Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 8935

Mulai Besok Tarif Tol Jagorawi Berubah, Cek di Sini…

BOGOR DAILY- Para pengendara jalan wajib tahu yang satu ini. Mulai besok Jum’at (8/9/2017) tarif tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) berubah.

Ketetapan tersebut dikeluarkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono melalui Kepmen PUPR Nomor 692/KPTS/M/2017. Untuk kendaraan golongan I tarifnya menjadi 6.500 rupiah.

“Kendaraan golongan II 9.500, golongan III 13 ribu, golongan IV 16 ribu dan golongan V 19.500 rupiah,” kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra.

Ia mengatakan, pengguna jalan yang berangkat ke arah Jakarta dapat membayar di pintu masuk tol. Sementara yang ke arah Bogor membayar di pintu keluar tol. Di Gerbang Tol (GT) Cibubur dan GT Cimanggis Utama pengguna jalan tidak melakukan transaksi lagi.

“Akan ada penambahan gardu yakni lima gardu di GT Cimanggis 3, dua di GT Gunung Putri, delapan di GT Bogor dan delapan di GT Ciawi,” terangnya.

Hal tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat mengantisipasi kemacetan yang ada di pintu masuk dan keluar tol.

Begini Sosok Duda Emran Versi Sahabat Bella…

0

BOGOR DAILY- Laudya Cynthia Bella dikabarkan akan dipersunting oleh pengusaha asal Malaysia, Engku Emran. Kabarnya permikahan tersebut akan dilangsungkan di Malaysia.

Sahabat Bella, Whulandary Herman mengaku cukup mengenal dekat dengan calon pasangan hidup Bella tersebut. Menurut Whulan, Emran merupakan sosok pria yang baik dan kocak. Selain itu menurutnya Emran pria yang sangat cocok bagi Bella.

“Sangat baik. Beberapa kali ketemu kocak orangnya welcome. Ngomong sama dia itu kayak kita sudah lama kenal,” kata Whulan saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

Mantan Putri Indonesia 2013 itu juga mengatakan bahwa antara Bella dan keluarga Emran juga sudah akrab. Bahkan Bella sudah tampak akrab kepada anak semata wayangnya Emran.

“Anaknya lucu, baik, ya senanglah jadi anaknya dekat sama Bella,” ucapnya

Serem… Mantan Sopir Ngaku Pernah Diancam PNS Cantik

BOGOR DAILY- Sosok Indria Kameswari (38), pegawai BNN yang tewas di tangan suaminya rupanya memiliki kesan tersendiri bagi salah satu mantan sopir pribadinya. Sopir bernama Amin (36) itu mengungkap jika Indria kerap berkata kasar bahkan mengancam akan menembaknya.

Aksi ancaman itu terjadi sekitar setahun yang lalu, saat Amin tengah membawa mobil yang lecet akibat menyerempet trotoar. Lalu ketika melihat keadaan mobilnya, Indria marah dengan mengeluarkan ancaman tersebut.

“Hati-hati dong. Nanti saya bolongin kaki kamu,” (sambil mengeluarkan gagang pistol),” kenang Amin menirukan ucapan Indria saat ditemui di Jalan Warakas I Gang A Nomor 11, Jakarta Utara, Rabu (6/7) malam.

Semenjak kejadian tersebut Amin langsung mengundurkan diri sebagai sopir pribadi. Dia mengaku selama dua tahun menjadi sopir, gaya berbicara Indria kasar.

Diketahui, Indria tewas ditembak suaminya Abdul Malik. Polisi masih menyelidiki terkait kepemilikan senjata api tersebut. Sebab pelaku hingga kini masih menyembunyikan senjata tersebut.

BNN menepis senjata api tersebut inventaris untuk Indria. Kepala BNN Budi Waseso menegaskan secara prosedural, hanya pegawai BNN di bagian penindakan saja yang diperbolehkan memiliki senjata api. Sementara Indria merupakan pegawai bagian rehabilitasi.

“Kalau bagian rehabilitasi tidak bisa. Tapi, kalau bagian penindakan baru boleh senjata lengkap,” ucapnya.

