Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 8976

Ini 3 Puteri Indonesia yang Dekat dengan Menteri

BOGOR DAILYDi balik beredarnya foto kedekatan Indira Soediro dan Menteri ESDM Ignasius Jonan, ada pula sederet finalis Puteri Indonesia yang dipilih jadi orang kepercayaan menteri. Berikut sosok puteri Indoneisa yang berada di lingkaran sistem kabinet kerja Jokowi.

1. Indira Soediro

Indira lahir pada tanggal 22 Agustus 1971 di Jakarta. Ia merupakan pemenang dari kontes Puteri Indonesia pada 1992. Ini pertama kalinya ajang tersebut digelar.

Ia merupakan lulusan jurusan Ekonomi Universitas Trisakti. Saat kuliah pun ia sempat ditunjuk sebagai asisten dosen beberapa mata kuliah karena kecerdasannya.

Tak cuma cerdas secara akademis, Indira juga aktif berkesenian. Ia merupakan seorang pianis dan violis berbakat. Dengan modal itu semua, tak ayal dia menjadi juara kontestasi perempuan tercantik se-Indonesia.

Berkat kemenangannya di Puteri Indonesia tersebut, Indira kemudian mendapatkan kesempatan untuk mewakili Indonesia pada kontes Miss Universe 1993 di Meksiko. Sebagai staf ahli, Indira memang tak bisa untuk tidak dekat dengan Jonan.

2. Anindya K Putri

Anindya Kusuma Putri lahir di Semarang, 3 Februari 1992. Ia adalah pemenang kontes Puteri Indonesia 2015 perwakilan dari Jawa Tengah.

Anindya merupakan Puteri Indonesia ketiga yang berasal dari Jawa Tengah, setelah Agni Pratistha (2006) dan Maria Selena (2011). Jiwa sporty, pengalaman di Puteri Indonesia dan senang bertualang kemudian mengantarkannya menjadi juru bicara Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia mulai awal Mei 2017. Ia menggantikan Gatot S. Dewa Broto yang naik jabatan sebagai Sekretaris Menpora.

3. Zukhriatul Hafizah

Nama Zukhiratul Hafizah sempat melambung karena menjadi salah satu pemenang di ajang Puteri Indonesia 2009. Ia berhasil menyabet gelar runner up I Puteri Indonesia.

Ia pun menjadi wakil Indonesia dalam Miss International 2010. Saat itu ia berhasil meraih gelar Miss Friendship.

Prestasi Fiza ini sekaligus menunjukkan keberhasilan wakil Indonesia meraih salah satu gelar di ajang internasional. Yayasan Puteri Indonesia (YPI) pertama kali mengirim Puteri Indonesia dalam ajang kecantikan ini pada 2007. Hafizah lahir di Bekasi, 8 Juli 1987. Ia merupakan lulusan London School Public Relation.

Sebelum mengikuti ajang Puteri Indonesia, ia juga pernah menjadi Abang None Jakarta pada tahun 2006.

“Dia staf Tata Usaha, bahasa gampangnya Sekretaris Menteri. Udah lama kok,” kata juru bicara Kementerian Perhubungan JA Barata s

Menhan Uji Coba Pesawat Tanpa Awak di Rumpin Bogor

BOGOR DAILY– Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu meninjau uji coba Pesawat Terbang Tanpa Awak (PPTA). Pesawat itu merupakan hasil kerjasama antara hasil litbang Kemhan dan industri pertahanan untuk memperkuat sistem pertahanan.

Uji coba tersebut dilakukan di Lapangan Terbang Rumpin, Jl Raya Cicangkal, Rumpin, Bogor, Kamis (27/7/2017) sekitar pukul 09.25 WIB. Hadir dalam uji coba itu pejabat Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) dan pimpinan perusahaan PT Dirgantara Nusantara.

Pesawat yang diterbangkan bernama Rajawali 720. Pesawat tersebut dapat terbang lebih dari 24 jam dengan radius jelajah hingga 1.000 km.

