Friday, 17 April 2026
Home Blog Page 8890

ADV : Bahu Membahu Menata Kawasan Kumuh

0

Bogor Daily – Menata kawasan kumuh menjadi salah satu tugas utama pemerintah. Seperti yang dikatakan Walikota Bogor, Bima Arya pada saat meresmikan hasil pelaksanaan program Peningkatan Kualitas di Pemukiman Kumuh yang berlangsung di Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara beberapa waktu lalu. Menurutnya, tugas pemerintah adalah berupaya supaya bagaimana rakyatnya bisa hidup berkualitas. Merasakan hidup nyaman dengan bisa mengakses aliran listrik dan air bersih dengan lancar. “Selama warga belum (bisa hidup) begitu, berarti (tugas) pemerintah belum selesai,” katanya.

Oleh karena itu Pemerintah Kota Bogor terus berupaya menata kawasan kumuh untuk bisa menjadi pemukiman yang lebih layak dihuni oleh warganya. Sampai dengan tahun 2018, Pemerintah Kota Bogor menargetkan penataan pada 129,8 hektar kawasan kumuh. Kawasan seluas itu tidak terkonsentrasi di satu wilayah, melainkan berada di 17 kawasan prioritas. Diantaranya di Kelurahan Kertamaya, Cibogor, Cimahpar, Sempur, Pasirjaya, Mulyaharja dan kawasan lainnya.

Menata kawasan kumuh seluas itu tidak dilakukan sendiri oleh Pemerintah Kota Bogor. Sesuai ketentuannya, kawasan kumuh dengan luas kurang dari 10 hektar, menjadi tanggungjawab Pemerintah Kota Bogor. Sedangkan kawasan kumuh yang luasnya mencapai antara 10 sampai dengan 15 hektar, penataannya menjadi tugas Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Apabila luas kawasan tersebut lebih dari 15 hektar, maka penataannya menjadi tugas pemerintah pusat.

Kawasan kumuh di Kota Bogor yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menatanya mencapai luas 67,9 hektar. Kawasan-kawasan tersebut diantara berada di Kelurahan Cimahpar, Mulyaharja dan Pasir Jaya. Penataan di kawasan tersebut telah menjadi program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat sampai dengan tahun 2019. Diantaranya yang sudah direalisasikan adalah penataan di RW 09 Kelurahan Cimahpar.

Secara umum suatu kawasan termasuk sebagai kawasan kumuh merupakan sebuah kawasan pemukiman dengan beberapa indikator yang khas. Diantaranya berciri bangunan rumahnya tidak beraturan, seperti juga akses jalan lingkungannya. Selain itu drainase tidak berfungsi dengan baik sehingga air limbah rumah tangga menjadi bermasalah. Juga termasuk kurangnya pelayanan kepada warga untuk mendapatkan air bersih.

Keberadaan kawasan pemukiman dengan ciri-ciri seperti itu telah menjadi pemandangan khas wilayah perkotaan di Indonesia. Catatan Kementrian PU dan Perumahan Rakyat meneyebutkan, luas pemukiman kumuh di Indonesia mencapai 38.641 hektar. Arus urbanisasi dan pertambahan jumlah penduduk yang berlangsung dengan cepat, telah mendorong meningkatnya kebutuhan perumahan. Peningkatan kebutuhan itulah yang mempercepat tumbuhnya kawasan kumuh perkotaan, di tengah semakin berkurangnya luas lahan untuk pemukiman penduduk.

Pemerintah Kota Bogor sejauh ini telah berupaya mengurangi tingkat kekumuhan di beberapa wilayah target seluas 129,8 hektar. Upaya itu dilakukan secara bertahap. Selama tiga tahun terakhir pencapaiannya berkisar antara 2,7-3%.  Pencapaian tersebut masih berada di atas angka rata-rata nasional. Langkah yang dilakukan memang tidak mengarah pada pengurangan luas kawasan, melainkan mengurangi tingkat kekumuhan. Seperti yang telah dilakukan di wilayah RW 09 Kelurahan Cimahpar, pengurangan tingkat kekumuhan itu dilakukan dengan cara memperbaiki jalan lingkungan serta pemasangan pagar di sampingnya.

