Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 8975

Warga Jakarta, Bandung Booking Tempat Tinggal di Luar Angkasa

BOGOR DAILY– Saat ini dunia maya sedang dihebohkan dengan kabar ribuan warga Indonesia mendaftar untuk pindah ke negara luar angkasa.

Negara yang dimaksud bernama Asgardia. Nama tersebut diambil dari kota mitologi Norse di langit.  Sebelumnya, diberitakan sebanyak lima ribu warga Indonesia telah mendaftar menjadi bagian Asgardia.

Melalui situs resmi Asgardia, hingga Jumat (28/7/2017) sudah sekira 11.221 warga Indonesia yang resmi mendaftar di Asgardia untuk berkunjung ke luar angkasa.

Bahkan, Indonesia berada di peringkat ke-5 dari 226 negara. Di Indonesia sendiri, kota Jakarta berada di peringkat pertama dengan pendaftar paling banyak, disusul oleh Kota Bandung.

Pendaftaran warga Asgardia tak hanya ditujukan untuk kota-kota besar saja, warga dari seluruh kota di setiap negara bisa mendaftar dengan mudah.  Negara Asgardia yang akan berlokasi di ruang angkasa itu dicetuskan pertama kali oleh ilmuwan Rusia Igor Ahusrbeyli.

Igor Ahusrbeyli menyebut Asgardia sebagai bangsa independen pertama yang beroperasi di ruang angkasa.  Isgor juga mengungkapkan proyeknya ini bukanlah khalayan fantasi, seperti pergi ke Mars dan lain-lain.

Melainkan, sebuah proyek nyata yang bisa direalisasikan untuk warga dunia. Asgardia disebut-sebut memiliki tujuan nasional untuk menjadi pelindung bumi.

Maksudnya, Asgardia ingin menciptakan “pelindung” yang membentengi Bumi dari ancaman kosmis, seperti asteroid, badai matahari, maupun puing-puing angkasa yang rentan menembus atmosfer.

Dalam situs resminya disebutkan bahwa Asgardia didirikan oleh sekelompok ilmuwan, insinyur, pebisnis, dan para pengacara. Selain itu, konsep Asgardia juga menunjukkan untuk pertama kalinya dalam sejarah, negara baru diciptakan bukan di bumi, melainkan di langit.

Sehingga Asgardia disebut juga sebagai “negeri di atas awan”. Selain itu, tim Asgardia akan membuka penerbangan pertama dalam waktu delapan tahun, namun akan dibatasi untuk kalangan profesional saja, termasuk pilot pesawat ruang angkasa dan pakar navigasi.

Hingga kini, tim Asgardia masih membuka pendaftaran bagi siapapun yang ingin menjadi bagian dari negara tersebut.

Untuk menjadi seorang Asgardian, sebutan penduduk Asgardia,  Anda bisa langsung daftar melalui situs resminya.

Asgardia terbuka untuk siapa saja dan tanpa biaya. Meski sudah mendaftar secara online, warganya tetap harus tinggal di Bumi dulu lantaran Asgardia masih perlu dibenahi dalam beberapa aspek.

SBY-Prabowo Sepakat Kerjasama, Poster ‘Prayudho’ Berseliweran

BOGOR DAILY-Partai Demokrat dan Gerindra akhirnya sepakat menjalin kerja sama. Meski tak in­gin ada embel-embel koalisi, menguat kabar bahwa pertemuan ini untuk mempersiapkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Salam cipika cipiki dari Ketua Umum Partai De­mokrat Susilo Bambang Yud­hoyono (SBY) menyambut kedatangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Puri Cikeas, Ke­camatan Gunungputri, Kabu­paten Bogor, kemarin.

Begitu tiba di pendopo, ia langsung bersalaman dengan Prabowo. SBY juga sempat memegang bahu Prabowo hingga nuansa keakraban keduanya terlihat dalam pertemuan yang dige­lar malam ini.

