Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 9037

Usmar Isi Ceramah di Masjid AT Taqwa Yayasan Fahrudinsukarno

BOGOR DAILY– Bulan Ramadan, Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman banyak menghabiskan waktu untuk giat bersama masyarakat. Termasuk saat menghabiskan liburan akhir pekannya Sabtu (10/6), kemarin. Usmar menjadi penceramah di Masjid At Taqwa Yayasan Fahrudinsukarno.

Dalam ceramahnya, ia pun menyinggung soal kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk mengadakan Sahur On The road (SOT).

“Ini penting demi menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan ramadan,”ungkap Usmar

Larangan itu dilakukan bukan tanpa alasan, tetapi guna mengantisipasi terjadinya gesekan antar kelompok yang bisa memicu terjadinya bentrokan. Menurutnya, masyarakat boleh melakukan SOT, namun iring-iringannya harus langsung ke satu titik tujuan misalnya yayasan yatim piatu atau lansia atau sebagainya.

“Jangan membagi-bagikan sahur dipinggir-pinggir jalan, biarkan itu menjadi tanggung jawab pemerintah, karena telah ditangani oleh Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes), Satpol PP dan dinas lainnya,” kata Usmar usai menghadiri acara di Masjid AT Taqwa Yayasan Fahrudinsukarno Jalan Ahmad Yani 1 Kota Bogor, Sabtu (10/06/17).

Ia mengaku, sejauh ini Muspida juga terus melakukan koordinasi antara Polresta Bogor Kota, Satpol PP dan TNI. “Dalam menjaga kegiatan-kegiatan SOT dan ketertiban lingkungan, Koordinasi aparat juga cukup bagus,” tandas Usmar.

Pelaku Penipuan Call Center ATM Palsu di Bogor Ditangkap

BOGOR DAILY– Satreskrim Polresta Bogor Kota menangkap pelaku penipuan dengan modus menempelkan stiker vallen center palsu mesin ATM berinisial BA (43) di Bogor Trade Mall (BTM), Kota Bogor, Jaww Barat.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari adanya laporan masyarakat yang menjadi korban penipuan stiker vallen palsu mesin ATM pada Mei 2017.

“Berdasarkan laporan itu, Unit Intelkam melaksanakan penyelidikan kemudian memancing pelaku di mesin ATM BTM dan berhasil menangkap pelaku pagi tadi,” kata Yusri, Minggu (11/6/2017).

Dari hasil pemeriksaan sementara, modus yang dilakukan pelaku yakni dengan cara menempelkan stiker vallen center palsu yang berisikan nomor pribadinya di salah satu mesin ATM.

Setelah itu, pelaku mengganjal lubang kartu ATM dengan pentul korek api yang bertujuan agar korbanya yang setelah melakukan transaksi tidak dapat menggambil kartunya kembali.

“Pelaku menghampiri dan menyarankan menelefon call centre di stiker palsu. Lalu diarahkan memberikan nomor pin dan saat korban pergi pelaku menguras ATM dengan tarik tunai atau belanja,” katanya.

Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah dompet, 9 buah kartu ATM dari bebagai bank, 10 struk pembelian handphone, 1 stiker call center mandiri palsu dan satu unit mobil.

“Pelaku sudah diamankan di Mapolresta Bogor Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku dapat dijerat dengan Pasal 378 dan 362 KUHP ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” tutupnya.

Usulan Sekolah Sampai Jumat Tuai Pro Kontra, Ini Kata MUI

BOGOR DAILY– Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy akan menerapkan kebijakan sekolah hanya Senin hingga Jumat di tahun ajaran baru nanti. Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Mendikbud mengkaji kembali kebijakan tersebut.

“MUI meminta kepada Kemendikbud untuk mengkaji kembali kebijakan sekolah lima hari,” kata Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa’adi dalam keterangan tertulis, Minggu (11/6/2017).

