Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 8936

Dies Natalis IPB ke-54, Jokowi Berikan ‘Kado’ Bibit Padi

0

BOGOR DAILY-Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini akan menyampaikan orasi pada sidang Terbuka Dies Natalis Institut Pertanian Bogor (IPB) ke-54, di Grha Widya Wisuda (GWW) Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Rabu (6/9/2017).

Rektor IPB, Prof Herry Suhardiyanto mengatakan, dalam kesempatan tersebut, Jokowi akan memberikan orasi mengenai pengarusutamaan pertanian untuk kedaulatan pangan Indonesia. “Selain itu, dalam momen ini Presiden Jokowi juga akan menyerahkan bantuan benih bibit padi unggul jenis IPB3S kepada sejumlah kepala daerah yang telah berkomitmen dalam pengembangan varietas padi ini daerahnya,” katanya.

Di sisi lain, ia mengatakan bahwa tahun ini merupakan tahun yang menentukan IPB sebagai penggerak dalam pembangunan di Indonesia.

“Pada usia IPB yang ke-54 ini, IPB telah mengukir berbagai prestasi membanggakan, melahirkan berbagai ide, gagasan dan karya nyata, inovasi, sebagai upaya untuk mengembangkan pertanian Indonesia serta mewujudkan sistem pertanian yang tangguh,” jelasnya.

Dalam kegiatan Dies Natalis IPB ke-54 ini, lanjutnya, IPB menginginkan agar para pemangku kebijakan dan pihak-pihak terkait lainnya untuk menempatkan isu dan persoalan pertanian dan pangan ini menjadi fokus bersama demi terwujudnya kemajuan bangsa dan Negara Republik Indonesia.

Muspida Bakar 10 Kilo Ganja di Kantor Kejaksaan Kota Bogor

0

BOGOR DAILY- Kejaksaan Negeri Kota Bogor memusnahkan barang bukti narkoba pada Rabu (6/9/2017). Ketua Kejaksaan Negeri Kota Bogor Rd M. Teguh Darmawan mengatakan,  barang bukti yang dimusnahkan sudah memilik kekuatan hukum . “Artinya perkara itu sudah incraht jaksa selaju eksekutor melakukan eksekusi terhadap putusan pengadilan,” jelas Teguh kepada wartawan.

Di halaman kantor Kejari Kota Bogor, pemusnahan juga melibatkan polisi serta unsur dari Badan Narkotika Kota Bogor, termasuk mengundang pejabat Pemerintah Kota Bogor.

Barang bukti yang memusnahkan terdiri dari narkoba jenis Sabu seberat 522,609 gram, ganja 10 ribu gram, ekstasi 35 butir. “Dan juga obat yang dilarang sesua uud kesehatan. Juga ada handpone senjata, timbanagn dan bong semuanya dirampas untuk dimusnahakan dengan cara dibakar direbus ada juga yang dipotong,” lanjutnya.

Barang-barang ini menurutnya didapat dari bandar dan pemakai yang diakumulasi mulai dari November 2016 sampai Juli 2017. “Jadi ini menyambung dari tahun lalu,” tukas Teguh.

Terpisah Ketua BNK Kota Bogor Ade Syarip Hidayat berkata bahwa pemusnahan ini sebagai bukti keseriusan Pemerintah dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat.

Terlebih kata Ade saat ini Pemerintah Kota Bogor berniat untuk mengusulkan pembentukan Badan Narkotika Nasional Kota Bogor. Atas usulan tersebut Sekda Kota Bogor ini juga menjelaskan sudah memenuhi sejumlah syarat yang ditentukan. “Lahan sudah ada, kemudian kami bentuk tim sebagai studi banding,” kata Ade.

Kini untuk merealisasikan rencana itu, Ade juga mengusulkan pengajuan personel dari unsur Polresta Bogor Kota. “Kami juga akan minta personil ke plresta. Kami akan mendukung untuk menjadi ketua dan struktirnya,” tutupnya

 

Kejutan Sahabat, Bella Dapat Hadiah Lingerie Pinky

0

BOGOR DAILY– Artis cantik Laudya Cynthia Bella akhirnya sebentar lagi akan melepas masa lajangnya. Setelah sempat gagal menikah dengan keponakan Jusuf Kalla, ia kini memantapkan hatinya pada pengusaha kaya asal Malaysia.

