Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 8848

3.985 Personel di Bogor Siaga di Malam Tahun Baru

0

BOGOR DAILY-Perayaan malam Tahun Baru 2018 di wilayah Bogor bakal dijaga ketat. Sedikitnya ada 3.985 personel yang dikerahkan untuk peng­amanan malam Tahun Baru. Di anta­ranya terdiri dari unsur TNI, polisi, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palang Merah Indonesia (PMI) dan organisasi kema­syarakatan.

Kepala Bagian Operasi Polresta Bogor Kota Komisaris Polisi Fajar Kuncoro mengatakan, pengemanan tersebut nantinya bakal diberlakukan di bebe­rapa titik berbeda.

Di Kota Bogor, ada delapan pos pengamanan yang ditem­patkan. Di antaranya tersebar di Jalan Kapten Muslihat sam­pai Paledang, Suryakencana, Jalan Juanda, BTM, Sholeh Iskandar sampai Yasmin, Jalan KS Tubun Pomad dan di Jalan Siliwangi.

”Untuk anggota Polresta Bo­gor Kota yang dikerahkan adalah 750 personel. Sisanya personel gabungan dari ber­bagai unsur,” jelas Kuncoro kepada awak media.

Sementara di Kabupaten Bogor sebanyak 2.500 personel gabungan dari Polri, TNI, Di­nas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD PMI dan organisasi kemasyaraka­tan disiapkan untuk melakukan penjagaan keamanan sepan­jang libur panjang Tahun Baru.

Sebanyak 16 pos pengamanan dibangun untuk melakukan penjagaan. Di antaranya Pospam Megamendung, Taman Wisata Matahari, Cisarua, Taman Safari, At-Taawun, Ciawi, Lido, Sukaraja, Babakan­madang, Cibinong, Citeureup, Gunungputri, Cileungsi, Parung, Ciampea dan Dramaga. Untuk di lokasi rawan bencana juga disiapkan tim dari BPBD dan SAR.

”Kita siapkan juga pos di koramil dan puskesmas yang standby 24 jam jika masyarakat membutuhkan bantuan yang mendesak dan mengganggu ketertiban,” bebernya.

Selain itu, tenaga medis juga dikerahkan untuk memastikan pelayanan kesehatan 24 jam nonstop selama libur Tahun Baru. Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P2PKL) Dinas Kesehatan Ka­bupaten Bogor dr Kusnadi men­gatakan, pihaknya tengah me­nyiagakan seratus tenaga medis dokter, 200 perawat dan 40 driver ambulans dan 20 ambu­lans yang disiagakan, yang nanti­nya akan bertugas di beberapa titik pospam. “Pengamanan akan kami lakukan mulai dari jalur Puncak, Jonggol, Parung, Ja­karta dan Sukabumi. Serta pospam di tiap kecamatan dan puskesmas yang diintegrasi dengan Polres Bogor. Mereka akan bersiaga 24 jam dengan sistem shift atau piket,” kata Kusnadi.

Pihaknya berharap semoga perayaan tahun ini dapat ber­jalan aman dan tenteram dari berbagai hal negatif. Pi­haknya juga siap membantu pihak kepolisian dalam mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan kese­lamatan dalam berkendara. Menggunakan kelengkapan berkendara sesuai standar yang dianjurkan merupakan suatu keharusan yang mesti dilaks­anakan masyarakat guna men­ekan angka kecelakanaan. “Se­moga tahun ini masyarakat dapat merayakan liburannya dengan tenang, aman, nyaman, tanpa ada hal negatif apa pun,” pungkasnya

Tahun Baru, Tarif Listrik dan BBM Bersubsidi Tidak Naik

0

BOGOR DAILY- Pemerintah memutuskan mempertahankan tarif listrik dan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Dengan ketetapan itu, tarif listrik dan harga BBM subsidi untuk priode Januari – Maret 2018 sama dengan yang berlaku saat ini.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri ESDM, Ignasius Jonan dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (27/12).

“Pemerintah memutuskan tarif listrik untuk 1 Januari – 31 Maret 2018 dinyatakan tetap jadi sama dengan periode terakhir 3 bulan terakhir di tahun ini. Jadi enggak ada kenaikan karena memang ketetapan tarif listrik itu tiap 3 bulan. Tidak berubah,” terangnya.

