Home Blog Page 9405

Ini Dia Sosok Germo PSK Anak Khusus Guy di Puncak Bogor

BOGORDAILY – Siapa germo PSK Anak khusus Guy di Puncak Bogor? Pelaku rupanya merupakan orang lama, yang kerap keluar masuk bui dengan kasus yang sama.

Germo prostitusi gay di berinisial AR yang ditangkap di Cipayung, Bogor pada Selasa (31/8), malam itu, rupanya AR ini merupakan mantan penghuni Lapas dengan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Pelaku juga belum lama keluar Lapas dari kasus yang sama,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Agung Setya di Mabes Polri, Jakata Selatan, Rabu (31/8).

Hanya saja, kata Agung, dulu RA melakukan TPPO dengan korbannya perempuan. Sedangkan korban yang saat ini anak laki-laki di bawah umur.

Agung juga menyebut perilaku RA ini merupakan perilaku yang menyimpang. Bagaimana tidak, RA menyediakan prostitusi anak laki-laki untuk kaum gay di wilayah Bogor sejak satu tahun yang lalu.

“Perilaku pelaku ini perilaku yang menyimpang,” kata Agung.

RA akan dikenakan pasal berlipat. Yakni UU ITE, UU Pornografi, UU TTPO, dan UU Perlindungan Anak. (bdn/rep)

Biadab! Puluhan Anak Dijadikan PSK Khusus Guy di Puncak Bogor. Ini Dia Germonya!

BOGORDAILY – Prostitusi di kawasan puncak Bogor sudah semakin gila. Setelah ramai soal prostitusi wanita timur tengah alias maghribi, kini prostitusi guy marak.

Yang dijual adalah anak-anak di bawah umur. Polisi berhasil menangkap germo dan puluhan anak yang menjadi korban prostitusi gay di Cipayung, Puncak, Bogor.

Mereka diselamatkan Bareskrim Polri dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dari germo yang menawarkan anak usia 13-17 tahun ini pria penyuka sesama jenis.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar, pada Selasa (30/8) malam menyampaikan penggerebekan dilakukan di salah satu hotel di Jl Raya Puncak, Cipayunga. Pria berinisial AR (41) diamankan polisi.

“(Terduga pelaku) menawarkan prostitusi anak di bawah umur melalui akun Facebook,” kata Boy.

Ada beberapa anak yang kemudian diamankan polisi dan KPAI. Mereka dibawa ke tempat perlindungan. Seorang petugas yang tak mau disebutkan namanya, anak-anak remaja ini terlihat gemulai atau istilahnya melambai.

Saat dibawa petugas mereka seperti ketakutan. Mereka remaja asal Bogor, Sukabumi, dan sekitarnya. Anak-anak ini ditawarkan ke pria penyuka sesama jenis dengan tarif Rp 1,2 juta. Dari uang tersebut, anak-anak itu sekali melayani mendapat bagian uang Rp 150 ribu.

Yang cukup menyeramkan, ternyata ada beberapa germo. Dan mereka sudah membuat komunitas untuk melayani pria penyuka sesama jenis. Pengakuan sementara, untuk acara pesta, bahkan bisa 100 anak dikumpulkan.

Angka anak-anak yang menjadi korban prostitusi gay ini memang merisaukan. Anak-anak ini kini dibawa KPAI untu rehab, secara agama dan psikologis.

“Pengungkapan ini ya cukup mengejutkan bagi kita semua,” kata Dir Tipideksus Bareskrim Brigjen Agung Setya, Rabu (31/8/2026).

Agung belum bersedia membeberkan lebih jauh mengenai kasus ini. Dia mengatakan pengungkapan kasus ini akan dirilis pengungkapan ke media siang nanti.

“Kita masih identifikasi untuk korban, karena cukup banyak. Nanti siang kita rilis. Nanti sekalian saja ya,” urainya.(bdn/dtc)

Dihadapan Anak SD, Bima Arya Tegaskan jadi Pemimpin Bukan Untuk Kekuasaan dan Kekayaan

BOGORDAILY – Menjadi seorang pemimpin, khususnya menjadi seorang walikota, adalah bagaimana caranya untuk dapat menolong sesama, membangun negeri dan bukan untuk mencari kekuasaan atau kekayaan. Menjadi seorang pemimpin juga adalah sebagai langkah untuk mengurangi tingkat kemiskinan.

