Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 9085

1.300 Pelari Ramaikan Bogor ‘City of Runner’

BOGOR DAILY– Sebanyak 1.300 pelari dari sejumlah daerah akan ikut memeriahkan Bogor ‘city of runner’ yang diselenggarakan Technoplast bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat.

“Kami menyediakan kuota 1.300 peserta, dalam waktu sebulan sudah penuh,” kata Riski Hidayat selaku Panitia Technoplast Bogor ‘City of Runner’ di Balai Kota Bogor, Selasa.

Bogor Technoplast Run (BTR) 2017 akan dilaksanakan pada Ahad (7/5) mendatang, mengambil jarak tempuh 5 kilometer dimulai dari Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) Jl Sudirman dan berakhir di lokasi yang sama.

Bogor Technoplast Run 2017 mengusung konsep lari untuk kesenangan ‘fun run’ diikuti sejumlan peserta dari berbagai kalangan, melibatkan komunitas lari, pelajar, pelari pemula, remaja, dan keluarga.

“Bogor Technoplast Run salah satu kegiatan mendukung Bogor sebagai kota pelari ‘city of runner,” kata Irma Utari, Brand Manager Technoplast.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, sejak awal 2017 Kota Bogor telah mendeklarasikan diri sebagai Kota untuk pelari, menjadi kota wisata dengan konsep olahraga khusus lari.

“Bulan Mei ini ada dua agenda lari digelar, selain Bogor Technoplast Run, juga ada KRB200 yang pertama kali diselenggarakan lari marathon sejauh 200 km mengelilingi kebun raya,” katanya.

Menurut Bima, akan ada agenda lari lagi setelah Idul Fitri yakni Bogor Sundown yang akan dilaksanakan sekitar bulan Juli 2017 mendatang.

“Pemeritah Kota Bogor mendukung masyarakat untuk bergaya hidup sehat salah satunya dengan berolahraga,” kata Bima (republika)

Disambar Petir, Minimarket di Sindangbarang Kebakaran

BOGOR DAILY– Sebuah minimarket milik Indomaret yang terletak di Jl Raya Sindang Barang, Kota Bogor, Jawa Barat terbakar akibat tersambar petir, Senin (1/5).

Menurut laporan anggota BPBD Kota Bogor, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 17.00 WIB saat hujan lebat disertai kilat dan petir melanda wilayah Bogor.

“Terjadi kebakaran setelah MCB meteran listrik milik minimarket tersebut tersambar petir, api langsung menjalar ke dalam bangunan,” katanya dikutip dari Antara.

Kobaran api cukup besar, membakar isi bangunan minimarket yang berada di wilayah perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor tersebut, namun api berhasil dipadamkan oleh satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Bogor sehingga tidak menjalar ke bangunan lainnya.

Selain itu, hujan yang turun membantu pemadaman api lebih cepat. Proses pemadaman berlangsung kurang dari satu jam, api dapat diatasi.

“Tidak ada korban jiwa saat kejadian, api langsung ditangani oleh warga sekitar,” katanya.

Akibat kebakaran tersebut, manajemen minimarket mengalami kerugian materil ditaksir sebesar Rp 5 juta. Hingga berita ini diturunkan, api sudah berhasil dipadamkan.

Hujan yang turun di wilayah Bogor cukup lebat disertai kilat dan petir. Hujan turun mulai pukul 15.30 WIB. Durasi berlangsung cukup lama hingga dua jam. Hingga berita ini diturunkan hujan sudah berangsur reda, sementara kilat atau petir masih sesekali menyambar.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Dramaga, Bogor telah mengeluarkan informasi peringatan dini akan terjadi hujan disertai kilat dan petir pada pukul 15.15 WIB dan diperkirakan berlangsung sampai pukul 18.00 WIB (Merdeka)

Razia Miras, Polisi Sita Tiga Ember Berisi Arak

BOGOR DAILY– Kapolresta Bogor Kota, Jawa Barat, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya SIK, MH didampingi Waka Polresta AKBP Rantau Isnur memimpin patroli gabungan skala besar Polresta Bogor kota bersama Polsek jajaran, Sabtu (30-04-2017).