“Kedua, harga eceran bbm untuk yang gasoline ron 88 atau premium dan gas oil 48 atau bio solar itu juga ditetapkan harganya sama atau tidak naik pada 1 Januari – 31 Maret 2018. Jadi itu saja penjelasannya,” sambungnya.

Selanjutnya, pemerintah akan kembali melakukan evaluasi setiap 3 bulan sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 28/2016 tentang penyesuaian tarif listrik dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM), sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 4 Tahun 2015 dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 39 Tahun 2015 bahwa Menteri menetapkan harga BBM setiap 3 (tiga) bulan sekali atau apabila dianggap perlu dapat menetapkan lebih dari 1 (satu) kali dalam setiap 3 (tiga) bulan.

“Nanti selanjutnya kita lihat lagi karena ketetapannya tiap 3 bulan,” pungkasnya.

Korban Kebakaran di Bogor Mengeluh Gatal-gatal

0

BOGOR DAILY-Koordinator Tim Kesehatan PMI Kota Bogor Martin mencatat, hingga Selasa (26/12) sore sudah ada 31 pengungsi korban kebakaran 60 rumah di Bogor yang mengecek kesehatannya di pos pengungsian. Dari hasil cek kesehatan itu, kebanyakan warga mengeluh menderita gatal-gatal, pusing, dan masuk angin.

“Kebanyakan yang datang untuk cek kesehatan adalah para orangtua. Mereka ngeluh gatal-gatal, ada juga yang hipertensi. Tapi sudah kita tangani,” ungkap Martin.

Martin menambahkan, PMI Kota Bogor telah menerjunkan 25 orang untuk membantu korban pengungsi dalam menangani masalah kesehatan. Sejauh ini belum ada warga yang harus dilarikan ke rumah sakit akibat penyakit yang dideritanya. Kondisi kesehatan para korban pengungsi masih dapat ditangani tim kesehatan PMI maupun Dinas Kesehatan Kota Bogor.

“Pas waktu kejadian, karena warga panik sehingga sulit dikendalikan. Ada warga yang terjatuh, tapi sudah diobati. Kita juga sediakan dua unit ambulans,” kata Martin.

BPBD Kota Bogor mulai menginventarisir bantuan yang masuk untuk para warga pengungsi korban kebakaran Kampung Gudang, Bogor. Dari hasil pendataan, kebutuhan dasar yang paling dibutuhkan oleh para pengungsi adalah bantuan makanan, susu, dan obat-obatan untuk anak-anak dan balita.

Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Bogor Indra mengungkapkan, sejauh ini bantuan berupa pakaian sudah cukup terpenuhi. Sehingga, pihaknya menyarankan para pemberi bantuan lebih fokus menyalurkan bantuannya yang lebih dibutuhkan.

“Penyaluran bantuan berupa pakaian kita setop dulu, tapi kalau ada yang memberi itu tetap kami terima. Yang dibutuhkan saat ini, ya sifatnya sandang, seperti makanan, obat-obatan, susu, serta perlengkapan untuk anak-anak dan balita,” ungkap Indra.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemenuhan Anak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Bogor, Sri Agustini mengatakan, korban anak dan perempuan masih difokuskan untuk mendapat bantuan barang kebutuhan pangan dan sandang.

“Sementara untuk secara psikologis belum ada, tapi kalaupun ada, akan kami bawa ke pihak terkait,” ucapnya.

Salah satu korban pengungsi, Nining (32) menyebut, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah baju untuk ibu menyusui dan pakaian dalam.

“Karena kami kan bajunya agak berbeda, yang memudahkan kami untuk memberi ASI. Kebanyakan bantuan hanya baju umum,” sebutnya.

Untuk diketahui, kebakaran terjadi di Kampung Gudang, RT 005/RW 001, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (25/12). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat, 60 rumah terkena dampak dalam peristiwa tersebut. Sebanyak 271 jiwa atau 76 kepala keluarga harus kehilangan tempat tinggalnya.

