Tuesday, 28 April 2026
Home Blog Page 8815

Fantastis! Postingan Neymar Sekali Doang Rp7 Miliar

0

BOGOR DAILY-Menjadi pesepakbola termahal dunia, Neymar bisa dengan mudah mendapatkan uang. Hanya satu kali posting iklan di media sosial, pemain Paris Saint Germain itu dapat Rp 7 Miliar!

Neymar dibeli PSG dari Barcelona seharga 222 juta euro. Saat ini gaji sang pemain mencapai 37 juta euro atau Rp 619 Miliar pertahun.

Pendapatan Neymar tentu saja bukan sekadar dari gaji. Dia digandeng oleh banyak perusahaan besar dunia untuk membintangi iklan. Selain itu pemasukan lain Neymar datang dari akun media sosial yang dia punya. Demikian dilaporkan Blinkfire.

Striker Brasil itu diyakini mendapatkan 459 ribu euro atau Rp 7 Miliar tiap satu iklan yang dia unggah di media sosial.

“Jika melihat dari semua konten media sosial Neymar pada Januari, kami mengestimasi total nilai hingga 34 juta euro (Rp 568 Miliar),” ujar Direktur Komersil Blinkfire, Christian Olivares kepada Le Parisien.

“Jumlah tersebut adalah dana yang harus dikeluarkan oleh brand tertentu untuk iklan, demi mencapai level eksposur yang maksimal,” tambah dia.

Tak hanya dari Blinkfire, Havas Sport & Entertainment juga menganggap menganggap pemasukan Neymar setara dengan iklan untuk Piala Dunia.

“Harga 459 ribu euro untuk satu kali unggahan iklan oleh Neymar adalah harga yang harus dibayar sebuah perusahaan untuk iklan di final Piala Dunia,” jelas Presiden Havas Sport & Entertainment, Stephen Guerry.

Tren ini diprediksi bisa terus meningkat. Neymar memiliki 88,8 juta followers di Instagram, 60 juta di Facebook, dan 37,6 juta di Twitter.

PWI Kota Bogor Peringati HPN ke 72

0

Bogor Daily – Peringatan Hari Pers Nasional tahun 2018 dan Ulang Tahun PWI ke 72 tahun 2018, calon Wakil Walikota Bogor Zaenul Mutaqin, bersilaturahmi ke kantor sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Pandu Raya, Jumat (09/02/18).

Kedatangan Zaenul disambut Plt Ketua PWI Kota Bogor Arieta Surbakti beserta jajaran pengurus PWI dan para wartawan.

Dalam kunjunganya, dia membahas berbagai persoalan menyangkut perkembangan dan kemajuan media serta wartawan khususnya di Kota Bogor, dan Zaenul mengucapkan selamat atas hari Pers Nasional dan Ulang Tahun PWI.

Menurutnya, perkembangan media dan wartawan di Kota Bogor saat ini cukup pesat, terutama media media online yang sangat cepat berkembang. Dalam hitungannya di Kota Bogor ada sekitar 30 media online dan semuanya aktif.

“Ini menandakan dinamisasi media di Kota Bogor cukup tinggi dan signifikan membantu berbagai informasi masyarakat maupun pembangunan,” kata Zaenul.

Politisi PPP itu berpendapat, bahwa peran PWI sangat penting, bagaimana memberikan sharing ilmu terhadap wartawan wartawan dan media baru di Kota Bogor.

“Kemajuan media dan wartawan harus di imbangi oleh peningkatan kapasitas ilmu pendidikan wartawan. Di PWI ini ada uji kompetensi bagi para wartawan, dan ini wajib di ikuti oleh seluruh wartawan karena melalui uji itu selain mendapatkan ujian kompetensi, juga banyak ilmu pendidikan jurnalistik yang didapatkan,” ujarnya.

Ia mengaku prihatin, karena PWI Kota Bogor masih berkantor sementara sudah hampir empat tahun disini. Apabila melihat kepentingan masyarakat Kota Bogor terhadap informasi, Pemkot Bogor seharusnya memperhatikan soal gedung kantor PWI.

“Kalau saya secara pribadi siap membangunkan kembali kantor PWI, terlepas itu momentum Pilkada, tetapi ini untuk kepentingan wartawan. Tidak perlu menunggu tahun depan, kita harus segera membangun kantor PWI,” katanya.

Sementara, Ketua PWI Kota Bogor, Arieta Surbakti mengatakan, kedatangan Zaenul Mutaqin ke kantor PWI sangat special dan harus di apresiasi. Dalam peringatan Hari Pers Nasional dan HUT PWI.

“Kami mengapresiasi, memang hal seperti ini sangat langka, ini bentuk perhatian Zaenul terhadap PWI Kota Bogor,” ungkap Ari panggilan akrabnya ini.

Kaitan masalah kantor PWI lanjut dia, memang sampai saat ini belum bisa dibangun kembali pasca ambruk beberapa tahun lalu, tapi kami bertekad akan berusaha membangun kantor PWI itu.

