Tuesday, 28 April 2026
Home Blog Page 8788

Tukang Becak Jutawan Ini Dijaga Ketat, Ini Alasannya…

0

BOGOR DAILY-RSUD Dr Soetomo Surabaya meningkatkan penjagaan kepada Askan, tukang becak yang ditemukan lemas di Tambaksari dengan membawa uang Rp 49 juta. Sebab selama ini memang banyak yang mengaku sebagai anggota keluarga dan teman Askan. Dengan tegas, pihak rumah sakit tidak memberi izin menjenguk jika identitasnya tidak jelas.

Hal ini disampaikan Wakil Kepala Ruang Palem RSUD Dr Soetomo, Dwi Wahyuni. Dia mengatakan dulu ketika Askan baru masuk rumah sakit, sempat ada beberapa yang menjenguk dan telah diizinkan masuk. Namun, Askan mengeluh kelelahan akibat meladeni orang-orang yang mengaku teman dan keluarganya. Askan juga tidak ingat siapapun yang menjenguk.

“Waktu itu karena kondisinya masih sedikit pikun akibat drop. Dia tidak ingat dan mengaku kelelahan karena banyak yang menjenguk,” ujar Dwi.

Menilik keluhan pasien, pihak rumah sakit berkoordinasi untuk meningkatkan penjagaan. Selain demi pemulihan pasien, juga tidak ditemukan data yang benar mengenai keluarga asli Askan.

“Sehingga yang menjenguk dan tidak bisa memberikan data asli tidak akan diizinkan masuk,” tambah Dwi.

Dwi mengatakan, selama ini memang banyak yang mengaku-aku sebagai keluarga Askan. Namun ketika dimintai data, dan diberi pertanyaan terkait identitasnya, banyak orang yang justru tidak dapat memberikan data. Mereka pun selanjutnya tak pernah kembali lagi menjenguk.

Untuk itu, pihak rumah sakit benar-benar memberikan penjagaan. Dwi mengatakan yang bisa menjenguk Askan adalah orang-orang yang telah mendapat id card, yakni yang telah diizinkan untuk masuk dan menjenguk.

“Nanti yang masuk adalah yang telah menggunakan id card,” kata Dwi.

Biasanya memang yang menjenguk adalah pegawai Kecamatan Tambaksari dan Dinas Sosial Surabaya. Tak hanya itu, untuk mengatasi penjenguk yang mengaku-aku Dwi telah menyiapkan beberapa antisipasi .

“Jadi nanti yang menjenguk akan dibilang jika pasien ini sekarang sudah resmi dalam pengawasan Dinas Sosial,” ujar Dwi.

Askan dirawat di RSUD Dr Soetomo usai ditemukan lemas dengan demam tinggi di becaknya, Rabu (21/3/2018). Diketahui, pria berusia 72 tahun asal Jombang ini sudah berpuluh tahun tinggal di Surabaya. Askan yang tinggal di becak didiagnosa menderita infeksi paru-paru

Edan! Komplotan Ini Edarkan Uang Palsu Rp6 Miliar di Bogor

BOGOR DAILY- Polisi menangkap 3 pengedar uang palsu di sebuah kontrakan di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Dari para tersangka, polisi mengamankan uang palsu sebanyak Rp 6 miliar dalam pecahan Rp 100 ribu.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Ulung Sampurna Jaya mengatakan, ketiga tersangka ditangkap setelah pihak Polsek Bogor Timur mendapat laporan warga terkait dugaan adanya peredaran uang palsu di wilayah hukum Polsek Bogor Timur.

“Kemudian dilakukan penyelidikan, hingga akhirnya tadi pagi anggota melakukan penangkapan kepada ketiga tersangka di rumah kontrakan di Bogor Timur. Dari rumah kontrakan itu diamankan uang palsu sebanyak Rp 6 miliar,” kata Kombes Ulung di Polsek Bogor Timur, Selasa (27/3/2018).

Ketiga tersangka yang diamankan yakni Candra (55) asal Blitar, Masimilianus Jasri Abrur ((36) asal Flores, dan Yornes Sanitado (31) asal Flores. “Saat penangkapan sebenarnya ada 5 orang yang diamankan tapi sementara 2 orang lainnya masih sebagai saksi. Jadi yang ditetapkan tersangka tiga orang ini,” kata Ulung.