Keduanya dikabarkan akan segera menikah. Bahkan Bella juga sudah menggelar acara pengajian di kediamannya. Sama seperti para artis kebanyakan, ia juga mendapat kejutan Bridal Shower dari para sahabatnya, di antaranya Shireen Sungkar dan Zaskia Sungkar. Semalam, Selasa (5/9/2017), para sahabatnya itu membuat Bella terharu dan berbunga-bunga.

Mengenakan baju putih, Bella kaget saat mendapat kejutan tersebut. Ia bahkan terlihat hampir menangis saking bahagianya.  Maklum saja, Bella pernah gagal menikah, jadi pernikahannya kini sangat ia syukuri.

https://www.instagram.com/p/BYrU4hfgfuu/

Video kebahagiaan dan keharuan Bella itu diposting oleh para sahabatnya. Kemudian akun Instagram @lambe_turah mengeditnya menjadi video yang utuh. Tampak Bella berdoa untuk kelancaran pernikahannya, lalu ia berjoget sambil memperlihatkan cincinnya. Ada juga video saat Bella mendapat hadiah dari para sahabatnya tersebut.

Kado itu dibungkus kain warna merah muda dan dimasukkan ke dalam pepper bag. Bella pun membukanya, dan ternyata di dalamnya ada benda yang siap membawa Bella menjadi istri dari Engku Emran.Yakni sebuah lingerie warna pink yang seksi.

Tentunya, lingerie itu diharapkan akan dipakai oleh Bella pada malam pertamanya dengan duda tampan tersebut.

shanatatreya: mbak bella semoga bahagiak lahir bathin sampe maut memisahkan dg bang E nya

ghinacl: Alhmdulillah sold out shay

feecho8492: Seneng bella akhirnya married smoga langgeng smp kakek nenek yaaa kaka bella

Mulut Besar Pelatih Boneo FC Akhirnya Terbungkam

0

BOGOR DAILY-Indra Sjafri sukses membungkam mulut besar Iwan Setiawan dengan penampilan apik timnas U-19 Indonesia atas Myanmar dengan 2-1 di Stadion Thuwunna, Selasa (5/9) malam. Hal ini merujuk dari pernyataan Iwan sebelumnya, yang justru mendoakan Timnas U-19 gagal di Piala AFF U-18 2017.

Dalam laga semalam, memang tak banyak suporter timnas Indonesia yang memberi dukungan langsung di Stadion. Namun, doa jutaan masyarakat Indonesia diyakini terus mengalir dari tanah air.

Sayangnya, di antara dukungan positif bangsa Indonesia, ada segelintir pihak yang justru berseberangan dan malah memilih mendoakan nasib buruk untuk Garuda Nusantara. Salah satunya adalah Pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan.

Sehari sebelum laga Indonesia versus Myanmar, Iwan pernah mengatakan tak yakin dengan kiprah pasukan Indra Sjafri. Rahmat Irianto dan kawan-kawan dipercaya tak akan bisa melewati lawan-lawannya di Grup B dan menembus empat besar gelaran Piala AFF U-18 2017.

Parahnya, Iwan menilai Indra Sjafri tak pantas memimpin timnas. “Menurut saya Indra Sjafri tidak pantas menjadi pelatih Tim Nasional. Kurang cocok Indra Sjafri. Iwan Setiawan lebih cocok. Kalau menurut saya tidak cocok Indra Sjafri. Orang gagal terus kok Indra Sjafri,” bilang eks pelatih Persija Jakarta itu.

Ucapan kontroversial itu memicu polemik. Bahkan, Presiden Borneo FC, Nabil Husein marah besar dengan komentar itu. Iwan dinilainya memalukan karena mengurusi orang lain ketimbang timnya sendiri.

“Saya minta maaf ini memang memalukan. Tapi kami tak akan diam karena tak sepatutnya kami berkomentar. Lebih baik fokus pada klub ketimbang mengurusi orang lain,” tulis Nabil dalam akun Twitter-nya dengan geram.

Sementara itu, Indra Sjafri justru punya cara lebih elegan untuk membalas ucapan Iwan. Ketimbang ikut berkoar, Indra Sjafri memilih fokus membawa Timnas U-19 bermain atraktif melawan tuan rumah di laga perdana.

Bukan cuma menang, Garuda Nusantara berhasil catatakan 67 persen penguasaan bola, dengan 25 tembakan dan 10 di antaranya tepat sasaran. Akurasi umpannya bahkan capai 87 persen dan istimewanya kemenangan ini diraih dengan cara dramatis setelah kalah terlebih dahulu di babak pertama.