“Kami juga akan semaksimal mungkin membangun kembali kantor PWI dengan cara kami sendiri, walaupun Pemkot Bogor tidak memberikan perhatian soal pembangunan,” ujarnya.

Untuk makna Hari Pers Nasional, Ari mengatakan, Pers saat ini tidak berdiri sendiri, tetapi di kontrol oleh banyak pihak. Saat ini media dan wartawan sudah maju pesat dan banyak pergeseran baik media atau wartawan itu sendiri. PWI Kota Bogor juga membuka peluang kepada teman teman wartawan untuk mengikuti uji kompetensi.

“Makna Hari Pers ini adalah momentum untuk meningkatkan kemajuan media dan wartawan. Ini sangat membanggakan karena telah terjadi kemajuan dari sisi media dan wartawan di Kota Bogor tahun 2018 ini. Semoga Pers semakin maju dan jaya,” pungkasnya

Ganjar Pranowo Dituduh Terima Proyek E-KTP US$ 500 Ribu

0

BOGOR DAILY-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membantah kesaksian Setya Novanto soal pemberian USD 500 ribu kepadanya berdasarkan laporan Miryam S Haryani, Mustokoweni, dan Andi Narogong, dalam kasus e-KTP.

Ganjar Pranowo mengakui memang ada janji yang diucapkan Mustokoweni terkait pemberian sesuatu. Namun hal itu ditolak mentah-mentah.

“Saya klarifikasi karena ini sudah di ujung dan perlu untuk dikomunikasikan ke publik. Yang pertama Bu Mustokoweni pernah menjanjikan kepada saya mau memberikan langsung dan saya tolak. Sehingga publik mesti tahu sikap menolak saya,” kata Ganjar saat bersaksi untuk terdakwa Setnov di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (8/2/2018).

Ganjar menegaskan, begitu juga terkait informasi yang menyebutkan adanya penawaran dari Miryam S Haryani.

“Ketika Bu Yani (Miryam S Haryani) ‎pun mengatakan mau memberikan ke saya, di depan Pak Novel saat dikonfrontir, dia menolak. Tidak pernah memberikan ke saya,” imbuh Ganjar.

Lebih jauh Ganjar mengungkapkan, soal bantahan dirinya juga didukung keterangan Andi Narogong. Andi sudah menampik pemberian uang kepada Ganjar. Saat itu, Andi Narogong dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Tipikor.

Ganjar menambahkan, soal aliran uang kepadanya juga sudah pernah muncul saat penasihat hukum Irman bertanya kepadanya terkait pemberian uang dari Andi Narogong di ruang Mustokoweni. Dan hal tersebut tidak benar lantaran saat itu Mustokoweni sudah meninggal dunia.

“Saya tegaskan itu tidak benar, apa yang disampaikan Pak Setya Novanto tidak benar. Keterangan yang saya berikan sangat terbuka, boleh dicek,” tutur Ganjar Pranowo.

Di luar ruang sidang, Ganjar kembali menegaskan bahwa dirinya menolak uang yang ingin diberikan Mustokoweni kepada dirinya.

“Bu Moestokoweni menyampaikan ke saya, saya tolak. Kalau saya menerima saya takut, pasti saya tidak mengaku. Dari semua yang diperiksa, saya berani bilang orang yang ditawari iya tapi saya tolak,” ungkapnya.

Kemudian pledoi Andi Narogong yang dibacakan kuasa hukumnya Dorel Almir juga membantah pernah memberikan uang ke Ganjar Pranowo saat masih menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR.

Keterangan Andi sekaligus membantah klaim Nazaruddin yang mengaku jadi saksi mata penyerahan uang tersebut.

“Keterangan saksi Muhammad Nazaruddin bahwa terdakwa pernah memberikan uang kepada Ganjar Pranowo di ruang saksi Mustokoweni adalah tidak benar, dan tidak cukup bukti menurut hukum karena hanya kesaksian yang berdiri sendiri yang justru dibantah oleh saksi Ganjar Pranowo,” kata kuasa hukum Andi Narogong, Dorel Almir.

Dalam pledoinya Andi juga menyebutkan bahwa keterangan Nazaruddin tersebut juga tidak berdasar karena tidak bisa dikonfirmasi kepada Mustokoweni.

“Yang bersangkutan (Mustokoweni) sudah meninggal dunia jauh sebelum sidang ini dilakukan,” ujar Dorel.

Mustokoweni sudah meninggal dunia pada 18 Juni 2010 atau tiga bulan sebelum klaim Nazaruddin tersebut.

Pada persidangan 30 November 2017, Andi juga membantah pernah bertemu Nazaruddin. Bahkan, Andi mengatakan tidak pernah mengenal mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu.

“Saya tak kenal Nazaruddin,” kata Andi Narogong kala itu.

Andi juga membantah pernah membawa uang ke ruang Mustokoweni. “Tidak benar (bawa uang), yang benar bahwa saya bawa kaos partai,” ucap Andi.

