Tuesday, 28 April 2026
Home Blog Page 8780

Heboh! Foto Prabowo Bertelanjang Dada

BOGOR DAILY- Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno mengatakan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto  diarak sambil bertelanjang dada untuk menunjukkan bahwa ia masih sehat.

“Itu mungkin menunjukkan (bahwa) Pak Prabowo (di) usia 65 tahun ke atas tapi masih sangat tegap, sehat,” ujar Sandiaga di Balai Kota DKI, Kamis (12/4/2018).

Dalam video itu, Prabowo diarak dengan cara dipanggul oleh kader partai Gerindra. Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu tampak bersemangat saat diarak.

Dia mengayunkan tangannya sambil mengikuti irama musik. Sementara itu, para kader terlihat mengepalkan tangannya ke udara.

Momen itu terjadi usai Rakornas Partai Gerindra di Hambalang, Rabu (11/4/2018) kemarin. Sandiaga menyampaikan meski sibuk, Prabowo tetap rajin berolah raga.

“Beliau olahraga rutin, renang rutin, naik kuda rutin. Beliau makannya udah dijaga. beliau menyatakan siap dipanggul oleh ratusan kader tersebut. Beliau merasakan bahwa dia bersama-sama dengan kader kita, dengan laskar kita,” kata Sandiaga

sumber; Tribunnews.com

Lihat Nih Mesranya Jokowi-Iriana Boncengan Motor

BOGOR DAILY- Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana, Kamis (12/4/2018), blusukan di Kota Agats, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua. Menariknya, dari satu tempat blusukan ke tempat lainnya, Jokowi memboncengi Iriana menggunakan moda transportasi motor listrik.

Di Agats, masyarakat setempat memang terbiasa menggunakan motor listrik untuk mobilitas. Saat hendak menuju lokasi pertama, yakni Gedung Serba Guna Widya Mandala, Jokowi mengenakan helm terlebih dahulu sebelum menaiki motor berpelat RI-1.

Adapun, Iriana sudah mengenakan helm terlebih dahulu. Usai siap, Jokowi menarik gas dan mulai berkeliling Kota Agats. Irana berpegangan pada pinggang Jokowi. Jalan di Kota Agats berada di atas tanah. Sebab seluruh daerah itu adalah rawa.

Jalan terdiri dari aspal yang ditopang beton. Lebarnya tidak lebih dari tiga meter. Banyak pula jalanan yang masih berupa papan kayu sehingga motor yang melintas mesti lebih berhati-hati. Masyarakat setempat yang menunggu kehadiran Jokowi di pinggir jalan terkejut orang nomor satu di Indonesia itu naik motor dan menyetir sendiri. Apalagi, Jokowi memboncengi Iriana.

“Haa? Bapak Jokowi naik motor ka?” kata seorang mama-mama yang berdiri di tepi jalan. Tidak hanya Presiden, sejumlah menteri, kepala daerah dan kepala satuan wilayah setempat juga menggunakan motor listrik. Mereka melaju di belakang Jokowi.

Di Agats, Jokowi blusukan di tiga daerah. Pertama di Gedung Serba Guna Widya Mandala di pusat kota. Kedua, di proyek pembangunan instalasi penampungan air bersih di Kampung Kayeh. Ketiga, proyek pembangunan rumah di kampung yang sama. Jarak dari satu tempat ke tempat lainnya sekitar 1 kilometer saja

Pembunuh Pensiunan TNI Asyik Belanja Usai Merampok

BOGOR DAILY- Tersangka kasus pembunuhan terhadap pensiunan TNI AL Peltu Hunaedi (83), Supriyanto (20) mengaku nekat melakukan aksi perampokan berujung pembunuhan untuk membayar kontrakan. “Saya melakukan aksi tersebut karena untuk membayar uang kontrakan,” kata Supriyanto di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (12/4/2018).

Supriyanto mengaku ngontrak bersama kekasihnya di Jalan Haji Muslim, wilayah Pondok Labu yang lokasi berada tak terlalu jauh dari kediaman Hunaedi. Selain untuk membayar sewa kontrakan, Supriyanto mengatakan bahwa dirinya juga menghabiskan uang dari hasil perampokan tersebut untuk membeli pakaian.