Memang hal tercepat yang dapat dilakukan oleh pemerintah adalah mengurangi tingkat kekumuhan. Sedangkan untuk mengubah suatu pemukiman menjadi tidak kumuh, dibutuhkan tenaga yang lebih besar. Dalam kaitan itulah sebagaimana pandangan yang disampaikan Lorina Darmastuti, Sekretaris Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Bogor, diperlukan dukungan warga setempat dalam menyuguhkan perubahan lebih besar di kawasan kumuh.

Menurutnya, penataan kawasan kumuh selama ini masih terkendala faktor-faktor non teknis. Ketika pemerintah telah berbuat dengan membangun sarana dan prasarana umum yang dapat menyuguhkan kenyamanan bagi warga setempat, ternyata perilaku warganya masih belum mendukung. “Fasilitasnya sudah bagus, tapi warga setempat masih membuang sampah sembarangan,” kata Lorina mencontohkan salah satu kendala non teknis dimaksud.

Menurutnya, program pembenahan kawasan kumuh hanya merupakan upaya intervensi pemerintah pada perbaikan infrastruktur. Selebihnya tergantung pada warga setempat untuk mau memelihara apa yang sudah diperbaiki atau dibangun oleh pemerintah di kawasan tersebut.

Jadi untuk menjadikan suatu kawasan kumuh menjadi  tidak lagi kumuh, dibutuhkan peran serta aktif masyarakat. Warga setempat perlu bekerjasama untuk memelihara sarana dan prasarana yang telah dibangun atau diperbaiki oleh pemerintah. Tanpa kesadaran dan kemauan warga setempat untuk bahu membahu merawat fasilitas yang sudah dibangun, mengubah suatu kawasan kumuh akan tetap menjadi sebuah pekerjaan sulit.

Dengan demikian, menjadi kumuh tidaknya sebuah kawasan pemukiman, dalam perkembangannya dari waktu ke waktu, sebagian tergantung pada sikap perilaku warganya sendiri. Oleh karena itu, mari bahu membahu menata dan merawat kebersihan, kesehatan dan keindahan lingkungan di kawasan pemukiman masing-masing agar tidak berkembang mengarah menjadi kawasan kumuh.

(Advertorial)

Pembunuh SPG Ekalokasari Sengaja Jerat Korban Lewat Facebook

BOGOR DAILY- Polres Bogor menangkap tiga perampok yang mencari korbannya lewat Facebook. Herawati, korbannya, ditemukan tewas di Jalan Raya Kemang, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

“Barang-barang korban seperti laptop, perhiasan, telepon gengam dan uang tunai diambil pelaku,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal, Kepolisian Resor Bogor Ajun Komisaris Bimantoro Kurniawan  kepada wartawan pada Rabu 25 Oktober 2017.

Ketiga penjahat yang sudah ditangkap adalah Daud Dwi Sanjaya (21 tahun), Baskoro Bimo Pamungkas (24 tahun) dan Reski Andriansah (20 tahun). Mereka ditangkap di kawasan Pamulang, Kota Depok.

Kepada polisi, Baskoro menjelaskan mereka sengaja  berkenalan dengan Herawati melalui Facebook. “Setelah kenalan lama dan akrab di Facebook, kemudian keduanya janjian untuk bertemu dan korbanpun dijemput oleh para pelaku di tempat kerjanya,” kata Bimantoro.

Herawati adalah kepala toko aksesoris Heart Warmer di Lippo Mall Ekalos Bogor. Dia tinggal di Kampung Cibereum, Kelurahan Muliaharja, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Herawati ditemukan tewas di semak-semak pada pada Senin dinihari, 23 Oktober 2017. Ada luka di kepala, wajah dan  jeratan di leher.

Penyidik Satreskrim Polres Bogor langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi termasuk rekan kerja dan anak buah korban di toko kepala toko aksesoris Heart Warmer.

Petugas juga memeriksa rekaman CCTV di pusat perbelanjaaan tempat  toko korban.