Kata Miryam Soal Aliran Dana ke Ganjar

Berdasarkan BAP Miryam, Ganjar juga disebut menolak pemberian uang darinya. Bahkan, dari pimpinan Komisi II DPR, cuma Ganjar yang menolak uang USD 3.000 darinya.

Begitu juga saat pledoi, Miryam bahkan konsisten menyampaikan bahwa Ganjar tidak pernah menerima uang darinya. Miryam malah menyebut salah satu penyidik KPK memintanya mengarang cerita tentang penerimaan uang oleh Ganjar.

“Jadi ibu tuliskan saja di situ (dalam BAP) penerimaan Ganjar banyak-banyak,” kata Miryam dalam pledoi yang dibacakan di persidangan.

“Tapi saya tidak mau karena tidak ingin lagi mengulang hal yang sama yaitu mengarang cerita tentang adanya penerimaan uang,” kata Miryam masih dalam pledoinya.

Begini Cara Biar Gaji Satu Bulan Aman

0

BOGOR DAILY-Setiap bulan baru kita pasti menantikan gaji atau pendapatan khususnya yang berprofesi sebagai karyawan. Namun pernahkah kita merasakan belum akhir bulan namun gaji kita sudah mulai menipis bahkan untuk biaya transportasi saja tidak ada?

Apabila kita merasakan kekurangan uang di akhir bulan itu berarti kita kurang cermat dalam mengatur keuangan. Kebutuhan hidup setiap bulan memang banyak apalagi harga kebutuhan pokok semakin lama semakin naik.

Akan tetapi apabila kita bisa mengatur keuangan dengan baik dan teliti maka tidak ada istilah bokek di akhir bulan bahkan kita masih bisa menabung.

Berikut beberapa tips supaya kita bisa bertahan sampai akhir bulan
1. Tetapkan dan catat pengeluaran setiap hari
Untuk melakukan apapun kita pasti membutuhkan sebuah perencanaan. Untuk memastikan gaji anda cukup sampai akhir bulan anda harus mempunyai anggaran setiap hari. Setiap harinya kita pasti mempunyai pengeluaran yang pasti, misalnya biaya makan,ataupun biaya transportasi.

Dalam satu hari misalnya anda, menghabiskan biaya sebesar Rp 50.000 maka anda hanya perlu membawa uang saku yang pas untuk seminggu. Tidak perlu membawa uang saku yang berlebih karena akan memicu pengeluaran yang banyak. Selain itu anda juga dapat mencatat di buku khusus pengeluaran setiap harinya supaya kita bisa tau mana pengeluaran yang primer ataupun sekunder.

2. Hindari utang dalam bentuk apapun
Sebaiknya menghindari utang dalam bentuk apapun misalnya utang kartu kredit ataupun menjam uang ke teman atau saudara. Anda juga harus menghindari membeli barang dengan cara mencicil kecuali bila barang tersebut adalah jenis barang produktif bukan konsumtif.

Apabila memang harus mencicil sebaiknya anda pastikan dulu besar cicilan dengan besar pendapatan anda.

3. Membawa bekal ke tempat kerja
Membawa bekal ke tempat kerja adalah salah satu cara untuk menghemat pengeluaran. Selain menghemat juga sehat dan higienis. Dengan membawa bekal kita bisa meminimalkan pengeluaran untuk membeli makan di tempat yang mahal.

4. Cari pendapatan tambahan
Saat libur akhir pekan datang banyak waktu luang yang bisa anda gunakan. Anda bisa menggunakan waktu luang tersebut dengan menambah penghasilan tambahan misalnya mengajar les komputer, menulis. Daripada anda menggunakan waktu luang anda untuk pergi berbelanja ke pusat perbelanjaan lebih baik digunakan untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat

5. Evaluasi setiap bulan
Lakukan evaluasi setiap akhir bulan. Disitu anda dapat melihat perbandingan antara rencana dan kenyataan, apakah sudah sesuai dengan rencana atau bahkan lebih banyak pengeluarannya. Dengan demikian anda bisa mengurangi pengeluaran yang sekiranya tidak terlalu penting sehingga bisa dialokasikan ke pos yang lainnya.

Hidup sederhana bukan berarti kita tidak membeli apa-apa. Hidup hemat berarti bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Itulah sebabnya anda harus bisa dan belajar tentang bagaimana cara mengatur gaji bulanan, merencanakan keuangan dan investasi.

Beberapa kelas dan workshop yang kami rekomendasikan yang dilakukan oleh AAM & Associates https://ow.ly/pxId30gC3BB maupun IARFC Indonesia https://ow.ly/NbPy30gC3Dy.

Info workshop Kaya Raya Dengan Reksa Dana bulan depan 2018 buka di sini https://bit.ly/WRD0218. Untuk belajar mengelola gaji bulanan bisa ikut workshop CPMM, info di sini https://bit.ly/PMM0218.