“Uangnya selain buat bayar kontrakan, untuk membeli baju dan celana,” katanya.

Saat ditanya mengenai pekerjaan sehari-hari, Supriyanto mengaku dirinya hanya bekerja sebagai “Pak Ogah” di putaran seberang Universitas Islam Negeri Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan. “Saya biasanya jadi tukang parkir di putaran UIN,” paparnya.

Sebelumnya, peristiwa pembunuhan sadis terhadap Hunaedi terjadi pada Kamis malam, sekira pukul 18.00 WIB di kompleks TNI AL RT 07 RW 06 Jalan Kayu Manis, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Saat itu korban sedang membaca Alquran, kemudian ada pria memanggil di balik pintu rumah.

Polisi pun berhasil mengamankan pelaku pembunuhan pada Kamis dini hari sekira pukul 01.00 WIB di lokasi tawuran di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Begini Nasib Model Cantik Penabrak Ojek Online

BOGOR DAILY-Model cantik bernama Tiara Ayu Fauzyah ternyata sempat berkelit ketika ditanya polisi soal kepemilikan mobil BMW B 789 SNN yang dikemudikannya. Mobil itu tabrak sopir ojek online, Nur Irfan sampai kakinya putus di Harmoni, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018).

Saat menjalani pemeriksaan, Tiara awalnya mengaku-ngaku sebagai pemilik mobil mewah tersebut.

“Dia (Tiara) mengatakan ke saya pada saat pertama (kecelakaan) mengaku mobil BMW itu dia punya,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra seperti dilansir Suara.com

Polisi tak langsung percaya. Berdasarkan penelusuran Surat Tanda Nomor Kendaraan, ternyata mobil BMW tersebut bukan kepunyaan Tiara “Di STNK mobil itu atas nama Susan,” ucap Halim.

Dari hasil penelusuran itu, Tiara akhinya mengakui meminjam mobil BMW itu dari rekannya. “Mobil itu pinjaman, punya temannya,” katanya.

Terkait kecelakaan itu, polisi telah menyita mobil BMW warna putih tersebut sebagai barang bukti. Nantinya, polisi akan memulangkan mobil tersebut kepada pemilik, bila majelis hakim di pengadilan telah menjatuhkan vonis kepada Tiara. “Pengembalian akan dilaksanakan setelah sidang,” kata dia.

Waspada! Kekeringan Mengancam Wilayah Bogor

BOGOR DAILY-Ancaman kekeringan akibat musim kemarau yang sebentar lagi berlangsung, menghantui wilayah Bogor. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejak awal Mei mendatang sebagian wilayah Jawa Barat akan memasuki musim kemarau.

Wilayah Bogor termasuk daerah yang dianggap harus waspada akan ancaman kekeringan akibat musim kemarau ini. Terlebih untuk awal Mei, di Utara Jawa Barat akan masuk musim kemarau. Termasuk Utara wilayah Bogor.

Kepala Stasiun Klimatologi Dramaga Budi Suhardi mengatakan, Bogor punya karakteristik yang unik karena masuk Non Zona Musim. Artinya tidak menunjukkan perbedaan antara musim hujan dan kemarau. Meski begitu, Bogor bagian Utara, Tengah dan Selatan diminta waspada. Sebab, kondisi agak kering hingga kering akan dialami wilayah tersebut. Temperaturnya juga cukup tinggi, kisaran 32 derajat celcius dengan kelembapan udara rata-rata 83 persen. “Tetap harus ada kewaspadaan menampung air bersih,” ucapnya.

Budi mengimbau masyarakat mulai menampung air dalam menghadapi musim kemarau tersebut. Hal itu perlu diwaspadai sebagai antisipasi jika terjadi kekeringan dan kekurangan pasokan air bersih. Tetapi seminggu ke depan, masih ada potensi cuaca ekstrem. Pancaroba, siangnya panas, malamnya hujan deras. Ini juga harus diwaspadai.

Di bagian lain, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Ganjar Gunawan membenarkan bahwa Kota Bogor secara karakteristik wilayah berbeda dengan daerah lain. Yakni termasuk daerah di luar prakiraan musim. Artinya tidak tergantung pada musim kemarau atau hujan.

