Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 8967

Plastik E-KTP Mengelupas, Identitas Warga Tak Terbaca

BOGOR DAILY- Blanko Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik yang dikeluarkan pemerintah pusat dikeluhkan warga Kabupaten Bogor.

Pasalnya, baru dua tahun saja blanko tersebut sudah rusak. Sehingga, warga yang hendak mengurus administrasi keperluan pribadinya mengaku kesulitan lantaran KTP Elektronik yang dipegangnya menjadi sulit untuk di foto copy. “Baru juga dua tahun, masa KTP saya sudah rusak seperti ini,” kata Adi (25)

Saat ini, KTP Elektronik yang dipegangnya itu sudah tampak sulit untuk dikenali identitasnya karena nyaris tidak terbaca lagi.

“Saya ingin tukar tapi prosesnya pasti lama. Sebab yang sudah bikin dari tahun lalu juga sampai sekarang ada yang belum jadi,” kata dia.

 

 

Terowongan Alternatif di Ciawi Ditakuti Warga, Ini Penyebabnya

BOGOR DAILY- Sebuah terowongan di Jalan Tipar, Desa Pandansari, Ciawi Bogor terpantau minim penerangan. Bahkan saking gelapnya, warga yang melintas pun kerap merasa takut ketika memasuki terowongan tersebut. Terowongan tersebut merupakan akses warga Desa Pandansari yang sering digunakan untuk menuju ke Pasar Ciawi dan sekitarnya.

Salah satu warga Kampung Peundeuy, Abas Sari (52), mengaku bahwa terowongan  tersebut juga rawan dilintasi warga saat malam hari. “Iya emang gak ada lampunya, gelap, jadi gak aman, dari dulu di sini sering kejadian, yang lewat itu ada yang nyegat, begal,” ujar Abas.

Ia menambahkan kejadian warga yang dicegat begal paling baru terjadi sekitar 3 bulan yang lalu, bahkan sempat dikejar warga namun tidak berhasil ditangkap.

Semenjak kejadian itu, ia berinisiatif untuk memasang lampu, namun kerap dicuri. Karena hal itu Abas mengaku dirinya sempat memasang lampu namun lampu tersebut kerap hilang dicuri orang.

“Saya juga pernah pasang lampu karena gelap, kan, tapi ada yang jail, lampunya diambil, udah dua kali saya,” katanya.

Ia berharap bahwa jalan itu diberi penerangan oleh pemerintah karena minimnya cahaya di sana membuat terwongan tersebut sangat rawan. “Saya harap dipasang lampu lah biar aman, warga sini, tukang ojeg juga bakal seneng,” katanya.

Kemenag RI Instruksikan Kota/Kabupaten Solat Gerhana Bulan

0

BOGOR DAILY- Indonesia akan dilintasi oleh Gerhana Bulan Parsial pada Selasa, 8 Agustus 2017. Umat Muslim dipersilakan untuk mempersiapkan Salat Gerhana Bulan.

Anjuran ini dikeluarkan oleh Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama dalam surat edaran yang ditujukan kepada Kanwil Kemenag di seluruh Indonesia,Minggu (6/8/2017).

Dari situs resmi Kemenag, Gerhana Bulan Parsial akan terjadi pada Selasa 8 Agustus 2017 pukul 02.22 WIB, 01.22 WITA dan 00.22 WIT. Puncak gerhana terjadi pada pukul 03.21 WIB, 02.21 WITA dan 01.21 WIT.

Kemenag meminta agar masyarakat menyelenggarakan Salat Khusuf Al Qamar atau salat gerhana bulan. Pemda di kabupaten/kota diminta menggandeng bersama para ulama, pemimpin ormas Islam dan masyarakat untuk melaksanakan salat gerhana ini di daerah masing-masing.

Pelaksanaan salat Gerhana Bulan Parsial ini diminta dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan situasi di setiap daerah. Penyelenggara salat gerhana juga diminta memberi sosialisasi dan panduan salat gerhana kepada para jamaah yang akan mengikutinya.

Jadi untuk umat Islam yang ingin ikut salat gerhana, catat baik-baik waktunya. Kemudian, coba hubungi masjid, ormas Islam, ulama atau kantor dinas Kemenag setempat untuk informasi lokasi dan teknis pelaksanaannya.