“Ini adalah pameran drone yang dilaksanakan Balitbang Kemhan. Selain pesawat Rajawali ada 11 pesawat lainnya,” kata Kapuskom Publik Kemhan Totok Sugiharto.

Selain Rajawali 720, rencananya akan diuji coba empat pesawat lainnya. Empat pesawat tanpa awak tersebut adalah Puna alap-alap, Wulung, Elang Laut, dan Mission System.

Pesawat Rajawali 720 dirancang dengan misi utama sebagai pesawat pengintai, dan dilengkapi kamera yang menghasilkan gambar maupun video. Pesawat tersebut memiliki ketinggian hingga 8.000 meter dan kecepatan mencapai 135km/jam

Polisi Kembalikan Motor Hasil Curian, Begini Reaksi Pemiliknya

BOGOR DAILY- Wahyudi, warga Kedung Halang Sukaraja Kabupaten Bogor berterima kasih dan bersyukur, karena motor Honda Scoopy yang sudah sebulan raib dicuri, akhirnya ditemukan polisi.

Kepolisian Polsek Rumpin Polres Bogor lalu menyerahkan motor kepada Wahyudi, setelah ia menunjukan surat sah kendaraan dan laporan polisi yang ia buat di Polsek Sukaraja tanggal 12 Juni 2017 lalu.

Kapolsek Rumpin, Kompol S Simangungsong mengatakan, motor Honda Scoopy warna putih dengan nomor polisi F 4181 FAG milik korban diamankan saat pihaknya melakukan pemeriksaan atas beberapa pria yang sedang nongkrong.

“Awalnya kami patroli dan curiga atas keberadaan beberapa pria yang sedang nongkrong. Karena curiga, kami periksa kendaraan mereka. Nah satu motor oleh pemiliknya tidak bisa menunjukan STNK dengan berbagai alasan. Motor kami bawa ke kantor polisi. Saat dicek nomor rangka dan nomor mesin ke Samsat Kabupaten Bogor, ternyata ada perintah pemblokiran. Kami langsung yakin, motor tersebut curian,”katanya.

Polisi yang curiga, lalu melakukan pemeriksaan terhadap sebuah rumah yang dikontrak pelaku.

Dari pemeriksaan itu, petugas kembali menemukan tiga motor curian yang belum terjual.

Kapolsek menambahkan, motor akhirnya diserahterimakan ke pemiliknya.

“Motor korban didapatkan bersamaan dengan tiga motor curian lainnya di salah satu rumah kontrakan. Ini lokasi nongkrong anak muda. Saat dilakukan penggeledahan para pemilik rumah tidak berada ditempat dan saat ini polisi masih melakukan penyelidikan karena penyewa rumah kontrakan tidak memberikan identitas diri kepada pemilik Kontrakan,”ujarnya.

Aqua Palsu Beredar di Bogor, Tutup Botol Bisa Dicungkil

BOGOR DAILY- Beredarnya video produk air mineral Aqua yang dijual dengan kondisi tutup botol yang tidak wajar, membuat warga resah. Seperti halnya yang di alami oleh aakun Facebook Tommy Two Hamami warga Bogor dalam komentar facebook di postingan video aqua palsu. Dirinya menceritakan pernah membeli aqua dengan tutup botol yang tidak wajar.

Menanggapi hal tersebut, Aqua memberikan klarifikasi terkait kasus tutup botol 330 ml yang banyak dipertanyakan warga. Aqua mengimbau kepada siapa pun yang mendapatkan botol tak wajar untuk tidak mengkonsumsi air mineral di dalamnya. “Jangan diminum, jangan dibuang, atau dikembalikan ke penjual, mohon disimpan dahulu, lalu segera hubungi Aqua Menyapa,” kata petugas layanan Aqua Menyapa, Indra, Rabu (26/7).
Communications Director Danone Indonesia selaku pemegang brand Aqua Indonesia Arif Mujahidin, berjanji akan melakukan pengecekan. Arif sendiri, saat dikonfirmasi berkenaan dengan hal tersebut mengaku langsung mencoba sebagaimana seperti yang ada dalam video viral tersebut. Hasilnya, ia tak mendapati kejadian seperti yang terjadi dalam video itu.