Meski begitu, Ganjar tetap menyiapkan antisipasi jika memang terjadi kekurangan pasokan air bersih di wilayah tertentu. BPBD juga memiliki satu kendaraan tangki air berkapasitas sekitar 8.000 liter air yang bisa digunakan sewaktu-waktu saat ada wilayah yang kekurangan pasokan air bersih. Selain itu, PDAM juga bisa suplai air bersih melalui CSR-nya atas rekomendasi BPBD Kota Bogor.

Ganjar mencontohkan, pada kejadian 2015 saat terjadi kekurangan pasokan air di Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, BPBD membantu dengan memasang pipa saluran air dari mata air ke wilayah tersebut. Musababnya, kontur tanah di Mulyaharja tinggi. Jadi saat kering, pasokan air PDAM tidak naik dan sungai juga kering. “Solusi kami, pipanisasi yang bisa dinikmati hingga sekarang,” tandasnya.

Karena itu, jelas Ganjar, BPBD Kota Bogor memberi perhatian lebih kepada daerah yang relatif lebih tinggi dibanding wilayah lainnya.

Senada, Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bogor Budi Aksomo mengatakan, sebanyak lima unit tangki air tengah disiapkan sebagai langkah awal jelang musim kemarau. Personel, alat hingga logistik juga telah disiapkan guna memberikan yang terbaik bagi warga Bumi Tegar Beriman.

Selain itu, BPBD juga mengimbau kepada para pengusaha air curah untuk bersiap siaga membantu masyarakat yang kekeringan sebagai bukti nyata kepeduliannya terhadap sesama. ”Secara keseluruhan, kami telah siap. Kita juga bakal melibatkan seluruh elemen terkait agar penanggulangan bencana kekeringan dapat teratasi. PDAM, BMKG hingga pengusaha curah akan siap membantu jika bencana kekeringan memang terjadi,” ujarnya.

Terpisah, Direktur Utama (Dirut) PDAM Kota Bogor Deni Surya Senjaya mengatakan, jika kekeringan melanda dan pasokan air ke pelanggan terganggu, PDAM sudah menyediakan Tangki Air Hydrant Umum (TAHU) untuk nantinya mobile ke wilayah-wilayah yang membutuhkan pasokan air bersih. “Tergantung permintaan sih sebetulnya. Seperti pada 2015, ada kekeringan di Kelurahan Mulyaharja, Cimahpar dan Balumbangjaya. Kami bantu pasok TAHU untuk mengatasi krisis air bersih,” ucapnya.

Satu tangki tersebut, jelas Deni, mampu memasok air bersih sekitar 3.000 liter air. Dia menerangkan, PDAM Tirta Pakuan tidak mengidentifikasi daerah mana saja yang punya kerawanan kekeringan. Namun, hanya mengantisipasi daerah-daerah yang belum ter-cover air PDAM Tirta Pakuan. Seperti misalnya sebagian di Bogor Barat dan Bogor Utara. PDAM menunggu dan antisipasi bila diperlukan.

Pria yang juga Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bogor ini mengimbau masyarakat lebih bijak dan hemat dalam menggunakan air bersih. Jika perlu, menampung air ke toren atau bak penampungan agar jika suatu saat terjadi gangguan aliran bisa teratasi.

Hal sama disampaikan Kepala Bidang Humas dan Protokol PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Agus Riyanto. Ia mengaku akan menyiapkan mobilisasi tangki ke beberapa wilayah yang merupakan titik rawan bencana kekeringan. Berkoordinasi dengan cabang PDAM di wilayah hingga melakukan pemantauan dan koordinasi langsung dengan BPBD. “Kami akan menyiapkan beberapa tangki air di setiap cabang PDAM wilayah serta bersinergi dengan BPBD jika jangkauan kami tidak mampu mencapai titik bencana,” kata Agus. (metropolitan)

Putri Indonesia Ini Sindir Ember Bocor Versi Rizal Ramli

BOGOR DAILY- Nadia Mulya, putri eks Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Budi Mulya sambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi bersama pemohon praperadilan kasus skandal Bank Century, Boyamin Saiman. Finalis kontes kecantikan Puteri Indonesia 2004 itu meminta KPK mengusut tuntas dugaan keterlibatan pihak lain di kasus Century.