Bulan Depan Hari Patah Hati Nasional Jilid II, Kok Bisa?

0

BOGOR DAILY-  Pasangan artis Raisa dan Hamish Daud dikabarkan bakal menggelar pernikahan pada 3 September 2017. Terbongkarnya tanggal pernikahan Raisa  dan Hamish membuat warganet heboh. Seperti yang terlihat dari postingan akun gosip lambenyinyir yang memposting tanggal pernikahan pasangan selebritis ini.

“Akad nikah 3 September 2017. Kurang dari sebulan lagi Mbak Yaya akan resmi jadi istri nya Bang Hamish. Semoga lancar sampe hari H yes,” tulis lambenyinyir di Instagram.

Dari postingan tersebut diketahui, jika semua persyaratan pernikahan Raisa dan Hamish sudah dipenuhi. Pernikahan mereka diketahui tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA) Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dikabarkan pasangan ini akan menggelar pernikahan mereka di MidPlaza, Jakarta Pusat

Kisah asmara Raisa dan Hamish kerap dijadikan sebagai bahan candaan netizen.

Contohnya, pada acara tunangan Raisa dan Hamish yang dilaksanakan pada 21 Mei 2017 lalu muncul tagar #Haripatahhatinasional di media sosial twitter dan instagram.

Bahkan, tagar ini menjadi trending topic Indonesia. Banyak netizen yang merasa patah hati lantaran penyanyi cantik ini akan segera dipinang oleh aktor tampan. Begitu pun saat netizen tahu soal rencana pernikahan pasangan ini yang jatuh pada 3 September bulan depan. Nampaknya, tanggal itu akan jadi Hari Patah Nasional JIlid II. Berikut komentar netizen.

@dewifatkhurroji, “Eta terangkanlaah..eta terangkanlaaah..hati adekkk terpoteeekkk ini bang hamish”

@anggakurniapratama, “Hari berkabung nasional 3 september gue mau dijadikan tanggal merah pokoknya”

Begini Ramainya Arak-arakan Bendera Raksasa di Bogor

BOGOR DAILY- Sebuah bendera merah putih raksasa diarak sejumlah orang mengitari Pusat Kota Bogor, Minggu (6/8/2017).

Bendera berukuran 5 x 100 meter itu diarak oleh sebanyak kurang lebih dari 200 orang yang terdiri dari sejumlah personel TNI, Komunitas, hingga Organisasi Masyarakat (Ormas). Kegiatan mengarak bendera itu dimulai dari Balaikota Bogor sekira pukul 07.00 WIB.

Jalur yang dilewatinya antara lain Jalan Ir H Djuanda, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Pemuda, Jalan Kesehatan, Jalan Ahmad Yani, dan berakhir di Makodim 0606 Kota Bogor di Jalan Jenderal Sudirman.

Di lapangan,  tampak sejumlah masyarakat Kota Bogor berada di pedestrian melihat rombongan yang mengarak bendera itu.

Tak sedikit yang mengeluarkan ponselnya untuk mengabadikan momen tersebut. Tampak Wali Kota Bogor, Bima Arya hingga Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Ulung Sampoerna ikut dalam barisan rombongan.

Sebagai informasi, kegistan mengusung atau mengarak bendera raksasa itu meruoakan bagian dsri rangkaian acara Festival Merah Putih 2017 dalam rangka HUT RI ke-72.

Ini Buka-bukaan Mnkominfo Blokir Medsos

0

BOGOR DAILY-Menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara sering dicecar karena kebijakannya memblokir media sosial (medsos). Mulai dari Vimeo hingga Telegram, kena imbas penutupan akses di Indonesia.

Rudiantara mengungkapkan bahwa tak ada niatan bagi dirinya untuk memblokir media sosial (medsos). Namun langkah pemblokiran harus dilakukan demi menjaga masyarakat dari pengaruh konten negatif.

“Pemerintah tidak ada niat melakukan pemblokiran medsos karena medsos memberi manfaat kepada masyarakat Indonesia. Kenapa harus diblok? Nggak ada pemikiran dari pemerintah untuk memblok,” tutur Rudiantara.

Dia lantas mencontohkan medsos tak hanya digunakan untuk alat komunikasi, melainkan sudah merambah menjadi sarana jual beli bagi para penggunanya.

