Home Blog Page 9407

Kontes Domba di Kebun Raya Bogor, Jokowi Kaget, Harganya ada yang Rp50 Juta

BOGORDAILY – Istana Bogor ramai dipenuhi para peternak domba. Mereka sedang mengikuti lomba yang digagas presiden Jokowi, Sabtu (27/8/2016.)

Jokowi rupanya punya cerita sendiri soal kambing. Di depan para peternak, Presiden Jokowi bercerita punya 5 ekor domba yang dipelihara di Istana Bogor.

“Sampurasun…” kata Presiden Jokowi mengawali sambutannya di depan para peternak domba di Kebun Raya Bogor, Bogor.

“Rampes…” jawab para peternak.

“Saya tadi saat masuk ke sini kaget sekali. Saya kan kan punya domba 5, belinya Rp 3-4 jutaan. Pikir saya harganya sudah mahal sekali, saya sudah dapat dombanya saja sudah senang, tanduknya begitu (bagus). Lihat ke sini minder betul-betul,” lanjut Jokowi disusul tawa hadirin.

“Saya tanya Pak Ketua, yang gini berapa (menunjuk salah satu domba)? Rp 50 juta. Wah, ya sudah. Pikir saya sudah mau saya bawa domba saya suruh ke sini. ‘Jangan pak, nanti bapak lihat sendiri’ (domba peternak). Untung saya diberi saran,” lanjutnya disusul tawa.

Hadir dalam acara itu Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Wali Kota Bogor Bima Arya, dan pejabat setempat lainnya. Acara ini bertema ‘Temu Wicara dan Kontes Domba Garut Piala Kemerdekaan RI’.

“Nanti saya tunjukin milik saya. Nanti kita ke Istana bareng-bareng,” kata Jokowi mengajak peternak.

“Itu saja yang bisa saya sampaikan, saya kagum sekali (domba) milik asli Indonesia,” tutup Jokowi disambut tepuk tangan.

Sementara Menteri Perternakan Amran Sulaiman mengatakan potensi peternakan domba dan kambing sedang dikembangkan pemerintah. Harga domba bisa mahal karena kandungan proteinnyaa yang tinggi.

“Susunya Rp 35 ribu per liter, sapi hanya Rp 5.000. Proteinnya 27 persen, sapi 22-24 persen. Jauh lebih tinggi (kambing/domba). Jadi kita jangan selalu swasembada daging, tapi juga swasembada susu,” ucap Amran.(bdn/dtc)

Laporan Lengkap, Peta Politik Kota Bogor Menjelang Pilwalkot

BOGORDAILY – Pemilihan walikota Bogor (pilwalkot) tidak lama lagi. Sejumlah mesin politik sudah dipanaskan, strategi sudah disiapkan. Masih-masih sudah ada yang memiliki jago, tapi ada juga yang masih menunggu detik-detik akhir.

Ya, sejumlah nama calon walikota terus bermunculan. Ber¬beda dengan Kabupaten Bogor yang menghadirkan calon dari luar daerah. Di kancah Pilwalkot, perebutan kursi F1 dipertarungkan sejumlah politisi lokal. Mereka yang selama ini dikenal sebagai kader dari salah satu partai politik.

Strategi untuk memuluskan langkah calon menjadi orang nomor satu di Kota Bogor terus dirancang. Sekretaris DPC De¬mokrat Kota Bogor Ferro Sopacua menga¬ku, Partai Demokrat akan mencalonkan kembali Usmar Hariman pada Pilkada 2018. Usmar dianggap masih memiliki elektabi¬litas dibanding kader lainnya.

Karena itu, kata Fero, wajar jika partainya kembali mencalonkan lelaki 53 tahun tersebut. “Peluang beliau (Pak Usmar) cukup besar untuk kita ajukan dalam Pil¬walkot mendatang,” ujarnya, kemarin.