“Usut sampai tuntas karena kasus Century itu bukan seputar kebijakan saja, yang bikin masyarakat geram kan seperti kata Rizal Ramli kan itu (istilahnya, red) ember bocor. Bocornya ke mana, yang masyarakat ingin tahu kan yang sebenarnya itu,” ujar Nadia Mulya kepada wartawan di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (12/4/2018).

Bagi Nadia Mulya, perkara Century telah merusak keluarganya, setelah ayahnya ditetapkan sebagai tersangka dan kini jadi narapidana. Padahal, Nadia menegaskan, ayahnya bukan pengambil kebijakan terkait skandal pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) dan penyertaan modal sementara (PMS).

“Dia (Budi Mulya) pelaksana saja. Dia melaksanakan kebijakan yang sudah diambil dewan gubernur,” sambungnya.

“Jadi kalau mau bilang kasus Century itu tidak bisa hanya Budi Mulya seorang. Anda harus bisa lihat, Bapak saya tidak ada terlibat sama sekali dalam proses apa pun untuk bailout, tapi kenapa semua hukuman seperti diberikan kepada dia seorang. Menurut saya itu sangat tidak adil,” tutur Nadia.

Dalam perkara Century, Budi Mulya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dihukum 10 tahun penjara karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam proses pemberian FPJP dan penentuan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Majelis hakim menilai perbuatan Budi Mulya dan sejumlah orang lainnya telah merugikan keuangan negara total Rp 8,012 triliun.

Kerugian keuangan negara ini terdiri dari pemberian dana FPJP Rp 689,894 miliar dan penyertaan modal sementara (PMS) dua tahap, yakni Rp 6,7 triliun dan Rp 1,250 triliun. Budi Mulya diperberat hukumannya menjadi 15 tahun penjara oleh Mahkamah Agung.

Rizal Ramli Dorong Tidore Jadi Daerah Istimewa

BOGOR DAILY-Pertemuan pertama tokoh nasional Dr Rizal Ramli dengan Sultan Tidore Husain Syah pada 3 Desember tahun lalu rupa-rupanya sangat membekas, sehingga dalam pertemuan kedua kalinya yang berlangsung hari ini Sultan menceritakan kisah pertemuan pertamanya dengan mantan Menko Maritim itu di hadapan para Sultan dan Raja-Raja Maluku Utara.

“Waktu pertama bertemu Pak Rizal langsung menyalami saya dan berkata, kita berdua ada conspiracy of hearts dalam persoalan ingin mensejahterakan Maluku dan Timur Indonesia pada umumnya,” kata Sultan Husain Syah dalam pidato sambutan HUT ke 910 Tidore, di Keraton Tidore, Maluku Utara, yang dihadiri segenap lapisan rakyat Tidore, para sultan dan raja-raja di kawasan Maluku Utara, Kamis (12/4).

Rangkaian acara yang dimeriahi oleh berbagai jenis seni dan budaya Tidore itu diikuti Rizal Ramli dengan antusias. Bahkan Rizal nampak enjoy sambil sesekali mengetuk-ngetukkan tangan pada bangku mengikuti alunan musik tradisional Tidore.

Rizal Ramli mendapat tempat istimewa yaitu duduk dibarisan depan para sultan dan raja-raja. Duduk di kanan Rizal adalah Sultan Tidore, sedang di kanannya Sultan Ternate.

Dalam kesempatan itu dengan disaksikan ribuan rakyat, para sultan dan raja-raja, Sultan Tidore berkenan menyematkan topi adat Tidore dan memasangkan jubah adat Tidore kepada Rizal Ramli.

Waktu Sultan Husain Syah berpidato memaparkan kejayaan Tidore pada masa lampau, dimana Tidore banyak melahirkan tokoh-tokoh penting dan berjasa bagi persatuan NKRI, Sultan meminta Rizal Ramli menyampaikan ceramah dengan berdiri di sebelahnya.

Antusiasme masyarakat Tidore sangat tinggi karena sebelum acara berlangsung pihak keraton Tidore memutar kembali rekaman audio berupa pernyataan Rizal Ramli mengenai pentingnya bersikap adil terhadap Tidore dan kawasan Timur Indonesia yang disampaikannya dalam acara ILC TVOne 3 April yang lalu.