“Berdasarkan CCTV, korban dijemput oleh tiga pria tidak dikenal menggunakan mobil Toyota Avanza bernopol B 2594 SKD,” kata Bimantoro.

Berdasarkan alat bukti rekaman,  petugas langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut dan akhirnya membekuk Rizki di Pamulang. Setelah itu polisi menangkap kedua pelaku lainnya.

“Hanya berselang 1x 24 jam ketiga pelaku pembunuhan dengan motif perampokan itu kami tangkap,” kata Bimantoro menjelaskan kasus perampokan yang menjerat korbannya lewat Facebook.

Ini Daftar 7 Jenazah WNI yang Tewas Kecelakaan di Malaysia

0

BOGOR DAILY-Bus karyawan pabrik Sony dan bus karyawan pabrik Plexus terlibat kecelakaan maut di Penang, Malaysia. Satu WN Malaysia dan tujuh WNI tewas dalam peristiwa ini.

Tabrakan maut ini terjadi di KM 47, Lebuh Utara Selatan, Pulau Penang, Malaysia, Selasa (24/10/2017) sekitar pukul 06.00 waktu setempat. Koordinator Fungsi Konsuler/ Consul Konsuler KJRI Penang, Machdaniar Nisfah, menyebut jenazah para korban dibawa ke RS Seberang Jaya.

Pernyataan tersebut disampaikan Niar, Rabu (25/10). “Korban yang meninggal 7 orang WNI. Keseluruhannya adalah perempuan dan pekerja pada perusahaan Sony,” ujarnya.

“Kapasitas bus tersebut 40 orang. Sedangkan WNI yang ada di dalam bus ada 39 orang,” lanjutnya. Niar mengatakan pihak KJRI Penang akan memulangkan seluruh jenazah kepada keluarganya di Indonesia.

“Rencana selanjutnya akan segera memulangkan jenazah ke Indonesia dan mengurus segala hak-haknya. Semua keluarga sudah dapat dihubungi,” sambungnya.

Niar mengatakan, selain mengurus kepulangan korban tewas, KJRI Penang masih memantau korban luka di rumah sakit.

“Korban yang kritis 2 orang, UGD 8 orang, scan kepala 1 orang, dirawat inap 12 orang, rawat jalan 9 orang, dan meninggal 7 orang. Total ada 39 orang,” ujar Niar.

Sementara itu, pelaksana fungsi konsuler III KJRI Penang, Osrinikita Zubhana, yang mengurus langsung para korban di rumah sakit, mengatakan jenazah para korban ada kemungkinan tiba di Indonesia pada Kamis (25/10) besok atau lusa.

“Tujuh jenazah sudah siap dipulangkan. Insyaallah besok atau lusa sudah sampai di Tanah Air,” ujar Niki.

Berikut ini identitas 7 korban tewas yang diterima dari KJRI Penang:

1. Resni Tumangger, TTL: Lae Balno, 13 Maret 1995. Alamat: Lae Balno, Kecamatan Danau, Aceh Singkil, Aceh.

2. Yeni, TTL: Tanjung Tiram, 10 April 1997, Alamat: Tanjung Tiram, Batubara, Sumatera Utara.

3. Serlia, TTL: Sidorejo, 12 Juni 1996, Alamat: Kecamatan Sirapit, Langkat, Sumatera Utara.

4. Sartika Pasaribu, TTL: Sibargot, 17 April 1997, Alamat: Kecamatan Garoga, Tapanuli, Sumatera Utara.

5. Wami Windasih, TTL: Sragen, 27 Juli 1998, Alamat: Kecamatan Jenar, Sragen, Jawa Tengah.

6. Faridah, TTL: Tanjung Tiram, 22 Februari, Alamat: Kecamatan Talawi, Batubara, Sumatera Utara.

7. Titik Katinengsih, TTL: Madiun, 18 September 1990, Alamat: Kecamatan Mejayan, Madiun, Jawa Timur.

Ada Monyet Sumbing Si Penunggu Goa Geulis

BOGOR DAILY- Gunung Kapur yang berada di Kecamatan Ciampea memiliki 22 goa yang tersebar di setiap puncak. Salah satunya goa Geulis. Bagi masyarakat sekitar, goa tersebut merupakan yang dikeramatkan sebab sering muncul penampakan wanita cantik, goa itu juga ditunggu moyet sumbing.