Disinggung mengenai akan kembali ber¬koalisi dengan pasangan sebelumnya, ia mengaku selama ini tak pernah ada pem¬bicaraan dengan Partai Amanat Nasional (PAN). Tetapi, kata dia, pihaknya tengah menjalin komunikasi dengan Partai Persa¬tuan Pembangunan (PPP) dalam meny-ongsong Pilkada 2018. “Kemungkinan pada Pilkada 2018 akan berpisah dengan PAN,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PPP Kota Bogor Adrian menjelaskan, partainya be¬lum punya calon resmi yang akan diusung menjadi calon walikota Bogor. Pengus¬ungan masih menunggu Musyawarah Cabang (Muscab) yang akan digelar tahun ini. Diyakini, hasil musyawarah akan me-nelurkan kader terbaik yang layak dijadi¬kan bertarung di kancah Pilwalkot. “Kami akan menyalonkan satu orang yang akan dipasangkan dengan pasangan dari par¬tai lain,” kata Adrian.

Menyongsong pertarungan Pilwalkot, kata Adrian, partai berlambang Kakbah pada akhir tahun akan menggelar Muscab untuk me¬milih ketua DPC PPP Kota Bogor. Diakuinya, saat ini mayoritas kader PPP di Kota Hujan mengerucut pada nama Zaenul Mutaqin untuk menjadi ketua DPC PPP Kota Bogor. Zaenul yang kini menjabat sebagai ketua Komisi C DPRD Kota Bogor, dianggap seba¬gai kader yang layak mengikuti perebutan kursi F1. “Setelah menjadi ketua DPC, Zaenul akan diusung menjadi calon walikota dari PPP. Ketua DPC merupakan kader terbaik yang layak menjadi calon walikota Bogor mendatang,” paparnya.

Terpisah, Ketua DPD Partai Keadilan Se¬jahtera (PKS) Atang Trisnanto mengatakan, pihaknya punya tiga nama calon walikota yang bakal bersaing pada Pilwalkot. Nama-nama yang bakal bersaing memperebutkan F1 adalah Najamudin, Jajat Sudrajat dan Ahmad Ru’yat. Namun, kata dia, pihaknya masih melakukan penjaringan untuk me¬nentukan nama bakal calon kepala daerah. “Jadi kita masih cari dua nama lagi untuk diseleksi dan dibawa ke DPP,” ucapnya. (bdn/metro)

Innalillahi.. Wanita Hamil Ditabrak hingga Mati di Jalur Maut Parungpanjang Bogor-Tangerang

BOGORDAILY – Ibu hamil lima tewas setelah ditabrak sepedea motor. Korban tak bisa diselamatkan saat dibawa ke Rumas Sakit.

Korban adalah Yuni Yuningsih. Dia tewas bersama bayi yang tengah dikandungnya.

Sejumlah saksi mengatakan, kecelakaan tunggal itu dipicu motor Honda AD 2301 HL yang dikendarai, Suryadi melaju menuju ke Parung Panjang, Kabupaten Bogor dari Pasar Legok, melintasi Jalan Raya Legok.

Saat melintas di depan Bengkel Honda Nugraha II, tiba-tiba sepeda motor Suryadi menabrak Yuni Yuningsih yang sedang menyeberang .

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Kota Tangsel AKP Mansuri menjelaskan, kecelakaan maut ini terjadi di Jalan Raya Legok Panjang, Kabupaten Tangerang pada Jumat, 26 Agustus 2016 kemarin pagi.

Kecelakaan berawal saat pengendara “Wanita yang tengah hamil lima bulan itu adalah penjual nasi uduk keliling. Korban tewas dalma perjalanan menuju RS,” katanya pada wartawan Sabtu (27/8/2016).

Menurut Mansuri, korban menderita luka lecet di jari kaki, pendarahan pada telinga, pinggang sebelah kanan dan kemudian meninggal dalam perjalan ke RS Murni Asih, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. (bdn)

Kebakaran Dahsyat di Bogor. Satu Pabrik Ludes

BOGORDAILY – Ini menjadi perhatian bagi warga Bogor. Sejumlah kebakaran terjadi secara beruntun beberapa hari ke belakang.

Kebakaran dahsyat kembali terjadi di Bogor. Api berkobara dashyat membakar sebuah pabrik meubeul di Kampung Prungpung RT 01/02, Desa Gunungsindur.