Salah satu point penting dari ceramah Rizal adalah perlunya Maluku, terutama Tidore, memadukan sektor kelautan dengan sektor kepariwisataan untuk percepatan kesejahteraan masyarakat.

Rizal Ramli juga mendorong keinginan sultan agar Tidore menjadi daerah Otonomi Khusus dan Daerah Istimewa, seperti halnya Jogjakarta dan Aceh, mengingat peran penting dan jasa besar Tidore serta jasa para sultannya yang memutuskan bergabung ke dalam NKRI pada saat kolonialis Belanda melakukan tekanan ingin menjadikan bagian dari N.I.T (Negara Indonesia Timur). Selain itu, Tidore juga berjasa besar dalam perjuangan diplomasi merebut Irian Barat dari Belanda.

“Saya akan memperjuangkan hal itu, dan pada saatnya saya akan kenalkan istilah Tidore Inisiative yang dampaknya sangat luar biasa antara lain dalam mendorong Timur Indonesia bergabung ke dalam NKRI,” papar pria yang akrab disapa RR itu

Mulai 16 April Tol Jagorawi Berlaku Ganjil Genap

BOGOR DAILY- Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) akan menerapkan sistem ganjil-genap di pintu tol Kunciran 2 dan pintu tol Tangerang 2, arah ke Jakarta, di ruas Tol Jakarta-Tangerang, pada 16 April 2018 mendatang.

Selain ganjil-genap, juga diterapkan paket kebijakan lain seperti yang berlaku di Tol Jakarta-Cikampek di antaranya pemberlakuan operasional truk bersumbu tiga ke atas di ruas Cikupa-Tomang dan pemberlakuan lajur khusus angkutan umum (bus) mulai ruas Tangerang-Kebon Jeruk. Paket kebijakan penanganan kamacetan ini berlaku setiap Senin-Jumat mulai pukul 06.00-09.00 WIB.

“Kami telah menyelesaikan kajian dan analisis penanganan kemacetan tol Jakarta-Tangerang (Janger) dan hasilnya perlunya diterapkan tiga kebijakan,” ujar Kepala BPTJ, Bambang Prihartono, Kamis (12/4).

Dia mengatakan, penetapan ganjil-genap tidak berlaku pada kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia, mobil pimpinan dan pejabat negara asing serta Lembaga Internasional (korps diplomatik), mobil angkutan umum (pelat kuning), mobil dinas pemerintah, ambulans, dan mobil pemadam kebakaran.

Menurut Bambang, karakteristik kondisi Tol Jakarta-Tangerang dengan Tol Jakarta-Cikampek ada kemiripan, yaitu selain V/C (volume/capacity) ratio di beberapa ruas sudah mencapai 1 (macet parah) bahkan lebih, juga banyaknya lalu lintas kendaraan berat angkutan barang golongan III, IV dan V. Untuk antisipasi penerapan kebijakan ini BPTJ bekerjasama dengan para operator angkutan bus juga akan menambah armada angkutan umum Bus Premium (Jakarta Residence Connection), dengan harapan akan semakin banyak pemilik kendaraan pribadi beralih ke angkutan umum.

Adapun titik yang menjadi lokasi angkutan umum Bus Premium diantaranya adalah Perumahan Citra Raya, Alam Sutera, Villa Melati, BSD City dan Perumahan Banjar Raya.

Penerapan paket kebijakan di Tol Jakarta-Tangerang ini akan dilakukan bersamaan dengan paket kebijakan Tol Jakarta-Bogor- Ciawi (Jagorawi), yaitu uji coba mulai 16 April 2018. Diharapkan pada awal Mei 2018 kebijakan sudah terimplementasi secara penuh.

Adapun kebijakan yang akan diterapkan di To Jagorawi yaitu penerapan skema ganjil-genap di pintu tol Cibubur 2 arah Jakarta, penerapan lajur khusus angkutan umum (LKAU) dari Bogor-Pasar Rebo, serta pengembangan rute bus premium (JR Connection) di beberapa lokasi perumahan.

Sementara itu beberapa lokasi permukiman yang akan menjadi sasaran pengembangan bus Transjabodetabek Premium (JR Connection) di antaranya adalah Legenda Wisata, Citra Grand, Cibubur Country, Metland Transyogi dan Cibubur Residence.