Hingga saat ini, hasil pendataan yang dilakukan BPBD Kota Bogor, mereka yang menempati posko pengungsian sementara di gedung sekolah SD Empang 4 ada 122 jiwa atau 34 kepala keluarga. Sisanya lebih memilih tinggal di rumah sanak saudaranya atau di rumah tetangga yang tidak terkena dampak kebakaran

Mobil Terbakar di Tol JORR Cengkareng, Satu Tewas

0

BOGOR DAILY-Insiden mobil terbakar di Tol JORR Cengkareng, Jakarta Barat, mengakibatkan 1 orang tewas dan 3 orang luka-luka. Mobil tersebut terbakar usai menabrak truk pasir.

“Korban 1 tewas meninggal dan 3 luka dibawa ke RS,” ujar Kaop Kebakaran, Sudin Damkar Jakbar, Rompis, Rabu (27/12/2017).

Rompis mengatakan, sebelum terbakar, mobil Toyota Innova itu sempat menabrak truk pasir. Usai tabrakan, api menjalar di body mobil tersebut.

“Diduga mobil menabrak kendaraan di depan (truk Pasir) kemudian terbakar,” ucapnya.

Mobil tersebut bernopol B 1707 TZN. Untuk memadamkan api di mobil tersebut, petugas mengerahkan 2 unit mobil pemadam ke lokasi. Kebakaran tersebut terjadi pada pukul 05.43 WIB. Kebakaran tersebut terjadi di Tol JORR W2, KM 1

Sadis! Anak Bacok Ibunya Sendiri Sampai Tewas

0

BOGOR DAILY-Ibu rumah tangga warga Desa Lubuk, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Bangka, Hamidah (55) tewas dibunuh. Pelakunya tidak laih tidak bukan anaknya sendiri, David (27).

Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah AKP Samsul Bagja mengatakan, polisi masih mendalami motif pembunuhan ibu kandung oleh anaknya, karena keluarga korban masih dalam kondisi berduka dan sulit untuk diambil keterangan.

“Pelakunya anak sendiri, karena tersinggung dengan ucapan korban yang tak lain ibu kandungnya” jelas Kasat Reskrim, Rabu (27/12/2017).

Kejadiannya pada Senin (25/12) sekitar pukul 14.30 WIB di rumahnya tepanya di dapur. Saat itu pelaku sedang membersikan ikan dengan parang di dapur. Kemudian korban mengomel sambil berkata jangan buang air di dapur baunya amis.

“Jadi pelaku ini sedang membersihkan ikan, terus pelaku buang air dan dapat teguran dari korban (ibu pelaku) namun tidak digubris,” ujarnya.

Karena tidak digubris, korban kemudian berkata, ‘terserah ikan itu mau diasin atau di panggang terserah kalian biar beliau saja yang menyiangnya’. Mendengara ucapan itu, pelaku gelap mata keluar dari dapur sembari membawa parang langsung mengayunkan ke arah kepala korban sebanyak 3 kali sehingga korban meninggal seketika di tempat.

“Korban langsung meninggal ditempat karena luka bajok tiga kali di bagian kepala,” tegas Samsul.

Lihat kejadian itu, kakak pelaku (Adenin) langsung mengejar dan menangkap pelaku yang keluar rumah sambil membawa parang yang digunkan untuk melukai ibunya.

“Kakak pelaku langsung mengejar pelaku dan ditangkap, tak jauh dari lokasi kejadian ada anggota polsek sedang patrol sehingga petugas langsung membawa pelaku ke polsek setempat,” ucapnya.

Tak Petugas jajaran polres Bangka tengah Bangka Belitung langsung mendatangi tempat kejadian untuk melakukan olah TKP, dan berhasil menyita sebilah parang, baju yang dipakai korban dan baju yang dipakai Pelaku. Hingga kini petugas masih mendalami kasus pembunuhan ibu kandung tersebut.

Gara-gara Sakau, Pecandu Narkoba Nekat Bakar Rumah

0

BOGOR DAILY- Gara-gara narkoba, Darming (31) nekat bakar rumah orang tuanya di jalan Kemuning Kecamatan Watang Sawitto Kabupaten Pinrang, Sulsel. Ia membakar rumah orang tuanya dalam kondisi sakau tingkat tinggi.