Zainut mengaitkan kebijakan Mendikbud ini dengan pendidikan madrasah diniyah dan pesantren yang biasanya baru dimulai sepulang sekolah reguler. Zainut khawatir pendidikan keagamaan tersebut akan gulung tikar padahal telah berkontribusi besar bagi penguatan nilai-nilai agama hingga pembentukan karakter siswa.

“Dengan diberlakukannya pendidikan selama delapan jam sehari dapat dipastikan pendidikan dengan model madrasah ini akan gulung tikar. Padahal keberadaannya masih sangat penting dan dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Zainut.

“Saya tidak bisa membayangkan berapa jumlah madrasah diniyah yang dikelola secara mandiri dan sukarela oleh masyarakat akan tutup. Berapa jumlah pengajar yang selama ini mendidik anak siswa dengan ihlas tanpa pamrih akan kehilangan ladang pengabdiannya. Hal ini sangat menyedihkan dan akan menjadi sebuah catatan kelam bagi dunia pendidikan Islam di negeri yang berdasarkan Pancasila,” jelasnya.

Faktor lain yang menjadi pertimbangan MUI adalah ketersediaan tenaga pengajar hingga fasilitas penunjang seandainya jam sekolah Senin sampai Jumat diperpanjang. Jika tidak, dikhawatirkan hal tersebut justru akan membuat peserta didik menjadi jemu dan stres.

“Jika tidak ada sarana pendukung yang memadai dan pengajar yang cukup, alih-alih dapat terbangun suasana kegiatan belajar mengajar yang kondusif, anak didik bisa belajar dengan tenang, senang dan nyaman selama delapan jam. Justru yang terjadi adalah anak didik akan menjadi jemu dan stres,” tutur Zainut.

Zainut menambahkan, seandainya kebijakan tersebut akan tetap diterapkan, maka sebaiknya diberlakukan secara bertahap dan selektif.

“Misalnya hanya diberlakukan bagi sekolah yang sudah memiliki sarana pendukung yang memadai. Sedangkan bagi sekolah yang belum memiliki sarana pendukung tidak atau belum diwajibkan. Serta kebijakan tersebut tidak diberlakukan untuk semua daerah dengan tujuan untuk menghormati nilai-nilai kearifan lokal,” pungkasnya.

APBD Bogor untuk THR PNS dan Dewan Capai Rp26 Miliar

BOGOR DAILY– Alokasi anggaran untuk membayar gaji tunjangan hari raya (THR) atau gaji ke-14 pegawai di lingkungan Pemkor Bogor menyedot dana Rp26 miliar.

Pencairan anggaran tersebut kini masih menunggu peraturan pemerintah (PP). Selain PNS, THR sebanyak itu juga akan diberikan kepada DPRD Kota Bogor.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bogor,  Anggraeni Iswara mengatakan,  hingga kini PP soal pencairan gaji ke-14 belum keluar.

Karena itu, pihaknya belum mengetahui berapa jumlah pasti besaran yang bakal dibayarkan untuk kepada para PNS Kota Bogor dan DPRD Kota Bogor.

Namun berkaca pada tahun lalu, total THR yang diberikan mencapai Rp26 miliar. “Kami masih nunggu PP-nya, karena  belum turun jadi belum bisa dikeluarkan,” jelasnya

Tahun lalu, menurutnya gaji ke-14 yang dibayarkan ke setiap pegawai besarannya adalah sebanyak satu bulan gaji pokok. Berbeda dengan gaji ke-13 yang besarannya sama seperti gaji pokok ditambah nilai tunjangan

“Kalau tahun lalu satu kali gaji pokok. Kalau gaji ke13 gaji pokok dan tunjangan. Kita belum tahu karena takutnya ada perubahan dari tahun lalu,” ujarnya.