“Alhamdulillah kami meraih kemenangan di laga perdana Piala AFF U18, apalagi yang kami lawan tuan rumah. Doa bangsa Indonesia dikabulkan malam ini kami mampu kalahkan mereka,” ucap Indra usai laga.

Komentar itu sebenarnya sederhana. Namun, maknanya sangat mendalam. Indonesia yang sebelumnya diprediksi oleh Iwan kalah, justru bisa menang dan berjaya dalam laga tersebut. Pernyataan Indra Sjafri tentu menohok bagi Iwan.

Lagi pula Iwan secara prestasi tak terlalu mengilap, cuma berhasil bawa Borneo FC juara Piala Gubernur Kaltim dan juarai timnas U-14 di Piala Asia Pasifik. Sedangkan Indra, terbukti dalam pembinaan bibit muda. Dia juga pernah bawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 lalu dan pemain binaannya masih jadi andalan di timnas sampai saat ini.

Risiko Kalau Kartu ATM Digesek Dua Kali oleh Kasir

0

BOGOR DAILY– Sering belanja dengan kartu kredit ataupun kartu debit? Waspada jika kartu Anda digesek dua kali oleh kasir di merchant.

Bank Indonesia menegaskan bahwa kartu hanya boleh diproses di electronic data capture (EDC) milik bank atau agen pembayaran. Gerai dilarang menggesek di komputer kasir.

Pelarangan penggesekan ganda tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat dari pencurian data dan informasi kartu. Salah satu pihak dalam pemrosesan transaksi pembayaran adalah acquirer, yaitu bank atau lembaga penerbit kartu kredit lain yang bekerja sama dengan pedagang.

Untuk mendukung perlindungan data masyarakat, acquirer wajib memastikan kepatuhan pedagang (merchant) terhadap larangan penggesekan ganda. ”Kami meminta bank yang menindak (merchant) atau kami yang menindak nanti,” ujar Gubernur BI Agus D.W. Martowatdojo saat ditemui di kompleks gedung DPR, Jakarta, kemarin (5/9).

Menurut Agus, praktik double swipe semestinya dapat langsung dilaporkan kepada perbankan maupun BI sebagai regulator. ”Kalau swipe dua kali, profil data pemegang kartu bisa bocor. Itu mesti diyakini tidak terus dilakukan,” jelasnya. Namun, dia enggan memerinci terkait laporan dari nasabah tentang kebocoran data tersebut.

Untuk kepentingan rekonsiliasi dan pendataan transaksi pembayaran, merchant dan perbankan diharapkan dapat menggunakan metode lain yang tidak melibatkan penggesekan ganda.

”Jika masyarakat mengetahui atau mengalami praktik penggesekan ganda, masyarakat dapat melaporkan ke contact center BI di nomor 131 dengan menyebutkan nama pedagang dan nama bank pengelola yang dapat dilihat pada stiker mesin EDC,” tambah Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman.

Mesin cash register milik merchant tidak mempunyai pengaman seperti pada mesin EDC milik bank. Jika terjadi perekaman data serta penggunaan data di luar keperluan bank, bank tidak bertanggung jawab. Tujuan merchant merekam data melalui mesin cash register-nya biasanya untuk keperluan pendataan internal merchant. Bukan untuk laporan kepada bank.

Corporate Secretary PT Bank Mandiri Tbk Rohan Hafas menyebutkan, bank selama ini hanya bisa memperingatkan merchant agar tidak melakukan dua kali perekaman data. Di luar itu, Bank Mandiri telah menyediakan mesin electronic cash register (ECR) yang bisa dipergunakan merchant untuk rekonsiliasi data.

”Dalam satu kali pemrosesan kartu kredit, mesin ECR tersebut bisa merekam data kartu kredit nasabah untuk keperluan bank sekaligus untuk keperluan pendataan konsumen bagi merchant,” katanya.

Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) Solihin menyatakan, pihaknya tidak melakukan double swipe di toko-toko milik Alfamart. ”Kami tidak memproses kartu kredit dengan cara seperti itu. Lagi pula, kami tidak punya mesin cash register yang bisa merekam data dari kartu kredit,” ujarnya.

