Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 1646

AMSI Dorong Anggota Jadi Media Terverifikasi Dewan Pers, Soroti Publisher Rights

0

Bogordaily.net Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mendorong agar perusahaan pers yang menjadi bagian dari anggotanya bisa terverifikasi oleh Dewan Pers.

Tujuannya untuk membuka jalan negosiasi bisnis antara perusahaan platform digital dengan perusahaan media siber.

Ketua Umum AMSI Wahyu Dhyatmika menyampaikan hal tersebut dalam diskusi bertema “Publisher Rights dan Keberlangsungan Ekosistem Bisnis Media Siber di Jawa Barat”.

Diskusi menjadi salah satu kegiatan dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-3 AMSI Jabar.

Sejumlah narasumber pun hadir yakni Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jabar Hilman Hidayat dan pakar jurnalistik Universitas Islam Bandung (Unisba) Septiawan Santana. Lalu Sekretaris Daerah Jabar Herman Suryatman turut hadir memberikan sambutan.

Wahyu mengatakan, terdapat dua poin penting dari penerbitan Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2024 tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas atau Perpres Publisher Rights oleh Presiden Joko Widodo.

“Satu, pernyataan pemerintah untuk mendukung pers. Ada statement politik dari Presiden, bahwa jurnalisme berkualitas dan keberlanjutan industri media menjadi perhatian penting dari pemerintah,” kata Wahyu, di Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis, 16 Mei 2024.

Kedua, lanjut Wahyu , perpres tersebut mengatur perusahaan platform digital bertanggung jawab untuk mendukung jurnalisme berkualitas. Tak hanya perusahaan platform digital besar semacam Google, Facebook, TikTok, tapi juga yang kehadirannya signifikan.

“Itu bisa diukur dari traffic, bisa disepakati soal ukuran signifikan ini. Kemudian siapa perusahaan pers yang terdampak? Dalam diskusi terakhir, memang mengarah pada perusahaan pers yang terverifikasi. AMSI akan mendorong lewat aspirasi,” jelasnya.

Menurut Wahyu, media besar atau kecil, selama sudah terverifikasi di Dewan Pers, bisa diuntungkan dengan adanya Perpres Publisher Rights.

Adapun sengketa yang mungkin timbul dari bisnis antara platform digital dengan media akan ditangani oleh Komite Independen.

Sementara itu pakar jurnalistik Unisba Septiawan Santana mengatakan Publisher Rights akan mengembalikan tugas jurnalistik yang selama ini diobok-obok oleh misalnya, mesin algoritma Google ke perusahaan media. Publisher Rights juga menjadikan awak media bedaulat kembali terhadap dirinya sendiri.

Meski begitu, dia berpendapat, Publisher Rights memerlukan langkah lanjutan guna menjamin bahwa media menginvestasikan dana buat produk jurnalisme berkualitas. Penerbit kecil lokal juga perlu jaminan agar punya tempat bernegosiasi dengan lord digital.***

Polresta Bogor Kota Tangkap Begal Sadis di Tajur, Ini Pelakunya

Bogordaily.net Polresta Bogor Kota berhasil meringkus para pelaku begal sadis di wilayah Tajur, Bogor Timur, Kota Bogor, pada 22 April 2024 lalu.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, pelaku semuanya berjumlah enam orang. Namun yang berhasil diringkus baru 4 orang.

Para pelaku begal sadis tersebut berhasil diringkus petugas gabungan dari Satreskrim Polresta Bogor Kota dan Resmob Polda Jabar di dua wilayah yakni Palembang dan Tangerang.

Baca Juga: Mobil Mau Dirampas, Pria Ini Lawan Komplotan Begal hingga Terseret di Tajur Bogor

“Dua pelaku yang dikejar itu yakni Z dan C,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, Kamis 16 Mei 2024

Bismo menambahkan, pelaku yang berhasil ditangkap yakni A, AR, O, dan I. Untuk A ditangkap di Palembang, AR dan O ditangkap di Tangerang, serta I di Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Kuasa Hukum Korban Begal di Tajur Bogor Optimis Polisi Segera Tangkap Pelaku

Bismo melanjutkan, para pelaku ini memang satu kelompok. Mulai dari kelompok Palembang, Lampung, dan kelompok Tangerang.