PKB Ngarep PPP-Demokrat Mau Usung Ridwan Kamil

0

BOGOR DAILY-DPD Partai Demokrat (PD) Jabar mengajak PPP dan PAN membuat poros baru di Pilgub Jawa Barat untuk memunculkan figur baru di luar tokoh-tokoh yang sudah masuk bursa calon. PKB masih berharap PD dan PPP berada di satu koalisi mengusung Ridwan Kamil. “Antara Demokrat dan PPP. Kita berharap dua-duanya,” ujar Sekretaris F-PKB Cucun Syamsurijal.

Cucun mengatakan, koalisi sampai saat ini masih sangat dinamis dan cair. Pengurus tingkat pusat juga sudah berkomunikasi membahas Pilgub Jabar. “Kita terus melakukan komunikasi ya dengan tingkat Jawa Barat, di tingkat Jakarta juga komunikasi. Dengan Golkar juga, Golkar kan punya calon. Tapi semua belum final dan masih cair, termasuk wacana tadi Demokrat. Kita sih berharap PKB, NasDem, Demokrat, PPP bisa satu koalisi,” paparnya.

PKB siap membantu memenangkan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar. Salah satunya mendapatkan suara dari Kiai kampung. “Iya, jelas itu kan basisnya PKB,” tutur Cucun.

Sebelumnya Demokrat mengajak PPP dan PAN membuat poros baru untuk memunculkan tokoh-tokoh alternatif di Pilgub Jabar. Ajakan itu disambut positif oleh PPP. “Kalau soal diajak, Golkar pun mengajak PPP. Kalau soal mengajak, wajarlah, PPP punya 9 kursi. Jadi diajak itu kan wajar karena memang Jawa Barat itu PPP paling kuat di seluruh Indonesia,” sebut Sekjen PPP Arsul Sani, Rabu (6/9).

PPP juga membuka peluang meninggalkan Ridwan Kamil. Sejauh ini PPP memang belum secara resmi mendeklarasikan dukungan untuk siapa pun.

Bus Transjabodetabek Bakal Layani Sampai Jagorawi

0

BOGOR DAILY– Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek berencana memperluas jaringan pelayanan angkutan umum massal Bus Premium Transjabodetabek hingga lintasan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi). “Setelah trayek Bekasi-Jakarta via Tol Jakarta-Cikampek, kita akan buka rute lain melintasi Jagorawi,” kata Kepala BPTJ Bambang Prihantono di Bekasi, Kamis.

Rencana perluasan layanan Transjabodetabek, menurut dia, saat ini masih dalam pembahasan bersama dengan instansi terkait di wilayah sasaran operasi. “Dipertimbangkan menyasar juga Jagorawi,” katanya.

Namun Bambang belum mau mengemukakan kapan Transjabodetabek yang melintasi Jagorawi akan beroperasi, mengatakan bahwa sekarang pengelola masih fokus pada operasi bus di lintasan Tol Jakarta-Cikampek. “Saat ini kami meminjam dulu bahu jalan tol untuk lintasan Transjabodetabek,” katanya.

Bambang mengatakan Kota Bekasi saat ini masih menjadi satu-satunya daerah di pinggiran Jakarta yang menjalani uji coba bus premium, yang rutenya dari Mega Bekasi Hypermal menuju Plaza Senayan. Dalam uji coba Kamis pagi, bus tersebut melintasi Gerbang Tol Bekasi Barat – Tol Jakarta-Cikampek – Tol Dalam Kota – Semanggi – Jenderal Sudirman – Jalan Pintu Gelora 1 – Jalan Asia-Afrika – Jalan Akses Sentral Senayan (titik pemberhentian) dalam waktu 70 menit.

“Target kami bus Transjabodetabek dapat menembus kepadatan lalu lintas jam sibuk Bekasi dan Jakarta maksimal (dalam) 1,5 jam, namun dalam perjalanan uji coba ini ternyata lebih cepat 20 menit sampai ke tujuan,” katanya.

Tiket bus premium tersebut rencananya dibanderol Rp20 ribu per penumpang untuk trayek Bekasi-Senayan. Fasilitas bus meliputi Free Wi-Fi, reclining seat, sabuk pengaman, charger hingga pengawalan khusus vooridjer Kementerian Perhubungan. “Selama masa uji coba 7-20 September 2017, ongkos perjalanannya kita diskon menjadi Rp15 ribu per penumpang,” katanya.