Patroli gabungan skala besar Polresta Bogor Kota bersama Polsek jajaran guna memperketat pengamanan untuk menjaga situasi Kamtibmas menjelang hari buruh May Day (1 Mei 2017). Polsek Jajaran melaksanakan patroli di wilayah masing-masing untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Bogor.

Polsekta Bogor Timur yang dipimpin Kompol Marsudi menuturkan, dari hasil operasi diamankan 24 botol miras berbagai merek dan 15 bungkus miras oplosan di warung milik AM (31) yang berada di Jalan Sukasari III. Kemudian turut diamankan 3 unit sepeda motor tanpa kelengkapan surat yang diduga akan digunakan untuk balapan liar di Jalur Tajur.

Polsek Tanah Sareal yang dipimpin Kompol Muis Efendi menuturkan, dari hasil operasi diamankan 34 botol miras jenis anggur merah, 16 botol miras jenis anggur putih, 23 botol miras jenis Ginseng, 2 jerigen besar tuak dan 1 ember besar langsung buang di warung milik RS yang berada di Jalan Dadali.

Polsek Bogor Tengah yang dipimpin Kompol Syaifuddin Gayo dan Kanit Reskrim AKP Supriatna berhasil mengamankan miras dalam kemasan botol sebanyak 12 botol besar berbagai merek dan 2 ember besar miras jenis tuak dari warung P Jalan Persiden serta 36 botol besar miras berbagai merek dan 1 ember besar miras jenis tuak atau arak dari TS Jalan Merdeka.

Jumlah keseluruhan miras yang disita yaitu 48 botol besar miras berbagai merek dan 3 ember besar miras jenis tuak. Untuk miras jenis tuak langsung dieksekusi di tempat dengan dibuang ke selokan. Sedangkan miras dalam kemasan botol di bawa ke mako Polsek. (bd)

Pembongkaran Vila Megamendung Dibatalkan Sepihak Kementerian

BOGOR DAILY–  Gembar gembor soal pembongkaran vila di Megamendung mendadak batal. Padahal, Perhutani telah melayangkan surat soal pembongkaran 23 vila liar di Kampung Awan, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung.

Pemerintah setempat pun dibuat bingung dengan pembatalan pembongkaran yang jelas-jelas bangunannya  berdiri di atas lahan milik Perum Perhutani.

Kanit Pol PP Kecamatan Megamendung Iwan Relawan mengatakan,hingga saat ini belum menerima pemberitahuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) soal jadwal eksekusi.

“Ada yang datang dari kementrian memberitahukan pembongkaran belum bisa dilaksanakan,”katanya.

Molornya rencana tersebut, menimbulkan banyak pertanyaan dari berbagai kalangan., Terutama para pegiat lingkungan.  “Padahal itu perintah langsung, tapi tetap saja belum terlaksana,” ujar Aktivis Lingkungan Hidup, Rusli.

Seperti diketahui, pembongkaran vila sudah beberapa kali direncanakan. Seharusnya eksekusi dilaksanakan pada 10 April. Namun ditunda karena petugas Satpol PP Kabupaten Bogor sibuk mempersiapkan HUT ke-67 penegak perda itu.

Eksekusi juga batal terlaksana pada 17 April dengan alasan masih menunggu instruksi dari Kemen LHK.  “Kabarnya akan ada pembongkaran. Tapi belum ada informasi lagi kapan dilakukan. Katanya sih minggu-minggu ini,” kata Kepala Desa Megamendung Bahrudin (bd)

Soal Tabrakan Puncak, Presiden Panggil Bupati Bogor

BOGOR DAILY– Tabrakan maut di Jalur Ciloto-Puncak Minggu (30/4) lalu menambah panjang tragedi mengerikan di kawasan tersebut. Dua pekan berturut-turut, sudah 16 nyawa melayang. Tak heran jika akhirnya Bupati Bogor Nurhayanti dipanggil Presiden RI Joko Widodo ke Istana untuk mencari solusi menekan angka kecelakaan di jalur tengkorak.