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran itu. Dugaan sementara akibat arus pendek listrik. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran hebat itu, namun kerugian ditaksir jutaan rupiah.

Kebakaran yang terjadi pada, Jum’at (26/08/2016) itu, itu pun membuat panic para pekerja dan warga sekitar. Sejumlah warga dan para pekerja di pabrik ini berusaha memadamkan api sebelum akhirnya pemadam kebakaran tiba.

Kapolsek Gunungsindur Kompol Agus Suyadi menjelaskan, penyebab kebakaran belum bisa dipastikan. “Kami masih melakukan penyelidikan,” kata kepada wartawan. (bdn)

Macet Sukasari Bikin Stres. Ini Kata Pemkot Bogor!!

BOGORDAILY – Pemerintah Kota Bogor akan mempercepat proses pengerjaan betonisasi Jalan Siliwangi sepanjang 540 meter dan lebar sekitar 10 meter. 

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Binamarga dan Pengairan Kota Bogor Chusnul Rozaqi saat meninjau lokasi pengecoran, Jumat (26/8/2016).

Menurut Chusnul, betonisasi peningkatan jalan ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui DAK. Waktu pengerjaan yang ditarget sampai 21 November 2016 ini akan dipercepat. “Saat ini pekerjaan sisi selatan sudah berjalan sekitar 3 minggu dan untuk sisi utara kami akan kerjakan selama 3 minggu pula. Jadi total 42 hari atau satu setengah bulan,” ujar Chusnul.

Untuk mempercepat proses pekerjaan pihaknya akan berkoordinasi dengan DLLAJ. Karena yang menjadi kendala selama proses pengerjaan yaitu padatnya volume kendaraan terutama di jam-jam sibuk seperti pagi dan sore hari. Untuk mengatasinya, pihak Binamarga akan berkoordinasi dengan DLLAJ untuk mengkaji dan melakukan rekayasa lalu lintas.

Menurutnya, arus lalu-lintas paling padat dari arah Bondongan dan Cipaku. Sementara dari arah Suryakencana tidak terlalu banyak. “Kami minta DLLAJ bisa mengkaji pengalihan arus lalu lintas terutama pada pagi dan sore hari saja,” kata Chusnul. “Begitu pula pada hari Sabtu Minggu,” imbuhnya.

Masih menurut Chusnul, progres pengerjaan betonisasi Jalan Siliwangi sudah mencapai 40% dan mudah-mudahan 21 hari ke depan bisa mencapai 100%. “Pengerjaan pengecoran akan dimulai lagi hari Senin besok karena saat ini sedang tahap perapihan,” tandasnya. (bdn)

Liga Santri Nusantara Digelar di Bogor. Berebut Piala Bima Arya

BOGORDAILY – Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk kedua kalinya menggelar Program Liga Santri Nusantra (LSN). Kegiatan ini akan diikuti 32 pesantren yang berada di regional 4 masing-masing  Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Sukabumi dan Kabupaten Cianjur. Turnamen sepak bola ini akan memperebutkan Piala Bima Arya Cup.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, dirinya mendukung kegiatan ini agar dapat berjalan lancar, karena sepak bola melatih kedisiplinan, spirit, dan kebersamaan. “Kami akan berusaha membantu liga santri semaksimal mungkin” ujarnya saat audiensi dengan panitia LSN Kamis (25/08) di Balaikota Bogor.

Koordinator LSN Regional Empat, Herry Firdaus mengatakan, LSN akan berlangsung pertengahan September di GOR Pajajaran.  LSN hanya diikuti para santri usia 18 tahun keatas. “Dengan adanya LSN silahturhami antar pesantren semakin terjalin, memupuk sportifitas dan mencari bibit pesepak bola terbaik,” pungkasnya. (bdn)

Empat Begal Ditembak Mati Polisi

0

BOGORDAILY – Komploan begal rupanya tak ada kapoknya. Empat komplotan begal ditembak mati aparat kepolisian. Keempatnya berusaha melawan petugasa saat penangkapan menggunakan senjata tajam dan senjata api.