Oktober, Proyek Jalur Kereta Sukabumi-Bogor Mulai Peletakan Batu

0

BOGOR DAILY- Presiden Joko Widodo akan membangun jalur ganda atau double track Kereta Api Bogor-Sukabumi. Pembangunan proyek yang ditaksir menelan biaya Rp 400 miliar tersebut dilakukan untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas dari Bogor ke Sukabumi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi ditargetkan dilaksanakan paling cepat pada Oktober 2017. Budi mengatakan kini pihaknya tengah melakukan tahap analisis dan survei lokasi.

“Kita sedang analisis study dan survei. Akan groundbreaking kurang lebih Oktober atau November,” kata Budi di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (6/9).

Sebelumnya, Budi mengatakan rencana pembangunan jalur ganda ini bisa meningkatkan jumlah pengguna kereta api hingga 40 persen. Karena setelah dibangunnya jalur ganda akan ada penambahan jumlah rangkaian kereta api dengan total mencapai 10 atau 12 gerbong/kereta.

Saat ini jumlah rangkain Kereta Api Bogor-Sukabumi hanya berjumlah enam gerbong. Dalam sehari, kereta tersebut hanya melakukan tiga kali perjalanan.

Menurut Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop I Jakarta, Suprapto mengungkapkan adanya jalur ganda Kereta Api Bogor-Sukabumi juga bisa mengurangi beban jalan raya dan mengurangi kerusakan jalan raya apabila truk barang dialihkan ke moda transportasi kereta api.

 

Ini Tujuh Ruas Jalan yang Dibeton Serentak

0

BOGOR DAILY- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor kini tengah menggeber pembangunan jalan beton di tujuh titik. Ada tujuh lokasi jalan yang dibeton dengan total panjang mencapai 4.433 meter.

Di antaranya, Jalan Tumenggung Wirareja, Jalan Kantor Batu, Jalan Pulo Empang, Jalan Aria Suryalaga, Jalan Roda, Jalan Aria Suyrawinata, dan Jalan Pemda batas kota.

Yang terbaru, Dinas PUPR melakukan betonisasi di ruas Jalan Gedong Sawah, Kelurahan Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Kepala bindang (Kabid) Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Bogor, Wawan Gunawan mengatakan betonisasi pada titik tersebut dilakukan mulai dari depan SMP Negeri 2 Kota Bogor.

“Gedong Sawah pengerjaannya 120 hari, kalau pelaksanaannya belum ada sebulan,”ujar dia, Rabu (6/9/2017).

Wawan pun berkilah adanya persepsi masyarakat yang mengatakan bahwa pembangunan jalan sepanjang 200 meter itu dilakukan asal-asalan. Tak sedikit masyarakat yang menilai ketebalan betonisasinya hanya setebal lima sentimeter.

Padahal, kata Wawan, memang baru dimulai sehingga terkesan belum maksimal. “Jadi kemarin ada yang mengatakan hanya asal asalan itu mereka tidak tahu. Itu hanya alasnya yang lima sentimeter,” tuturnya.

Wawan melanjutkan, pengerjaannya betonisasi di titik tersebut dilakukan secara bertahap, tujuan tidak lain agar lalu-lintas di sekitar jalan tersebut tidak tersendat.

“Ruas jalan yang sudah dicor di jalan tersebut panjangnya sudah mencapai 40 meter, rencananya akan dibeton hingga Simpang Hotel Salak,” tandasnya.

Sementara itu proses betonisasi di Jalan Pulo Empang hingga Pasir Kuda setiap harinya menciptakan kemacetan yang panjang.

Meski polisi sudah memberlakukan sistem satu arah, tapi kemacetan tetap terjadi.

 

Catat Nih! Ada 1.850 Lowongan CPNS Jalur Khusus

0

BOGOR DAILY Sebanyak 17.928 lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk mengisi jabatan di 61 lembaga telah dibuka sejak kemarin. Dalam pengrekrutannya, Kementrian PAN-RB menyediakan jalur khusus sebanayk 1.850 lowongan.

Di antaranya untuk lulusan terbaik (cumlaude/dengan pujian), 166 lowongan untuk penyandang disabilitas, dan 196 lowongan untuk putra/putri dari Papua dan Papua Barat. Menteri PAN-RB Asman Abnur mengatakan, lulusan cumlaude itu harus dari universitas berakreditasi A. Hanya saja tidak semua usia bisa diproses, tetapi bagi pendaftar usia di bawah 35 tahun

“Jumlah yang kami sediakan ini sebanyak 10 persen dari total formasi yang tersedia di semua Kementerian dan Lembaga Negara. Kami tidak membatasi tahun lulusan, namun maksimal berusia 35 tahun,” ungkap Asman.