Walikota Bogor Bima Arya menegaskan hal tersebut saat dirinya mengajar mengenai role model untuk siswa-siswi kelas 3 sekolah dasar Sekolah Bogor Raya, Selasa (30/08/16).

“Semua bukan tentang uang, tapi obsesi dan mimpi saya menjadi walikota adalah untuk bisa membantu sesama untuk hidup yang lebih baik. Mimpi saya juga adalah untuk memberikan kesempatan kepada semua warga untuk mendapatkan akses pendidikan yang baik dan layak,” ungkap Bima.

Di hadapan puluhan siswa dan guru, ia juga mengungkapkan obsesinya untuk membuat Kota Bogor lebih bersih, nyaman, dan hijau. “Itulah mengapa terkadang saya juga turun langsung ke lapangan. Karena menjadi pemimpin tidak hanya bisa duduk atau berdiam diri di kantor, tapi juga harus sering turun ke lapangan melihat kondisi langsung,” papar Bima.

Sebab, masih kata Bima, kepemimpinan bukanlah persoalan posisi. Melainkan lebih kepada aksi. Jadi, katanya, jangan hanya banyak retorika atau berbicara, namun juga harus melakukan aksi nyata. “Karena dengan menjadi pemimpin maka kita akan menjadi role model bagi semua orang,” imbuhnya. (bdn)

Ini Laporan Lengkap Progres pembangunan RSUD Kota Bogor

BOGORDAILY – Walikota Bogor Bima Arya bersama Wakil Usmar Hariman dan Sekda Ade Sarip Hidayat kompak melakukan sidak terkait proses pembangunan RSUD Kota Bogor, Selasa (30/8).

“Mulai dibangun hingga sekarang, pembangunan yang telah dilaksanakan mencapai 10 persen. Jika dilihat dari perencanaan hal tersebut melebihi 2 persen diatas target,” kata Bima yang didampingi Dirut RSUD Kota Bogor Dewi Basamala dan pihak kontraktor.

Bima melanjutkan untuk kontruksinya sendiri telah mencapai 30 persen. ”Insya Allah proses yang dijalankan on the track dan tepat waktu. Saya juga tadi sempat memeriksa penggalian IPAL nya,” jelas Bima.

Bima mengimbau agar proses pembangunan yang dilaksanakan jangan sampai  mengganggu operasional rumah sakit dan pelayanan publik. ”Alhamdulillah selama pembangunan berjalan tidak ada keluhan dari pasien maupun warga,” katanya sambil menekankan pentingnya keselamatan para tenaga kerja.  

Direktur Utama RSUD Dewi Basmala menambahkan, kendala yang ada hanyalah durasi pemindahan genset saat memulai pembangunan kontruksi.

Sementara Yosifa selaku perwakilan dari manajemen konstruksi Arkonin turut menambahkan bahwa sedikit kendala yang dihadapi hanyalah faktor cuaca. ”Inilah resiko yang kita hadapi jika melaksanakan pembangunan di Kota Bogor, karena Bogor dikenal sebagai kota hujan,” ujarnya. (bdn)

GOR Pajajaran Bogor Akan Dipercantik Tahun Depan. Ini Desainnya!

BOGORDAILY – Akhir tahun 2016 ini Detail Engineering Design (DED) dan masterplan komplek Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran akan dilakukan finalisasi. Sebab, rencananya pada tahun 2017 mendatang proyek pembangunannya akan segera dimulai.

Rencananya selain akan membangun ulang stadion, juga akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang lainnya seperti area perkantoran, pusat kuliner dan sekaligus pusat bisnis yang berada di bagian plaza. Tak hanya itu, komplek GOR juga nantinya akan dilengkapi juga dengan jogging track, skateboard, dan lapangan softball, basket, voli, bahkan ring tinju yang tentunya jauh lebih representatif.

Seperti yang disampaikan pihak konsultan proyek, Alfi Hidayat di Ruang Paseban Punta kepada Walikota Bogor Bima Arya dan Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman, Selasa (30/08/16). Menurutnya, agar luas kawasan komplek GOR Pajajaran yang terbatas itu dapat dioptimalkan, maka nantinya untuk area parkir kendaraan akan ditempatkan di basement.