Rumah orangtuanya, Sumarni (56) nyaris habis dilalap si jago merah pada Selasa (26/12) sore. Sebelum membakar rumahnya, Darming sempat melempari rumah dengan botol dan berlari masuk ke dalam rumah. Tak lama kemudian, Darming keluar rumah beriringan dengan kepulan asap yang berasal dari dalam rumah.

“Kayaknya dia sakau sabu-sabu sama minuman,” kata Sumarni, Rabu (27/12/2017).

Karena kelakuan anak angkatnya itu, Sumarmi terpaksa meninggalkan rumahnya beberapa waktu lalu dan memilih tinggal bersama saudaranya yang tak jauh dari rumahnya.

Sumarni membeberkan, kelakuan anak angkatnya yang melempari rumah bukan hal baru sudah sering kali sampai kemarin dia ingin bakar rumahnya. Akibat kejadian itu kamar rumah terbakar dan cepat diantisipasi oleh warga dan pemadam kebakaran

“Bukan hanya rumahnya yang dia lempar tapi tetangga juga sering dilempari rumahnya, katanya dia marah sama kita karena sering dilapor,” kata tetangga, Hasbi.

Peristiwa kebakaran itu tidak memakan korban jiwa. Tiga armada Pemadam Kebakaran yang tiba di lokasi, berhasil mengendalikan api.

Ini Peran Tiga Wanita di Geng Motor Jepang yang Jarah Toko

0

BOGOR DAILY-Tiga wanita anggota geng motor Jembatan Mampang (Jepang) ternyata memiliki peranan sentral. Ketiganya bertugas merekrut anggota baru. Perekrutan dilakukan melalui media sosial.

“Peran ketiga wanita ini dominan. Mereka melakukan perekrutan geng baru melalui medsos,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana, Selasa (26/12).

Selain itu, saat beraksi pun ketiganya terlihat dalam rekaman CCTV di toko baju. Mereka ikut melakukan pencurian dan pengancaman. “Sehingga kita lakukan penahanan terhadap mereka,” tuturnya.

Ketiganya juga menjadi pemikat agar anggota geng baru mau bergabung. “Bisa dikatakan mereka pemanis di geng ini,” tuturnya.

Soal wanita yang menjual senjata tajam di geng ini, polisi masih mendalami. Penjualan juga dilakukan di medsos. “Ini masih kita lidik,” tuturnya.

Inisial tiga wanita ini adalah BL, AF dan YF. Satu dari tiga wanita itu diamankan pada Minggu di kawasan Pancoran Mas, bersama 23 pelaku lainnya di kontrakan dan bengkel. Dua lainnya diamankan pada Senin (25/12) di kontrakan daerah Pancoran Mas, Depok.

Polisi menetapkan delapan orang tersangka kasus penjarahan toko baju di Depok. Mereka adalah AB (18), EAF (18), AP (20), AG (16), AF (17), BL (16) dan YF (17). 19 Orang dipulangkan karena tidak terbukti terlibat penjarahan.

Sedangkan satu orang lagi diamankan Selasa pagi tadi. Saat ini satu orang tersangka yang belum diketahui identitasnya itu masih diperiksa secara intensif.

Para berandalan bermotor ini ternyata sudah beberapa kali melakukan tindakan kriminal. Sebelum melancarkan aksinya di Jalan Sentosa, mereka sudah membuat ulah di kawasan Sawangan dan Limo, Depok.

“Di Sawangan mereka beraksi Kamis malam. Kemudian berlanjut di Jumat dini hari di Limo. Pada Minggu dini hari baru mereka beraksi di Sukmajaya,” kata Putu.

Geng motor mereka terbagi dalam tiga kelompok. Yakni, Geng Jembatan Mampang (Jepang), Geng Rawamaya Beji Rasta (RBR) dan Geng Manusia Tahan Dobrakan (Matador).

Geng ini selalu mempersenjatai diri dengan benda tajam. Tujuannya untuk menakuti korban agar aksinya mulus. “Darimana senjata itu didapat masih kami dalami. Saat ini fokus kami menangkap terduga lain yang masih buron,” tandasnya

Korban Perampokan Dibuang di Citeureup, Begini Kondisinya…

BOGOR DAILY- Nabil Sungkar (18), warga Tamansari Kota Bogor, menjadi korban perampokan. Beberapa orang pria menganiayanya, lalu membawa dia masuk ke mobil. Setelah itu barang berharga miliknya dipreteli, dan Nabil diturunkan di kawasan Citeureup Bogor.