Sementara itu, kategori putra/putri Papua dan Papua Barat terbuka bagi pelamar yang menamatkan pendidikan SD, SMP/SLTP, dan SMU/SLTA di wilayah Papua dan Papua Barat atau berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak) asli Papua/Papua Barat.

Dari 61 lembaga yang membuka lowongan CPNS, tidak semuanya menyediakan posisi bagi penyandang disabilitas. Lembaga yang membuka lowongan mencari penyandang disabilitas/berkebutuhan khusus dengan kriteria mampu melakukan tugas seperti menganalisis, membaca, mengetik, menyampaikan buah pikiran, dan berdiskusi.

Selain tiga kategori khusus itu, ada kategori umum untuk pelamar yang tidak termasuk dalam tiga kategori tersebut.

Ia memastikan kalau sistem baru ini tidak memungkinkan nepotisme, karena didasarkan nilai dan dilindungi Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg). “Penyandang disabilitas yang berprestasi akan ditempatkan sesuai kebutuhan. Untuk anak dari Papua ditempatkan di seluruh Indonesia, ini untuk pererat persatuan,” jelasnya.

Sedang atlet berprestasi, pihaknya dengan Kemenpora sedang menyusun sistem penerimaan CPNS ASN berdasar skala perolehan medali, baik tingkat nasional maupun internasional. Atlet yang mengharumkan nama daerah maupun bangsa itu juga mendapat perhatian khusus nantinya.

Pemerintah kata dia, juga melakukan evaluasi pada lembaga nonstruktural yang dibentuk melalui undang-undang. Beberapa lembaga nonstruktural tahun lalu dibubarkan Pemerintah karena kontribusinya kurang maksimal dan tumpang tindah dengan lembaga lain.

“Tahun lalu ada 11 lembaga nonstruktural yang dibubarkan karena produktifitasnya tidak sesuai harapkan. Saat ini kita evaluasi lembaga nonstruktural,” jelasnya

Syarat lebih terperinci untuk tiap jabatan di setiap instansi sudah bisa diakses di situs www.menpan.go.id dan https://ssc.bkn.go.id, maupun situs lembaga terkait. Persyaratan sudah bisa dilihat dari sekarang dan siap-siap karena pendaftarannya akan dibuka pada 11 September 2017.

“Jadwal pendaftaran mulai 11 September 2017 sampai 25 September 2017,” terang Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB, Herman Suryatman.

Berikut tahapannya:

Pengumuman: 5-19 September 2017
Pendaftaran Online dan Upload Dokumen: 11-25 September 2017
Pengumuman Lulus Seleksi Administrasi: 3 Oktober 2017
Pengambilan Tanda Peserta Ujian (TPU) dan Pelaksanaan SKD: 9-20 Oktober 2017
Pengumuman Hasil SKD (Seleksi Kompetensi Dasar): 26 Oktober 2017
Pelaksanaan Psikotes: 30 Oktober-3 November 2017
Pengumuman Hasil Psikotes: 7 November 2017
Pelaksanaan Tes Kesehatan dan Kebugaran serta wawancara: 28 November 2017
Pemberkasan Online: 4-7 Desember 2017
Pemberkasan Fisik: 11-14 Desember 2017

PPP Dekati Demokrat-PAN Bangun Poros Baru

0

BOGOR DAILY- Demokrat ingin mengajak PAN dan PPP membentuk poros baru untuk memunculkan kandidat calon gubernur baru di Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2018. PPP menjajaki kemungkinan koalisi tersebut. “Poros tersebut termasuk salah satu opsi yang coba dijajaki. Dasarnya adalah untuk menyiapkan kendaraan politik dengan kekuatan minimal 20 persen kursi dan belum bicara figur,” ujar Wasekjen PPP Achmad Baidowi dalam keterangannya, Rabu (6/9).