Dua Orang Jadi Tersangka Penipuan Pembebasan Lahan Bocimi

BOGOR DAILY-  Sejak kasus pembebasan lahan proyek tol Bogor Ciawi Sukabumi masuk ke meja polisi, Kepolisian Resor Bogor akhirnya  menetapkan dua tersangka atas  tindak penipuan uang. Kepala Polres Bogor Andi M Dicky Pastika mengatakan, berkas keduanya telah dilimpahkan ke pengadilan negeri Cibinong untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Adapun pelakunya yakni berinisial  E (40)dan A (36) yang sebelumnya telah lebih dulu ditetapkan.

“A ini merupakan mantan staf di kantor desa setempat sementara E diketahui menjabat ketua RT,” katanya.

Dicky mengatakan keduanya dianggap bekerja sama merencanakan dan melakukan pemotongan jumlah dana pembebasan lahan warga sebesar 10 persen dari masing-masing penerimaan. Nilai potongan setiap penerima berbeda-beda mencapai total ratusan juta rupiah.

Tindakan pelaku dilaporkan beberapa warga Desa Watesjaya Kecamatan Cigombong beberapa bulan lalu. Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor Bimantoro, tindakan tersebut melanggar Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP tentang penipuan karena mengaku-ngaku mendapatkan jatah resmi dari pembayaran dana tersebut, padahal kenyataannya tidak demikian.

Pelaku awalnya mengaku sebagai koordinator lapangan di kawasan Desa Watesjaya Kecamatan Cigombong untuk mempercepat pengurusan proses ganti rugi. Pelaku bahkan mengaku bisa menaikan nilai ganti rugi untuk tanah, bangunan serta tanaman warga yang dilintasi proyek pembangunan jalan tol Bocimi.

Jasa pengurusan itu dihargai pelaku senilai 10 persen dari jumlah uang ganti rugi dengan dalih membayar biaya administrasi, biaya korlap, biaya untuk pemerintah desa dan kecamatan. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa tersangka mengaku menerima uang dari warga sebanyak total Rp.169.870.000.

“Pelaku mengaku, uang tersebut digunakannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari,” kata Bimantoro.

Tanggul Jebol, Banjir Bandang Terjadi di Pamijahan

BOGOR DAILY– Tembok penyangga bendungan pembangkit listrik tenaga mikro (PLTM) mengakibatkan bencana banjir bandang di Kampung Muara rt 3/2 Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan. Kabupaten Bogor, Sabtu (10/6/2017).

Menurut Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Budi Prasetyo, naiknya tinggi muka air di waterway PLTM menjadi 70 cm membuat tanah penyangga bendungan PLTM tak kuat menahan debit air.

Walhasil, bendungan itu pun jebol dan limpahan air serta material tanah menerjang pemukiman warga yang berada di bawah bendungan dengan jarak sekitar 100 meter.

“Ketika itu sedang hujan dan listrik dalam keadaan mati,” ujar Budi (10/6/2017).

Akibat dari insiden itu, lanjut Budi, sebanyak 11 rumah mengalami kerusakan.

“Tidak ada korban jiwa, hanya saja satu rumah rusak berat, dan 10 lainnya rusak sedang akibat insiden tersebut,” jelasnya.

Budi menambahkan bahwa, beberapa warga yang terkena dampak dari banjir bandang itu untuk sementara mengungsi di SD Muara 3 dan ke rumah kerabat. “Saat ini korban membutuhkan logistik tanggap darurat dan pakaian, sudah dikoordinasikan dengan aparat setempat,” pungkasnya.

Suaminya Meninggal, Artis Ririn Ekawati Terbang dari Arab

BOGOR DAILY- Kabar duka datang dari selebriti Ririn Ekawati. Sang suami, Fery Wijaya meninggal pada Minggu dini hari pukul 00:15 WIB. Mario Markoneng, manajer Ririn memberikan beberapa keterangan terkait kabar menyedihkan tersebut.