Dari tangan para pelaku, petugas berhasil menyita dua unit mobil. Plat nomor kendaraan, hingga senjata api rakitan.

Keempat pelaku dijerat dengan Pasal di antaranya 365 KUHP ancaman 12 tahun penjara atas korban luka berat dan juga kepemilikan sejata pistol UU 12 tahun 51 ancaman 20 tahun penjara.

“Untuk para pelaku yang ditangkap, kini diancam hukuman 12 tahun penjara,” tutup Bismo.

Kronologi Begal Mobil di Tajur

Sebelumnya diberitakan, pemuda asal Kota Bogor M Heighel Nusa Anggara (MHNA) alias Heigel menjadi korban  di Babadak, , Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor Senin, pukul 03.00 WIB dini hari.

Ketika itu korban bersama rekannya sedang makan di salah satu rumah temannya di Jalan Babadak, .

Sesampainya di rumah temannya, saat sedang makan korban melihat lampu mobil miliknya hidup.

Korban langsung berlari ke arah pelaku dan berusaha mempertahankan mobil miliknya yang sudah dikuasai .

Kejadian tersebut terpantau CCTV yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Terlihat dalam rekaman korban sampai bergelantung pada kendaraan yang dibawa  sejauh 150 meter dari lokasi kejadian sebelum akhirnya jatuh.

Akibatnya korban mengalami luka cukup serius dan dilarikan ke rumah sakit sedangkan pelaku berhasil menggondol mobil yang digasaknya.(Muhammad Irfan Ramadan)

Komisi III DPRD Kota Bogor Ancam Cabut Izin Operasional Plaza Jambu Dua, Ini Alasannya

Bogordaily.net Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor mengancam akan mencabut izin operasional Plaza Jambu Dua.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin mengungkap alasan pencabutan izin tersebut karena akses jalan warga di kawasan Pasar Jambu Dua tak kunjung dibuka oleh pihak pengelola.

Zenal Abidin meminta Pemkot Bogor mencabut izin operasional Plaza Jambu Dua jika dalam 2×24 jam tidak juga membuka akses jalan warga.

“Zolim mereka itu. Cabut saja izin operasionalnya kalau ngotot menganggu kepentingan masyarakat umum. Dalam 2×24 jam saya minta akses jalan warga dibuka,” ucapnya pada Kamis, 16 Mei 2024.

Ia juga meminta Pemkot tidak memberikan izin kepada pengelola Plaza Jambu Dua yang sedang mengajukan perubahan site plan.

“Jika Pemkot Bogor sampai memberikan izin kepada mereka, maka kami akan memanggil semua pihak ke DPRD,” tegasnya.

Di sisi lain, Zenal mengaku prihatin dengan kondisi warga dan pedagang yang terkena imbas atas aksi sepihak pengelola plaza Jambu Dua itu.

Kendati demikian, Zenal menekankan Pemkot Bogor melalui instansi terkait untuk memeriksa seluruh sendi perizinan Plaza Jambu Dua, termasuk retribusi parkir yang dinilainya masih bermasalah.

“Itu jalan umum, bukan hanya akses warga dan pedagang ke pasar. Sejak dulu jalan itu menjadi alternatif jika kawasan simpang jambu dua mengalami kemacetan. Tidak boleh seperti itu kalau mau usaha di Kota Bogor,” jelas Zenal.

Sementara itu hingga berita ini ditulis, saat dikonfirmasi pihak Plaza Jambu Dua belum memberikan jawaban.(Muhammad Irfan Ramadan)

FKSS Kota Bogor Gelar Musda III, Herman Lasrin Terpilih Sebagai Ketua

Bogordaily.net Forum Kepala Sekolah SMA Swasta atau FKSS Kota Bogor menggelar musyawarah daerah (Musda) ketiga.