Jalur Puncak jadi sorotan semua mata. Ini menyusul insiden tabrakan yang dua kali terjadi selama libur panjang. Seluruh jajaran pemerintah mulai dari daerah, provinsi dan pusat pun turun tangan menindaklanjuti kecelakan yang sudah banyak makan korban.

Akibat insiden berdarah di jalan raya puncak, Bupati Bogor Nurhayanti harus menghadap Presiden Jokowi. Iya ibu dipanggil pak presiden. Pak Jokowi menugaskan ke Kementrian supaya memperlebar jalan puncak dua meter ke kanan dan dua meter kiri,”ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Adang Suptandar.

Namun demikian, Adang mengaku belum mengetahui kapan pelaksanaan pelebaran ini akan dilakukan Pemerintah Pusat. Sebab, persoalan di Puncak masih dibahas jajarannya di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. “Sekarang (kemarin) sedang dibahas di Bappeda. Kalau pelaksanaan tidak tahu, kita mempersiapkan kajiannya dulu,” ucap dia.

Nantinya, pemerinta daerah akan menyediakan pos khusus guna mengecek kelayakan kendaraan yang akan melaju ke arah puncak. Ini sesuai hasil koordinasi antara Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor dan Polers Bogor.

Jadi kalau dimungkinkan nantinya akan ada tempat khusus untuk mengetes kelayakan kendaraan. Tapi ini juga sedang dibahas titik khususnya,” ujarnya.

Sekedar mengingatkan, dua pekan ini   kasus kecelakaan maut berturut-turu terjadi di khir pekan, di jalur puncak. Ini diakibatkan oleh kondisi bus yang tidak laik jalan. Hasil pemeriksaan serta olah Tempat kejadian perkara (TKP) di Tanjakan Maut Selarong, polisi memastikan jika bus sempat mengalami kerusakan. Serta sopir sudah dua tahun tidak mengikuti uji KIR. Begitu juga dengan kondisi bus Kitrans yang terguling di Jalur Ciloto-Puncak. Kondisi rem tidak prima ditambah surat KIR yang tidak terdaftar alias palsu. (bd)

Tsania Marwa Gandeng KPAI Demi Bertemu Si Buah Hati

BOGOR DAILY– Demi bertemu kembali dengan dua anaknya, Tsania Marwa datangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Marwa datang untuk mengadu karena merasa sulit bertemu dengan buah hatinya.
Selasa (2/5/2017) Marwa tiba sekitar pukul 11.00 WIB di kantor KPAI, Menteng Jakarta Pusat. Marwa tampak tegar dan tetap tersenyum dengan ditemani ibunda, Silvia. Perempuan 26 tahun tersebut yakin bisa bertemu Syarief dan Shabira.

Marwa pun menjawab kabar dirinya kini tengah baik-baik saja.

“Alhamdulillah baik,” ujar Tsania tersenyum, sambil terus berjalan

Marwa nampak cantik mengenakan rok span abu-abu. Kemeja putih dan kacamata hitam pun melengkapi penampilannya.

Saat ini Marwa sedang dalam proses cerai dengan Atalarik Syah. Menurut Marwa, Atalarik menghalang-halanginya untuk bertemu buah hatinya yang diambil paksa dari kediaman orangtua Marwa.

Bahkan saat mendatangi rumah Atalarik di Cibinong, Marwa justru tidak dibukakan pintu oleh pihak sang suami. Gara-gara itu Marwa malah dilaporkan ke Polres Kabupaten Bogor. (bd)

Bekas Galian Tambang di Parungpanjang Telan Korban Jiwa

BOGOR DAILY–   Maut tak dapat ditolak. Suherman (38) hanya bisa menahan tangis saat menyaksikan jasad Raehan Ali Shabhana (10) berkalang tanah. Terlihat guratan kesedihan mendalam usai putra pertamanya ditemukan tewas di bekas galian tambang yang berada di Kampung Cipariuk RT 01/01, Desa Pingku, Kecamatan Parungpanjang, Minggu (30/4).