Sama halnya dengan SBY, Agus juga bersalaman dan cipika cipiki dengan Prabo­wo. Dari pertemuan itu, SBY sepakat akan mengawal neg­eri bersama Partai Gerindra. Kedua partai ini juga menja­lin kerja sama tanpa koalisi.

“Kami bersepakat untuk terus akan mengawal nega­ra ini meskipun tidak dalam bentuk koalisi. Karena kita kenal Koalisi Indonesia Hebat, Koalisi Merah Pu­tih pun sudah mengalami pergeseran. Karena itu, kami memilih tidak perlu membentuk koalisi. Yang penting kita meningkatkan komunikasi dan kerja sama,” tegasnya.

Sekadar diketahui, Partai De­mokrat mempersiapkan Agus Yudhoyono sebagai salah satu kandidat yang bisa diusung dalam Pilpres 2019. Nama putra sulung SBY itu bahkan sudah disandingkan dengan Prabowo Subianto untuk pil­pres jelang pertemuan SBY-Prabowo malam ini di Cikeas.

Salah satunya muncul dalam poster yang dipub­likasikan kader Demokrat dengan akun @lawanjokowi sejak kemarin. Dia memun­culkan poster ‘Prayudho’ yang di-retweet pengurus Demokrat lain, salah satunya Jubir Demokrat Imelda Sari.

Masih di akun yang sama, poster lainnya menunjuk­kan duet Prabowo-AHY un­tuk Pilpres 2019, dengan slogan ‘Indonesia Jaya’. Di poster ini, Agus masih men­genakan seragam dinas TNI dan Prabowo dengan ‘baju kebesarannya’, kemeja putih empat kantong.

Munculnya nama Agus Yudhoyono yang disand­ingkan dengan Prabowo, diamini baik Partai Demokrat maupun Gerindra. Keduanya sama-sama menilai peluang menduetkan Prabowo-Agus terbuka untuk Pilpres 2019.

“Kalau kita melihat yang ada saat ini, dari kader-kader seluruh Indonesia itu rata-rata kawula mudanya menginginkan Mas AHY ini menjadi next leader. Jadi ini masih dorongan dari kader-kader di bawahnya, terutama kawula muda,” ungkap politikus Demokrat Agus Hermanto.

Begitu juga direspons Ket­ua DPP Partai Gerindra Su­pratman Andi Agtas. “Semua serba mungkin, tidak ada yang tidak mungkin. Tetapi ini semua akan sangat ter­gantung pada hasil survei dan keputusan Pak Prabo­wo,” ucap Supratman.

Sementara Prabowo jus­tru menutup rapat informasi soal peluang duet dirinya dengan AHY. “Pilpres masih lama, masih lama ya,” kata Prabowo sambil berlalu.

3.423 Warga Kabupaten Bogor Terbang ke Arab

BOGOR DAILYSuasana haru terjadi di pelataran Masjid Baitul Faizin, Cibinong, kemarin. Di tengah terik matahari, sejumlah orang menangis tersedu melepas sanak keluarganya yang pergi untuk menunaikan ibadah haji. Ya, keberangkatan ini merupakan rombongan ca­lon jamaah haji pertama dari Kabupaten Bogor. “Mohon doanya semoga dapat diterima menjadi haji yang mabrur,” kata jamaah haji asal Kabupaten Bogor Usep (63) yang berangkat bersama sang istri. ­

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bogor Enday Zarkasyi mengatakan, keberang­katan calon jamaah haji ini merupakan gelombang pertama kloter kedua asal Kabu­paten Bogor dengan jamaah haji 13 orang yang akan diga­bung dengan jamaah haji dari Kabupaten Cianjur dan Sukabumi. “Nanti jumlah keseluruhannya ada 404 jamaah ditambah enam petugas. Jadi total keseluruhan 410 orang,” katanya.

Sesuai data Kemenag Kabu­paten Bogor, jamaah haji asal Bumi Tegar Beriman yang berangkat tahun ini sebanyak 3.478 orang. Namun itu masih data awal, karena nantinya masih ada mutasi dari daerah lain atau sebaliknya.