Kegiatan Musda III FKSS Kota Bogor diselenggarakan pada Selasa dan Rabu, 14-15 Mei 2024.

Kegiatan diawali dengan kegiatan sharing session atau berbagi praktik. Baik dari SMA Kosgoro sebagai satu dari dua Sekolah Penggerak di Kota Bogor dan SMA Cahaya Rancamaya sebagai Sekolah yang berhasil mengirimkan wakilnya ke tingkat Provinsi dalam lomba Olimpiade Sains Nasional.

Sharing Session 1 diisi oleh Herman Lasrin, selaku Kepala SMA Kosgoro. Dalam pemaparannya, Herman menjelaskan bagaimana proses sekolahnya menjadi Sekolah Penggerak, dan siap mendiseminasikan ke sekolah-sekolah lain di Kota Bogor.

Sharing Session 2 diisi oleh Sandra Susanto selaku Kepala SMA Cahaya Rancamaya. Dalam pemaparannya, Sandra menjelaskan bagaimana sekolahnya bisa berprestasi di bidang OSN.

Itu karena adanya pencarian bakat sampai ke berbagai kota untuk mencari bibit-bibit potensial untuk dilakukan pembinaan OSN. Selain itu siswa-siswa pilihan tersebut dibuatkan kelas khusus sehingga bisa fokus dalam pembinaannya.

Setelah kegiatan Sharing Session, acara dilanjutkan dengan kegiatan Pembukaan Musda III FKSS Kota Bogor.

Acara Pembukaan dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Barat, Ketua MKKS SMA Kota Bogor, Koordinator Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Barat. Lalu Ketua – Sekretaris – Bendahara FKSS Jabar, Ketua FKSS Kota Depok, Pengurus FKSS Kota Bogor dan 43 Kepala Sekolah Anggota FKSS Kota Bogor.

Herman Lasrin Terpilih Sebagai Ketua FKSS Kota Bogor

Kegiatan pembukaan Musda III FKSS Kota Bogor dimeriahkan oleh penampilan Tari Saman dari SMAIT Ummul Quro, penampilan angklung dari SMA Kosgoro dan persembahan Lagu “FKSS adalah Kami” yang diciptakan dan dinyanyikan oleh Cucup Shohibul Maqomat atau biasa dipanggil Cuy.

Kegiatan pada hari pertama dilanjutkan dengan pelaksanaan sidang Pleno I, II dan III serta sidang Komisi A, B dan C.

Sidang tersebut membahas mulai dari Agenda Acara, Tata Tertib Musda, Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pengurus FKSS Kota Bogor Masa Bakti 2020 – 2024, pembahasan Program Keja, Rekomendasi FKSS Kota Bogor dan Tata Cara Pemilihan Formatur dan Ketua FKSS Kota Bogor.

Dalam penyampaian Laporan Pertanggungjawaban pengurus FKSS Kota Bogor masa bakti 2020 – 2024, Edy Sukmara selaku ketua FKSS Kota Bogor menyampaikan laporan Program kerja yang terlaksana dan yang belum terlaksana.

Edy menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus yang telah bahu membahu menjalankan roda organisasi sebaik mungkin.

Selain itu, Edy juga menyampaikan permintaan maaf karena ada beberapa kegiatan yang belum terlaksana.

“Tak ada gading yang tak retak, untuk itu kami memohon maaf karena adanya beberapa kegiatan yang belum terlaksana” ujar Edy dalam rilis yang diterima Bogordaily.net, Kamis, 16 Mei 2024.

Dalam sidang komisi, dinamika mulai terlihat saat sidang komisi membahas Program kerja dan Tata cara pemilihan. Namun hal itu dapat diatasi karena para peserta mengedepankan proses musyawarah mufakat.

Hari kedua kegiatan Musda diawali dengan kegiatan fun games. Para peserta terlihat bersemangat dan bahagia mengikuti kegiatan fun games tersebut.

Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan sidang pleno IV. Sidang ini memilih tim formatur terlebih dahulu sebelum akhirnya memilih Ketua dan pengurus FKSS Kota Bogor masa bakti 2024 – 2028.