“Manfaatnya lebih banyak daripada mudharatnya,” sebut pria yang sering dipanggil Chief RA ini.

Disampaikannya, pemerintah mengambil keputusan pemblokiran medsos, lantaran untuk melindungi dari konten negatif seperti pornografi, radikalisme, hingga terorisme. Langkah pemblokiran medsos juga dilakukan apabila pemilik medsos tidak kooperatif mengatasi isu-isu tersebut.

“Cara apalagi yang harus kami lakukan agar masyarakat ini tidak terpapar dengan konten yang berkaitan dengan radikalisme atau terorisme? Satu-satunya jalan ya blok, nanti datang, pasti keluar (pemilik medsosnya),” kata dia.

Cara ini yang diambil Kominfo dengan memblokir Vimeo dan Telegram. Bedanya dari Vimeo, CEO Telegram Pavel Durov kooperatif dan menyambangi Indonesia.

Sebelumnya, dikatakan Menkominfo, cara pemerintah ini juga didukung oleh DPR khususnya Komisi I. Tak hanya take down akun, bahkan memblokir platform-nya pun didukung jika sang empunya tak bisa mengatasi konten-konten negatif di dalamnya.

“Sebagai pemerintah tentu kita ingin menjaga radikalisme dan terorisme tidak berkembang di Indonesia, kita harus potong. Belum lagi dengan konten yang lain yang bisa diperdebatkan,” imbuhnya.

Suami Dibakar Hidup-hidup, Ini Curahan Hari Istrinya

BOGOR DAILY-Siti Zubaidah (25) begitu shock mendengar kabar suaminya, MA yang dibakar hidup-hidup karena dituduh mencuri amplifier musala. Menurut Zubaidah, seharusnya suaminya tidak diperlakukan seperti hewan.

“Ya kalaupun dia maling, kan nggak pantas diperlakukan seperti itu. Dia diperlakukan kayak binatang aja,” kata Zubaidah saat ditemui detikcom di kediamannya di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (3/8/2017) malam.

Peristiwa keji main hakim sendiri itu terjadi pada Selasa (1/8) lalu. MA dibakar hidup-hidup setelah dituduh warga melakukan pencurian amplifier musala Al Hidayah, Babelan, Bekasi.

Kemudian di media sosial beredar informasi bahwa MA merupakan korban salah sasaran yang hanya numpang salat di musala tersebut. Polisi menyatakan, berdasarkan keterangan dan alat bukti yang ada, memang benar terjadi pencurian.

Kembali ke Zubaidah, dia meyakini suaminya tidak bersalah. Apalagi suaminya memang merupakan tukang reparasi peralatan elektronik. Zubaidah mengakui, suaminya memang kerap mencari ampli bekas. Dia menduga MA memang sedang membawa amplifier untuk direparasi ketika salat di Musala Al Hidayah.

“Saya sempat lihat di Youtube, ada videonya. Ada yang bilang di video itu kalau ampli musalanya itu masih ada di tempatnya. Tapi suami saya sudah dihakimi. Sekarang videonya sudah hilang,” kata Zubaidah.

Polisi kini tengah mencari sosok pembakar MA. Zubaidah berharap pelaku mendapatkan keadilan yang setimpal.

“Mudah-mudahan terungkap yang membakar suami saya, cuma minta keadilan aja buat suami saya,” kata Zubaidah.

Marquez Duduki Pole Position MotoGP, Disusul Rossi

0

BOGOR DAILY- Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, berhasil meneruskan performa apik di FP4. Pada kualifikasi, dia berhasil mencatatkan waktu tercepat sehingga berhak atas pole position dalam race MotoGP Rep Cheska, Minggu (6/8).

Marquez yang kurang menggigit di FP1 dan FP2, melesat di FP3. Ternyata itu menjadi sinyal kuat di kualifikasi. Benar saja, The Baby Alien – julukan Marquez, mampu melesat dan akhirnya merebut pole position dengan catatn waktu 1 menit 54,981 detik.

Hasil ini seperti mengulang pencapain musim lalu. Di MotoGP Rep Cheska 2016, Marquez juga merebut pole position dengan catatan waktu 1 menit 54,596 detik. Hanya saja, tentunya dia tak ingin hasil balapan musim lalu di Brno terulang.