Baidowi yang akrab disapa Awiek mengatakan, partainya hingga kini belum menentukan siapa calon yang akan didukung di Pilgub Jabar. Lantas, bagaimana dengan wacana PPP mendukung Ridwan Kamil (RK)? “Antara bergabung dengan poros baru ataupun mengusung RK peluangnya sama besar. Bagi PPP, untuk saat ini menyiapkan dua figur cawagub yakni Asep Maoshul dan Uu Ruzhanul Ulum,” sebut Awiek.

Dua nama di atas diharapkan Awiek dapat terus membangun komunikasi dengan siapa pun pihak yang ingin maju menjadi calon Gubernur Jabar. Soal harapan Nasdem agar PPP mendukung RK, Awiek hanya mendoakan saja. “Mudah-mudahan harapan Nasdem terealisasi meskipun membuka opsi untuk poros lain juga masih terbuka. Saat ini RK baru dapat dukungan dari Nasdem dan PKB,” ujar Awiek.

Sebelumnya diberitakan, Demokrat bersama PPP dan PAN dikabarkan sepakat membangun koalisi baru untuk Pilgub Jabar 2018. Koalisi poros tengah ini bakal menawarkan sosok baru selain figur-figur yang selama ini mengemuka. “Harapannya ada calon baru yang selama ini barang kali di luar yang sudah ada, itu harapan yang dibuat partai (koalisi, red),” kata Ketua DPD Demokrat Jabar Iwan Sulandjana.

Geruduk Kantor Bupati, Pedagang Mau Tutup Jalur Puncak

BOGOR DAILY- Ratusan Pegadang Kaki Lima Jalur Puncak Kabupaten Bogor berunjuk rasa di halaman kompleks perkantoran pemerintah daerah setempat, Rabu, 6 September 2017. Mereka mengancam akan menutup jalur Puncak bila pemerintah tetap melakukan pembongkaran lapak pedagang di sana.

Koordinator aksi Fahreza meminta pemerintah daerahnya terlebih dulu menyediakan lahan dan bangunan relokasi sebelum melakukan pembongkaran. Pembongkaran yang terbagi dalam tiga tahap itu mulai dilakukan pada Selasa, 5 September 2017, lalu rencananya dilanjutkan pada 18 September 2017 mendatang.

“Pemerintah hanya bicara relokasi-relokasi tapi sampai sekarang belum ada bentuknya (bangunan). Ini urusan perut warga di puncak tak bisa dinanti-nanti,” kata Fahreza menegaskan. Rencana relokasi menurutnya sudah digulirkan sejak sekitar satu tahun lalu namun belum ada kejelasannya sampai pelaksanaan pembongkaran.

Ancam tutup jalur Puncak

Ketua Relawan Perjuangan Demokrasi Kabupaten Bogor Dody Achdi Suhada menentang alasan pembongkaran PKL di sepanjang jalur Puncak karena proyek pelebaran jalan oleh pemerintah pusat. Menurut informasi yang ia dapatkan, pemerintah pusat menggulirkan rencana pelebaran Jalan Raya Puncak sejak Februari 2017.

“Selama ini pemerintah ngapain saja? Kalau tempat relokasi itu dibahas sejak lama harusnya sekarang sudah ada bangunannya tinggal relokasi,” kata Dody. Ia meyakinkan organisasinya telah mengingatkan pemerintah daerahnya saat melakukan mediasi sekitar satu tahun yang lalu.

Menurutnya, pemerintah jangan asal merelokasi para pedagang dari lapak yang ditempatinya selama puluhan tahun terakhir. Dody meminta bangunan di tempat relokasi nanti juga berstandar internasional supaya menarik minat para pembeli atau wisatawan. Ia mencontohkan tempat penampungan PKL seperti di Bali dan sebagainya.

Dody menegaskan pihaknya bersama para pedagang mengancam akan menutup Jalur Puncak bila pembongkaran tetap dilakukan sebelum ada kejelasan relokasinya. “Yang demo ini pedagang di wilayah Cibeureum sampai Mesjid Attaawun. Saya akan lawan dengan menutup Jalur Puncak kalau masih mau lakukan pembongkaran,” katanya.

Sementara menurut Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor Jhona Sijabat justru sebaliknya. Ia meyakinkan proses pembongkaran PKL dan bangunan liar di Jalur Puncak cukup mendadak sehingga pemerintah daerahnya belum sempat menyiapkan tempat relokasi permanen bagi para pedagang.***