Dalam sidang tersebut, terpilihlah Herman Lasrin sebagai Ketua FKSS Kota Bogor serta jajaran pengurus FKSS Kota Bogor masa bakti 2024 – 2028.

Kegiatan Musda diakhiri dengan kegiatan pelantikan Pengurus FKSS Kota Bogor masa bakti 2024 – 2028 oleh Ketua FKSS Jabar Ade D. Hendriana.

Setelah dilantik, Herman Lasrin sebagai Ketua terpilih menyampaikan pidato pertamanya, dimana Herman mengajak semua jajaran pengurus serta Anggota FKSS Kota Bogor untuk berkolaborasi.

“Kepengurusan ini tidak dapat berjalan, jika tidak ada kolaborasi. Untuk itu, saya mengajak seluruh jajaran pengurus dan semua anggota FKSS Kota Bogor untuk berkolaborasi. Semoga kita dapat mewujudkan organisasi yang Solid, Bermartabat, Berwibawa” ujar Herman.***

Pemkot Bogor Targetkan Raih Predikat Utama Kota Layak Anak 2024

Bogordaily.net Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor terus berupaya menaikan predikat Kota Layak Anak (KLA) Kota Bogor menjadi predikat utama.

Hal ini dibuktikan dengan menggelar Bimbingan Teknis Evaluasi Rencana Aksi Daerah Kota Layak Anak di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, yang dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah.

“Dua tahun berturut-turut Kota Bogor sudah meraih predikat Nindya. Jadi tinggal meraih utama dan kemudian KLA (Kota Layak Anak),” ujar Syarifah Sofiah.

Syarifah mengatakan, apapun target yang ingin dicapai untuk KLA, tidak ada artinya kalau tidak membuat rencana aksi daerah yang baik.

Maka dari itu, pihaknya melakukan evaluasi rencana aksi daerah yang sudah disusun satu tahun sebelumnya ini. Apakah sudah tepat atau masih ada yang kurang.

“Apalagi kondisi sekarang itu kan sangat dinamis ya, kejadian-kejadian di lingkungan juga semakin beragam,” kata dia.

Ia menuturkan, sampai saat ini di setiap rencana aksi daerah yang dibuat, pihaknya selalu melabeli anak-anak usia 0 sampai 19 tahun itu lemah, perlu dijaga dan dilindungi.

Namun kondisi saat ini, tak sedikit juga anak-anak yang malah menjadi pelaku kekerasan. Akibat pengaruh dari gadget yang luput dari pengawasan orang tua.

“Jadi ke depan tidak hanya mengamati anak sebagai korban, tapi juga mencegah anak itu menjadi pelaku. Kita semua bertanggung jawab atas perlindungan anak-anak kita bukan hanya satgas saja. Kita harus tahu dalam satu hari itu apa yang dilakukan anak dan dia kemana saja,” tegas dia.

Penilaian Tentang Bogor Kota Layak Anak

Di tempat yang sama, Kepala DP3A Kota Bogor, Dody Ahdiat mengatakan, untuk mendapatkan predikat utama perlu komitmen dari semua OPD di lingkungan Pemkot Bogor dan juga instansi vertikal di Kota Bogor.

Pasalnya, pada penilaian KLA 2023 lalu, Kota Bogor berhasil mendapatkan poin 700 lebih dan hanya kurang sedikit menuju predikat utama yang poinnya di kisaran 800 poin.

“Kota Bogor sudah jauh lebih bagus dibanding kota lain, tapi kalau mau menginjak ke utama harus memperlihatkan hasil kerja kita. Sekarang sudah mulai proses pengumpulan evidence di semua instansi, setelah itu evaluasi mandiri dan verifikasi lapangan di Juni mendatang untuk KLA 2024,” tutup Dody. (Muhammad Irfan Ramadan)

Polres Bogor Bongkar Kasus Penyelundupan Narkoba di Cibinong

Bogordaily.net Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor menggagalkan upaya penyelundupan narkoba wilayah Cibinong dan menangkap seorang pelaku.

Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Nur Istono mengatakan tersangka berinisial FQ (41), ditangkap di kos-kosaan kawasan Stadion Pakansari, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

“Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga merupakan narkotika jenis sabu dan ekstasi,” kata AKP Nur Isto, Kamis 16 Mei 2024.

Sat Resnarkoba Polres Bogor juga mengamankan barang bukti yang disita antara lain berupa 1 tas selempang merk EIGER warna hitam yang berisi 1 bungkus besar plastik bening berisikan kristal putih narkotika jenis sabu.

Dengan berat brutto 20,39 gram, kemudian 1 bungkus plastik hitam yang berisikan kristal putih narkotika jenis sabu dengan berat brutto 74,50 gram.

“Lalu 3 butir tablet berwarna pink dan 1 butir tablet berwarna coklat. Diduga sebagai narkotika jenis ekstasi, dengan berat brutto 1,64 gram, dan 1 unit timbangan elektrik,” jelasnya.

Polisi menambahkan, para tersangka dan barang bukti telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut di Polres Bogor.

Sementara itu tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan ayat (1), serta/atau Pasal 112 ayat (2) dan ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukuman yang dihadapi tersangka adalah di atas 6 tahun penjara,” ungkap AKP Nur Isto. (Albin Pandita)

Forwakop Gelar Orientasi Jurnalis Bersama Kementerian Koperasi dan UKM

0

Bogordaily.net – Para jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Koperasi (Forwakop) bersama Kementerian Koperasi dan UKM menggelar Orientasi  di Hotel CItra Cikopo Bogor Cisarua. 

Kegiatan ini diagendakan berlangsung selama dua hari sejak Kamis 16 – 17 Mei 2024.

Rangkaian kegiatan Orientasi Jurnalis dimulai dengan diskusi publik.

Kegiatan ini juga akan membahas berbagai hal seputar koperasi dan UMKM di tanah air. 

Agenda Orientasi Jurnalis dalam Forum Wartawan Koperasi (Forwakop) bersama Kementerian Koperasi dan UKM akan diisi oleh pemateri ahli.

Salah satunya adalah Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga, Riza Damanik, Ph.D yang membahas mengenai Legacy Kementerian Koperasi dan UKM tentang Capaian Kinerja Pengembangan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah dan Kewirausahaan.

Dalam pemaparannya ia menjelaskan, Untuk mencapai cita-cita Indonesia pada tahun 2045, diperlukan
komitmen kuat Pemerintah Indonesia untuk menciptakan lapangan
kerja kelas menengah (middle-income jobs).

Dan kriteria Middle-Income Jobs itu antaralain yakni:

  • Pekerjaan dengan penghasilan tinggi.
    Pekerjaan yang memberikan jaminan perlindungan bagi pekerja.
  • Pekerjaan yang bersifat inklusif, memberikan akses bagi wanita,
    anak muda & penyandang disabilitas.
  • Pekerjaan membutuhkan kualitas sumber daya manusia dengan
    tingginya keterampilan analitis, kognitif, interpersonal, dan digital.
  • Pekerjaan berfokus pengembangan sektor industri dan jasa.

Kegiatan ini juga dibuka oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Ir Arif Rahman Hakim.***

(Gibran)

Ajak 15 Startup ke Singapura, MenKopUKM Sebut Startup Lokal Siap Go Global

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki optimistis startup lokal telah siap untuk menjangkau pasar global.

Salah satu upaya dalam mewujudkan hal tersebut MenKopUKM Teten Masduki mempertemukan 15 startup lokal terkurasi dengan investor atau global venture capital pada acara DBS New Economy Connect: Navigating Early-Stage Ventures in Asia di Singapura, Kamis (16/5).

Upaya ini disebutnya sebagai salah satu solusi finansial untuk mendukung pertumbuhan startup di tanah air.

“Pertemuan ini akan membuka kesempatan bagi para startup potensial di Asia, khususnya di Indonesia yang memiliki potensi pengembangan startup yang besar,” kata Menteri Teten.