Selama tahun 2016 sebanyak 16 kasus begal ditangani Subdit Resmob dan wilayah yang paling tinggi kasusnya di Jakarta Timur Bekasi, dan Depok. “Dari 16 perkara yang diungkap ada sekitar 24 pelaku diamankan dan 24 kendaraan bermotor roda dua dan empat meninggal dunia,” kata Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto, Jumat (26/8).

Untuk membasmi begal sadis yang kerap beraksi hingga meresahkan masyarakat, pihaknya membentuk Timsus. “Sesuai arahan dari dirkrimum, kami bentuk timsus. Timsus ini berjalan memang khusus untuk mengungkap kasus begal, curas, dan curanmor. Gugus terdepan Resmob harus menangani kasus ini, sehingga ini terbukti,” ujarnya.

Kesadisan begal dalam beraksi terhadap para korbannya karena mereka melengkapi dirinya dengan senjata tajam mau pun senjata api. Mereka tidak segan-segan melukai bahkan membunuh korbannya apabila tertangkap ataupun aksinya diketahui korban.

“Terbukti kemarin, pada saat kemarin melakukan penangkapan, si pelaku ini berusaha menembak menodongkan senjata ke arah petugas. Alhamdulillah dalam hal ini petugas tidak terkena oleh proyektil tersebut, tapi kami langsung melumpuhkan tersangka di lokasi kejadian,” tukasnya.

Seperti yang diberitakan, dua dari empat komplotan begal kendaraan bermotor tewas ditembak Tim Opsnal Unit 5 Subdit Resmob. Dua begal berjimat tersebut terpaksa ditembak lantaran melawan petugas dengan melakukan penembakan saat disergap transaksi motor curian di Jalan Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (25/8).

Dua tersangka tewas, Aryo Sanjaya 33 dan Eko Santoso 30 merupakan kelompok asal Lampung. Sementara satu rekannya, Jono 41 bertugas sebagai Joki masih dilakukan pemeriksaan intensif. “Satu tersangka, Ook, sebagai penadah berhasil melarikan diri. Kami masih lakukan pengejaran,” kata Budi Hermanto.

Dari kawanan begal ini disita, dua senpi rakitan jenis revolver, 4 butir amunisi caliber 9 mm, 1 butir selongsong amunisi caliber 9 mm, 2 butir amunisi caliber 38 special, seperangkat kunci leter T, 2 sepeda motor Vario warna hitam dan Putih, 3 dompet, 2 Handphone, tas warna hitam, obeng dan sejumlah jimat. (bdn/pos)

Lagi, lagi…Kecelakaan Maut di Tajur Bogor, Satu Tewas Dilindas Mobil

BOGORDAILY – Jalan Raya Tajur Bogor kembali makan korban. Sebuah kecelakaan tunggal terjadi diruas jalur maut ini, seorang pengendara motor tewas dilindas mobil dan ditinggal kabur, Jumat (26/08/2016)

Kejadian yang terjadi pagi hari sekitar pukul 4.30 itu pun menghebohkan warga sekitar dan para pengguna jalan. Korban terkapar disisi jalan tepat di depan Sarana Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Lorena.

Korban adalah Abdul Azis (29) yang beralamat di Jalan Tebet Barat Raya, RT 04/07, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Sejumlah saksi mata mengatakan, kecelakaa itu bermula saat sepeda motor B 3322 SUR yang dikendarai korban melaju dari arah Bogor menuju Ciawi melaju dengan kecepatan tinggi.

Sesampainya depan SPBU motor lepas kendali dan oleng ke kiri, kemudian menabrak tumpukan batu yang ada dipinggir jalan dan terjatuh.

“Korban ngebut dan oleng lalu terjatuh,” ujar salshs seorang saksi mata.
Dalam posisi terkapar ditengah jalan itu, kemudian datang sebuah mobil dari arah yang sama melindasnya. Sayang, mobil itu langsung kabur.

“Korban mengalami luka dibagian kepala dan dada remuk, lalu dibawa ke RSUD Ciawi Bogor untuk dilakukan autopsi,” kata anggota Unit Laka Polresta Bogor Kota IPDA Mamun Abdulah.