Warga Cikampak, RT 02/03, Desa Bo jongrangkas, Muhamad Aleh (23), mengatakan bahwa untuk masuk ke Goa si Geulis harus melalui Puncak Roti. Usai mendaki sejauh dua kilometer, baru sampai ke puncak utama.

Di sana ada Goa AC yang terkenal dengan suasana dinginnya, Puncak Roti dengan pemandangannya yang indah dan yang sering dilupakan pengunjung yakni Goa Geulis.

Mulut Goa si Geulismemang tidak terurus sehingga dan dipenuhi menyeramkan. rumputliar serta rumputl iar serta pepohonan sehingga menyeramkan. Namun kecantikan goa itu terpancar dari warna-warni dinding goanya. Kecantikan itu membuat suasana goa layaknya di istana.Karena itu, goa ini disebut Goa si Geulis yang artinya Goa Cantik.

Selain kecantikannya, goa ini juga diselimuti mitos bahwa ada sosok perempuan cantik dengan rambut panjang yang sering menampakkan dirinya di goa.

“Mulut Goa si Geulis hanya satu meter dengan kedalaman 70 meter. Jangan aneh ketika masuk goa itu luas seperti lapangan bola dengan keindahan warna-warni dindingnya,” jelasnya.

Sementara di mulut Goa si Geulis, lanjutnya, puluhan kawanan monyet liar jenis ekor panjang sudah menunggu. Jika tidak ingin mengganggu, pengunjung harus memberi makanan kepada kawanan monyet tersebut. Dari puluhan monyet tersebut, ada satu monyet yang tubuhnya paling besar. Warga sekitar menyebutnya Monyet Sumbing karena kondisi mulutnya yang sumbing.

Pembunuh SPG Mal Ekalokasari Bogor Ditembak Polisi

BOGOR DAILY- Tiga pelaku pembunuhan terhadap Hernawati (20), pramuniaga atau SPG Lippo Plaza Ekalokasari Kota Bogor, Jawa Barat, ditangkap di kawasan Pamulang, Tangerang Banteng, Selasa malam, 24 Oktober 2017.

Pengejaran dan penangkapan pelaku dilakukan setelah polisi menemukan bukti rekaman CCTV di areal mall saat pelaku menjemput Hernawati.

“Dalam waktu kurang dari 24 jam Polres Bogor menangka tiga orang pelaku pembunuhan berencana dan atau pencurian disertai kekerasan,” ujar Kabag Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus, Rabu 25 Oktober 2017.

Yusri mengatakan, Unit Resmob SatReskrim Polres Bogor awalnya meyelidiki identitas korban yang diketahui bekerja di salah satu toko aksesoris yang berada di Lippo Mall Kota. Dari rekaman CCTV yang ada, Hernawati terlihat dijemput mobil Avanza B 2594 warna hitam malam hari sebelum ditemukan tidak bernyawa.

“Ada mobil yang menjemput, tiga orang yang tidak dikenal,” kata Yusri.

Dari rekaman CCTV, pada Selasa 24 oktober 2017 sekitar pukul 20.00 WIB, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku yang berada di daerah Pamulang, Tanggerang. Salah satu pelaku ditangkap melihat dari ciri-ciri mobil yang digunakan pada saat menjemput korban.

“Kemudian dilakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku lainnya,” kata Yusri.

Pada waktu pengembangan terhadap barang bukti, pelaku mencoba melawan petugas dan terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan secara terukur di bagian kaki.

Dua pelaku yang terpaksa ditembak adalah Daud Dwi Sanjaya (21), warga Kelurahan Seruja, Kota Depok dan Reski Ardiansah (20), warga Vila dago Pamulang Alam Asri, Keluraha  Bendabaru, Pamulang, Tanggerang. Keduanya diketahui sebagai otak pelaku dan eksekutor.