Untuk di Bali atau anda ingin belajar sambil liburan bisa ikutan dibulan February workshop mengelola keuangan, info https://bit.ly/PMDPS02, Dan bagi yang ingin belajar Cara Kaya dengan Reksa Dana di Bali, info https://bit.ly/RDDPS02 lumayan bisa jalan-jalan liburan sambil belajar lho. Ada juga yang di Jogja, info bisa buka di sini https://bit.ly/PMJGS18 dan di sini https://bit.ly/RDJGS18.

Sementara untuk ilmu yang lengkap, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Intermediate Financial Planning info lihat di sini https://bit.ly/IMD0318. Selain itu bisa juga bergabung di akun telegram group kami dengan nama Seputar Keuangan atau klik di sini t.me/seputarkeuangan.

Antam Turun Tangan Bantu Korban Longsor

BOGOR DAILY-Setelah terjadinya gempa bumi beberapa waktu lalu, ternyata wilayah Bogor Barat menyimpan potensi tanah longsor. Beberapa wilayah desa seperti Malasari, Curugbitung, Cisarua, Bantarkaret dan Pangkaljaya merupakan wilayah yang rawan bencana longsor.

Musibah bencana tanah longsor yang terjadi dibeberapa titik desa Malasari dan Cisarua mengakibatkan beberapa akses jalan menjadi terhambat. Dikarenakan tumpukan material longsoran menutup jalan.

Terhadap kondisi-kondisi tersebut, PT Antam Tbk selalu sigap memberikan perhatian dan bantuan dengan melakukan kajian geoteknik sebagai analisa dasar untuk mengetahui kekuatan dan perubahan tanah akibat gempa dan antisipasi tanah longsor susulan. Antam selalu berkoordinasi dengan Muspika, Pemerintah Desa setempat dan masyarakat dalam memberikan penanganan bagi masyarakat yg tertimpa musibah.

Akibat terjadinya bencana gempa dan longsor beberapa waktu lalu, Antam memberikan bantuan berupa kebutuhan pangan seperti beras, minyak, indomie dan bantuan untuk dapur umum kepada masyarakat korban gempa. Bantuan lain berupa terpal untuk tenda pengungsi beserta sarung dan selimut untuk para pengungsi.

GM Antam UBPE Pongkor I Made Mastana, menyampaikan keprihatinannya atas bencana yang terjadi di Kabupaten Bogor dan sekitarnya. “Semoga masyarakat tetap tabah dan diberikan kesabaran dalam menghadapi ujian ini dan terus semangat untuk membangun wilayahnya kembali,” ujarnya.

Pasca Longsor, Pembongkaran Vila Liar di Puncak Menguat

BOGOR DAILY – Pasca longsor, kawasan Puncak kembali jadi sorotan. Termasuk keberadaan vila-vila liar yang dianggap turut memicu pergerakan tanah di kawasan tersebut. Ini menyusul data yang dikeluarkan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tentang 22 titik longsor di kawasan Puncak.

Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat (Jabar) Dadan Ramdan Hardja menilai penyebab utama longsor di kawasan Puncak Bogor bukanlah hujan. Pendirian bangunan komersil ilegal menjadi penyebab utamanya.

“Penambahan bangunan, selain mengurangi resapan air juga memengaruhi struktur tanah yang rawan longsor. Kalau hujan itu bukan faktor utama longsor,” katanya.

Berdasarkan peta geologi, lanjut Dadan, kawasan Puncak memang rentan tanah longsor. Kondisi itu diperparah dengan pembangunan properti-properti komersil seperti vila, hotel atau rumah makan yang bertambah setiap tahun.

Walhi, lanjutnya, pernah melakukan penelitian pada 2016 terkait bangunan liar di kawasan Puncak. Bahwa, terdapat 340 bangunan komersil di kawasan puncak. Sebanyak 40 persen di antaranya merupakanan bangunan liar yang tidak memiliki izin.

Dadan menyesalkan terhentinya program penertiban dan penyegalan bangunan liar di kawasan Puncak oleh pihak Satpol PP Bogor sejak 2015.

“Harusnya jangan berhenti. Kami dorong ke pihak pemerintah kota harus ada audit bangunan dan lingkungan, terutama terhadap sarana komersil. Ini momentum untuk menertibkan lagi vila liar,” cetusnya.

Diketahui, empat titik di kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua, Bogor, mengalami longsor, pada Senin (5/2). Yakni, Panimbangan Kecil, Desa Tugu Selatan; daerah sekitar Masjid Atta Awun, Desa Tugu Selatan; di Villa Pengayoman, Desa Cibeureum; dan di Kampung Babakan, Desa Cibeureum.

Selain Walhi, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar (Demiz) yang meninjau lokasi longsor pada Kamis (8/2) juga menyinggung bangunan tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang berdiri di kawasan Puncak.

Demiz juga menegaskan perlunya penegakan aturan untuk tidak membangun, apalagi mendirikan sebuah permukiman di kawasan rawan bencana.