Dari lokasi kejadian petugas membawa sepeda motor korban. Peristiwa tersebut kini ditangani Unit Laka Polres Bogor Kota.(bdn)

Ulama Tasawuf se Asia Konsolidasi di Cibinong Bogor. Ini Agendanya!

0

BOGORDAILY – Kabupaten Bogor mendapat kehormatan menjadi tempat berkumpulnya ulama Tasawuf se Asia. Para ulama itu melakukan konsolidasi melalui kegiatan Mudzakarah Tauhid Tasawuf ke-IV di pondok pesantren Raudhoh Al-Hikam, di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini diharapkan bisa menghasilkan sebuah kesamaan gerak dan langkah para ulama dalam mengembangkan ajaran tasawuf maupun tauhid para sufi.

Ketua Panitia KH Zein Djarnuzi mengatakan para ulama berkumpul untuk membahas inti dari ajaran tauhid sufi, pedoman warisan sejarah gemilang peradaban umat khususnya di nusantara. Ia berharap konsolidasi ini bisa membangkitkan lagi kekuatan umat.

”Muzakarah ulama tasawuf juga akan membahas pembentukan akhlak mulia untuk mencapai tauhid hakiki, hubungan tasawuf dengan ilmu keislaman, serta pergerakan tauhid sufi dalam memberkahi nusantara,” katanya, Kamis (25/8).

Djarnuzi mengatakan hadirnya kegiatan semacam ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi bangsa, negara, serta masyarakat di nusantara dan Asia Tenggara.

Pada kegiatan ini hadir di antaranya Abuya Syekh H Amran Waly Al-Khalidi (Syekh Thoriqot Naqsabandiyah), Syekh H Ibrahim Muhammad (Syekh Thoriqot Syatariah, Malaysia), Dr Muhammad Dhiauddin Kuswandi (pimpinan Keluarga Besar Wali Songo), Dr Syekh Rohimuddin Al-Bantany (pimpinan Kerukunan Ulama Nusantara), dan KH Zein Djarnuzi (pimpinan Pondok Pesantren Raudhoh Al-Hikam, Indonesia, Syekh Thoriqoh Qodiriyah Wanaqsabandiyah).(bdn)

PNS Kota Bogor Diajari Ilmu Intelejen

BOGORDAILY – Pegawai Negeri Sipil di Kota Bogor diajarkan ilmu intelejen, untuk lebih meminimalisir potensi dan ancaman konflik internal, eksternal dan sosial di masayarakat, Pemerintah Kota Bogor melalui Kantor Kebangsaan dan Politik menggelar Pembinaan Intelejen Daerah bagi para aparatur sipil wilayah di Gedung Chrysant Harmony Yasmin, Kamis (25/8).

Menurut Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman,  apapun dinamika yang terjadi sehari-hari efeknya secara langsung dapat dirasakan lapisan masyarakat terbawah.  Oleh karena itu aparatur di Kelurahan dan Kecamatan perlu memiliki kemampuan mengamati setiap dinamika yang terjadi di wilayahnya masing-masing. “Itulah sebabnya peran dan fungsi aparatur wilayah menjadi sebuah posisi yang strategis,” katanya.

Dengan banyaknya permasalahan sehari-hari yang harus dihadapi maka aparatur wilayah dipandang perlu mendapatkan bekal dan skill khusus dalam mejalin komunikasi. ” Kemampuan berkomunikasi merupakan kunci untuk mengetahui potensi konflik yang ada di masyarakat serta dapat membantu dalam mengambil langkah antisipasi, preventif dan identifikasi sebelum nantinya ditindaklanjuti oleh aparat keamanan,” lanjut Usmar.

Pada kegiatan ini para peserta diajarkan tentang cara berpikir dan menyerap persoalan yang timbul,  sehinggga diharapkan mereka bisa mengantisipasi sedari dini setiap  potensi konflik di masyarakat.  Hadir selaku pemberi materi, Kasi Intel Kodim 0606 dan Polresta Bogor.(bdn)