“Tutup botolnya tak bisa dicungkil,” ujar Arif saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (26/7).

Arif mengaku, produk Aqua yang jadi ‘eksperimennya’ itu dibelinya dari sebuah minimarket di daerah Sentul, Bogor.

“Nanti begitu sampai di tempat tujuan saya akan coba cari lagi untuk membuktikan,” lanjutnya. Terkait dengan beredar dan viralnya video aqua tersebut, Arif meminta masyarakat untuk tetap tenang.

Widih, Cewek Seksi Ini Rekam Aksi Bunuh Diri Kakak Beradik

BOGOR DAILY– Di balik kematian kakak beradik yang tewas bunuh diri, wanita cantik dan seksi ini ternyata ikut mengabadikan detik-detik saat ked­uanya loncat dari Apartemen Gate­way, Jalan Ahmad Yani, Kota Band­ung. Kejadian terse­but memang cu­kup menggem­parkan dunia maya. Bahkan, video detik-de­tik ketika mereka loncat dari lantai 5 sampai viral Banyak versi video yang tersebar di media sosial. Satu di antaranya hasil rekaman wanita cantik yang merupakan model seksi.

Rekamannya termasuk reka­man yang paling jelas. Se­bab, ia merekamnya dari atas. Detik-detik saat orang kedua melemparkan tubuhnya ke bawah pun masuk kameranya. Teriakan demi teriakan ter­dengar dari kamera tersebut. Ia mengaku masih panik den­gan kejadian yang menimpa­nya itu.

Kejadian bunuh diri itu diketahui terjadi di lantai 5A, sedangkan ia sendiri tinggal di lantai 7. Karena hal ini, Elvia Putri ingin langsung pindah apartemen. Elvia diketahui berprofesi sebagai model.

Kebanyakan pose tubuhnya menghiasi banyak majalah pria dewasa. Tak heran, cap model seksi terus menempel pada dirinya hingga seka­rang.

Lewat Instagram Story @elviaputri13, bahkan ia sem­pat mencurahkan isi hat­inya. “Tolong pengertiannya terlalu banyak DM masuk sms dan telepon..guys, i am shocked too please i can’t gw lantai 7 dan mereka (al­marhumah) lantai 5a. So close gue mau pindah apart besok!” tulisnya.

“Sorry videonya gw hapus guys, karena terlalu banyak viewers..dan ada yang ma­sukin video gw ke youtube..inget Allah. God Blessed!” tambahnya.

“Stop it guys please gw mo­hon pengertiannya..gw yang rekam gw yang liat langsung dan jeritan gw sampe ngeget­er gakuat.. terlalu banyak nye­bar videonya sorry gw hapus.. krn sampe masuk youtube dll. please stop. i am shocked too i can’t! Stop DM/call/text me,” lanjutnya.

Intip nih foto seksinya

 

Tak Puas Corat Coret di Taman, Halte Transpakuan Ikut Dikotori

BOGOR DAILY– Beberapa minggu lalu Pemerintah Kota Bogor geram dengan adanya gambar di dinding pedestrian seputar Kebun Raya Bogor.

Bahkan Bima Arya sampai mengunggah foto tersebut di akun instagramnya untuk mencari tau siapa siapa pelakunya. Menurut Bima gambar tersebut merupakan aksi vandalisme.

Pro dam kontra pun muncul terkait tentang gambar tersebut. Namun, rupanya aksi vandalisme  di Kota Bogor bukan hal baru lagi. Banyak lokasi jadi sasaran vandalisme.

Salah satunya halte Trans Pakuan di Jalan Pajajaran, Kota Bogor. Coretan pilok ataupun tulisan yang tak beraturan mudah ditemui di Halte Trans Pakuan. Bahkan tiang lampu penerangan jalan umum berbentuk kujang pun tak luput dari aksi vandalisme.

Kondisi itu pun menapat tanggapan dari warga Bogor. Risman seorang pejalan kaki mengatakan bahwa aksi vandalisme harus ditindaklanjuti.

