Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 9098

Sopir Bus Jadi Tersangka di Tabrakan Maut Selarong

BOGOR DAILY– Sopir bus Pariwisata PO HS Transport, Bambang Hernowo, ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kecelakaan yang menewaskan empat orang. Seperti diketahui, bus dengan plat AG 7075 UR menjadi pemicu peristiwa tabrakan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong,  Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/4/2017).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kecelakaan tersebut dipicu rem blong. Namun untuk memastikan, polisi akan meminta keterangan dari ahli. “Sudah tersangka, langsung kami tahan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus.

“Indikasinya karena rem. Tapi kami masih harus periksa ahli dulu dari karoseri yang memeriksa langsung. Dibelah dulu mobil itu,” kata dia.

Yusri juga mengatakan kemungkinan bakal ada tersangka lain terkait tragedi kecelakaan yang telah menewaskan empat korban.

“Bisa aja nanti ada lagi, tapi kami masih lihat dulu perkembangan pemeriksaan. Tim sudah turun untuk menyelidiki layak jalan atau tidak (kendaraan tersebut). Apakah ada human error atau jalannya yang memang rusak. Tim masih bekerja semua,” kata dia.

Dia juga memastikan akan memeriksa pemilik PO bus apabila ada indikasi unsur dugaan kelalaian dalam peristiwa kecelakaan tersebut.

“Ya nanti kami periksa semua. Misalnya dari keterangan ahli, kondisi mobil tidak layak jalan. Pemiliknya pasti kami panggil,” kata Yusri.

Akibat kecelakaan tersebut, empat orang  meninggal dunia. Mereka adalah Diana Simatupang (24), Jainudin,Oktariyansyah Purnama Putra (26) dan Kepala Desa Citeko, Kecamatan Cisarua bernama Dadang (45).

Selain menewaskan empat orang, kecelakaan juga mengakibatkan tiga orang luka berat dan tiga lainnya luka ringan. Sesaat setelah kejadian, para korban  dilarikan ke dua rumah sakit terdekat, yakni RSUD Ciawi dan RS Paru Cisarua (bd)

Heboh! Kasih Mahar Rp1 Miliar, Kakek 70 Tahun Nikahi Perawan

0

BOGOR DAILY– Cinta memang tak kenal batas usia. Seperti itu pula kisah cinta seorang kakek berusia 75 tahun yang kepncut perawan ting ting hingga menghebohan jagat media sosial.

 

Pernikahan kakek yang kini berusia 70 tahun tersebut dengan seorang mahasisiwi berusia 25 tahun di gelar di Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, Bone, Sulawesi Selatan pada Sabtu (22/4/2017) siang. Hal ini pun cukup menghebohkan jagat maya.

Pernikahan beda generasi ini di lakukan oleh Tajuddin Kammisi dengan mempelai wanita yang bernama Andi Vytriana di Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, Bone, Sulawesi Selatan, Sabtu (22/4). Salah seorang kerabat Andi menuturkan bahwa keduannnya telah menikah secara sah setelah shalat Dhuhur pada Sabtu kemarin

Tadjuddin ini sendiri merupakan mantan Wakil Walikota Parepara sekaligus mantan Sekretaris Daerah Kota Parepara. Kakek yang nikahi gadis 25 tahun tersebut kini tengah menetap di Makassar. Sementara Andi Vytriana tercatat sebagai mahasiswi di Universitas Bosowa Makassar.

Pernikahan mereka pun lantas menjadi sorotan lantaran tingginya mahar pernikahan yang di berika. Di dalam adat masyarakat Bugis, mahar pernikaha biasanya di sebut dengan uang panai. Sementara pada pernikahan Tajuddin ini di sebut-sebut memberikan uang panai yang cukup fantastis yakni sebesar Rp. 1,4 Miliar.

Diketahui untuk uang panai pada prosesi ijab Kabul sebanyak Rp. 150 Juta di tambah dengan 200 Gram emas. Selain itu, Tadjuddin pun juga memberikan satu unit rumah type 54 di Makassar serta satu buah mobil mewah senilai Rp. 400 Juta lebih untuk hadiah pernikahan.

