaftarkan diri.

“Hari ini tanggal 4 Juli 2018 merupakan hari pertama penerimaan pendaftaran Bakal Caleg yang diajukan oleh partai politik untuk peserta pemilu 2019, tapi hingga saat ini pukul 15:45 Wib kita belum ada satupun yang menyampaikan (belum ada yang mendaftar),” kata Ketua KPUD Kota Bogor, Undang Suryatna, Rabu (4/7/2018).

Mekanisme pendaftaran calon anggota legislatif, kata Undang, bacaleg diharuskan mengunggah semua berkas persyaratan ke situs yang ditentukan KPU. “Kemudian mereka juga harus mem-print out berkas itu dan menyerahkan kepada kami, artinya mendaftar,” terang Undang.

Undang menegaskan, pihaknya akan tetap berpegang pada aturan yang tertuang dalam PKPU Nomor 20 tahun 2018 yabg diantaranya terkait persyaratan pendaftaran calon anggota legislatif.

“Saya kira KPU tetap komitmen pada fakta integritasnya harus menyampaikan bahwa, daftar calon ya g disampaikan itu tidak ada calon legislatif yang terlibat korupsi, mantan terpidana kasus kejahatan anak, maupun juga mantan terpidana narkoba, bandar narkoba,” kata Undang.

“Saya kira KPU tetap konsisten, calon ini bersih dati kejahatan sebagainana disebutkan tadi, jadi tetap kpu seperti itu,” imbuhnya.

Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Bogor. Ketua KPUD Kabupaten Bogor, Haryanto Surbakti menyebut, belum ada satupun Bacaleg di Kabupaten Bogor yang datang mendaftar. “Pendaftaran dibuka mulai hari ini, tanggal 4 Juli hingga 17 Juli. Tapi sampai jam 4 Sore tadi belum ada yang mendaftar,” kata Harianto ketika dikonfirmasi.

Ketum Golkar Airlangga Hartanto dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar Membahas Tiket VIP Pilpres 2019, Maksudnya?

BOGOR DAILY – Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) membahas persiapan Pilpres 2019. Keduanya menyinggung tiket VIP Pilpres 2019.

“Ya, tentu tadi dengan Pak Imin mengatakan yang punya karcis terusan adalah PKB dan Golkar,” kata Airlangga di kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2018).

Hal itu disampaikan Airlangga saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai isu Jusuf Kalla dan Agus Harimurti Yudhoyono menjadi pasangan capres-cawapres.

Sementara itu, Cak Imin mengatakan, jika Golkar dan PKB bersatu, ada tiket VIP menuju pilpres. Sayangnya, Cak Imin tak menjelaskan tiket apa yang dimaksud.

“Golkar dan PKB bersatu, satu tiket menuju pilpres, tiket VIP,” ujar Cak Imin melanjutkan pernyataan Airlangga.

Sebelumnya, PD tengah menggodok duet JK-AHY untuk pilpres. Meski demikian, PD menyebut mereka masih membuka opsi berkoalisi dengan partai-partai lain.

“Sikap Demokrat saat ini masih terbuka untuk semua opsi. Kami menjalin komunikasi dengan semua pihak. Dengan Gerindra, PAN, PKB, dan yang lain kami komunikasi,” ujar Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean.
(yld/fdn)

Yuk, Cek Kesehatan Rutin Setiap Bulan

BOGOR DAILY – Masyarakat hendaknya setiap bulan senantiasa  melakukan cek kesehatan rutin seperti periksa berat badan, tensi, kadar gula atau pun kolesterol.

Cek kesehatan tidak hanya pada saat sakit saja,  tapi pada saat sehat pun,  cek kesehatan juga perlu dilakukan.

Demikian dikemukakan Kepala Seksi PTM,  Dinas Kesehatan Kota Bogor,  Drg. Firy Triyanti,  MKes kepada Bogornews. com usai Workshop Pencegahan dan Pengendalian (P2) Penyakit Degeneratif bagi Dokter Fungsional dan Penanggung Jawab (PJ) Penyakit Tidak Menular (PTM) Puskesmas se-Kota Bogor, tempat Salak Tower Hotel Kota Bogor, Rabu (04/07/2018).

“Cek kesehatan penting dilakukan sebulan sekali untuk mendeteksi secara dini penyakit yang ada dalam tubuh agar tidak menjalar menjadi lebih parah, “ujar Firy Triyanti.

Dinkes Kota Bogor,  lanjutnya, menyediakan sekitar 340 lebih
Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular ( Posbindu PTM) yang tersebar di seluruh Kota Bogor.

“Warga Kota Bogor bisa memanfaatkan Posbindu PTM yang ada. Dengan memeriksakan kesehatan, diharapkan petugas Puskesmas bisa menemukan pasien yang memiliki penyakit tidak menular yang masih dalam fase awal. “

“Jika penyakitnya masih fase awal, pronosa kesembuhan akan menjadi lebih tinggi dibandingkan pasien yang menginap penyakit cukup lama,” imbuhnya lagi.

Dalam Workshop yang digelar dua hari tersebut (4-5 Juli 2018), diikuti oleh perwakilan dari 25 puskesmas. Dimana setiap Puskesmas mengirimkan seorang dokter dan perawat PJ PTM.

Ada pun materi yang diberikan selama Workshop meliputi tindakan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif dan variatif.
Diharapkan Workshop ini dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan wawasan dari para dokter dan perawat yang ada di Puskesmas (adv)