“Masyarakat jangan sembarangan bangun rumah di daerah rawan seperti di Bogor ini. Pemerintah terkait juga jangan memermudah IMB-nya,” ucap Demiz.

Menurutnya, aturan pun perlu diberlakukan tanpa pandang bulu. Sebab, bangunan yang dibangun di kawasan seperti itu juga mengurangi daya konservasi sebuah kawasan yang harusnya mampu menjadi daerah resapan air.

“Bagi yang punya bangunan mewah tapi tak mengantongi IMB yang Sah, kalau bisa dibongkar sendiri. Dibongkar saja kalau akhirnya jadi penyebab banjir, longsor, apalagi bangunan liar yang tak punya IMB, itu dosa besar,” kata Demiz.

Desakan untuk pembongkaran vila liar di Puncak juga diperkuat dengan hasil analisis Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Geologi (PVMBG).

Perekayasa Madya PVMBG Imam Santosa tak menampik bahwa faktor tata ruang turut memicu terjadinya longsor di kawasan Puncak. Menurutnya, longsor merupakan salah satu bencana yang banyak dipengaruhi ulah manusia selain faktor alam.

“Ya kita lihat di sini, hutan sudah mulai berkurang, banyak pemukiman, banyak vila itu juga faktor terjadi longsor. Longsor itu bencana yang penyebabnya juga karena manusia tidak hanya faktor alam,” paparnya.

Kemudian, beban jalan yang berat karena banyaknya kendaraan melintas setiap harinya membuat kontur tanah dan bebatuan di dalamnya mudah bergeser sehingga memicu terjadinya tanah longsor.

“Ketika kontur tanah yang sudah lapuk, lapisan bawah kedap air ditambah adanya beban berat kendaraan itu juga jadi pemicunya. Getaran kendaraan besar itu membuat tanah di sini mudah bergerak,” tandasnya

Untuk diketahui,  sejumlah titik yang ditinjau Demiz di antaranya kawasan Masjid At-Ta’awun Puncak Bogor, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua. Selain itu kondisi bencana di Kampung Maseng, RT 02/08, Desa Warungmenteng, Kecamatan Cijeruk, serta di sejumlah titik di kawasan Puncak Kabupaten Bogor.

Demiz menyebut dari 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor, 24 kecamatan termasuk rawan bencana. Sehingga, masyarakat diimbau waspada. Menutup kunjungannya, ia kembali menegaskan agar tak ada lagi bangunan yang berdiri di dataran tinggi. “Baiknya tidak nekat membangun permukiman di dataran tinggi atau tebingan rawan longsor,” pintanya.

Pelaku Pembuang Sampah Didenda Rp200 Ribu, Ini Titik Operasi

BOGOR DAILY-Puluhan warga di Cibinong tak bisa berkutik saat terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) petugas Satpol PP. Wajah dan identitas mereka pun langsung dikantongi begitu aksinya melempar buntalan sampah ketahuan petugas. Warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan itu pun harus berurusan dengan Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, kemarin.

Sejak diberlakukan operasi sampah pada Selasa (6/2), puluhan warga kena OTT Satgas. Mereka kedapatan membuang sampah sembarangan yang belakangan makin meresahkan.

Sebanyak 34 orang tertangkap tangan oleh Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor dalam operasi gabungan pada 6 dan 7 Februari. Mereka dipotret dan dimintai identitasnya karena kepergok buang sampah sembarangan di kawasan Cibinong dan Bojonggede.

Staf Seksi PPNS Satpol PP Kabupaten Bogor Joko Widodo mengatakan, pelaku pembuang sampah sembarangan ini harus menjalankan sidang tindak pidana ringan (tipiring), sekaligus membayar denda bila tak ingin ditahan. “Setelah sidang, mereka wajib bayar denda Rp200 ribu atau menjalani hukuman penjara tujuh hari di Lapas Pondok Rajeg,” kata Joko Widodo di PN Cibinong.

Usai sidang, para pelaku mengantre membayar denda yang telah ditentukan dalam persidangan. Joko menuturkan, saat dilakukan OTT, ke-28 orang ini mengaku baru pertama kali membuang sampah di lokasi tersebut. Rata-rata sampah yang dibuang satu kantong plastik berukuran sedang hingga besar.

“Ke depannya akan kita dalami lagi. Tapi buat sampel dulu, kita lakukan di Jalan Raya Bambu Kuning. Mudah-mudahan dengan adanya sampel dan denda ini bisa memberikan efek jera ke masyarakat,” ujar Joko.

Menurutnya, cara OTT ini lebih memudahkan petugas mencari pelaku pembuang sampah ketimbang mengandalkan CCTV. “Karena kita menangkapnya kan harus ada bukti. Jadi setelah dia buang sampah, kita foto, kita cegat di perjalanan pulang dan langsung kita periksa untuk dibuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di tempat, sekaligus kita sita KTP-nya,” jelas Joko. “Ini baru pertama kali kita sidangkan. Biasanya kita sidang Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan PKL,” ucap Joko.