Namun, harus ada wadah penggantinya. “Kalau vandal itu kan yang corat coret tanpa makna misal tulisan nama orang atau nama sekolah, tapi ada juga kan yang gambar ditembok bagus, nah itu harus ada wadahnya,” katanya.

Biaya Pilkada Kota Bogor Butuh Rp39,9 Miliar

BOGOR DAILY– Jelang Pilkada 2018 mendatang, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bogor sudah mengusulkan kepada Pemkot Kota Bogor.

Dana tersebut nantinya akan menjadi dana hibah daerah. Ketua KPUD Kota Bogor, Undang Suryatna menuturkan bahwa pihaknya sudah mengusulkan dana untuk Pilkada mendatang.

“Jumlah yang diusulkan Rp 39,9 miliar dari pengajuan pada Januari lalu yaitu Rp 70 miliar,” ujarnya.

Nantinya dana yang diusulkan tersebut tinggal menunggu ketuk palu oleh Wali Kota Bogor. “Nanti ditetapkan dan disahkan dengan pendatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) oleh Wali Kota dan Ketua KPU,  tapi belum dijadwalkan,” katanya.

Undang meambahkan nantinya jika telah ditandatangani oleh Wali Kota Bogor, pihaknya akan mempublis rincian penggunaan anggaran.

Hal itu dimaksudkan agar ada transparasi anggaran. “Jadi memang harus ada transparansi anggaran, karena memang informasi ini harus diketahui masyarakat, satu diantaranya anggaran yang besar itu adalah dana kampanye,” ujarnya.

Artis Ge Pamungkas dan Pamela Bowie Sihir Pengunjung BTM

BOGOR DAILY– Ratusan pengunjung berebut untuk berfoto dengan Ge Pamungkas dan Pamela Bowie saat melakukan “Meet & Greet film Mars Met Venus” di XXI Bogor Trade Mall (BTM), Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (25/7/2017).

Ratusan pengunjung tersihir dengan kedatangan artis Ge dan Pamela hingga saling berebut untuk berfoto selfie. Mereka nampak antusias dengan kehadiran dua aktor film besutan MNC Picture tersebut.

Tidak hanya para remaja, orang dewasa juga nampak mengantre untuk bisa berfoto bersama Ge dan Pamela. Sambil diselingi candaan kepada pengunjung, Ge dan Pamela melayani foto bersama dengan penuh suasana kegembiraan.

“Seneng, bisa ketemu langung kak Ge sama kak Pamela. Ternyata mereka orangnya memang lucu,” ujar salah satu pengunjung XXI BTM, Karina Susanti (24) usai melakukan foto bersama.

Menurutnya, cerita dalam film Mars Met Venus sangat menghibur karena dialami di dunia nyata. “Ceritanya itu dalem banget, kisahnya itu hampir sama di kehidupan nyata. Ada seru, lucu dan sedih pokoknya bagus deh,” ungkapnya.

Hal senada juga dirasakan pengunjung lainnya Silva (22). Menurutnya, film Mars Met Venus ini salah satu film yang menginspirasi untuk cara menghadapi suatu pemasalahan dalam hubungan karena sama dengan kehidupan nyata.

“Kisahnya itu kayak real banget. Jadi memang seperti kita yang main film itu, semua feelnya dapet ada romantisnya, sedihnya, keselnya, senengnya pokoknya ada semuanya deh itu,” tutur Silva.

Setelah hampir satu jam melakukan sesi foto bersama para pengunjung, Ge dan Pamela pun pergi meninggalkan lokasi XXI BTM Bogor. Sedianya, besok mereka melakukan kegiatan serupa di Makassar.

“Terima kasih untuk Bogor. Besok kita mau ke terbang Makassar, terus ke kota-kota lainnya juga,” tutup Ge dan Pamela.

Kadin Curiga Timses Walikota Bogor Ikutan Ngatur Proyek

BOGOR DAILY-Ratusan proyek pembangunan pada tahun anggaran 2017 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor mendapat perhatian khusus dari Kamar Dagang Industri (Kadin) Kota Bogor. Hal itu karena ratusan proyek tersebut saat ini belum dik­erjakan. Kadin pun menuding ada keterlibatan tim sukses (timses) dari Wali Kota Bogor Bima Arya dalam mengatur proyek tersebut.