“Kalau jumlah pasti jamaah dari Kabupaten Bogor diper­kirakan hanya 3.423 orang. Mereka terbagi dalam sebelas kloter dan dua gelombang,” ujarnya.

Enday menjelaskan, semua jamaah haji asal Kabupaten Bogor sudah masuk pemeriksaan. Hasilnya, semua lolos dalam artian tidak ada yang sakit. Sehingga diperkirakan hingga akhir pemberangkatan jamaah haji dari wilayah Kabu­paten Bogor, semuanya bisa menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

“Mohon doa saja. Insya Allah semuanya bisa menunaikan ibadah haji. Setiap kloter juga disediakan Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD),” jelasnya.

Enday berharap calon jamaah haji dapat mensyukuri bahwa mereka berkesempatan menjadi tamu Allah SWT. Sebab, kalau berbicara menunggu untuk pergi ke tanah suci, jamaah memerlukan waktu yang tak sedikit. Seperti kalau jamaah yang belum berangkat itu mi­nimal menunggu 13 tahun dulu baru bisa berangkat. Se­dangkan kalau yang sudah berangkat seperti berangkat tahun ini, minimal menunggu dulu selama 23 tahun baru bisa berangkat lagi. “Makanya jamaah harus mensyukuri betul-betul, karena peminat dari Kabupaten Bogor juga cukup banyak,” tuturnya.

Gara-gara Pakai Seragam Ormas, Ketua DPRD Terancam Pidana

BOGOR DAILY – Ketua DPRD Kota Bogor Untung Maryono harus tersangkut masalah hukum. Ini menyusul keluarnya surat somasi atas perilakunya yang tempo hari sempat membuat gaduh lantaran sekalu ketua DPRD pakai seragam Ormas Pemuda Panca marga (PPM).

Dalam surat somasi tersebut, Untung selaku Ketua DPRD yang pakai seragam Ormas, dianggap telah men­cederai kredibilitas LVRI Kota Bogor lantaran menggunakan seragam Pemuda Panca Mar­ga (PPM) saat memimpin sidang paripurna. “Saya sebagai Kabag Kesejahteraan Anggota LVRI Kota Bogor, sangat kecewa menanggapi masalah saudara memakai pakaian seragam Pemuda Panca Marga untuk memimpin sidang Paripurna DPRD Kota Bogor,” ujar Kabag Kesejahteraan Anggota LVRI Kota Bogor Chairul Ahmady dalam surat yang dilayangkan ke DPRD Kota Bogor.

Selain itu, ia menilai Untung tetap bersikeras memimpin sidang sekali pun sudah minta maaf. Berarti Untung, kata dia, sudah tidak mempedulikan lagi etika dewan. Kelakuan Un­tung juga mencederai kredibi­litas bukan saja terhadap PPM, tetapi juga Macab LVRI Kota Bogor,” terangnya.

Melalui surat tersebut, LVRI memberitahukan kepada Un­tung bahwa PPM adalah organisasi underbow dari LVRI. Sehingga, dirinya sebagai pen­gurus LVRI Kota Bogor mem­punyai kewenangan memper­hatikan kasus ini. Bahkan, diri­nya menyanksikan keanggo­taan Untung Maryono di PPM. Meski berstatus sebagai Sekjen PPM Jawa Barat, Ahmady meragukan bahwa Untung merupakan keturunan dari seorang veteran. Sebab ber­dasarkan Undang-Undang No 15 Tahun 2012 BAB VIII Pasal 23, seorang yang sengaja me­namakan dirinya sebagai ve­teran, sedangkan tidak berhak atas sebutan veteran, maka akan dipidana penjara maksimal lima tahun dan denda paling ba­nyak Rp225 juta.

Sekretaris LVRI Kota Bogor Ma’mun Permadi yang juga menandatangani surat tersebut membenarkan bahwa Chairul Ahmady merupakan anggota LVRI Kota Bogor. Ia menyetujui atas surat yang dilayangkan rekannya kepada Untung Ma­ryono. “Beliau protes atas aksi Ketua DPRD saat memimpin rapat. Surat itu juga menanya­kan benar atau tidak keturunan dari Veteran Republik Indone­sia,” paparnya.