“Sesuai dengan latar belakangnya, bahwa masyarakat membutuhkan sarana olahraga yang memadai. Perkembangan pembangunannya juga harus lebih ramah lingkungan dan menjadikan sebuah kawasan olahraga yang lebih representatif dalam mengakomodir berbagai kegiatan olahraga. Terakhir, menjadikan kawasan ini sebagai salah satu ikon kebanggaan masyarakat Kota Bogor,” ungkap Alfi.

Dalam presentasinya, Alfi juga memaparkan bahwa nantinya seluruh fasilitas olahraga yang ada akan mengaplikasikan standar nasional maupun internasional. Bukan hanya lapangan atau tempatnya saja, namun juga daya tampungnya. Maka di beberapa bagian akan dibuat bangunan bertingkat dan basement.

“Nantinya Kantor Perpustakaan Daerah akan dipindahkan di lantai dasar istora atau stadion, karena arealnya akan dimanfaatkan untuk plaza. Begitu juga untuk Kantor Pemuda dan Olahraga yang akan ikut dipindahkan, dan nantinya akan menempati lokasi baru bersama peruntukkan kantor dan tempat untuk cabang-cabang olahraga di bangunan bertingkat antara 4-5 lantai,” paparnya.

Selain walikota dan wakil walikota, pertemuan itu juga turut diikuti Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga Adi Novan. (bdn)

Inilah Ciri-ciri Buah yang Bebas Formalin, Anda Jangan Sampai Salah!

BOGORDAILY – Selama mengonsumsi buah apakah Anda mengetahui bahwa buah yang dimakan mengandung bahan berbahaya seperti formalin? Agar buah bisa awet dan tahan lama, biasanya diberikan bahan pengawet. Namun, tidak semua bahan pengawet yang digunakan aman. Salah satu contoh bahan pengawet berbahaya adalah formalin.

Formalin adalah bahan pengawet kimia yang biasanya digunakan untuk mengawetkan jenazah atau disinfeksi di rumah sakit. Zat pengawet sangat berbahaya bagi kesehatan makhluk hidup. Paparan zat pengawet bisa menyebabkan masalah kesehatan dari mulai kulit, pernapasan, pencernaan, hingga berbagai organ vital di tubuh kita.

Beberapa contoh buah yang seringkali menggunakan zat pengawet sebagai bahan pengawetnya adalah buah jeruk, pir, kelengkeng, anggur, apel, pisang dan mangga.

Berikut beberapa tips untuk mengetahui apakah buah yang Anda beli mengandung zat pengawet atau tidak.

Ciri-ciri buah yang mengandung formalin:

-Buah yang diawetkan dengan zat pengawet terasa keras saat disentuh.
-Warna kulit buah berformalin tidak berubah dalam waktu lama atau tidak cepat busuk.
-Lalat, semut, dan lebah tidak mau mengerubuti buah berformalin.

Ciri-ciri buah bebas formalin:

-Buah tanpa zat pengawet akan lembut saat disentuh (ditekan).
-Kulit buah tampak alami dan mengalami perubahan dari hari ke hari.
-Aroma buah bebas zat pengawet sangat mengundang serangga seperti lalat, lebah, atau semut.

Untuk menghindari terkena kontaminasi formalin, sebagai konsumen kita harus cermat saat membeli buah-buahan dan makanan lain. (ptn)

Sadis, Delapan Pelajar Keroyok Siswa SMK Hingga Mati

0

BOGORDAIY – Aksi sadis para pelajar kembali dipertontonkan. Delapan pelajar secara beramai-ramai menganiaya seorang pelajar SMK hingga mati, Selasa (30/8/2016).

Korban adalah Egas Thoriqul Hakim, 17, hingga tewas di Jalan Swadarma Kp. Baru III, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Afroni Sugiarto, menjelaskan, motif pengeroyokan tersebut merupakan tawuran via aplikasi komunikasi WhatsApp yang memancing keributan.

“Awalnya mereka memancing keributan via WA oleh pelaku, dan berujung tawuran, kebetulan korban lewat dan dihabisi dengan cara sadis untuk kategori pelajar ini terbilang cukup parah,” kata Kapolsek.

Ia juga menambahkan korban tewas saat dalam perjalanan ke RS mengalami tiga tusukan di bagian tubuhnya dibacok dengan benda tajam plat. (bnd)

Alamak… Reza Artamevia Ngamar bareng Aa Gatot, Positif Narkoba dan Kondom Berserakan

0

BOGORDAILY – Penasihat spiritual artis sekaligus ketua Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) ini benar-benar bikin heboh. Sejumlaha artis nampaknya bakal ramai-ramai digelandang polisi.