Siap Terbang ke Myanmar, FPI Buka Posko Jihad

0

BOGOR DAILYApa yang dialami umat muslim Rohingya di Myanmar membuat Front Pembela Islam (FPI) tidak bisa diam. Kini ratusan laskar FPI Kabupaten Lebak, Banten bersiap ke Rakhine State untuk membantu penderitaan korban genosida.

Bahkan laskar FPI sudah membuka posko bantuan untuk menampung relawan lainnya yang ingin berjihad untuk membantu korban pembantaian dan pelanggaran HAM di Rakhine.

Kepala Bidang Dakwah FPI Lebak, Syaifullah mengatakan sudah ada 100 anggota yang siap berangkat. Namun hingga saat ini masih menunggu instruksi dari DPP FPI. ”Sejauh ini yang mengaku sudah siap ada 100 orang, kita tinggal nunggu instruksi,” terang Syaifullah

Pada Selasa (5/9), relawan FPI melakukan aksi penggalangan dana di lampu merah Patih Derus, Rangkasbitung, Lebak.

Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengimbau warganya tidak terbawa emosional lantas berangkat ke Myanmar untuk membela muslim Rohingya. ”Lebih baik kita tunggu langkah-langkah dari pemerintah. Dengan berangkat ke sana (Myanmar) malah menambah sengsara nanti,” paparnya juga.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Raya Albantani, Zaenala Abidin Sujai mengatakan istighotsah yang digelar Selasa (5/9) itu merupakan inisiatif Gubernur Banten, Wahidin Halim yang meminta agar dilakukan doa untuk muslim Rohingya di Myanmar. ”Dalam rangka solidaritas dan rasa kemanusiaan serta ikut prihatin tragedi yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar,” katanya.

Menurutnya, uang hasil donasi warga Banten dalam doa bersama yang nilainya Rp 30 juta untuk muslim Rohingya akan disalurkan melalu Badan Amal dan Zakat (Baznas) RI. ”Untuk mengurangi segala penderitaan yang dialami muslim Rohingya,” katanya.

Pendaftaran CPNS Tahap II Dibuka Hari Ini

0

BOGOR DAILY-Pemerintah kembali membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahap II tahun 2017 untuk mengisi formasi di 61 kementerian, lembaga dan pemerintah provinsi. Sebelumnya, Pemerintah membuka penerimaan CPNS tahap I tahun 2017, untuk mengisi kebutuhan pegawai di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) dan Mahkamah Agung (MA).

Pemerintah sempat menjanjikan pembukaan dilakukan mulai 5 September 2017 pukul 23.00, namun pada kenyataannya website resmi pemerintah sempat error alias down.

Karena itu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menyampaikan pembukaan pendaftaran online penerimaan CPNS pada 61 kementerian, lembaga, dan pemerintah provinsi mulai hari ini, Rabu (6/9) melalui sscn.bkn.go.id. Sebanyak 17,928 formasi CPNS dibuka.

Informasi lowongan tertuang pada website kementerian bersangkutan dengan ciri utama menggunakan domain go.id, website menpan.go.id, sscn.bkn.go.id, atau akun media sosial utama BKN yaitu facebook.com/bkngoid dan twitter.com/bkngoid.

“Bagi pelamar CPNS Kemenkum HAM dan MA yang dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi diberikan peluang untuk kembali melamar CPNS tersebut dengan catatan hanya dapat memilih satu instansi dan satu formasi,” jelas Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan, Rabu (6/9).

Pelamar yang sebelumnya sudah melamar pada seleksi Kemenkum HAM dan MA tidak perlu lagi membuat akun saat akan melamar di tahap II ini. Pelamar tinggal log-in pada web sscn.bkn.go.id dengan memasukan NIK dan password yang digunakan pada pelamaran di pembukaan tahap I.

Daftar 61 Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Provinsi

1. Kementerian Keuangan, 2.880
2. Kementerian ESDM, 65
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 300
4. Kementerian Ketenagakerjaan, 160
5. Kementerian Kelautan dan Perikanan, 329
6. Kementerian Perindustrian, 380
7. Kementerian PUPR, 1.000
8. Kementerian Pariwisata, 40
9. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, 1.610
10. Kementerian LHK, 700
11. Kementerian Perhubungan, 400
12. Kementerian Luar Negeri, 75
13. Kementerian Desa, PDT, dan Transmigras, 91
14. Kementerian Kesehatan, 1.000
15. Kementerian Pertanian, 475
16. Kementerian Sosial, 160
17. Kementerian Riset, Teknologi, dan PT, 1.500
18. Kementerian PPN/BAPPENAS, 38
19. Kementerian PANRB, 91
20. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, 21
21. Kementerian Sekretariat Negara, 178
22. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, 40
23. Kementerian Agama, 1.000
24. Kementerian Perdagangan, 65
25. Kementerian Pemuda dan Olah Raga, 27
26. Kementerian Bidang Polhukam, 25
27. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, 25
28. Kementerian BUMN, 25
29. Kementerian KUKM, 25
30. Kementerian Pertahanan, 50