Bukan apa-apa, kala itu Marquez harus puas hanya berada di posisi ketiga. Podium pertama direbut Cal Crutchlow yang memulai balapan dari posisi 10. Sedangkan podium kedua menjadi milik Valentino Rossi yang start dari posisi keenam.

Marquez harus mewaspadai geliat Crutchlow dan Rossi pada balapan nanti. Bisa saja akan terjadi deja vu. Crutchlow sendiri sudah menargetkan bakal mengulangi pencapaian di Brno pada musim lalu. Pada balapan nanti, pembalap asal Inggris itu start dari posisi kelima di bawah Andrea Dovizioso.

Sementara itu, pembalap Movistar Yamaha, Rossi, yang sempat tercecer di FP1 dan FP2, berhasil mengunci posisi start di grid depan. Ya, Rossi memulai balapan di belakang Marquez setelah mencatat waktu 1 menit 55,073 detik. Sedangkan start dari posisi ketiga adalah rekan Marquez, Dani Pedrosa.

Marquez termotivasi untuk kembali menang di Brno seperti yang pernah dia lakukan pada 2012 (Moto2) dan 2013 (MotoGP). Terlebih dia memiliki ambisi mengembalikan dominasi pembalap asal Spanyol di Brno.

Maklum saja, sebelum musim lalu gelar juara diambil Crutchlow dari Inggris, dalam 4 musim sebelumnya pembalap Spanyol mendominasi. Pada 2015, Jorge Lorenzo berhasil menang. Kemudian pada 2014 menjadi milik Dani Pedrosa. Balapan di Brno pada 2013, Marquez yang naik podium pertama. Dan, pada 2012, Pedrosa mampu finis terdepan.

Hasil Kualifikasi MotoGP Rep Cheska, Sabtu (5/8):
1. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 54.981s [Lap 6/7] 306km/h (Top Speed)
2. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha (YZR-M1) 1m 55.073s +0.092s [6/7] 308km/h
3. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 55.119s +0.138s [7/7] 310km/h
4. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP17) 1m 55.441s +0.460s [6/7] 312km/h
5. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 1m 55.489s +0.508s [6/7] 303km/h
6. Jorge Lorenzo ESP Ducati Team (Desmosedici GP17) 1m 55.552s +0.571s [5/6] 305km/h
7. Maverick Viñales ESP Movistar Yamaha (YZR-M1) 1m 55.663s +0.682s [7/7] 308km/h
8. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac (Desmosedici GP17) 1m 55.738s +0.757s [5/6] 312km/h
9. Alvaro Bautista ESP Pull&Bear Aspar (Desmosedici GP16) 1m 56.027s +1.046s [6/7] 308km/h
10. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)* 1m 56.075s +1.094s [6/7] 309km/h
11. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 56.355s +1.374s [2/5] 305km/h
12. Loris Baz FRA Reale Avintia (Desmosedici GP15) 1m 56.624s +1.643s [6/7] 303km/h
13. Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 1m 56.460s 305km/h
14. Jonas Folger GER Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)* 1m 56.540s 305km/h
15. Jack Miller AUS EG 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 56.543s 305km/h
16. Hector Barbera ESP Reale Avintia (Desmosedici GP16) 1m 56.685s 311km/h
17. Karel Abraham CZE Pull&Bear Aspar (Desmosedici GP15) 1m 56.786s 307km/h
18. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory (RC16) 1m 57.034s 307km/h
19. Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory (RC16) 1m 57.042s 304km/h
20. Andrea Iannone ITA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 57.245s 305km/h
21. Tito Rabat ESP EG 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 57.288s 307km/h
22. Sam Lowes GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP)* 1m 57.465s 303km/h
23. Scott Redding GBR Octo Pramac (Desmosedici GP16) 1m 57.517s 307km/h

Ini 10 Daftar Jemaah Meninggal di Madinah

BOGOR DAILY– Jemaah haji asal Tulungagung, Mudjiono Sukibat bin Somodimedjo (63) meninggal akibat serangan jantung di Madinah. Total jemaah Indonesia yang meninggal jadi 10 orang.

Kasi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja (Daker) Madinah, Edi Supriyatna, menginformasikan Supono meninggal di hotel. Diduga ia mengalami serangan jantung.