Kepada polisi, ketiga tersangka mengaku mendapat uang palsu sebanyak Rp 6 miliar tersebut dari seseorang yang kini masih diburu polisi. Uang palsu sebesar Rp 1 miliar dibeli tersangka dengan uang asli Rp 750 juta. “Kemudian pelaku menjual kembali dengan perbandingan Rp 1 miliar uang asli ditukar dengan Rp 3 miliar uang palsu,” jelasnya.

Ulung menyebut, uang palsu sebanyak Rp 6 miliar tersebut didatangkan dari luar Bogor dan rencananya akan dijual kembali kepada seseorang di Tangerang Selatan.  “Kita masih kembangkan kasus ini, pelaku masih akan di dalami keterangannya. Terkait di mana uang palsu ini dibuat, ke mana saja diedarkannya, dan siapa saja jaringannya,” kata Ulung.

ADV : UKS, Menumbuhkan Kesadaran dan Kemauan Hidup Sehat

Bogor Daily – Untuk bisa menikmati hidup sehat maka seseorang harus membiasakan diri hidup secara sehat. Untuk mampu membiasakan diri hidup secara sehat maka sejak usia dini, seseorang perlu dibimbing tentang cara hidup sehat dan membangun kebiasaan hidup secara sehat. Dengan maksud itulah seyogianya setiap sekolah menyelenggarakan program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Program ini dapat dijabarkan di masing-masing sekolah melalui penyelenggaraan pendidikan kesehatan. Baik dengan kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler. Selanjutnya melakukan bimbingan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menyelenggarakan pelayanan kesehatan terutama dengan upaya-upaya promotif. Selebihnya, mewujudkan lingkungan fisik,  lingkungan mental dan sosial di sekolah yang sehat, serta lingkungan sekolah yang nyaman dan aman.

Menurut Lia Siti Nurmalita, Sekretaris Tim Pembina UKS/M Kota Bogor, dengan tujuan menstimulasi kemajuan program UKS di masing-masing sekolah, pihaknya telah menyelenggarakan berbagai kegiatan. “Kegiatan itu antara lain berupa Lomba Sekolah Sehat mulai dari tingkat kecamatan, tingkat kota dan tingkat provinsi,” katanya.

Juga ada lomba Dokter Kecil dan lomba Keterampilan Peer Remaja.  Tim juga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penerapan program UKS di sekolah-sekolah dan menyelenggarakan berbagai pelatihan yang diikuti perwakilan berbagai instansi terkait.

Pada tahun 2017 tercatat sebagai pemenang Lomba Sekolah Sehat tingkat Kota Bogor, TK Akbar untuk tingkat TK/RA, SD Insan Kamil untuk tingkat SD dan SMP Insan Kamil untuk tingkat SMP. TK Akbar terus melaju ke tingkat nasional, setelah sebelumnya berhasil menjadi terbaik pertama di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Menjabarkan UKS di TK Akbar

Ada banyak cara yang dilakukan pimpinan beserta para guru di TK Akbar untuk menjabarkan UKS di lingkungan sekolahnya. Semua upaya yang dilakukan itu pada dasarnya adalah untuk memberi pengetahuan, memperkaya pengalaman serta membimbing anak-anak didik, agar mereka bisa berperilaku dan mampu membiasakan diri hidup secara bersih dan sehat.

Menurut Wakil Kepala Sekolah TK Akbar, Dian Nurina, SPd. pemberian pengetahuan, wawasan serta bimbingan kepada para siswa diarahkan untuk membangun kesadaran dan kemauan setiap siswa agar dapat berperilaku hidup bersih dan sehat.  Pengetahuan misalnya, diberikan melalui nyanyian-nyanyian tentang kesehatan dan perilaku bersih dan sehat yang disertai gerakan-gerakan tubuh serta cerita tentang manfaat kebersihan dan kesehatan.

Untuk pembiasaan, mereka antara lain diajak selalu mencuci tangan sebelum beraktivitas serta menyikat gigi bersama secara berkala. “Mereka dibiasakan mencuci tangan dengan 7 gerakan yang dikenal sebagai cuci tangan yang baik dan benar,” kata Dian. Para siswa juga dibiasakan membawa bekal makanan yang bergizi seimbang dan menghindari makanan instan serta mengandung penyedap berlebih.

Para orangtua diajak bekerjasama untuk meminimalkan jenis makanan kurang bergizi pada bekal anak. Di sekolah para guru memonitor bekal setiap siswa ketika menikmati snack time. “Alhamdulillah dari tadinya mereka tidak suka makan sayur dan ikan, sekarang mereka menjadi mau makan sayur dan ikan,” tambah Dian.