Lembaga
31. Kejaksaan Agung, 1.000
32. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), 175
33. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), 98
34. Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), 60
35. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), 28
36. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), 175
37. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), 10
38. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), 90
39. Badan Nasional Pengawasan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), 87
40. Komisi Yudisial (KY), 33
41. Badan Narkotika Nasional (BNN), 275
42. Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), 60
43. Badan SAR Nasional, 160
*44. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), 300*
45. Badan Keamanan Laut (BAKAMLA), 225
46. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), 182
47. Lembaga Penerbagan dan Antariksa Nasional (LAPAN), 99
48. Badan Ekonomi Kreatif, 93
49. Badan Pengawas Obat dan Makanan, 110
50. Badan Intelijen Negara (BIN), 199
51. Badan Kepegawaian Negara (BKN), 212
52. Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), 157
53. Setjen DPR, 85
54. Badan Informasi Geospasial (BIG), 67
55. Lembaga Administrasi Negara (LAN), 299
56. Mahkamah Kontitusi (MK), 70
57. Kepolisian Republik Indonesia, 200
58. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), 25
59. Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK), 53
60. Lembaga Sandi Negara (LEMSANEG), 26

Provinsi
61. Kalimantan Utara, 500. (ika)

Busyet! Aplikasi ‘Ayo Poligami’ Bebas Diunduh, Nih Isinya…

0

BOGOR DAILY- Hadirnya beragam aplikasi mampu membuat hidup pengguna menjadi semakin mudah. Meski begitu, aplikasi juga tak jarang digunakan untuk hal yang kontroversial bahkan mampu berdampak negatif bagi pengguna ponsel pintar.

Aplikasi yang mampu mempertemukan seseorang dengan lawan jenisnya untuk saling berkenalan seperti Tinder juga tak luput dari minat para pengguna. Namun siapa sangka ada aplikasi yang dikembangkan developer yang mendukung poligami?

aplikasi Ayo Poligami belakangan menjadi perbincangan banyak kalangan. Pasalnya, aplikasi tersebut membantu pengguna untuk bertemu dengan orang lain yang ingin berpoligami.

Tak hanya aplikasi, Ayo Poligami juga tersedia dalam versi website, seperti keterangan yang tercantum di Google Play Store.

“AyoPoligami.com adalah platform yang berusaha untuk mempertemukan pengguna prianya dengan wanita yang bersedia membuat ‘keluarga besar’ dari satu suami. Para lajang maupun yang sudah menikah, janda atau duda, diterima dengan tangan terbuka di sini,” bunyi keterangan aplikasi tersebut.

Aplikasi itu telah diunduh sebanya 390 kali. Meski begitu, mayoritas pengunduh memberikan bintang satu pada aplikasi tersebut dan menilai Ayo Poligami aplikasi yang akan merusak rumah tangga.

“App apaan ne…. ??? Merusak aja… Ini ne yg bikin rumah tangga org bisa makin ancurrrr….,” kata seorang netizen.

“Mass.. Kreatif sih kreatif tpi gk bikin rusak rmh tangga org kalii!! Jangan mengatas namakan agama untuk kepentingan pribadi, nabi Muhammad poligami hanya untuk menyelamatkan janda2 yg suaminya meninggal dunia akibat perang, jdi tolong di cerna, ‘dibaca’ sejarah nya biar tau dan gk salah langkah,” ujar netizen lainnya.

Netizen lain juga mengatakan, “Ya Allah bro/sis yg bikin Aplikasi ini…merusak rumah tangga orang dengan cara apa pun kan hukumnya haram…”.

Sementara itu, salah satu netizen mengatakan “Poligami itu pilihan, jangan mengharamkan yang sudah dihalalkan oleh Allah.”