Ia menerangkan, untuk ter­gabung dalam Ormas PPM, kriteria utamanya yaitu harus merupakan anak, cucu ataupun buyut dari seorang Veteran Republik Indonesia. Pasca me­layangkan surat tersebut, Ma’mun mengatakan bahwa Untung merseponsnya dengan mengundang untuk menga­dakan audiensi. Audiensi ter­sebut akan dilakukan di Gedung DPRD Kota Bogor hari ini (27/7).

Sebelumnya, Untung Mary­ono menyampaikan permo­honan maafnya kepada masy­arakat Kota Bogor melalui awak media. Bahkan, dirinya mem­benarkan bahwa sempat dip­anggil Dewan Pimpinan Daerah PDIP atas sikap yang dilakukan­nya dalam rapat paripurna. “Kemarin memang sempat dipanggil oleh DPD, klarifikasi permintaan maaf kepada masyarakat dan permintaan maaf kepada partai,” katanya.

Usai Gagal Lelang, Proyek RSUD Kota Bogor Dihapus

BOGOR DAILY– Proyek pembangunan gedung baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor ternyata gagal. Entah kenapa penyebabnya, paket lelang pembangunan gedung rumah sakit blok 3 tahap dua tiba-tiba men­ghilang dari situs resmi pelelangan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor eproc.kotabogor.go.id.

Informasi yang dihimpun Metropolitan, dalam pele­langan tersebut PT Modern Widya Tehnical, PP Pracetak, PT Amarta Karya(Persero), PT Citra Prasasti Konsorindo, PT Global Daya Manunggal ter­cantum lima teratas dari delapan perusahaan lainnya. Setelah melewati rangkaian seleksi, PT Amarta Karya men­jadi perusahaan yang dika­barkan telah memenuhi per­syaratan.

Tapi karena tidak sejalan dengan tim sukses (timses) wali kota Bogor, Unit Layanan Pelelangan (ULP) Kota Bogor menggagalkan perusahaan yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.

Adanya proyek yang diatur timses mendapat sorotan ta­jam dari Pengamat Hukum dan Pemerintahan Sugeng Teguh Santoso.

Menurutnya, dalam proses pelelangan dari setiap pembangunan seharusnya tidak intervensi pihak-pihak tertentu.

Sebab, jika ada intervensi maka proses pembangunan di Kota Bogor akan tergang­gu banyak kepentingan.

“Tujuan pembangunan ini untuk meningkatkan sejumlah fasilitas di Kota Bogor, tetapi jika ada intervensi dari pihak-pihak tertentu seperti timses maka pembangunanya akan terhambat,” ujarnya.

Sugeng juga mengkritisi mekanisme pelelangan yang diduga janggal, karena pas­ca gagalnya lelang pembangu­nan gedung tersebut data di eproc.kotabogor.go.id langsung dihapus dan tidak bisa diakses publik.

Padahal, pelelangan itu se­harusnya dapat diakses publik sehingga masyarakat mengetahui sejumlah wacana pembangunan yang akan dilakukan Pemkot Bogor.

Dengan dihapusnya sejum­lah data lelang di Pemkot Bogor, maka Pemkot Bogor tidak transparan kepada ma­syarakat, sehingga ketika gagal lelang pembangunan RSUD data pelelangan langs­ung dihapuskan.

Terlebih jumlah anggaran pembangunan RSUD tersebut cukup fantastis yaitu Rp72.784. 625.000. “Masyarakat bisa melaporkannya kepada ko­minfo, karena ini masalah keterbukaan publik,” terang­nya.

Ketua Yayasan Satu Keadi­lan ini juga menambahkan, jika ada pihak-pihak ter­tentu yang menjadi timses, seharusnya tidak terlibat dalam pelelangan yang dila­kukan ULP.

Sebab, Pemkot Bogor sudah mempunyai bagian tersen­diri yang melakukan pele­langan. “Timses tidak harus jauh ke situ, karena sudah ada bagian pelelangan di Pemkot Bogor,” katanya.