OTT ini dilaksanakan pada Selasa dan Rabu (6-7/2) pukul 03:00 hingga 07:00 WIB. Hari ini yang datang ke persidangan baru 14 orang. Adapun sejumlah lokasi yang menjadi target sasaran di antaranya tersebar di empat titik. Di antaranya sekitar Kodim 0621 Cibinong, di sepanjang jembatan PDAM, di sekitar PN Cibinong dan di pertigaan Bambu Kuning.

Kepala DLH Kabupaten Bogor Panji Ksatritadji mengatakan, operasi tipiring pada pembuangan sampah sembarangan ini bagian dari pembinaan buang sampah di tempatnya.

Ia berharap masyarakat selain mengubah budaya buang sampah sembarangan menjadi buang sampah di tempatnya, juga menumbuhkan rasa kepedulian kepada lingkungan. “Sebelumnya apabila ada orang yang tertangkap tangan membuang sampah sembarangan, paling kami nasihati, memfoto dan mereka membawa kembali sampah yang dibuangnya. Karena kurang efek jera, maka kami terapkan operasi tipiring,” tambahnya. “Dengan tindakan ini, semoga saja mereka jera dan ini juga bagian dari pembelajaran kepada masyarakat lainnya,” jelas Panji.

Langkah DLH ini pun rupanya mendapat apresiasi dari Camat Cibinong Bambang Widodo Tawekal. Sebab, beberapa titik di wilayahnya seperti Jalan Raya Bogor dan Jalan Raya Tegar Beriman menjadi sasaran pembuang sampah sembarangan.

“Aksi pembuangan sampah ini sangat meresahkan kami dan mereka biasa melakukan pada malam hari atau pagi ketika mereka berangkat kerja. Sebelumnya kami pernah juga memberikan sanksi seperti push up, namun efek jeranya masih kurang, Hingga operasi tipiring pembuangan sampah ini harus diberlakukan secara berkala dan masif,” kata Bambang.

Untuk pencegahan pembuangan sampah sembarangan, mantan Camat Citeureup ini sudah menyosialisasikan Bank Sampah agar selain sampah bisa bermanfaat, juga bisa mengurangi sampah yang akan dibuang ke TPA Galuga.

“Bank Sampah ini merupakan tindakan preventif dan sudah ada di setiap kelurahan. Kami ingin sampah dipilah dari rumah, lalu sampah organik bisa menjadi pupuk. Sementara sampah anorganik bisa dijadikan kerajinan tangan atau dijual. Dengan adanya Bank Sampah hingga tingkat RW ini, kami berharap jumlah sampah yang diangkut petugas DLH bisa berkurang 70 persen dari sebelumnya,” pungkasnya.

Calon Bupati Bogor AA Diduga Palsukan KTP Pendukung

BOGOR DAILY-Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi syarat dukungan perbaikan bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan untuk pemilihan bupati (pilbup) Bogor 2018 di aula KPU Kabupaten Bogor, kemarin.

Dalam rekapitulasi tersebut, KPU mencoret belasan ribu dukungan bapaslon perseorangan Ade Wardhana-Asep Ruhyat (A-A) menjadi Tidak Memenuhi Syarat (TMS) terkait adanya dugaan dukungan fiktif seperti temuan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bogor.

Sesuai temuan Panwaslu Kabupaten Bogor, ada sekitar 15 ribu dukungan perbaikan yang diserahkan bapaslon A-A yang terindikasi fiktif alias palsu. Dukungan tersebut berasal dari lima wilayah yaitu Kecamatan Nanggung, Megamendung, Leuwisadeng, Pamijahan dan Tamansari.

Mulanya tidak semua dukungan yang diduga fiktif dikategorikan TMS oleh anggota Petugas Pemungutan Suara (PPS) yang melakukan verifikasi di lapangan. Mereka hanya mencoret pemilik KTP yang merasa tidak memberi dukungan kepada bapaslon tersebut. Namun saat pleno, KPU memutuskan mencoret semua dukungan yang diduga kuat fiktif dengan status TMS.

“Jadi kami TMS-kan semua dukungan yang diduga tidak seperti KTP aslinya sesuai jumlah temuan panwas. Maka yang awalnya masuk status Memenuhi Syarat (MS), sekarang jadi TMS. Hasil temuan panwas ada 15 ribuan dukungan yang diduga tidak seperti aslinya dan kami coret semua,” kata Ketua KPU Kabupaten Bogor Haryanto Surbakti.

Meski demikian, hasil bersurat antara KPU Kabupaten Bogor dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, ada 29 ribu KTP dukungan bapaslon yang tidak masuk data perekaman Disdukcapil. KPU pun masih melakukan penelitian untuk menelusuri KTP tersebut. Akibatnya, pleno rekapitulasi masih diskorsing hingga pukul 22:21 WIB tadi malam.