Selain itu para siswa dibekali buku kalender kegiatan di rumah. Di buku tersebut mereka bersama para orangtuanya mengisi kolom-kolom isian yang mencatat aktivitas sehat dan bersih di rumah. Diantaranya aktivitas seperti cuci tangan, gosok gigi, menggunting kuku, membuang sampah dan sebagainya. “Kalender inilah yang dinilai tim juri pada lomba kemarin sebagai salah satu kelebihan program kami,” ujar Eri Nuraini SPd., Ketua Tim UKS TK Akbar.

Untuk memperkaya pengalaman, para siswa diajak bercocok tanam. Hasil panen sayuran yang mereka tanam kemudian dimasak bersama dalam acara cooking time. Di samping itu di setiap kelas ada siswa yang ditunjuk sebagai duta toga, duta sampah, duta KTR, duta jumantik dan dokter kecil. Mereka berperan memberikan pengetahuan tentang bidangnya masing-masing kepada teman-temannya dan juga orangtuanya. Tak heran jika ada siswa yang sudah mampu mengingatkan bapaknya untuk tidak lagi merokok. Atau memberi tahu orangtuanya tentang manfaat daun binahong sebagai tanaman obat.

Selain melalui berbagai kegiatan, UKS di TK Akbar didukung dengan sarana prasarana serta lingkungan fisik sekolah yang bersih, rapi dan lengkap.  TK ini memiliki ruang klinik kesehatan lengkap dan tertata rapi dengan pencahayaan yang cukup. Toilet yang juga bersih dibuat terpisah untuk perempuan dan laki-laki, serta ruang belajar dan aktivitas yang bersih dan terang. Di bagian belakang tersedia sebidang kebun sayuran dan kolam ikan untuk kegiatan pembelajaran serta taman asri yang berada di bagian samping. Juga tersedia ruang khusus untuk makan bersama serta arena bermain indoor maupun outdoor.

Dengan penampilan seperti itu dan diperkuat para pendidik berpengalaman, pantaslah TK Akbar mampu meraih predikat sebagai sekolah dengan UKS terbaik di Provinsi Jawa Barat Tahun 2017. Wajar pula apabila TK Akbar akhirnya bisa menjadi suatu kebanggaan bagi warga Kota Bogor, karena sedang merintis jalan untuk bisa keluar sebagai juara nasional UKS. Semoga berhasil! (Advertorial)

Hanafi Rais Sebut 74 Persen Tanah Dikuasai Segelintir Orang

BOGOR DAILY-Wakil Ketua Umum PAN sekaligus putra Amien Rais, Hanafi Rais, menanggapi pernyataan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan soal berkelahi data. Hanafi bicara soal sertifikasi tanah. Dia mengatakan apa yang disampaikan Amien Rais soal tanah merujuk pada data Bank Dunia.

“74 Persen tanah negara dikuasai segelintir orang itu itu adalah laporan bank dunia tahun 2015. Itu kan ada datanya, jangan dibantah,” kata Hanafi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/3/2018).

Menurut Hanafi, Amien pasti bicara dengan data, tidak asal bunyi. Amien pun diyakininya siap menjelaskan secara rinci terkait pernyataan soal sertifikasi tanah Jokowi.

“Memang saya kira nanti Pak Amien akan menyiapkan tulisan, memang sedang menyiapkan tulisan secara lebih utuh dan yang disampaikan oleh Pak Amien kemarin itu memang ada datanya,” ujar dia.

“Jadi yang disampaikan pasti ada datanya. Kalau mau dipertajam diperlengkap datanya, tentu nanti sangat bisa. Kita banyak masukan dari LSM, dari pakar ekonomi, pakar pertanahan yang selama ini memang memberi, mem-feeding informasi dan data,” tegas Hanafi

Ini Lho Dokter Ganteng yang Jadi Ojek Online

BOGOR DAILY-Seorang dokter muda asal Palembang, Sumatera Selatan, Ahmad Nabhan, menjadi perbincangan dan jadi viral di media sosial. Sebab, Nabhan merupakan dokter muda dan merangkap pekerjaan sebagai driver ojek online.

Meskipun saat ini masih menjalani tahap magang alias koas di salah satu rumah sakit di Kota Palembang, pria yang lebih akrab disapa Cody ini ternyata tak malu jika harus menjadi seorang driver Go-Jek.