Menteri Teten menjelaskan, sejak 2023 pihaknya mulai merencanakan program startup Go Global dengan menjalin kolaborasi bersama beberapa negara, seperti Korea, Jepang, Belanda, dan Australia.

Menurut Menteri Teten, kegiatan seperti ini akan membuka banyak peluang bagi para investor, pemodal ventura atau bank untuk melihat secara langsung ekosistem entrepreneur, kemampuan para startup, potensi pengembangan, kebutuhan pendampingan usaha, serta jejaring di antara semua pihak yang hadir.

Adapun kelima belas CEO/Founder dari startup terpilih yang hadir antara lain Dagangan, Bengkel Mania, Djoin, Zendz, Arconesia, Planawood, Qasir, Inspigo, Beli Ayam, Epitlu, Surplus, myECO, MMHC, Silang, serta Crustea.

“Saat ini kami aktif mendukung para startup untuk mengembangkan usahanya, karena kami yakin, Indonesia perlu menumbuhkan ekonomi baru untuk menciptakan lapangan kerja yang berkualitas,” ujar Menteri Teten.

Indonesia sendiri menjadi negara keenam di dunia dengan jumlah startup terbanyak, di mana terdapat 2.324 startup pada tahun 2022, dan tumbuh menjadi 2.558 startup pada tahun 2023 atau meningkat sebesar 9,15 persen.

“Jumlah startup di Indonesia terus bertambah, berkat program inkubasi dan pendampingan pembiayaan kami telah membina lebih dari 500 startup dalam tiga tahun terakhir, dengan tujuan memberikan fondasi yang kuat bagi para startup untuk tumbuh dan bertahan,” kata Menteri Teten.

Menurut Menteri Teten, pihaknya kerap menemui startup yang tidak mampu bertahan dalam masa 3-5 tahun awal membangun usaha, dengan salah satu penyebabnya adalah kesulitan mengakses pembiayaan.

“Bank konvensional sering kali tidak bisa memberikan dukungan yang dibutuhkan oleh para startup, di mana startup kerap mengalami kendala dalam mengakses produk perbankan karena persyaratan yang harus dipenuhi, seperti aset sebagai kolateral, padahal startup belum memiliki aset yang cukup,” ucap Menteri Teten.

Untuk itu, Menteri Teten berterima kasih atas kolaborasi antara KemenKopUKM dengan DBS Digital Economy Group seperti ini, yang menurutnya tidak hanya mampu memberikan solusi finansial, tetapi juga mendukung pertumbuhan dan inovasi startup.

Menteri Teten menjelaskan, dinamika perkembangan startup melalui empat fase penting yang harus dilalui, yakni kesesuaian solusi masalah, pasar produk, model bisnis, dan keberlanjutan dari waktu ke waktu.

“Untuk melalui fase tersebut, diperlukan dukungan serta pembinaan bagi para startup, termasuk akses terhadap pembiayaan dan pendanaan. Masih banyak startup yang membutuhkan dukungan pembiayaan, terutama pada early stage dan growth stage,” tutur Menteri Teten.

Senada disampaikan, Duta Besar (Dubes) RI untuk Singapura Suryo Pratomo menyampaikan bahwa event semacam ini sangat bagus untuk membangun jejaring agar saling mengenal, mendapatkan masukan dan peluang kolaborasi.

“Indonesia melalui KBRI Singapura akan terus bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan termasuk lembaga keuangan untuk memperkuat ekosistem digital ekonomi kedua negara. Terlebih, Indonesia dan Singapura telah menandatangani MoU on Digital Transformation bulan Februari 2024 lalu,” ujar Dubes Suryo.

Pada kesempatan yang sama, Group Head of Institutional Banking DBS Tan Su Shan menyatakan bahwa ekonomi digital Indonesia saat ini berkembang dengan sangat pesat, apa lagi didukung infrastruktur digital yang mumpuni, sistem pendidikan yang transformatif, generasi muda yang melek digital, serta budaya inovasi yang masif.