Teranyar adalah artis Reza Artamevia yang ikut diamankan dan diperiksa polisi saat penangkapan Gatot Brajamusti di Hotel Golden Tulip pada Minggu (28/8/2016). Enam orang dinyatakan positif narkoba.

“Salah satunya adalah Reza Artamevia. Ia turut dibawa karena berada di kamar tersebut. Saat ini seluruhnya masih menjalani pemeriksaan,” ungkap Kapolres Mataram AKBP Heri Prihanto.

Petugas juga pengamankan barang bukti, di antaranya satu kristal putih diduga shabu, satu buah alat penghisap shabu atau bong, satu buah pipet kaca, kondom, handphone, dompet serta lainnya. (bdn)

Ngeri! Ini Penampakan Ertiga Terjun Bebas Ke Bantaran Sungai

0

BOGORDAILY- Sebuah mobil minibus hilang kendali dan terguling saat ngebut di jalan inspeksi Kanal Banjir Timur (KBT), Duren Sawit, Jakarta Timur. Mobilnya terjung bebas, Selasa (30/8/2016).

Suzuki Ertiga B 2185 BFV yang dikendaraai JK melesat ke bantaran KBT yang dalamnya sekitar 5 meter.

Kapolsek Duren Sawit, Komisaris Yudho Huntoro, mengatakan peristiwa ini terjadi saat si sopir melaju dari Rumah Sakit Duren Sawit, mengarah Pasar Gembrong. Namun ditengah jalan JK hilang kendali dan seketika jatuh ke KBT. “Karena tak ada pagar pembatas, mobil langsung terguling,” katanya, Selasa (30/8/2016).

Menurut Yudho, sopir yang kala itu mengendarai mobil bersama istrinya tak bisa berbuat banyak. Beruntung, keduanya selamat dan hanya mengalami luka ringan. “Mereka hanya mengalami luka-luka, namun hingga saat ini masih terlihat syok,” ujar kapolsek.

Petugas dari polsek Duren Sawit hingga saat ini menyelidiki peristiwa terjunnya mobil minibus putih tersebut. Sejumlah saksi juga tengah dimintai keterangan. Sementara, untuk mengangkat bangkai mobil yang ringsek itu, mobil derek dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta dikerahkan. (bdn/pos)

terjun bebas2

terjun bebas3

terjun bebas4

Walikota Bogor Bima Arya Siap Ladeni Bos Karaoke

BOGORDAILY – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto tak gentar. Dia siap meladeni gugatan dan pelaporan yang dilayangkan, seorang pengusaha tempat karaoke dan restoran Nada Lestari Gunawan Hasan,dengan tuduhan perusakan barang pribadi dan kejahatan jabatan.

Bima menegaskan, kasus tersebut banyak yang diputarbalikkan, karena apa yang dilakukannya sudah sesuai prosedur.
“Kasus ini sangat hitam putih. Mana yang hitam, mana yang putih sangat jelas,” kata Bima Arya kepada wartawan.

Menurutnya, Wali Kota dan Muspida menjalankan tugas, menjamin ketertiban dan keamanan kota berdasarkan kewenangannya, tapi malah dituduh melakukan kejahatan jabatan.

“Saat pemeriksaan di Bandung sudah jelas. Saksi ahli memperkuat posisi Muspida. Semua yang dilakukan sudah sesuai dengan kewenangan dan prosedur. Insya Allah saya hadapi gugatan ini,” kata Bima.

Sebelumnya, Gunawan Hasan kembali melaporkan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto ke Polri atas tuduhan perusakan barang pribadi dan kejahatan jabatan.

Laporan tersebut resmi dilayangkan kepada Kapolri pada 17 Agustus 2016 dan ditembuskan ke Bareskrim Polri. Ia melapor ke Polri karena menganggap penyidik Polda Jawa Barat yang menangani kasus tersebut lamban menyelesaikan perkaranya.

Kasus itu sudah pernah dilaporkan ke Polda Jabar sekitar delapan bulan lalu, tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan.

“Progres ada, tapi lamban. Setelah kami cermati, ternyata ada budaya sungkan. Mungkin karena terlapor adalah pejabat daerah,” ujar Gunawan. (bdn)