Poligami memang kerap menjadi hal yang sensitif. Pasalnya banyak kalangan khususnya perempuan yang enggan dipoligami. Tak ayal aplikasi semacam ini juga menimbulkan kontroversi.

Dapat Bantuan Air Bersih, Warga Cariu Antre Berjam-jam

BOGOR DAILY–  Antrean warga untuk mendapatkan air bersih kembali terlihat. Kali ini warga Desa Cariu, yang rela mengantri berjam-jam untuk mendapat air bantuan dari Anggota DPR RI, Anton S Suratto, Selasa (05/09/2017).

Menurut ketua setempat, Muhammad Hamid mengatakan, daerahnya tengah dilanda krisis air bersi akibat hujan tidak turun sejak awal Agustus 2017. “Kami kesulitan air untuk minum. Sebulan ini, kami terpaksa beli untuk konsumsi,”.

Tak hanya di wilayahnya, warga Cariu umumnya mulai kesulitan mendapatkan sumber air bersih. Sebab, sumur milik warga sudah mengering. “Saudara saya di desa tetangga juga kesulitan air bersih,” terangnya.

Mendengar adanya bantuan dari anggota dewan, sejak pagi warga rela antre untuk mendapatkan air bersih dari truk tanki sumbangan dari Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, Anton Sukartono Surrato.

“Kalau mandi, kami masih bisa memanfaatkan air kali,” katanya. Dia menerangkan, selama ini warga membeli air seharga Rp6.500 per galon. Air itu untuk kebutuhan masak dan mandi.

“Awalnya harga satu galon hanya Rp5.500, sekarang sudah naik seribu karena banyak warga membutuhkan,” ujarnya. Sementara itu Anton Surrato mengatakan, air bersih yang disalurkan kepada warga Desa Cariu ini untuk tanggap darurat.

“Awalnya saya sendiri tidak tahu kalau warga Desa Cariu kesulitan air bersih, jika tidak ada informasi dari kader. Makanya, tanpa berpikir panjang saya menghubungi pengusaha air curah untuk mengirimkan bantuan ke Desa Cariu,” katanya.

Bikin Panik, Roket Lapan Nyasar ke Pemukiman Warga

BOGOR DAILY-Kejatuhan roket milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) sepertinya sudah menjadi hal yang biasa bagi warga Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kendati demikian tetap saja membuat warga panik kalau ada benda aneh yang menimpa dari angkasa.

Seperti yang dialami warga Kampung Parigi, RT 03/06, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, pagi kemarin (5/9). Mereka melihat ada suara bising dan aneh jatuh ke tanah.

Warga pun memberanikan diri mendatangi arah suara. Mereka melihat sebuah benda seperti tabung elpiji besar yang menyemburkan percikan api terbang ke arah perkebunan.

“Sebelum jatuh, sempat mutar-mutar di atas rumah saya. Terus jatuh di belakang rumah. Kayak ayam ngamuk, habis dipotong, gelepek-gelepek gitu,” ungkap Lilis, 30, warga RT 03/06, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin.

Setelah benda itu tak bergerak, Lilis bersama warga lain mendekati lokasi jatuhnya benda metal sepanjang sekitar 1,5 meter tersebut. Sebagaimana dugaannya, benda itu merupakan roket milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan). Lilis memang pernah mengalami kejadian serupa. “Sudah tiga kali seperti ini,” ujarnya.

Tidak lama kemudian, Babinkamtibnas Desa Sukamulya Aiptu Sujarwo datang untuk mengamankan lokasi. Roket tersebut pun langsung diamankan dan dibawa kembali ke kawasan Lapan di Kecamatan Rumpin.

Kasubbag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena menjelaskan, roket milik Lapan itu jatuh pascauji statistik di Tarogong, Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, sekitar pukul 10.30. Petugas langsung mengamankan roket serta lokasi penemuan. Peristiwa itu mengakibatkan kerusakan pohon bambu milik warga. Namun, tidak ada korban.

Menurut Ita, sewaktu Lapan melakukan uji coba roket, ada kesalahan teknis sehingga selongsong roket terbang ke arah utara yang berjarak sekitar 1 km dari titik awal. Roket kemudian memutar dan jatuh di pepohonan.

“Lapan melakukan penelitian penyebab jatuhnya roket. Lapan mengumpulkan warga untuk memberikan penjelasan dan antisipasi keresahan di lokasi jatuhnya selongsong,” kata Ita.