Ketua Satgas Kadin Agus Lukman meminta Pemkot Bogor segera men­distribusikan paket proyek tersebut. Kadin mengaku prihatin karena seluruh perusahaan yang diajukan belum mendapatkan paket proyek itu. Padahal, semua perusahaan yang diajukan kadin sudah diseleksi dan sesuai aturan. ”Kita prihatin karena banyak paket proyek di Dinas PUPR yang belum didistribusikan. Padahal, pertengahan tahun ini,” ujarnya.waktunya sangat mepet di

Seluruh proses distribusi, la­njut dia, harus sesuai meka­nisme dan alur pekerjaan ber­dasarkan undang-undang. Selama ini pendistribusian paket-paket itu banyak yang menyalahi aturan, sehingga pemkot harus melakukan pem­benahan. Kadin juga sudah menyeleksi seluruh perusa­haan di Kota Bogor untuk mengetahui perusahaan yang siap melaksanakan proyek pembangunan.

Perusahaan yang sudah diseleksi kadin sebanyak 158 perusahaan dari total 300 pe­rusahaan. Selanjutnya untuk verifikasi dilakukan dinas ter­kait. Contohnya di Dinas PUPR, jumlah paket proyek di bawah Rp200 juta sebanyak 104 paket yang diberikan kepada kadin. Sedangkan pengajuan kadin sebanyak 158 perusahaan. “Jadi sangat tidak sesuai an­tara yang didistribusikan dengan yang diajukan. Padahal di PUPR masih ada 700 paket yang be­lum didistribusikan, lalu akan dikemanakan paket itu,” te­rangnya.

Selain itu, menurut Agus, pe­rusahaan lokal lebih kompeten melaksanakan berbagai kegia­tan paket di bawah Rp200 juta atau Penunjukan Langsung (PL). Namun kenyataannya banyak perusahaan dari luar Kota Bogor yang mendapatkan paket PL tersebut. ”Kita akan berjuang agar paket di bawah Rp200 juta kembali sesuai atu­ran prosedurnya dalam pen­distribusian. Kami juga meny­esalkan Dinas Perumkim yang sama sekali tidak mengako­modasi pengajuan kadin untuk proyek pembangunan,” papar­nya.

Sementara itu, anggota Sat­gas Kadin Tumpal Panjaitan juga mempertanyakan soal pendistribusian paket di Dinas PUPR sebanyak 700 paket.  Kadin Kota Bogor menduga ada campur tangan timses Wali Kota Bima Arya dalam proyek proyek PL Pokir di sejumlah dinas instansi di Pemkot Bogor. Padahal secara aturan, peker­jaan proyek itu seharusnya dilakukan perusahaan yang sudah diseleksi dan diperiksa legalitasnya. Persyaratan di antaranya data perusahaan lengkap, Surat Sertifikat Badan Usaha (SBU) dan Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK).

”Diduga ada campur tangan pihak timses Bima Arya yang mengatur ngatur proyek di dinas dinas. Kita akan lakukan aksi demo apabila Pemkot Bo­gor masih mendistribusikan paket yang tidak sesuai aturan prosedural. Karena secara atu­ran, kadin berhak mendapatkan proyek tersebut,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala DPUPR Kota Bogor Chusnul Rozaqi menjelaskan, kegiatan pembangunan infrastruktur belum terealisasi saat ini dika­renakan belum selesai dari desain. Ia memastikan sekitar 500 proyek PL tersebut segera dilaksanakan minggu depan. “Kita masih menunggu desain, kalau memang desainnya sudah beres, maka segera kita sele­saikan,” katanya.