Sedangkan, satu lainnya adalah Baskoro Bimo Pamungkas (24), warga Kelurahan Bojongsari, Sawangan, Depok. Dia berperan sebagai sopir.

“Petugas juga menangkap Dwi Faoyan Riyadi (33) di Ciputat Rangerang Selatan sebagai penadah,” jelas Yusri.

Sebelumnya diberitakan, jasad Hernawati ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di Jalan Raya Kemang, Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Senin 23 Oktober 2017 sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. Saat ditemukan, kondisi wajahnya penuh luka akibat pukulan benda tumpul.

Tugu Helikopter Ats Dicorat-coret Pemuda

BOGOR DAILY- Aksi van­dalisme kembali terjadi di Kota Bogor. Kali ini dialami Aparatur Sipil Negara (ASN) atau aparat keamanan Indo­nesia. Tugu Helikopter yang berada di Jalan Raya Semplak, Lanud Atang Sendjaya (Ats), Kecamatan Bogor Barat, dico­rat-coret oknum tak bertang­gung jawab. Parahnya, aksi ini sempat direkam pelaku dengan menggunakan handphone dan di-upload ke Instagram.

Informasi yang dihimpun, aksi ini terjadi Selasa (24/10) sekitar pukul 03:30 WIB. Dalam sebuah video yang dimuat di Instagram, terlihat pemuda tanggung tengah meloncati pagar pembatas.

Dengan sedikit berlari, pemuda itu langs­ung melakukan vandalisme bertuliskan MBV17 di sepan­jang helikopter pada bagian samping kiri. Dalam video berdurasi 22 detik itu, ling­kungan sekitar memang tam­pak sangat sepi. Sedangkan satu pelaku lagi justru sibuk mengabadikan aksi corat-coret tersebut menggunakan kamera ponselnya.

Saat dikonfirmasi, Dansatpom Ats Letkol Pom Kadek Jaya membenarkan adanya aksi vandalisme yang dilakukan di Tugu Helikopter milik Ats. “Kita tembuskan ke orang tuanya dan akan diserahkan ke pihak Kepolisian Kemang, tujuannya efek jera. Itu meru­pakan ikon yang sedang di­bangun agar lebih cantik,” ungkapnya.

Ronaldo Jadi Pemain Terbaik Dunia

0

BOGOR DAILY- FIFA telah mengumumkan pesepak bola terbaik dunia tahun ini. Dia adalah Cristiano Ronaldo yang mengalahkan Lionel Messi dan Neymar Jr.

Untuk kali kedua Best FIFA Football Awards digelar setelah berpisah dengan Ballon d’Or, sebelumnya disebut FIFA Ballon d’Or. Penghargaan untuk insan sepak bola dunia itu kali ini digelar di London Palladium, Selasa (24/10).

Penghargaan untuk kategori Best FIFA Men’s Player atau pemain putra terbaik 2017 jatuh pada striker Real Madrid Cris­tiano Ronaldo. Ia mengalahkan penyerang Barcelona Lionel Messi serta eks Barcelona yang kini memperkuat Paris Saint- Germain, Neymar Jr.

”Saya ingin turut menyebut Lionel Messi dan Neymar di sini. Para pendukung Real Mad­rid, rekan setim, pelatih, me­reka mendukung saya sepanjang tahun. Jadi saya harus mengu­capkan terima kasih kepada mereka,” ucap Ronaldo.

Sementara untuk kategori pelatih terbaik, Zinedine Zi­dane jadi peraih penghargaan tersebut. Pria asal Prancis itu sukses mengantar Los Blancos merengkuh gelar La Liga dan Liga Champions ke-12 musim lalu.

Sedangkan kategori kiper terbaik dimenangkan Gian­luigi Buffon. Kiper berusia 39 tahun itu tampil apik musim lalu dengan mengantar Juven­tus ke Final Liga Champions serta menjuarai Serie A untuk keenam kalinya secara berun­tun.