Kebijakan pembatasan kendaraan angkutan berat (golongan tiga ke atas) yang menjadi bagian dari paket kebijakan di ruas tol Jakarta-Cikampek, tidak diberlakukan di ruas Tol Jagorawi. Hal ini mengingat lalu lintas kendaraan angkutan berat di ruas Tol Jagorawi tidak sepadat di ruas Tol Jakarta-Cikampek.

 

Sumber: beritasatu.com

ADV : Kota Bogor Populer di Media

Bogor Daily – Menutup bulan Maret 2018, Pemerintah Kota Bogor mendapat kabar baik. Pada ajang Public Relation Indonesia Award  (PRIA) 2018 yang berlangsung di Surabaya, Kota Bogor meraih anugrah sebagai Kota Terpopuler di Media Tahun 2017. Predikat itu disematkan berdasarkan hasil monitoring terhadap lembaga pemerintah dan korporasi yang memiliki eksposur tinggi di media cetak sepanjang Januari hingga Desember 2017.

Monitoring dilakukan oleh Isentia, sebuah perusahaan media monitoring terkemuka di Jakarta yang memiliki jaringan di sejumlah negara Asia Pasifik. Lembaga inilah yang diajak bekerjasama oleh Majalah Public Relation Indonesia (PR Indonesia)  selaku penyelenggara PRIA Award 2018, untuk meriset pemberitaan berbagai lembaga pemerintah dan korporasi .

Pada ajang tersebut, Kota Bogor memang bukan satu-satunya kota yang terpopuler. Di kategori pemerintah kota, ada 14 kota lainnya. Diantaranya Kota Batam, Kota Surabaya, Kota Bandung, Kota Denpasar dan sebagainya. Anugrah terpopuler juga diberikan kepada 15 pemerintah kabupaten. Termasuk Pemerintah Kabupaten Bogor, serta 10 pemerintah provinsi. Termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Untuk dapat memberikan predikat sebagai Kota, Kabupaten dan Provinsi Terpopuler di Media, Insentia telah melakukan monitoring berita terhadap pemberitaan di 174 media cetak yang terbit dan beredar di seluruh Indonesia. Terdiri dari 110 majalah, 40 suratkabar daerah, dan 24 suratkabar nasional. Tanpa mengesampingkan potensi pemberitaan negatif yang termuat pada instrumen media monitoring, Insentia juga mencoba menelusuri secara kualitatif mereka yang masuk dalam radar ranking terpopuler.

Sementara itu lebih dari 2.000 perusahaan swasta nasional, multinasional dan perusahaan BUMN, serta ratusan lembaga dan pemerintah daerah masuk dalam mesin monitoring pemberitaan Isentia. Semua institusi itulah yang menjadi objek pemberitaan di media-media cetak yang dimonitor dan hasilnya diumumkan serentak pada gelaran PRIA 2018.

Menurut Asmono Wikan, Chief Editor Majalah PR Indonesia, bagaimana pun, eksposur pemberitaan yang tinggi terhadap lembaga-lembaga tersebut bisa menandakan dua hal. “Pertama, karena produktivitas keluaran informasi positif yang memang tinggi, atau yang kedua, lantaran lembaga tersebut sedang mengalami persoalan (krisis). Sehingga wajar jika diberitakan sangat sering oleh pers di tanah air,” katanya.

“Itulah sebabnya, kami mencoba jauh lebih berhati-hati dan teliti dalam menyusun kategori terpopuler tahun ini,” lanjut Asmono yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Serikat Perusahaan Pers (SPS) Indonesia. Di samping itu ada beberapa aspek lain yang mendukung sebuah daerah terekspos di media. Antara lain adanya berbagai kegiatan yang berlangsung di kota atau daerah tersebut dan memiliki nilai berita tinggi, sehingga otomatis banyak media yang mempublikasikannya.