Menurut Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena dalam keterangannya, Rabu (27/12), Nabil ditemukan Bripda Arga, petugas yang berjaga di Markas BNPT di kawasan Sukahati Citeureup dini hari tadi.”Korban mengalami luka pada wajah dan tangan,” beber Ita.

Nabil kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Saat sudah tenang dan menjalani perawatan, Nabil bercerita peristwa nahas yang dialaminya.

Dini hari tadi sekitar pukul 01.00 WIB, dia tengah menunggu rekannya di depan Mal BTM Kota Bogor. Tiba-tiba datang dua pria menyabetkan celurit ke arah Nabil yang segera menghindar. Tapi senjata tajam itu mengenai lehernya.

Kemudian dia dimasukkan ke mobil Avanza berwarna hitam. Di dalam mobil, ada 1 orang perempuan dan beberapa pria. Selama di dalam mobil, dia diminta menyerahkan semua barang berharga miliknya.

Hingga akhirnya dia diturunkan di wilayah Sukahati, Citeureup dengan hanya mengenakan celana pendek. “Barang milik korban yang hilang 1 unit HP, dompet, dan kartu pelajar, serta uang Rp 70 ribu, baju, celana, jaket. Korban dirawat di RS Husada,” tutup Ita.

 

One Way di Puncak-Ciawi Berlaku hingga Pukul 19.00 WIB

BOGOR DAILY- Polisi menutup jalur dari Ciawi menuju Puncak. Jalur tersebut akan hanya dapat dilintasi kendaraan yang turun dari Puncak menuju Ciawi.

“Yang mau naik ke Puncak ditutup,” kata Kasat Lantas Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama, lewat pesan singkat, Selasa (26/12/2017).

Dia mengatakan jalur one way akan terbuka penuh dan lebar pada pukul 14.30 WIB nanti. Sistem satu arah ini akan diberlakukan hingga pukul 18.00 WIB nanti.

Petugas mengimbau warga yang hendak menuju Puncak melewati jalur alternatif Cibubur-Cileungsi-Jonggol-Cariu-Cianjur, yang jaraknya 86 km. Selain itu, petugas meminta pengendara berhenti di rest area untuk beristirahat atau menunggu di tempat yang nyaman.

“Dapat berangkat ke Puncak setelah pukul 19.00 WIB agar tidak menunggu terlalu lama di gate tol,” ujar Hasby.

Saat ini terjadi kepadatan di wilayah Cipanas. Namun kondisi sudah mulai terurai secara perlahan.

“Mohon maaf, perjalanan Anda terganggu, kami menjaga keteraturan di jalan dan volume kendaraan sudah tidak sesuai dengan kapasitas jalan yang ada. Kami berbuat yang terbaik untuk Anda semua,” tutur dia.

Catatan di Gerbang Tol Ciawi sejak pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, sudah ada 15.226 kendaraan yang keluar. Sedangkan kendaraan yang masuk tercatat sebanyak 7.725 unit. Total ada 22.915 kendaraan yang melintasi gerbang tol.

Empat Pria Perkosa Remaja di Bogor Secara Bergilir

BOGOR DAILY-Seorang remaja perempuan diperkosa oleh 4 orang pria di Bogor. Polres Bogor tengah memeriksa beberapa saksi terkait kasus ini.

“Ada kasusnya, sudah diperiksa saksinya dan sudah dimintakan hasil visumnya. Sedang berproses,” kata Kapolres Bogor AKBP Muhamad Dicky Pastika Gading ketika dimintai konfirmasi, Selasa (26/12/2017).

Namun, Dicky belum menjelaskan lebih rinci soal jumlah saksi dan sosok saksi yang telah diperiksa petugas. Dia mengatakan akan merilis kasus ini dalam waktu cepat.

“Masih rahasia, nanti kita rilis pada waktunya,” tuturnya.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (17/12) lalu di wilayah Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Kemudian, korban mengalami pendarahan. Orang tua korban lalu melapor ke Polres pada Senin (18/12) lalu.