“Almarhum meninggal pada pukul 10.43 Waktu Arab Saudi,” kata Edi, Sabtu (5/8/2017).

Supono berasal dari Tulungagung dan tergabung dalam kelompok terbang 8 Embarkasi Surabaya. Dia tiba di Madinah pada Senin, 31 Juli 2017.

Berikut data lengkap 10 jemaah yang meninggal hingga hari ini, Minggu (6/8):

1. Umi Nadiroh Yunus Husen (SUB 05/Embarkasi Surabaya), meninggal di RS Al Ansaar karena serangan jantung pada Senin, 31 Juli 2017.

2. Agus Salim Mulia Siregar (MES 02/Embarkasi Medan), meninggal karena trauma pada tulang leher akibat terjatuh di halaman Masjid Nabawi pada Selasa, 1 Agustus 2017.

3. Indriyani Wahadi Wiyono (SOC 02/Embarkasi Solo), meninggal di RS Al Ansaar karena penyakit jantung Rabu, 2 Agustus 2017.

4. Sukamto bin Sudarman Muryadi (JKS 16/Embarkasi Jakarta-Bekasi), meninggal di RS Al Ansaar, karena serangan jantung pada Kamis, 3 Agustus 2017

5. Hadiarjo Singarejo Singaleksana Kasenet bin Singarejo Kasenet (SOC 01/Embarkasi Solo), wafat di hotel karena serangan jantung pada Kamis, 3 Agustus 2017 jam 13.00 WAS.

6. Ilebbi binti Jinatta Lepu (UPG 08/Embarkasi Makassar), meninggal di pelataran Masjid Nabawi karena serangan jantung pada Kamis, 3 Agustus 2017 jam 16.16 WAS.

7. Sarnata Sarun (JKG 05/Embarkasi Jakarta-Pondok Gede), meninggal di hotel karena serangan jantung pada Kamis, 3 Agustus 2017 pukul 20.00 WAS.

8. Amnah Hasri Husin binti Husin (MES 02/Embarkasi Medan), meninggal karena serangan jantung pada Jumat, 4 Agustus 2017 pukul 03.00 WAS.

9. Supono Suseno Satari (SUB 07/Embarkasi Surabaya), meninggal di halaman Masjid Nabawi karena serangan jantung pada Sabtu, 5 Agustus 2017.

10. Mudjiono Sukibat (SUB 08/Embarkasi Surabaya), meninggal di hotel karena serangan jantung pada Sabtu, 5 Agustus 2017.

Penampakan Kecelakaan Sedan di Tol Tebet Bikin Merinding

BOGOR DAILY- Sebuah sedan mengalami kecelakaan di Tol Tebet yang mengarah ke Cawang. Belum diketahui kronologi peristiwa kecelakaan tersebut.

“Informasinya kecelakaan terjadi di Tebet, KM 02+100 arah Cawang. Informasi korban belum diketahui,” ujar petugas call center PT Jasa Marga Ahmad, Minggu (6/7/2017).

Ahmad mengatakan informasi mengenai kecelakaan tersebut didapat sekitar pukul 01.42 WIB. Informasi mengenai kronologis peristiwa kecelakaan belum diketahui. Ahmad menyebut lalu lintas (lalin) macet menjelang lokasi kejadian.

“Kronologinya belum diketahui. Kepadatan hanya di sekitar lokasi,” tuturnya.

Sementara itu, dari foto yang diungguh dalam akun twittter resmi TMC Polda Metro Jaya‏, terlihat bagian depan mobil rusak parah. Terlihat beberapa warga berada di dekat mobil membantu proses evakuasi.

Terlihat serpihan body mobil berserakan di sekitar lokasi. Tampak warga juga berkerumun menonton kejadian tersebut dari pagar pembatas jalan.

TMC menulis seluruh korban kecelakaan tersebut telah dibawa ke RSCM dan RS UKI. Kecelakaan mobil sedan dengan plat nomor B 22 RSY ini masih dalam penanganan polisi.

“Seluruh korban tutup usia & luka2 kecelakaan Honda Accord B 22 RSY di KM 2 Tol Cawang dievakuasi ke RSCM & RS UKI,” tulis TMC Polda Metro Jaya, Minggu