Sementara itu Fitri sendiri merupakan gadis keturunan bangsawan Bone yakni Putri dari Andi Tansi dan Hj. Andi Nadi. Sehingga pernikahan kakek nikahi gadis 25 tahun ini bukan semata-mata Karena harta. Kendati usia terpaut cukup jauh, pihak keluarga memastikan bahwa pernikahan yang di gelar tersebut tanpa adanya paksaan. (bd)

Begini Kata Polisi Soal Lanjutan Kasus Hukum Habib Rizieq

0

BOGOR DAILY– Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan pemeriksaan terhadap tersangka pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab nanti tergantung hasil pemeriksaan jaksa terhadap berkasnya. Tapi, sekarang berkas perkara tersangka dugaan penghinaan terhadap Pancasila dan pencemaran terhadap nama baik Presiden Sukarno itu belum dilimpahkan ke kejaksaan karena masih dilengkapi penyidik.
“Nanti tergantung petunjuk JPU apabila berkas sudah dilimpahkan ke tahap satu. Kalau misalnya ada kekurangan, baru kami lengkapi, bisa juga nanti kami periksa lagi,” kata Yusri, Senin (24/4/2017).

Yusri mengatakan penyidik sudah memeriksa 18 saksi. “Ini lagi lengkapi berkas, kalau sudah lengkap baru kami kirim ke kejaksaan. Tahap satu ke JPU,” katanya

Ketika ditanya kapan penyidik akan melimpahkan berkas ke kejaksaan, Yusri tidak mengatakan waktunya, tetapi hanya menyebut secepatnya.

“Secepatnya, soalnya nggak ada penahanan. Kalau misalnya ditahan, kami punya target waktu ya. Mending pelan-pelan, biar nanti nggak bolak-balik berkasnya,” kata dia.

Yusri mengaku optimistis berkas perkara Rizieq akan dinyatakan lengkap oleh kejaksaan. “Pasti, kami tetap lakukan penyidikan secara serius. Kami harapkan langsung P21,” kata Yusri.

Rizieq dijerat Pasal 154 a KUHP tentang Penghinaan terhadap Lambang Negara dan Pasal 310 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik.

Kasus tersebut merupakan laporan putri Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri. Selain kasus tersebut, Rizieq juga terancam kasus dugaan melakukan pelecehan terhadap budaya Sunda.

Sementara itu di Polda Metro Jaya, Rizieq juga terancam sejumlah kasus. Di antaranya dugaan penghasutan dengan menyebut logo Bank Indonesia di mata uang Rp100 ribu mirip palu arit, kasus dugaan penodaan terhadap agama Kristen, dugaan penghinaan terhadap Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan. Kasus logo palu arit kini sudah naik ke tingkat penyidikan. (bd)

3 Orang Tewas Usai Mobilnya Terguling di Tol Cipali

0

BOGOR DAILY– Mobil Taruna B 8154 ZS mengalami kecelakaan tunggal di Tol Cikopo – Palimanan (Cipali) KM 121 + 800. Akibat peristiwa itu tiga orang penumpang tewas dan satu satu orang lainnya luka berat.

Insiden maut ini terjadi di wilayah Desa Sadawarna, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, Minggu (23/4). sekitar pukul 20.25 WIB. Saat itu kendaraan melaju dari arah Palimanan menuju Cikopo.

Sewaktu berada di lokasi kejadian, mobil nahas yang dikemudikan Endin Sahudin (41) mengalami pecah ban hingga pengemudi hilang kendali. Mobil itu langsung terguling masuk ke jalur A dengan kondisi rusak.

“Diduga mengalami pecah ban belakang sebelah kiri kemudian oleng kanan berpindah dan terbalik di jalur A arah Cikopo-Palimanan,” kata Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Tomex Kurniawan Senin (24/4/2017).

Akibat kecelakaan tunggal, pengemudi serta dua penumpang lainnya, Rima Hartati (35) dan Alifah (2), tewas di tempat kejadian. Sedangkan seorang penumpang lainnya, Dafa (7), mengalami luka berat.

“Korban meninggal dunia dibawa ke RSUD Subang. Untuk korban selamat dibawa ke RS H Saeful Anwar Pagaden,” kata Tomex.

Kejadian kecelakaan lalu lintas ini ditangani Unit Laka Satlantas Polres Subang. Mobil nahas itu sudah dievakuasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (bd)

Ekonomi Rakyat

Tahukah Anda? Rakyat kebanyakan yang umumnya bekerja di sektor informal: pedagang kaki lima, pengrajin sandang (sepatu, asesoris, pakaian), seperti ibu penjual kopi keliling ini adalah pejuang ekonomi mandiri yang tidak perlu bantuan sokongan apapun untuk dapat bertahan hidup.