Sementara hingga berita ini diturunkan, Kepala ULP Kota Bogor Rahmat Hidayat belum dapat dikonfirmasi terkait pembangunan gedung RSUD Kota Bogor.

Usulkan Rp5 Miliar, Camat-camat Minta Gedung Baru

BOGOR DAILY– Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Se­mentara (PPAS) 2018 Kabupaten Bogor terus berlanjut. Kemarin, pimpinan DPRD melakukan rapat tertutup bersama seluruh camat di ruang rapat lantai 3 DPRD Kabu­paten Bogor, kemarin.

Dalam pembahasan sendiri ada yang menarik simpatik dari para pimpinan badan legislatif di Kabu­paten Bogor. Para camat tidak hanya memberikan pemaparan terkait rencana kegiatan di keca­matan, melainkan turut mengusul­kan kegiatan baru dalam APBD 2018 Kabupaten Bogor. Di antara­nya Kecamatan Tanjungsari, Tenjo, Klapanunggal, Tamansari dan Ci­bungbulang.

“Ada enam camat yang mengu­sulkan kegiatan baru terkait pembangunan gedung baru keca­matan. Alasannya sudah ada be­berapa kecamatan yang dibangun atau ditingkatkan. Dalam artian ada iri-irian gitu,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Iwan Se­tiawan seraya tersenyum.

Menurutnya, tidak mungkin yang namanya pembangunan tidak dip­rioritaskan pemerintah. Sebab pemerintah harus melihat terlebih dulu urgensinya. Misalnya, di Kecamatan Tanjungsari yang merupakan salah satu keca­matan di perbatasan dengan daerah lain seperti Cianjur su­dah seharusnya pembangunan pelayanannya harus bagus, karena kantor ini momok dari Kabupaten Bogor. ­

“Sudah harus megah atau bagus. Karena kantor ini juga sebagai simbol Kabupaten Bogor sebagai kabupaten ter­maju di Indonesia. Rata-rata mereka mengajukan anggaran sebesar Rp5 miliar,” ujarnya.

Iwan berharap Pemerintah Ka­bupaten (Pemkab) Bogor dapat menyosialisasikan tema pembangunan Kabupaten Bo­gor 2018 yang mengusung ’Peningkatan Kesejahteraan Sosial, Tata Kelola Pemerinta­han dan Pelayanan Publik da­lam mewujudkan Kabupaten Bogor menjadi kabupaten termaju di Indonesia’. Sebab, sejauh ini tema tersebut belum tersosialisasikan dengan benar, sehingga masih banyak SKPD dan OPD yang mengusulkan kegiatan pembangunan.

”Namanya pembangunan terhadap tema itu pasti masih ada kaitannya. Tapi kita belum tahu maksud yang diprioritas­kannya ini apa. Inilah tugas pemerintah untuk dapat menyosialisasikannya,” harapnya.

Di sisi lain, Iwan merasa untuk usulan dari kecamatan lainnya masih normatif-normatif saja. Kebanyakan para camat men­gusulkan kegiatan terkait sarana prasarana, pemeliharaan, ope­rasional ATK dan lain sebagainya. “Rata-rata pagu anggaran per kecamatan sekitar Rp2 miliar sampai Rp3 miliar. Tapi untuk Kecamatan Cibinong berbeda,” tutupnya.

Kelakuan Pelajar Dari Merokok Sampai Nonton Film Porno di Kelas

BOGOR DAILY– Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan kelakuan pelajar yang bikin miris. Mulai dari aksinya yang merokok saat guru mengajar di kelas, sampai nekat menonton fim porno di ruang kelas.