Informasi yang dihimpun, Raehan diketahui bermain bersama beberapa teman-teman sebayanya sekitar pukul 11.30 WIB. Diduga korban tewas saat mandi di tepi danau bekas galian karena tak bisa berenang.

Kapolsek Parungpanjang Kompol Lusi Saptaninsih mengatakan, korban merupakan warga Perumahan Griya Parungpanjang Blok L RT 05/05, Desa Kabasiran, Kecamatan Parung panjang. “Pada saat diselamatkan, nyawa korban tak tertolong karena tidak bisa berenang,” ujarnya.

Sementara Suherman menuturkan, dua jam sebelum kabar duka itu sampai ke telinganya, sang anak masih berada di rumah bersamanya. “Sekitar pukul 09.00 WIB ada di rumah,” lirihnya.

Ditambahkannya, jarak dari rumah dengan kolam bekas galian sekitar dua kilometer. Sehingga teman-temannya segera memberitahu kalau Raehan tenggelam saat mandi.

Jadi Ikon Dunia Gosip, Ini Pengakuan ‘Minceu’ Lambe Turah

BOGOR DAILY– Nama “Lambe Turah” menjadi ikon tersendiri di dunia pergosipan jagat hiburan.

Akun yang selalu memberikan gosip hangat para selebiri ini, kini seperti menjadi idola baru di dunia Instagram.

Sejak kemunculannya di media sosial Instagram, Desember 2015, akun Lambe perlahan memiliki banyak follower.

Puncaknya ketika akun ini membeberkan bukti-bukti soal motivator kondang yang ternyata sudah pernah menikah sebelumnya dan memiliki satu orang anak.

Dari yang mulai mencari-cari gosip sendiri lewat penelusuran mendalam di Google dan media sosial, kini Lambe Turah banyak mendapat informasi dari follower lewat direct message.

“Iya ada beberapa info dari direct message, tapi Minceu juga cari-cari sendiri. Misalnya sesebapak MT, itu Minceu telusuri dari nama-nama anggota keluarganya. Akhirnya ketemu sendiri foto-foto akte dan buku nikah itu. Kalau info dari DM, Minceu juga selalu cek lagi,” kata Minceu yang sempat mendapat somasi dari MT.

Belakangan, banyak follower yang merasa sangat terhibur hanya dengan membaca caption Lambe Turah yang unik dan lucu.

“Tujuannya memang untuk menghibur saja karena kita tahu bukti yang Minceu posting itu aja udah nyakitin hahaha. Jadi gimana caranya supaya si artis ini enggak terlalu baper, ya Minceu mainin aja di caption. Tapi yang nyakitin biasanya justru komentar-komentar followernya. Kadang kalau komennya sudah berlebihan, Minceu hapus-hapusin, tapi, ya, kadang tetap ada yang kelewat.”

Tak hanya masyarakat biasa, beberapa artis bahkan tak sungkan lagi mengaku mengikuti akun Lambe Turah. “Artis, istri walikota, istri bupati juga ada yang ngefollow Lambe Turah juga, kok. Itu tandanya mereka enggak sombong hahaha.” (tribunnews)

Rapimda Bulat Calonkan Mulyadi Jadi Gubernur Jabar 2018

BOGOR DAILY– Rapat Pimpinan Daeah (Rapimda) Gerindra Jawa Barat mengahsilkan beberapa keputusan strategis untuk menyambut pilkada serentak 2018 dan pemilihan presiden 2019.  Rapimda yang dilaksanakan di Hotel Aston Sentul itu menetapkan Prabowo capres 2019 mendatang.

Sementara di Pilgub Jawa Barat, Gerindra menetapkan Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Mulyadi sebagai calon gubernur Jabar 2018.