“Apa lagi, saat ini Indonesia memiliki lebih dari 220 juta pengguna internet, yang menjadikannya salah satu negara dengan pengguna internet terbesar di dunia,” kata Tan Su Shan.

Tan Su Shan menambahkan, dalam mendukung keberlanjutan pertumbuhan di sektor digital, penguatan ide dan pengembangan SDM juga perlu dilakukan secara konsisten, termasuk dalam hal penyediaan modal.

“Indonesia tengah menjadi pasar strategis bagi DBS, dan kami bangga dapat menjadi katalis dalam penguatan jejaring antara startup dan venture capitalists,” tutur Tan Su Shan.***

Calon Bupati di Pilkada 2024, Ade Wardhana Siap Ngahadekeun Bogor

0

Bogordaily.net Ade Wardhana Adinata siap menjadi calon bupati Bogor di Pilkada 2024. Lalu seperti apa persiapan jelang kontestasi di Kabupaten Bogor tersebut?

Pilkada Kabupaten Bogor 2024 semakin dekat. Setiap calon mulai menunjukkan diri dan keseriusan mereka.

Salah satunya CEO Minaqu Indonesia Ade Wardhana Adinata, yang menyatakan kesiapannya untuk maju dalam Pilkada 2024 sebagai calon Bupati Bogor.

Ia maju dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Bogor di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Ade Wardhana juga diketahui sudah mendaftar dan ikut penjaringan bakal calon bupati Bogor ke sejumlah partai politik di Kabupaten Bogor. Seperti Partai Demokrat, PDI Perjuangan, NasDem, PPP dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Baca Juga: Profil Ade Wardhana, Bakal Calon Bupati Bogor di Pilkada 2024

Ade Wardhana mengatakan ia ingin melakukan perubahan dan menjadikan Kabupaten Bogor jauh lebih baik dan sejahtera dibanding saat ini.

Menurutnya, Bupati Bogor adalah bupati dengan level pemimpin yang memiliki konveksitas kepemimpinan yang sangat banyak. Terlebih dengan luas wilayah penduduk yang hampir 6 juta orang. Tentu saja ini merupakan tantangan tersendiri.

“Menjadi Bupati Bogor harus ada rasionalisasi mengenai biaya Pilbup, karena memang untuk menjadi pemimpin di kabupaten ini harus mempunyai biaya yang besar. Oleh karena itu perlu adanya rasionalisasi,” kata Ade Wardhana saat podcast bersama tim Bogordaily.net, di kediamannya, Kamis, 16 Mei 2024.

“Maka berbicara tentang rasionalisasi bukan hanya tentang biaya saja, namun banyak hal yang dirasionalisasikan di Kabupaten Bogor. Rasional kah kemacetan di Bogor Barat, rasional kah kemacetan Puncak, rasional kah infrastruktur di Kabupaten Bogor yang ada hari ini, pelayanan administrasi, dan pelayanan pendidikan yang ada hari ini?” paparnya.

Ade menjelaskan, rasionalisasi ini menjadi satu landasan kebenaran dalam melakukan tindakan. Pada saat tidak rasional lagi maka masyarakat dapat bersama-sama melakukan kerja sama untuk merubah permasalahan tersebut.

“Tentunya supaya Kabupaten Bogor memiliki pemimpin yang bisa memberikan jawaban terhadap harapan ada di Kabupaten Bogor yang jumlahnya ada 5,8 juta ini,” imbuhnya.

Ia menilai, Kabupaten Bogor harus bisa berubah dengan pengelolaan yang jauh lebih baik, serta mengedepankan pendekatan masyarakat.

Lebih lanjut ia menambahkan, hal tersebut menjadi bukti semakin serius langkahnya untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Bogor 2024.

“Kita juga sedang mengajak beberapa partai yang sedang dibangun komunikasinya, InsyaAllah akan bertambah,” ujarnya.

Ade Wardhana mengenaskan, langkahnya bersama partai koalisi akan menjadikan Kabupaten Bogor lebih baik lagi.