Seperti seorang pelajar bernama Kahfi mengunggah foto-fotonya sedang merokok di dalam kelas. Padahal saat itu ada guru yang sedang memberikan pelajaran di kelas. “SMK PGRI doang yang kalau ada gurunya boleh merokok,” tulis Kahfi dalam keterangan foto yang diunggahnya.
Ada lebih dari 3 foto yang diunggah Kahfi di akun Instagramnya. Foto pertama dia berdiri di belakang kelas sambil merokok, di bagian depan kelas ada seorang guru yang sedang mengajar. Foto lainnya, Kahfi tidak sendiri, dia bersama dengan dua orang temannya merokok bersama di belakang kelas. Sedangkan gurunya masih tetap memberikan pelajaran kepada murid-murid yang lain.
Kahfi tidak terlihat takut merokok meski ada guru yang mengajar di dalam kelas. Dia juga menyebut lokasi sekolahnya yakni SMK PGRI 38 Jakarta.

Tak cukup dengan beredarnya foto itu, muncul pula foto sejumlah siswa berseragam Pramuka sedang menonton film porno di dalam kelas dengan menggunakan proyektor viral di media sosial. Dalam keterangan foto disebutkan peristiwa itu berlangsung saat tidak ada guru di dalam kelas.

“Ga ada guru? Hajar kuy” tulis pemilik akun Facebook Gua Sahrul Gunawan yang mengunggah foto tersebut (23/7).
Unggahan Sahrul kemudian dilaporkan ke akun Facebook Halo Polisi oleh akun Andi Awal Selasa (25/7) kemarin.
Laporan ini lalu ramai dibahas netizen. Mereka mengecam ulah siswa yang menonton film porno di kelas.
Sahrul Gunawan lewat Facebook mengatakan foto tersebut bukan miliknya. Foto itu didapat dari grup. “Thanks ya udah mau bantu share waktu itu, jujur gua itu dapet pict dari salah satu komen fanspage meme,” tulis Sahrul Rabu (26/7).
Polresta Depok yang menerima laporan dari aplikasi Halo Polisi Polresta Depok mengatakan masih menyelidiki kasus ini. “Kita sudah buat tim yang sedang melakukan penyelidikan,” kata Kanit Krimsus Polresta Depok Ajun Komisaris Polisi (AKP) Firdaus

Tiap Bulan Duit Transportasi Anggota DPRD Dijatah Rp7,5 Juta

BOGOR DAILYPasca pengesahan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai membahas anggaran untuk kenaikan gaji dewan.

Sedikitnya ada tiga kat­egori tunjangan yang akan  diusulkan untuk masing-mas­ing dewan. Di antaranya tun­jangan komunikasi (Rp8,4 juta/bulan), tunjangan transportasi (Rp7,5 juta/bulan) dan tunjan­gan reses (Rp14,7 juta/4 bulan).

Anggaran tersebut diusul­kan dalam APBD 2018. To­talnya mencapai angka Rp11.385.000.000 per tahun. Dengan munculnya tunjangan transportasi, maka mobil dinas anggota DPRD akan ditarik.

Hal ini pun dibenarkan Ketua Pansus Raperda kenaikan gaji dewan, Kukuh Sri Widodo. Kukuh mengatakan, mobil dinas anggota bakal ditarik menyusul keluarnya PP terse­but. Sementara soal rincian tunjangan yang akan diterima masih dibahas. “Sementara soal penarikan mobil, kalau tiga kategori tunjangan itu kan masih dibahas,” kata Kukuh.

Berdasarkan informasi yang diterima, tunjangan transpor­tasi akan dialokasikan untuk sewa kendaraan per bulan. Besaran yang diberikan pun ti­dak melebihi tunjangan trans­portasi provinsi.

Saat ini, DPRD Kabupaten Bogor bersama Sekretaris Ang­gota serta Bagian Perundang-undangan Setda Kabupaten Bogor masih melakukan studi banding terlebih dahulu ke Jawa Barat dan Kemendagri.

“Pada intinya, kita harus ke sana dulu. Kita juga tidak mau gegabah, apalagi sampai nantinya ada temuan. Senin kita ada pembahasan den­gan TAPD untuk selanjutnya melakukan studi banding. Target selesai 15 hari kerja, terhitung hari ini (kemarin, red) dan September nanti, tunjangan gaji kita sudah mengikuti PP 18,” tandasnya.