“Sudah lama Mas saya jadi driver Go-Jek ini. Sudah dari awal tahun 2017 lalu, saat saya masih kerjakan skripsi,” kata Cody saat dimintai konfirmasi melalui telepon seluler, Senin (26/3/2018).

Bagi Cody, bekerja sambil kuliah tidaklah mudah. Selain harus mengatur waktu untuk mengerjakan tugas skripsi, Cody harus mengatur waktu istirahat. Beban terberat adalah dia harus mendapat penolakan dari pihak keluarga saat pertama kali bergabung dengan PT Gojek Indonesia. Penolakan keras didapat dari ibu kandungnya, Rodiah.

Saat itu, Rodiah tidak ingin putranya melakoni pekerjaan yang dapat mengganggu waktu kuliah. Apalagi menjadi driver ojek yang dinilai Rodiah memiliki risiko besar di jalan.

“Dari awal saya gabung sampai sekarang itu ditolak sama keluarga. Tidak boleh saya narik Go-Jek. Tapi saya jelaskan kalau apa yang saya lakukan ini untuk melatih kemandirian saya,” kata Cody lagi.

“Saya tidak pernah merasa malu. Karena ngojek juga hasilnya halal kan. Tidak ada yang salah saya mahasiswa kedokteran atau sedang koas dengan narik ojek,” katanya.

Kini Cody harus sembunyi-sembunyi jika akan menarik penumpang. Bahkan jaket dan helm ‘hijau’ miliknya sengaja dititipkan di tempat teman kos agar tak diketahui keluarganya.

Pada awal Februari lalu, dia pun berhasil menyelesaikan ujian skripsi dengan IPK 3,00 dari Universitas Muhammadiyah Palembang. Meskipun terbilang cepat karena hanya kuliah 3,5 tahun, Cody kini harus menjalani koas dan menjadi dokter muda.

“Kalau narik sampai sekarang masih, tapi tidak seperti dulu. Sekarang saya cari penumpang sekalian jalan pulang saja. Lumayan uangnya bisa buat beli pulsa dan paket internet. Tidak harus minta sama orang tua lagi,” sambung pria kelahiran 23 tahun silam ini.

Sementara itu, anak pasangan Abdul Aziz dan Rodiah ini pun tak menyangka foto-foto yang diunggahnya di akun media sosial Instagram menjadi viral. Padahal foto itu hanya di-posting untuk menceritakan aktivitas keseharian.

“Saya kaget saat foto saya pakai baju praktik kedokteran dan Go-Jek itu viral. Padahal tidak ada maksud apa-apa, cuma ingin mengabadikan momen saja. Saya juga banyak ambil hikmah dari Go-Jek. Ternyata cari uang itu tidak mudah,” kata Cody mengakhiri pembicaraan

108 Peserta Ramalan Turnamen Tahunan Ade Yasin Cup ke 4

BOGOR DAILY-Sebanyak 108 peserta akan meramaikan turnamen bulutangkis tahunan Ade Yasin Cup ke -4. Kejuaraan yang berlangsung di Gor Tirta Karya Desa Ciherang Kecamatan Dramaga. Merupakan agenda rutin dalam rangka silaturahmi para penggemar olahraga bulutangkis.

Ahmad Haeruloh, Owner GOR TIRTA KARYA mengatakan. Rangkaian turnamen tahun ini di bagi dalam tiga kategori terkait. Kategori C veteran Non atlet bahkan sudah berakhir akhir pekan lalu.

Untuk kategori B kelompok usia 30 tahun ke atas non atlet. Akan dilaksanakan akhir pekan ini hingga pertengahan bulan April. “peserta yang mayoritas member dan undangan dari 5 kecamatan,” jelas Hae sapaan akrabnya.

Untuk pertandingan semuanya masuk kelompok perorangan.  Hanya ganda putra saja yang di pertandingankan. “Peserta dari tahun ke tahun terus bertambah,”  tandas Hae kepada Metropolitan.

Dihubungi terpisah Delta Hatori salah seorang peserta dari kecamatan Ciomas mengatakan. Turnamen di GOR TIRTA KARYA. Yang memperebutkan Piala Adeyasin. Sudah banyak diketahui peserta. Sehingga dari tahun ke tahun terus bertambah. “Jadi ajang silaturahmi antar penggemar bulutangkis.”  pungkas Delta yang akan turun di katagori B ini. (gib )

 

Korban Tewas Kebakaran Mal Bertambah Jadi 53 Orang

0

BOGOR DAILY-Korban jiwa akibat kebakaran di pusat perbelanjaan di Rusia telah bertambah menjadi 53 orang. Sebanyak 16 orang lainnya belum ditemukan.
Jumlah korban tersebut disampaikan oleh Menteri Situasi Darurat Rusia Vladimir Puchkov seperti dilansir media Independent, Senin (26/3/2018).