“Itu yang masih kami teliti. Kami sedang sandingkan dukungan bapaslon perseorangan dengan yang ada di Silon. Ini yang membuat rekapitulasi jadi lama dan kemungkinan baru akan selesai malam,” terangnya.

Nantinya, KPU akan merekap total keseluruhan dukungan bapaslon perseorangan yang memenuhi syarat. Bapaslon perseorangan harus memenuhi syarat minimal dukungan sebanyak 215.731 agar bisa melanggeng menjadi calon bupati dan wakil bupati Bogor.

Meski KPU telah mencoret dugaan dukungan fiktif tersebut, Panwaslu Kabupaten Bogor tetap memproses temuan ini lantaran terindikasi masuk pelanggaran pidana. Bahkan, dugaan dukungan fiktif ini sudah diserahkan ke sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk diproses dan ditelusuri lebih lanjut.

“Kami dari panwas sudah melakukan rapat pembahasan pertama dengan Gakkumdu yang terdiri dari kepolisian, kejaksaan dan panwas. Memang ada indikasi diduga melanggar pasal 185 tentang pemalsuan dokumen yang digunakan untuk pencalonan. Ada sekitar 15000-an dugaan dukungan fiktif hasil temuan kami dan itu semua milik pasangan A-A,” ujar Komisioner Panwas Kabupaten Bogor Irvan Firmansyah.

Bahkan, Panwas juga telah melakukan klarifikasi terkait dugaan dukungan palsu ini ke Disdukcapil Kabupaten Bogor. Hasilnya, temuan dukungan fiktif panwas memang tidak terdaftar usai diteliti lewat Sistem Aplikasi Kependudukkan (Siak).

“Kami cek beberapa sampel KTP dukungan yang diduga fiktif dan ternyata memang tidak terdaftar. Ketika disandingkan dengan aslinya ada perbedaan NIK, tanda tangan dan tanggal pencetakan. Bahkan foto di salinan dukungan itu nyaris buram, semua tidak jelas,” ungkapnya.

Saat ini, panwas masih menunggu hasil keputusan Gakkumdu terkait dugaan fiktif tersebut. Jika hasilnya memenuhi unsur pidana, maka proses penyelidikan akan dilanjutkan oleh kepolisian. Irvan juga menegaskan Panwas Kabupaten Bogor akan mengawal kasus ini hingga tuntas karena telah mencederai demokrasi dengan praktik-praktik curang.

“Ini bukan cuma soal MS atau TMS, lebih dari itu. Ada dugaan pemalsuan dokumen yang digunakan untuk memenuhi syarat pencalonan. Ini fokus yang akan kami ungkap. Senin depan hasil Gakkumdu akan keluar, kalau terbukti ada pelanggarana pidana, penyidikan selanjutnya oleh kepolisian,” tegas Irvan.

Sementara itu, Tim Penghubung Bapaslon A-A, Gery Permana, tak menampik adanya dukungan yang diserahkan pihaknya dan tidak sesuai dengan aslinya. Gery pun menerima belasan ribu dukungan yang diduga fiktif dicoret KPU dengan menandatangani hasil keputusan pencoretan KPU tadi malam.

“Kami mewakili paslon, intinya kami akan tetap mengindahkan mekanisme yang ada dan menerima apapun hasilnya. Terkait dukungan yang TMS itu kan alasannya sudah jelas seperti yang disampaikan tadi,” jelas Gery.

Saat ditanya kanapa belasan ribu dukungan yang diduga fiktif itu bisa masuk, Gery mengaku hal itu bukan menjadi domainnya. Menurutnya, ada relawan-relawan di tiap desa, kelurahan, maupun kecamatan yang bertugas mengumpulkan dukungan dan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. “Terkait proses perekruten dukungan atau dukungan dari mana, itu bukan domain saya. Karena memang ada relawan yang melakukan pengumpulan,” kilahnya.

Soal proses hukum yang masih berjalan di Gakkumdu, Gery memersilakan panwas dan Gakkumdu mengambil langkah sesuai kewenangannya. Yang jelas, dirinya juga memastikan pihaknya memiliki hak-hak jika keputusan yang nantinya diambil merugikan pihaknya.

“Tentunya paslon kami juga memiliki tim advokasi dan hukum yang memang dipersiapkan ketika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Kita inguin tahu dulu seperti apa keputusan Gakkumdu, baru kami ambil langkah selanjutnya,” tandas Gerry.

Sebelumnya, indikasi ribuan dukungan fiktif bapaslon perseorangan ternyata tak hanya ditemukan di wilayah Nanggung. Hasil pengamatan awal panwaslu, ada sejumlah wilayah lain yang dicuriga terjadi hal serupa. Yakni Megamendung dan Pamijahan.

Indikasi dukungan fiktif ini memang mengkhawatirkan. Saat melakukan pendalaman di wilayah Nanggung, dari 2.666 dukungan yang diserahkan salah satu bapaslon perseorangan, 2.626 di antaranya memiliki nomor belakang NIK yang nyaris sama. Sementara yang normal hanya ada sekitar 40 dukungan.