Mereka cukup diberi ruang keleluasaan usaha, tidak dikejar-kejar Tramtib. Mereka terbukti adalah soko guru ekonomi keluarga ketika terjadi resesi ekonomi/krisis moneter tahun 1997-1998.

Ketika perbankan ambruk, karena uang negara digangsir oleh pemilik bank atas nama BLBI. Sekarang uang gangsiran BLBI yang sebagian ditanam di luar negeri telah diputihkan melalui tax amnesty.

Ketika banyak perusahaan tutup ratusan ribu karyawan dirumahkan maka para usahawan mandiri inilah yang menjadi soko guru ekononi. Mereka membuktikan diri tangguh.

Sayang mereka dipandang sebelah mata karena mereka rakyat kebanyakan. Saatnya kita menghormati mereka dengan membeli produk usaha dan jasa mereka.

Dengan membeli produk jasa mereka maka kita membantu rakyat kita. Sedapat mungkin kurangi berbelanja di mall, supermarket yang memang nyaman karena kita membayar mahal untuk kemewaham sarana itu sendiri. Membayar beban mahal untuk menambah keuntungan dan pundi-pundi para konglomerat yang berideologi kapital.

Kita arahkan aliran uang kita pada sektor informal. Sebab disana ada transaksi ideologis: kemandirian rakyat, daulat ekonomi.

Rupiah-rupiah kita akan menghidupkan keluarga. Dapat menyekolahkan anaknya. Membayar cicilan motor dan mungkin sedikit tabungan hari tua mereka.

Mari dukung ekonomi rakyat dengan berbelanja pada mereka.

 

Salam Kemandirian Ekonomi

 

Sugeng Teguh Santoso, SH

(Sekjen Peradi dan Pendiri Pesantren HAM Darul Adli)

Liburan dengan Kekasih di Puncak, Korban Tewas Tak Izin Ortu

BOGOR DAILY– Oktariansyah (26), korban tewas di Tanjakan Selarong Puncak Sabtu (20/4) lalu rupanya hendak  menghabiskan liburan dengan kekasihnya Diana Situmorang (22). Tapi apa mau di kata, maut lebih dulu menjemput Okta sebelum sempat berlibur. Dirinya tewas di tempat saat kecelakaan beruntun terjadi.

Sementara, di rumah dukanya, Jalan Rawas 8 No 634 RT 10 RW 02 Kelurahan Lebung Gajah Kecamatan Sematang Borang, Palembang, Sabtu (22/4/2017), keluarga Okta masih syok mendengar kabar maut itu.

Sebab, rencana liburan Okta bersama kekasihnya di Puncak pun tanpa sepengetahuan orang tua.

Ayah Okta, Suparman mengaku tak mengetahui jika Okta berangkat untuk menghabiskan hari libur ke puncak Bogor bersama sang kekasih. “Sebelum berangkat itu, seminggu yang lalu, Okta ini sempat di rawat di rumah sakit karena radang tenggorokan, seminggu kerja lalu berangkat ini, tidak ada cerita kalau mau pergi,” tambahnya

Selama ini lanjut Suparman, anaknya memang gemar traveling. Sudah empat tahun, putranya tinggal merantau di Jakarta. Ia pun masih teringat keinginan Okta untuk menghadiri acara wisuda adiknya yang akan berlangsung Juli,nanti.

“Sudah janjian ketemuan di Jogja. Dia minta bawakan toga untuk foto bersama namun itu urung terjadi. Kalau Dian ini infonya sempat di rawat di rumah sakit, namun akhirnya juga meninggal,” ujarnya.

Seperti diketahui, Oktariansyah dan kekasihnya Diana adalah sejoli yang tewas di Tanjakan Maut Selarong. Diana tewas DI RSUD Ciawi, setelah mengalami pendarahan hebat di bagian kepalanya.menghembuskan nafas terlebih dahulu di lokasi kecelakaan. (bd)

Begini Suasana di Rumah Duka Kades Citeko Sebelum Dimakamkan

BOGOR DAILY– Kepala Desa (Kades) Citeko Dadang Sulaeman kini telah disemayamkan di peristirahatan terakhirnya, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Citeko. Dadang menjadi satu dari empat korban tanjakan maut selarong Puncak yang meninggal.

Sebelum dimakamkan, kemarin, rumah duka sudah dipenuhi para pelayat. Mulai dari masyarakat setempat hingga pejabat. Isak tangis keluarga mengiringi jenazah korban yang disolatkan di Mesjid Al-Falah, kp citeko RT 01/05 Desa Citeko, Kecamatan Cisarua.