Ajang PR Indonesia Award tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kali, sejak digelar pertama kali tahun 2016. Menurut Asmono pula, ajang tersebut diselenggarakan PR Indonesia bukan semata-mata untuk memberikan apresiasi atas kinerja kehumasan suatu lembaga, melainkan untuk mendorong setiap lembaga mengelola program dan kegiatan kehumasannya dalam rangka meningkatkan reputasi masing-masing. “Selamat kepada Anda, perusahaan, pemerintah daerah, kementerian, dan lembaga yang memperoleh predikat Terpopuler di Media 2017! Semoga popularitas korporasi dan organisasi Anda bakal meningkatkan reputasi dan kinerja pada tahun ini,” lanjutnya.

Menyangkut eksposur Pemerintah Kota Bogor di media, data yang dihimpun Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Bogor, juga memberikan gambaran yang mendukung. Sepanjang tahun 2017, telah dihasilkan 2.235 rilis berita yang mewartakan berbagai kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Bogor. Dilengkapi dengan 1.225 advertorial yang dipublikasikan di media cetak lokal dan media online.

Penyampaian berita kegiatan Pemerintah Kota Bogor juga dilakukan melalui kanal media sosial twitter dan instagram. Aktif sejak Februari 2015 akun twitter @pemkotabogor telah memancing followers 14.971 akun dengan jumlah tweets 17.500 cuitan, mengunggah 5.083 foto dan video serta mendapatkan likes 1.597 klik dan 2.031.000 tweets impressions. Sedangkan akun instagram @pemkotbogor yang aktif sejak Februari 2015 telah memposting 2.903 kali postingan dan memancing 56.679 akun followers.

Sementara itu berdasarkan hasil monitoring berita yang dipublikasikan di media cetak dan media online, kuantitas pemberitaan yang terkait dengan Kota Bogor memang cukup tinggi. Monitoring berita di media dilakukan oleh Intelegence Media Management (IMM) selama 24 jam terhadap media cetak, online dan televisi.

Pada 10 media cetak nasional dan regional Jawa Barat yang dimonitor oleh IMM, sepanjang tahun 2017, berita terkait Pemerintah Kota Bogor jumlahnya mencapai 1.448 berita. Tidak seluruhnya terkait dengan berita yang bernada positif, karena data ini menggabungkan juga berita bernada negatif. Sedangkan pemberitaan terkait Pemerintah Kota Bogor yang dimuat 5 koran lokal yang dimonitor pada kurun waktu yang sama mencapai 720.303 berita.

Media yang dimonitor IMM tidak hanya media cetak melainkan juga media online. Dari 9 diantaranya media online yang dimonitor, pemberitaan terkait Kota Bogor mencapai jumlah 3.931.587 berita. Berdasarkan kuantitas pemberitaan yang mengekspos Kota Bogor tersebut maka penganugrahan yang diperoleh pada ajang PRIA 2018, menjadi relevan.

(Advertorial)

Gara-gara Ijab Kabul Diulangi, Pria Ini Tewas Gantung Diri

0

BOGOR DAILY-Sido (39) ditemukan tewas tergantung di sebuah rumah kosong di Perumahan Divisi 4 Cerenti Subur, Desa Rawang Ogung Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Korban gantung diri diduga stres karena tidak bisa melafazkan ijab kabul saat akan menjalani pernikahan dengan calon istrinya.

Menurut informasi dari kepolisian, awalnya Sido melaksanakan ijab kabul di rumah calon istrinya, Senin (9/4/2018) malam. Namun, lantaran gagal, Sido meminta ijab kabul diulangi di Musala Al Muhajirin.

Pada saat menunggu pihak keluarga salat Isya, Sido pamit untuk pergi ke kamar mandi. Beberapa menit kemudian, Sido tak kunjung muncul, yang membuat warga dan calon mempelai wanita resah.

Setelah dicari, Sido ditemukan tergantung pada lilitan tali di sebuah rumah kosong. Sejumlah saksi melihat korban masih bergerak. “Saksi dan warga sempat mencoba menolong, namun akhirnya korban meninggal dunia,” kata Kapolres Kuansing AKBP Fibri Karpiananto, Selasa (10/4/2018).

Dia mengatakan, motif korban bunuh diri diduga stres karena tidak bisa melafazkan ijab kabul. Namun, kasus ini tidak dilakukan penyelidikan karena pihak keluarga korban menolak. “Keluarganya ikhlas atas kejadian itu. Lalu, membuat surat pernyataan tidak diotopsi atau diproses secara hukum,” kata Fibri.

sumber: Kompas.com