Terkait dugaan membagi-bagikan proyek kepada sejum­lah pengusaha lainnya, kata Chusnul, pengelolaan semua proyek PL merupakan ke­wenangan dari DPUPR. PL dilakukan sesuai dengan aturan berlaku dan kapasitas dari masing-masing penyedia jasa konstruksi. “Dalam Perpres 54/2007 semua itu kewenangan kita. Kita pun mempunyai kri­teria seperti apa. Sehingga kita tidak salah memilih peru­sahaan,” ungkapnya

Banjir Bandang Lagi-lagi Rendam Bangunan SMAN 2 Bogor

BOGOR DAILY– Banjir bandang yang kembali menimpa SMAN 2 Bogor, Kelurahan Sukaresmi, Kota Bogor, pada Senin (24/7) lalu, disesalkan. Proses normalisasi saluran untuk mencegah banjir juga tak kunjung terealisasi di lokasi tersebut. Jangan sampai, dua nyawa melayang pada Februari lalu terulang kembali.

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bogor baru sebatas membangun tanggul pembatas sungai dengan tinggi sekitar 1,5 meter sepanjang 36 meter di daerah hulu untuk menghalau air ke SMAN 2 Bogor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor terus mendorong Dinas PUPR Kota Bogor untuk segera menyelesaikan perkara saluran air di Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal. “Saya dorong PUPR agar buat kajian tertulis. Biar jadi bahan laporan ke pemkot. Ini harus menyeluruh, dari hulu termasuk normalisasi saluran,” ujarnya.

Ia mengaku telah melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Kota Bogor untuk melakukan tanggap darurat sementara. Tapi, untuk melakukan penanganan jangka panjang, menurutnya memerlukan waktu. Karena, biaya perbaikan secara permanen terlebih dahulu perlu dianggarkan oleh Dinas PUPR Kota Bogor.

“Intinya memang yang dilakukan kemarin kan sifatnya tanggap darurat sementara. Kalo permanen, itu harus teranggarkan di Dinas PUPR,” ujarnya.

Maka, wajar menurutnya jika tembok pembatas antara lapangan belakang SMAN 2 Bogor dengan lahan kebun di sampingnya berkali-kali ambruk. Karena, menurutnya pembangunan tembok tersebut merupakan salah satu upaya penanggulangan banjir sementara.

“Jadi, kalau tembok pembatas yg ambruk tersebut, semisal ditembok lagi tanpa di hulunya dinormalisasi, ya akan capek terus bgini,” kata Ganjar.

Kasi Sumber Daya Air pada Dinas PUPR Kota Bogor, Ferry Firmansyah mengatakan bahwa memang belum ada solusi dalam menangkal banjir yang kerap terjadi di Kelurahan Sukaresmi ketika hujan deras. Kini, pihaknya memang sedang membangun tanggul pembatas sungai dengan tinggi sekitar 1,5 meter sepanjang 36 meter.

Tapi, menuturnya tembok tersebut hingga kini belum rampung dikerjakan. “Kita fokus membenahi di hulu. Sedang dalam proses pembangunan sampai sekarang,” ujarnya.

Namun, menurutnya meski tanggul tersebut sudah selesai tahap pengerjaannya. Tapi, tidak menjadin wilayah tersebut bebas dari banjir. Pasalnya, area bangunan SMAN 2 Bogor terbilang memiliki permukaan tanah yang rendah. Sehingga dirinya merekomendasikan untuk SMA Negeri 2 Kota Bogor segera membuat saluran air yang mempuni.

Sebelumnya, bandang kembali merendam SMAN 2 Bogor dan tiga rumah warga RT 03/04 Kelurahan Sukaresmi, Senin sore (24/7). Ini merupakan kejadian kedua kalinya di bulan ini. Padahal, ada waktu lima bulan (Februari-Juli) bagi pemkot untuk mengantisipasi agar peristiwa yang telah menewaskan ibu dan anak itu tidak terulang kembali.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala SMAN 2 Bogor, Bambang Aryan mengungkapkan, pihaknya sudah menyampaikan kejadian ini (banjir,red) melalui Humas Pemkot Bogor agar bisa disampaikan ke Wali Kota Bogor Bima Arya. “Adanya kejadian ini membuat kami khawatir. Sebab tembok pembatas yang diperbaiki untuk mencegah air masuk dari kebun jambu tetap saja jebol,” tandasnya