Alm. Dadang Sulaeman meninggal dalam kecelakaan beruntun, almarhum meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tanjakan Selarong Gadog-Puncak KM 72, dan sempat di bawa ke RSPG Cibeureum, kemudian almarhum sampai rumah duka beralamat di kampung Citeko RT 03/04, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua sekitar pukul 19.00 Wib.

Dalam perjalan terakhir hingga ke liang lahat, alm. Dadang Sulaeman di antarkan oleh ratusan masyarakat, hingga ke tempat pemakaman umum (TPU) Citeko, turut hadir juga wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor H. Iwan Setiawan, S.E Camat Cisarua Bayu Rahmawanto, Kapolsek Cisarua Sujito beserta jajarannya, wadanramil Khudhori, APDESI Kecamatan Cisarua serta seluruh kerabat dekat dan sahabat almarhum.

Camat Cisarua, Bayu Rahmawanto mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah kecelakaan yang mengakibatkan meninggalnya kades Citeko, Dadang Sulaeman S.E. “Kami selaku Muspika Kecamatan Cisarua beserta staf dan jajaran mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Kades Citeko”ujarnya (bd)

Berikut foto almarhum saat di rumah duka.

 

 

BMKG: Hujan Guyur Jabodetabek Siang hingga Malam

BOGORDAILY – Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca cerah berawan sambut Jabodetabek Senin (24/4/2017) pagi.

Namun hujan diprediksi mengguyur seluruh Jabodetabek pada siang nanti. Bahkan beberapa wilayah akan disertai kilatan petir.

Sementara pada malam hari, BMKG memprakirakan guyuran hujan berangsur reda di beberapa wilayah bergantikan awan.(liputan6)

Gol Injuri Time Messi Bawa Barcelona Unggul 3-2 Atas Real Madrid

0

BOGORDAILY – Barcelona berhasil memenangkan laga El Clasico melawan Real Madrid di Stadion Santiago Bernabeu Senin dini hari, 24 April 2017. Barcelona menang dramatis 2-3 berkat gol Lionel Messi pada menit akhir pertandingan.

Bermain di kandang lawan, Barcelona berhasil mendominasi penguasaan bola sejak menit awal pertandingan. Namun pertahanan ketat Madrid membuat trio penyerang Lionel Messi, Luis Suarez dan Paco Alcacer kesulitan membuat peluang emas.

Real Madrid bahkan lebih dulu mendapatkan peluang emas. Penyerang Cristiano Ronaldo berhasil melakukan penetrasi ke jantung pertahanan Barcelona pada menit ke-20. Namun tembakan Ronaldo dari pinggir kotak pinalti masih bisa diselamatkan penjaga gawang Marc-Andre ter Stegen.

Delapan menit berselang, Madrid bahkan sempat unggul. Lini belakang Barcelona tak menyapu bersih sepak pojok yang diambil oleh Toni Kroos dari sisi kiri gawang mereka. Alhasil bola jatuh ke kaki Marcelo yang berada di sisi kanan pertahanan Barcelona. Pemain asal Brasil itu pun melepaskan umpan silang ke tiang jauh dimana Sergio Ramos berdiri bebas. Naas bagi Ramos, sontekannya hanya membetur tiang. Namun bola pantulan dimanfaatkan dengan baik oleh Casemiro.

Gol ini sempat mendapat protes dari pemain Barcelona karena Ramos terlihat berdiri dalam posisi offside saat menerima umpan Marcelo. Namun wasit Hernandez Hernandez yang memimpin laga tak menggubris protes punggawa La Blaugrana.

Namun keunggulan Madrid hanya bertahan 5 menit saja. Barcelona berhasil menyamakan kedudukan lewat Lionel Messi. Gol Messi berawal dari umpan sodoran Sergio Busquet kepada Ivan Rakitic di sisi kiri kotak pinalti Madrid. Dengan satu sentuhan, Rakitic mengirim bola ke tengah dimana Lionel Messi menyambutnya dan melakukan penetrasi ke kotak pinalti Madrid. Setelah melewati Dani Carvajal, Messi pun menaklukan Keylor Navas di bawah gawang Madrid. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua, Barcelona kembali mendominasi penguasaan bola dan membuat Madrid lebih banyak bermain di area pertahanannya. Namun Madrid juga sempat berkali-kali mengancam pertahanan Barcelona melalui serangan balik cepat mereka. Namun sejumlah peluang yang kedua tim miliki kerap kandas di tangan Navas dan Ter Stegen yang tampil apik pada laga itu.