Tayangan televisi memperlihatkan orang-orang yang melompat dari jendela-jendela mal Winter Cherry yang memiliki empat lantai. Mal tersebut berlokasi di kota Kemerovo, di Siberia. Kebakaran ini terjadi di lantai-lantai atas tempat beradanya gedung bioskop dan area bermain anak. Kementerian Situasi Darurat Rusia menyatakan, kobaran api yang bermula pada Minggu (25/3) sore waktu setempat itu telah berhasil dipadamkan. Namun para petugas penyelamat masih harus berjuang untuk mencapai lantai-lantai atas dikarenakan atap gedung telah ambruk.

Belasan orang hingga kini belum ditemukan. Otoritas setempat telah membuka sebuah pusat informasi di sebuah sekolah dekat mal tersebut untuk menangani pertanyaan-pertanyaan warga yang mencari anggota keluarga mereka.

Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Pihak investigator pemerintah menyatakan empat orang telah ditangkap terkait kebakaran tersebut, termasuk para pemilik dan penyewa outlet-outlet di dalam mal tersebut.

Pesan Menhub untuk Operator Grab Terkait Pembunuhan Siska

BOGOR DAILY-Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, meminta Grab Indonesia untuk bertanggungjawab atas kejadian meninggalnya Yun Siska Rohani yang dibunuh oleh pengemudi Grab.

“Aplikator belum datang ke sini, harus tanggung jawab sesama manusia, harus memberikan tanggung jawabnya karena ini kehilangan yang sangat besar bagi keluarganya,” kata Budi saat berkunjung ke rumah almarhumah Siska,  Minggu, 25 Maret 2018.

Budi menegaskan, sudah seharusnya aplikator mengambil langkah tegas dalam merekrut calon pengemudi. Dia berjanji akan meningkatkan sistem keamanan dan keselamatan taksi, baik daring maupun konvensional. Sebab, hal itu merupakan kebutuhan dasar bertransportasi.

“Jaminan harus punya komitmen dengan masyarakat, bagaimana melayani masyarakat dengan totalitas, nanti masyarakat jadi was-was apalagi wanita dan harus bepergian malam-malam,” ucap Menhub.

Budi pun akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk melakukan sistem pengawasan melalui ‘dashboard’. “Jadi kita tahu mana rekrutmen yang baik atau asal-asalan,” sebut Budi.

Atas meninggalnya Siska, Budi menyampaikan bela sungkawa terhadap keluarga korban dan berupaya agar kejadian sama tidak terulang. “Atas nama pemerintah, kami hadir di sini menyampaikan duka cita yang mendalam kepada Pak Supandi (orang tua Siska), semoga arwah almarhumah diterima di sisi Allah,” tutur Budi.

Pada kesempatan yang sama, selaku orang tua, Supandi mengharapkan pemerintah melakukan evaluasi agar kejadian memilukan tersebut tidak terjadi lagi.

“Saya sebagai orang tua korban, harapan pertama kejadian tidak terulang lagi, baik dari Grab maupun pemerintah meningkatkan komunikasi agar menjadi lebih baik lagi,” jelas Supandi.

Supandi memperoleh kabar putrinya terbunuh di tangan pengemudi Grab dari laporan Polres Bogor yang mendatangi kediamannya pada Minggu, 18 Maret 2018,pukul 14.00 WIB.

“Saya tahunya dari keterangan Polres datang ke sini, hari Minggu jam 7 ditemukan, jam 14.00 datang ke sini,” ungkap Supandi.

Jenazah Yun Siska Rohani ditemukan di Cibinong Griya Asri, Bogor. Dulu, Siska bekerja sebagai pengatur pesta pernikahan atau (wedding organizer). Wafatnya Siska meninggalkan seorang putri berusia empat tahun.

Ini Skandal PM Jepang yang Bikin Rakyatnya Marah

0

BOGOR DAILY-Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe meminta maaf atas dugaan skandal kronisme yang menjerat dirinya Minggu (25/3). Skandal tersebut membuat dukungan dan kepercayaan terhadap pemerintahannya terjun bebas.