Ia meminta kepada masyarakat Kabupaten Bogor, dalam menentukan pilihan Bupati Bogor ini ke depan harus dengan melihat visi, ide dan gagasan dari calon yang akan maju tersebut.

“Karena membangun Kabupaten Bogor harus bekerjasama dengan stakeholder dengan visi yang sama salah satunya melalui tagline Ngahadekeun Bogor,” ungkap Ade Wardhana Adinata.(Albin Pandita)

Pilkada 2024, KPU Kabupaten Bogor Lantik 200 PPK dari 40 Kecamatan

0

Bogordaily.net Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor menggelar pelantikan dan tugas orientasi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024, di Hotel Lorin Sentul Babakan Madang, Kamis 16 Mei 2024.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor, Muhammad Adi Kurnia mengatakan sebagai penyelenggara Pemilu tantangan kita sangatlah besar. Sebab pada 27 November mendatang Pilkada di Kabupaten Bogor digelar.

“PPK adalah kepanjangan tangan KPU di tingkat kecamatan. Integritas dan komitmen kuat PPK sangat menentukan suksesnya pesta demokrasi yang akan kita laksanakan nanti. Maka saya minta teman-teman PPK untuk berkomitmen mensukseskan Pilkada tahun 2024 di Kabupaten Bogor,” kata Muhammad Adi Kurnia, Kamis, 16 Mei 2024.

Ia menambahkan, Kabupaten Bogor memiliki daftar pemilih tetap (DPT) terbesar di Indonesia dan kemungkinan bisa bertambah pada Pilkada mendatang. Dan ini menjadi tantangan besar yang harus dihadapi bersama.

Menurut Adi tahapan Pilkada sudah mulai berjalan dan pihaknya akan membangun sinergi dengan Forkopimcam dan stakeholder terkait di wilayah masing-masing.

“Mari kita mengulang kesuksesan Pemilu presiden, wakil presiden, dan anggota legislatif pada Pilkada di Kabupaten Bogor yang akan datang,” jelasnya.

Pesan Pj Bupati Bogor untuk PPK di Kabupaten Bogor

Sementara itu Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu yang turut hadir menjelaskan bahwa, PPK menjadi ujung tombak suksesi pelaksanaan Pilkada atau pesta demokrasi di wilayah kecamatan masing-masing, untuk mendorong terciptanya suksesi pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Bogor.

“Saya berpesan agar PPK melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jujur, adil dan netral dalam mengawal pesta demokrasi di Kabupaten Bogor. Juga harus aktif berkolaborasi dan bersinerg baik yang sifatnya hirarki ke KPU, kemudian dengan Panwas Kecamatan dan Forkopimcam,” ujar Asmawa.

Asmawa menegaskan, pasca dilantik PPK harus segera melaksanakan tugas, salah satunya melakukan sosialisasi berkaitan dengan tahapan-tahapan pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Bogor kepada masyarakat. Hal ini untuk mendorong peningkatan partisipasi masyarakat pada Pilkada tahun 2024 di Kabupaten Bogor.

“Saya juga berpesan kepada personil PPK untuk lebih hati-hati, lebih cermat, lebih teliti dan tertib dalam rangka penata usaha atau administrasi keuangan, karena jangan sampai menjadi bermasalah di kemudian hari,” ungkap Asmawa.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh ASN, pimpinan perangkat daerah, camat bersama jajarannya, kepala desa dan lurah, untuk memposisikan diri pada posisi netral sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pada Pilkada mendatang.

“Saya sudah sampaikan kepada Bawaslu jika ditemukan ada penyelenggara negara, terutama dari Pemerintah Kabupaten Bogor ini yang terlibat secara langsung atau tidak langsung dalam kegiatan politik praktis, dan didukung dengan bukti yang kuat, maka jangan segan menegakkan aturan,” imbuhnya.

Sebanyak 200 personil PPK yang tersebar di 40 Kecamatan se-Kabupaten Bogor merupakan tahapan dari Pilkada yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang, hal ini sesuai dengan amanat undang-undang.(Albin Pandita)