Barcelona baru berhasil unggul pada menit ke-73. Gelandang Ivan Rakitic berhasil melepaskan tendangan kaki kiri keras dari luar kotak pinalti setelah mengecoh Toni Kroos. Bola sepakan Rakitic melesak ke sisi kanan gawang Navas yang tak mampu menjangkaunya.

Petaka bagi Madrid hadir pada menit ke-77. Bek sekaligus kapten Madrid, Sergio Ramos, diganjar kartu merah setelah menghentikan Messi dengan jegalan dua kaki.

Barcelona sebenarnya memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-80. Kerjasama satu dua antara Andre Gomes dengan Luis Suarez berakhir dengan umpan silang mendatar ke tengah kotak pinalti. Naas bagi Barcelona, Gerard Pique yang berhasil mendapatkan umpan Gomes tak mampu menyelesaikan duel satu lawan satu dengan Navas. Tembakannya masih dapat diblok penjaga gawang asal Kolombia itu.

Berita Lainnya: Sejarah El Clasico Real Madrid vs Barcelona, Pemenangnya adalah..

Kalah jumlah pemain, pelatih Zinadine Zidane menarik keluar Karim Benzema dan memasukan James Rodriguez. Strategi Zidane cukup berhasil membuat Madrid tampil lebih stabil. Bahkan Rodriguez sempat membuat Madrid menyamakan kedudukan pada menit ke-85. Dia berhasil menyambut umpan silang Marcelona dari sisi kanan pertahanan Barcelona dengan sontekan di depan gawang Ter Stegen.

Kemenangan Barcelona baru tercipta ketika masa tambahan waktu. Sergio Roberto berhasil membangun serangan balik cepat dengan aksi solonya. Sempat melewati 2 pemain Madrid, Roberto melepas umpan kepada Andre Gomes di sisi kiri pertahanan Madrid yang langsung menyodorkan bola kepada Jordi Alba yang membantu serangan.

Dengan kecerdikannya Alba mengirim bola ke tengah kotak pinalti dimana Lionel Messi menyambutnya dengan tembakan kaki kiri. Bola yang mengarah tepat ke sudut kanan bawah gawang tak bisa ditepis oleh Navas meskipun telah berupaya terbang.

Dengan kemenangan itu Barcelona berhasil merebut puncak klasemen Liga Spanyol dari tangan Madrid. Kedua tim mengumpulkan angka sama, 75, namun Barcelona unggul dalam hal produktivitas gol. Madrid masih memiliki peluang besar mengkudeta Barcelona karena mereka baru bermain 32 kali sementara Barcelona sudah bermain 33 kali. (Tempo)

Peluncuran Samsung Galaxy S8 dan S8+ tertunda?

0

BOGORDAILY – Setelah banyak sekali gembar-gembor tentang flagship terbaru dari Samsung, yakni Galaxy S8 dan S8+, sepertinya saat ini ada masalah yang bisa dibilang cukup serius.

Tanggal 24 April 2017 adalah hari di mana Samsung seharusnya meluncurkan smartphone Galaxy S8 dan S8+ untuk masyarakat Korea Selatan yang telah memesan beberapa hari sebelumnya. Akan tetapi, kabar buruk datang ketika ternyata pasokan dua smartphone baru Samsung tersebut kurang.

Padahal, sebelumnya Samsung sudah meyakinkan para pelanggan bahwa pihaknya sudah menyiapkan Galaxy S8 dan S8+ untuk meluncur dan tidak ada kekurangan pasokan.

Rupanya, perhitungan Samsung meleset. Angka yang dihitung Samsung ternyata di bawah dari angka permintaan setelah ada lonjakan dari pelanggan. Pre-order sukses menembus angka satu juta permintaan. Dengan demikian, perusahaan asal Korea Selatan ini memperpanjang masa registrasi untuk S8 dan S8+ sampai 30 April mendatang, seperti yang dikutip dari Phone Arena (22/4).

Samsung mengungkapkan bahwa ada kekurangan model Midnight Black dan Orchid Grey sebagai alasan penundaan.

Hanya saja belum ada kejelasan dari pihak Samsung apakah penundaan ini hanya terjadi karena kurangnya pasokan di Korea Selatan saja. Ataukah hal ini akan berdampak pada pembeli di seluruh dunia?(merdeka.com)