Penyakit leukimia menjadi penyebab meninggalnya Fery Wijaya. Secara singkat, Mario mengaku bahwa belum lama kanker yang menyerang sumsum tulang yang memproduksi sel darah itu diidap oleh Fery.

“(Sakit) Leukimia. Sakitnya belum lama kok,” ujar Markoneng, Minggu (11/6).

Rencananya jenazah akan dimakamkan di San Diego Hills, Karawang pada hari Minggu ini (11/6), sebelum Maghrib. Kiranya dikebumikannya Fery menunggu kedatangan dari Ririn Ekawati yang kini tengah terbang dari Arab Saudi.

Keberadaannya di Tanah Suci tak lain untuk menjalankan ibadah umrah. Tentu saja Ririn berharap agar sang suaminya diberi kesembuhan dari penyakitnya.

Sebelum berpulangnya sang suami, Ririn sempat mengucapkan rasa sedihnya setelah mendengar kabar Julia Perez mening.gal dunia. Semua tersirat dalam satu postingan yang ia lempar di Instagram.

https://www.instagram.com/p/BVJYPG5Fc4C/?taken-by=ririnekawati

 

Tak ada yang menyangka tentunya jika sang suami akan menyusul Julia Perez menghadap sang kuasa. Semoga Ririn Ekawati beserta keluarga diberikan ketabahan dan almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Sang Kuasa, amin

Merinding, Ini Pesan Jupe ke Ustaz Zaki Sebelum Meninggal

BOGOR DAILY– Sahabat Jupe Ustaz Zaki Mirza bercerita pernah mendapat pesan dari Jupe untuk menemaninya ketika dirinya pulang.

Hal tersebut Ustaz Zaki sampaikan usai pemakaman Jupe di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur pada Sabtu (10/06/2017).

Julia Perez alias Jupe tutup usia setelah kurang lebih 3 tahun harus berjuang melawan kanker serviks yang menggerogoti tubuhnya.

Jupe meninggal hari ini di RSCM, Jakarta Pusat, Sabtu (10/6/2017), pukul 11.12 WIB.

Menurut Ustaz Zaki, terakhir dirinya bertemu Jupe, Jupe sudah berbicara ngalor ngidul dan berpesan agar ketika dirinya pulang Ustaz Zaki Mirza menemani atau mengantar.

“Terakhir saya ketemu tuh, kan ngomongnya udah ngalor ngidul tuh mbak Jupe, Dia cuma bilang ‘tad ntar kalo Ane pulang temenin ye”

Ustad Zaki yang merasa bingung dengan maksud Jupe tersebut kemudian bertanya tentang maksud perkataan Jupe.

“Kata Saya temenin kemane, Dia (Jupe) ‘Olga dulu ditemenin’ gitu.”

Ustaz Zaki merasa bahwa perkataan Jupe tersebut adalah pesan untuknya agar mengantar hingga pemakaman.

“Mungkin Dia udah mesen tuh, kalau bahasanya , kalau saya (Jupe) meninggal temenin saya, anterin saya. Batin saya duh udah ngga tega tuh”

Namun mendengar perkataan Jupe tersebut, Ustaz Zaki Mirza mengatakan pada Jupe bahwa dirinya InshaAllah akan sehat dan panjang umur.

“Dia bilang ‘tad temenin ane dong’ wah udah ngaco nih ngomongnya, Saya bilang ‘engga ah, panjang umur, InshaAllah sehat, ngga ada apa-apa’ gitu”.

Sebenarnya Ustaz Zaki ingin hanya takziah saja karena ada acara bersamaan, namun karena dirinya mengingat perkataan Jupe tersebut, Ustaz Zaki kemudian ikut hingga pemakaman selesai.

“Tadinya saya mau ngelawat doang, abis ngelawat saya mau langsung acara, tapi kayak itu kayak punya janji sama Almarhumah, karena dia bilang ntar anterin pulang ya, yaudahlah saya anterin” tutup Ustaz Zaki Mirza.