Dilansir Reuters, Abe menghadapi krisis politik terparah sejak menduduki jabatannya pada Desember 2012. Krisis ini lantaran kecurigaan atas skandal penjualan tanah milik negara dengan diskon besar kepada sekolah nasionalis yang memiliki hubungan baik dengan istrinya.

“Masalah ini telah mengguncang kepercayaan masyarakat kepada pemerintahan,” kata Abe pada konvensi tahunan Partai Demokrasi Liberal. “Sebagai kepala pemerintahan, saya merasa bertanggung jawab dan sangat ingin meminta maaf kepada rakyat.”

Dia menjanjikan klarifikasi fakta dan pencegahan terulangnya hal serupa, tanpa memberikan niat pengunduran diri. Sementara para pengunjuk rasa di depan lokasi konvensi di Tokyo, mereka menuntut Abe untuk turun jabatan.

Abe membantah ada campur tangan dia maupun istrinya dalam penjualan atau berusaha mengubah dokumen yang terkait dengan kesepakatan itu.

Sekutu dekatnya, Menteri Keuangan Taro Aso, juga membantah terlibat dalam perubahan yang dilakukan oleh pejabat kementerian.

Jajak pendapat publik akhir pekan lalu menunjukkan dukungan untuk menurunkan kabinet pemerintahan Abe dengan mayoritas mengatakan “ia bertanggung jawab terhadap skandal tersebut.”

Kemerosotan dukungan ini menenggelamkan harapan Abe untuk memenangkan masa jabatan periode ketiga sebagai pemimpin Partai Demokrat Liberal (LDP) dalam pemilihan umum partai pada bulan September mendatang. Padahal kemenangan di partai bisa membuka jalan mulus untuk membawanya menjadi perdana menteri dengan jabatan terlama Jepang

sumber: kumparan.com

Viral! Hesti Wanita Bercadar Asli Tenjolaya Pelihara Anjing

BOGOR DAILYSeorang wanita bercadar bernama Hesti Sutrisno (37) memiliki belasan anjing yang dipeliharanya sampai saat ini. Kisahnya dengan anjing peliharaannya itu bermula sekitar 3 tahun silam.

Hesti wanita asli Tenjolaya, Kabupaten Bogor mengatakan, anjing pertama yang dimilikinya yakni anjing hitam yang diberi nama Jon. Jon, kata Hesti, adalah anjing liar yang kerap kali terlihat di komplek perumahaannya.

“Kalau Jon kan liar di sini, di rumah kosong, jadi kalau anak-anak kecil main pada takut, nah saya tempatin mereka di rumah. Saya rawat anjing itu biar tetangga saya tong sampahnya nggak berantakan, nggak hilang sepatunya dibawa anjing, dan anak-anak pada aman kalau main. Ya sudah saya rawat dia di rumah,” kata Hesti di rumahnya di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan, Minggu (25/3/2018).

Setelah itu, Gopy menjadi anjing kedua Hesti yang dibawa ke rumah dari rumah orang tuanya di Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Hesti dengan anjing-anjingnya itu selalu dipertemukan dengan cara tidak disengaja. Hesti dan Gopy di pertemukan di kali.

“Si Gopy, itu di Bogor dia masih kecil waktu itu, sekarang sudah besar. Dulu saya lagi main di kali dan ada anjing kecil, sebelum saya bawa pulang saya cari dulu siapa pemiliknya ternyata nggak ada yang akuin, malah saya disuruh buang ya saya nggak bisa akhirnya dibawa pulang. Karena kalaupun saya tinggalin nggak jamin hidup kan (anjing itu),” ujarnya.

Gopy bukan anjing terakhir yang dipungut ke rumah oleh Hesti. Tahun 2017, jumlah anjing yang dipelihara sudah 11 ekor. Hesti bukanlah seorang wanita pecinta binatang, baik kucing, apalagi anjing. Wanita yang sudah memiliki dua anak itu mengaku memelihara anjing yang dipungut di jalan itu karena merasa kasihan. Jika tidak ditolong, dia khawatir hewan-hewan itu akan mati.

“Nggak suka anjing awalnya. Saya takut sama anjing malah, tapi tiba-tiba Allah bolak-balikan hati saya jadi suka sama kucing, anjing,” ujar Hesti.

“Apapun yang saya alami, apapun yang ditetapkan Allah kita harus ridho, sabar. Kan kita nggak tahu waktu saya jalan akhirnya ketemu kucing kan kita nggak tahu. Itu sudah jalannya, kalau hati kita terketuk untuk menolong itu siapa yang tahu?” sambungnya.