Untuk peraih penghargaan di kategori lain adalah Lieke Martens (pemain putri terbaik), Sarina Wiegman (pelatih put­ri terbaik), Olivier Giroud (gol terbaik), Celtic FC (fans terbaik) dan Francis Kone (fair play)

Tol Becakayu Beroperasi Mulai November

0

BOGOR DAILY- Pengerjaan infra­struktur jalan jadi prioritas Presiden Joko Widodo (Jokowi) di tahun-tahun terakhir kepemimpinannya. Termasuk pembangunan jalan bebas hambatan yang akan menghubungkan tiga wilayah padat. Sebagian ruas Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu atau Becakayu segera dioperasikan November mendatang.

Sepanjang 8 km yang menyambungkan Cipinang Melayu, Pangkalan Jati dan Jakasampurna di Bekasi sepanjang 8,26 km saat ini sudah dalam tahap penyelesaian (finishing) menunggu proses uji coba.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono telah meninjau progres tol ini langs­ung pada Minggu (22/10) dan akan dilaporkan ke Presiden Jokowi untuk diresmikan dalam waktu dekat. ”Saya ingin me­lihat langsung ke lapangan progres Tol Becakayu dan akan saya laporkan kepada Presiden di sidang kabinet,” katanya.

Meski baru sebagian yang di­resmikan, namun kehadiran tol ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Raya Kalimalang dan Tol Jakarta Cikampek yang kerap mengalami penumpukan volume kendaraan di gerbang Tol Halim.

Kepala Biro Komunikasi Pu­blik Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja menambahkan, kehadiran Tol Becakayu akan menambah kapasitas jalan serta menambah pilihan peng­guna jalan dan membuat jarak tempuh perjalanan menjadi jauh lebih cepat. Saat ini wak­tu tempuh bagi warga Kota Bekasi menuju Jakarta sekitar dua jam perjalanan. Nanti di­harapkan menjadi lebih sing­kat, satu jam setengah perja­lanan. Hal ini karena Tol Be­cakayu terkoneksi dengan Tol Wiyoto Wiyono dan Tol Ling­kar Luar Jakarta (JORR).

”Apabila telah rampung seluruhnya, pengguna jalan dari Bekasi menuju Jakarta Pusat atau ke Jakarta Utara tidak perlu lagi melewati tengah kota, tetapi bisa memanfaatkan Tol Becakayu,” jelasnya.

Kehadiran Tol Becakayu juga akan meningkatkan kelancaran lalu lintas kendaraan logistik yang menuju Karawang, Cibitung dan Bandung sebagai akibat terpecahnya arus lalu lintas se­hingga mengurangi volume lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek.

Saat ini progres konstruksi Tol Becakayu secara keseluru­han telah mencapai 45,61 persen. Seksi 1A dari DI Pan­jaitan-Cipinang sepanjang 3,19 km ditargetkan rampung pada April 2018. Sedangkan untuk keseluruhan, jalan tol ini di­targetkan bisa beroperasi pada 2021

Menteri Agama Mau Tertibkan Ustadz ‘Guyon’

0

BOGOR DAILY-Kementerian Agama (Kemenag) RI kini tengah merancang aturan baru untuk keberadaan pencera­mah alias ustadz. Hal ini dilakukan untuk menekan jumlah ustadz yang dalam dakwahnya lebih banyak menyampaikan guyonan ketimbang ilmu agama. Dengan kata lain, para ustadz ‘guyon’ bakal diberangus.

Menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, langkah ’penertiban’ kepada para ustadz ini sebagai tindak lanjut dari keluhan masy­arakat soal banyaknya penceramah yang mengedepankan praktik guyon ke­timbang isi ceramah­nya.

”Pemerintah (diminta, red) lebih proaktif untuk menata penceramah mubalig, dai, yang terkadang dalam ceramahnya itu mungkin lebih banyak guyonnya,” kata Lukman di Unit Pencetakan Al­quran (UPQ) Ciawi, Bogor.