Pimpinan Sidang Rapimda, Abdul Harris Bobihoe menyatakan hasil keputusan merupakan hasil kesepekayan seluruh DPC melalui mekanisme Rapat Pimpinan Cabang yang telah dilakukan oleh setiap kabupaten/kota di Jawa Barat.

“Kami sudah hasilkan dua keputusan penting, yang pertama adalah mencalonkan Bapak Prabowo Subianto untuk maju sebagai capres RI dalam pemilihan Presiden di 2019. Yang kedua adalah mendukung Ketua DPD Gerindra Jabar Bapak H Mulyadi, MAA untuk maju dalam pilgub Jabar 2018,” ujar Harris di Aston Sentul Bogor (1/5).

Harris menambahkan, Mulyadi merupakan seorang kader internal yang mempunyai kapasitas untuk mengikuti kontestasi pilkada Jabar 2018.

“Ini saatnya kader internal partai untuk mewujudkan cita-cita partai dan memuliakan masyarakat Jabar yang adil dan sejahtera. Pak Mulyadi punya kapasitas, integritas dan loyalitas terhadap visi misi perjuangan Gerindra,” tuturnya.

Rapimda yang dibuka langsung dan dihadiri oleh Prabowo Subianto selaku Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Sekjen DPP Gerindra, Ahmad Muzani dan pengurus DPP Gerindra lain itu juga menyepakati kader-kader Gerindra akan maju sebagai calon kepala daerah dalam pilkada serentak 2018 itu.

Mulyadi yang juga bersama Deddy Mizwar menutupi acara menyatakan siap akan maju dalam Pilkada Jabar 2018.

“Ini menjadi modal awal untuk sosialisasi dan turun ke bawah mendengar aspirasi masyarakat Jabar. Ini ajang untuk saya sebagai kader untuk berjuang bersama masyarakat Jawa Barat,” ujar Mulyadi.

Mulyadi juga akan terus membangun komunikasi politik dengan partai politik yang akan mengusungnya.

“Komunikasi politik terus berjalan dengan baik. Ini menjadi silaturahim kita dengan sejumlah parpol. Insyallah, kita akan lakukan terbaik untuk warga Jabar,” tutup Mulyadi (bd)

Pergoki Maling, Fadli Tewas Dihantam Tabung Gas

BOGOR DAILY– Ahmad Fadli (20) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kios ‎sembako miliknya yang berlokasi di Desa Pasir Angin, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Cileungsi, Kompol Jaka Muliyana menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh tetanggnya karena melihat loringdoor kios milik koban terbuka sebagian pada Minggu (30/4/2017) kemarin.

Kemudian, tetangga korban pun mengecek kedalam kios sambil memanggil nama korban.

“Saat dicek oleh tetangganya, korban ternyata sudah meninggal dunia dengan penuh luka dikepalanya,” ujarnya.

Warga pun langsung bergegas memanggil orangtua korban yang rumahnya berjarak sekitar 300 meter dari kios tempat korban berjualan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kata dia, korban tewas dengan luka cukup parah dibagian belakang kepada serta dagunya.

“Yang hilang Hp korban, uang serta roko yang ada didalam toko,” katanya

Polisi memprediksi, korban dipukul menggunakan tabung gas 3 kilogram yang berada di kios milik korban.

Menurutnya, Fadli menjadi korban perampokan serta pembunuhan oleh para pelaku yang diduga berjumlah dua orang itu.

“Informasinya ada dua orang datang ke kios pakai sepeda motor, satru masuk dan satu lagi menunggu diluar. Tapi sampai saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan sambil mencari keterangan saksi lain dilokasi kejadian,” imbuhnya.

Dari hasil olah tkp yang dilakukan aparat kepolisan polsek cileungsi, belum ditemukan benda milik pelaku yang tertinmggal dilokasi kejadian.

“Kami sudah mekakukan olah tkp dan meminta bantuan anjing pelacak,” tutupnya.