Calon Jemaah Haji Dilarang Selfie dengan Unta

BOGOR DAILY- Sebanyak 386 calon jemaah haji kloter pertama embarkasi Jakarta diberangkatkan pagi ini. Menteri Kesehatan Nila F Moeloek berpesan agar para calon jemaah haji tidak berselfie dengan unta.

“Tolong jangan berinteraksi dengan binatang di Arab Saudi, terutama Unta. Jangan selfie sama unta, selfie saja dengan yang lain jauh lebih cantik dari unta karena saat ini unta banyak yang sakit. Kami tidak inginkan, virus ini terbawa ke Indonesia,” kata Nila di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (28/7/2017).

Menurut dia, dari total jemaah haji asal Indonesia sebanyak 221.000 sebagian besar telah berusia lanjut. Untuk itu, Menkes meminta para calon jemaah haji agar tetap memperhatikan kondisi kesehatannya.

“Ada 221.000 jemaah haji Indonesia dan sebagian besar berusia lanjut karena di Arab Saudi sudah memasuki musim panas dan suhu di sana mencapai lebih dari 45 derajat ada baiknya agar tidak dehidrasi para jamaah perbanyak minum,” ujar Menkes.

Menkes juga berpesan agar calon jemaah haji menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah. Para calon jemaah haji diminta untuk tidak segan menghubungi petugas kesehatan dan melakukan pengecekan. Kemenkes, kata dia, telah berkoordinasi dengan Kemenag untuk menyediakan asupan makanan bergizi bagi para jamaah haji.

“Kami berikan makanan yang sesuai dengan kesehatan baik sebelum berangkat ke masjid dan sarapan. Jika beraktifitas di luar ruangan gunakan masker, payung, kacamata dan rajin minum. Kami sediakan air minum yang cukup minimal setiap dua jam minum 200 ml. Lalu dengan menyemprotkan air. Jangan lupa cuci dengan setiap mau menjamah makanan,” jelas Nila.

Total kuota jemaah haji Indonesia tahun ini sebanyak 221.000 orang, terdiri dari 204.000 calon jemaah haji reguler dan 17.000 calon jemaah haji khusus.

Gelombang pertama akan terbang menuju Madinah Arab Saudi untuk menjalani ibadah Arbain (Jamaah haji mengejar keutamaan salat wajib 40 waktu tanpa putus di masjid Nabawi) selama 8-9 hari. Setelah itu, mereka secara bertahap diberangkatkan menuju Makkah untuk menjalani proses ibadah haji.

Gawat! Remaja di Bogor Keasikan Jadi Pengedar Obat Ilegal

BOGOR DAILY– Polsek Dramaga menggerebek rumah kontrakan pelaku pengedar obat farmasi yang tidak dilengkapi dokumen izin edar, rabu (26/7/17).

Seorang pelaku berinisial MR (15) beserta barang bukti 1.389 butir taramadol yang disimpan dalam toples pun diamankan petugas.

Hal ini diawali saat warga mencurigai gerak-gerik penghuni kontrakan di Kampung Petir Lebak RT 01/06, Desa Petir, Kecamatan Dramaga, tersebut. Sebab, diduga pengedar obat tramadol.

Benar saja, saat dilakukan penggerebekan ditemukan dua toples obat tanpa dokumen izin resmi. “Masyarakat Desa Petir sangat resah terkait adanya pengedar obat tramadol tersebut, karena khawatir anakanaknya menjadi korban dan ketergantungan dengan obat ilegal tersebut,” kata Kapolsek Dramaga AKP Doddy Rosjadi.

Akibat perbuatannya, MR terancam dijerat dengan Pasal 196 juncto Pasal 197 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. “Ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun,” tukasnya.

Sekadar diketahui, tramadol merupakan obat yang berfungsi untuk mengurangi rasa sakit. Cara kerjanya pun mirip dengan analgesik yang terdapat pada narkotika.

Memengaruhi otak untuk mengubah tubuh penggunanya merasakan dan merespons rasa sakit.