Dalam laporan publik itu, kata Lukman, banyak yang menganggap ceramah bercam­pur guyon itu kurang pantas. Bahkan, tidak sedikit yang menyampaikan isi ceramah bukan pada forum majelis taklim atau forum keagamaan.

Karena itulah, kata Lukman, Kemenag akan menyusun kode etik bagi para penceramah. Dengan panduan ini maka akan menjadi prinsip yang dipegang seorang penceramah atau ustadz untuk menjaga integritas dakwah yang disampaikan. ”Agar dakwah Islam senantiasa tidak disam­paikan oleh pihak yang bukan pada tempatnya. Ini akan kami terus rumuskan,” kata Lukman.

Langkah Menteri Agama itu pun menuai pro kontra. Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gera­kan Pemuda Ansor Cabang Kabupaten Bogor KH Abdullah Nawawi mempertanyakan terkait rencana tersebut. Sebab, perlu dipikirkan juga jika ce­ramah serius tanpa guyonan, jamaah bisa tertidur men­dengarkannya atau bosan.

“Tidak apa-apa mau seperti itu. Tapi pikirkan juga hal lainnya. Sepanjang guyonan tidak kelu­ar etika agama dan menghina seseorang seharusnya tidak apa-apa,” katanya.

Menurutnya, masih banyak yang harus dibereskan selain merumuskan kode etik bagi para penceramah yang meng­gunakan metode guyonan. Yakni terkait mabuk-mabukan, kejahatan hingga Tempat Hi­buran Malam (THM) yang masih ada hingga kini. “Kalau kita disuruh serius bisa, guyon, juga bisa. Tapi ingat, kita tidak boleh menghina tapi bina,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, yang namanya hidup itu tentu siapa pun itu orangnya harus bisa menjadi pelaku kebaikan, mem­bawa berita bahagia, menging­atkan, membawa ke jalan Allah serta harus memberikan pen­cerahan dan menerangkan. Sehingga dasar itulah yang harus diterapkan dan diingat­kan kepada sesama umat mus­lim. “Itu yang harus dilakukan oleh siapa pun, mau itu ma­syarakat kecil hingga pejabat,” ujarnya.

SPG Ekalokasari Dibunuh Pacar yang Dikenalnya Lewat Facebook

BOGOR DAILY- Nasib nahas dialami Herawati (21 tahun), karyawati toko asesoris Heart Warmet Plaza Eka Lokasari, Lippo Mall Kota Bogor. Peremouan muda warga Kampung Cibeureum, Desa Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor itu menjadi korban pembunuhan oleh teman yang baru dikenalnya di Facebook.

Jenazah korban yang diduga dibunuh demgan cara dijerat lehernya dibuang di Jalan Raya Kemang, Kampung Calobak,  Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari,  Kabupaten Bogor, Senin (23/10) sekitar pukul 02.00 WIB. Mayat korban ditemukan saksi Midian Siburian (32) yang melintas di lokasi.

Saksi krmudian melaporkan penemuan mayat tersebut ke polisi. Polisi melakukan penyelidikan dengan mendatangi Lippo Mal dan membuka rekaman CCTV. Dari rekaman tersebut diketahui korban dijemput oleh teman kencan yang baru dikenalnya di Facebook dengan menggunakan mobil Toyota Avanza Nopol B 2594 SKD. “Dengan bukti rekaman CCTV itu polisi berhasil memangkap pelaku kurang dari 24 jam,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Drs Yusri Yunus kepada para wartawan, Selasa (25/10).

Tiga pelaku dan seorang penadah barang hasil curian ditangkap polisi. Ketiga pelaku yaitu DDS (21) dan RA (20) yang bertindak sebagai eksekutor, serta BM (24) yang diduga sengaja memacari korban setelah kenal di Facebook.

Sedangkan penadah barang curian yaitu DF (33). Para tersangka ditangkap secara beruntun pada Selasa (24/10) sekitar pukul 20.00 di daerah Pamulang. “Dari penangkapan ini pelaku lainnya bisa diringkus. Motifnya pelaku ingin menguasai harta korban. Barang berharga milik korban disita dari penadah,” ujar dia.