Bentrok Suporter di Pakansari Bikin Geram, Ini Rencana Kapolres

BOGOR DAILY– Terjadinya bentrok suprter saat laga Persija vs PS TNI Kamis (8/6) lalu bukan kali pertama. Sudah dua kali kerusuhan itu pecah di Cibinong hingga membuat geram banyak kalangan. Atas inisiden itu, Kapolres Bogor  AKBP Andi M Dicky akan mengajukan rekomendasi pemberian sanksi pada klub sepakbola yang suporternya telah membuat ulah di Kabupaten Bogor.

“Kami akan sarankan diberikan sanksi, kalau perlu tidak ada penonton saat pertandingan berlangsung,” tegas AKBP Dicky di Mapolres Bogor, Jumat (9/6/2017).

Menurutnya, jika tidak diberikan sanksi kepada klub sepakbolanya maka kerusuhan seperti yang terjadi pada Jumat dinihari itu akan kembali terulang.

“Pengawalan dari kami sudah dilakukan secara maksimal, semalam itu keruicuhan terjadi dua kali di alternatif sentul dan dijalan tol. Kalau dititk lain sudah keburu dicegah oleh anggota,” kata dia.

Kapolres melanjutkan, keberadaan Stadion Pakansari buka hanya milik warga Bogor saja namun juga milik Indonesia sehingga jangan dicoreng dengan aksi suporet yang selalu membuat kerusuhan saat datang menyaksikan pertandingan clubnya.

“Kita harus punya rasa memiliki, Stadion Pakansari kebagaan Indonesia, jadi saya minta jangan dicoreng dengan perilaku tidak terpuji,” tandasnya.

Ia melanjutkan, aparat kepolisian sudah melakukan langkah pencegahan dengan melakukan pertemuan serta himbauan kepada pengurus suporter agar tidak anarkis dan berbuat ulah.

Rebutan Cewek, Pelajar di Cigudeg Duel Sampai 1 Tewas

BOGOR DAILY– Raden Aldan Putra Padilah (17) tewas terkena sabetan senjata tajam saat berduel di bekas lapangan bola, Kampung Cicere, Cigudeg, Kabupaten Bogor. Polisi masih memburu pelaku pembacokan.

Kapolres Kabupaten Bogor AKBP AM Dicky Pastika mengatakan duel terjadi pada sekitar pukul 21.30 WIB, Jumat (9/6). Dari pemeriksaan saksi diketahui korban mulanya memberitahukan sejumlah teman bahwa dirinya akan berduel.

“Setelah buka puasa di jembatan Setu Cigudeg, korban menceritakan akan melakukan duel dan kemudian memita teman-teman korban untuk mendampingi,” kata Dicky, Sabtu (10/6/2017).

Di lokasi duel, sudah ada beberapa orang dengan menggunakan tiga sepeda motor. Korban dan pelaku kemudian berkelahi.

“Korban mendapat luka pada dada sebelah kiri akibat sabetan senjata tajam yang dibawa pelaku,” ujar Dicky.

Korban langsung dibawa teman-temannya ke Puskesmas Cigudeg. Namun karena luka yang dialami, korban meninggal dunia.

Keluarga korban yang dilapori peristiwa itu segera melapor ke Polsek Cigudeg. Polisi segera datang ke lokasi duel dan menemukan dua celurit. Setelah itu saksi-saksi diperiksa. 
Polisi kemudian mengejar tersangka RZK. Dalam beberapa jam, remaja itu berhasil ditangkap di rumahnya di Cigudeg. Baik RZK dan korban Raden Alden ini sebenarnya teman satu sekolah.
“Pelaku dijerat dengan pidana pembunuhan pasal 340 KUHP, ancamannya 20 tahun penjara,” beber AKBP Dicki.
Tersangka kini ditahan di Mapolsek Cigudeg untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.