“Kami inventarisasi temuan-temuan dugaan dukungan fiktif tersebut. Motif dukungan fiktifnya ada yang nyaris sama dengan mengganti NIK dan ada juga motif lain. Yang pasti, ketika disesuaikan dengan KTP aslinya berbeda. Kami juga terus mengawal proses verifikasi faktual yang berlangsung di lapangan,” pungkas Burhan.

Marak Teror Orang Gila di Jabar, Ini Kata Pakar

0

BOGOR DAILYPengamat politik Universitas Pendidikan (UPI) Karim Suryani menduga ada aktor intelektual di balik teror orang gangguan jiwa yang terjadi belakangan ini di Jawa Barat.

“Saya yakin ini bukan situasi alamiah, tapi ada operasi senyap di balik itu. Bisa jadi pula ini sebagai alasan membenarkan mengangkat Pj gubernur dari polisi,” kata Karim saat dihubungi via telepon genggam, Jumat (9/2/2018).

Ia mengatakan teror yang terjadi terhadap tokoh agama dan pesantren menunjukkan adanya upaya mengusik simbol-simbol Islam. Hal itu tentunya menimbulkan reaksi masyarakat Jabar yang dikenal religius dan mayoritas muslim.

“Meskipun mayotitas Sunda, tapi lebih mayoritas lagi mencintai Islam. Ini menjadi isu sensitif ketika simbol Islam diusik. Yang mengusik ini bisa memunculkan sentimen keislaman, atau memunculkan anti Islam atau memecah belah,” tutur dia.

Menurutnya bila persoalan teror terhadap masyarakat khususnya tokoh agama dibiarkan maka akan muncul konflik akibat propaganda hitam. Sebab, sambung dia, isu-isu teror yang terjadi saat ini bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidakbertanggungjawab.

“Apabila sebuah ketidakpastian dibiarkan dengan informasi yang tidak memadai, maka propaganda hitam akan bermain di sana. Jangankan berita benar, hoax atau fake news pun akan dipercaya masyarakat,” ungkap dia.

Ia meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas teror orang gangguan jiwa ini. Sebab, sambung dia, dikhawatirkan persoalan ini terus berkembang.
“Masyarakat juga harus berperan dalam situasi ini, polisi tidak bisa bergerak sendirian,” ucap dia.

Kendati berpotensi terjadi konflik, kata dia, ia memprediksi tidak akan mengganggu pelaksanaan Pilkada serentak 2018. Sebab, sambung dia, masyarakat Jabar sudah semakin dewasa dalam berdemokrasi.

“Masyarakat Jabar tahu bagaimana cara menghadapi Pilgub Jabar. Meskipuun kejadian ini mengganggu konsentrasi, tapi ini membuat masyarakat lebih hati-hati lagi,” kata Karim.

Iwan Setiawan Minta PPR Tiap Kecamatan Lindungi Ulama

BOGOR DAILY- Calon Wakil Bupati, Iwan Setiawan bersama Calon Bupati Bogor, Ade Yasin menghadiri acara Maulid Nabi Muhamad yang di selenggarakan oleh Pemuda Pecinta Rosul (PPR) di lapangan Nagrog, Rabu (7/2) malam. Dalam kesempatan itu, Iwan meminta kepada seluruh anggota PPR menjadi pelindung ulama yang terkenal dan kritis.

“Saya berharap PPR ini bisa terbentuk di 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor kalau emang benar ingin melindungi para ulama, tokoh agama yang benar-benar membela islam yang dikenal kritis, dan vokal,” kata Iwan usai menghadiri Acara Maulid Nabi Muhamad yang di selenggarakan oleh PPR di lapangan Nagrog, Rabu malam (7/2/2018).

Iwan yang juga Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bogor menyampaikan, dengan banyaknya kejadian ulama yang di aniaya oleh orang gila, dibeberapa daerah tentu ini harus menjadi sinyalemen bagi pemuda islam untuk antisipasi hal serupa.

“Memang ini dilakukan orang gila, kita juga harus megenal kawan mana lawan apalagi ini tahun menjelang pilpres tentu pasti ada gesekan, meskipun itu dilakukan oleh orang gila tentu haruslah menjadi perhatian,” katanya.

Iwan pun berpesan kepada PPR untuk selalu menjadi pedoman bagi warga masyarakat dalam kegiatan-kegiatan yang positif.

“Alhamdulilah juga saya di Desa Tegal ini disambut dengan baik oleh warga masyarakatnya, seperti kampung sendiri,” pungkasnya.

Ketua Umum PPR Ust Komarudin menyampaikan PPR sendiri baru terbentuk di beberapa kecamatan di Kabupaten Bogor

“Kita sudah terbentuk di 10 Kecamatan, PPR ini didirika untuk menjadikan para pemuda untuk selalu mencintai rosulnya (Nabi Muhamad), dan juga untuk membela para ulama yang sering di zolimi orang yang tidak bertangung jawab,” pungkasnya